cover
Contact Name
I Made Juniastra, ST.,MT
Contact Email
juniastra@gmail.com
Phone
+6281236329290
Journal Mail Official
vastuwidya@universitasmahendradatta.ac.id
Editorial Address
Jalan Ken Arok No.10-12, Penguyangan, Denpasar-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Vastuwidya
ISSN : 26203448     EISSN : 27235548     DOI : https://doi.org/10.47532/jiv.v3i2
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Scopes: Logistics and Supply Chain Management, Product Design dan Eco Product, Production System, Productivity Industrial System, Quality Management, Quality Engineering, Lean Manufacturing, Ergonomics, Human Factors Engineering, Performance Measurement Systems, Decision Analysis, Strategic Management, Project Management, Reliability, Industrial Human Resource Management, Marketing Management
Articles 173 Documents
BANGKITAN INDUSTRI YANG MUNCUL SEBAGAI DAMPAKPELAKSANAAN YADNYA DI BALI Ni Putu Decy Arwini
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Bali adalah pulau yang dikenal memiliki keindahan alam dan budaya yang adiluhung. Kombinasi keduanya membentuk sebuah keindahan yang sulit untuk dilewatkan. Budaya di Pulau Bali mendapatkan pengaruh besar dari agama yang dianut sebaggian besar warganya yaitu Agama Hindu. Pelaksanaan kegiatan keagamaan yang dikenal dengan nama “yadnya” telah menimbulkan bangkitan terhadap industri-industri kecil untuk memenuhi kebutuhan akan sarana dan prasarana persembahyangan. Bangkitan industri tersebut antara lain adalah munculnya usaha-usaha dibidang pembuatan jajanan seperti jajan uli, begina, sirat, matahari dan lain sebagainya. Jenis usaha yang juga bangkit karena pelaksanaan kegiatan keagamaan adalah usaha dibidang tumpeng banten, canang dan sampian banten, plangkiran dan ukir-ukiran, bokor dan keben, serta wastra pelinggih. Kegiatan industri ini secara keseluruhan merupakan dampak dari pelaksanaan kegiatan yadnya yang terjadi di Pulau Bali khususnya umat Hindu.
PERANCANGAN KAWASAN PERKOTAAN DI PULAU BALISEBAGAI KONEKTIVITAS INDUSTRI PARIWISATA YANGTERINTEGRASI PADA SISTEM ‘’SMART CITY DEVELOPMENT’’ I Made Agus Mahendra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan Pengembangan Kawasan kota dapat dijabarkan sebagai proses pengambilan keputusan untuk mewujudkan tujuan-tujuan ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan hidup melalui pengembangan visi tata ruang, strategi dan rencana, dan penerapan seperangkat prinsip-prinsip kebijakan, alat-alat, mekanisme partisipatif kelembagaan, dan prosedur pengaturan.Konektivitas antar kota sangat dibutuhkan untuk sebuah Pulau Bali yang merupakan destinasi Pariwisata Terbaik Di Indonesia. Konektivitas jalur antar Kota yang baik dapat memberikan kontribusi besar Terhadap tujuan Pariwisata di Masing-masing Kota/Daerah. Kedepan Akan menjadi sebuah karya Besar jika Pengembangan Kawasan Perkotaan Di Pulau Bali sebagai konektivitas jalur Industri Pariwisata yang Terintegrasi pada sistem Smart City Development . Smart city merupakan sebuah impian dari hampir semua Negara di dunia baik lingkup provinsi maupun perkotaannya. Dengan Smart City, berbagai macam data dan informasi yang berada di setiap sudut kota dapat dikumpulkan melalui sensor yang terpasang di setiap sudut kota, dianalisis dengan aplikasi cerdas, selanjutnya disajikan sesuai dengan kebutuhan pengguna melalui aplikasi yang dapat diakses oleh berbagai jenis gadget. Melalui gadgetnya,secara interaktif pengguna juga dapat menjadi sumber data, mereka mengirim informasi ke pusat data untuk dikonsumsi oleh pengguna yang lain.
