cover
Contact Name
Anis Hidayatul Imtihanah
Contact Email
jurnalelwasathiya@gmail.com
Phone
+682136673531
Journal Mail Official
jurnalelwasathiya@gmail.com
Editorial Address
STAINU MADIUN JL. JEND. SUDIRMAN, NO. 08 MADIUN
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama
ISSN : 23389648     EISSN : 2527631X     DOI : -
El-Wasathiya: Journal of Religious Studies is a scientific journal which contains articles and working papers that discuss about religious studies in a portrait of the contemporary problems of the Ummah. The El-Wasathiya Journal was published by the Research and Community Service Center (P3M) of the Nahdlatul Ulama Islamic High School (STAINU) Madiun. The El-Wasathiya Journal is published once a semester or two editions in one year.
Articles 181 Documents
Hermeneutika Emilio Betti dan Aplikasinya dalam Kajian Studi Keislaman Mahmudi, Mahmudi
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.97 KB) | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v5i1.3027

Abstract

Abstrak: Menggunakan metode hermeneutika ke dalam studi keislaman adalah sangat mungkin dilakukan. Karena hermeneutika merupakan ilmu atau metode yang sangat penting di dalam memahami sesuatu, baik itu teks maupun apa saja meliputi segala yang ada. Karena, pada essensinya segalanya adalah teks. Dalam artikel ini akan dibuktikan bahwa hermeneutika Emilio Betti visible untuk dipakai memperkuat aspek metodis penafsiran Al-Qur’an seperti yang dilakukan oleh Rahman dan Arkoun yang juga diperkuat oleh Ilyas Supena dalam tulisannya terkait pemahaman yang mendalam terhadap teks al-Qur’an. Oleh karena itu, memasukkan metode hermeneutika ke dalam studi keislaman merupakan hal yang signifikan dan sangat diperlukan demi pengembangan ilmu-ilmu keislaman ke depan. Di sinilah harapan humanisasi ilmu-ilmu keislaman bisa terwujud. Sehingga tidak akan ada dikotomi antara ilmu agama dan ilmu sekuler. Kata Kunci: Emilio Betti, Hermeneutika, Metode
Model Pembelajaran POE (Predict-Observe-Explain) dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses IPA Muna, Izza Alyatul
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.939 KB) | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v5i1.3028

Abstract

Abstrak: Proses pembelajaran yang terjadi selama ini belum secara optimal mengembangkan kemampuan berpikir siswa. Pelaksanaan proses pembelajaran yang berlangsung di kelas diarahkan untuk peserta didik menghafal informasi dan latihan soal-soal yang disampaikan. Banyak upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pembelajaran IPA, salah satunya adalah dengan mengubah pembelajaran yang bersifat teacher centered menjadi student centered. Salah satu model pembelajaran yang melibatkan peran siswa secara aktif dengan tetap memunculkan karakteristik IPA yaitu siswa mampu mengembangkan pengetahuan yang dimilikinya dengan pembuktian secara ilmiah adalah dengan menggunakan model pembelajaran POE (Predict-Obiserve-Explain) yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan proses pembelajaran IPA. Model POE memberikan kesempatan bagi siswa untuk menghasilkan pengetahuan konseptual mereka sendiri melalui rekonsiliasi dan negosiasi antara pengetahuan awal dan pengetahuan baru Kata Kunci : POE, Pemahaman Konsep, Keterampilan Proses
Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila pada Pelajar (Upaya Mencegah Aliran Anti Pancasila di Kalangan Pelajar) Nurjanah, Siti
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784 KB) | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v5i1.3029

Abstract

Abstrak: Penghayatan secara mendalam dan pengamalan terhadap nilai-nilai Pancasila sangat dibutuhkan di masa modern seperti saat ini. Nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar sekarang ini semakin memudar, banyak pelajar yang tidak paham sejarah dan filosofinya kenapa Pancasila dijadikan sebagai dasar Negara, apa hakekatnya lima sila dalam Pancasila tersebut dan apakah Pancasila bertentangan dengan Islam atau bukan. Kurangnya pemahaman tersebut bisa menyebabkan pelajar mudah terpengaruh aliran-aliran yang anti Pancasila baik gerakan yang radikal maupun yang humanis. Kenyataan tersebut menjadikan tugas guru semakin berat, guru harus menjadi pelopor yang sangat penting yang bertugas menanamkan nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar maupun masyarakat untuk membentengi dan mencegah berkembangnya pengaruh gerakan anti Pancasila di tanah air. Kata kunci: Nilai-Nilai Pancasila, Pelajar, Anti Pancasila
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS PENGRAJIN GITAR KABEL MELALUI USAHA DAUR ULANG KABEL BEKAS SEBAGAI UPAYA KEMANDIRIAN EKONOMI DAN KETERJAGAAN ALAM DI BONDOWOSO Makki, Mustaqim
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.164 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3523436

