cover
Contact Name
Jurnal Tarbiyah Al-Awlad
Contact Email
tarbiyah.alawlad@uinib.ac.id
Phone
+6285274713400
Journal Mail Official
tarbiyah.alawlad@uinib.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Guru Madarasah Ibtidauyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang. Jl. Prof Mahmud Yunus Lubuk Lintah, Kuranji Kota Padang Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar
ISSN : 20868065     EISSN : 2723004X     DOI : https://doi.org/10.xxx/xxxx
Core Subject : Education,
Terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember mulai tahun 2009, setiap volume ada 2 edisi. Berisi tulisan yang diangkat dari hasil penelitian dan pemikiran orisinil dibidang pendidikan khusus pendidikan dasar atau madrasah ibtidaiyah
Articles 151 Documents
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI MATERI PANCA INDERA MANUSIA MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY OF RESPONSE INDEX (CRI) KELAS IV SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS DI SDN 29 KOTO PANJANG, PESISIR SELATAN) Riri Marfilinda; Vebi Vebrianti; Alfroki Martha
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 1 (2022): Vol 12 Nomor 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i1.4496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran miskonsepsi pada konsep panca indera manusia pada siswa kelas IV Sekolah Dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitiannya yaitu deskriptif kualitatif dengan mengunakan metode certainty of response index (CRI). CRI merupakan ukuran tingkat keyakinan atau kepastian responden dalam menjawab setiap pertanyaan yang diberika, subjek penelitian terdiri atas 11 siswa. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakn tes diagnostic dan wawancara, sehingga didapatkan data miskonsepsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi tertinggi terjadi pada konsep panca indera penglihatan (mata) sebesar 74,5%, sedangkan persentase miskonsepsi terendah ditemukan pada konsep pengertian pengertian panca indera manusia sebesar 37,83% . Penyebab dari miskonsepsi pada materi panca indera manusia adanya faktor internal dan eksternal. Faktor internalnya yaitu yang berasal dari siswa yang meliputi prakonsepsi yang tidak tepat, pemikiran asosiatif, pemikiran humanistic, reasoning yang tidak lengkap, intuisi yang salah, tahap perkembangan kognitif siswa dan kemampuan siswa, sedangkan faktor eksternalnya meliputi metode mengajar, buku dan konteks. Berdasarkan data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa ditemukan adanya miskonsepsi tentang konsep panca indera manusia pada siswa kelas IV Sekolah Dasar.
URGENSI INTEGRASI ILMU KE MI-AN DENGAN ILMU ISLAM Ahmad Khawani
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 2 (2022): Vol 12 Nomor 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i2.5216

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses dan pentingnya pengintegrasian antara ilmu MI dengan ilmu Islam. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Kualitatif Deskriptif dengan Pendekatan studi kepustakaan (library research), baik kajian buku atau artikel dengan melalui tahapan mencatat, menganalisis, dengan tujuan agar dapat menjelaskan dan mendeskripsikan tentang penginterasian ilmu MI dengan ilmu Islam. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Integrasi ilmu dan agama merupakan bentuk usaha dalam merealisasikan konsep Islamisasi Ilmu Pengetahuan yang diprakarsai oleh Naquib Al-Attas dan Ismail Raji Al-Faruqi. Sehingga konsep ini menginginkan penggabungan dua sistem pendidikan yakni pendidikan barat dan Islam serta menghasilkan lulusan berpandangan integratif, sehingga dapat disimpulkan bahwa sangat diperlukan nya pengintegrasian antara ilmu MI dengan ilmu Islam agar tidak terjadinya dikotomi ilmu pengetahuan.
PENGARUH MOTIVASI DAN BIMBINGAN ORANG TUA TERHADAP HASIL BELAJAR PAI SISWA DI SEKOLAH DASAR 02 KOTO NAN IV KECAMATAN RANAH PESISIR Nurmalinda Nurmalinda; Rosniati Hakim; Rusydi AM
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 2 (2022): Vol 12 Nomor 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i2.4518

