cover
Contact Name
Miftahus Surur
Contact Email
surur.miftah99@gmail.com
Phone
+6285258173692
Journal Mail Official
edusaintek@stkippgri-situbondo.ac.id
Editorial Address
Jalan Argopuro Gg. VII Mimbaan Panji Situbondo 68322 Telp. (0338) 4591781 Hp. 085258173692
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI
ISSN : 1858005X     EISSN : 26553392     DOI : -
Jurnal pendidikan sains dan teknologi diterbitkan oleh STKIP PGRI Situbondo sebagai wadah bagi civitas akademika STKIP PGRI Situbondo serta kalangan guru, dosen, peneliti, praktisi dan pemerhati pendidikan yang peduli terhadap perkembangan penelitian tentang Teknologi pembelajaran, Media Pembelajaran, Pendidikan Virtual, Perangkat lunak pendidikan, Teknologi digital dalam pendidikan, Pembelajaran Multimedia, ELearning ,Massive Open Online Course (MOOC), Rapid Learning.
Articles 502 Documents
SELF-EFFICACY DALAM PEMBELAJARAN: KONTRIBUSI KUIS ADAPTIF DAN APLIKASI EDUKASI BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE Suryanto, Hadi; Youhanita, Ety
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025): in Press
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2138

Abstract

Self-efficacy merupakan faktor psikologis kunci yang memengaruhi keberhasilan belajar peserta didik. Perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang baru dalam pembelajaran melalui kuis adaptif dan aplikasi edukasi yang mampu memberikan umpan balik personal dan responsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi penggunaan kuis adaptif dan aplikasi pembelajaran berbasis AI terhadap peningkatan self-efficacy siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental. Subjek penelitian terdiri atas 78 mahasiswa calon guru. yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan melalui angket self-efficacy dan dianalisis menggunakan uji statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kuis adaptif dan aplikasi edukasi berbasis AI berpengaruh signifikan terhadap peningkatan self-efficacy siswa dibandingkan pembelajaran konvensional. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran tidak hanya meningkatkan capaian kognitif, tetapi juga memperkuat aspek afektif siswa, khususnya kepercayaan diri dalam belajar
HERMENEUTIKA AL-QUR'AN DAN KRITIK SASTRA ARAB: METODOLOGI KEPENYIARAN DALAM MEMAHAMI TEKS SUCI Hariri, Muh. Mirwan
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025): in Press
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkonstruksi sebuah metodologi interpretasi teks suci Al-Qur'an yang relevan bagi dunia kepenyiaran Islam kontemporer, dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip Hermeneutika Al-Qur'an dan Kritik Sastra Arab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur yang mendalam (library research), yang fokus pada teori-teori interpretasi Al-Qur'an (seperti Tafsir Maudhu'i, Tafsir 'Ilmi), kaidah-kaidah kritik sastra Arab (al-naqd al-adabi), dan teori komunikasi penyiaran. Hermeneutika Al-Qur'an berfungsi sebagai kerangka filosofis untuk memahami konteks historis (asbabun nuzul) dan tujuan utama (maqashid) dari ayat-ayat. Sementara itu, kritik sastra Arab digunakan sebagai alat analisis untuk membedah aspek estetika bahasa (balaghah), struktur naratif, dan gaya bahasa (uslub) Al-Qur'an, memastikan interpretasi tetap setia pada kemukjizatan linguistiknya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi kedua disiplin ilmu ini menghasilkan sebuah kerangka metodologi penyiaran yang transformatif. Metodologi ini menuntut para broadcaster Islam (penyiar, dai, produser konten) untuk tidak hanya menyampaikan "apa" isi pesan Al-Qur'an, tetapi juga "bagaimana" keindahan pesan itu diungkapkan. Prinsip-prinsip yang dirumuskan meliputi: (1) contextual fidelity dalam penyampaian khutbah atau ceramah; (2) aesthetic narration dalam produksi konten visual atau audio; dan (3) ethical interpretation yang menghindari pemahaman simplistis atau parsial.