cover
Contact Name
Khoirul Faizin
Contact Email
staiattanwirjurnal@gmail.com
Phone
+6285236129171
Journal Mail Official
kfaizin6@gmail.com
Editorial Address
http://e-jurnal.staiattanwir.ac.id/index.php/attanwir/index
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan
ISSN : 22525238     EISSN : 25993062     DOI : -
Core Subject : Religion,
Fokus 
Fokus jurnal ini adalah upaya mengaktualkan pemahaman yang lebih baik tentang kajian keislaman dan pendidikan , baik lokal maupun internasional melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. 
Ruang Lingkup 
Berisi kajian-kajian keislaman dan ilmu pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 88 Documents
Strategi Guru Akidah Akhlak dalam Pembentukan Akhlak Siswa di Mts Ma’arif Karangasem Bali Ali Mustofa; Ali Firman Ali Firman
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2021): Maret
Publisher : STAI Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v12i1.43

Abstract

Akhlak adalah suatu yang sangat penting. Penelitian ini membahas penerapan strategi pembelajaran guru akidah akhlak dalam pembentukan akhlak siswa di MTs Ma’arif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi guru akidah akhlak, akhlak siswa, dan faktor pendukung dan penghambat dalam pembentukan akhlak. Untuk mendapatkan jawaban terhadap permasalahan di atas maka penulis melakukan penelitian dengan kualitatif, Setelah melakukan analisis terhadap data yang diperoleh maka hasilnya menunjukkan adanya peningkatan akhlak siswa di MTs Ma’arif, yang meliputi sifat al-amanah (setia, jujur dan dapat dipercaya), al-wafa (menepati janji), tawadhu’ (rendah hati) dan benar/jujur. Semua itu bisa dicapai melalui penerapan strategi pembelajaran dengan berbagai macam strategi pembelajaran yaitu strategi pembelajaran langsung, inkuiri dan kooperatif. Adapun proses penerapan strategi pembelajaran tersebut yang secara umum dilakukan melalui tiga tahap yaitu tahap permulaan (praintruksional), tahap pengajaran (intruksional) dan tahap penilaian tindak lanjut.Implikasi dalam penelitian ini adalah, berbagai proses penerapan strategi pembelajaran guru akidah akhlak dalam pembentukan akhlak siswa di MTs Ma’arif harus tetap diterapkan, dan ditingkatkan dengan berbagai kreativitas yang mampu menunjang proses pembinaan akhlak mulia bagi peserta didik. Selain itu, upaya maksimal yang telah dilakukan guru akidah akhlak dalam pembentukan akhlak mulia peserta didik juga perlu inovasi dengan semakin menggali potensi-potensi sumber daya pendidikan yang ada guna pembinaan yang berkelanjutan. Dukungan seluruh aspek pendidikan hendaklah sejalan dengan program pembentukan yang dilakukan guru akidah akhlak, turutama keteladanan, pembiasaan dan pengawasan dalam lingkungan keluarga, masyarakat dan sekolah.
The Role of The Head of PAUD Alam Islam Harapan Pertiwi Ponorogo in Improving the Quality of Education Juarman Juarman; arivaie rahman; Sri Erdawati
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2021): Maret
Publisher : STAI Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v12i1.44

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengeksplorasi tentang peran Kepala PAUD Alam Islam Harapan Pertiwi di Ponorogo dalam meningkatkan mutu Pendidikan. Artikel ini akan berupaya menjawab bagaimana peran Kepala PAUD sebagai pemimpin, administrator, dan supervisor dalam meningkatkan mutu pendidikan di PAUD Alam Islam Harapan Pertiwi Ponorogo? Untuk memperoleh jawaban atas pertanyaan itu, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada tiga peran utama yang harus dimiliki oleh Kepala PAUD dalam meningkatkan mutu pendidikan. Pertama, Kepala PAUD sebagai pemimpin mengacu pada keberhasilan Kepala PAUD dalam mewujudkan visi, misi, dan tujuan sekolah, menggerakkan SDM, membangun motivasi kerja, menangani konflik, dan mengambil keputusan. Kedua, Kepala PAUD sebagai administrator mengacu pada keberhasilannya merencanakan program, melaksanakan program, mengarahkan, memonotoring, dan menilai seluruh kinerja. Ketiga, Kepala PAUD sebagai supervisor mengacu pada keberhasilannya dalam merencanakan program, melaksanakan program, melakukan tindak lanjut, dan meningkatkan prestasi sekolah. Tiga peran ini telah terlaksana dengan maksimal sehingga berhasil meningkatkan mutu Pendidikan di PAUD Alam Islam Harapan Pertiwi.
Internalisasi Pemahaman Moderasi Multikultural Dalam Pendidikan Islam Masa New Normal Uswatun Hasanah Uswatun Hasanah; Ida Faridatul Hasanah Ida Faridatul Hasanah
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2021): Maret
Publisher : STAI Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v12i1.45