Abstract

The field conditions of pupils who lack motivation and parental guidance who frequently do not meet the KKM in Islamic Religious Education subjects are the driving force behind this study. In class V of Islamic Religious Education at State Elementary School 02 Koto Nan IV in the Ranah Pesisir District, this study attempts to determine and comprehend the impact of parental motivation and supervision on learning results. A quantitative research methodology approach is used in this study, and surveys and correlational methods based on the Pearson Product Moment formula were used. Primary data, parental counsel, and secondary data resulting from student learning via PAI are the types of data utilized to encourage learning. The findings from the hypothesis test in this study first demonstrated a significant relationship between the learning motivation variable (X1) and student learning outcomes (Y), with the acquisition of a tcount value greater than ttable at the confidence level = 0.05 and a tcount value = 1.892 > ttable = 1.7341. At the confidence level of 0.05 and with tcount = 1.858 > ttable = 1.7341, the findings of the second hypothesis test demonstrate a significant association between parental supervision (X2) and student learning outcomes (Y). In accordance with the findings of the third hypothesis test, there is a significant association between parental guidance (X2) and student learning outcomes (Y) at a confidence level of = 0.05, specifically with Fcount = 4.364 > Ftable = 3, 59.
PENGARUH PREDIKAT PROFESIONALITAS GURU BERSERTIFIKAT PENDIDIK, MASA KERJA, DAN USIA TERHADAP MUTU PEMBELAJARAN DI MI KECAMATAN SALAMAN KABUPATEN MAGELANG FAIZAH FAIZAH; Tri Sulistyowati
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 2 (2022): Vol 12 Nomor 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i2.5218

Abstract

Tujuan diadakannya uji sertifikasi adalah untuk menjadikan pendidik sebagai tenaga yang benar-benar profesional sehingga mampu meningkatkan kualitas SDM. Menggunakan metode survei kuesioner, dikuatkan dengan wawancara, observasi, penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh sertifikasi terhadap profesional kerja berdasarkan status sertifikasi, usia dan masa kerja. Hasil: pertama; sertifikasi tidak sepenuhnya berpengaruh terhadap perilaku profesional guru. Kedua; status sertifikasi belum dapat dijadikan jaminan keprofesionalan, guru yang sertifikasi dan nonsertifikasi belum memiliki perbedaan signifikan. Ketiga; guru bersertifikat dengan usia40 tahun. Keempat; masa kerja 10 tahun.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS STEM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND MATHEMATICS) UNTUK MELATIH KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK KELAS IV SD/MI Vanesha Vanesha; Media Roza; Ilman Nasution; Jati Rahmadana
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 2 (2022): Vol 12 Nomor 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i2.5219

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran kurang melatih keterampilan berfikir kreatif, karena hanya menggunakan buku cetak tema dan LKS yang didominasi oleh materi dan soal-soal. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan sebuah Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk melatih kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas IV SD/MI yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari 4 tahap pengembangan, yaitu Pendefenisian (Define), Perencanaan (Design), Pengembangan (Develop), dan Penyebaran (Disseminate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis STEM pada tema 9 “Kayanya Negeriku” sudah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Hasil validitas yang diperoleh dari aspek bahasa, materi, dan media memperoleh rata-rata validitas sebesar 89,33%, sedangkan hasil praktikalitas dari pendidik dan peserta didik memperoleh rata-rata praktikalitas sebesar 95%, dan hasil uji efektifitas memperoleh rata-rata sebesar 86%. Dapat diambil kesimpulan LKPD berbasis STEM dikategorikan sangat valid, sangat praktis, dan sangat efektif untuk melatih kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
THE IMPACT OF THE USE MEDIA AUDIO VISUAL ON LEARNING OUTCOMES IN ELEMANTARY SCHOOL Syaiful Bahri; Riki Saputra; Rahmi Rahmi
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 2 (2022): Vol 12 Nomor 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i2.4517

