Articles
703 Documents
Pendampingan Pendampingan SMKN 2 Lutim Menuju SMK PK melalui FGD Pengembangan Sumberdaya Berbasis Data dan Penggunaan Platform Terknologi
Sumantri Sumantri;
Akmal Akmal
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.563
Program SMK PK berfokus pada pengembangan dan peningkatan kinerja dan kualitas SMK. Implementasi Program SMK PK diharapkan akan memberikan dampak positif bagi SMK dengan menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi yang dapat diserap di DUDI dan menjadi wirausaha melalui pendidikan vokasi. Oleh karena itu diperlukanp pendampingan SMK PK di SMKN 2 Luwu Timur yang bertujuan agar dapat meningkatkan kualitas sebagai pusat keunggulan dan menjadi rujukan bagi SMK lainnya. Kegiatan ini mengunakan metode pedampingan dan Focus Discussion Group (FGD) dengan melakukan diskusi dengan pihak sekolah dalam mencapai target. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini adalah Focus Group Discussion (FGD) dengan melakukan diskusi dengan pihak sekolah dalam mencapai target yang diinginkan. Kegiatan pendamping SMK Pusat Keunggulan mengarah kepada peningkatan manajemen pengelolaan SMK, pengoptimalan penggunaan platform teknologi, dan pengembangan sumberdaya berbasis data dapat berjalan dengan baik meskipun masih terdapat beberapa kendala.
Pelatihan Teknologi Berbasis Software ArcGIS Untuk Pembuatan Peta Wilayah Bagi Taruna-Taruni SMK Techno Terapan Makassar
Muhammad Idris Juradi;
Suriyanto Bakri;
Alam Budiman Thamsi
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.564
SMK Penerbangan Techno Terapan Makassar merupakan salah satu sekolah kejuruan yang memiliki kompetensi keahlian teknik geologi pertambangan dengan salah satu keahlian yang wajib peserta didik miliki adalah memiliki kemampuan dalam mengoperasikan software ArcGIS. Program PKM ini bertujuan untuk peningkatan kualitas layanan mitra sekolah agar dapat meningkatkan kompetensi/skill keterampilan bagi peserta didik dalam mengoperasikan software ArcGIS. Metode pelaksanaan yang ditawarkan pada mitra adalah dengan memberikan materi dasar penggunaan software ArcGIS, petunjuk penggunaan alat berupa GPS dan pengolahan data dengan menggunakan perangkat komputer/laptop. Hasil penilaian kegiatan pelatihan yang dilakukan melalui survey kuisioner memperlihatkan terjadi perubahan tingkat pemahaman kepada 21 peserta, pada pretest sebelumnya peserta dengan tingkat pemahaman yang sangat rendah berada pada persentase 39% dan setelah dilakukan kegiatan pelatihan terjadi penurunan dan berada di kisaran 6,5%. Begitupun dengan tingkat pemahaman dengan kategori sangat tinggi, terjadi perubahan persentase yang sangat signifikan, dimana sebelumnya pada post test tingkat pemahaman dengan kategori sangat tinggi hanya berada dikisaran 8,5% dan setelah dilakukan pelatihan terjadi peningkatan dengan persentase 25,5%. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan yang telah dilakukan dimana peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan mengalami perubahan tingkat pemahaman terhadap materi yang diberikan berdasarkan survey penilaian yang diberikan baik sebelum maupun setelah kegiatan pelatihan dilakukan, peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan telah mampu membuat dan mendesain peta wilayah berdasarkan pengamatan tim PkM selama mengikuti pelatihan.
