cover
Contact Name
Anis Hidayatul Imtihanah
Contact Email
jurnalelwasathiya@gmail.com
Phone
+682136673531
Journal Mail Official
jurnalelwasathiya@gmail.com
Editorial Address
STAINU MADIUN JL. JEND. SUDIRMAN, NO. 08 MADIUN
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama
ISSN : 23389648     EISSN : 2527631X     DOI : -
El-Wasathiya: Journal of Religious Studies is a scientific journal which contains articles and working papers that discuss about religious studies in a portrait of the contemporary problems of the Ummah. The El-Wasathiya Journal was published by the Research and Community Service Center (P3M) of the Nahdlatul Ulama Islamic High School (STAINU) Madiun. The El-Wasathiya Journal is published once a semester or two editions in one year.
Articles 181 Documents
TAX AMNESTY PERSPEKTIF MAQĀSID SYARI’AH JASEER AUDA Cholifah, Umi
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3790.997 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3523113

Abstract

Abstrak: Kebijakan Tax Amnesty telah diterapkan di Indonesia sejaktahun 1964. Program ini kemudian diulang kembali pada tahun 1984,tahun 2007, tahun 2009, dan tahun 2016. Kebijakan tax amnesty initentu memiliki efek negatif dan positif. Salah satu dari segi negatifmisalnya, munculnya beberapa polemik seperti peningkatan jumlahwajib pajak tidak patuh. Namun di sisi lain, kebijakan ini dibutuhkanbaik untuk negara maupun wajib pajak itu sendiri. Lalu bagaimanaIslam berpandangan mengenai hal ini? Melalui penelitian yang bersifatnormatif yuridis, penelitian ini menelaah secara kritis kebijakan tersebutdengan teori maqāṣid syari’ah Jaseer Auda dari sudut pandang filosofisdan yuridis. Pendekatan sistem yang digunakan pada teori tersebutmemiliki lima point penting yakni validitas kognisi secara menyeluruh,holism, keterbukaan dan pembaruan diri, ushul fiqh multidimensional,hingga terakhir menuju maksud atau maqāṣid itu sendiri. Hasil kajianini menyimpulkan bahwa tax amnesty di Indonesia tidak bertentangandengan maqāṣid syari’ah yang digagas oleh Jaseer Auda. Hal inidisebabkan tax amnesty memiliki koherensi dengan unsur hifdzul mālyang kemudian berkesinambungan dengan bagian al-kulliyah al-khamsahlainnya, yakni hifdzul nasl, hifdzu diin, hifdzul ‘aqli, dan hifdzu nafs.Kata kunci: Pengampunan Pajak, Tax Amnesty, Pajak Islam, MaqāṣidSyari’ah.
PENERAPAN AKAD IJARAH MUNTAHIYA BITTAMLIK (IMBT) PADA TRANSAKSI LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH Ulya, Husna Ni'matul
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4334.305 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3523126

Abstract

Abstrak: Perbankan syariah memiliki pola pembiayaan/penyalurandana berupa jual beli, bagi hasil dan sewa. Sewa yang dimaksud adalahijarah, yaitu suatu jenis akad untuk mengambil manfaat dengan jalanpenggantian (penjualan manfaat). Sedangkan ijarah muntahiya bittamlikadalah bentuk lain dari ijarah di mana persewaan diikuti oleh kepemilikanbarang oleh nasabah. Dasar hukum yang mengatur akad ijarah ini dapatdiambil dari al-Qur’an, hadits, kaidah fiqh, Undang-Undang, KHES,Surat Edaran Bank Indonesia, fatwa Dewan Syariah Nasional dan lainlain.Di dalam pembiayaan IMBT berbeda dengan leasing (sewa beli), dimana perbedaanya terdapat pada saat pengalihan kepemilikan.Kata kunci: Ijarah, Ijarah Muntahiya Bittamlik.
ISLAM DAN TATA NILAI KEHIDUPAN DI ERA MODERN Toni, Agus
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3626.691 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3523138

