cover
Contact Name
Moh Hafidz
Contact Email
mohhafidz@stkippgri-bkl.ac.id
Phone
+6282331002437
Journal Mail Official
abdiku@stkippgri-bkl.ac.id
Editorial Address
http://publikasi.stkippgri-bkl.ac.id/index.php/JA/about/editorialTeam
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal ABDIKU
Published by STKIP PGRI Bangkalan
ISSN : 26157276     EISSN : 26141450     DOI : -
Jurnal ini adalah Journal khusus pengabdian masyarakat yang diterbitkan oleh LPPM- STKIP PGRI Bangkalan yang bersifat open access yakni artinya dapat diakses terbuka oleh pengguna ataupun lembaganya tanpa biaya sesuai ketentuan lisensi yang diterbitkan oleh Common Creative. Redaksi menerima artikel hasil letters, research notes, articles, suplemental articles atau review articles atas pemikiran dan hasil pengabdian masyarakat dengan fokus bidang Pendidikan, Sosial, Budaya dan Keagamaan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 90 Documents
PEMANFAATAN PERMAINAN EDUKATIF (WORDWALL) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA Moh Hafidz; Mohammad Arief Wahyudi; Mohammad Kurdi Wijaya; Zainal Arifin; Rendra Sakbana Kusuma
JA (Jurnal Abdiku) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilah bahasa khusunya bahasa Inggris disemua jenjang pendidikan mulai tingkat dasar sampai sekolah lanjutan tingkat atas denganaplikasi Wordwall. Aplikasi tersebut sederhana dan mudah digunakan dalam pembelajaranbahasa. Pelatihan ini menggunakan metode praktik langsung dengan berbasis penelitianterdahulu. Peserta pelatihan ini terdiri dari 22 guru bahasa, mayoritas Adalah guru bahasaInggris. Lokasi pelatihan ini di lembaga pendidiakan swasta di Bangkalan. Hasil pelatihan ini,menunjukkan bahwa pemanfaatan permainan edukatif melalui aplikasi Wordwall dapatmengikatkan pembelajaran lebih efektif, bermakna dan berkelanjutan. Juga, dapatmeningkatkan keterampilan menulis bagi peserta pelatihan. Keterampilan tersebut tampakdalam pembuatan gagasan atau ide, pengembangan kalimat dan strukturnya dengan baik.
PEMANFAATAN POTENSI LOKAL SINGKONG SEBAGAI PRODUK KREATIF KERUPUK “BATAKO” Serly Susanti Penton
JA (Jurnal Abdiku) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Belajar dan Pendampingan Masyarakat (KBPM) Universitas Tribuana Kalabahi telah dilaksanakan pada tanggal 28 Juli – 2 September 2025 di Desa Wakapsir, Kecamatan Abad Selatan, Kabupaten Alor. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi lokal singkong (Manihot esculenta) melalui inovasi produk pangan kreatif yang dikenal dengan Kerupuk Batako, yaitu kerupuk berbahan dasar singkong dengan bentuk unik menyerupai kerupuk bulat yang diberi nama kerupuk batako yang berasal dari bahasa daerah setempat (bahasa Abui) yang artinya Singkong atau ubi. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, pelatihan produksi, pendampingan pemasaran, kegiatan sosial-educatif, serta evaluasi bersama masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Kerupuk Batako memiliki keunggulan berupa bahan baku yang murah dan mudah diperoleh, proses produksi sederhana, daya simpan cukup lama, serta potensi untuk menjadi produk unggulan desa. Dampak kegiatan tidak hanya pada peningkatan keterampilan ekonomi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, tetapi juga pada aspek sosial melalui gotong royong, bimbingan belajar, dan penguatan modal sosial masyarakat. Meskipun terdapat hambatan berupa keterbatasan modal, alat produksi, dan akses pasar, KBPM memberikan strategi keberlanjutan melalui pendampingan lanjutan, dukungan pemerintah desa, dan pemanfaatan pemasaran digital. Dengan demikian, KBPM ini berhasil menunjukkan peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal, sekaligus menjadi model yang dapat direplikasi di desa lain dengan potensi serupa.
