cover
Contact Name
Andri Wahyu Wijayadi
Contact Email
edhumanistics@gmail.com
Phone
+6283117937533
Journal Mail Official
edhumanistics@gmail.com
Editorial Address
Jl. Irian Jaya No.55, Cukir, Kec. Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur 61471
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 25022709     EISSN : 2615384X     DOI : https://doi.org/10.33752/ed-humanistics
Core Subject : Education,
Jurnal Ed-Humanistics memuat artikel hasil penelitian, kajian pustaka dan gagasan konseptual dalam bidang pendidikan. Jurnal Ed-Humanistics terbit dua kali dalam satu tahun pada bulan April dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 269 Documents
KONSEP PENDIDIKAN DAN KEBEBASAN ANAK PUNK STREET Siti Nurul Hidayah; Bela Fariza
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i1.705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep diri anak punk street dalam mengintrepretasikan antara pendidikan dan kebebasan. Fokus dalam penelitian ini adalah mengetahui konsep diri anak punk street. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan paradigma interpretatif. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konsep diri anak punk street dalam segi pendidikan adalah hanya bayang-bayang, yang mana adanya keterbatasan ekonomi membuat mereka menghilangkan keinginan untuk melanjutkan pendidikan dan lebih memilih kebebasan hidup dijalan dengan mengamen dan mendapatkan uang. Sedangkan dalam segi kebebasan adalah merupakan kehidupan mereka, kebebasan bagi anak punk street merupakan ideologi mereka sebagai jalan untuk mengenalkan jati diri kepada masyarakat, dengan menggunakan style punk, hidup di jalan, dengan mengamen merupakan kebebasan bagi anak punk street. Kata kunci: Konsep Diri, Pendidikan, Kebebasan, Anak Punk Street
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBANTUAN PhET TERHADAP PENGUASAAN KONSEP SISWA PADA MATERI MOLARITAS Indrawati
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i1.706

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan posttest only design. Pengambilan data dilakukan dengan tes penguasaan konsep sebanyak 20 soal setelah diberikan perlakuan pada 3 kelompok kelas. Kelompok pertama adalah siswa yang belajar dengan pembelajaran problem solving berbantuan PhET, kelompok kedua adalah siswa yang belajar dengan pembelajaran problem solving, dan kelompok ketiga adalah siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Sebelum diberikan perlakuan dan pengambilan data, instrumen penelitian yang digunakan telah melalui uji ahli dan uji coba. Teknik analisis data menggunakan uji Manova satu jalur dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan penguasaan konsep antara siswa yang belajar dengan pembelajaran problem solving berbantuan PhET, pembelajaran problem solving, dan pembelajaran konvensional. Perbedaan ini disebabkan adanya proses pembelajaran yang berbeda antara ketiga kelompok kelas. Penguasaan konsep siswa yang menggunakan pembelajaran problem solving berbantuan PhET lebih tinggi dari siswa yang menggunakan pembelajaran problem solving dan pembelajaran konvensional Kata Kunci: Problem Solving, PhET, Molaritas, Penguasaan Konsep
PERAN AKTOR NON-NEGARA HUMAN RIGHTS WATCH (HRW) STUDI KASUS ETNIS ROHINGYA DI MYANMAR SEBAGAI BAHAN AJAR BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING Dewi Catur Puji Rahayu; Depict Pristine Adi; Nur Hayati
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i1.707

