cover
Contact Name
I Made Juniastra, ST.,MT
Contact Email
juniastra@gmail.com
Phone
+6281236329290
Journal Mail Official
vastuwidya@universitasmahendradatta.ac.id
Editorial Address
Jalan Ken Arok No.10-12, Penguyangan, Denpasar-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Vastuwidya
ISSN : 26203448     EISSN : 27235548     DOI : https://doi.org/10.47532/jiv.v3i2
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Scopes: Logistics and Supply Chain Management, Product Design dan Eco Product, Production System, Productivity Industrial System, Quality Management, Quality Engineering, Lean Manufacturing, Ergonomics, Human Factors Engineering, Performance Measurement Systems, Decision Analysis, Strategic Management, Project Management, Reliability, Industrial Human Resource Management, Marketing Management
Articles 173 Documents
TINGKAT PENGELOLAAN LIMBAH B3 PADA INDUSTRIPARIWISATA DI KECAMATAN KUTA SELATAN Ajeng Hayuanandra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Kuta Selatan merupakan sentra pariwisata di Bali ditandai dengan tingginya kepadatan dan perluasan pembangunan terutama industri pariwisata. Kegiatan industri pariwisata khususnya akomodasi wisata di Kecamatan Kuta Selatan pada tahun 2018 adalah sebanyak 329 hotel melati, 33 hotel bintang lima , 12 hotel bintang empat, 12 hotel bintang tiga dan 6 hotel bintang dua serta banyaknya 150 pondok wisata atau villa (BPS,2019) . Operasional harian hotel menghasilkan Limbah B3 berupa limbah bekas elektronik seperti lampu LED, sisa pelumas dan bekas wadah bahan bahan. Limbah B3 khususnya bahan elektronik bekas mengandung logam berat seperti merkuri, timbal, lithium dan cadmium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh industri pariwisata di Kuta Selatan, terutama hotel dan pondok wisata telah mengimplmentasikan pengelolaan limbah B3. Pengelolaan limbah B3 terdiri dari perijinan, pewadahan, penyimpanan, pengumpulan dan pengelolaan lanjutan. Perijinan dan penyimpanan sementara adalah langkah pertama pengelolaan limbah B3 yang wajib dilakukan penghasil limbah B3. Berdasarkan hasil penelitian akomodasi wisata dengan jumlah kamar diatas 400 unit semuanya telah memilki ijin tempat penyimpanan sementara limbah B3. Sementara hotel dengan kapasitas kamar 300-400 unit sebanyak 70 % telah memiliki ijin penyimpanan sementara limbah B3. Hotel dengan kapasitas kamar 100-300 unit sebanyak 50 % telah memiliki ijin tempat penyimpanan sementara limbah B3. Sedangkan hotel atau villa dengan unit kamar dibawah 100 hanya 4% yang sudah memiliki ijin tempat penyimpanan sementara limbah B3.
Implementasi Teori Asiatica Euphoria McGee DalamPengembangan Zona IndustriStudi Kasus: Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan, Bali Ni Putu Suda Nurjani
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota-kota di Indonesia awal mulanya terbentuk melalui transformasi berbagai pengaruh kekuatan dan kekuasaan. Kekuatan sebagai identitas yang bisa menarik area terluar untuk datang ke sebuah kawasan, sedangkan kekuasaan terletak pada kekuatan personal manusia sebagai pimpinan sebuah wilayah. Kondisi tersebut berdampak terhadap perkembangan dunia Industri di tanah air. Transformasi struktur kota tradisional menuju kota modern, tidak saja secara fisik tetapi juga transformasi dasar terhadap konsep urbanitas warganya. Kampung kota sebagai elemen kota yang menjadi identitas sebuah daerah, masih menyimpan sistem nilai urbanitas tradisional yang berbeda dengan konsepsi urbanitas modern. Kondisi ini mempengaruhi pengembangan zona industri, seperti yang terjadi di Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan. Heterogenitas penduduk Desa Bajera menjadi salah satu indikator terbesar terbentuknya zona industri. Keberadaaan moda transportasi yang menghubungkan antara wilayah terluar Bajera dengan Inti Desa Bajera menjadi faktor pendorong lain yang berpengaruh terhadap pertumbuhan kawasan industri. Kajian ini mencoba menjelaskan secara deskriptif kualitatif, sebuah fakta perkembangan wilayah berdasarkan teori Asiatica Euphoria McGee. Adanya daya tarik khusus pada inti Desa Bajera mendorong penduduk di wilayah terluar Bajera untuk bermigrasi ke wilayah inti Desa Bajera dengan tujuan menetap sementara maupun untuk menetap dalam jangka waktu yang lama. Fenomena tersebut sejalan dengan teori yang dikemukakan oleh McGee, bahwa CBD (central business district) terbentuk akibat adanya daya tarik core (inti) dan kemudahan moda transportasi dari area peri urban menuju CBD. Kondisi ini menjadikan desa Bajera sebagai pusat kawasan industri dan perdagangan di Wilayah Selemadeg Barat, Tabanan, Bali.
