cover
Contact Name
Aan Hasanah
Contact Email
dna.mika@unsur.ac.id
Phone
+628999216842
Journal Mail Official
dna.mika@unsur.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.unsur.ac.id/dinamika/about/editorialTeam
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
ISSN : -     EISSN : 27158381     DOI : -
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya is a scientific journal published by Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Program Magister, Universitas Suryakancana that covers various issues related to the learning of bahasa Indonesia. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been studied in the area of Indonesian language-literature, art, and teaching.
Articles 93 Documents
Kohesi Gramatikal dan Leksikal pada Caption Postingan Akun Instagram @fauzanalrasyid Hastuti*, Khayya Meiliina Eka; Sabardila, Atiqa
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 8, No 1 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i1.4802

Abstract

This article describes grammatical and lexical cohesion in Instagram account post captions. Type of descriptive qualitative research with a content analysis approach. The data and data source are the captions of the Instagram account @fauzanalrasyid, which were published in the period 26 June to 28 August 2024 in the form of words, phrases, and complete sentences in the discourse. The technique used is the note-taking technique and content categorization based on its types. The data analysis used was transcribed and reduced through the researcher's diligent observations and presented in the form of a narrative explanation. The results of this research found 30 data with 40 quotations. The use of grammatical cohesion appears 23 times, and lexical cohesion appears 17 times. Then, it can be concluded that the owner of the Instagram account @fauzanalrasyid is a public figure who has good communication skills, is careful in conveying messages, is positive in communicating, and is professional in managing his social media content as a "language police".Keywords: caption; discourse; grammatical; lexical; social mediaABSTRAKArtikel ini mendeskripsikan kohesi gramatikal dan leksikal dalam caption postingan akun Instagram. Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis konten. Data dan sumber data adalah caption akun Instagram @fauzanalrasyid yang dipublikasikan dalam rentang waktu 26 Juni hingga 28 Agustus 2024 dalam bentuk kata, frasa, dan keutuhan kalimat dalam wacana. Teknik yang digunakan adalah teknik simak-catat dan kategorisasi konten berdasarkan jenis-jenisnya. Analisis data yang digunakan adalah ditranskripsikan dan direduksi melalui ketekunan pengamatan peneliti dan disajikan dalam bentuk penjelasan naratif. Hasil penelitian ini ditemukan 30 data dengan 40 kutipan. Penggunaan kohesi gramatikal muncul sebanyak 23 kali dan kohesi leksikal muncul sebanyak 17 kali. Kemudian, dapat disimpulkan, pemilik akun Instagram @fauzanalrasyid adalah publik figur yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik, berhati-hati dalam menyampaikan pesan, positif dalam berkomunikasi, dan profesional dalam mengelola konten media sosialnya sebagai “polisi bahasa”.Kata Kunci: caption; gramatikal; leksikal; media sosial; wacana
Revolusi Ekosonik; Kritik Ekologis dalam Lirik Lagu Navicula Solihah, Ani Atus; Sofyaningrum*, Rosita; Indraswari, Septiana
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 8, No 1 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i1.4637