PENGUATAN KOMPETENSI ABSTRAKSI PADA PROSES LITERASI GURU SMK KOPERASI PONTIANAK BERBANTUAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE Buchari Buchari; Yadi Ardiawan; Rahman Haryadi; Hodiyanto Hodiyanto
JA (Jurnal Abdiku) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat artificial intelligence (AI) menuntut guru untuk meningkatkan kemampuan literasi digital, terutama pada tahap abstraksi saat menelaah sumber pustaka sebagai dasar penyusunan perangkat kurikulum dan pembelajaran. Permasalahan yang dihadapi mitra (guru SMK Koperasi Pontianak) adalah belum optimalnya pemanfaatan AI sebagai alat bantu penguatan kompetensi abstraksi dalam proses literasi untuk menyusun perangkat kurikulum utama SMK, perangkat perencanaan pembelajaran, dan perangkat pendukung khusus SMK. Kegiatan pengabdian ini menerapkan metode pelatihan dan pendampingan dengan tahapan: pengenalan, penyampaian materi dan tanya jawab, serta praktik terarah dan pendampingan kelompok dalam penggunaan AI untuk menyusun bahan ajar abstrak, dan membuat soal. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Desember 2025 dengan peserta 20 guru; hasil evaluasi angket menunjukkan respon sangat positif, dengan simpulan kepuasan peserta sebesar 99,24% dan mayoritas peserta menyatakan materi sesuai kebutuhan serta mudah dipahami. Dengan demikian, pelatihan berbantuan AI efektif memperkuat kompetensi abstraksi pada proses literasi guru dan berpotensi mendukung peningkatan kualitas penyusunan perangkat pembelajaran secara lebih efisien; tindak lanjut pendampingan disarankan agar implementasi berkelanjutan.
REVITALISASI UMKM UNTUK KESEJAHTERAAN SDM MASYARAKAT KO’OL KECAMATAN KLAMPIS Yunita Hariyani; Ihwan Firmansyah
JA (Jurnal Abdiku) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Ko'ol di Kecamatan Klampis mengalami beberapa masalah ekonomi yang sulit, seperti pendapatan masyarakat yang rendah dan pemasaran yang terbatas ke pasar untuk barang-barang daerah. Industri hasil bumi seperti pertanian dan perikanan konvensional belum mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Pengembangan produk hasil bumi berupa pertanian dan perikanan sebagai sarana untuk meningkatkan perekonomian desa muncul melalui keadaan ini. Melalui strategi berbasis potensi lokal, produk hasil bumi dapat diubah menjadi barang olahan bernilai tinggi seperti pempek bandeng, stik singkong, dan kerupuk tiram. Inovasi dan penciptaan unit bisnis berbasis offline dan online dipromosikan ke berbagai komunitas sehingga hal ini dapat meningkatkan pendapatan, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan identitas lokal dan memperluas jaringan pemasaran dengan pengembangan produk baru UMKM. Dengan bantuan dukungan branding dan pelatihan kewirausahaan, produk Desa Ko'ol diharapkan mampu bersaing di pasar lokal maupun nasional. Selain memberikan peluang kerja baru bagi generasi muda, program ini merupakan langkah nyata menuju pengembangan ekonomi desa yang inklusif, berkelanjutan, dan bertanggung jawab secara lokal. Mendorong komoditas pertanian adalah upaya bersama untuk membuat desa lebih mandiri, bukan hanya solusi finansial.