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan peran actor non Negara Human Right Watch dalam kasus Rohingya di Myanmar sebagai salah satu contoh bahan ajar dalam pembelajaran IPS. Dalam artikel ini membahas tentang peran actor non Negara Human right watch dalam kasus kasus rohingya di Myanmar terjadi pada tahun 2016-2018 , dalam proses pembelajaran kasus tersebut dapat digunakan sebagai bahan ajar IPS terutama pada materi konflik sosial yang dapat membantu siswa dalam memahami kasus konflik sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan dengan penyajian secara deskriptif dan dianalisis secara kualitatif yang dilakukan dengan cara meneliti bahan-bahan kepustakaan seperti buku, jurnal , dan berita di internet, yang berkaitan dengan obyek yang ditulis. Berdasarkan hasi pembahasan dapat disimpulkan bahwa bentuk deskriminasi yang ditujukan kepada etnis Rohingya tidak dapat dibenarkan apalagi hal tersebut masih dalam lingkup kawasan Asia Tenggara, salah satu upaya penanganan yang dilakukan yaitu dengan bantuan organisasi non Negara yaitu Human Right Watch. Kata kunci: Human Right Watch, Etnis Rohingya, Bahan ajar IPS
MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS DARING DALAM RANGKA MEMUTUS MATA RANTAI PENULARAN COVID-19 DI PERGURUAN TINGGI SWASTA LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI (LLDIKTI) WILAYAH VII Suyono
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i1.708

Abstract

Salah satu usaha pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 adalah untuk mengurangi pengelompokan masa masyarakat, oleh karena itu sesuai dengan surat edaran menteri pendidikan dan kebudayaan republic indonesia nomor 3 tahun 2020 tentang pencegahan corona virus disease (Covid-19) pada satuan pendidikan. Sangat tepat dan harus didukung dan di sukseskan serta di publikasikan secara besar-besaran. Perguruan Tinggi Swasta Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII, mempunya kewajiban untuk melaksanakan surat edaran tersebut diatas dengan cara melaksanakan rapat secara online terhadap Perguruan Tinggi di wilayahnya yang dilaksanakan pada hari/tanggal: Rabu, tanggal 8 April 2020. Adapun kegiatan yang lainnya yang telah dilaksanakan oleh LLDIKTI Wilayah VII terhadap PTS adalah memberikan hibauan agar PTS segera melaksanakan perkuliahan secara daring sesuai dengan surat edaran dari LLDIKTI Wilayah VII nomor: 578/Tahun 2020, tentang Pencegahan corona virus disease (Covid-19) (Surat edaran LLDIKTI Wilayah VII Nomor 578/TAHUN 2020 tanggal 16 Maret 2019). Adapaun fasilitas aplikasi converencing/metode-metode daring yang digunakan dalam pelaksanaan Study From Home (SFH) di PTS LLDIKTI Wilayah VII antara lain: SPAD, Zoom Meeting, Google Class Room, Email, Whatsapp, Telegram, Youtube. Sebagian besar PTS di lingkungan LLDIKTI Wilayah VII sudah melaksanakan Perkuliahan secara daring. Dengan adanya perkuliahan secara daring maka tidak terjadi pengelompokan masa yang sebagai mana biasanya dilakukan perkuliahan secara tatap muka, sehingga penularan Covid-19 dapat dicegah. Walaupun semua kegiatan itu dilakukan di rumah atau dengan metode daring sehingga program pemerintah memutus rantai penularan covid-19 bisa berjalan dengan baik dan sukses. Dan perkuliahan tetap berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku, yaitu tetap terpenuhi capaian pembelajana. Kampus tidak boleh tutup harus ada kegiatan, sedangkan Pimpinan PTS agar memfasilitasi kepentingan seluruh anggota civitas akademika Perguruan Tinggi tersebut. Kata Kunci: Pembelajaran, Daring, Memutus rantai penularan Covid-19
LITERASI MAHASISWA PROGRAM STUDI TADRIS KIMIA TERHADAP UNDANG-UNDANG NO. 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL Ardian Trio Wicaksono; Trining Puji Astutik
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i1.709