Pelatihan Pembuatan Paket Wisata Asparagus Cooking Class di Desa Wisata Pelaga Kabupaten Badung Bali
I Wayan Basi Arjana;
I Ketut Suarja;
I Wayan Pugra;
I Made Sumartana
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.565
Desa Pelaga terkenal dengan asparagus sebagai hasil pertanian unggulan dengan kualitas baik yang berpotensi untuk dikemas menjadi paket wisata untuk menguatkan keberadaan Desa Wisata Pelaga. Tujuan utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan penguatan Desa Wisata Pelaga melalui pelatihan pembuatan paket wisata Asparagus Cooking Class. Metode pelatihan yang digunakan adalah mengelompokan peserta menjadi Kelompok Packaging dan Kelompok Cooking, penyuluhan dan demonstrasi pembuatan paket wisata Asparagus Cooking Class diberikan kepada kelompok packaging, penyuluhan, dan demontrasi memasak diberikan kepada Kelompok Cooking, melakukan evaluasi untuk menidentifikasi kondisi awal dan akhir peserta. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta baik dalam kelompok packaging maupun Kelompok Cooking. Kelompok Packaging mampu membuat paket wisata dengan memasukkan unsur atraksi memasak asparagus sebagai daya tarik utama paket wisata Asparagus Cooking Class dengan baik, Kelompok Cooking mampu mendemonstrasikan pembuatan menu masakan berbahan dasar asparagus dengan baik. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat memberi penguatan pada Desa Wisata Pelaga dalam penyediaan pilihan produk yang dapat menarik minat wisatawan untuk melakukan kunjungan ke desa Pelaga. Membuat kemasan potensi lokal hasil pertanian unggulan asparagus menjadi paket wisata cooking class memberi kontribusi pilihan produk unik penciri khas Desa Wisata Pelaga. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan penting adanya untuk mendukung keberadaan desa wisata sebagai aset milik warga desa dalam bingkai pariwisata berbasis masyarakat.
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular
Ari Athiutama;
Indra Febriani;
Imelda Erman;
Azwaldi Azwaldi;
Ismar Agustin;
Aguscik Aguscik
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.567
Penyakit tidak menular merupakan penyakit kronis yang tidak dapat ditularkan oleh penderitanya kepada orang lain. Diperkirakan angka kematian akibat PTM ini akan terus meningkat, dimana PTM telah membunuh sekitar 41 juta setiap tahunnya dan banyak terjadi pada negara dengan pendapatan rendah dan menengah. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini untuk memberdayakan ibu rumah tangga dalam pencegahan PTM. Metode pelaksanaan kegiatan dilaksanakan melalui tahapan peningkatan pengetahuan dan perilaku pencegahan melalui skrining dan edukasi. Kegiatan ini menunjukkan hasil skirining paling banyak ibu rumah tangga mengalami kolesterol tinggi (67%), gambaran pengetahuan sebelumnya sebesar 65,38 % menjadi 86,54 % memiliki pengetahuan baik dan gambaran perilaku sebelumnya sebesar 77,78 % menjadi 98,08 % memiliki perilaku baik. Disimpulkan adanya penigkatan pengetahuan dan perilaku ibu rumah tangga tentang PTM. Perlu dilaksanakan secara kontinyu kegiatan seperti ini, agar semakin banyak ibu rumah tangga dan warga yang memahami dan mampu melakukan upaya pencegahan PTM.
EKO-KREASI: Transformasi Botol Plastik menjadi Interior Inovatif dan Hidroponik Desa Kalosi Alau
Aksal Mursalat;
Ahmad Mustanir;
Muliani Muliani;
Muhammad Rais Rahmat Razak;
Haeruddin Syarifuddin;
AR Trisnawaty;
M Nurzin
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.568
Konsep Eko-Kreasi merupakan pendekatan holistik yang menggabungkan prinsip-prinsip ekologi dan kreativitas dalam upaya mengatasi tantangan lingkungan dan menciptakan solusi berkelanjutan. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengatasi masalah sampah plastik dengan solusi yang inovatif dan berkelanjutan dengan mengambil botol plastik bekas yang umumnya dianggap sebagai limbah, dan mengubahnya menjadi elemen interior inovatif serta sistem hidroponik yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan bersifat parsipatori dimana dalam kegiatan ini masyarakat desa secara proaktif terlibat langsung dalam melaksanakan kegiatan, dengan menawarkan konsep Eko-Kreasi dalam transformasi botol plastik menjadi elemen interior inovatif dan sistem hidroponik. Tahapan rencana kegiatan pengabdian kepada masayarakat yaitu sosialisai, pengolahan botol plastik, pembangunan sistem hidroponik dan pendampingan dan pelatihan masayarakat. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masayarakat ini yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat di Desa Kalosi Alau melalui kreativitas dalam mengubah botol plastik menjadi produk interior serta menciptakan solusi inovatif dan ramah lingkungan dengan memanfaatkan botol plastik bekas sebagai wadah tanaman untuk media hidroponik.