Abstract

This study aims to describe and analyze the impact of using visual and audiovisual media on student learning outcomes. This research took place at the State Elementary School 10 Ulakan Tapakis, Padang Pariaman, West Sumatra, Indonesia. This type of research is qualitative by using data collection instruments such as observation, interviews, and documentation. The data obtained is then analyzed and grouped according to its designation starting from data presentation, data reduction, and conclusions. The results of this study indicate that student learning outcomes tend to increase compared to previous years' learning outcomes. This can be interpreted that the achievement of these results is quite significantly increased because it is driven by the growth of focus and motivation of students to learn because it is mediated by visual and audiovisual media in an interesting way.
PENGARUH APLIKASI CANVA TERHADAP KREATIVITAS PEMBELAJARAN IPA Jefryadi Jefryadi; Ummi Khoriyah
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 2 (2022): Vol 12 Nomor 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i2.4942

Abstract

AbstractCreativity is an ability, potential, talent that every human being has. Creativity is very important in everyday life, because creativity is an ability that is used to create something new or create something old to become new. To bring out or create creativity, Melanie Perkins and her partner, Cliff Obrecht, to be precise, in August 2013 created a lightweight and easy-to-learn software called Fusion Books. Fusion Books is what will become the Canva Application. The Canva app is an online design program that provides a wide range of tools such as creative presentations, posters, brochures, graphics, resumes, flyers, infographics, banners, bookmarks, bulletins and so on.This study aims to answer three questions, namely how to use the Canva Application for class VI students at MI Al-Istiqomah, Nibung District, how is the creativity in science learning for students in class VI at MI Al-Istiqomah, Nibung District, North Musi Rawas Regency, how does the Canva application affect creativity in learning science for students class VI MI Al-Istiqomah, Nibung District, North Musi Rawas Regency. This research is a quantitative research, the methods used to obtain data are questionnaires, interviews, and documentation.From the results of this study it can be seen that there is an influence between the use of the Canva application on the creativity of science learning for class VI MI Al-Istiqomah students, Nibung District, North Musi Rawas Regency, which is in the high category. It is evident from the results of the calculation of the correlation coefficient interpretation analysis, which is equal to 0.91, meaning that between the effect of using the Canva application on the creativity of science learning for class VI MI Al-Istiqomah students, there is a very high or very strong relationship so that the correlation can be accepted.Keywords: Canva Application, Science Learning Creativity
MODEL PEMBELAJARAN EKSPERIENTAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS ASPEK PROSES DAN KONTEKS Dwi Nur Umi Rahmawati
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 2 (2022): Vol 12 Nomor 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i2.5215