Abstract

Undang Undang No 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) yang disahkan tanggal 17 Oktober 2014 merupakan instrumen penting untuk menjamin kepastian hukum penyelenggaraan jaminan produk halal di Indonesia. Salah satunya adalah MUI memiliki kewenangan melakukan sertifikasi auditor halal, penetapan fatwa kehalalan produk serta akreditasi lembaga pemeriksa halal. Persyaratan menjadi auditor halal pasal 14 ayat 2c adalah berpendidikan paling rendah sarjana strata 1 di bidang pangan, kimia, biokimia, teknik industri, biologi, atau farmasi. Berdasarkan persyaratan tersebut maka Program Studi Tadris Kimia FTK UIN Antasari yang mencetak dan menghasilkan lulusan sarjana strata 1 di bidang pendidikan kimia yang didalamnya juga mengajarkan kimia dan biokimia memiliki kesempatan menjadi auditor halal. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa Prodi Tadris Kimia untuk membaca UU tersebut dan mengikuti perkembangan jaman. Tujuan dari penelitian ini mengetahui literasi mahasiswa Prodi Tadris Kimia dalam membaca UU JPH dan faktor faktor yang mempengaruhinya. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan mengunakan pendekatan kualititatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Literasi Mahasiswa Prodi Tadris Kimia terhadap UU JPH masih rendah. Faktor yang mempengaruhi Literasi Mahasiswa Prodi Tadris Kimia terhadap UU JPH adalah faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Kata Kunci: literasi, mahasiswa tadris kimia, jaminan produk halal.
KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA KELAS X IPS SMA WIJAYA PUTRA SURABAYA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL DENGAN TEORI POLYA Subaidah
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i1.710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan memecahkan masalah matematika kelas X IPS SMA Wijaya Putra Surabaya pada materi sistem persamaan linear tiga variabel dengan teori polya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif digunakan dalam mendeskripsikan bagaimana kemampuan memecahkan masalah matematika siswa kelas X IPS SMA Wijaya Putra Surabaya pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel dengan menggunakan teori polya. Kemampuan memecahkan masalah adalah suatu tindakan untuk menyelesaikan masalah atau proses yang menggunakan kekuatan dan manfaat matematika dalam menyelesaikan masalah, yang juga merupakan metode penemuan solusi melalui tahap-tahap pemecahan masalah. Subjek dalam penelitian ini adalah 33 Siswa Kelas X IPS Wijaya Putra Surabaya yang terdiri dari 14 laki-laki dan 19 perempuan. Data diperoleh dari hasil Tes yang sudah dikerjakan oleh siswa. Instrumen yang digunakan adalah Soal Tes Pemecahan Masalah (TPM ) yang memuat masalah sistem persamaan linear tiga variabel yaitu dengan membuat soal tes berbentuk soal cerita yang telah divalidasi oleh validator lalu diberikan kepada siswa untuk dikerjakan sehingga hasil tes tersebut dapat dianalisis oleh peneliti.Analisis seluruh data dilakukan dengan langkah-langkah: reduksi data, paparan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menujukan bahwa dari 3 butir soal cerita yang dikerjakan oleh siswa dalam menyelesaikan masalah pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel pada kelas X IPS peneliti memperoleh tiga kategori skor yang dicapai oleh siswa kelas X IPS yaitu kategori mampu, sedang dan kurang. Siswa yang berkategori mampu sebanyak 19, siswa yang berkategori sedang sebanyak 12, dan siswa yang berkategori kurang sebanyak 2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa kelas X IPS dalam memecahkan masalah matematika yang berbentuk soal cerita tergolong pada kategori mampu. Kata Kunci: Kemampuan, masalah matematika, Sistem persamaan linear tiga variabel, Teori Polya
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS GROUP INVESTIGATION PADA MATERI SISTEM TATA SURYA Eka Puji Anggraini; Nur Kuswanti; Andri Wahyu Wijayadi
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 2 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i2.1066

Abstract

Tujuan umum dari penelitian yang dilakukan adalah mengembangkan LKPD IPA Sistem Tata Surya berbasis model pembelajaran tipe GI yang layak berdasarkan validitas. Sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pengembangan LKPD IPA berbasis GI pada materi Sistem Tata Surya berdasarkan prosedur pengembangan ADDIE, dan mendeskripsikan kelayakan LKPD IPA Sistem Tata Surya yang dikembangkan berdasarkan Validitas LKPD IPA Sistem Tata Surya berbasis model pembelajaran kooperatif tipe GI. Penelitian pengembangan yang dilakukan menghasilkan produk LKPD IPA berbasis GI pada materi Sistem Tata Surya. Proses pengembangan menghasilkan 3 draft LKPD yang telah mendapat saran dan masukan dari dosen pembimbing dan validator dari ahli materi, ahli media dan guru IPA. Hasil penilaian dari validator terhadap LKPD IPA berbasis GI yang dikembangkan menunjukkan bahwa LKPD IPA berbasis GI yang dikembangkan mendapat skor rata-rata 3, 71 dengan kategori sangat valid. Kata Kunci: Sistem Tata Surya, Model GI, Peserta Didik
TEACHING PART OF SPEECH TO EFL STUDENTS THROUGH “THE TORTOISE AND THE HARE” STORY Fitri Apriyanti
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 2 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i2.1068

