cover
Contact Name
Kukuh Kurniawan Dwi Sungkono
Contact Email
kukuh.kurniawan@lecture.utp.ac.id
Phone
+6281326666114
Journal Mail Official
jtsa@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. M. Walanda Marimis No.31 Cengklik, Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
ISSN : 28079418     EISSN : 25982257     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur dibentuk sebagai wadah publikasi karya ilmiah dibidang teknik sipil dan arsitektur.
Articles 380 Documents
PERANCANGAN TAMAN BUDAYA CIREBON DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR REGIONALISME Andri Nur Aziz; Wita Widyandini; Yohannes Wahyu Dwi Yudono
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 26 No. 2 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v26i2.1447

Abstract

Cirebon merupakan kota pesisir yang terletak di Provinsi Jawa Barat di bagian Utara berbatasan langsung dengan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kota ini memiliki potensi besar dalam keberagaman budaya dan keseniannya. Ironisnya fasilitas pementasan atau pagelaran seni yang ada di Cirebon sangat tidak memadai untuk mewadahi kegiatan kebudayaan tersebut. Solusi yang tepat agar masalah tersebut bisa teratasi adalah dengan membuat kawasan yang mampu menjadi tempat pengenalan,pengembangan dan pelestarian kebudayaan dan kesenian berupa taman budaya. Taman budaya dirancang dengan menggunakan pendekatan arsitektur regionalisme, yaitu dengan menerapkan unsur-unsur arsitektur lokal Cirebonan, sehingga mampu menjadi area yang mencerminkan keanekaragaman kebudayaan dan kesenian Cirebon. Kata Kunci : Taman Budaya, Cirebon, Regionalisme
PERENCANAAN SALURAN DRAINASE DI SIMPUL JALAN: Studi Kasus Jalan Banaran dan Jalan Raya Terminal Palur Suryo Handoyo; Erni Mulyandari
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 26 No. 2 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v26i2.1481

Abstract

Jalan Banaran dan Jalan Raya Terminal Palur merupakan bagian jalan yang ada di Desa Ngringo. Pada musim penghujan, di pertemuan ruas Jalan Banaran dan Jalan Raya Terminal Palur sering terjadi banjir. Hal tersebut dikarenakan ketinggian saluran drainase yang ada tidak mampu menampung air hujan yang turun. Keadaan tersebut apabila tidak segera dilakukan tindakan pencegahan atau perbaikan dikhawatirkan akan merugikan masyarakat sekitar. Saluran drainase yang ada pada lokasi studi umumnya adalah saluran buatan masyarakat sekitar yang tidak memperhatikan aspek hidrologi dan hidraulika yang ada. Sehingga pada penelitian kali ini penulis merencanakan kondisi saluran dengan memperhatikan aspek-aspek tersebut. Berdasarkan hasil analisis maka diperoleh besarnya dimensi saluran dengan rincian Saluran 1 (Sebelah Utara Jalan Raya Terminal Palur) adalah h = 0,70 m; b = 0,9701 m ? 1 m, dan ba = 2,1343 m ? 2,2 m; Saluran 2a (Sebelah Timur Jalan Banaran) adalah h = 0,60 m; b = 0,6781 m ? 0.70 m; dan ba = 1.4917 m ? 1.5 m; dan Saluran 2b (Sebelah Barat Jalan Banaran) adalah h = 0,60 m; b = 0,5166 m ? 0.60 m; dan ba = 1,1366 m ? 1,2 m.
KONSEP RUANG BELAJAR ADAPTATIF UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR SEBAGAI RESPON TERHADAP PANDEMI: CONCEPT OF ADAPTIVE STUDY ROOM FOR ELEMENTARY SCHOOL CHILDREN AS A RESPONSE TO PANDEMIC Febrione Putri Rakhmanty
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 26 No. 2 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v26i2.1484

