cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 108 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2025)" : 108 Documents clear
Edukasi dan Pelatihan Metode Menurunkan Kecemasan Pre Operasi Dengan Teknik Genggam Jari Dan Benson Di RSUD Kabupaten Bekasi Armi, Armi; Setiawan, Yana; Susanita, Nancy; Shanti, Ignatia Maria; Pardede, Lisbeth
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13282

Abstract

Kondisi pembedahan merupakan suatu kondisi yang dapat menimbulkan kecemasan pada setiap orang. Upaya nonfarmakologis yang dilakukan untuk mengatasi kecemasan berupa relaksasi lima jari dan benson, metode ini dilakukan dengan cara menekan jari-jari tangan sambil menggambarkan atau membayangan sesuatu yang gembira dan membuat otot rileks, sehingga dapat menurunkan kecemasan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan mengenai tehnik relaksasi genggam jari dan benson, serta menurunkan kecemasan pada pasien sebelum dilakukan tindakan operasi. Lokasi kegiatan PKM berada di RSUD Kabupaten Bekasi, memberikan ilmu pengetahuan dan latihan terkait cara melakukan tehnik relaksasi genggam jari dan benson. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah pebatalan dilakukan operasi karena kecemasan yang akan berdampak bahaya bagi keselamatan pasien pada saat operasi. Hasil pengabdian didapatkan pengetahuan sesudah dilakukan edukasi tehnik relaksasi genggam jari dan benson terkait fungsi tehnik relaksasi baik sekitar 75%, sekitar 82% memiliki pengetahuan baik terkait manfaat, sekitar 78% memiliki pengetahuan baik terkait definisi, dan sekitar 88% memiliki pengetahuan baik terkait tehnik relaksasi genggam jari dan benson. Hasil kecemasan pasien pre operasi didapatkan sekitar 40% cemas sedang, sekitar 53% cemas berat, dan sekitar 7% pasien mengalami cemas berat. Sedangkan hasil pengabdian untuk tingkat kecemasan pasien pre operasi sesudah dilakukan tehnik relaksasi benson dan genggam jari didapatkan sekitar 40% pasien mengalami kecemasan ringan, sekitar 57% kecemasan sedang, 3% cemas berat. Kegiatan latihan relaksasi genggam jari dan benson dilakukan untuk menurunkan kecemasan, sehingga proses operasi dapat dilakukan dengan lancar dan dapat menekan biaya perawatan di rumah sakit
Strategi Adaptasi terhadap Culture Shock pada Mahasiswa Asal Thailand di Indonesia: Sebuah Studi Kualitatif Armayati, Leni; Viandre, Alifa Meylan; Lamisa, Dinda; Anjeli, Resti; Putri, Suci Aulia
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13306

Abstract

Culture shock merupakan respons psikologis yang umum dialami individu ketika menghadapi lingkungan sosial dan budaya yang berbeda secara signifikan. Mahasiswa asal Thailand yang melanjutkan studi di Indonesia sering mengalami tantangan dalam proses penyesuaian diri, yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis dan keberhasilan akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi penanganan culture shock yang digunakan oleh mahasiswa Thailand selama proses adaptasi budaya di Indonesia. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode psikoedukasi dan intervensi kelompok sebagai bagian dari eksplorasi pengalaman subjek. Partisipan penelitian berjumlah 35 mahasiswa Thailand, terdiri dari 20 perempuan dan 15 laki-laki. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan adaptasi sangat dipengaruhi oleh motivasi internal, dukungan sosial, dan keterbukaan terhadap budaya lokal. Mahasiswa yang aktif mencari informasi dan menjalin relasi dengan masyarakat sekitar menunjukkan kemampuan adaptasi yang lebih baik. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi adaptasi yang efektif terhadap culture shock melibatkan kombinasi kesiapan psikologis, dukungan lingkungan, dan intervensi yang bersifat edukatif
PSIKOEDUKASI KESEHATAN SEKSUAL DAN PARENTING TALK PENGASUHAN ANAK DI RUMAH Yusri, Viki; Sapardi, Vivi Syofia; Agustina, Yoci; Yuliza, yasy; Wulandari, Trisia; Yozha, Ananta Febrina; Surya, Defrima Oka; Desnita, Ria
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13333