PERKEMBANGAN TANAH DARI BAHAN VULKAN PADATOPOSEKUEN WILAYAH BANGLI SELATAN, KABUPATEN BANGLI Nuranita Naningsi
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian “Perkembangan Tanah dari Bahan Vulkan pada Toposekuen wilayah Bangli Bagian Selatan” ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Mengkaji proses pembentukan dan perkembangan tanah yang terbentuk dari bahan vulkan pada banjar topografi diwiayah Bangli selatan, Kabupten Bangli, (2) Memperoleh data karakteristik tanah diwilayah Bangli Selatan Kabupaten Bangli, (3) Mengetahui potensi lahan untuk pengelolaan pertanian di wilayah Bangli Selatan, Kabupaten Bangli. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode survai tanah, analisis Laboratorium, dan ditunjang dengan data-data sekunder. Tiga profil yang mewakili Banjar Topografi dipilih berdasarkan ketinggian tempat yang berbeda, profil (N-1) dengan ketinggian tempat 850 m dpl, profil (N-2) ketinggian tempat 540 m dpl, dan profil (N-1) ketinggian tempat 200 m dpl. Ketiga profil ini mempunyai kiblat lereng yang sama yaitu kiblat lereng selatan. Bahan induk yang terbentuk di daerah penelitian berasal dari bahan vulkanik, yaitu tufa vulkan dan endapan lahar dari Buyan, Beratan, dan Batur Purba. Daerah penelitian termasuk dalam tipe iklim A (sangat basah). Proses genesis tanah yang terjadi didaerah penelitian adalah untuk lereng atas mengalami proses erosi, lereng tengah mengalami proses transportasi, dan lereng bawah mengalami proses deposisi. Ketiga profil pewakil telah mengalami proses horisonisai. Tingkat perkembangan tanah berada pada tahap virile. Karakteristik tanah agak masam, kapasitas tukar kation rendah sampai sedang, kejenuhan basa rendah sampai sedang, bahan organik sangat rendah sampai rendah, tekstur pasir berlempung sampai lempung. Jenis mineral yang terdapat pada ketiga profil didominasi oleh mineral haloisit. Berdasarkan hasil penelitian mempengaruhi sifat-sifat tanah yang terbentuk. Pada lereng atas terbentuk solum sangat dalam pada kedalaman > 177 cm, lereng tengah terbentuk solum yang dalam pada kedalaman > 153 cm dan kaki lereng terbentuk solum yang dangkal pada kedalaman > 137 cm. Wilayah Bangli Bagian Selatan berpotensi dalam mendukung pertumbuhan tanaman dan meningkatkan produksi pertanian.