Abstract

KONSEP RUANG BELAJAR ADAPTATIF UNTUK ANAK SEKOLAH DASAR SEBAGAI RESPON TERHADAP PANDEMI Febrione Putri Rakhmanty, S.T., M.Sc. Program Studi Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Tunas Pembangunan E-mail: febrione.putri@lecture.utp.ac.id Abstrak Setelah lebih dari satu tahun sejak model Pembelajaran Jarak Jauh mulai diterapkan demi pencegahan penyebaran Covid-19 kini mulai terdapat wacana untuk menerapkan model pembelajaran ini secara permanan. Hal yang memicu banyak pro kontra, salah satunya karena tidak semua rumah tinggal memiliki fasilitas yang memadai untuk melangsungkan model pembelajaran ini. Tulisan ini bertujuan untuk memberi masukan mengenai konsep ruang beajar yang adaptatif sebagai fasilitas untuk mendukung pelaksanaan proses PJJ secara maksimal untuk anak sekolah dasar usia 6-12 tahun. metode penelitian yang akan digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik penelitian content analysis (analisis isi), dimana penelitian akan menganalisa dokumen-dokumen sekunder baik dalam bentuk tulisan, rekaman suara, maupun rekaman visual, untuk mengetahui kecenderungan pola belajar siswa sekolah dasar sebelum dan pada saat penerapan PJJ, kualitas ruangan yang dibutuhkan untuk menunjang proses pembelajaran, serta hal lain terkait pandemi dan social distancing yang dianggap berhubungan dengan masalah utama, hingga akhirnya didapatkan konsep ruang belajar adaptatif sebagai respon terhadap pandemi yaitu (1) Pemberian bukaan untuk memasukkan cahaya dan pertukaran udara secara alami (2) Peletakan ruang adaptatif di tengah rumah agar anak dapat sering berinteraksi dengan keluarga (3) mengatur arah orientasi belajar (4) Memiliki akses langsung ke ruang terbuka dalam rumah (5) Menggunakan material yang beragam. Kata kunci: adaptatif, ruang, anak, belajar
KAJIAN PELESTARIAN DAN PEMELIHARAAN BANGUNAN CAGAR BUDAYA DI SURAKARTA Wahyu Prabowo; Abito Bamban Yuuwono
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 26 No. 2 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v26i2.1486

Abstract

Konservasi merupakan tindakan pelestarian dalam sebuah bangunan cagar budaya. Sasaran tindakan pelestarian dapat berupa bangunan (tangible) maupun non bangunan (intangible). Bangunan cagar budaya yang merupakan objek konservasi mempunyai value yang tinggi dalam proses konservasi, tidak hanya pada objek bangunannya saja namun juga terhadap sejarah, dan peradaban manusia itu sendiri. Bangunan cagar budaya yang tersebar di beberapa wilayah kota Surakarta merupakan bangunan peninggalan masa penjajahan yang mempunyai nilai arsitektur yang penting dalam perjalanan perkembangan ilmu arsitektur di Indonesia. Seiring perkembangan jaman bangunan-bangunan tersebut akan termakan usia dan mengalami degradasi kualitas material atau bahkan struktur bangunan. Sehingga dirasa perlu dilakukan pendataan atau kajian mengenai tingkat keterawatan bangunan cagar budaya tersebut, harapannya supaya dapat dilakukan langkah perawatan yang tepat guna melestarikan bangunan cagar budaya yang ada di kota Surakarta. Berdasarkan deskripsi diatas, penelitian ini dibuat untuk melihat sejauh mana tingkat keterawatan beberapa preseden bangunan cagar budaya di kota Surakarta. Kata kunci: konservasi, bangunan cagar budaya, keterawatan, degradasi, cagar budaya
EVALUASI KEBIJAKAN PELESTARIAN ZONASI DAN CAGAR BUDAYA DI KAWASAN DATARAN TINGGI DIENG Gandhes Kusuma Gumelar; Rully
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i1.1495

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (i) mengetahui kebijakan pemerintah terkait pelestarian zonasi dan cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng; (ii) mengevaluasi kebijakan yang sudah ada dengan kondisi eksisting cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng; dan (iii) memberikan rekomendasi berupa program kebijakan terkait pelestarian zonasi dan cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng. Pelestarian kawasan cagar budaya rawan berbenturan dengan konflik kepentingan antara pemangku kebijakan dan masyarakat di kawasan. Kawasan cagar budaya di Dataran Tinggi Dieng ditetapkan dalam bentuk zonasi oleh pemerintah. Observasi lapangan memperlihatkan terjadi penyimpangan fungsi kawasan yang digunakan sebagai lahan pertanian oleh masyarakat setempat maupun terdesak proyek pembangunan di sekitar kawasan. Sumber informasi menggunakan data primer (hasil wawancara, observasi dan dokumentasi dengan stakeholder) selanjutnya dilakukan dengan beberapa tahapan analisis secara kualitatif. Pendekatan konseptual digunakan untuk merumuskan rekomendasi kebijakan mengenai pelestarian zonasi dan cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng. Hasil penelitian menunjukkan: (i) kebijakan pemerintah terkait pelestarian zonasi dan cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng sudah ada, namun praktiknya di lapangan belum maksimal; dan (ii) rekomendasi program kebijakan terkait pelestarian zonasi dan cagar budaya di Kawasan Dataran Tinggi Dieng dapat dilakukan dengan mengevaluasi peraturan terkait, meningkatkan kualitas daya tarik pendukung dan meningkatkan kesadaran serta SDM masyarakat. Kata Kunci: Cagar Budaya, Dieng, Zonasi
PENGARUH KOMBINASI GYPSUM DAN FLY ASH TIPE C PADA KUAT TEKAN MORTAR Aulia Rahman
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i1.1545

