cover
Contact Name
Prananda anugrah
Contact Email
prananda.anugrah@um.ac.id
Phone
+6281331386404
Journal Mail Official
journal.jp2t@gmail.com
Editorial Address
Universitas Negeri Malang Jl. Semarang No.5, Kota Malang Jawa Timur, Indonesia.
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian, Pendidikan dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 26861232     DOI : -
Core Subject : Education,
Focus and Scope Terbitan Berkala Ilmiah ini merupakan publikasi ilmiah di bidang pengabdian pendidikan dan teknologi kepada masyarakat dengan cakupan bidang: 1. Pembangunan manusia dan daya saing bangsa 2. Penerapat teknologi yang berbasi pengembangan sumber daya lokal 3. Pengelolaan wilayah pedesaan melaluim bidang pendidikan dan teknologi 4. Pengembangan pendidikan dan pembelajaran pada lembaga-lembaga pendidikan 5. Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan 6. pendidikan, teknologi, sosial, pengembangan mitra serta integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2023)" : 10 Documents clear
INOVASI PENERAPAN IPTEK UNTUK OTOMATISASI SISTEM PENUANG ADONAN FELSPARD PADA CETAKAN KERAMIK BERBASIS PLC CONTROLLER DI KAMPUNG WISATA KERAMIK TRADISIONAL DINOYO, MALANG Lubis, Didin Zakariya; Sudjono, Imam; Suyetno, Agus; Suharmanto, Suharmanto; Wicaksono, Moch. Wahyu; Sultan, Muhammad
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v4i12023p6-11

Abstract

“SN” industri keramik sebagai mitra, berlokasi di kampung wisata keramik Dinoyo, kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Dalam produksinya menghasilkan vas bunga, hiasan ruangan, gelas, tungku aroma terapi, souvenir keramik dan lain sebagainya. “SN” industri keramik Dinoyo dengan jumlah pekerja 9 orang mampu memproduksi hingga 10.000 biji kerajinan keramik per bulan dengan model dan motif yang berbeda dengan omset yang didapatkan mencapai 50 juta per bulan dari hasil pemasaran di seluruh Indonesia terutama pulau Bali yang memiliki permintaan terbesar.Ada beberapa kendala yang dihadapi oleh mitra industri, salah satu kendala terbesarnya adalah dalam proses penuangan bahan baku cair (clay, pasir, feldspart, kaolin, dan kuarsa) masih manual dengan tangan. Metode manual ini memiliki banyak kekurangan dan kurang optimal dalam proses produksi keramik misalnya seperti takaran jumlah penuangan yang tidak sama sehingga menyebabkan inkonsistensi ketebalan keramik, proses lama dan tidak efisien waktu, serta memerlukan banyak tenaga kerja (cost pekerja tinggi).Berdasarkan permasalahan tersebut, guna meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi dalam pembuatan keramik tradisional maka dilakukan desain dan manufacturing mesin conveyor pourer berbasis PLC controller yang diusulkan. Dengan terciptanya teknologi ini maka dapat dipastikan dapat menambah kapasitas produksi, efisiensi waktu dan produk sejenis dengan kualitas yang sama. Berdasarkan permasalahan dan usulan solusi kepada mitra, luaran yang ditargetkan diantaranya adalah menghasilkan mesin conveyor pourer berbasis PLC controller yang dapat membantu dan mengoptimalkan proses produksi di industri keramik mitra.
PENINGKATAN PENGOLAHAN BELIMBING PASCA PANEN MELALUI PENERAPAN VACUUM FRYING SEBAGAI TEKNOLOGI PENGOLAHAN PANGAN DI KAMPUNG WISATA BELIMBING TRENGGALEK Purnomo, Purnomo; Romlie, Maftuchin; Marsono, Marsono; Sudjimat, Dwi Agus
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v4i12023p43-48

