Articles
269 Documents
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS SMP BERBASIS MASALAH TEMA PERKEMBANGAN PESISIR PAITON UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
Fika Anjana
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (569.773 KB)
|
DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i1.703
Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk menganalisis validitas pengembangan perangkat pembelajaran IPS SMP berbasis masalah dengan tema perkembangan kawasan Pesisir Paiton untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan menganalisis keefektifan pengembangan perangkat pembelajaran IPS SMP berbasis masalah dengan tema perkembangan kawasan Pesisir Paiton untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis Penelitian ini ialah R & D. Penelitian ini memiliki tiga tahap yang mengacu pada desain instruksional 4-D oleh Thiagarajan, Semmel, dan Semmel. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh produk perangkat pembelajaran yang akan divalidasi oleh tim ahli dan kemudian direvisi untuk mendapatkan perangkat pembelajaran yang valid, produk ini juga diuji cobakan di kelas untuk mengetahui keefektifan dari perangkat pembelajaran yang dikembangkan. Pengumpulan data penelitian ini diperoleh melalui observasi, tes, dan angket. Data hasil penelitian diperoleh sebagai berikut. Validitas perangkat pembelajaran yang meliputi hasil validasi RPP memiliki rata-rata 3.78 (kategori valid), hasil validasi Modul memiliki rata-rata 3.73 (kategori valid), hasil validasi LKS memiliki rata-rata 3.78 (kategori valid), hasil validasi alat evaluasi memiliki rata-rata 3.79 (kategori valid). Ketiga pelaksanaan pembelajaran mencapai rata-rata 3.44 (kategori sangat efektif). Hasil belajar kompetensi sikap spiritual memperoleh rata-rata 3.61 (kategori sangat baik dan sangat efektif), kompetensi sikap sosial memperoleh rata-rata sebesar 3.51 (kategori sangat baik dan sangat efektif), kompetensi pengetahuan memperoleh rata-rata 65.71 pada nilai pre test dan 84.6 pada nilai post test. Kompetensi keterampilan memperoleh rata-rata 2.76 (efektif) pada argumentasi invidu, dan 3.1 (sangat efektif) pada penugasan LKS, sedang penugasan Mind map memperoleh 3 (sangat efektif). Respon Siswa terhadap pembelajaran IPS dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah secara umum tergolong sangat positif. Berdasarkan hasil analisis data, maka dapat disimpulkan bahwa pengembangan perangkat pembelajaran IPS SMP berbasis masalah dengan tema perkembangan kawasan Pesisir Paiton memiliki tingkat validitas dan keefektifan yang baik untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMPN 1 Paiton. Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Tema Perkembangan Kawasan Pesisir Paiton, Hasil Belajar Siswa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK DENGAN MENGGUNAKAN METODE AHE DAN IMPLIKASINYA TERHADAP LAYANAN PENGUASAAN KONTEN
Dyla Fajhriani. N;
Febriyeni Nasrul
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (429.521 KB)
|
DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i1.704
Pendidikan Anak Usia Dini merupakan salah satu bentuk pendidikan prasekolah yang bertujuan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani siswa diluar lingkungan keluarga sebelum memasuki pendidikan dasar. Adanya tuntutan Sekolah Dasar dan tidak diperbolehkannya siswa TK diajarkan membaca membuat khawatir beberapa orang tua yang menginginkan pendidikan terbaik untuk anaknya, mengenai hal tersebut lembaga bimbingan belajar Anak Hebat (AHE ) Cendekia Padang memberikan solusi masalah orang tua tersebut untuk keperluan pendidikan anaknya, lembaga ini memberikan bimbingan belajar membaca menggunakan metode Anak Hebat (AHE). AHE ini adalah metode membaca yang memberikan beberapa langkah efektif untuk membimbing anak dalam kegiatan belajar membaca dan mengaitkannya dengan layanan penguasaan konten. Layanan penguasaan konten ini bertujuan agar siswa mengembangkan diri berkenaan dengan sikap dan belajar yang baik dengan materi pelajaran yang sesuai dengan siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca anak dengan menggunakan metode AHE dan implikasinya terhadap layanan penguasaan konten. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Responden sebanyak 10 orang anak. Adapun hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca anak dengan menggunakan metode AHE dan Implikasinya Terhadap Layanan Penguasaan Konten. Kata Kunci: Kemampuan membaca, anak, Metode AHE, Layanan penguasaan konten