Pembuatan Boxportabel Susun dengan Penjagaan Sensor Suhu Untuk Budidaya Maggot di Desa Benelan Lor
Siska Aprilia Hardiyanti;
Sefri Ton;
Tri Maryono Rusadi
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.569
Sampah merupakan masalah yang dihadapi seluruh negara di dunia termasuk Indonesia. Potensi peningkatan jumlah sampah ini disebabkan karena sampah yang tidak dikelola dengan baik. Namun, saat ini desa-desa di Banyuwangi mulai melakukan pengelolaan sampah salah satunya di Desa Benelan Lor. Karena meningkatnya volume sampah organik yang dihasilkan masyarakat dan dampaknya terhadap lingkungan, maka diperlukan pengolahan yang tepat untuk menangani sampah organik yaitu budidaya maggot. Kendala yang dialami mitra seperti suhu dan kelembapan media dan tempat untuk budidaya, lokasi yang yang tidak terlindungi dari predator sehingga mengakibatkan gagalnya budidaya maggot sebelumnya. Sehingga perlu adanya media budidaya maggot BSF yang mampu mengatur suhu maupun kelembapan udara serta terlindung dari predator alami. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan melakukan survei, mendesain alat, pembuatan alat, pelatihan penggunaan alat, dan penyerahan alat. Kegiatan ini diharapkan mitra mampu mengurangi sampah organik atau mitra dapat mengelola sampah secara mandiri dan mendukung peningkatan perekonomian masyarakat Desa Benelan Lor.
Fun English di TK Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu
Muhammad Hasby;
Busra Bumbungan;
Edi Wahyono
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.570
Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Universitas Cokroaminoto Palopo sebagai pelaksana dengan TK di Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu sebagai mitra. Urgensi dari pelaksanaan kegiatan PKM ini terkait permasalahan yang dihadapi mitra saat ini yakni kurangnya kreativitas guru dalam membuat atau merancang media pembelajaran bahasa Inggris yang menyenangkan. Beberapa permasalahan yang diungkapkan oleh guru TK di Kecamatan Ponrang, di antaranya: (1) rendahnya kreativitas guru dalam membuat dan merancang media pembelajaran yang bersifat kontekstul, (2) guru kekurangan media pembelajaran untuk mengajar materi bahasa Inggris khususnya yang terkait Fun English, (3) keterbatasan kemampuan guru dalam membuat bahan pembelajaran berbasis Fun English, (4) minimnya fasilitas peralatan pembelajaran yang tersedia di sekolah, dan (5) kurangnya pengetahuan guru tentang manfaat mendaftarkan sebuah karya atau media pembelajaran ke Dirjen HKI. Tujuan pelaksanaan kegiatan PKM ini untuk meningkatkan kualitas dan mutu pembelajaran Fun English berbasis media 3D Printing sesuai dengan Suistainable Development Goals (SDGs) atau berdasarkan tujuan pembangunan berkelanjutan. Luaran yang ditargetkan dalam kegiatan PKM ini yaitu: mitra dapat membuat media pembelajaran 3D Printing untuk pembelajaran berkonsep Fun English, guru memiliki media pembelajaran 3D printing, mitra dapat membuat media 3D dan mitra dapat menggunakan aplikasi ultimaker cura, media pembelajaran Fun English dapat dibuat sesuai dengan objek aslinya, peningkatan minat belajar peserta didik pada pembelajaran Fun English, dan jumlah media pembelajaran 3D printing yang dibuat mitra terdaftar di HKI.
Pembinaan Komunitas SARISEJAYA Melalui Kegiatan Pengelolaan Bidang Sejarah, Seni, dan Budaya
Agus Susilo;
Sarkowi Sarkowi;
Yeni Asmara
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.573
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dilaksanakan dengan dasar bahwa pembinaan terhadap Komunitas SARISEJAYA sangat penting dilaksanakan agar dapat menjadi sebuah komunitas yang professional di masa yang akan datang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membina Komunitas SARISEJAYA melalui kegiatan pengelolaan bidang Sejarah, Seni, dan Budaya yang ada di Kota Lubuklinggau. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah dengan mengikuti alur kegiatan, dan pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan penyebaran angket kepada peserta kegiatan. Hasil utama dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah bahwa Komunitas SARISEJAYA sangat membutuhkan kegiatan ini. Pelaksanaan PKM dilaksanakan selama dua hari yang menghasilkan kegiatan dari mitra akan berkembang dengan lebih baik. Langkah yang dilakukan sendiri adalah mengatur Komunitas SARISEJAYA menjadi lebih professional dalam mendesain program-program kerja yang positif. Sekitar 90% mendukung perkembangan Komunitas SARISEJAYA berkembang menjadi lebih baik dan positif. Simpulan dari kegiatan ini adalah program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh tim pelaksana kepada mitra yaitu Komunitas SARISEJAYA harus terus dilaksanakan. Pendampingan tidak hanya sebatas kegiatan yang terjadi sebelumnya, namun juga dapat diteruskan kedepannya, baik secara langsung maupun secara online.