Abstract

Abstrak: Elastisitas Islam dalam menghadapi perubahan zamanmenjadi tanda bahwa kemaslahan nilai-nilai ajaran Islam dapatdirasakan dimanapun manusia berada dan dengan corak budaya apapunyang digelutinya. Keanekaragaman cara penyesesalain permasalahandalam hukum Islam memberi ruang kepada publik bahwa konsepIslam dalam menyelesaiakan permasalahan memiliki nilai yang lentur.Pemahaman Islam sebagai agama rahmatan lil alamin harus didasariterhadap peranannya dalam membangun, mempola serta mengarahkanmanusia mampu memahami perubahan kontek baik kaitannya denganmuamalah, siyasah maupun ibadah. Dengan dasar elastisisme ajaran Islamberikut nilai humanisme maka keberadaannya di khalayak manusia akanmenjadi atmosfer yang mampu melindungi Islam dari segala bentukiktikad untuk merongrong dan melakukan pelemahan secara sistemikdan konfrontatif secara masif terhadap Islam itu sendiriKata kunci: Islam, Tata Nilai, Modern.
MODEL DAN PENDEKATAN PUBLIC RELATIONS (Models and Approaches to Public Relations) Ma'rufah, Afni; Fathoni, Khoirul
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.87 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3523150

Abstract

Abstrak: Dalam berbagai aspek kehidupan di dunia ini pasti tidak akanpernah terlepas dari sebuah aturan, atau istilah lain disebut denganmanajemen. Semua bidang apapun akan berjalan dengan baik apabilaada sebuah sistem yang mengaturnya. Begitu pula semua lembagayang ada di masyarakat baik itu lembaga komersial maupun lembaganirlaba membutuhkan sistem menjamen yang mengatur jalannyaperusahaan tersebut. Salah satu bagian dalam manajemen tersebutterdapat bagian public relations (hubungan masyarakat) yang bertugasuntuk menghubungkan atau menyampaikan sebuah visi atau tujuandari lembaga kepada masyarakat maupun kepada anggota lembaga itusendiri. Dalam pelaksanaannya, public relations itu sendiri mempunyaibeberapa model dan pendekatan.Kata kunci: Model, Public Relations.
PENDEKATAN KOSMOLOGIS DALAM PENGKAJIAN ISLAM Kuswoyo, Kuswoyo
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.927 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3523158

Abstract

Abstrak: Sebagai seorang muslim kita dapat mengambil makna dari alamsemesta atau kosmologi yang merupakan sebuah tanda untuk mengenallebih jauh kepada sang Pencipta dan memahami Islam sebagai agamayang telah diridloi-Nya. Alam semesta diciptakan oleh sang Penciptatidak lain untuk kemaslahatan manusia dan keberlangsungan kehidupangenerasi selanjutnya. Selain itu sebagai tanda-tanda kebesaran AllahSWT yang seharusnya dijadikan manusia sebagai bahan renungan bahwamanusia hanyalah sebagian kecil dari alam semesta. Dalam pembahasanini akan sedikit dibahas tentang kosmologi yang berhubungan eratdengan eksistensi Allah SWT. Juga sebagai sebuah pendekatan untukmemahami Islam sebagai agama yang diturunkan Allah SWT kepadanabi Muhammad SAW.Kata kunci: Kosmologi, Pendekatan, Kajian Islam.
PENANAMAN NILAI PENDIDIKAN ISLAM PADA MASYARAKAT GAYO Hidayat, Rahmat
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.553 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3523163