KONSEP PENDIDIKAN DAN KEBEBASAN ANAK PUNK STREET
Siti Nurul Hidayah;
Bela Fariza
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (445.831 KB)
|
DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i1.705
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep diri anak punk street dalam mengintrepretasikan antara pendidikan dan kebebasan. Fokus dalam penelitian ini adalah mengetahui konsep diri anak punk street. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan paradigma interpretatif. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Adapun teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan catatan lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa konsep diri anak punk street dalam segi pendidikan adalah hanya bayang-bayang, yang mana adanya keterbatasan ekonomi membuat mereka menghilangkan keinginan untuk melanjutkan pendidikan dan lebih memilih kebebasan hidup dijalan dengan mengamen dan mendapatkan uang. Sedangkan dalam segi kebebasan adalah merupakan kehidupan mereka, kebebasan bagi anak punk street merupakan ideologi mereka sebagai jalan untuk mengenalkan jati diri kepada masyarakat, dengan menggunakan style punk, hidup di jalan, dengan mengamen merupakan kebebasan bagi anak punk street. Kata kunci: Konsep Diri, Pendidikan, Kebebasan, Anak Punk Street
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBANTUAN PhET TERHADAP PENGUASAAN KONSEP SISWA PADA MATERI MOLARITAS
Indrawati
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (455.289 KB)
|
DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i1.706
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan posttest only design. Pengambilan data dilakukan dengan tes penguasaan konsep sebanyak 20 soal setelah diberikan perlakuan pada 3 kelompok kelas. Kelompok pertama adalah siswa yang belajar dengan pembelajaran problem solving berbantuan PhET, kelompok kedua adalah siswa yang belajar dengan pembelajaran problem solving, dan kelompok ketiga adalah siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Sebelum diberikan perlakuan dan pengambilan data, instrumen penelitian yang digunakan telah melalui uji ahli dan uji coba. Teknik analisis data menggunakan uji Manova satu jalur dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan penguasaan konsep antara siswa yang belajar dengan pembelajaran problem solving berbantuan PhET, pembelajaran problem solving, dan pembelajaran konvensional. Perbedaan ini disebabkan adanya proses pembelajaran yang berbeda antara ketiga kelompok kelas. Penguasaan konsep siswa yang menggunakan pembelajaran problem solving berbantuan PhET lebih tinggi dari siswa yang menggunakan pembelajaran problem solving dan pembelajaran konvensional Kata Kunci: Problem Solving, PhET, Molaritas, Penguasaan Konsep
PERAN AKTOR NON-NEGARA HUMAN RIGHTS WATCH (HRW) STUDI KASUS ETNIS ROHINGYA DI MYANMAR SEBAGAI BAHAN AJAR BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING
Dewi Catur Puji Rahayu;
Depict Pristine Adi;
Nur Hayati
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (436.246 KB)
|
DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i1.707
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan peran actor non Negara Human Right Watch dalam kasus Rohingya di Myanmar sebagai salah satu contoh bahan ajar dalam pembelajaran IPS. Dalam artikel ini membahas tentang peran actor non Negara Human right watch dalam kasus kasus rohingya di Myanmar terjadi pada tahun 2016-2018 , dalam proses pembelajaran kasus tersebut dapat digunakan sebagai bahan ajar IPS terutama pada materi konflik sosial yang dapat membantu siswa dalam memahami kasus konflik sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan dengan penyajian secara deskriptif dan dianalisis secara kualitatif yang dilakukan dengan cara meneliti bahan-bahan kepustakaan seperti buku, jurnal , dan berita di internet, yang berkaitan dengan obyek yang ditulis. Berdasarkan hasi pembahasan dapat disimpulkan bahwa bentuk deskriminasi yang ditujukan kepada etnis Rohingya tidak dapat dibenarkan apalagi hal tersebut masih dalam lingkup kawasan Asia Tenggara, salah satu upaya penanganan yang dilakukan yaitu dengan bantuan organisasi non Negara yaitu Human Right Watch. Kata kunci: Human Right Watch, Etnis Rohingya, Bahan ajar IPS
MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS DARING DALAM RANGKA MEMUTUS MATA RANTAI PENULARAN COVID-19 DI PERGURUAN TINGGI SWASTA LEMBAGA LAYANAN PENDIDIKAN TINGGI (LLDIKTI) WILAYAH VII
Suyono
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (316.063 KB)
|
DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i1.708
Salah satu usaha pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 adalah untuk mengurangi pengelompokan masa masyarakat, oleh karena itu sesuai dengan surat edaran menteri pendidikan dan kebudayaan republic indonesia nomor 3 tahun 2020 tentang pencegahan corona virus disease (Covid-19) pada satuan pendidikan. Sangat tepat dan harus didukung dan di sukseskan serta di publikasikan secara besar-besaran. Perguruan Tinggi Swasta Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII, mempunya kewajiban untuk melaksanakan surat edaran tersebut diatas dengan cara melaksanakan rapat secara online terhadap Perguruan Tinggi di wilayahnya yang dilaksanakan pada hari/tanggal: Rabu, tanggal 8 April 2020. Adapun kegiatan yang lainnya yang telah dilaksanakan oleh LLDIKTI Wilayah VII terhadap PTS adalah memberikan hibauan agar PTS segera melaksanakan perkuliahan secara daring sesuai dengan surat edaran dari LLDIKTI Wilayah VII nomor: 578/Tahun 2020, tentang Pencegahan corona virus disease (Covid-19) (Surat edaran LLDIKTI Wilayah VII Nomor 578/TAHUN 2020 tanggal 16 Maret 2019). Adapaun fasilitas aplikasi converencing/metode-metode daring yang digunakan dalam pelaksanaan Study From Home (SFH) di PTS LLDIKTI Wilayah VII antara lain: SPAD, Zoom Meeting, Google Class Room, Email, Whatsapp, Telegram, Youtube. Sebagian besar PTS di lingkungan LLDIKTI Wilayah VII sudah melaksanakan Perkuliahan secara daring. Dengan adanya perkuliahan secara daring maka tidak terjadi pengelompokan masa yang sebagai mana biasanya dilakukan perkuliahan secara tatap muka, sehingga penularan Covid-19 dapat dicegah. Walaupun semua kegiatan itu dilakukan di rumah atau dengan metode daring sehingga program pemerintah memutus rantai penularan covid-19 bisa berjalan dengan baik dan sukses. Dan perkuliahan tetap berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku, yaitu tetap terpenuhi capaian pembelajana. Kampus tidak boleh tutup harus ada kegiatan, sedangkan Pimpinan PTS agar memfasilitasi kepentingan seluruh anggota civitas akademika Perguruan Tinggi tersebut. Kata Kunci: Pembelajaran, Daring, Memutus rantai penularan Covid-19
LITERASI MAHASISWA PROGRAM STUDI TADRIS KIMIA TERHADAP UNDANG-UNDANG NO. 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL
Ardian Trio Wicaksono;
Trining Puji Astutik
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (495.919 KB)
|
DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i1.709
Undang Undang No 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) yang disahkan tanggal 17 Oktober 2014 merupakan instrumen penting untuk menjamin kepastian hukum penyelenggaraan jaminan produk halal di Indonesia. Salah satunya adalah MUI memiliki kewenangan melakukan sertifikasi auditor halal, penetapan fatwa kehalalan produk serta akreditasi lembaga pemeriksa halal. Persyaratan menjadi auditor halal pasal 14 ayat 2c adalah berpendidikan paling rendah sarjana strata 1 di bidang pangan, kimia, biokimia, teknik industri, biologi, atau farmasi. Berdasarkan persyaratan tersebut maka Program Studi Tadris Kimia FTK UIN Antasari yang mencetak dan menghasilkan lulusan sarjana strata 1 di bidang pendidikan kimia yang didalamnya juga mengajarkan kimia dan biokimia memiliki kesempatan menjadi auditor halal. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa Prodi Tadris Kimia untuk membaca UU tersebut dan mengikuti perkembangan jaman. Tujuan dari penelitian ini mengetahui literasi mahasiswa Prodi Tadris Kimia dalam membaca UU JPH dan faktor faktor yang mempengaruhinya. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan mengunakan pendekatan kualititatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Literasi Mahasiswa Prodi Tadris Kimia terhadap UU JPH masih rendah. Faktor yang mempengaruhi Literasi Mahasiswa Prodi Tadris Kimia terhadap UU JPH adalah faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Kata Kunci: literasi, mahasiswa tadris kimia, jaminan produk halal.
KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA KELAS X IPS SMA WIJAYA PUTRA SURABAYA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL DENGAN TEORI POLYA
Subaidah
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 1 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (573.563 KB)
|
DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i1.710
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan memecahkan masalah matematika kelas X IPS SMA Wijaya Putra Surabaya pada materi sistem persamaan linear tiga variabel dengan teori polya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif digunakan dalam mendeskripsikan bagaimana kemampuan memecahkan masalah matematika siswa kelas X IPS SMA Wijaya Putra Surabaya pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel dengan menggunakan teori polya. Kemampuan memecahkan masalah adalah suatu tindakan untuk menyelesaikan masalah atau proses yang menggunakan kekuatan dan manfaat matematika dalam menyelesaikan masalah, yang juga merupakan metode penemuan solusi melalui tahap-tahap pemecahan masalah. Subjek dalam penelitian ini adalah 33 Siswa Kelas X IPS Wijaya Putra Surabaya yang terdiri dari 14 laki-laki dan 19 perempuan. Data diperoleh dari hasil Tes yang sudah dikerjakan oleh siswa. Instrumen yang digunakan adalah Soal Tes Pemecahan Masalah (TPM ) yang memuat masalah sistem persamaan linear tiga variabel yaitu dengan membuat soal tes berbentuk soal cerita yang telah divalidasi oleh validator lalu diberikan kepada siswa untuk dikerjakan sehingga hasil tes tersebut dapat dianalisis oleh peneliti.Analisis seluruh data dilakukan dengan langkah-langkah: reduksi data, paparan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menujukan bahwa dari 3 butir soal cerita yang dikerjakan oleh siswa dalam menyelesaikan masalah pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel pada kelas X IPS peneliti memperoleh tiga kategori skor yang dicapai oleh siswa kelas X IPS yaitu kategori mampu, sedang dan kurang. Siswa yang berkategori mampu sebanyak 19, siswa yang berkategori sedang sebanyak 12, dan siswa yang berkategori kurang sebanyak 2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa kelas X IPS dalam memecahkan masalah matematika yang berbentuk soal cerita tergolong pada kategori mampu. Kata Kunci: Kemampuan, masalah matematika, Sistem persamaan linear tiga variabel, Teori Polya
PICKPOCKET DISCOURSE COMMUNITY SEEN IN OLIVER TWIST MOVIE
Utami Ratna Swari
Ed-Humanistics Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study is qualitative study and focus on the sociolinguistics which studying language andsociety of a certain community. The emphasis of this study is discourse community. The discoursecommunity must have all these qualities or it is not a discourse community. Swales definition sets aprofessional tone to the term discourse community, a central community in Oliver Twist , that isPickpocket community. Thus, this study aiming to analyze further about the pickpocket discoursecommunity seen in Oliver Twist movie based on the six characteristics of discourse community definedby Swales.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS GROUP INVESTIGATION PADA MATERI SISTEM TATA SURYA
Eka Puji Anggraini;
Nur Kuswanti;
Andri Wahyu Wijayadi
Ed-Humanistics : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 5 No 2 (2020): Ed-Humanistics
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy) Tebuireng Jombang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33752/ed-humanistics.v5i2.1066
Tujuan umum dari penelitian yang dilakukan adalah mengembangkan LKPD IPA Sistem Tata Surya berbasis model pembelajaran tipe GI yang layak berdasarkan validitas. Sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pengembangan LKPD IPA berbasis GI pada materi Sistem Tata Surya berdasarkan prosedur pengembangan ADDIE, dan mendeskripsikan kelayakan LKPD IPA Sistem Tata Surya yang dikembangkan berdasarkan Validitas LKPD IPA Sistem Tata Surya berbasis model pembelajaran kooperatif tipe GI. Penelitian pengembangan yang dilakukan menghasilkan produk LKPD IPA berbasis GI pada materi Sistem Tata Surya. Proses pengembangan menghasilkan 3 draft LKPD yang telah mendapat saran dan masukan dari dosen pembimbing dan validator dari ahli materi, ahli media dan guru IPA. Hasil penilaian dari validator terhadap LKPD IPA berbasis GI yang dikembangkan menunjukkan bahwa LKPD IPA berbasis GI yang dikembangkan mendapat skor rata-rata 3, 71 dengan kategori sangat valid. Kata Kunci: Sistem Tata Surya, Model GI, Peserta Didik