cover
Contact Name
Jurnal Tarbiyah Al-Awlad
Contact Email
tarbiyah.alawlad@uinib.ac.id
Phone
+6285274713400
Journal Mail Official
tarbiyah.alawlad@uinib.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Guru Madarasah Ibtidauyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang. Jl. Prof Mahmud Yunus Lubuk Lintah, Kuranji Kota Padang Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar
ISSN : 20868065     EISSN : 2723004X     DOI : https://doi.org/10.xxx/xxxx
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember mulai tahun 2009, setiap volume ada 2 edisi. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan pemikiran orisinil dibidang pendidikan khusus pendidikan dasar atau madrasah ibtidaiyah
Articles 151 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V MI AL-HIKMAH KETAMI KOTA KEDIRI Agus Miftakus Surur; Desi Widayati; Siti Mauludah; Intan Putri Rahayu
Tarbiyah al-Awlad Vol 11, No 2 (2021): Volume 11 Nomor 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jta.v11i2.3224

Abstract

Multimedia Pembelajaran Interaktif adalah perpaduan antara berbagai media berupa teks, gambar, grafik, sound, animasi, video, yang dikemas dengan tampilan yang menarik untuk membangkitkan minat dan motivasi siswa agar terjadi interaksi antara guru dan siswa secara interaktif dan memudahkan guru dalam memberikan solusi dalam kegiatan pembelajaran agar tujuan pembelajaran tercapai dengan maksimal. Penggunaan multimedia sering dihubungkan dengan minat belajar seorang peserta didik. Dimana minat belajar adalah daya penggerak dari dalam diri individu untuk melakukan kegiatan belajar untuk menambah pengetahuan dan keterampilan serta pengalaman. Kkususnya minat dalam mata pelajaran IPA materi pesawat sederhana pada jenjang SD/MI. Mata pelajaran IPA merupakan mata pelajaran yang didalamnya terdapat teori dan juga praktik. Sehingga apabila peserta didik hanya diberikan bekal melalui buku yang sudah disediakan, maka hal tersebut tentu kurang dapat menghasilkan hasil yang maksimal. Maka pada penelitian ini akan memaparkan bagaimana pengaruh digunakannya multimedia pembelajaran interaktif terhadap minat belajar peserta didik kelas V khususnya pada materi pesawat sederhana dalam mata pelajaran IPA.
EFEKTIFITAS PENDEKATAN RME TERHADAP LITERASI MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Ayunis Ayunis; Dorisno Dorisno
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 1 (2022): Vol 12 Nomor 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i1.4183

Abstract

Siswa Sekolah Dasar masih mengalami kesulitan dalam memahami, menemukan solusi dan menarik kesimpulan. Sehingga kemampuan literasi matematika siswa Sekolah Dasar masih rendah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah untuk meningkatakan kemampuan literasi matematika siswa adalah dengan penerapan pendekatan Realistic Mathematic Education (RME). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pendekatan RME terhadap literasi matematika siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SD wilayah IV Kecamatan Koto Tangah. Kelas Eksperimen adalah siswa kelas IV SDN 25 Koto Panjang dan  siswa kelas IV SDN 46 Koto Panjang sebagai kelas kontrol.Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Kelas eksperimen  memperoleh perlakuan dengan RME, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi dengan instrumen berupa soal tes kemampuan literasi matematika dan lembar observasi. Dari hasil analisis penelitian menjelaskan bahwa litersi matematika siswa dengan pembelajaran menggunakan RME lebih tinggi daripada siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional sehingga pendekatan RME lebih efektif. 
FAKTOR PENGHAMBAT FATHERING DALAM PENGASUHAN ANAK USIA 6-7 TAHUN DI PADANG riskha hanifa
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 1 (2022): Vol 12 Nomor 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i1.4180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang menghambat fathering dalam pengasuhan anak usia 6-7 tahun. Penelitian ini dilakukan di Padang pada tahun 2022 dengan menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian yaitu ayah yang memiliki anak usia 6-7 tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada 40 ayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menghambat fathering dalam pengasuhan yaitu jam kerja ayah, jenjang pendidikan, karakter seorang ayah, dan jenis kelamin anak. Ayah yang memiliki tingkat pendapatan lebih tinggi memiliki keterlibatan pengasuhan yang terbatas karena durasi jam kerja yang lebih padat. Pada faktor tingkat pendidikan, ayah yang memilki tingkat pendidikan lebih tinggi dapat memposisikan diri untuk terlibat dalam pengasuhan jika dibandingkan dengan ayah yang memiliki tingkat pendidikan yang lebih rendah seperti SMA dan SMP. Faktor ketiga yaitu karakter, ayah yang memiliki karakter kaku cenderung jarang berinteraksi dengan anak. Faktor keempat jenis kelamin anak. Anak perempuan lebih dimanjakan oleh ayah sehingga anak perempuan mempunyai hubungan lebih dekat dengan ayah. Pada anak laki-laki ayah menerapkan sikap disiplin.
Model Pembelajaran IPA Berbasis Pendekatan Konstruktivisme untuk Meningkatkan Karakter Peserta Didik Anggitiyas Sekarinasih
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 1 (2022): Vol 12 Nomor 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i1.4494