Abstract

Salah satu hasil buah unggulan yang terdapat di Desa Sukorejo adalah buah belimbing. Adapun hasil panen yang bisa didapatkan sebesar 40 ton. Hal ini dikarenakan adanya struktur tanah yang cocok untuk perkebunan buah-buahan. Jumlah yang melimpah ini tidak berbanding lurus dengan jumlah pendapatan yang didapatkan oleh mitra, sebab hanya buah dengan kualitas sangat bagus saja yang mampu di jual, sementara buah hasil sortiran tidak dapat dijual. Selama ini produksi hanya mengandalkan buah yang berkualitas saja dan belum terdapat teknologi pengolahan terhadap buah hasil sortiran. Vacuum frying merupakan alternatif teknologi pengolahan pangan yang dapat mengoptimalkan nilai jual dari buah belimbing hasil sortiran. Adapun jenis pangan yang dapat diolah dengan vacuum frying adalah keripik dari buah belimbing. Dengan diterapkannya teknologi pangan ini, maka dapat meningkatkan nilai jual serta menambah daya tahan konsumsi.
UPAYA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BATIK RAMAH LINGKUNGAN DI UMKM BATIK CANTIK SUROPATI TEMBOKREJO MELALUI TEKNOLOGI MESIN PENGOLAHAN BATIK TERINTEGRASI SINAR UV-C Kusuma, Wildanna Indah; Apif, Muhammad Sholeh; Vania, Nur Izza; Azahra, Nathania Nabilla
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v4i12023p12-25

Abstract

Masalah pengeringan batik dan pencemaran limbah merupakan masalah krusial dalam proses pengolahan batik, termasuk bagi salah satu UMKM di Kota Pasuruan, Batik Cantik Suropati. Akan tetapi, di tengah zaman modern ini, proses pengeringan batik BCS masih dilakukan secara konvensional menggunakan sinar matahari sebagai alat utama pengeringan, serta limbah yang langsung dibuang tanpa melalui upaya penyaringan. Akibatnya, BCS kerap kali menghadapi kendala seperti ketidakmampuan dalam memenuhi permintaan dan masalah pencemaran lingkungan akibat limbah cair batik. Teknologi mesin pengolahan batik terintegrasi sinar UV-C, merupakan mesin yang diciptakan khusus untuk pengeringan, pencelupan, dan alternatif solusi pencemaran limbah cair batik melalui metode elektrokoagulasi. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah melakukan persiapan, pengembangan konsep, persiapan bahan, pembuatan alat, dan penerapan konsep. Hasil implementasi mesin menunjukkan efisiensi jam kerja dengan mengurangi durasi pengeringan menjadi 1 jam menggunakan dari yang awalnya 4 jam tanpa mesin, pengurangan kandungan bahaya limbah COD, BOD, TSS dan logam-logam berat hingga 86,4%, dan potensi kenaikan keuntungan hingga 2 kali lipat.Kata Kunci: Pengeringan Batik, Mesin Batik, Limbah Batik, Elektrokoagulasi
PENINGKATAN KOMPETENSI WARGA UKM PEMDA KEDIRI MELALUI PELATIHAN LAS BERBASIS PROJECT Edy, Duwi Leksono; Mizar, Alvian; Marsono, Marsono
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v4i12023p49-53

Abstract

Kota Kediri merupakan kota yang terdapat dibagian barat daya provinsi Jawa Timur. Kota Kediri terkenal akan hasil produk UMKM masyarakat. Hasil produk UMKM kota Kediri sebagai ikon utama spserthalnya hasil produk UMKM tahu, kerajinan rotan, dan masih banyak yang lain. Untuk menuju kota Kediri sebagai masyarakat yang mandiri dan produktif, pemerintah kota menggalakkan berbagai macam langkah untuk mewujudkan semua itu. Berbagai macam pelatihan dan pengembangan pariwisata sector utama dalam pengembangan ini. Permasalahan dengan kemampuan kreativitas dan produktivitas masyarakat kota Kediri yang masih kurang, melalui berbagai macam pelatihan dengan program PRODAMAS diharapkan masyarakan mampu dan mandiri dalam mengembangan daerah masing-masing. Hasil dari pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pelatihan pengelasan di kota Kediri masyarakat semakin produktif dilihat dari hasil produk yang dihasilkan semakin berkembang. Hal ini yang menunjang peningkatan produktivitas masuarakat kota KediriKata Kunci: PEMDA Kediri, UMKM, Pelatihan Las
IMPLEMENTASI MESIN COPER DENGAN SISTEM KERJA GANDA (COPER TURBO) UNTUK MASYARAKAT PETERNAK SAPI DESA SRIGONCO, BANTUR, KAB. MALANG Edy, Duwi Leksono; Ansyorie, Musthofa Al; Marsono, Marsono
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v4i12023p26-30

