cover
Contact Name
YOHANES BARE
Contact Email
bareyohanes@gmail.com
Phone
+6281353570849
Journal Mail Official
spizaetus.bio@gmail.com
Editorial Address
JL. KESEHATAN, NO 03, KELURAHAN BERU, KECAMATAN ALOK TIMUR, KABUPATEN SIKKA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 86111
Location
Kab. sikka,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Published by Universitas Nusa Nipa
ISSN : 2716151X     EISSN : 2722869X     DOI : http://dx.doi.org/10.55241/spibio
Jurnal ini fokus pada bidang kajian biologi sains dan pendidikan biologi. Kami menerima artikel berupa hasil penelitian maupun kajian pustaka yang original dan belum pernah dipublikasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 392 Documents
Bioremediasi Air Sungai dengan menggunakan Bakteri Rhodobacter sebagai Penurun Kadar Amonia pada Sungai Cemaran Kabupaten Deli Serdang Rina Ayu Ningsih; Rasyidah Rasyidah; Ulfayani Mayasari
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i3.447

Abstract

Amonia (NH3), senyawa nitrogen dan hidrogen, adalah pencemar yang umum dalam air sungai yang dapat mengurangi kualitas air. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan bakteri Rhodobacter dalam mengurangi kadar amonia (NH3) di Sungai cemaran. Analisis data pada penelitian ini menggunakan data deskriptif kualitatif. Penelitian menggunakan metode analisis data secara deskriptif, kualitatif. Analisis data bersifat induktif yaitu salah satu analisis berdasarkan data yang akan diperoleh, selanjutnya dikembangkan menjadi hipotesis. Penelitian kualitatif dilakukan dengan menguji kadar amonia menggunakan metode SNI 06-6989.30-2005. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bakteri Rhodobacter efektif dalam menurunkan kadar amonia (NH3) dalam air sungai. Awalnya, kadar amonia (NH3) di Sungai cemaran adalah 3.10 mg/l. Namun, setelah penambahan bakteri Rhodobacter, kadar amonia (NH3) menurun menjadi 0.83 mg/l. Selama periode bioremediasi selama 8 hari, penambahan bakteri Rhodobacter terbukti mampu mengurangi kadar amonia, dengan penurunan tertinggi terjadi pada perlakuan 5, di mana penambahan 1 ml suspensi bakteri Rhodobacter berhasil menurunkan kadar amonia sebesar 0.83 mg/l. Temuan ini menunjukkan potensi penggunaan bakteri Rhodobacter dalam memperbaiki kualitas air sungai dengan mengurangi kontaminasi amonia. Langkah ini memberikan kontribusi penting dalam upaya pemulihan dan pelestarian ekosistem sungai yang sehat.
Penurunan Kadar Amonia pada Air Kolam Ikan Lele (Clarias gariepinus) dengan menggunakan Bakteri Rhodobacter dan Eko-Enzim Yusfa Nanda Lestari; Rasyidah Rasyidah; Ulfayani Mayasari
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i3.448

