cover
Contact Name
Asep Iwan Setiawan
Contact Email
iwanfidkom@uinsgd.ac.id
Phone
+6281320120415
Journal Mail Official
jurnaltadbir@uinsgd.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.fdk.uinsgd.ac.id/index.php/tadbir/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
ISSN : 26232014     EISSN : 26543648     DOI : https://doi.org/10.15575/tadbir
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah adalah jurnal yang diterbitkan oleh Jurusan Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung sejak tahun 2016. Jurnal ini mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian dalam mengembangkan konsep dan teori berkaitan dengan kajian Manajemen Dakwah meliputi: manajemen modern masjid dan pesantren, lembaga zakat dan keuangan Islam, haji, umrah dan ziarah, dan organisasi masyarakat Islam.
Articles 145 Documents
Optimalisasi Siskohat dalam Meningkatkan Pelayanan Pendaftaran Jamaah Haji Agvira Faiza Zulfa; Irfan Sanusi; Asep Iwan Setiawan
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 2 No 2 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v2i2.162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses optimalisasi siskohat yang dilakukan oleh kepala seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat terhadap pelayanan pendaftaran calon jamaah haji. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun analisis data dilakukan melalui penafsiran logika yang dihubungkan dengan konteks Manajemen Dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, standar kompenen hardware yang ditetapkan Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah; Kedua, pembaruan sistem software siskohat dan memperbaiki beberapa bug yang dilakukan oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah dalam meningkatkan proses pelayanan; Ketiga, standar brainware yang ditetapkan oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah dalam meningkatkan pelayanan pendaftaran. Secara umum penelitian ini dapat disimpulkan bahwa optimalisasi siskohat dalam pelayanan pendaftaran jamaah yang dilakukan oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah ini sudah tepat, dengan adanya proses penetapa standar dan tindakan pembaruan program yang telah ditetapkan dapat berjalan dengan efektif dan lancar. This study aims to find out how the process of optimization siskohat conducted by the head section of Hajj and Umrah Implementation of the Ministry of Religion of West Java Province to the registration service candidates for pilgrims. This research method using descriptive method Data collection techniques in this study is through observation, interviews, and documentation studies. The data analysis is done through the interpretation of logic that is connected with the context of Da'wah Management. The result of the research shows that: First, the standard of hardware component determined by the Section of Hajj and Umrah Implementation; Second, update siskohat software system and fix some bugs made by Head of Section of Hajj and Umrah Implementation in improving service process; Third, the standard brainware set by Head of Section of Hajj and Umrah Implementation in improving registration service. In general, this research can be concluded that the optimization siskohat in service registration of pilgrims conducted by the Head of Section of Hajj and Umrah Implementation is already appropriate, with the process penyapa standard and program update actions that have been set can run effectively and smoothly
Fungsi Perencanaan Pondok Pesantren dalam Meningkatkan Kinerja Pengurus Organisasi Santri Leni Redha; Asep iwan setiawan; yaya yaya
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 3 No 3 (2018): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.504 KB) | DOI: 10.15575/tadbir.v3i3.182

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana fungsi perencanaan di Pondok Pesantren Sindangsari Al-Jawami dari sisi proses perencanaan dan hasil perencanaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja pengurus organisasi santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa fungsi perencanaan dalam meningkatkan kinerja pengurus organisasi santri dibagi menjadi dua bagian. Dari segi proses perencanaan meliputi rapat kerja dewan santri, rapat harian, rapat bidang, dan rapat evaluasi dewan santri. Sedangkan dari hasil perencanaannya terdapat program, kebijakan, dan aturan. Bentuk program yang ditujukan untuk meningkatkan kinerja di antaranya adalah program pemberian reward kepada pengurus terbaik. Terdapat pula program pelatihan keterampilan manajemen dan organisasi. Di sisi lain, terdapat sanksi terhadap pengurus menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan semena-mena. This paper aims to describe how planning is carried out in the Sindangsari Al-Jawami Islamic boarding school. Specifically, this paper focuses on the process and results of the planning as part of efforts to improve the performance of santri organization. This study uses a qualitative approach with descriptive analysis. The results of the study shows that the planning function in improving the performance of the santri organization council can be divided into two parts. The planning process includes the santri council's work meeting, daily meeting, division’s meeting, and evaluation meeting of the santri council. From the planning results there are programs, policies, and rules. The programs that aims at improving performance include the rewards given to to the best committee member. There are also management and organizational skills training programs. On the other hand, there are sanctions for committees member who cannot perform well in carrying their duties.
