cover
Contact Name
Miftahus Surur
Contact Email
surur.miftah99@gmail.com
Phone
+6285258173692
Journal Mail Official
edusaintek@stkippgri-situbondo.ac.id
Editorial Address
Jalan Argopuro Gg. VII Mimbaan Panji Situbondo 68322 Telp. (0338) 4591781 Hp. 085258173692
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI
ISSN : 1858005X     EISSN : 26553392     DOI : -
Jurnal pendidikan sains dan teknologi diterbitkan oleh STKIP PGRI Situbondo sebagai wadah bagi civitas akademika STKIP PGRI Situbondo serta kalangan guru, dosen, peneliti, praktisi dan pemerhati pendidikan yang peduli terhadap perkembangan penelitian tentang Teknologi pembelajaran, Media Pembelajaran, Pendidikan Virtual, Perangkat lunak pendidikan, Teknologi digital dalam pendidikan, Pembelajaran Multimedia, ELearning ,Massive Open Online Course (MOOC), Rapid Learning.
Articles 494 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF ADMINISTRASI INFRASTRUKTUR JARINGAN BERBASIS ADOBE FLASH UNTUK SISWA KELAS XI TEKNIK KOMPUTER JARINGAN DI SMK NEGERI 1 SUBOH Wahyu Pramana Putra; Siti Seituni
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.856 KB) | DOI: 10.47668/edusaintek.v6i2.36

Abstract

Tujuan penelitian Untuk mengetahui pengembangan media pembelajaran interaktifadministrasi infastruktur jaringan berbasis adobe flash peserta didik kelas XI teknikkomputer jaringan di SMK Negeri 1 Suboh tahun pelajaran 2018/2019. Untuk dapatmenghasilkan produk tertentu digunakan penelitian yang bersifat analisis dan untukmenguji keefektifan produk tersebut agar dapat berfungsi di masyarakat luas makadiperlukan penelitian untuk menguji keefektifan produk tersebut. Berdasarkan beberapadefinisi di atas, dapat disimpulkan bahwa penelitian pengembangan (Research andDevelopment / R & D) adalah suatu langkah untuk mengembangkan suatu produk baruatau menyempurnakan produk yang sudahada dan menguji keefekitifannya.Berdasarkan hasil perhitungan analisis data yang diperoleh dari hasil penelitian danpengembangan diatas nilai hasil rata – rata dimasukkan dengan rumus X yang disebutnilai rata – rata dan dijumlahkan seluruh nilai rata – rata dari 20 responden siswa dengansigma ∑X ( jumlah keselurahan) kemudian hasil dari jumlah keseluruhan dibagi N (jumlah responden siswa) hingga hasilnya dapat diketahui bahwa media pembelajaraninteraktif berbasis Adobe Flash memperoleh skor 40,55 dengan kriteria penilaian (Setuju)sehingga dapat dinyatakan layak karena telah melewati beberapa tahap – tahap revisisebelumnya dan hasil akhirnya memperoleh respon baik dari keseluruhan jumlahresponden siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK TALK WRITE (TTW) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SMP NEGERI 6 SITUBONDO Dyan Yuliana; Muljono ,
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.946 KB) | DOI: 10.47668/edusaintek.v6i2.37

Abstract

AbstrakPsikologi pendidikan terdapat salah satu prinsip penting yaitu guru tidak boleh hanya semata-matamemberikan pengetahuan kepada siswa, akan tetapi siswa harus membangun pengetahuan di dalambenaknya sendiri. Guru dapat membantu proses ini dengan cara membuat informasi menjadi sangatbermakna, relevan bagi siswa, dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan danmenerapkan sendiri ide-idenya. Sedangkan guru hanya berperan sebagai fasilitator dan pengarah. Jadi,dalam hal ini yang memegang peranan penting adalah guru. Guru harus mampu mengadakan inovasipembelajaran Matematika yang efektif dan menyenangkan. Salah satu alternatif yang dapat digunakandengan menerapkan model pembelajaran kooperatif yaitu tipe Think Talk Write (TTW). Hal ini sesuaidengan hasil observasi pada kelas VII bahwa hasil belajar siswa masih rendah yaitu 55% atau 16 siswayang tuntas dari 29 siswa di kelas VII-A. Desain penelitian dalam penelitian ini adalah PTK denganberkolaborasi dengan guru yang ditetapkan 2 siklus. Dalam PTK ada 4 tahapan yaitu perencanaan,tindakan, observasi, dan refleksi. Ada dua jenis pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder.Data primer dengan menggunakan tes ulangan dan observasi dengan di checklist, dan data sekunderdengan wawancara. Peneliti menggunakan keabsahan isi dan pengecekan data.
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK Anik Suryaningsih
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.573 KB) | DOI: 10.47668/edusaintek.v7i1.45