Abstract

Navicula's songs attract public attention on the music scene because of their courage and awareness of the worsening global environmental crisis. Navicula successfully explores critical issues such as deforestation, pollution, and the negative impacts of excessive consumerism. The theoretical framework used in the research is the use of language styles (figure of speech) with a focus on literary ecocritical theory. This study utilizes a qualitative approach. The songs used as data sources are the songs “Di Rimba, Metropolutan, Lagu Sampah, Kembali ke Akar”, and “Over Konsumsi”. The research results can be concluded that by using metaphor, symbolism, personification, and other rhetorical techniques, Navicula is able to provide a strong and compelling picture of the negative impact of human behavior on nature. Additionally, artistic strategies such as repetition, contrast, and irony are used to highlight paradoxes in human behavior towards the environment and emphasize the urgency of acting in preserving and protecting the natural environment.Keywords: ecosonic; ecological criticism; NaviculaABSTRAKLagu-lagu Navicula menarik perhatian publik pada panggung musik karena keberanian dan kesadarannya akan krisis lingkungan global yang semakin memburuk. Navicula sukses mengeksplorasi isu-isu kritis seperti deforestasi, polusi, dan dampak negatif dari konsumerisme berlebihan. Kerangka teori yang digunakan dalam penelitian adalah penggunaan gaya bahasa (majas) dengan fokus pada teori ekokritik sastra. Studi ini memanfaatkan pendekatan kualitatif. Lagu-lagu yang dijadikan sumber data yaitu lagu “Di Rimba, Metropolutan, Lagu Sampah, Kembali ke Akar”, dan “Over Konsumsi”. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan penggunaan metafora, simbolisme, personifikasi, dan teknik retorika lainnya, Navicula mampu memberikan gambaran yang kuat dan memikat tentang dampak negatif dari perilaku manusia terhadap alam. Selain itu, strategi artistik seperti repetisi, kontras, dan ironi digunakan untuk menyoroti paradoks dalam perilaku manusia terhadap lingkungan dan menekankan urgensi untuk bertindak dalam menjaga dan melindungi lingkungan alam.Kata kunci: ekosonik; kritik ekologi; Navicula
Konstruksi Perempuan dalam Kumpulan Cerpen "Parade yang Tak Pernah Usai": Kajian Feminisme Liberal Ulva, Aulia; Juanda*, Juanda; Saguni, Suarni Syam
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 8, No 1 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i1.4795

Abstract

This article aims to identify the construction of women in the short story collection Parade that Never Ends. This research uses Naomi Wolf's liberal feminist theory. Descriptive qualitative methods were used to analyze the data in this research. Data was collected using documentation techniques, namely listening and taking notes. This research found four forms of construction of women in the short story collection Parade yang Tak Pernah Usai, namely women are identified based on their identity, women are better off being perfect and helpless, women never choose to act aggressively and women are household angels which are found in 5 short stories.Keywords: women’s construction, liberal feminismABSTRAKArtikel ini bertujuan untuk mengindentifikasi konstruksi perempuan dalam kumpulan cerpen “Parade yang Tak Pernah Usai.” Penelitian ini menggunakan teori feminisme liberal Naomi Wolf. Metode kualitaitf deskriptif digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik dokumentasi, yakni simak dan catat. Penelitian ini menemukan empat bentuk konstruksi perempuan dalam kumpulan cerpen Parade yang Tak Pernah Usai, yakni perempuan diidentifkasi berdasarkan jati diri, perempuan lebih baik sempurna tanpa daya, perempuan tak pernah memilih bertindak agresif dan perempuan adalah bidadari rumah tangga yang terdapat dalam 5 cerpen.Keywords: konstruksi perempuan, feminisme liberal
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android untuk Pengajaran Fi’il di Kelas 10 Madrasah Aliyah Lutpiasari, Lutpiasari
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 8, No 1 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i1.4487

Abstract

This article describes the development steps of interactive learning media based on android for Arabic language instruction. The research approach employs both qualitative and quantitative methods. The development steps for the learning media follow the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The software used includes Microsoft PowerPoint, Ispring Suite 10, and Web2Apk Builder. The research findings indicate that the Android-based interactive learning media offers flexible learning opportunities, can be accessed without an internet connection, and enhances students' interest in learning Arabic. The trial conducted with 10th-grade students at Madrasah Aliyah yielded a score of 92%, falling within the range of 80-100%, which is categorized as "very feasible." The Aqfee application has been shown to have a positive impact on Arabic language learning in schools.Keywords: android; fi’il (verbs); intstructional media; research developmentABSTRAKArtikel ini mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis software dalam pembelajaran Bahasa Arab. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Langkah-langkah pengembangan media pembelajaran menggunakan model pengembangan ADDIE (Analisis, Desain, Development, Implementation, Evaluation). Software yang digunakan yaitu Microsoft Microsoft Power Point, Ispring Suite 10 dan Web2Apk Builder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis android diantaranya mampu menyajikan kesempatan belajar secara fleksibel, dapat diakses tanpa menggunakan internet, dan mampu meningkatkan minat siswa dalam belajar Bahasa Arab. Adapun dari hasil ujicoba kepada siswa kelas X Madrasah Aliyah memperoleh skor 92% dan masuk dalam rentang 80-100% yang termasuk dalam kategori "sangat layak". Aplikasi Aqfee dapat memberikan dampak positif untuk pembelajaran Bahasa Arab di sekolah.Kata kunci: android; fi’il (kata kerja); media pembelajaran; pengembangan
Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia untuk Pembelajaran Membaca di Sekolah Dasar Warman, Enjang
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 8, No 1 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i1.4428