Peranan Pimpinan dalam Pengelolaan Pondok Pesantren Muhamad Luthfi Nazmudin; Uwoh Saepulloh; Dewi Sadiah
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 2 No 2 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v2i2.199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengambilan keputusan dan kebijakan yang diterapkan pimpinan dalam pengelolaan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta. Metode penelitian ini menggunakan metode dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa peranan pimpinan dalam pengelolaan pondok pesantren tidak hanya berperan sebagai pemimpin saja, akan tetapi beliau juga berperan sebagai educator, manajerial, innovator, administrator, bahkan supervisor terhadap segala sesuatu yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien dalam rangka pencapaian tujuan. Sedangkan tipe kepemimpinan beliau lebih condok pada tipe kepemimpinan demokratis dan kharismatis. Hal tersebut dapat terlihat dari cara beliau dalam mengambil keputusan yang selalu menggunakan kebersamaan dalam musyawarah untuk mencapai kata mufakat. Kemudian dalam proses penyusunan kebijakan program beliau selalu mempertimbangkan beberapa hal, diantaranya adalah tujuan utama dan fungsi keberadaan pesantren, kebutuhan santri, kondisi santri serta kondisi sarana dan prasarana yang ada di pesantren. This study aims to determine the decision-making process and policies applied by the leadership in the management of the Al-Muhajirin Islamic Boarding School in Purwakarta. This research method uses a method with a qualitative approach. The results showed that the role of leadership in the management of boarding schools not only acted as a leader, but he also acted as educator, managerial, innovator, administrator, and even supervisor of everything that has been determined effectively and efficiently in order to achieve goals. While his type of leadership is more focused on the type of democratic and charismatic leadership. This can be seen from the way he makes decisions that always use togetherness in deliberation to reach the word consensus. Then in the program policy formulation process he always considered several things, including the main purpose and function of the existence of the pesantren, the needs of the santri, the condition of the students and the condition of the facilities and infrastructure in the pesantren.
Strategi Pondok Pesantren dalam Pengembangan Dakwah Muhammad Gozali; Dang Eif Saiful Amin; Herman Herman
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 2 No 2 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v2i2.226

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengevaluasian yang dilakukan majlis ta’lim as-sanusiyyah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa majlis ta’lim as-sanusiyyah dalam menerapkan pola manajemen sudah cukup berhasil melalui Perencanaan yang diterapkan. Dalam merealisasikan perncanaan program kegiatan majlis ta’lim melakukan beberapa tahapan; dimulai dari perumusan tujuan, manajemen administrasi keuangan, sumber dana, sumber daya manusia, kerjasama dengan lembaga lain, sarana prasarana pengidentifikasian program, kebijakan pengambilan keputusan, dan penentuan program mulai dari program mingguan, bulanan, dan tahunan. Pengorganisasian; yang dilakukan oleh majlis ta’lim as-sanusiyyah meliputi pembagian kerja pengurus adapun pembagian kerja di majlis ta’lim as-sanusiyyah untuk pembina, pengawas, sekretaris, dan bendahara masa jabatannya tidak ditentukan oleh waktu atau kondisional berdasarkan kesepakatan bersama. Pelaksanaan aktivitas keagamaan; majlis ta’lim as-sanusiyyah mempunyai beberapa tahapan yaitu pemberian motivasi, bimbingan, pelatihan, penyelenggaraan komunikasi, dan menjalin hubungan. Pengevaluasian; yang dilaksanakan oleh Majlis ta’lim as-sanusiyyah terbagi menjadi dua yaitu pengawasan langsung dan pengawasan tidak langsung. The purpose of this study was to find out how to plan, organize, implement, evaluate the majlis as-sanusiyyah majlis. This study used descriptive qualitative method. The data collection techniques used are observation, interview, documentation. Based on the results of the study it can be concluded that the majlis ta'lim as-sanusiyyah in implementing the management pattern was quite successful through the applied planning. In realizing the planning program, the majlis ta'lim activities carried out several stages; starting from the formulation of objectives, financial administration management, funding sources, human resources, cooperation with other institutions, infrastructure facilities for identifying programs, decision-making policies, and determination of programs starting from weekly, monthly and annual programs. Organizing; what is carried out by the as-sanusiyyah majlis ta'lim includes the division of work of the board of directors as well as the division of labor in the as-sanusiyyah study council for supervisors, supervisors, secretaries, and treasurers whose term is not determined by time or conditionally based on mutual agreement. Implementation of religious activities; majlis ta'lim as-sanusiyyah has several stages, namely giving motivation, guidance, training, organizing communication, and establishing relationships. Evaluation; implemented by the Majlis ta'lim as-sanusiyyah is divided into two, namely direct supervision and indirect supervision.