Abstract

Abstrak: Para pengrajin gitar listrik ini diinisiasi oleh pemuda yangmenempati rumah singgah yang bernama Totok Hariyanto. Gitarbuatannya lebih dikenal dengan sebutan “Gitar Kabel”. Penghunirumah singgah yang ada di bawah naungan Dinas Sosial PemerintahKabupaten Bondowoso. Berdasarkan hasil penelitian adalah merekayang berdomisili di rumah singgah, mayoritas bukan penduduk asliBondowoso, mereka banyak yang dari kota tetangga seperti Jember,Probolinggo bahkan ada yang dari luar Jawa, ada sebagian dari merekayang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk. Dari data penelitianbanyak dari mereka yang berharap kejelasan status kewarganegaraankarena sebagian kecil masih belum memiliki KTP (Kartu TandaPenduduk). Adapun strategi yang digunakan dalam dampingan iniadalah pendekatan Participatory Action Research (PAR). Keterlibatanpeneliti pada transformasi sosial terhadap konstruksi potensi yangdimiliki masyarakat marginal. Adanya masyarakat yang mempunyaipotensi keahlian dalam bidang pengembangan ekonomi namun tidakmampu mengejewantahkan keahliannya karena tidak mempunyaiinstrumen atau media yang mendukung. Dengan adanya programdampingan ini, harapannya mereka bisa mandiri secara proporsionaldan tidak lagi berpangku tangan untuk meminta-minta dan mengamendi jalanan, sehingga kehidupan mereka lebih tertata dan mandiri daritatanan finansial melalui industri ekonomi kreatif dengan menciptakangitar listrik dan replika gitar.
PENINGKATAN MOTIVASI BERPRESTASI BELAJAR KEWARGANEGARAAN MATERI MEMAHAMI HAKIKAT BANGSA DAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI) MELALUI MULTI METODE DAN PENDEKATAN INQUIRY SISWA KELAS X-MM-2 SMKN 1 WONOASRI Kadarismanto, Kadarismanto
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.941 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3523446

Abstract

Abstrak: Inovasi pembelajaran untuk memahami teori secaramendalam melalui pengalaman belajar dengan life skill (kecakapanhidupnya). Pengalaman belajar Kewarganegaraan dapat dilaksanakan didalam maupun di luar kelas dengan metode CTL (Contextual Teachingand Learning). Siswa diharapkan ikut aktif. Sasaran akhirnya adalahmendorong siswa agar berpartisipasi sebagai warga negara yang efektifdan bertanggungjawab, berfikir kritis, terlibat kegiatan problem solvingdan inquiri, serta teknik belajar kooperatif. Pendekatan inquiry ataupendekatan penemuan mendorong dan mengarahkan siswa untukmelibatkan diri secara aktif dalam proses pembelajaran denganmelakukan kegiatan penelitian sederhana. Pendekatan ini berpolakankegiatan pencarian untuk menemukan sesuatu. Berdasarkan data-datayang berhubungan dengan motivasi berprestasi yang diuraikan di atas,maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakanmulti metode berpendekatan inquiry dapat meningkatkan motivasiberprestasi. Inquiry dan multi metode dapat meningkatkan motivasiberprestasi siswa dalam pembelajaran Kewarganegaraan siswa kelasX-MM-2 SMKN 1 Wonoasri, Kabupaten Madiun tahun ajaran2016/2017.
MODEL PENGAJARAN BERBASIS MASALAH EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN PRESTASI DAN PENGUASAAN MATA PELAJARAN KETRAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI (KKPI) MATERI MENGOPERASIKAN SOFTWARE SPREADSHEET PADA SISWA KELAS X-IL.1 Salimun, Salimun
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.427 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3523450