Abstract

Abstrak: Pendidikan Islam pada masa new normal membutuhkan penyesuaian secara besar-besaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat tanpa menghilangi nilai-nilai pendidikan Islam serta nilai kearifan lokal yang menjadi ciri khas pendidikan Islam di Indonesia. Selain itu, karakteristik dari keramahan serta kemoderatan dari kehidupan sosial bermasyarakat harus tetap diinternalisasikan dalam pendidikan Islam sehingga nilai-nilai toleransi harmonisasi dan pluralisme dapat dioptimalkan. Oleh karena itu, Pendidikan di masa pandemi juga harus tetap diarahkan untuk menciptakan suatu sistem pendidikan Islam yang tetap komprehensif namun fleksibel dan demokratis untuk menghadapi berbagai permasalahan kehidupan bermasyarakat serta didukung dengan kemampuan dan keahlian teknologi sehingga dapat memungkinkan untuk mengoptimalisasikan pengembangan potensi peserta didik secara lebih alami dengan tidak keluar dari ajaran dan syariat Islam. Kemampuan sosial serta sikap penerimaan dengan berbagai perbedaan yang ada di masyarakat perlu menjadi titik tekan dan fokus pembelajaran agar sikap beragama yang toleran dapat dimiliki oleh seluruh peserta didik pada lembaga Islam.  
Implementasi Model Students Teams Achievement Division (STAD) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Aktivitas Belajar Siswa Andina Rambe
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2021): Maret
Publisher : STAI Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v12i1.47

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa kelas V SD Negeri 125558 Siantar Sitalasari dalam pembelajaran PKN dengan penerapan model Students Teams Achievement Division (STAD). Penelitian ini termasuk jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 2 siklus terhadap 41 subyek. Data diperoleh dengan cara melakukan kegiatan observasi dan juga tes secara tertulis. Pada penelitian ini terlihat bahwa hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran PKn ini mengalami peningkatan. Pada tes siklus I nilai rata-ratanya 61,15 dan pada saat tes siklus II nilai rata-ratanya menjadi 77. Jika dipersentasekan maka nilai ketercapaian pada siswa kelas V di siklus I 46% dan pada siklus II 70,4%. Meningkatnya hasil belajar pada siswa kelas V pada siklus II disebabkan oleh adanya peningkatan aktivitas belajar saling ketergantungan yang positif 38%, interaksi tatap muka 78%, tanggungjawab individu 32%, keterampilan komunikasi antar kelompok dan individu 50%, dan evaluasi proses perkelompok 32%. Pada siklus II, saling ketergantungan yang positif 60%, interaksi tatap muka 83%, tanggungjawab setiap individu 63%, keterampilan komunikasi antar kelompok dan individu 73%, dan yang terakhir itu evaluasi proses perkelompok 73%. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan melakukan implementasi model STAD ini sangat baik untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa pada pembelajaran PKN di kelas V SDN 125558 Siantar Sitalasari. Kata Kunci: Model Students Teams Achievement Division (STAD), Hasil Belajar, Aktivitas Belajar Abstract: This research was conducted to improve the learning outcomes and activities of the fifth grade students of SD Negeri 125558 Siantar Sitalasari in PK N learning with the application of the Students Teams Achievement Division (STAD) model. This research is a type of classroom action research (PTK) which was conducted in 2 cycles on 41 subjects . The data were obtained by carrying out observation activities and also written tests. In this study, it can be seen that the learning outcomes of class V students in this Civics subject have increased. There is a test cycle I the average value is 61,15 and at the time of the second cycle test the average score becomes 77. If a percentage, the achievement value in class V students in cycle I is 46% and in cycle II is 70.4%. The increase in learning outcomes in class V students in cycle II was caused by an increase in positive interdependence learning activities 38%, face-to-face interaction 78%, individual responsibility 32%, communication skills between groups and individuals 50%, and group process evaluation 32%. In cycle II, positive interdependence is 60%, face-to-face interaction is 83%, responsibility for each individual is 63%, communication skills between groups and individuals are 73%, and the last is evaluation of the group process 73%. From this research it can be concluded that by implementing the STAD is very good for improving learning outcomes and student activities in PKN learning in class V SDN 125558 Siantar Sitalasari. Keywords: Students Teams Achievement Division (STAD) Model, Learning Outcomes , Learning Activities
Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Melalui Mata Pelajaran Tematik Dias Tri Arini Dias Tri Arini; Muhamad Arif
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2021): Maret
Publisher : STAI Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v12i1.49