Abstract

Desa Srigonco adalah sebuah desa yang subur dan asri yang   terletak   di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Desa Srigonco juga memiliki pantai sangat eksotis dan menarik wisatawan dari berbagai daerah bahkan wisatawan asing, pantai tersebut adalah Pantai Balekambang yang juga menjadi salah satu ikon kota dingin Malang. Masyarakat desa Srigonco memiliki mata pencaharian sebagian besar sebagai petani dan peternak sapi perah. Permasalahan yang dihadapi masyarakat srigonco dalam ternak sapi antara lain: 1) Bagaimana cara peningkatan produktifvitas bagi masyarakat peternak sapi desa srigonco Kec. Bantur, 2) Bagaimana meningkatkan perekonomian masyarakat peternak sapi desa srigonco bantur melalui pengolahan makanan ternak guna peningkatan hasil produksi sapi ternak. Solusi permasalahan yang dihadapi mitra antara lain: 1) Penerapan inovasi teknologi mesin Coper Turbo (mesin pencacah dengan system kerja ganda), 2)Pembuatan SOP komposisi makanan ternak sapi yang memiliki gizi bagus. Target luaran dari kegiatan ini 1) Inovasi teknologi Mesin Coper Turbo (mesin pencacah dengan system kerja ganda), 2) SOP komposisi makanan ternak sapi. Hasil dari kegiatan PKM dimana masyarakat UMKM peternak sapi di Desa Srigonco lebih efektif dalam pengelolaan pakan ternak.Kata Kunci: Mesin Cooper, UMKM, Desa Srigonco
PELATIHAN PENGELASAN UNTUK PENGEMBANGAN USAHA RAK BUNGA BESI KEKINIAN (INSTRAGRAMABLE) SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PASCA PHK DI MADIUN Widiyanti, Widiyanti; Nurmalasari, Riana; Marsono, Marsono; Yoto, Yoto
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v4i12023p54-59

Abstract

Sektor perekonomian selama 1 tahun terakhir mengalami fase yang cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, sejak wabah Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi di seluruh belahan dunia, banyak hal berubah. Mulai dari sektor kesehatan hingga sektor ekonomi. Masyarakat menengah kebawah menjadi salah satu korban yang paling awal. Hal ini dikarenakan banyaknya pemutusan hubungan kerja/ PHK di banyak sektor pekerjaan. Kondisi ini jelas membutuhkan solusi untuk memberikan peluang bagi para korban PHK untuk mampu bertahan dalam kondisi perekonomian seperti saat ini. Salah satu yang dapat dilakukan yaitu usaha yang berkaitan dengan perkembangan yang ada. Sebagai contoh, selama masa pandemi banyak masyarakat memiliki hobi berkebun dengan menanam bunga atau tanaman. Hal ini dapat dijadikan peluang untuk usaha rak bunga yang diinovasi menjadi rak bunga kekinian dari besi dengan bentuk yang cantik dan beraneka ragam. Oleh karenanya, diperlukan pelatihan bagi warga korban PHK untuk memiliki keterampilan pengelasan agar mampu membuat kreasi-kreasi yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Berdasarkan hasil Pre-test kegiatan pelatihan diperoleh nilai rata-rata (R1) = 62,85 menunjukkan bahwa hasil pre-test masih dalam kualifikasi mehahami. Sedangkan hasil pos-test menunjukkan nilai rata-rata (R2) = 79,28 (masuk dalam kualifikasi memahami), terdapat kenaikan nilai rata-rata (K) = 16,43. Ini menunjukkan bahwa setelah dilakukan pelatihan pengelasan, peserta menjadi memahami terkait pengelasan untuk pembuatan rak bunga besi kekinian. Dengan demikian maka pelatihan yang dilakukan oleh Tim pengabdian dari UM berhasil dalam melakukan pembinaan dan pelatihan tentang pelatihan pengelasan untuk pembuatan rak bunga besi.
PELATIHAN PENGOLAHAN LIMBAH SALAK MENJADI TEH DAN KOPI DI DESA ARGOYUWONO KABUPATEN MALANG Cholishah, Naila; Firmansyah, Mohammad Akbar Hafidz; Nafilah, Dilla Amalia Hamdi; Fauzan, Slamet
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v4i12023p31-36