Pengorganisasian Dana Ziswaf Pada Program Ekonomi Masyarakat Mandiri Erik Saepudin saepudin; Dewi sadiah; Ali Azis
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 2 No 2 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v2i2.267

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui struktur organisasi pada program ekonomi masyarakat mandiri; (2) Untuk mengetahui kompetensi sumber daya pada program ekonomi masyarakat mandiri; (3) Untuk mengetahui hasil dari pengorganisasian dana ziswaf pada program ekonomi masyarakat mandiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kuallitatif, sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara,dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : Pertama struktur organisasi yang diterapkan dikelompok kampung ternak Al Ikhwan Cianjur adalah pengorganisasian garis, dalam model ini kekuasaan pendamping langsung kepada ketua kelompok yang merupakan, kemudian ke anggota dan mitra. Adapun struktur organisasi ini sederhana; Kedua kompetensi sumberdaya sudah sesuai dengan harapan dari mulai sumber daya manusia dan non manusia karena terlebih dahulu dilakukan observasi; Ketiga adanya stuktural secara tertulis, tupoksi masing-masing anggota berjalan, alur komando jelas, dan peningkatan sumber daya pun diselenggarakan serta program ini meningkatkan perekonomian warga atau penerima manfaatan sebesar Rp. 700.000/orang. The purpose of this study are (1) to find out the organizational structure in an independent community economic program; (2) To know the competence of resources in an independent community economic program; (3) To find out the results of organizing zisafaf funds in an independent community economic program.The method used in this study is a case study with a qualitative approach, the data sources used are primary and secondary data, while the data collection techniques used are observation, interviews, and documentation studies. The results of this study indicate that: First the organizational structure applied in the Al Ikhwan Cianjur livestock village group is organizing lines, in this model the power of the companion directly to the group leader who is, then to the members and partners. The organizational structure is simple; Both resource competencies are in line with expectations from starting human and non-human resources because observation is first done; Third, there is a written structure, the duties and functions of each member are running, the flow of command is clear, and the improvement of resources is carried out and this program improves the economy of the citizens or beneficiaries of Rp. 700,000 / person.