PENGUATAN LITERASI SISWA SMP DAN SMA MELALUI PELATIHAN MENULIS CERITA RAKYAT DI KABUPATEN ALOR Adolfina M.S Moybeka; Veronika Yuliana Dukapen
JA (Jurnal Abdiku) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program peningkatan literasi melalui penulisan cerita rakyat di Kecamatan Alor telah menunjukkan trenpositif yang sangat signifikan dalam kurun waktu satu tahun. Keberhasilan ini tidak hanya diukur darilonjakan partisipasi siswa secara kuantitas, tetapi juga dari peningkatan kualitas karya yang dihasilkansecara substansial. Program ini membuktikan secara empiris bahwa menulis bukan sekadar aktivitasakademik di ruang kelas, melainkan instrumen vital dalam pembentukan karakter serta pelestarianidentitas budaya generasi muda. Melalui penggalian kembali narasi lisan, siswa belajar menghargai akarsejarah dan nilai-nilai luhur masyarakatnya. Keberhasilan transisi dari tahun 2024 ke 2025, yangditandai dengan berkurangnya hambatan psikologis seperti writing anxiety, kini menjadi fondasi kuatbagi keberlanjutan program literasi berbasis budaya di masa depan. Sinergi antara edukasi dankonservasi budaya ini menciptakan ruang kreatif bagi siswa untuk mengekspresikan jati diri. Denganhasil yang terus meningkat, inisiatif ini diharapkan mampu menjadi model percontohan bagipengembangan literasi di wilayah lain yang mengandalkan kekayaan kearifan lokal sebagai materipembelajaran utama.
PENGUATAN PENDIDIKAN BERKUALITAS (SDG’S 4) MELALUI PELATIHAN IMPLEMENTASI PENDEKATAN PEMEBLAJARAN MENDALAM DI YAYASAN NURUL AMANAH BANGKALAN Mixghan Antono
JA (Jurnal Abdiku) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pelatihan implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) bagi para guru. Mitra pengabdian adalah guru-guru di SMA dan SMK Nurul Amanah Bangkalan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah masih dominannya metode pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru, sehingga kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa belum terstimulasi dengan baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi tahap persiapan (analisis kebutuhan), tahap pelaksanaan (pemberian materi dan lokakarya penyusunan perangkat pembelajaran), serta tahap evaluasi (pendampingan dan refleksi). Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai konsep pembelajaran mendalam serta dihasilkannya draf modul ajar berbasis deep learning yang siap diimplementasikan di kelas.
SOSIALISASI PENTINGNYA PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN Siska Pratiwi; Yunita Hariyani; Zainal Arifin; Rendra Sakbana Kusuma; Abdussalam
JA (Jurnal Abdiku) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi digital mengalami perkembangan yang sangat pesat, sehingga memberikan pengaruh dan dampak yang cukup besar dalam semua bidang, salah satunya bidang Pendidikan. Namun permasalahan pada mitra, masih banyak pendidik, orang tua, dan siswa yang belum sepenuhnya memahami potensi dan cara penggunaan teknologi digital secara optimal dalam pembelajaran. Sehingga dilakukan sosialisasi pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam beberapa tahapan, yaitu pembukaan, penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, dan diakhiri pengisian umpan balik sebagai bahan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan hasil yang sangat positif karena sosialisasi dapat menjadikan referensi bagi guru jenis teknologi digital yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran dan dapat membuka pemikiran orang tua terhadap teknologi digital yang sedang berkembang
Program Edukasi Anti-Bullying Berbasis Pendidikan Karakter Untuk Mewujudkan Sekolah Ramah Anak di SMPN 5 Pamekasan. sasaa; Evha Syuaibi; Rasma Rasma
JA (Jurnal Abdiku) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program edukasi, dan pelatihan anti-bullying berbasis pendidikan karakter memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan pengetahuan, perubahan sikap, serta penguatan keterampilan sosial peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pengertian, bentuk, penyebab, dan dampak bullying, tetapi juga mampu mengembangkan kesadaran untuk menghargai perbedaan, menumbuhkan empati, serta membangun hubungan sosial yang sehat dengan teman sebaya. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan karakter yang dipadukan dengan metode pembelajaran partisipatif mampu membentuk perilaku prososial dan meningkatkan kemampuan siswa dalam berkomunikasi, menyelesaikan konflik secara damai, serta mengambil keputusan yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, sosialisasi anti-bullying tidak seharusnya menjadi kegiatan yang bersifat insidental, melainkan perlu diintegrasikan secara berkelanjutan ke dalam program sekolah melalui pembelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, pembiasaan, serta kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat. Keberlanjutan program ini akan memperkuat implementasi Sekolah Ramah Anak dengan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, menghargai hak-hak anak, serta bebas dari diskriminasi dan segala bentuk kekerasan. Dengan demikian, budaya sekolah yang positif dapat terbentuk secara berkesinambungan sehingga seluruh warga sekolah memiliki komitmen bersama dalam mencegah bullying, membangun proses pembelajaran yang kondusif, dan mendukung perkembangan karakter peserta didik secara optimal menuju generasi yang berakhlak, toleran, dan bertanggung jawab.