ANALISIS KEPUASAN CUSTOMER MENGGUNAKAN PENDEKATANMODEL KANO DAN APLIKASI QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT(QFD) DAN TEORIYA RESHENIYA IZOBRETATELSKIKH ZADATCH(TRIZ) UNTUK MENINGKATKAN MUTU LAYANAN JASAPERBANKAN(Studi Kasus di PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Bangli) Mardiki Supriadi
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan antar lembaga perbankan yang terjadi pada saat ini membuat nasabah semakin hati-hati dalam memilih lembaga perbankan yang dipercaya. Apabila nasabah mendapatkan pelayanan yang tidak sesuai dengan yang diinginkan maka pihak manajemen bisa kehilangan kepercayaan nasabah. Pada akhirnya nasabah akan mencari lembaga perbankan lain. Hal ini merupakan suatu kerugian bagi pihak manajemen. Pihak manajemen seharusnya melakukan perbaikan kualitas pelayanan untuk terus mendapatkan kepercayaan nasabah dan dapat terus berkembang. Oleh karena itu lembaga perbankan perlu membuat Standar Pelayanan Minimal penyelenggaraan layanan perbankan yang sesuai dengan keinginan nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui standart pelayanan yang sesuai dengan keinginan nasabah serta menyusun prioritas perbaikan kualitas pelayanan yang seharusnya diberikan kepada nasabah bank BRI kantor Bangli. Pendekatan yang dilakukan adalah metode Kano untuk mengkategorikan atribut keinginan nasabah kedalam kategori Kano, metode Quality Function Deployment (QFD) untuk menerjemahkan keinginan nasabah menjadi apa yang harus dihasilkan oleh pihak manajemen bank dan metode Teoriya Resheniya Izobretatelskikh Zadatch (TRIZ) untuk memperbaiki respon teknis yang saling berkontadiksi. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Melalui hasil penyebaran kuesioner diketahui 10 variabel keinginan yang dibutuhkan oleh nasabah dan dikelompokkan berdasarkan 3 dimensi Kano. Hasil pengkategorian atribut dengan Kano menunjukkan bahwa masih ada atribut yang terkategori must be dan one dimensional, artinya masih perlu bentuk perbaikan dari pihak manajemen bank. Dari pembentukan matriks House of Quality (HOQ) diketahui bahwa variabel “dokumentasi dan informasi” menjadi prioritas pertama dalam upaya perbaikan dengan nilai tingkat kepentingan tertinggi yakni 19,58% dan tingkat kesulitan 13,10%.
ALTERNATIF BANGUNAN BAMBUUNTUK MEWADAHI FUNGSI INDUSTRI KULINER I Made Juniastra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membangun adalah pekerjaan yang kompleks, dimana diperlukan perencanaan yang matang terlebih dahulu. Mulai dari analisa tapak, analisa fungsi, sampai analisa bangunan harus dikaji dengan matang agar bangunan nantinya bisa berfungsi secara optimal. Sanur adalah daerah yang mengembangkan industri pariwisata, oleh karena itu fasilitas pendukung seperti warung makan /restorant tentu saja sangat tepat untuk dikembangkan untuk mendukung industri pariwisata. Mendirikan warung makan masakan laut /seafood di area yang belum pasti arah perkembangannya tentu saja harus diperhitungkan terlebih dahulu untuk menanam modal dengan membangun permanen. Bangunan bambu adalah alternative yang tepat, karena biaya membangun yang relative murah dan bisa dibongkar pasang atau dipindahkan nantinya ketempat lain jika sudah tidak diperlukan, dan bangunan bambu sesuai dengan budaya bali. Kunci dari keberhasilan bangunan bambu adalah pemilihan bahannya. Bambu yang dipakai adalah bambu yang sudah cukup umur dan telah melalui proses pengawetan agar tahan lama. Untuk industri kuliner kebersihan adalah kebutuhan yang utama. Sehingga pemilihan ilalang sebagai penutup atap adalah dengan ilalang sintetis, karena mempunyai daya tahan yang kuat dan tidak rontok /berdebu seperti ilalang alami.