Abstract

Abstract: Currently, character education is an important point in the learning process in schools, in order to produce superior output, both in terms of spiritual, social, intellectual, and skills. Character education can be applied through activities at school, such as extracurricular activities or even during the learning process, one of which is through thematic subjects. Starting from this, the researcher wants to conduct a research with a focus on the problem: a) how is the teacher's strategy in instilling character education values ​​through thematic subjects? b) what are the obstacles faced by teachers in instilling the values ​​of character education through thematic subjects? This type of research is qualitative research, combined with a case study approach. Data collection techniques used by researchers are observation, interviews, and documentation. Meanwhile, to analyze the data, analysis techniques from Miles and Huberman were used. The data validity test used triangulation and negative case analysis. The results of this research explain that the teacher's strategy in instilling the values ​​of character education through thematic subjects at Madrasah Ibtidaiyah Raden Rahmat Sambikerep Surabaya are: coming to school on time or doing morning apples, carrying out congregational prayers, creating activities that students can do independently / without any help from others, making activities or making a work, doing activities. Meanwhile, the obstacles faced by teachers in instilling character education values ​​through thematic subjects at Madrasah Ibtidaiyah Raden Rahmat Sambikerep Surabaya are that there are still students who come late, there are some students who have not been able to do something independently, in some classes there are still students who lack of confidence when doing activities, and there are still students who differentiate between friends.
Deskripsi Kemandirian Siswa dalam Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid Indah Fajrotuz Zahro Indah Fajrotuz Zahro; Rizky Amalia Rizky Amalia; Sugito sugito
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2021): Maret
Publisher : STAI Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v12i1.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemandirian belajar siswa SMKN Ngraho Bojonegoro dalam pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMKN Ngraho Bojonegoro. Teknik sampling yang digunakan adalah proportional stratified random sampling dengan sampel sejumlah 238 siswa berdasarkan tabel Krecjie untuk menentukan ukuran sampel minimum. Instrumen penelitian yang digunakan adalah skala kemandirian yang berupa skala likert sebanyak 30 item pernyataan. Sebelum diberikan kepada sampel penelitian, instrumen diuji validitas dengan menggunakan SPSS rumus Product Moment dan diketahui ke 30 item valid, selanjutnya diuji reliabilitas dengan menggunakan SPSS rumus Alpha Cronbach dan dihasilkan nilai reliabilitas sebesar 0,90. Setelah diuji validitas dan reliabilitas dilakukan penelitian dengan menyebarkan instrumen kepada sampel penelitian. Uji analisis statistik deskriptif menggunakan SPSS versi 22.0, diperoleh skor rerata sebesar 2,89 dengan standar deviasi sebesar 0,278 menunjukkan bahwa tingkat kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran daring pada masa covid-19 cenderung rendah. Pada 3 indikator kemandirian belajar diketahui siswa menunjukkan kemandirian yang paling rendah pada kemandirian emosional, dilanjutkan kemandirian nilai lalu kemandirian tingkah laku. Faktor penyebab rendahnya kemandirian adalah kebiasaan belajar dan teknologi yang kurang mendukung.
Kecakapan Pendidik dalam Menggunakan Media Pembelajaran Online di Masa Pandemi Fiaz Ulil Hibar An-Nashr Fiaz Ulil Hibar An-Nashr; Firdan Edwin Harliansyah Firdan Edwin Harliansyah; Fery Diantoro Fery Diantoro
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2021): Maret
Publisher : STAI Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v12i1.51