Abstract

Social media not for learning purposes. Social media is very influential for students to support learning achievement. Learning achievement is a result of learning achieved after participating in the process of learning activities. Learning achievements can also be shown in the form of numbers or values, to obtain the achievement of learning achievement requires a maximum effort. Moreover, in teaching and learning activities a process of organizing, organizing the environment around students is needed so that it can foster and encourage students to do the learning process. The role of parents and teachers in schools is expected to help students in limiting themselves in social media. The purpose of the author to write this is to determine the effect of: (1) learning achievement; (2) Social Media; (3) effect negative and positive; (4) the role of teachers in schools on the impact of the use of social media.
DAMPAK PEMBERLAKUAN SISTEM ZONASI TERHADAP MUTU SEKOLAH DAN PESERTA DIDIK Riski Tri Widyastuti
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.935 KB) | DOI: 10.47668/edusaintek.v7i1.46

Abstract

Education is a conscious and planned effort to shape civilized people. Education is very important for a nation that national development can work well and corresponding maximum Pancasila and the 1945 Constitution. In education there is a system called Education is a conscious and planned effort to shape civilized people. Education is very important for a nation so that national development can run well and maximally in accordance with Pancasila and the 1945 Constitution. In education there is a system called the education system. Today education in Indonesia uses a zoning system in the acceptance of new students, the zoning system is implemented with the hope that the realization of educational equality in various regions. During this time what happened in Indonesia is the emergence of the title of 'favorite school' in schools that are considered to have high achievements so that this 'favorite school' usually becomes the target of parents and students so concentration occurs. This causes schools that are considered not favorite to be short of students, besides that, the differences between favorite and non-favorite schools cause intolerant attitudes among students which are not in accordance with the values of Pancasila. Zoning itself is the acceptance of new students by looking at the closest distance from school to home with a minimum quota of 90% of the total prospective students received. The impact of this zoning varies both positive and negative both on the quality of the school and on students themselves..
PENTINGNYA MEMPERTAHANKAN NILAI BUDAYA 5S (SENYUM, SALAM, SAPA, SOPAN, SANTUN) DALAM PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR Risma Ayu Kusumaningrum
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1186.605 KB) | DOI: 10.47668/edusaintek.v7i1.47

Abstract

Cultural values ​​that have developed in people's lives lately have declined and began to be forgotten in social life along with the times. Therefore it is important to apply to someone to be able to communicate well from an early age, the role of primary schools is the easiest to implement culture. With that, applying 5S culture (Smiles, Greetings, Accost, Polite, Courteous) to students from an early age of primary school education to instill habits that build students' characteristics well. The purpose of this study is to maintain the importance of 5S cultural values ​​(Smiles, Greetings, Accost, Polite, Courteous) in elementary school education, building good characteristics of the school environment will have a good impact on the community environment. And the application of 5S culture (Smiles, Greetings, Accost, Polite, Courteous) in education. The study used a qualitative descriptive method by taking literature. By maintaining the 5S culture (Smiles, Greetings, Accost, Polite, Courteous) which are introduced from an early age will have a positive impact on the world of education.
HUBUNGAN ANTARA GAYA BELAJAR DAN JENIS KELAMIN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Ranindya Masyarah Gustiary; Darsih Idayani
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.172 KB) | DOI: 10.47668/edusaintek.v7i1.54