Peran Pimpinan Pondok Pesantren Dalam Meningkatkan Kualitas Dakwah Santri M.S. Ghazi Alkhairy; Yusuf Zaenal Abidin; Dewi Sadiah
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 2 No 3 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v2i3.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran (Wilayah pengaruh), peran pimpinan dalam mengarahkan program, serta peran pimpinan dalam mengawasi program kegiatan untuk meningkatkan kualitas dakwah santri di Pondok Pesantren Cipari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif, melalui pendekatan kualitatif. Peran pimpinan Pondok Pesantren Cipari dalam mengarahkan proses pendidikan guna meningkatkan kualitas dakwah santri terus dikembangkan, hal tersebut terlihat dari terus berjalannya kegiatan-kegiatan para santri untuk menunjang kemampuan dalam berdakwah dan hal tersebut tercermin dalam salah-satu kegiatan pondok pesantren yaitu muhadharah yang rutin dijalankan setiap minggunya. Peran pimpinan Pondok Pesantren Cipari dalam mengarahkan program terlihat pada proses pengorganisasian yang menghasilkan sebuah rumusan struktur organisasi dan pendelegasian wewenang dan tanggung jawab, pola yang dibangun sangat khas, musyawarah untuk mufakat selain pemimpin pun menjalankan fungsinya sebagai penentu kebijakan. Proses pengawasan yang biasa dilakukan di Pondok Pesantren Cipari dengan mengambil jalannya pelaksanaan kegiatan, mengukur keberhasilan dan kegagalannya dengan standar sebagaimana yang telah di tetapkan. The purpose of this research is to know the role (the region of influence), the role of leadership in directing the program, and the role of the leader in supervising the program of activities to improve the quality of preaching santri in Pondok Pesantren Cipari. The method used in this research is to use descriptive method, through qualitative approach The role of the leadership of Pondok Pesantren Cipari in directing the process of education in order to improve the quality of da'wah santri continues to be developed, it can be seen from the continuous activities of the santri to support the ability in da'wah and it is reflected in one of the activities of boarding school that is muhadharah routinely run every week. The role of the leadership of Pondok Pesantren Cipari in directing the program is seen in the organizing process which resulted in a formulation of organizational structure and delegation of authority and responsibility, a pattern that is built very distinctive, deliberation to consensus other than the leader also performs its function as a policy maker. The usual surveillance process at Pondok Pesantren Cipari by taking the course of the implementation of the activity, measuring its success and failure with the standard as it has been set.
Gaya Kepemimpinan KH. Dede Saepudin dalam Meningkatkan Kinerja Asatidz Hida Tazkiatul Muktafa; Uwoh Saepulloh; Moch Fakhruroji
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 2 No 3 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v2i3.431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya kepemimpinan KH Dede Saepudin dalam meningkatkan kinerja Asatidz di Pondok Pesantren Al-Mua’awanah. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun analisis data dilakukan melalui penafsiran logika yang dihubungkan dengan konteks Manajemen Dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Gaya Komunikasi KH. Dede Saepudin dalam meningkatkan kinerja asatidz Pondok Pesantren Al-Mu’awanah menggunakan dua gaya komunikasi, yaitu gaya komunikasi satu arah kepada para santri dalam proses belajar mengajar dengan metode sorogan, setoran hafalan dan ceramah.; Kedua, Jenis pemberian motivasi yang digunakan oleh KH. Dede Saepudin kepada para asatidz adalah motivasi positif yang berupa non-materiil berupa dukungan sosial dan psikologis berupa pendekatan face to face dan musyawarah keluarga setiap bulannya.; Ketiga, Proses pengawasan KH. Dede Saepudin terhadap kinerja asatidz dilakukan dengan cara melihat dari segi kehadiran dan peningkatan belajar santri yang akan dibahas dalam musyawarah keluarga setiap bulannya. This study aims to find out how the style of KH Dede Saepudin's leadership in improving Asatidz's performance at Al-Mua'awanah Islamic Boarding School. This research method uses descriptive method. Data collection techniques in this study are through observation, interviews, and documentation studies. The data analysis is carried out through the interpretation of logic which is related to the context of Da'wah Management. The results showed that: First, Communication Style KH. Dede Saepudin in improving the performance of asatidz Al-Mu'awanah Islamic Boarding School using two communication styles, namely the one-way communication style to the students in the teaching and learning process with the sorogan method, rote deposit and lecture; Second, the type of motivation given by KH. Dede Saepudin to the asatidz is a positive motivation in the form of non-material in the form of social and psychological support in the form of a face to face approach and family deliberations every month; Third, the supervision process of KH. Dede Saepudin on the performance of asatidz is carried out by looking at the presence and improvement of students' learning which will be discussed in family meetings every month.