Abstract

The use of gypsum and fly ash is very common in construction of Indonesia. Both of these materials are used because of Indonesia's rich natural potential. Gypsum was chosen because it has the same chemical composition as cement, which is calcium (Ca), while type C fly ash also shows the same content. By combining the two materials, the researchers tried to study their impact on the compressive strength of mortar. The proportion of cement was reduced from 100%, 50%, 25%, and 0%, while the rest was replaced by a combination of gypsum and type C fly ash. Then, the samples were tested at the age of 7 and 14 days to see the compressive strength performance on early days of hardening. Samples with no substituent composition showed the highest compressive strength of 23.3 MPa, then it continued to decrease as the cement mixture became less, until the lowest was 7 MPa in samples composed only of gypsum and fly ash. There was a significant increase in performance of sample 4 which only contained 25% cement, but it was indicated that the cause was not due to composition, but other factors such as water ratio and compaction. Keywords: gypsum, type C fly ash, mortar.
ECO FRIENDLY HIGH EARLY STRENGTH SELF COMPACTING CONCRETE USING KAOLIN AND WASTE MARBLE DUST Candra Latu Mowo; Dian Arumningsih
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i1.1562

Abstract

The growth and development of infrastructure in Indonesia is currently growing very rapidly, and the cement production process produces the second largest amount of carbon dioxide after waste, which plays an important role in the current global warming. Self compacting concrete is one of the biggest innovations in the field of construction, Self compacting concrete is one of the biggest innovations in the construction field, where this concrete has high workability but does not ignore compressive strength. Therefore, new, sustainable materials are needed to replace cement production, but they are also required for the workability required to make self-compacting concrete. Green concrete concept, the use of kaolin, and marble dust waste, can be a solution to replace some cement. This innovation research uses XRF or X-ray fluorescence methods to identify and analyze the constituent elements of self-compacting concrete innovations. In this study, self-compacting concrete was obtained using (marble dust waste) which replaced 15% cement, and kaolin which replaced 10% concrete waste. with the main element calcium oxide (CaO) and containing (SiO) can be used as an additive or partial replacement of cement in the manufacture of concrete and kaolin can be obtained from kaolin mines spread across Indonesia, and waste marble dust can be obtained from marble processing, for information 25% of the mass of marble will be lost in the cutting process obtained from marble companies in Solo Raya, the slump flow test measurement is carried out with reference to according to the rules of SNI 1972-2008 and the workability of self-compacting concrete also meets the required requirements. So it can be concluded that it can be a reference source by utilizing waste in Indonesia, easy to obtain, and effective. Keywords: Self-compacting concrete, waste marble dust, kaolin
PERENCANAAN STRUKTUR PERKERASAN KAKU METODE AASTHO 1993 DAN NAASRA: (STUDI KASUS JALAN TANGEN – NGROMBO KABUPATEN SRAGEN) Sumina; Kusdiman Joko Priyanto; Suryo Handoyo
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i1.1584

Abstract

Perkerasan jalan adalah salah satu unsur kontruksi jalan raya yang sangat penting sebagai kelancaran transportasi darat sehingga dapat memberikan kenyaman dan keamanan bagi penggunanya. Untuk itu diperlu perencanaan yang baik berdasarkan standar dan kriteria perencanaan yang berlaku di indonesia. Dengan demikian perlu adanya perencanaan jenis perkerasan apa yang layak dan efisien. Penentuan perencanaan nilai rancang tebal perkerasan kaku (Rigid Pavement) dapan direncanakan dan dihitung dengan banyak metode. Metode yang dilakukan dalam perencanaan tebal perkerasan kaku pada ruas jalan Tangen – Ngrombo dipilih metode AASTHO 1993 (America Association of State Highway and Transportation Officials 1993) dan metode NAASRA (National Association Of Australian State Road Authorities). Data primer didapatkan berdasarkan hasil penelitian lansung dan data sekunder diperoleh dari DPU Bina Marga Kabupaten Sragen. Setelah dilakukan perhitungan dan didapatkan data data Lalulintas Harian Rata-rata (LHR), Jumlah Sumbu Kendaraan Niaga (JSKN) , CBR tanah dasar dan Curah Hari Hujan maka dalam perhitungan dengan methode AASTHO 1993 didapat tebal rigid pavement 250 mm dengan hasil kebutuhan tulangan dowel Ø32 – 300 mm dengan panjang 450 mm, tulangan tie bar Ø13–800 mm dengan panjang 650 mm, hasil perhitungan tulangan memanjang dan melintang sebesar Ø13 – 375 mm. Sedangkan menggunakan metode NAASRA dengan hasil perencanaan tebal rigid pavement 270 mm dengan hasil kebutuhan tulangan dowel Ø32 – 300 mm dengan panjang 450 mm, tulangan tie bar Ø12 – 1200 mm dengan panjang 635 mm, dan kebutuhan tulangan memanjang dan melintang sebesar Ø13 – 350 mm.
PASAR WISATA TANAMAN HIAS DI KARANGANYAR DENGAN PEMECAHAN MASALAH REKREATIF DAN PROMOTIF Agung Respati; Ismadi; Rully
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i1.1586