Abstract

Taman Pendidikan Al-quran atau TPQ Mesjid Miftahul Jannah merupakan salah satu tempat mengaji bagi anak usia 4 – 13 tahun yang terletak di Kota Padang. Prioritas permasalahan mitra adalah belum adanya edukasi pendidikan kesehatan seksual di TPQ Mesjid Miftahul Jannah. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan murid TPQ dan orangtua tentang kesehatan seksual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan pada tanggal 10 September – 20 November 2024. Jumlah sasaran pada kegiatan ini adalah 25 orang murid TPQ dan 8 orangtua murid. Metode yang dilakukan untuk menyelesaikan masalah adalah melakukan body maping untuk menggali masalah dan pengetahuan anak tentang kesehatan seksual, membuat kartu permainan edukasi berbasis psikoedukasi, melakukan psikoedukasi kesehatan seksual pada anak dengan pendekatan permainan dan melakukan pelatihan parenting pengasuhan anak bagi orang tua. Hasil kegiatan didapatkan peningkatan pengetahuan murid TPQ tentang kesehatan seksual dan peningkatan pengetahuan orangtua tentang peran orangtua dalam mendidikan kesehatan seksual pada anak.
Edukasi Kebutuhan Seksual pada Lansia: Upaya Meningkatkan Kesejahteraan dan Kualitas Hidup Noviati, Elis; Rahayu, Yuyun; Nur Fauziyah, Diny; Anugrah Pauji Salam, Wulan; Sukmawati, Ima
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13381

Abstract

Kebutuhan seksual merupakan bagian integral dari sepanjang siklus kehidupan, termasuk pada lansia. Akan tetapi, kebutuhan seksual pada lansia sering kali menjadi aspek yang terabaikan dalam pelayanan kesehatan. Pemenuhan kebutuhan seksual dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis, meningkatkan harga diri, serta memperkuat hubungan interpersonal dengan pasangan. Berbagai faktor seperti perubahan fisiologis, kondisi kesehatan, stigma sosial, dan kurangnya informasi dapat menjadi hambatan bagi lansia dalam memahami dan mengekspresikan kebutuhan seksual secara sehat dan aman. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya kesehatan seksual pada kelompok usia lanjut, yang dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah dan senam lansia. Kegiatan dilakukan pada tanggal 18 Mei 2024 bertempat di Griya Lansia Setaman Aisyiah Ciamis. Kegiatan dihadiri oleh 20 responden lansia, dengan didampingi oleh kader, dosen dan mahasiswa dari STIKes Muhammadiyah Ciamis. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan interaktif dengan pendekatan yang mudah dipahami oleh lansia. Hasil menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan pemahaman mengenai topik kebutuhan seksual, hal tersebut dibuktikan dengan kemampuan peserta dalam menjawab dan berperan aktif selama kegiatan berlangsung.
UPAYA PENINGKATAN KESADARAN DENGAN PEMBERIAN EDUKASI TENTANG BAHAYA ANEMIA PADA REMAJA PUTRI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH SYAFI’IYAH SUKOREJO SITUBONDO Nurhasanah, Ifa
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13411

Abstract

Kerentanan pada penyakit anemia terjadi pada remaja putri yang disebabkan karena peningkatan asupan nutrisi terutama pada zat besi. selain itu, remaja putri mengalami menstruasi disetiap bulannya yang menyebabkan kekurangan sel darah merah. Tidak semua remaja putri memiliki informasi demikian, sehingga perlunya dilakukan pemberian edukasi mengenai bahaya anemia. tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi tentang bahaya anemia agar dapat meningkatkan kesadaran dalam melakukan pencegahan penyakit anemia. metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah LCD dan laptop. Kegiatan ini dilakukan di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo sebanyak 38 peserta (remaja putri) dengan rentang usia 12- 14 tahun. Hasil perolehan nilai rata-rata pretest dan posttest adalah terdapat perbedaan yang snagat signifikan yaitu 51 dan 84. Hal ini membuktikan bahwa seseorang yang mendapatkan informasi tentang sesuatu, akan berpengaruh terhadap pengetahuan yang baik. Kesimpulan pada kegiatan ini adalah remaja putri mengalami peningkatan pengetahuan melalui pemberian edukasi tentang bahaya anemia sehingga hal ini menjadi upaya dalam menyadarkan mereka bahwa sangat penting dalam mencegah terjadinya penyakit tersebut.
Model Pengembangan : Potensi Ekonomi Berbasis Desa Wisata Di Desa Neglasari Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya Abdullah, Yusuf; Rudiana, Dedi; Saefudin, Adam; Lestari, Puji; Rahayu, Diar Veni
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13534