Abstract

The pandemic that has occurred throughout the world due to the spread of the COVID-19 outbreak is indeed very disturbing and has an effect on vital sectors. One of the wichs is the education sector. From this, the components in education (curriculum) become more flexible in their application, which must be followed by educators as the subject of delivering knowledge so they can be well accepted by students (objects) without reducing their enthusiasm for learning at the pandemic era. Run face-to-face and must switch to online learning. Therefore, educators need to master online learning media which badly need in the situation of the COVID-19 pandemic. However, there are still educators who are not ready to face online learning, especially in the operation of learning media. The role of schools, in this case, is also important, for the sake of smooth and successful online logging in the current pandemic era, schools must provide training and guidance to existing educator members because not all are competent in terms of operating online learning media. So that educators can adjust beforehand for teaching readiness in the current pandemic situation. Motivational touch is also the crucial thing, to foster a sense of enthusiasm and overcome the psychology of students in undergoing online learning because there is less good readiness and is something new that is felt by educators and students. This research aims to understand how competent and readiness of education is in using learning media during the pandemic era in online learning. the method used in its preparation, using quantitative methods, namely. pandemi yang terjadi diseluruh dunia akibat dari menyebarnya wabah COVID-19 memang sangat meresahkan, sehingga berefek kepada sektor-sektor yang sangat vital, salah satunya sektor pendidikan. Dari hal itu, maka komponen-komponen dalam pendidikan (kurikulum) menjadi lebih fleksibel dalam penerapannya yang harus dikuti oleh pendidik sebagei subjek penyampaian ilmu pengetauhan, agar dapat diterima secara baik pula oleh peserta didik (objek) tanpa mengurangi semangat belajar dimasa pandemi yang sukar rasanya dijalankan secara tatap muka dan harus beralih ke pembelajaran online. Maka, sangatlah penting bagi pendidik untuk menguasai media pembelajaran online yang sangat diperlukan dalam sitausi pandemi COVID-19. Namun, pada kenyataanya masih ada pendidik yang belum siap menghadapi pembelajaran online, apalagi dalam pengoprasian media pembelajarannya. Peranan sekolah dalam hal ini juga sangat vital, demi kelancaran dan menyukseskaan pembalajan online di era pandemi seperti sekarang ini, sekolah harus mengadakan pelatihan dan bimbingan kepada anggota pendidik yang ada, karena tidak semua cakap dalam hal pengoprasian media pembelajaran online. Agar pendidik mampu menyesuaikan terlebih dahul demi kesiapan mengajar dalam situasi pandemi sekarang ini. Sentuhan motivasi juga sangat penting, demi menumbuhkan rasa semangat dan mengatasi psikologi peserta didik dalam menjalani pembelajaran online, karena belum adanya kesiapan yang baik dan merupakan hal baru yang dirasakan pendidik dan peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah meraba seberapa cakap dan keseiapan pendidikan dalam menggunakan media pembelajaran dimasa pandemi dalam pembelajaran online. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif, yaitu
Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Siswa Kelas VIII SMP Al Falah Pacul Bojonegoro dengan Model Pembelajaran Examples Non Examples Moh. Muhajir Moh. Muhajir; Mukti Fatimah Mukti Fatimah; Roihatur Rohmah Roihatur Rohmah
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2021): Maret
Publisher : STAI Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v12i1.69