Abstract

Ikan lele merupakan salah satu dari ikan yang banyak di budidayakan di Indonesia karena proses pemeliharaannya relatif sederhana. Selama metabolisme protein organisme air, amonia biasanya diproduksi sebagai hasil ekskresi. Amonia (NH3) merupakan senyawa yang mengandung Nitrogen dan Hidrogen, kadar amonia bisa menyebabkan terjadinya pencemaran yang dapat menurunkan kualitas air sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kadar amonia (NH3) dengan penambahan bakteri Rhodobacter dan Ekoenzim pada air kolam ikan lele. Analisis data pada penelitian ini menggunakan data deskriptif kualitatif. Penelitian menggunakan metode analisis data secara deskriptif, kualitatif. Analisis data bersifat induktif yaitu salah satu analisis berdasarkan data yang akan diperoleh, selanjutnya dikembangkan menjadi hipotesis. Pada penelitian ini dijelaskan secara deskriptif. Kemudian diuji kemampuan bioremediasinya meliputi presentasi kehilangan ammonia dan kekeruhan air, dengan pengamatan 0, 2, 4, 6, 8 hari dan 3 kali pengulangan.  Penelitian kualitatif dilakukan dengan menguji kadar amonia menggunakan metode SNI 06-6989.30-2005. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan bakteri Rhodobacter pada air kolam ikan berpotensi menurunkan kadar amonia (NH3), dengan kadar amonia (NH3) awal 12,6 mg/l dengan adanya penambahan bakteri Rhodobacter terjadi penurunan amonia (NH3) sebesar 9,4 mg/l.
Isolasi dan Identifikasi Escherichia coli pada Sumber Air Minum di Desa Banjar Toba Kecamatan Berampu Safliah Rahmayani Bintang; Kartika Manalu; Rizki Amelia Nasution
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peraturan Menteri Kesehatan RI NO.492/Menkes/Per/IV/2010 menyatakan bahwa air minum harus memenuhi kriteria tertentu agar dapat dianggap layak dikonsumsi.  Kriteria tersebut antara lain tingkat kontaminasi 0 koloni per 100 ml untuk keberadaan bakteri koliform dan bakteri Escherichia coli.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri Escherichia coli yang terdapat pada sumber air minum di Desa Banjar Toba yang terletak di Kecamatan Berampu.  Berdasarkan hasil penelitian isolasi dan identifikasi, diketahui terdapat bakteri Escherichia coli pada 7 sampel, dengan metode isolasi bakteri menggunakan media Eosin Methylene Blue (EMB) dan uji Total Plate Count (TPC).  Kesimpulan ini didukung oleh hasil yang diperoleh dari pewarnaan gram.  Berdasarkan pengamatan kelimpahan bakteri Escherichia coli, ditentukan bahwa sampel MA 7 x 100 menunjukkan kelimpahan tertinggi, sedangkan sampel MA 4 20 x 100 menunjukkan kelimpahan terendah. Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa sumber air minum di Desa Banjar Toba tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh Peraturan Menteri Kesehatan NO.492/Menkes/Per/IV/2010.
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Brucella sp. pada Darah Kambing di Desa Air Joman Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan Sabariah Sinaga; Kartika Manalu; Rizki Amelia Nasution
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i3.464

Abstract

Brucellosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Brucella sp., yang dapat menginfeksi berbagai jenis hewan ternak dan manusia. Penyakit ini sering kali menimbulkan masalah serius dalam peternakan dan kesehatan masyarakat karena kemampuannya untuk menyebar melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi atau produk-produk hewani yang terkontaminasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri Brucella sp. yang menjadi penyebab Brucellosis pada kambing. Metode yang digunakan mencakup isolasi bakteri menggunakan media TSA (Tryptic Soy Agar) dan uji RBT (Rose Bengal Test), serta analisis data penelitian dilakukan secara kualitatif. Hasil dari isolasi bakteri menunjukkan bahwa dua sampel dari jumlah total sampel darah kambing yang diperiksa menunjukkan hasil positif terhadap bakteri Brucella sp. dengan kode isolat KB1 dan SdJ2 dengan media TSA. Identifikasi dilakukan berdasarkan pertumbuhan koloni yang khas pada media kultur, serta analisis pewarnaan gram yang mengungkapkan karakteristik mikroorganisme di bawah mikroskop. Namun, hasil uji RBT menunjukkan hasil yang kurang memuaskan dalam mendeteksi Brucella sp., dengan tidak adanya penggumpalan dan ketidakkonsistenan warna ungu kemerahan pada serum. Perbedaan ini menyoroti tantangan dalam menggunakan metode tes tunggal untuk diagnosis yang akurat, karena adanya kemungkinan hasil negatif palsu atau rendahnya sensitivitas tes. Oleh karena itu, untuk memastikan diagnosis yang lebih akurat dan dapat diandalkan, disarankan untuk menggunakan lebih dari satu prosedur tes lanjutan, seperti ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay) dan PCR (Polymerase Chain Reaction). Kombinasi metode ini dapat meningkatkan kepekaan dan spesifisitas diagnosa Brucellosis pada hewan ternak.
Analisis dan Rekonstruksi LKPD Praktikum Osmosis Menggunakan Diagram Vee Adika Muhammad Aziz; Bambang Supriatno; Amprasto Amprasto
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i1.466