Abstract

Salak as a local commodity in Argoyuwono Village is usually directly sold or consumed by the community. Selling salak directly to collectors has low economic value and consumption of salak produces piles of salak waste. Waste bark and seeds contain antioxidants that are beneficial to health, so they have the potential to be processed into products. Service activities through training in making salak bark tea and salak coffee beans are carried out using the methods of 1) survey and observation, 2) analysis of problems and needs, 3) compiling procedures, 4) product manufacture, 5) packaging design, 6) preparation of cost of goods sold, 7) output products, 8) training, 9) evaluation and monitoring. Processing salak bark into tea and salak seeds into coffee in the Argoyuwono Village community can increase community innovation so that they are able to carry out the production of salak seed coffee and salak bark tea. The resulting product can increase the economic value and reduce the pile of salak waste.
PERANCANGAN MEROTAPALE (MESIN ROTARI OTOMATIS TABUR PAKAN LELE) MENGGUNAKAN RTC (REAL TIME CLOCK) BERBASIS ARDUINO MEGA 2560 UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI DAN KUALITAS PRODUK BAGI KELOMPOK PETERNAK LELE DI KECAMATAN PAKIS KABUPATEN MALANG Nauri, Imam Muda; Sudjono, Imam; Mindarta, Erwin Komara
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v4i12023p60-68

Abstract

Kebutuhan pasar terhadap komoditi ikan lele terus meningkat seiring dengan bertambahnya obyek wisata dan kuliner di Malang Raya.  Dua hal yang menyebabkan empat   dari sebelas anggota kelompok ternak ikan lele/arwana yang ada di RT 05 / RW 04 Desa Banjarejo, Kabupaten Malang, yang mengalami penurunan produksi hingga 15% dari tahun 2022 yakni akibat pemberian pakan lele yang tidak tepat waktu, dan pola penaburan pakan yang tidak merata. Dampak riil akibat hal ini adalah munculnya sifat kanibalis dan tidak meratanya pertumbuhan ikan lele yang berdampak sangat merugikan. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan solusi atas masalah yang menyebabkan  kerugian tersebut, agar tidak terus terjadi, secara meluas yakni melalui penggunaan alat yang didisain bekerja secara elektronik yang terkontrol berbasis pada pewaktuan yang riil, dan pola penaburan pakan dengan system rotary yang juga terkontrol. Komponen utama untuk membangun unit alat ini adalah real time clock (RTC) dan arduino Mega 2560 sebagai control unit , dan beberapa rangkaian elektronik lainnya yang menjadi system terintegrasi  untuk menjamin waktu pemberian pakan tepat dan kontinyu, jumlah pakan yang terukur secara tepat serta pola taburan yang merata. Alat yang dirancang ini   dapat menjangkau kolam yang berdimensi 20 x 20 m2 . Hasil dari alat yang dirancang ini adalah:  dapat bekerja secara optimal dan otomatis, sehingga pemilik usaha memiliki sejumlah waktu yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan usaha laiannya. Biaya untuk melakukan pekerjaan rutin, dengan menggunakan alat ini tidak lagi ada. Perawatan alat ini sangat mudah dan sederhana. Pengisia tabung pakan cukup dilakukan sepekan sekali. Biaya listrik untuk beroperasinya alat ini sangat murah. Kata Kunci: Mesin penabur, Real time clock, Arduino mega 
OPTIMALISASI CETAKAN BERBAHAN BAKU BAJA TAHAN KARAT SAE 304 BAGI PENGUSAHA OPAK GAPIT Sudjono, Imam; Suyetno, Agus; Yoto, Yoto
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v4i12023p1-5