Implementasi Manajemen Promosi Kbih dalam Meningkatkan Minat Bimbingan Jamaah Haji Saepurrahmat Saepurrahmat; Ruhiyat Ruhiyat; Asep Iwan Setiawan
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 2 No 3 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v2i3.438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses promosi yang dilakukan oleh KBIH Assyakur melalui impelementasi dari bauran promosi periklanan, penjulan personal dan dari mulut ke mulut dalam meningkatkan minat jamaah untuk melakukan bimbingan di KBIH Assyakur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif adalah berupa penelitian dengan metode penelitian studi kasus (case study). Penelitian ini memusatkan diri secara intensif pada satu obyek tertentu yang mempelajarinya sebagai suatu kasus. Dimana Subjek dalam penelitian ini adalah KBIH Assyakur yang didalamnya terdapat pengurus, pengelola, pengguna jasa, yang dapat dijadikan sumber informasi. Hasil penelitian dan analisis data manajemen promosi yang dilakukan oleh KBIH Assyakur melalui periklanan, dengan media cetak (brosur), media internet (website), media sosial (facebook). Penjualan perorangan dan promosi dari mulut ke mulut yang dilakukan oleh alumni-alumni yang sudah pernah dibimbing di KBIH Assyakur, promosi dengan menggunan dari mulut ke mulut adalah promosi yang paling effektif yang dilakukan oleh KBIH KBIH Assyakur Batununggal Kota Bandung. ABSTRACT This study aims to determine the promotion process carried out by KBIH Assyakur through efforts from advertising, personal sales and from the mouth into increasing interest in conducting guidance in KBIH Assyakur. The method used in this study is qualitative descriptive namely case studies with case studies (case studies). This research focuses on one particular side that studies it as a case. Where the subjects in this study are KBIH Assyakur in which there are administrators, managers, which can be used as information. The results of research and analysis of promotion management data conducted by KBIH Assyakur through advertising, with print media (brochures), internet media (website), social media (Facebook). Sales of individuals and word of mouth promotions conducted by alumni who have been mentored at KBIH Assyakur, promotion by word of mouth is the most effective promotion conducted by KBIH KBIH Assyakur Batununggal in Bandung.
Strategi Pengembangan Pondok Pesantren Al-Mu’awanah dalam Meningkatkan Kreativitas Santri Ai Nurholisoh; Mochammad Fakhruroji; Dindin Solahudin
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 2 No 3 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v2i3.553

Abstract

Masalah penelitian ini untuk menganalisis strategi pengembangan yang digunakan pondok pesantren Al-Mu’awanah dalam meningkatkan kreatifitas santri, karena banyaknya pesantren yang telah lama berkembang namun pondok pesantren Al-Mu’awanah dengan lingkungan yang sederhana dan fasilitas yang minim dapat menghasilkan santri-santri yang pandai dalam meningkatkatkan kreatifitas sehingga dapat meraih berbagai prestasi dan memiliki berbagai keahlian sehingga menjadi kebanggaan bagi pondok pesantren dan juga bagi keluarganya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan pengelola pondok dalam meningkatkan kreatifitas santri serta untuk mengetahui motivasi dan program yang ada dipondok pesantren Al-Mu’awanah dalam meningkatkan kreatifitas santri. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, karena tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan dan memberikan penjelasan tentang strategi pengembangan dipondok Al-Mu’awanah dalam meningkatkan kreatifitas santri. Langkah yang ditempuh dalam penelitian yaitu menentukan lokasi penelitian, metode penelitian, jenis data, sumber data, teknik pengumpulan data dan menganalisis data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengelola pondok Al-Mu’awanah mampu meningkatkan kreatifitas santrinya sehingga sebagian besar santri dapat mengikuti berbagai program dipondok pesantren Al-Mu’awanah dengan baik dan lancar dan menciptakan berbagai kreatifitas santri sehinga santri mendapat penghargaan dari pondok dan kebanggaan bagi keluarganya. Serta dengan motivasi yang diberikan pengelola pondok baik dengan memberikan reward, hukuman terhadap santri yang melanggar, menyelenggarakan fasilitas pondok dan menyelenggarakan berbagai program kegiatan pondok sehingga mampu meningkatkan kreatifitas santri dipondok pesantren Al-Mu’awanah. The problem of this research is to analyze the development strategies used by Al-Mu'awanah Islamic boarding schools in increasing the creativity of santri, because there are many pesantren that have long been