Abstract

Practical activities are a learning method that can involve students in constructing their own understanding. A good practicum activity must be guided by a structured instruction sheet or student worksheet that is able to lead students to understanding. The purpose of this research is to produce a worksheet for students of osmosis practicum that is reconstructed using Vee diagrams. The method used in this research is descriptive qualitative method. The results of this study indicate that the LKPD of osmosis practicum that has been analyzed has deficiencies in the purpose or focus of the question made, besides that there are still deficiencies in procedures and data transformation so that it does not lead to the desired conclusion. Reconstruction was carried out using Vee diagrams so that the resulting LKPD for osmosis practicum had all the criteria for the Vee diagram assessment score. Based on the results of the scores obtained on the reconstructed osmosis practicum LKPD, it shows that the LKPD is feasible and can be used in guiding students in osmosis practicum activities. From the results of the reconstruction carried out, it is hoped that the reconstructed products using Vee diagrams can guide students in constructing their own understanding. In addition, in the future, the reconstruction of LKPD using Vee diagrams can be further developed.
Uji Resistensi Bakteri Endofit dari Akar Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) terhadap Linear Alkylbenzene Sulfonate Arini Nurul Mahmudah; Eva Agustina; Hanik Faizah
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i1.478

Abstract

Linear Alkylbenzene Sulfonate (LAS) is an anionic surfactant with the potential to cause environmental pollution. One effective bioremediation strategy to mitigate this pollution is the use of endophytic bacteria. This study aims to evaluate the resistance ability of endophytic bacteria isolated from the roots of water hyacinth against LAS. The research was conducted as a laboratory-based experimental study using a Completely Randomized Design with five replications for each isolated endophytic bacterium. Bacterial resistance to LAS was tested in a liquid medium containing 10 ppm LAS and incubated for 14 days. The resistance level was determined based on the bacterial optical density (OD) measured using UV-VIS spectrophotometry. The results identified four endophytic bacterial isolates belonging to the genera Bacillus, Streptomyces, Micrococcus, and Neisseria, all of which exhibited resistance to LAS. The highest resistance level was observed in Streptomyces with an average OD value of 0.728 ± 0.11, while the lowest resistance was found in Bacillus with an average OD value of 0.361 ± 0.04.
Keanekaragaman Gastropoda di Pantai Muko Wujo Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur Margaretha Malik; Yoseph M. Laynurak; Chatarina Gradict Semiun
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i1.480

Abstract

Gastropods act as environmental bioindicators because they are sensitive to changes in the aquatic environment. The purpose of this study was to determine the diversity of gastropod species on Muko Wujo Beach. Determination of sampling points using the purposive sampling method. Samples were taken at two different stations based on human activities. The stages in collecting data on gastropod species include observing gastropods found in a 1x1 m plot, counting the number, and then recording it for identification purposes. In addition, environmental parameters, namely temperature and pH, were measured. Data on gastropod species and environmental parameters were then analysed qualitatively and quantitatively. Qualitative analysis was carried out by describing the morphological characteristics of gastropods, and identification was carried out using the help of scientific articles and internet websites. Quantitative analysis was carried out by calculating the diversity index, dominance index and similarity index of gastropod species. The results showed that 29 types of gastropods were found on Muko Beach, Larantuka District, East Flores Regency, which were divided into 14 families and 7 Orders. The diversity index, dominance index, and similarity index of gastropod species on Muko Wujo Beach were classified as moderate.
Efektivitas Pistia stratiotes dan Salvinia molesta sebagai Agen Fitoremediasi Limbah Sungai Ciliwung Nailul Rahmi Aulya; Rizhal Hendi Ristanto; Meiza Nurazizah; Sukma Febryaningrum; Anis Muthiah; Fina Fauziyah
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i1.484