Workshop Pembuatan Soal Matematika Berbasis CTL (Contextual Teaching Learning) dan Implementasinya Menggunakan Google Sites dalam Pembelajaran
Achmad Muhtadin;
Berahman Berahman;
Reski Herawati
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.574
Pemanfaatan media pembelajaran berbasis web berupa Google Sites masih asing dan belum familiar di kalangan guru. Google Sites sebagai media pembelajaran dapat dimanfaatkan oleh guru dalam mengupload video pembelajaran, gambar-gambar, maupun pembahasan materi dan bahkan soal evaluasi yang terintegrasi (video, gambar dan pembahasan/umpan baliknya). Soal berbasis CTL (Contextual Teaching Learning) mengaitkan isi pelajaran dengan lingkungan sekitar siswa, sehingga akan membuat pembelajaran lebih bermakna (meaningful learning). Untuk itu, perlu dibuat soal matematika yang berbasis CTL lalu mengimplementasikan soal dengan memanfaatkan Google Sites sebagai bahan evaluasi yang efektif dan efisien. Kegiatan Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kompetensi, dan skill guru dalam membuat soal-soal matematika berbasis CTL lalu menerapkannya dalam media pembelajaran berbasis web (Google Sites) yang variatif dan interaktif. Kegiatan diikuti oleh 20 orang guru matematika yang tampak antusias mengikuti workshop selama berlangsung. Metode kegiatan yang digunakan dalam workshop ini adalah: (1) Metode Ceramah digunakan untuk memberikan pemahaman pembuatan soal matematika berbasis CTL dan implementasinya dengan Google Sites, (2) Metode demonstrasi, metode ini guru berlatih mempraktikkan membuat soal-soal matematika berbasis CTL sekaligus Google Sites setelah soal diselesaikan, dan (3) Metode diskusi dan Tanya jawab diberikan untuk mendampingi guru selama praktik. Hasil kegiatan workshop ini, guru mampu memaksimalkan dan meningkatkan kualitas soal matematika berbasis CTL dan web Google Sites dalam implementasi pembelajaran.
Training of Trainer (ToT) Guru Bimbingan Konseling dalam Melakukan Trauma Healing Melalui Konseling Sebaya Model Bantuan Antar Siswa di Kabupaten Majene
Abdullah Pandang;
Muhammad Danial
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.575
Pada pertengahan Januari 2021 terjadi gempa bumi bermagnitudo 6,2 di Kabupaten Majene. Gempa ini menelan banyak korban manusia dan meluluhlantakkan banyak bangunan, termasuk memberikan gangguan psikis kepada siswa yang terdampak bencana. Hal ini tentu perlu diantisiapsi mengingat wilayah Sulawesi Barat yang rawan bencana. Pengabdian ini mencoba mengadopsi model program konseling sebaya yang telah kami kembangkan dengan sejumlah revisi dan adaptasi untuk digunakan sebagai strategi intervensi untuk pelayanan bantuan antar siswa pada jenjang SMA di Kabupaten Majene. Kegiatan Training of Trainer (ToT) Guru Bimbingan Konseling dalam melakukan pendampingan dilakukan melalui workshop bersama mitra, yaitu MGMP Bimbingan dan Konseling Kabupaten Majene dan Asosiasi Guru Bimbingan Konseling (ABKIN) Sulawesi Barat. Pelatihan keterampilan konseling dilakukan dengan melakukan praktik simulasi langsung. Tindak lanjut kegiatan dilaksanakan dengan metode off class, di mana peserta diminta untuk melakukan pendampingan kepada siswa di sekolah masing-masing dengan memanfaatkan keterampilan yang dilatihkan dalam bentuk mikro-konseling. Berdasarkan data-data yang dihasilkan melalui sebaran angket ke peserta dapat ditemukan bahwa guru Bimbingan Konseling belum memiliki pemahaman dan pengalaman melaksanakan dan membuat program konseling sebaya sebelum kegiatan Training of Trainer (ToT) ini dilakukan. Untuk meluruskan dan memperkaya pemahaman guru BK dalam melaksanakan tugasnya untuk mendampingi siswa, maka pelaksanaan ToT pendampingan psikososial siswa denngan konseling sebaya untuk trauma healing siswa memberikan dampak signifikan dalam pemahaman guru tentang model yang ditawarkan.