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan atau tidak antara gaya belajar dan jenis kelamin terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII semester ganji di MTs Negeri 1 Situbondo Tahun Pelajaran 2017/2018. Metode penelitian kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel acak dan penghitungan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin. Untuk mengumpulkan data digunakan teknik dokumentasi dan angket. Jumlah populasi penelitian ini sebanyak 106 siswa dengan jumlah sampel sebanyak 84. Pengujian hipotesis menggunakan korelasi Product Moment, korelasi ganda, dan dilanjutkan dengan uji F.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Ada hubungan antara gaya belajar dan hasil belajar dengan rhitung 0,477 > rtabel 0,2146. (2) Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dan hasil belajaar dengan rhitung 0,209 < rtabel 0,2146 (3) Ada hubungan antara gaya belajar dan jenis kelamin terhadap hasil belajar dengan RYX1X2 hitung 0,48504 > rtabel 0,2146. Dibandingkan dengan tabel koefisien korelasi berganda, nilai RYX1X2 0,48504 berada pada tingkat hubungan sedang. Pada taraf signifikan 5% diperoleh hasil Ftabel 3,11 < Fhitung 12,459. Hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak, artinya ada hubungan yang signifikan antara gaya belajar dan jenis kelamin terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII di MTs Negeri 1 Situbondo tahun pelajaran 2017/2018
PERAN PENDIDIKAN DALAM MENYIAPKAN BISNIS TRADISIONAL MEMASUKI ERA DIGITAL Jaka Wijaya Kusuma; Budi Ilham Maliki; Malik Fatoni
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.764 KB) | DOI: 10.47668/edusaintek.v7i1.57

Abstract

Ketidakmampuan para pelaku bisnis memanfaatkan peluang dan ketidaksiapan mengahadapi tantangan di era digital ternyata memunculkan permasalahan. Hal ini terutama terjadi di kalangan para pelaku bisnis yang masih tradisional atau konvensional. Apakah bisnis tradisional itu dan perbedaannya dengan bisnis modern? Apa saja peluang dan tantangan bisnis di era digital? Bagaimana peranan pendidikan dalam mempersiapkan sumber daya manusia, khususnya pelaku bisnis tradsional memasuki era digital? Pertanyaan masalah tersebut dijawab dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan atau kajian pustakaan (library Reseach), yakni penelitian ini dilakukan dalam pendalaman atas teori-teori yang relevan dengan masalah – masalah penelitian. Dengan menggunaan metode ini kajian secara mendalam terhadap konsep dan teori yang digunakan berdasarkan literatur yang tersedia. Dengan menggunakan metode penelitian ini penulis dapat dengan mudah menyelesaikan masalah yang hendak diteliti tersebut. Hasil penelitian studi pustaka menyimpulkan bahwa bisnis tradisional adalah bisnis yang dikelola menggunakan sistem ekonomi tradisional yang bertujuan memenuhi kebutuhan hidup dengan melakukan kebiasaan atau tradisi turun-temurun. Bisnis tradsional dilakukan dengan minim manajemen dan berdasarkan kekeluargaaan. Sedangkan bisnis modern (mencakup bisnis online) adalah bisnis yang menggunakan sistem ekonomi kapital, yang memiliki ciri-ciri spesialisasi, saling ketergantungan, dan berproduksi secara massal. Bisnis ini tujuan utamanya adalah profit atau keuntungan. Bisnis modren cenderung memiliki kapasitas dan skala usaha yang lebih luas, dengan jangkauan setiap kota atau bahkan setiap negara. Perebedaan di antara kedua bisnis tersebut meliputi aspek-aspek: pola merintis dan mengembangkan kegiatan bisnis, pelayanan terhadap konsumen, mitra bisnis, harga, jenis barang atau jasa, pemasaran, skala usaha, manajemen pengelolaan bisnis. Peluang dan tantangan bisnis di era modern ini antara lain meliputi perkembangan teknologi yang kian pesat, derasnya arus informasi, kompetitor semakin banyak, tuntutan serba cepat, masyarakat yang berubah, tuntutan terus menerus belajar, inovatif dalam menciptakan produk, berpikir out of the box, mampu bersaing secara sehat, transformasi digital, kecepatan, sumber daya manusia yang adaptif, persaingan semakin tinggi, dan kurangnya dukungan pemimpin. Peran pendidikan di era digital antara lain meliputi (1) memperkuat sain dan mengembangkan kreativitas, (2) mengembangkan pendidikan digital, hubungan partisipatif, dan pendidikan nilai, (3) mereorientasi pembelajaran, (4) mengubah peran kosumen sekaligus menjadi produsen, (5) menghasilkan lulusan siap kerja, adaptif, dan kompetitif, (6) memberdayakan peserta didik dalam aplikasi sains dan teknologi, (7) mengoptimalkan pelayanan pendidikan non formal bagi pemberdayaan masyarakat, khsusnya pelaku bisnis tradisional di era digital.
RANCANG BANGUN APLIKASI E-VOTING BERBASIS WEB PADA PEMILIHAN KETUA DAN WAKIL KETUA OSIS DI SMK IBNU KHOLDUN AL HASYIMI Firman Jaya; Dyan Yuliana; Kholidy Kholidy
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 7 No 1 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v7i1.60