Abstract

Rapid development and increasing population growth affect river water quality, including the Ciliwung River. The decline in the water quality of the Ciliwung River is caused by organic waste originating from households, industry, livestock, and agriculture, so efforts are being made to manage the water using phytoremediation. Pistia stratiotes and Salvinia molesta are aquatic plants that can absorb heavy metals in polluted water. This research aims to determine the effectiveness of plants Pistia stratiotes and Salvinia molesta in reducing the Ciliwung River's wastewater level. This type of research is laboratory-scale experimental with RAL in 3 treatments (A, B, and C) and 6 replications. Data were analyzed using the ANOVA test with the DMRT further test. The results of the research showed that the treatment of two types of plants had a significant effect on reducing the level of water turbidity with the greatest reduction rate being found in plants Salvinia molesta. The fastest change in color and reduction in the number of leaves occurs in plants Pistia stratiotes, and the levels of AAS contaminants before and after treatment cannot be detected because the detection limit of the smallest limit test parameter possessed by a tool/instrument for measuring a certain number of analytes is different.
Studi Etnobotani Tumbuhan Obat di Kelurahan Pendahara Kecamatan Tewang Sangalang Garing Kabupaten Katingan Elga Araina; Ennike Gusti Rahmi; Liswara Neneng; Bejo Basuki; Nuriman Wijaya; Akhmadi Akhmadi; Ririn Fahrina; Chaidir Adam; Priscilla Panny; Melly Herniati
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i1.491

Abstract

The use of plants by a part of society in the cultural scope is studied in a special branch of biological science, namely ethnobotany. Ethnobotany is a science that studies the relationship between humans and plants and their environment based on the life experienced by society. This study aims to find out what types of plants are used as medicine by the local community in Pendahara Village and to discover how to process and use plants as medicine by the community. The method in this study employs an exploratory survey method, which is research that seeks to explore something new, not widely known by the public, and aims to be studied more deeply by conducting direct interviews with sources and informants, namely the community in Pendahara Village. Data collection techniques are carried out by providing interviewers, observations, interviews and documentation. The results of the study found 16 types of plants that can be used as traditional medicine. The results of the study found 16 types of plants that can be used as traditional medicine. These plant species are Orthosiphon aristatus, petindis plants, Hippobroma longifora, Tinospora cordifolia, Arcangesia flava (L.) Merr, Annona muricate, Hibiscus rosa-sinensis L., Asplenium nidus L., Averrhoa bilimbi L., Areca catechu, Psidium guajava L., Cordyline, Acorus calamus L., Phyllanthus niruri L., Kalanchoe pinnata, and Luvunga sarmentosa. It was concluded that the use of the plant as a traditional medicine has been felt to be effective in external and internal medicine.
Pengaruh Penerapan Model PAIKEM dipadu Media Mind Map pada Materi Sistem Ekskresi terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI di SMAN 1 Lambu Kabupaten Bima Muslimah Arbiah; Ummul Hasanah; Andi Maulana
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 1 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i1.498

Abstract

Education plays a role in the quality of life; therefore, education must create enjoyable learning. A good learning mode is really needed to support active, effective, creative innovative and fun learning. The PAIKEM model is a learning model that reduces unpleasant learning to become enjoyable. The research aims to determine the affective of applying the PAIKEM model combined with mind map media on excretory system material on the learning outcomes of class XI MIA students at SMAN 1 Lambu, BIMA regency. The research population was class XI MIA at SMAN I Lambu, totaling 90 people. The sample consisted of 62 students, using purposive sampling. The instrument used were learning outcomes tests, observation and interviews. The analysis techniques used are descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis research, a sig of 0,000 was obtained, indicating that sig a = 0,000 < 0,05, so that H 0 was rejected and H1 was accepted. The results show that there is a significant influence from the application of the PAIKEM model combined with mind map media in the excretion system material on the learning outcomes of class XI MIA students at SMAN 1 Lambu, Bima Regency. The implication of this research is that the PAIKEM model can be applied to increase creative, innovative and enjoyable learning.