EVALUASI FASILITAS RUANG TUNGGU UNTUK PENINGKATANKUALITAS PELAYANAN DENGAN PENDEKATAN MIKRO DANMAKRO ERGONOMI DI STASIUN KERETA API MALANG Mardiki Supriadi
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 1 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stasiun kereta api di Malang merupakan salah satu stasiunyangberada dibawah pengawasan PT. Kereta Api Indonesia (Persero), yang bergerak dalam bidang usaha penyediaan jasa transportasi darat. Banyaknya jumlah penyedia jasa transportasi mendorong persaingan antara penyedia jasa transportasi untuk memberikan pelayanan yang baik guna memuaskan keinginan konsumen. Kualitas pelayanan dan kondisi fasilitas yang ada pada stasiun kereta api di Malang khususnya bagian ruang tunggu masih belum memenuhi Standar Pelayanan Minimum untuk Angkutan Orang dengan Kereta Api berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 9 tanggal 8 Febuari 2011. Oleh sebab itu perlu adanya identifikasi dan penilaian kondisi fasilitas ruang tunggu serta analisis dan evaluasi yang dilakukan untuk peningkatan kualitas pelayanan dengan pendekatan Mikro dan makro ergonomi. Dengan pendekatan Mikro Ergonomi akan diberikan usulan perbaikan untuk mengatasi masalah lingkungan kerja (temperatur udara dan tingkat intensitas bunyi) di bagian ruang tunggu Stasiun kereta api. Dengan pendekatan Makro Ergonomi akan dilakukan perancangan ulang sistem kerja pada bagian ruang tunggu Stasiun kereta api yang dapat diimplementasikan oleh pihak pengelola Stasiun kereta api. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis permasalahan dan memberikan usulan perbaikan pada kondisi fasilitas dibagian ruang tunggu dengan pendekatan Mikro dan makro ergonomi guna peningkatan kualitas pelayanan pada Stasiun Kereta Api di Malang. Penelitian ini memaparkan kondisi fasilitas yang ada pada bagian ruang tunggu Stasiun Kereta Api di Malang melalui kuisioner yang disebarkan kepada pengguna jasa kereta api. Dengan mengetahui kondisi tersebut, dilakukan pengukuran kondisi lingkungan kerja pada bagian ruang tunggu Stasiun Kereta api. Diperoleh hasil pengukuran temperatur udara di bagian ruang tunggu berkisar pada 31-35,3oC dan tingkat intensitas bunyi pada bagian ruang tunggu berkisar pada 66,8-88,1dB. Kemudian dilakukan pemecahan masalah dengan pendekatan Makro Ergonomi menggunakan metode MEAD (Macro Ergonomic Analysis and Design) melalui sepuluh tahapan proses dan diperoleh hasil pemilihan alternatif yaitu melakukan perbaikan serta pengadaan fasilitas di bagian ruang tunggu, pelatihan petugas pada Stasiun kereta api dan perbaikan budaya atau kebiasaan penumpang. Dari penelitian ini diberikan usulan perbaikan fasilitas ruang tunggu pada Stasiun kereta api di Malang yang dapat diimplementasikan oleh pihak manajemen PT. Kereta Api Indonesia (Persero) guna peningkatan kualitas pelayanan Stasiun kereta api.
PENATAAAN FASADE RUMAH SUSUN DENGANMEMPERTIMBANGKAN KEBUTUHAN AKAN RUANG PRIVAT Frysa Wiriantari; Ni Putu Suda Nurjani
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk yang cukup signifikan di Indonesia menuntut adanya ketersediaan hunian sebagai kebutuhan pokok dari masyarakat. Terbatasnya luas lahan khususnya di Pulau Bali mengakibatkan harga lahan menjadi sangat tinggi. Pembangunan rumah susun sebagai salah satu upaya dari pemerintah maupun swasta dianggap sebagai salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut. Namun sayangnya keberadaan rumah susun yang disatu sisi mampu mengatasi masalah perumahan, namun disisi lain menimbulkan masalah baru yaitu munculnya kesan kumuh. Kesan kumuh munculsebagai akibat tidak tertampungnya wadah untuk melaksanakan aktivitas dasar warga penghuni rumah susun. Salah satu aktivitas tersebut adalah kegiatan menjemur pakaian. Pada penelitian kali ini Rumah Susun Asrama Polisi Kreneng dan Sesetan dijadikan sebagai objek penelitian. Dengan mengkaitkan permasalahan dengan beberapa teori mengenai rumah susun, tulisan ini diharapkan mampu memberikan alternative pemecahan dari masalah yang ada. Dengan terpenuhinya kebutuhan rumah tinggal masyarakat dan tetap mampu menjaga fasade bangunan, diharapkan kesan rumah susun yang kumuh dan kotor dapat diatasi. Penggunaan material sekitar akan mampu menunjukkan kesan tropis dan menambah estetika bangunan.