Abstract

Pendidikan, sains menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mengembangkan kompetensi agar siswa mampu menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. Salah satu tujuan pembelajaran IPA pada aspek sosial untuk siswa adalah siswa menunjukkan perilaku disiplin dan tanggung jawab, Sedangkan pada aspek pengetahuan siswa diharapkan mampu memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu. Sayangnya kondisi di sekolah masih banyak dijumpai pembelajaran IPA dengan metode ceramah. Jika melihat tujuan pembelajaran yang demikian tentu pembelajaran ceramah tidak mampu mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Pembelajaran IPA di sekolah dasar seharusnya memberikan kesempatan siswa untuk memupuk rasa ingin tahu secara alamiah. Salah satu paradigma terbaru yang dapat digunakan adalah dengan pendekatan konstruktivisme. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deksriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, dan self assessment atau penilaiain diri oleh siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran berbasis konstruktivisme terbukti mampu meningkatkan karakter rasa ingin tahu, disiplin, dan tanggung jawab siswa dilihat dari skor rata-rata penilain diri dan observasi guru adalah 2,84 termasuk kategori baik dan mengalami peningkatan sebesar 0,33 atau 33%.
POLA INTERGARSI KURIKULUM SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN AKADEMIK DAN NON AKADEMIK SISWA Sutarto Sutarto
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 1 (2022): Vol 12 Nomor 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i1.4181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan kemampuan akademik dan non akademik yang akan dikembangkan dan untuk mengungkapkan pola integrasi kurikulum dalam mengembangkan kemampuan akademik dan non akademik di SDIT 03 Rabbi Radhiyya Curup. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian terdiri dari  kepala sekolah dan guru berjumlah 9 orang. Data dikumpulkan dengan wawancara semi terstruktur, observasi non partisipan dan studi dokumentasi. Dianalisis menggunakan model Melis dan Huberman, yang terdiri dari tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dicek dengan melakukan perpanjangan pengamatan, triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan akademik yang akan dikembangkan adalah penguasaan pengetahuan dan keteramapilan materi pembelajaran. Sedangkan kemampuan non akademik yang akan dikembangkan meliputi kemampuan membaca dan menghafal ayat al Quran, menghafal doa-doa, membiasakan siswa untuk melaksanakan ibadah baik wajib maupun sunat, memiliki aqidah yang kuat dan berakhlakul karimah. Pola integrai kurikulum yang diterapkan adalah pola integrasi tema dan pola integrasi webbed.
METODE BRAINSTORMING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI MI/SD: STUDI ANALISIS zulfahmi HB; Gista Yuliza Fitri; Syahril Syahril; Mahmud Mahmud
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 1 (2022): Vol 12 Nomor 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i1.4498