PENGARUH PENAMBAHAN SAT ADDITIVE ADDITION H.ETERHADAP KUAT TEKAN BETON Ni Ketut Sri Astati Sukawati
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton dengan berbagai variannya menjadi kebutuhan dasar dalam membuat sebuah bangunan. Campuran betonpun beraneka ragam tegantung dari perencanaan yang dibuat sebelumnya. Campuran semen biasanya berupa campuran batu buatan, semen, air dan agregat halus serta agregat kasar. Agregat (agregat halus dan agregat kasar) berfungsi sebagai bahan pengisi dalam campuran beton. (Subakti, A.,1994). Namun dalam pembuatan bangunan sering campuran beton ditambahkan bahan (additive) namun masih ada rasa kurang yakin pada saat pembongkaran cetakan dan acuan sebelum beton mencapai kekuatan yang cukup untuk memikul berat sendiri dan beban-beban pelaksanaan yang bekerja padanya. Untuk mengatasi waktu pelaksanaan pekerjaan yang berkaitan dengan beton perlu dicarikan alternatif pemecahannya, misalnya dengan mencari bahan alternatif campuran beton atas dasar pertimbangan dengan tidak mengurangi mutu dari beton tersebut. Dari hasil penelitian sebelumnya disebutkan bahwa akibat penggantian sebagian semen dengan Fly Ash, maka kuat desak dan kuat tarik beton mengalami peningkatan (Budhi Saputro, A., 2008). Berdasarkan uraian di atas maka penulis berupaya untuk meneliti tentang seberapa kuat tekan karakteristik beton yang terjadi dengan penambahan bahan tambahan (additive) Addition H.E dalam campuran beton dan adakah pengaruh bahan tambahan (additive) Additon H.E terhadap peningkatan kuat tekan karakteristik beton tersebut. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa kuat tekan beton dengan penambahan bahan tambahan (additive) Additon H.E adalah bahwa setelah dilaksanakan test kuat tekan kubus beton dan analisa kuat tekan beton dari 10 benda uji, dimana pada masing-masing percobaan dilaksanakan pembuatan benda uji kubus dengan penambahan Additon H.E dengan dosis 80 cc, 120 cc, dan 200 cc dapat mempercepat dan meningkatkan Kuat Tekan Karakteristik Beton.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIKUNIVERSITAS MAHENDRADATA BERBASIS WEB DENGANMETODE WATERFALL I Komang Pasek Sudiarsa
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan kegiatan-kegiatan akademik di Universitas Mahendradata masih dilakukan secara manual, dalam artian belum menggunakan sistem informasi yang terintegrasi, seperti dalam proses registrasi mahasiswa baru, penyusunan jadwal perkuliahan, pengisian KRS mahasiswa, pengelolaan presensi perkuliahan, dan pengelolaan nilai mahasiswa. Saat ini perubahan budaya telah ditandai dengan adanya pemanfaatan internet yang semakin pesat. Internet sebagai penyampai informasi keberadaannya kini sudah menjadi kebutuhan. Manfaat internet cukup besar dirasakan terutama dalam dunia bisnis, hiburan dan pendidikan. Sistem yang dirancang ini bertujuan untuk membantu proses-proses akademik di Universitas Mahendradata. Proses-proses akademik yang telah dianalisa dan diterapkan pada sistem yang dikembangkan ini adalah proses penyusunan jadwal, plotting dosen pengajar, cetak KRS, cetak presensi perkuliahan, input presensi, pengisian nilai, dan cetak KHS. Dan pihak Universitas dapat segera mengembangkan sistem yang baru agar dapat bekerja dengan maksimal. Perancangan sistem yang telah digunakan pada pengembangan sistem ini menggunakan metode SDLC, metode waterfall. Implementasi sistem menggunakan bahasa pemrograman PHP Codegniter dan database MySQL. Hasil penelitian ini berupa rancangan sistem akademik di Universitas Mahendradata. Sistem yang dikembangkan ini bertujuan untuk membantu proses-proses akademik yang terdapat di Universitas Mahendradata.
SEBUAH REVIEW PERANCANGAN WEBSITE SEBAGAI MEDIAPEMASARAN DAN PENJUALAN INDUSTRY XYZ FLORIST Putu Gede Surya Cipta Nugraha
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam usaha industry xyz florist sangat dibutuhkan sarana dan prasarana dalam melakukan kegiatan pemasaran dan penjualan, hal ini bertujuan agar industry xyz florist dapat diketahui oleh masyarakat luas serta meningkatkan omzet. Saat ini pemasaran yang dilakukan oleh industry xyz florist masih kurang dikelola dengan baik. Pemasaran dan penjualan masih dilakukan dengan secara konvensional dengan membuka stand-stand kecil dipinggir jalan saat valentine, menggunakan brosur-brosur, serta penawaran bekerja sama dengan usaha-usaha lainnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukan perancangan website untuk mendukung kegiatan pemasaran dan penjualan industry xyz florist. Perancangan website pemasaran dan penjualan menggunakan tools CMS (Content Management System). Dengan adanya website ini, kegiatan pemasaran dan penjualan akan lebih maksimal sehingga omset dari usaha industry xyz florist dapat meningkat.