POLA TATA RUANG BALI SEBAGAI IDENTITAS KAWASANPERKOTAAN I Made Agus Mahendra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tata ruang bali memiliki keunikan dan pola tersendiri. Ini dapat dilihat dari pola tata ruang tradisional bali yang erat kaitannnya dengan adat serta Nilai-nilai luhur budaya Bali, yaitu hal-hal yang dianggap baik dan berharga dalam Keberlanjutan kehidupan masyarakat dan kebudayaan mencakup satu rentangan unsur-unsur abstrak yang terdiri dari Unsur Filosofis, Unsur Nilai,Unsur Konsep,Unsur Norma dan Aturan. Keberadaan kawasan Perkotaan tidak lepas dari identitasnya,Identitas sebuah kawasan merupakan keunikan kondisi, karakteristik dan penciptaan citra (image) dalam pikiran seseorang yang sebelumnya tidak pernah dipahami,Inilah konsep-konsep identitas yang membedakannya dengan kota lainya. identitas dalam setiap kawasan sangat diperlukan bahkan sebagai syarat utama untuk konsep pengembangan dan jati diri sebuah perkotaan.penelitian ini menggunakan metoda kualitatif dengan menerapkan pendekatan deskriptif,Hermeneutik dan studi literature. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Seperti apa pola tata ruang bali yang dapat menjadi identitas kawasan perkotaan.Dari pemahaman tentang penelitian ini , maka diperoleh manfaat dan hasil yang diperoleh pada level konseptual penjelasan tentang pola tata ruang bali dapat digunakan sebagai penanda sebuah identitas kota dalam hal makna dan spirit. kedepannya Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan dalam menentukan pola identitas pengembangan kawasan perkotaan
PENGGUNAAN MOL HIJAU PADA TANAMAN KAKAO DI DESADANGINTUKADAYA, KECAMATAN JEMBRANA, KABUPATENJEMBRANA Nuranita Naningsi
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mol hijau untuk tanaman kakao (Theobroma cacao L) Kakao merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat. Produksi biji kakao sering mengalami penurunan. Salah satu faktor penyebabnya adalah serangan hama kutu putih (Planococcus minor). Serangga ini menghisap buah yang masih kecil sehingga buah akan mengering dan pertumbuhan buah terhambat. Penggunaan insektisida sintetik yang tidak tepat akan berdampak buruk. Larutan MOL (Mikroorganisme Lokal) adalah larutan hasil fermentasi yang dibuat dari bahan-bahan yang ada disekitar kita. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman kepada petani tentang tujuan, manfaat dan mekanisme penggunaan mol hijau untuk mengurangi dampak penggunaan pestisida kimia. Mol hijau sangat efektif dalam mematikan kutu putih pada tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanakan di desa dangin tukadaya Kecamatan Jembrana, kabupaten Jembrana.
DAMPAK PENCEMARAN UDARA TERHADAP KUALITAS UDARA DIPROVINSI BALI Ni Putu Decy Arwini
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi transportasi saat ini telah membuat jarak menjadi semakin tidak berarti, namun tanpa disadari telah terjadi suatu degradasi terhadap lingkungan sebagai dampak langsung perkembangan teknologi transportasi. Emisi gas buang yang dihasilkan oleh setiap kendaraan kini telah menjadi sumber polusi utama yaitu sekitar 70% dari seluruh faktor penyebab polusi. Secara tidak sadar bahwa selama ini kualitas udara yang dihirup oleh masyarakat secara perlahan-lahan mengalami penurunan sehingga tidak disadari hingga muncul suatu dampak yang dianggap merugikan, barulah kemudian masyarakat sadar bahwa telah terjadi masalah yang sangat pelik sebagai akibat dari transportasi yang kurang ramah lingkungan. Bahan bakar untuk transportasi hampir semuanya berasal dari olahan minyak bumi yang merupakan sumber daya alam tak terbarukan sehingga disatu pihak telah menimbulkan pencemaran udara yang sangat mempengaruhi kesehatan disamping itu juga jumlah bahan baku untuk produksi bahan bakar kendaraan ini juga semakin menipis sehingga harga yang ditetapkan untuk konsumsi masyarakat juga menjadi lebih mahal. Tujuan dari penelitian ini antara lain adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat pencemaran udara di Provinsi Bali pada beberapa titik sampel sebagai akibat dari kendaraan bermotor, untuk mengetahui macam dan besarnya kandungan gas berbahaya yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor di Provinsi Bali, untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh gas buang kendaraan tersebut terhadap kesehatan saluran pernafasan penduduk Provinsi Bali, serta cara-cara yang dapat ditempuh untuk mengurangi dampak negatif akibat dari pencemaran yang ditimbulkan oleh emisi gas buang kendaraan.