Abstract

Penelitian ingun pendeskripsikan langkah, kendala dan peran metode brainstorming dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V pada pembelajaran tematik terpadu. Metode penelitian Library Research (Penelitian Kepustakaan). Metode brainstorming masih menemukan kendala dalam proses pembelajaran, seperti pertama meluasnya topik pembahasan karena munculnya pendapat yang berbeda, kedua menghabiskan banyak waktu pada sesi curah pendapat; ketiga, peserta didik yang kurang aktif berpeluang untuk tertinggal khususnya saat sesi curah pendapat. Beberapa alternatif mengatasi hal itu dengan pertama, guru harus memberi batasan ketika proses curah pendapat; kedua, guru harus membagi waktu setiap sesi kegiatan khususnya brainstorming sehingga dapat terpenuhi tujuan pembelajaran; ketiga, guru harus mengambil peran utama untuk proses partisipasi aktif peserta didik. Maka adanya metode brainstorming memiliki peran penting untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas V pada pembelajaran tematik terpadu di MI/SD yang dibuktikan dengan selisih perolehan nilai rata-rata pretest dan posttest, dan capaian indikator berpikir kritis melalui kegiatan pembelajaran pada setiap sesi kegiatan metode brainstorming.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SD IT INSAN KAMIL HALMAHERA SELATAN Muhammad Husni Muslim; Rendy Nugraha Frasandy
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 1 (2022): Vol 12 Nomor 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i1.4495

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk:1) Mendiskripsikan implementasi pendidikan karakter pada pembelajaran tematik tema delapan ‘’Lingkungan Sahabat Kita’’ kelas V di SD IT Insan Kamil Halmahera Selatan 2) Mendiskripsikan nilai-nilai karakter yang di kembangkan pada pembelajaran tematik tema delapan ‘’Lingkungan Sahabat Kita’’ kelas V di SD IT Insan Kamil Halmahera Selatan. 3) Mendeskripsikan kendala dan upaya yang di hadapi guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter pada pembelajaran tematik kelas V di SD IT Insan Kamil Halmahera Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Di lakukan di SD IT Insan Kamil Halmahera Selatan pada September – Desember 2021. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru kelas, dan peserta didik SD IT Insan Kamil Halmahera Selatan. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen utama adalah peneliti dengan menggunakan alat bantu berupa pedoman observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik analisis data yang yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran tematik masih kurang di terapakan oleh guru dalam proses pembelajaran. Hambatan faktor dalam pendidik dalam menerapkan pendidikan karakter yaitu, (1) Pendidik masih kesulitan dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran tematik, (2) Masih kurangnya komunikasi orang tua dengan pendidik tentang pendidikan karakter peserta didik. Hambatan faktor luar kurangnya peran lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan media massa.
INTERNALISASI NILAI PEDULI LINGKUNGAN MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD SEKOLAH ALAM KACANG PEDANG PANGKAL PINANG Wahyudin Noor; Ratna Damayanti
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 1 (2022): Vol 12 Nomor 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i1.4493

Abstract

Penelitian ini bertujuan: 1) Internalisasi nilai-nilai peduli     lingkungan melalui pembelajaran PAI di SD Sekolah Alam Kacang Pedang Pangkalpinang, 2) Faktor yang mempngaruhi Internalisasi nilai-nilai peduli lingkungan melalui pembelajaran PAI di SD Sekolah Alam Kacang Pedang Pangkalpinang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dan sumber data yang digunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi, wawancara, dokumentasi.Teknik analisis data: reduksi data, penyajian data, dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian: 1) Internalisasi milai-nilai peduli lingkungan melalui pembelajaran PAI meliputi: a) Materi peduli lingkungan dalam mata pembelajaran PAI b) Metode pembelajaran terdin: metode ceramah, diskusi, demonstrasi, hukuman, c) Proses internalisasi nilai-nilai peduli lingkungan melalui pembelajaran PAI ada beberapa tahapan, yaitu: a) Pemahaman, b) Pembiasaan c) Keteladanan. 2) Faktor-faktor yang mempengaruhi ada 2 faktor, yaitu: a) Faktor internal, setelah memahami materi tentang nilai-nilai peduli lingkungan akan timbul rasa tanggung jawab dalam diri peserta didik sehingga peserta didik termotivasi untuk menjaga lingkungan, b) Faktor eksternal, dalam proses internalisasi nilai-nilai peduli lingkungan di Sekolah Alam Kacang Pedang yakni lingkungannya yang menggambarkan kondisi alam dengan adanya pepohonan dan lingkungan kelas dengan semi terbuka, sehingga segala yang dikerjakan berhubungan langsung dengan alam.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS E-MODUL MENGGUNAKAN MODELING EXO OLO TASK PADA PEMBELAJARAN SKI DI MADRASAH TSANAWIYAH Misra Misra; Lailatul Rahmi Rahmi
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 1 (2022): Vol 12 Nomor 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i1.4497