Abstract

This research is intended to make learners using the correct part of speech in the correct position in the sentence. The research method used to teaching part of speech through a story is descriptive method by reading, finding, identifying, classifying and writing about the part of speech related to the story. The participants of this research are the students of one of university in Jakarta. The results of this research are: there are 17 nouns, 33 verbs, 18 adjectives, 11 adverbs, 9 pronouns, 11 prepositions, 5 conjunctions and 1 interjection. Keywords: Teaching, Speech, Tortoise, Hare
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SMA DITINJAU DARI KARAKTERISTIK KEPRIBADIAN KEIRSEY (ARTISAN, GUARDIAN, IDEALIS DAN RASIONAL) Meitha Arinindya Putri; Haerudin; Nita Hidayati
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 2 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i2.1069

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis siswa SMA yang ditinjau dari karakteristik kepribadian Keirsey, yakni artisan, guardian, idealis dan rasional. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Dengan sampel 8 orang siswa pada salah satu SMA di kabupaten Karawang yang dipilih berdasarkan perolehan dua nilai teratas dari masing-masing tipe kepribadian pada tes angket untuk menggolongkan tipe kepribadian. Adapun instrumen yang digunakan adalah angket kategori empat kepribadian Keirsey, tes tulis kemampuan komunikasi matematis, serta wawancara. Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan cara masing-masing tipe kepribadian dalam menyelesaikan masalah kemampuan komunikasi matematis. Hal ini terlihat dari subjek dengan kepribadian artisan tidak mampu dalam sebagian besar indikator, menjawab soal dengan optimis, percaya diri, cenderung tergesa-gesa, kurang mengerti dalam penggunaan simbol serta menggunakan cara yang paling efektif. Subjek dengan kepribadian guardian tidak mampu dalam sebagian besar indikator, mengerjakan dengan tekun, menggunakan prosedur rutin yang umum, kurang memahami tujuan soal, lamban, serta berfokus kepada rasa aman. Subjek dengan kepribadian idealis sangat mampu dalam indikator kemampuan menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan sesuai permasalahan dalam soal, menyelesaikan dengan cara yang tertata, rapih, namun kurang teliti pada penggunaan simbol. Subjek dengan kepribadian rasional sangat mampu dalam indikator kemampuan menuliskan alasan dalam menjawab soal, cukup mampu indikator kemampuan menuliskan istilah-istilah dan simbol-simbol matematika, cukup mampu dalam indikator kemampuan menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan sesuai permasalahan dalam soal, serta kurang mampu pada indikator lainnya, menyelesaikan dengan cara teoritis, logis, cerdas, fleksibel, berpikir abstrak, serta mampu menjelaskan langkah-langkah penyelesaian secara benar dan tepat. Kata Kunci: artisan, guardian, idealis, komunikasi, rasional
ANALISIS VALIDASI PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN KUBUS DAN BALOK BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Nurida Ulinuha; Siti Khabibah; Siti Faizah
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 2 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i2.1070

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk membuat dan mengukur validitas modul pembelajaran matematika materi kubus dan balok berbasis contextual teaching and learning untuk kelas VIII SMP/MTs sederajat. Metode penelitian mengadaptasi penelitian pengembangan model ADDIE yang menggunakan empat tahapan saja yaitu analysis, design, development, dan evaluation. Hasil validasi modul dari validator ahli media dan validator ahli materi masing-masing mendapatkan rata-rata 89,583 dan 91,667 dengan kriteria sangat valid. Kata Kunci: modul pembelajaran matematika, contextual teaching and learning, ADDIE.