developing but Al-Mu'awanah Islamic boarding schools with simple environments and minimal facilities but can produce santri who are clever in increasing creativity so they can achieve various achievements and have various skills so that it becomes a pride for Islamic boarding schools and also for their families. The purpose of this study was to determine the ability of cottage management in increasing the creativity of santri and to find out the motivations and programs available at the boarding of Al-Mu'awanah Islamic boarding school in increasing the creativity of santri. The method used in this study is descriptive method, because the purpose of this study is to describe, and provide an explanation of the development strategy in Al-Mu'awanah in increasing students' creativity. The steps taken in the research are determining the location of research, research methods, data types, data sources, data collection techniques, and finally analyzing. The results of this study indicate that the manager of Al-Mu'awanah cottage is able to increase the creativity of his santri so that most santri can take part in various programs at the Al-Mu'awanah boarding school smoothly and create a variety of santri creations so that the santri gets appreciation from the hut and pride for his family . As well as the motivation given by the management of the lodge both by giving rewards, punishing the violating santri, holding cottage facilities and holding various cottage activities programs so as to increase the creativity of santri boarded by Al-Mu’awanah Islamic boarding schools.
Strategi Kelompok Bimbingan Ibadah haji (KBIH) Maqdis Dalam Meningkatkan Pelayanan Prima Terhadap Calon Jamaah Haji Tahun 2017 Nuning Oktaviaini Oktaviaini; Arif Rahman; Herman Herman
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah Vol 2 No 3 (2017): Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah
Publisher : Jurusan Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tadbir.v2i3.556

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi KBIH dalam meningkatkan pelayanan prima berupa kebutuhan pelanggan atau jamaah secara praktis maupun kebutuhan para pelanggan atau jamaah secara emosional dan proses dari pemberian pelayanan yang ada di KBIH Maqdis dalam hal meningkatkan pelayanan prima terhadap calon jamaah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun langkah-langkah penelitian ditempuh dengan: penentuan lokasi penelitian, pengumpulan data dengan menggunakan tehnik observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi selanjutnya analisis data dengan cara reduksi data kemudian klasifikasi data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi KBIH Maqdis dalam Meningkatkan pelayanan prima cukup baik karena hal ini dapat dilihat dari kebutuhan secara praktis yang diberikan KBIH Maqdis kepada calon jamaah haji. Pihak KBIH Maqdis memberikan pelayanan yang baik dari segi pelayanannya pembimbing, pengurus maupun ketuanya. Karena dengan upaya memberikan pelayanan yang baik diharapkan jamaah haji merasa puas sehingga dapat memberitahu kepada orang lain tentang kualitas pelayanan yang diberikan pihak KBIH Maqdis terhadap jamaah. Proses pelaksanaan pemberian pelayanan pun dapat terlihat baik yakni dilihat dari pemberian pelayanan prima yang ada di KBIH Maqdis Kota Bandung. The purpose of this study is to determine the KBIH strategy in improving prime service in the form of customer needs or practical pilgrims as well as the needs of customers or pilgrims emotionally and the process of providing services in KBIH Maqdis in terms of improving excellent service for prospective pilgrims. The method used in this study is descriptive method using a qualitative approach. The research steps are taken by: determining the location of research, collecting data using observation techniques, interviews, literature studies, and documentation then analyzing data by means of data reduction then data classification and drawing conclusions. From the results of the study it can be concluded that the KBIH Maqdis strategy in improving excellent service is quite good because this can be seen from the practical needs given by KBIH Maqdis to prospective pilgrims. The KBIH Maqdis party provides good service in terms of its service, supervisor, management and chairman. Because the effort to provide good service is expected that pilgrims feel satisfied so that they can tell others about the quality of services provided by KBIH Maqdis to worshipers. The process of implementing service delivery can also look good, that is seen from the provision of excellent service in KBIH Maqdis, Bandung.

Page 5 of 15 | Total Record : 145