Abstract

This article will describe the development of teaching materials for elementary school children's reading. The development of teaching materials is intended to improve students' reading skills and understanding of historical texts that contain character values for students. The research was conducted in class VI of State Elementary School 1, Gekbrong District, Cianjur Regency, West Java Province. The type of research used is R&D/Research and Development. The development of these teaching materials is able to meet the needs of Indonesian language teaching materials at SDN Gekbrong 1. The content of the teaching materials explores information from historical narrative texts containing character values for class VI students that are in accordance with the needs of class VI students at SDN Gekbrong 1.Keywords: teaching materials; reading; character education; story textABSTRAKArtikel ini akan mendeskripsikan pengembangan bahan ajar pembelajaran membaca anak  SD. Pengembangan bahan ajar dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan membaca dan pemahaman peserta didik terhadap teks  sejarah yang  bermuatan nilai-nilai karakter bagi siswa. Penelitian dilakukaan di kelas VI Sekolah Dasar Negeri 1 Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah R&D/Research and Development. Pengembangan bahan ajar ini mampu memenuhi kebutuhan bahan ajar Bahasa Indonesia di SDN Gekbrong 1. Isi materi bahan ajar menggali informasi dari teks narasi sejarah bermuatan nilai-nilai karakter pada peserta didik kelas VI yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik kelas VI SDN Gekbrong 1.Kata kunci: bahan ajar; membaca; pendidikan karakter; teks cerita
Koherensi Kausalitas Teks Berita Kompas Latifah, Suci Ayu
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 8, No 1 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i1.4503

Abstract

Coherence is the unity between sentences so as to produce a unity of meaning. Meaning is something that matters. For this reason, in news text discourse, causes and effects, or causality, are pursued. Causal coherence tries to find the causes and effects of a problem topic reported in the print media. The aim of this research is to describe markers of causality consistency in the Kompas media news text, October 2021 edition. The method used in the research is qualitative descriptive, with data analysis techniques. The findings of this research show that there is causal coherence or cause-and-effect coherence between sentences in every news article. The application of causal coherence is often found in the opening paragraph.Keywords: news; causality; coherence; text; discourseABSTRAKKoherensi merupakan kepaduan antarkalimat sehingga menghasilkan kesatuan makna. Makna adalah sesuatu yang berarti. Untuk itu, pada wacana teks berita dikejar sebab-akibatnya, atau kausalitasnya. Koherensi kausalitas berusaha menemukan sebab-akibat dari sebuah topik permasalahan yang dikabarkan di media-media cetak. Adapun tujuan penelitian ini mendeskripsikan penanda kekohensian kausalitas teks berita media Kompas edisi Oktober 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian berupa deksriptif kualitatif, dengan teknik analisis data. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan adanya penulisan koherensi kausalitas atau koherensi sebab-akibat antarkalimat di setiap tulisan pemberitaan. Pengaplikasian koherensi kausalitas tersebut banyak dijumpai pada paragraf pembuka.Kata Kunci:  berita; koherensi;  kausalitas; teks; wacana
Forensic Linguistics Studies in Netizen Comments on the 2024 Vice Presidential Debate Gimmick on Facebook/Twitter Wahyuni, Rani Sri
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 8, No 1 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i1.4714