Abstract

Abstrak: Untuk bisa mempelajari sesuatu dengan baik, kita perlumendengar, melihat, mengajukan pertanyaan tentangnya, danmembahasnya dengan orang lain. Bukan Cuma itu, siswa perlu“mengerjakannya”, yakni menggambarkan sesuatu dengan caramereka sendiri, menunjukkan contohnya, mencoba mempraktekkanketerampilan dan mengerjakan tugas yang menuntut pengetahuan yangtelah mereka dapatkan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan(action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empattahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi.Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas X-IL.1. Data yang diperolehberupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar.Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalamipeningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (64.71%),siklus II (88.24%), siklus III (100%). Simpulan dari penelitian iniadalah pembelajaran kontekstual berbasis masalah dapat berpengaruhpositif terhadap prestasi belajar Siswa SMK Negeri 1 Wonoasri, sertamodel pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatifpembelajaran Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi.
PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF DAN MENYENANGKAN (PAKEM) DENGAN METODE TIM KUIS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X KKY 1 MATERI MENYIAPKAN PROSES KONSTRUKSI KAYU PADA SMK NEGERI 1 WONOASRI SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Sutomo, Sutomo
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1565.2 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3523456

Abstract

Abstrak: Penerapan pembelajaran dikelas X KKy 1 SMKN 1 Wonoasrimenunjukkan bahwa motivasi dan hasil belajar siswa perlu ditingkatkan.Berdasarkan data angket, nilai rata-rata motivasi belajarnya 59,74. Datadari guru menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar siswa 60,32. Berangkatdari permasalahan tersebut peneliti menerapkan suatu pembelajaranyang mengaktifkan siswa yaitu pembelajaran Aktif, Kreatif, efektif danMenyenangkan (PAKEM) dengan metode tim kuis yang bertujuan untukmeningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini merupakanpenelitian tindakan kelas dengan sasaran kelas X KKy SMKN 1 Wonoasrisebanyak 31 siswa. Analisis yang digunakan adalah teknik kualitatif yangmodelnya adalah teknik analisis interaktif. Setelah implementasi, nilairata-rata hasil belajar kognitif siswa yaitu siklus I sebesar 67,16 dansiklus II sebesar 74,13. Nilai rata-rata motivasi belajar siswa mengalamipeningkatan yaitu siklus I sebesar 63,42 dan siklus II sebesar 76,09.Nilai hasil belajar afektif siswa juga mengalami peningkatan dari 60,23%pada siklus I menjadi 69,35% pada siklus II, sedangkan nilai kualitaspelaksanaan pembelajaran meningkat dari 76,92% pada siklus I menjadi82,62% pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkanbahwa penerapan pembelajaran Aktif, Kreatif, efektif dan Menyenangkan(PAKEM) dengan metode tim kuis dapat meningkatkan motivasi, hasilbelajar kognitif dan hasil belajar afektif siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING PADA SISWA KELAS XI-TBS2 SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2016/2017 DI SMK NEGERI 1 WONOASRI Hariyani, Endah Wahyu
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2889.351 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3523458

Abstract

Abstrak: Keberhasilan suatu pembelajaran tergantung siswa dandari guru serata kemampuannya untuk dapat menyampaikan bahanpembelajaran kepada siswa dengan baik. Untuk itu guru perlumendapat pengetahuan tentang materi pelajaran serta cara yang dapatdigunakan dalam mengajarkan materi pelajaran tersebut. Permasalahanyang dihadapi di kelas XI-TBs2 adalah prestasi belajar siswa kurang,yang dapat diketahui dari nilai rata-rata ulangan hanya 7,00 ini masihdi bawah KKM yang telah ditetapkan yaitu 7,50. Bertitik tolak padapermasalahan tersebut diatas, maka penelitian tindakan ini bertujuanuntuk memotivasi guru dan siswa agar dalam proses belajaran mengajarMatematika dapat berlangsung dengan senang dan gemar denganpendekatan konstruktivisme melalui model pembelajaran DiscoveryLearning, agar siswa memiliki konsep dasar matematika serta sikapdisiplin, kerja keras, ingin tahu, dan memecahkan masalah untukmenyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan di sekelilingnya.Secara praktis penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi rekan-rekanguru SMK dalam mengatasi Proses Belajar Mengajar (PBM) terutamadalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran Matematika demipeningkatan mutu pendidikan kita. Dari keseluruhan siklus dalampenelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Sebelummenggunakan metode pembelajaran rata-rata kelas dari 72.68 Setelahmenerapkan pembelajaran dengan model Discovery Learning, 75.74 padaEndah Wahyu Hariyani228 El-Wasathiya: Jurnal Studi Agamasiklus I, dan menjadi 77.93 pada siklus II. Ketuntasan individu sebelummenerapakan pembelajaran dengan model Discovery Learning adalah 13orang, menjadi 27 orang pada siklus I, dan menjadi 28 orang pada siklusII. Ketuntasan klasikal sebelum menerapkan pembelajaran dengan modelDiscovery Learning dengan adalah 40.62%, menjadi 87.09 % pada siklusI, dan menjadi 87.1% pada siklus II. Berdasarkan uraian data tersebut,dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran dengan model DiscoveryLearning dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN STAD PADA SISWA KELAS XI.TKR1.SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2016/2017 DI SMK NEGERI 1 JIWAN Suwanto, Suwanto
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3189.307 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3523460