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi sains peserta didik di MI Sultan Agung. Sebagian besar peserta didik belum mampu menghubungkan antara teori dengan aplikasi dalam kehidupan nyata. Sains hanya dijadikan sebagai produk, menghafal konsep, teori dan hukum, akibatnya sains sebagai proses dan konteks tidak tersentuh. Hal ini disebabkan karena pembelajaran sains yang masih berpegang pada paradigma konvensional sehingga sangat berpotensi kehilangan daya kontekstualisasi dan aplikasi ilmu dalam kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui penerapan model pembelajaran eksperiental dan model konvensional pada kelas eksperimen dan kontrol; 2) menentukan keefektifan penerapan model pembelajaran eksperiental pada pembelajaran sains untuk meningkatkan literasi sains aspek proses dan konteks. 3) menentukan mana yang lebih efektif antara model pembelajaran eksperiental dan model pembelajaran konvensional pada pembelajaran sains dalam meningkatkan literasi sains peserta didik. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan classical experimental design. Populasi penelitian mencakup peserta didik kelas atas di MI Sultan Agung Sleman Yogyakarta. Sampel diambil secara cluster. kelas VA sebagai kelas kontrol dan kelas VB sebagai kelas eksperimen. Instrument yang digunakan adalah instrumen tes literasi sains, pengamatan pembelajaran dan pengamatan aktivitas peserta didik. Instrument di validasi menggunakan validitas isi dan konstruk reliabilitasnya dihitung dengan croanbach alpha. Untuk menguji keefektifannya digunakan analisis dengan Paired Sampel Test dan Independent Sample Test. Serta dilakukan analisis data dengan uji normalitas, homogenitas dan uji-t.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI KELAS V MIN 2 BENGKULU Sugiarti Sugiarti; Rendy Nugraha Frasandy
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 2 (2022): Vol 12 Nomor 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i2.5136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk:1) Mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter pada pembelajaran tematik tema delapan ‘’Lingkungan Sahabat Kita’’ kelas V di MIN 2 Bengkulu 2) Mendeskripsikan nilai-nilai karakter yang di kembangkan pada pembelajaran tematik tema delapan ‘’Lingkungan Sahabat Kita’’ kelas V di MIN 2 Bengkulu. 3) Mendeskripsikan kendala dan upaya yang di hadapi guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter pada pembelajaran tematik kelas V di MIN 2 Bengkulu. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kualitatif. Dilakukan di MIN 2 Bengkulu pada bulan April 2022 – Juni 2022. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru kelas, dan peserta didik MIN 2 Bengkulu. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen utama adalah peneliti dengan menggunakan alat bantu berupa pedoman observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Teknik analisis data yang yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pendidikan karakter dalam pembelajaran tematik masih kurang diterapkan oleh guru dalam proses pembelajaran. Di dalam proses pebelajaran guru masih sering menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Nilai-nilai karakter yang terdapat dalam tema delapan yang terdiri dari tiga sub tema terdapat nilai-nilai karakter religius, disiplin, jujur, tanggung jawab, peduli lingkungan, dalam perencanaan pembelajaran yang di buat oleh guru belum tertera pendidikan karakter yang di harapkan dalam teman ‘’lingkungan sahabat kita’’. Hambatan faktor pendidik dalam menerapkan pendidikan karakter yaitu, (1) Pendidik masih kesulitan dalam mengintegrasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran tematik, (2) Masih kurangnya komunikasi orang tua dengan pendidik tentang pendidikan karakter peserta didik. Hambatan faktor luar kurangnya peran lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, dan media massa.
ANALISIS KESULITAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA Suci Melita Putri; Dorisno Dorisno; Zainal Asril
Tarbiyah al-Awlad Vol 12, No 2 (2022): Vol 12 Nomor 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alawlad.v12i2.5212

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ada di lapangan di SDN 09 Air Tawar Barat Padang, ditemukan masih banyak peserta didik yang kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika dalam materi operasi hitung campuran. Kesulitan muncul ketika peserta didik harus menerapkan, memikirkan konsep, dan prosedur untuk memecahkan masalah. Masalah yang sering dihadapi peserta didik saat menyelesaikan soal matematika adalah kemampuannya dalam memahami struktur masalah yang terdapat dalam soal cerita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: “a) kesulitan-kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita. b) Faktor-faktor yang menyebabkan peserta didik kesulitan dalam mengerjakan soal cerita matematika.” Metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang menggunakan latar alamiah, Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan bentuk penelitian studi kasus. Teknik dan instrumen pengambilan datanya yaitu menggunakan observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi terhadap peserta didik di SDN 09 Air Tawar Barat Padang. Berdasarkan hasil penelitian, peserta didik kesulitan dalam mengubah kalimat soal ke dalam bentuk kalimat matematika, dikarenakan peserta didik kesulitan dalam memahami masalah, sehingga peserta didik salah dalam langkah selanjutnya pada soal cerita matematika. Faktor penyebabnya yaitu Peserta didik kurang menguasai materi yang diberikan dan peserta didik jarang berlatih dalam mengerjakan soal.