STRATEGI DALAM MEMAJUKAN INDUSTRI KREATIF DANPENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL(Studi Kasus Industri Kerajinan Seni Desa Tegallalang) Eka Diana Mahira
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menetukan strategi pemecahan permasalahan permodalan dan pemasaran khususnya industry kerajinan tangan di Kabupaten Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan menggunakan metode analisis data deskriptif, dimana metode ini digunakan untuk menjelaskan suatu fenomena yang terjadi. Objek penelitian ini adalah industri kerajinan seni di Desa Tegallalang, Kabupaten Gianyar. Berdasarkan hasil survey lapangan dan studi literature, salah satu faktor yang menghambat pemberdayaan industri kerajinan kecil di Bali dan Indonesia pada umumnya adalah belum terdapatnya manajemen terpadu yang modern untuk mendukung produktifitas dan inovasi produksi. Situasi yang terjadi hingga kini adalah belum tertatanya secara menyeluruh berbagai macam komponen yang menggerakan industri kecil. Industri kerajinan tangan yang menjamur di Desa Tegallang menghadapai beragam persoalan serius terkait dengan permodalan, pemasaran, dan inovasi-inovasi produksi kain tenun cepuk sendiri. Sebagai usaha kerajinan tangan, daya serap tenaga kerja sebenarnya sangatlah besar. Banyak penduduk pedesaan yang masih menyandarkan hidupnya kepada industri kerajinan ini. Namun persoalan pemasaran kerajinan tangan ini tetap saja menjadi persoalan yang tidak dikembangkan secara maksimal. Berdasarkan permasalahan tersebut adapun strategi yang dilakukan adalah dengan melaksanakan kerjasama dengan mitra yaitu salah satunya Lembaga Mitra Bali. Mitra Bali memainkan peranan strategis sebagai fasilitator dalam memberdayakan para pengerajin dan mengembangkan jiwa kewirausahaannya. Pengerajin dimotivasi untuk terus menghasilkan desaindesain produk kerajinan tangan, memasarkan produk mereka ke manca negara, dan secara terusmenerus mencarikan jalan kegiatan promosi-promosi di dalam dan di luar negeri untuk produk kerajinan-kerajinan mereka. Kondisi ini tentu sangat kondusif dirasakan oleh pengerajin untuk terus mengembangkan usaha mereka. Namun untuk langkah kedepan sinergi berbagai pihak (pemerintah, swasta, pelaku pariwisata, dan pengerajin sendiri) dalam memberdayakan industri kerajinan tangan sangatlah penting dikembangkan.
OPTIMASI SISTEM PENJADWALAN DENGAN IMPLEMENTASI ALGORITMA WELCH POWELLPADA SISTEM PENJADWALAN CUSTOMER SERVICE DI GERAI INDOSAT OOREDOOCABANG KUTA L.Virginayoga Hignasari
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelesaiakan permasalahan terkait optimasi sistem penjadwalan customer service di Gerai Indosat Ooredoo Cabang Kuta dengan mengimplementasikan konsep pewarnaan graf yaitu dengan aplikai algoritma Welch Powell. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Data diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Data yang dianalisis adalah sistem penjadwalan customer service yang sudah ada sebelumnya. Sistem penjadwalan yang diperoleh akan dianalisis lebih lanjut dengan menggunakan algoritma Welch Powell untuk menyelesaikan permasalahan terkait dengan pembentukan tim mobile selling dan penjadwalanya. Sebelum dianalisis dengan menggunakan algoritma Welch Powell, sistem penjadwalan terlebih dahulu direpresentasikan dalam bentuk graf. Adapaun algoritma Welch Powell adalah 1) Urutkan simpul-simpul dari G dalam derajat yang menurun; 2) Gunakan satu warna untuk mewarnai simpul pertama (yang mempunyai derajat tertinggi) dan simpul-simpul lain yang tidak bertetanga dengan simpul pertama ini; 3) Mulai lagi dengan simpul berderajat tertinggi berikutnya di dalam daftar terurut yang belum diwarnai dan ulangi proses pewranaan simpul dengan menggunakan warna kedua. Berdasarkan hasil analisis, dari jumlah customer service yang ada dapat dibentuk menjadi tiga tim dengan jadwal mobile selling secara bergantian dalam satu minggu. Hal ini lebih efisien daripada sistem penjadwalan sebelumnya yang mentukan tim mobile selling berdasarkan kesamaan shift kerja karyawan. Berdasarkan hal tersebut, implementasi algoritma Welch Powell dapat menyelesaikan permasalahan optimasi sistem penjadwalan di divisi Customer Service Indosat Ooredoo Cabang Kuta secara teoritis