Abstract

Abstrak: Pendidikan Islam sangat penting dan harus diajarkan bagisetiap pemeluk agama Islam yaitu bagi seorang muslim. Denganmempelajari pendidikan Islam, seorang muslim dapat mengamalkanajaran Islam. Pengamalan ajaran Islam tersebut menandakan eksistensiagama Islam bahwa ajaran Islam tersebut diterima oleh pemeluknya.Masyarakat Gayo merupakan salah satu suku diwilayah sumatera,khususnya Aceh dibagian tengah yang memiliki kekhasan dalambudaya dan adat istiadat, dimana dalam kesehariannya masyarakat Gayosangat menjunjung tinggi danberpegang teguh terhadap budaya danadat istiadatnya dan juga mayoritas masyarakat Gayo memeluk agamaIslam. Oleh sebab itu penanaman nilai pendidikan Islam menjadi halyang pokok untuk mengamalkan ajaran Islam. Dalam penanamannilai pendidikan Islam khususnya pendidikan akhlak, masyarakat Gayomelakukan percampuran dan penyesuaian antara nilai pendidikan Islamdengan norma budaya. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudahuntuk diterima dan diamalkan oleh masyarakat. Dengan percampuranantara nilai ajaran Islam dengan budaya dan adat istiadat tersebut,menjadi satu kekhasan daerah dalam pengamalan ajaran Islam, sertamenjadi kekayaan Islam nusantara dengan menjunjung kearifan lokal.Kata kunci: Pendidikan Islam, Masyarakat Gayo, Penanaman Nilai.
MEDIA AUDIO-VISUAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Nugrawiyati, Jepri
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 6 No. 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.192 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3523167

Abstract

Abstrak: Dewasa kini desain pembelajaran bahasa Arab harus mampumenyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang semakin melejit.Pembelajaran bahasa Arab di sekolah-sekolah banyak yang masihmenggunakan metode klasik yang membosankan dan menjemukanbagi para siswa. Dengan berkembangnya zaman, diharapkan paraguru mampu memanfaatkan media dengan sebaik mungkin. Agartercipta suasana belajar yang menyenangkan dan jauh dari kata bosan.Media audio-visual adalah salah satu cara yang bisa guru manfaatkanuntuk membelajarkan bahasa arab dengan mudah. Apalagi didukungdengan perkembangan teknologi, guru bisa mengarahkan pesertadidiknya untuk mengunjungi situs-situs di internet yang mudah danmenyenangkan.Kata kunci: Audio-Visual, Pembelajaran Bahasa Arab.
DAKWAH KONTEKSTUAL : MENGUNGKAP PESAN DAKWAH KHR KHOLIL AS’AD MELALUI TRADISI SABUNG AYAM DI PESANTREN WALISONGO Makki, Mustaqim
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.713 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3523036

Abstract

Abstrak: Dakwah Kontekstual yang dilakukan Kiai Kholil As’ad melalui tradisi sabung ayam dipesantren Walisongo adalah dakwah yang disesuaikan dengan konteks kekinian kondisi masyarakat dan dikhususkan kepada masyarakat yang gemar terhadap sabung ayam. Karena pada masyarakat tertentu yang pada dasarnya adalah orang-orang yang gemar terhadap sabung ayam tidak bisa diajak melalui dakwah biasa. Seperti yang dilakukan oleh sunan Kudus dengan menghiasi lembu karena pada jamannya mayoritas agamanya hindu budha yang memulyakan lembu/ sapi. Juga dicontohkan oleh Sunan Kalijaga yang mengajak masyarakat untuk masuk Islam menyesuaikan konteks masyarakat waktu itu melalui pertunjukan pewayangan dengan syarat yang mau masuk arena itu wajib membaca dua kalimat syahadat. Jika ingin melihat strategi dakwah para Walisongo bisa melihat cara dakwahnya Kiai Kholil As’ad dengan menyesuaikan dengan keinginan masyrakat yang jauh dari sentuhan para dai pada umumnya. Dakwah melalui sabung ayam ini sangat efektif bagi kalangan masyarakat yang gemar terhadap sabung ayam, karena diselasela prosesi sabung ayam, Kiai Kholil As’ad pelan-pelan mengenalkan Tauhid pada penggemar sabung ayam dengan cara membuat aturan yang kalah harus melakukan sholat sepuluh kali salam, bagi mereka yang sama sekali tidak paham terhadap niat dan gerakan sholat sudah ada gambar orang sholat dan praktek berwudhu’, mereka juga didampingi petugas pantau agar sholatnya sesuai dengan cara yang telah disyariatkan. Mayoritas para pecinta sabung ayam pada akhirnya insaf dan menjadi dekat dengan Kiai bahkan mereka ada yang rela mengabdikan dirinya di pesantren Walisongo. Kata kunci: Dakwah KHR Kholil As’ad, Tradisi Sabung Ayam, Pesantren.
PAKAIAN SEBAGAI PENANDA: KONTRUKSI IDENTITAS BUDAYA DAN GAYA HIDUP MASYARAKAT JAWA (2000-2016) Misbahuddin, Muhammad
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2960.141 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3522966