Abstract

Desa-desa wisata di seluruh wilayah Indonesia menampilkan pengalaman yang sangat unik bagi pengunjung atau wisatawan, seiring dengan terpenuhinya kehidupan yang berkelanjutan bagi komunitas wisata lokal. Ekosistem yang tercipta dari kemasan antara pengalaman hidup di pedesaan, alam terbuka dan kesenian merupakan refleksi penerapan desa wisata. Desa wisata hadir untuk memberikan pengalaman yang autentik dan eksotik dalam menjelajahi kehidupan pedesaan khususnya di Desa Neglasari Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat sekaligus menghadirkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaannya sejak mulai dari kelompok sadar wisata, badan usaha milik desa, maupun kelompok masyarakat lainnya. Tantangan ekonomi dan lingkungan yang terus berkembang, membuat pengelola desa wisata perlu mengikuti perubahan zaman untuk tetap sejalan dengan perkembangan dan dilakukan secara berkelanjutan. Sehingga dibutuhkan kecermatan dalam mengidentifikasi dan mengantisipasi tantangan dan persoalan terkait dengan keberadaan desa wisata. Diperlukan Model bisnis yang dipergunakan untuk mengelola desa wisata saat ini, dan perlu di up-grade untuk memastikan keberlangsungan sosial, ekonomi dan lingkungan. Salah satu model bisnis yang masih relevan untuk mengembangkan model bisnis baru adalah menggunakan Sosial Economic Business Model Canvas, selanjutnya disingkat SEBMC. SEBMC merupakan sala satu alat yang efektif untuk mendesain, menggambarkan, dan menganalisis model SEBMC yang memiliki sembilan elemen kunci, yaikni Segmentasi Pelanggan, Proposisi Nilai, Saluran Distribusi, Hubungan dengan Pelanggan, Sumber Pendapatan, Sumber Daya Kunci, Aktivitas Kunci, Mitra Kunci, dan Struktur Biaya. Target yang diupayakan bagi mitra adalah dapat merancang, menyusun, melakukan sosialisasi dan pelatihan serta dapat menganalisis Social Economic Business Model Canvas
Inovasi Pengembangan Kawasan Wisata Di Objek Wisata Museum Tongkonan Kollo-Kollo Kelurahan Balusu Pineng, Martina; Athon. K Pongtuluran; Batti, Adhi Putra; Ranta, Yuliana
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13535

Abstract

Promosi wisata lokal menjadi elemen penting dalam meningkatkan daya tarik wisatawan dan ekonomi masyarakat sekitar. Wisata Museum Tongkonan Kollo-Kollo, yang terletak di Kelurahan Balusu, Toraja Utara, memiliki potensi besar namun belum dikelola secara optimal. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan Wisata Museum Tongkonan Kollo-Kollo melalui tiga kegiatan utama: penataan lokasi untuk meningkatkan kenyamanan dan estetika, produksi kaos bergambar ikon wisata, dan pembuatan konten video YouTube. Pendekatan kolaboratif dengan masyarakat diterapkan untuk memastikan keberlanjutan program. Hasil menunjukkan peningkatan kunjungan wisata dan kesadaran masyarakat lokal akan potensi wisata daerah mereka
Edukasi Teknologi Silase Wrap sebagai Solusi Penyimpanan Pakan Ternak Berkelanjutan Daning, Dewi Ratih Ayu; Perwitasari, Fitri Dian; Agustine, Restyana; Al Kurnia, Dyanovita
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.13904

Abstract

Program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak dalam mengelola pakan ternak secara berkelanjutan melalui teknologi silase wrap. Peternak ruminansia di desa tersebut menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan pakan hijauan terutama pada musim kemarau. Silase wrap, sebagai inovasi pengawetan pakan dengan metode fermentasi anaerobik menggunakan plastik stretch film, diperkenalkan melalui serangkaian kegiatan yang meliputi survei awal, sosialisasi, demonstrasi langsung, serta evaluasi dan pendampingan. Evaluasi peningkatan pengetahuan peserta dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test dengan 15 responden. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari rata-rata nilai pre-test (24,13) ke post-test (40,40), dengan N-gain rata-rata sebesar 0,62 (kategori Medium). Sebanyak 8 responden masuk kategori Medium, 5 responden High, dan hanya 2 responden yang berada dalam kategori Low. Peningkatan tertinggi terjadi pada responden dengan skor awal rendah, sedangkan beberapa responden dengan skor awal tinggi tidak menunjukkan perubahan signifikan. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan silase wrap efektif meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak secara umum. Teknologi silase wrap dinilai praktis, ekonomis, dan mudah diterapkan oleh peternak rakyat. Program ini juga membuka peluang untuk replikasi di wilayah lain yang menghadapi masalah serupa

Page 11 of 11 | Total Record : 108