Abstract

Karanganyar mempunyai kondisi geografis yang sangat baik untuk budidaya tanaman hias. Banyak petani berprofesi sebagai pengusaha tanaman hias, namun manajemen pemasarannya masih tradisional, yakni mengandalkan orang yang kebetulan datang ke kebun tanamannya. Hal ini menjadikan penghasilan mereka minim. Permasalahannya adalah fasilitas apa yang harus disediakan agar dapat meningkatkan omzet penjualan para pengusaha tanaman hias ini? Adapun tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan konsep perencanaan dan perancangan arsitektur yang tepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif, analitik, dan sintetis. Hasil penelitian didapatkan sebuah desain pusat pasar wisata tanaman hias yang berkonsep rekreatif dan promotif di daerah Tawangmangu, kabupaten Karanganyar. Kata kunci: Pasar Wisata,Rekreatif, Promotif
ANALISA DAMPAK SUMUR BOR DALAM TERHADAP MUKA AIR TANAH DAN EKONOMI SOSIAL MASYARAKAT Sony Adiya Putra
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 27 No. 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v27i1.1638

Abstract

Kota Dumai merupakan salah satu kota yang memanfaatkan sumur bor dalam. Kebutuhan utama masyarakat terhadap air yang semakin meningkat mendorong pemerintah memanfaatkan sumur bor untuk ketersediaan air bersih. Air tanah tidak mempunyai potensi merusak namun daya rusak air tanah dapat muncul apabila kondisi dan lingkungan air tanah terganggu. Kerusakan yg terjadi pada air tanah tidak terlihat secara langsung dan apabila dieksploitasi tidak terkendali mengakibatkan dampak negatif sehingga rehabilitasi sangat sulit dilakukan. Berbagai konservasi sumber daya air tanah dilakukan agar bisa memberikan manfaat sosial ekonomi serta berguna bagi kehidupan di masa yang akan datang. Metode yang digunakan untuk mengetahui besarnya penurunan muka air tanah dengan menganalisis kedalaman muka air tanah semula dengan kedalaman muka air tanah sesudahnya serta menganalisis kapasitas debit air yang dimanfaatkan masyarakat. Metode yang digunakan untuk mengetahui dampak sosial ekonomi ditinjau dari dua aspek yaitu aspek finansial (kemampuan dan kemauan masyarakat dalam pembiayaan penyediaan air bersih) dan aspek teknis (tingkat kepuasan masyarakat). Berdasarkan hasil penelitian, penurunan muka air tanah sumur bor dalam sebesar 2,75 meter dalam kurun waktu 1 tahun. Dampak ekonomi yang ditimbulkan yaitu adanya penghematan biaya air bersih semenjak masyarakat menggunakan sumur bor dalam yaitu sebesar 57,81%. Serta dampak sosial yang ditimbulkan yaitu hubungan antar masyarakat yang semakin erat dan toleransi masyarakat menjadi semakin baik.

Page 7 of 38 | Total Record : 380


Filter by Year

2001 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 31 No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 30 No 2 (2025): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 30 No 1 (2025): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol 29 No 2 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol 29 No 1 (2024): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 28 No. 2 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 28 No. 1 (2023): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 27 No. 2 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 27 No. 1 (2022): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 26 No. 2 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 26 No. 1 (2021): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 25 No. 2 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 25 No. 1 (2020): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 24 No. 1 (2019): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 23 No. 27 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 22 No. 26 (2018): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 21 No. 25 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 20 No. 24 (2017): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 19 No. 23 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 18 No. 22 (2016): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 17 No. 21 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 16 No. 20 (2015): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 15 No. 19 (2014): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 14 No. 18 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 13 No. 17 (2013): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 12 No. 16 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 11 No. 15 (2012): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 10 No. 14 (2011): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 9 No. 13 (2011): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 8 No. 12A (2010): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 8 No. 12 (2010): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 7 No. 11 (2010): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 6 No. 10 (2009): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 5 No. 9 (2008): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 5 No. 9.A (2008): JURNAL TEKNIL SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 4 No. 8 (2007): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 3 No. 7 (2006): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 2 No. 6 (2003): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 2 No. 5 (2003): JURNAL TEKNIL SIPIL DAN ARSITEKTUR Vol. 2 No. 4 (2002): jurnal teknik sipil dan arsitektur Vol. 2 No. 2 (2001): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 1 No. 3 (2001): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol. 1 No. 2 (2001): JURNAL TEKNIK SIPIL DAN ARSITEKTUR More Issue