Abstract

Abstrak: Pakaian merupakan identitas, budaya, gaya hidup dan tindakan sadar atau tidak sadar telah membentuk startifikasi sosial dalam lapisan sosial. Pakaian menunjukka pada seluruh cara penggunaan barang, jasa dan hiburan dimana ekspektasi soasial yang menentukan pilihan-pilihan individual secara terus-menerus berubah dan diharapkan untuk berubah. Sebagaimana yang terjadi pada warga masyarakat Yogyakarta. Pakaian yang digunakan pada kelompok-kelompok masyarakat yang pada awalnya masih mengidentifikasi budaya masa lalu dengan identitas-identitas masa lalu pula. Namun seiring perkembangan zaman, dan masuknya arus globalisasi dan modernisasi serta adanya dampak reformasi yang menggema dalam relung-relung masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Yogyakarta memberikan angin segar terhadap pembaharuan budaya yang ada. Tidak hanya masyarakat umum yang berubah, di masyarakat kraton pun mulai merubah budaya yang berkembang. Sandi-sandi budaya kraton mulai beralih kepada modernitas. Pakaian yang dikembangkan pun lebih menunjukkan gaya hidup seorang masyarakat yang modern. Determinasi sosial atas makna budaya kraton diambil alih, sehingga tanda dan simbol-simbol serta identitas-identitas sebuah pakaian beredar tanpa logika apapun. Akibat ketidakbermaknaan tersebut bukanlah kekacaun yang menakutkan sebagaimana yang kita kira, tetapi malahan “mempesonakan” mata-mata kaum konsumen dalam halunisasi kesopanan. Dampak dari itu semua adalah lahirnya deferensiasi nilai-nilai kesopanan yang ada di masyarakat sendiri. Mereka mencoba membuat standarisasi baru dalam hal kesopanan. Kedua, budaya identifikasi dan daya tarik seksual dalam budaya konsumsi tersebut tentunya melahirkan sebuah keinginan untuk mengejar hedonismer semata dan menyebabkan citra rasa dan selera menjadi sesuatu hal yang penting. Kata kunci: Peradaban, Pakaian, Identitas Budaya.
TEORI DASAR PENELITIAN AGAMA DAN CAKUPAN ILMU AGAMA (W.B. SIDJABAT) Anshori, Hudan Ngisa
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 6 No. 2 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2296.051 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.3522981

Abstract

Abstak: Cakupan ilmu agama itu sangat luas tergantung bagaimana mengartikan agama itu sendiri. Menurut Sidjabat, banyak sarjana dalam bidang ilmu agama masih belum menemukan suatu pengertian yang bersifat universal. Artinya definisi tentang agama masih belum menemukan suatu kesepakatan dari berbagai agama yang ada, hal itu disebabkan kebanyakan para ahli menekankan pada aspek sosialnya dan melihat agama timbul dari pergaulan sesama manusia. Menurut Sidjabat arti kata Agama adalah tidak kacau dan pada dasarnya berfungsi dan bertujuan sebagai alat pengatur untuk terwujudnya integrasi hidup manusia dalam hubungannya dengan Tuhan, sesamanya dan alam yang mengitarinya. Kata kunci: W.B. Sidjabat,Penelitian Agama, Ilmu Agama.

Page 8 of 19 | Total Record : 181