Abstract

Abstrak: Permasalahan yang dihadapi di kelas XI.TKR1 SMK Negeri1 Jiwan adalah hasil belajar siswa kurang, yang dapat diketahui darinilai rata-rata ulangan hanya 7,00 ini masih di bawah KKM yang telahditetapkan yaitu 7,50. Bertitik tolak pada permasalahan tersebut di atas,maka penelitian tindakan ini bertujuan untuk memotivasi guru dan siswaagar dalam proses belajaran mengajar Matematika dapat berlangsungdengan senang dan gemar dengan pendekatan konstruktivisme melaluimetode eksperimen, agar siswa memiliki konsep dasar sains dan teknologiserta sikap disiplin, kerja keras, ingin tahu, dan memecahkan masalahuntuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan di sekelilingnya.Secara praktis penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi rekan-rekan guruSMK dalam mengatasi Proses Belajar Mengajar (PBM) terutama dalamupaya peningkatan kualitas pembelajaran Matematika demi peningkatanmutu pendidikan kita. Dari keseluruhan siklus dalam penelitian yangtelah dilakukan dapat disimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik kelasXI.TKR1 setelah penerapan pembelajaran STAD adalah bahwa sebelummenggunakan metode pembelajaran rata-rata kelas dari 69.39 Setelahmenerapkan pembelajaran STAD, 76.85 pada siklus I, dan menjadi 81.61pada siklus II. Ketuntasan individu sebelum menerapakan pembelajaranSTAD adalah 11 orang, menjadi 24 orang pada siklus I, dan menjadi32 orang pada siklus II. Ketuntasan klasikal sebelum menerapkanpembelajaran STAD dengan adalah 41.18%, menjadi 70.59 % pada siklusI, dan menjadi 94.12% pada siklus II. Berdasarkan uraian data tersebut,dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran STAD dapatmeningkatkan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW MATERI PELUANG PADA SISWA KELAS X.JBG2 SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2016/2017 DI SMK NEGERI 1 WONOASRI Suwito, Suwito
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 5 No. 2 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3024.639 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3523462

Abstract

Abstrak: Guru memiliki kemampuan untuk dapat menyampaikan bahanpembelajaran kepada siswa dengan baik. Untuk itu guru perlu mendapatpengetahuan tentang materi pelajaran serta cara yang dapat digunakandalam mengajarkan materi pelajaran tersebut, singkatnya guru harusprofesionalisme. Permasalahan yang dihadapi di kelas ini hasil belajarsiswa kurang, yang dapat diketahui dari nilai rata-rata ulangan hanya7, 00. Kenyataan tersebut masih di bawah KKM yang telah ditetapkanyaitu 7, 50. Bertitik tolak pada permasalahan tersebut di atas, makapenelitian tindakan ini bertujuan untuk memotivasi guru dan siswa agardalam proses belajaran mengajar Matematika dapat berlangsung dengansenang dan gemar dengan pendekatan konstruktivisme melalui metodeeksperimen, agar siswa memiliki konsep dasar sains dan teknologi sertasikap disiplin, kerja keras, ingin tahu, dan memecahkan masalah untukmenyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan di sekelilingnya.Dari keseluruhan siklus dalam penelitian yang telah dilakukan dapatdisimpulkan bahwa Hasil pembahasan penelitian untuk meningkatkanhasil belajar melalui pembelajaran dengan model Jigsaw pada pesertadidik kelas X.JBg2 SMK Negeri 1 Wonoasri menunjukan hasil yangcukup signifikan. Ketuntasan hasil belajar secara individu meningkatdari 19 orang sebelum siklus I menjadi 29 orang pada siklus I, danmeningkat lagi mejadi 34 orang pada siklus II. Rata-rata kelas meningkatdari 70.29 sebelum siklus I menjadi 71.94 pada siklus I dan meningkatSuwito322 El-Wasathiya: Jurnal Studi Agamamenjadi 79.09 pada siklus II. Ketuntasan klasikal juga mengalami kenaikandari 67.14% sebelum siklus I menjadi 80.00% pada siklus I dan 98.45%pada siklus II. Berdasarkan uraian data tersebut, dapat disimpulkan bahwapenerapan pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Page 7 of 19 | Total Record : 181