Abstract

Research is based on the presence of symptoms that are widely discussed by the public about some of the gimmicks used and contain certain meanings presented by one of the presidential candidates during the presidential candidates' debate in 2024. The use of the gimmick triggered many comments and caused many interpretations. This study aims to find or study some violations in the use of language on social media Facebook/Twitter in comments related to gimmick-gimmick used at a debate that contains the meaning of words/sentences demeaning and insinuating. The research method used is descriptive qualitative. Data is collected using a refer and record technique. The results showed that in the form of speech acts considered demeaning/insulting there were 20 speeches, in Stirum/Diseufeumism there were 10 speeches. The most common form of speech acts found is a demeaning/insulting and insinuating speech act of 10 data.  Meanwhile, the least acts of speech that appeared in the 2024 vice presidential debate, namely the adverse speech acts.Keywords: forensic linguistics; gimmick;language use
Penguatan Identitas Bangsa pada Video Teks Proklamasi Bahasa dan Puisi Untuk Sang Redaktur: Kajian Geopolitik Sholihah*, Husniatin; Arif, Nurul Hamdiyah; Sastrio, Tri Budhi
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 8, No 1 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i1.4728

Abstract

This article describes the forms of strengthening national identity in the video text of the Proclamation of Language and the poem For the Editor. Descriptive qualitative was chosen as the method of this research. The data sources in the study were a video containing the text of the Proclamation of Language and a poem entitled For the Editor. Both data sources discuss language and its influence on geographical and political locations so that it is relevant to be analyzed using geopolitical studies. The research data are in the form of words, sentences, and paragraphs related to geography and politics. Data collection was carried out using transcription techniques. The results of the study found three forms of strengthening national identity in the Proclamation of Language text, namely as an international language, unlimited distribution, and a high attitude of mutual cooperation. Meanwhile, in the poem For the Editor, three forms of strengthening national identity were found, namely global cooperation, awareness of historical events, and an invitation to the younger generation.Keywords: geopolitic, language proclamation, poetryABSTRAKArtikel ini mendeskripsikan bentuk-bentuk penguatan identitas bangsa pada video teks Proklamasi Bahasa dan puisi Untuk Sang Redaktur. Kualitatif deskriptif dipilih sebagai metode penelitian ini. Sumber data dalam penelitian adalah video berisi teks Proklamasi Bahasa dan puisi berjudul Untuk Sang Redaktur. Kedua sumber data tersebut membahas tentang bahasa dan pengaruhnya terhadap letak geografi serta politik sehingga relevan dianalisis menggunakan kajian geopolitik. Data penelitian berupa kata, kalimat, dan paragraf yang berkaitan dengan geografi dan politik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik transkripsi catat. Hasil penelitian, ditemukan tiga bentuk penguat identitas bangsa pada teks Proklamasi Bahasa, yakni sebagai bahasa internasional, penyebaran tanpa batasan, dan sikap gotong royong tinggi. Sedangkan pada puisi Untuk Sang Redaktur ditemukan tiga bentuk penguat identitas bangsa yakni kerjasama global, kesadaran peristiwa sejarah, dan ajakan generasi muda. Kata Kunci:  geopolitik, proklamasi bahasa, puisi
Wacana Kekhawatiran dalam Puisi “Rumah Kita” Karya Suara Puan: Eklektik Pendekatan Mimetik dan Modalitas Ekspresif Kusumanegara*, Afdhal; Kholilah, Siti; Febriana, Shella; Husna, Yasmin Fadila; Marlisa, Welli
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 8, No 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i2.5004