Abstract

Proses pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Osis di SMK Ibnu Kholdun Al Hasyimi masih bersifat konvensional, proses ini terlalu banyak dana yang harus dikeluarkan dan juga banyak siswa/siswi yang tidak bisa menyumbangkan hak suaranya dikarenakan sakit atau tidak bisa hadir karena alasan sesuatu hal. Seiring perkembangan teknologi yang canggih di zaman yang modern ini peneliti ingin mengimplementasikan pemilihan umum yang berbasis website atau yang disebut dengan e-voting. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi e-voting bebasis web dan menguji kelayakan produk aplikasi e-voting dalam pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS. Aplikasi E-voting yang berbasis PHP MYSQL yang dikembangkan menggunakan metode Prototype dapat mempermudah pemilihan, mengurangi pemanipulasian data, mengurangi pemilihan 2 kali dan serta mempercepat perhitungan dan pelaporan. Berdasarkan dari hasil pengujian black box testing yaitu fungsi-fungsi yang ada dalam sistem e-voting setelah di uji coba yaitu menyatakan berhasil sehingga dapat diimplementasikan kedalam pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS di SMK Ibnu Kholdun Al Hasyimi dan berdasarkan uji kelayakan yang dilakukann oleh 7 orang pemilih/user, tingkat kelayakan sistem e-voting berbasis web sebesar 84,17 % artinya sangat layak digunakan pada pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS di SMK Ibnu Kholdun Al Hasyimi
PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA ALGEBRAIC EXPERIENCE MATERIAL (AEM) TERHADAP HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BANYUPUTIH SITUBONDO Noer Kharimatus Seftina; Lisma Dian Kartika Sari; Zainul Munawwir
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v7i2.70

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan alat peraga Algebraic Experience Material (AEM) terhadap Higher Order Thinking Skills (HOTS) siswa kelas VII SMP Negeri 1 Banyuputih Tahun 2019 / 2020 ditinjau dari tes kemampuan matematika serta untuk mengetahui faktor – faktor yang menyebabkan siswa keliru dalam menyelesaikan tes kemampuan matematika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran (Mixed Methods) dengan desain quasi eksperimen. Dari hasil penelitian diperoleh terdapat pengaruh yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dalam segala aspek. Siswa dikategorikan mampu menyelesaikan tes kemampuan matematika. Faktor – faktor yang menyebabkan siswa keliru dalam menyelesaikan tes kemampuan matematika diantaranya adalah kelas eksperimen kurang teliti dalam proses penyelesaian hasil akhir sehingga membuat hasil tidak maksimal. Sedangkan kelas kontrol kurangnya pemahaman terhadap soal, ketidak lengkapan dalam membaca soal dan tidak fokus dalam proses pembelajaran.
PENGARUH SOFTWARE GEOGEBRA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI FUNGSI KUADRAT KELAS X MA SARJI AR-RASYID SITUBONDO Ika Irmawati; Lisma Dian Kartika Sari; Tri Astindari
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v7i2.72

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of using Geogebra software on student learning outcomes on the quadratic function material in Class X MA Sarji Ar-Rasyid Situbondo. The research method used a quasi-experimental research design with data collection techniques used, namely pretest and posttest. The data analysis technique used the normality test, homogeneity test, and t-test. From the t-test analysis, results obtained sig 0.263> É‘ 0.05. So it can be concluded that there is no significant effect between students taught by learning GeoGebra software with conventional learning. This result is due to students' low ability and experience in using Geogebra software for mathematics learning.

Page 2 of 50 | Total Record : 494