Abstract

Keterampilan menulis memiliki peranan penting bagi siswa. Salah satunya untuk memudahkan siswa berpikir kritis dan memperdalam daya tanggap siswa. Melalui kegiatan menulis, guru dapat mendorong siswa dalam mengasah dan meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa yaitu dengan menulis puisi. Penulisan suatu karya dapat diasah dengan beberapa model pembelajaran, salah satunya yaitu model examples non examples. Oleh karena itu, dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pembelajaran menulis puisi dengan model examples non examples menggunakan media gambar pada siswa kelas VIII SMP Al Falah Pacul Bojonegoro Tahun Ajaran 2017/2018. Metode yang digunakan yaitu dengan mengumpulkan data melalui observasi langsung terhadap siswa kelas VIII SMP Al Falah Pacul Bojonegoro Tahun Ajaran 2017/2018 dalam proses pembelajaran menulis puisi dengan model pembelajaran examples non examples. Model pembelajaran tersebut menggunakan media gambar untuk merangsang siswa aktif, imaginatif, dan kreatif dalam kegiatan menulis puisi. Pada proses pengumpulan data digunakan dua siklus yaitu siklus I sebagai data sebelum diberikan model pembelajaran examples non examples dan siklus II sebagai data setelah diterapkan model pembelajaran examples non examples. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa kualitas hasil pembelajaran menulis puisi dengan model pembelajaran examples non examples dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa. Hasil ini dapat diketahui dari peningkatan minat siswa dalam menulis dan membacakan puisi di depan atau presentasi dalam proses pembelajaran.
Membangun Kampung Qur’ani melalui Kegiatan Keagamaan di Desa Batu Putih Kenek Sumenep lia Kustantina lia Kustantina; Siswanto Siswanto
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2021): September
Publisher : STAI Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v12i2.88

Abstract

Penelitian ini terdapat dua fokus yakni kegiatan keagamaan apa saja yang dilaksanakan dalam membangun Kampung Qur’ani. Apa saja faktor penghambat dan pendukung dalam membangun Kampung Qur’ani. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kalitatif deskriptif, dari hasil penelitian tersebut peneliti menghasilkan: Pertama, kegiatan keagamaan yang dilaksankan dalam membangun kampung Qur’ani adalah lebih difokuskan kepada kegiatan pengajian dan pengkajian nilai-nilai yang terdapat didalam al-Qur’an serta adanya program pemberian wakaf dari setiap jama’ah Muslimatan untuk masjid, mosholla dan untuk berbagai kebutuhan dakwah agama Islam di Desa Desa Batu Kenek. Kedua, adapun faktor penghambat dalam membangun kampung Qur’ani yakni tidak adanya dukungan dari masyarakat sekitar dan tidak terjalinnya kerja sama dengan pihak lain serta tidak tersedianya pendanaan. Sedangkan faktor pendukung dalam membangun kampung Qur’ani adalah adanya dukungan dan terjalinnya kerja sama dengan berbagai pihak serta tersedianya pendanaan yang berkaitan dengan upaya membangun kampung Qur’ani. Kata Kunci: Kampung Qur'ani, Kegiatan Keagamaan.
Effectiveness of Visual Media Use in Islamic Religious Education Learning in Junior High School Alfurqan Alfurqan; Marsita Dwi Susanti
Attanwir : Jurnal Keislaman dan Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2021): September
Publisher : STAI Attanwir Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v12i2.92

Abstract

Science and technology are progressing rapidly. These advances have brought significant changes in various aspects of human life, both in the social, economic, cultural and educational fields. For education not to be left behind, adjustments are needed, especially related to learning factors in the classroom. The learning process is a communication process. Sometimes in the learning process, there is a communication failure. To avoid communication failure, teachers need to make use of interesting learning media. Visual media is a tool that teachers use to transmit messages from the sender to the recipient using the sense of vision. This study uses descriptive qualitative research. This research was conducted at SMP Negeri 2 Sawahlunto. The subjects of the study were Islamic Religious Education Teachers and students of SMP Negeri 2 Sawahlunto. Data collection techniques used are observation, interview, documentation. This research generates (1) passionate and enthusiastic students when teachers use visual media in the learning process. (2) Visual media can make it easier for students to remember lesson materials. (3) Visual media in the form of PowerPoints and concept maps used by teachers in the lesson process can display a concrete picture of material, to improve students' thinking power.