Abstract

W&W Snack adalah industri rumah tangga di Desa Kemulan, Kecamatan Pakis, Kabupate Malang yang memproduksi makanan ringan khususnya opak gapit. Produk opak gapit yang dihasilkan telah terdaftar dan memiliki nomor P-IRT No. 2063507022379-22. Produk W&W snack sendiri telah diakui oleh masyarakat pakis dan menjadi salah satu jenis snack yang laris dipasaran, namun ada beberapa kendala yang menjadi penghambat jumlah produksi yang tidak bisa maksimal. Cetakan yang biasa digunakan terbuat dari bahan besi biasa sehingga akan cepat panas dan perlu sering dibersihkan agar produk opak tidak cepat gosong. Jika penggunaan cetakan dipaksakan dalam waktu lama akan berakibat warna opak yang kurang menarik sehingga harus sering-sering dibersihkan dan didinginkan. Untuk mencegah terjadinya pemanasan yang berlebihan pada opak, maka dibutuhkan bahan cetakan yang memiliki nilai konduktivitas panas yang rendah agar bahan mampu menyimpan panas dan mencegah pemanasan yang berlebihan. Dengan menggunakan cetakan berbahan baku SAE 304, maka panas akan merata dan tersimpan lama serta tidak memerlukan perawatan khusus. Dari hasil uji coba, diketahui jika bahas cetakan yang berasal dari Stainless Steel 304 telah sesuai dengan standart penggunaan peralatan produksi makanan karena sifat logam yang higienis dan tidak mudah terkontaminasi. Cetakan tidak membutuhkan perawatan yang ekstra agar tidak cepat rusak dan berkarat. Penggunaan cetakan dapat dilakukan secara terus-menerus karena panas pada cetakan akan merata sehingga tidak mengakibatkan opak yang dihasilkan cepat gosong.
PENINGKATAN PENGUASAAN SUBSTANSI KEILMUAN GURU TEKNIK OTOMOTIF MELALUI PELATIHAN DIESEL COMMON RAIL DI SMKN 1 BLITAR Paryono, Paryono; Sumarli, Sumarli; Mindarta, Erwin Komara; Marji, Marji; Harly, Muchammad; Ahmad, Baihaqi; Pangestu, Wiyan Dwi
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v4i12023p37-42

Abstract

Surat keterangan lulus uji kompetensi keahlian menjadi indikator guru SMK tersebut ahli dalam sebuah bidang kejuruan. Masalahnya tidak semua guru mendapatkan kesempatan mengikuti program/pelatihan baik yang diselenggarakan resmi pemerintah maupun swasta untuk meningkatkan penguasaan substansi keilmuan. Tim pelaksana pengabdian masyarakat dari prodi S1 Pendidikan Teknik Otomotif UM memberikan pelatihan khususnya bagi guru teknik otomotif di SMK tersebut dengan tujuan mentransfer pengetahuan terbaru terkait automotive advanced yaitu diesel common rail untuk meningkatkan penguasaan substansi keilmuan guru. Metode pelatihan meliputi survey lokasi, merumuskan materi pelatihan, membuat jadwal, menyiapkan alat, bahan dan instruktur pelatihan sampai dengan evaluasi. Pelatihan teori dan praktik diesel common rail terselenggara sesuai prokes, dan hasilnya terdapat peningkatan penguasaan substansi keilmuan guru dibuktikan dengan mean skor posttest (83,76) > mean skor pretest (76,17) dan perbedaan tersebut nyata Sig. (2-tailed) sebesar 0,002 pada 0,05. Selain itu, dari penjelasan narasumber, guru mengetahui bagaimana mengajarkan diesel common rail ke siswa. Hasil pelatihan ini dilaporkan dan dipublikasikan melalui artikel dan media elektronik guna memenuhi target luaran program pengabdian kepada masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 10