Abstract

Dalam kegiatan pembelajaran, penggunaan media termasuk komponen penting yang perlu perhatikan oleh pendidik. Namun kenyataannya, media yang digunakan oleh pendidik justru cenderung media konvensional yang mengandalkan buku, papan tulis, spidol, dan alat peraga yang kurang menarik. Penyampaian materi ajar terkesan kurang antraktif dan membosankan, sehingga tujuan pendidikan belum tercapai secara maksimal. Tujuan penelitian ini untuk (1) menghasilkan rancangan media pembelajaran berbasis e-modul menggunakan modeling EXO OLO Task pada mata pelajaran SKI kelas VIII MTsN 01 Kota Pariaman, (2) mengetahui respon pendidik dan peserta didik terhadap pengembangan media pembelajaran berbasis e-modul menggunakan modeling   EXO OLO Task pada mata pelajaran SKI kelas VIII MTsN 01 Kota Pariaman.Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan atau research and development (R&D) dengan model pengembangan 4-D. Subjek penelitiannya adalah peserta didik kelas VIII MTsN 01 Kota Pariaman tahun ajaran 2020/2021. Sementara untuk mengetahui respon pendidik dan peserta didik terhadap e-modul diperoleh dengan menggunakan metode angket.Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa: (1) hasil rancangan dan implementasi e-modul menggunakan modeling EXO OLO Task berhasi diterapkan untuk memotivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran SKI esuai dengan hasil uji yang dilakukan, (2) hasil analisis data dan uji praktikalitas produk 1 orang pendidik, didapatkan rata-rata skor respon sebesar 95%, jika dikonversikan kedalam tabel penggolongan responden maka termasuk pada kategori sangat praktis. Hasil analisis data dan uji praktikalitas produk untuk 1 orang peserta didik diperoleh hasil 90% dengan kategori sangat praktis. Sedangkan hasil analisis data untuk uji efektifitas produk 1 orang peserta didik diperoleh hasil 85% dengan kategori efektif.
MODEL QUANTUM LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK Zulvia Trinova; Sasmi Nelwati; Nadiatul Khairo
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 1 (2022): Vol 12 Nomor 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i1.3953

Abstract

Permasalahan yang terjadi di SD/MI, yaitu masih rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran tematik di SD/MI. Pendidik belum menerapkan model-model pembelajaran yang melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik di SD/MI sehingga mendorong para pendidik untuk mencari ide atau pemikirannya terkait dengan model pembelajaran dalam pembelajaran tematik yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui analisis model pembelajaran Quantum Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dan untuk mengetahui bagaimana langkah-langkah Quantum Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran tematik di SD/MI. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis, dengan metode studi kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu dokumentasi seperti buku pedoman, jurnal dan skripsi dan sebagainya. Analisis data dilakukan dengan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Model pembelajaran Quantum Learning pada pembelajaran Tematik yang melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik di SD/MI, model Quantum Learning menciptakan pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan dan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik di SD/MI. Model Quantum Learning menerapkan Langkah-langkah dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik di SD/MI, langkah-langkah tersebut dapat melatih peserta didik merekonstruksi pengetahuan sebelumnya dengan apa yang baru saja mereka pelajari, tujuan tertinggi yang dicapai dalam langkah ini yaitu mengasah kemampuan berpikir kritis peserta didik.

Page 11 of 16 | Total Record : 151