Pemberdayaan Siswa melalui Kampanye Anti-Bullying berbasis Nilai Sportivitas dalam Pendidikan Jasmani haryo mukti; Septyaningrum Putri Purwoto; Ihwan Firmansyah; Asroful Anam; Alfi Raudatul Fadillah
JA (Jurnal Abdiku) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of digital technology has made it easier for students to access information and communicate; however, it has also presented challenges in the form of increasing risks of bullying and cyberbullying in school environments. Low levels of digital literacy and a lack of understanding of social media ethics are among the factors that may trigger bullying among adolescents. This community service activity aimed to improve students’ understanding of bullying prevention through the use of digital media integrated with the values of physical education. The activity was conducted on May 12, 2026, from 09:00 to 12:00 WIB at the Hall of SMP Negeri 5 Bangkalan. The implementation method employed a socialization approach through the delivery of educational materials, the screening of educational videos, interactive discussions, and an evaluation of participants’ understanding. The materials covered the concepts of bullying and cyberbullying, the negative impacts of bullying behavior, ethical digital media use, and the reinforcement of sportsmanship, empathy, cooperation, and mutual respect in school life. The results showed that participants demonstrated good enthusiasm throughout the socialization process and experienced an improvement in their understanding of various forms of bullying, the negative impacts of bullying, and the importance of using digital media positively and responsibly. The integration of physical education and digital literacy represents a relevant approach to developing students’ social character and supporting the creation of a safe and inclusive school environment. This activity is expected to serve as an initial step for schools in developing sustainable educational programs related to bullying prevention and character development through the use of digital technology.
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN KERJASAMA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP YAYASAN PENDIDIKAN AL FATAH Laili Amalia; Yuliarsih; Rohmah Indahwati
JA (Jurnal Abdiku) : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Abdiku
Publisher : Penerbit LPPM- STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi, partisipasi, interaksi, dan kemampuan kerja sama siswa melalui kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara aktif, kolaboratif, dan menyenangkan. Pendampingan pembelajaran dirancang untuk memberikan kesempatan kepada siswa agar terlibat secara langsung dalam proses belajar melalui diskusi kelompok, penyelesaian tugas bersama, berbagi pendapat, dan aktivitas pemecahan masalah. Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan memiliki antusiasme yang lebih tinggi dalam mengikuti pembelajaran serta mampu menunjukkan sikap positif terhadap kegiatan akademik. Selain itu, program diarahkan untuk meningkatkan keberanian siswa dalam berkomunikasi, mengemukakan ide, mengajukan pertanyaan, dan menyampaikan hasil kerja di depan kelompok maupun kelas. Aspek tanggung jawab juga menjadi perhatian penting, yaitu dengan mendorong setiap siswa untuk berkontribusi terhadap pencapaian tujuan kelompok dan menyelesaikan tugas yang diberikan secara tepat waktu. Dengan demikian, program diharapkan mampu membangun budaya belajar yang kolaboratif, suportif, dan berkelanjutan