Abstract

The poem "Rumah Kita" by Suara Puan has a structure that originates from mimetic factors and expressive modalities. This second factor influences the style of the poem "Rumah Kita" to adapt it to the character of Suara Puan's writing. This research aims to analyze the meaning in the poem entitled "Rumah Kita" by Suara Puan and convey the contents of the poem as a whole so that readers understand the meaning conveyed in this research. The method used in this research is a descriptive method which examines the content of the meaning of the poem "Rumah Kita" using a mimetic approach combined with expressive modality discourse theory. The data for this research is diction which has mimetic factors and expressive modality and comes from the entire poem "Rumah Kita". The results of the analysis show that the poem "Rumah Kita" shows a discourse worry as author’s cognition. Keywords: ekspresive modality; mimetic; poetry ABSTRAK Puisi “Rumah Kita” Karya Suara Puan memiliki struktur yang bersumber dari faktor mimesis dan modalitas ekspresif. Kedua faktor ini mempengaruhi corak puisi “Rumah Kita” disesuaikan dengan karakter tulisan dari Suara Puan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dalam puisi yang berjudul “Rumah Kita” karya Suara Puan dan menyampaikan isi puisi secara menyeluruh agar pembaca memahami makna yang tersampaikan pada penelitian ini. Metode yang digunakan penelitian ini yaitu metode deskriptif yang menelaah isi dari makna puisi “Rumah Kita” dengan menggunakan pendekatan mimetik digabungkan dengan teori wacana modalitas eksrepsif. Data penelitian ini yakni diksi yang memiliki faktor mimesis dan modalitas ekspreksif dan bersumber dari keseluruhan puis “Rumah Kita”. Hasil analisis menunjukkan bahwa puisi “Rumah Kita” menunjukkan wacana kekhawatiran sebagai bentuk kognisi penulis. Kata kunci: puisi, mimetik, modalitas ekspresif
Tindak Tutur Direktif dalam Ceramah Ustadz Abdul Somad: “Menciptakan Generasi Emas” di Aplikasi Youtube Etri, Gia Juli; Ramadhan, Syahrul; Tressyalina, Tressyalina; Afnita, Afnita; Simanjuntak, Nensy Megawati
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 8, No 2 (2025): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v8i2.5332

Abstract

This article is to discribe the types of directive speech acts in Ustadz Abdul Somad's lecture with the theme "Menciptakan Generasi Emas" uploaded on YouTube. This study uses a descriptive qualitative approach, with data in the form of lecture transcripts containing directive speech acts, such as commands, advice, prohibitions, requests, questions, and agreements. The results of the study show that this lecture contains all six forms of directive speech acts, with commands (8 sentences), advice (5 sentences), prohibitions (2 sentences), requests (4 sentences), questions (5 sentences), and agreements (1 sentence). The speaker uses a persuasive and polite language style to convey moral and religious messages, creating effective interactions with the audience. This study highlights the importance of directive speech acts in building collective awareness and encouraging actions that are in accordance with religious values, especially in the context of digital preaching through the YouTube platform. Keywords: directive speech acts; lectures; YouTube ABSTRAK Artikel ini akan mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur direktif dalam ceramah Ustadz Abdul Somad bertema "Menciptakan Generasi Emas" yang diunggah di YouTube. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data berupa transkrip ceramah yang mengandung tindak tutur direktif, seperti perintah, nasihat, larangan, permintaan, pertanyaan, dan persetujuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ceramah ini mengandung keenam bentuk tindak tutur direktif, dengan perintah (8 kalimat), nasihat (5 kalimat), larangan (2 kalimat), permintaan (4 kalimat), pertanyaan (5 kalimat), dan menyetujui (1 kalimat). Penutur menggunakan gaya bahasa persuasif dan santun untuk menyampaikan pesan moral dan religius, menciptakan interaksi yang efektif dengan audiens. Penelitian ini menyoroti pentingnya tindak tutur direktif dalam membangun kesadaran kolektif dan mendorong tindakan yang sesuai dengan nilai-nilai agama, khususnya dalam konteks dakwah digital melalui platform ini YouTube. Kata Kunci: tindak tutur direktif; ceramah; Youtube

Page 8 of 10 | Total Record : 93