KOMPARASI ALGORITMA CHEAPEST INSERTION HEURISTIC(CIH) DAN GREEDY DALAM OPTIMASI RUTEPENDISTRIBUSIAN BARANG L.Virginayoga Hignasari
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan algoritma yang secara efektif dapat memberikan solusi lebih baik terkait masalah penentuan rute terpendek dalam distribusi barang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Objek penelitian adalah rute pengiriman barang sebuah usaha yang bergerak di bidang printing dan konveksi. Algoritma yang dibandingkan dalam penelitian ini adalah algoritma Cheapest Insertion Heuristic (CIH) dan Greedy. Kedua algoritma memiliki kelebihan dan kekurangan dalam pencarian rute terpendek.Dari hasil analisis menggunakan kedua algoritma tersebut, algoritma Cheapest Insertion Heuristic (CIH) dan Greedy mampu memberikan hasil optimasi yang hampir sama. Yang membedakan hanyalah pemilihan rute perjalananya saja. Adapaun kelebihan dari algoritma Greedy adalah langkah perhitunganya yang lebih sederhana daripada algoritma Cheapest Insertion Heuristic (CIH). Sedangkan kekurangan dari algoritma Greedy adalah kurang tepat digunakan untuk mencari rute terpendek dengan jumlah tempat yang dikunjungi relatif banyak. Kelebihan algoritma Cheapest Insertion Heuristic (CIH) adalah algoritma ini masih stabil digunakan untuk jumlah tempat yang dikunjungi relatif banyak. Sedangkan kekurangan algoritma Cheapest Insertion Heuristic (CIH) adalah prinsip penghitunganya yang rumit dan relatif lebih lama daripada algoritma Greedy
RE-DESIGN HOMESTAY LOKALSELARAS DENGAN INDUSTRI PARIWISATA I Made Juniastra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk rumah yang berada di lokasi pariwisata, rumah tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tapi juga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, yaitu bisa disewakan dan dikombinasikan dengan usaha lain sehingga memaksimalkan keuntungan. Meskipun demikian, adat dan tradisi Budaya Bali dan kearifan-kearifan lokal tetap harus dilestarikan. Desa Sanur adalah salah satu destinasi wisata di Bali yang sudah sangat terkenal sampai ke mancanegara dengan adat, tradisi, maupun keindahan alamnya. Sanur adalah kawasan wisata dimana masyarakat lokal yang sebagian besar menjadi pelaku wisata. Rumah-rumah tempat tinggal masyarakat yang merupakan tempat berkegiatan secara adat dan religi, sekaligus juga menjadi tempat usaha dibidang pariwisata ataupun fasilitas pendukung kepariwisataan. Misalnya digunakan untuk homestay termasuk fasilitas pendukungnya, seperti restoran, spa, loundry, persewaan sepeda gayung ataupun sepeda motor, dan juga kerjasama sebagai agen promosi tempat wisata lainnya. Untuk itu perlu suatu penataan yang terencana berupa masterplan dari area rumah penduduk agar tetap privasi untuk ditempati bersama keluarga, yaitu sebagai tempat berhuni serta tempat melakukan acara /upacara adat, dan juga agar mempunyai privasi bagi tamu yang menginap. Sanur Homestay adalah salah satu dari sekian banyak homestay di sanur yang dimiliki dan dikelola oleh masyarakat lokal. Dengan lahan yang cukup luas seperti umumnya lahan-lahan rumah di desa, penataan bangunan masih belum maksimal, dimana aktivitas dan sirkulasi pemilik masih berbaur dengan aktivitas dan sirkulasi tamu. Demikian juga untuk standar fasilitas akomodasi masih perlu untuk ditambahkan untuk memaksimalkan pelayanan. Perencanaan dan perancangan dilakukan dengan mendata site beserta bangunanbangunan yang ada, kemudian dikelompokkan mana bangunan yang sudah permanen dan mana yang layak untuk direnovasi. Kemudian dirancang fasilitas-fasilitas baru berupa bangunan untuk homestay, restorant, spa, front office, area servis, serta penataan site berupa kolam renang dan ruang terbuka /natah. Perancangan dilakukan dengan konsep menerapkan kaidah Arsitektur Tradisional Bali yaitu penerapan konsep Nawa Sanga pada penzoningan site dan penerapan konsep Tri Angga pada sosok tampilan bangunan, yang dikombinasikan dengan Arsitektur Tropis Modern.
SISTEM INFORMASI PENGAMBILAN KEPUTUSANDENGAN e-Vote ONLINE Putu Gde Sukarata; I Gede Suputra Widharma; I Made Wijaya Kusuma
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 2 No. 2 (2019): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia komputer yang semakin kompleks mendorong setiap individu ataupun kelompok, mau tidak mau harus menerapkan komputer dalam segala aktivitas. Mau disadari atau tidak setiap sistem yang ada, seakan kurang lengkap kalau masih menggunakan model tradisional ataupun model secara manual. Disamping banyak energi sumber daya yang terbuang sia-sia juga dari segi fiinansial tentunya menjadikan biaya yang tinggi. Seperti kita ketahui setiap perkembangan teknologi informasi semakin dalam mempengaruhi sistem informasi yang ada. Sistem informasi yang masih klasik seakan sebuah sistem yang kuno dan ketinggalan zaman. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi tersebut, terus berpacu dengan waktu. Selain mempengaruhi sistem informasi yang ada juga mempengaruhi kehidupan sehari-hari. Gaya hidup mulai berubah seiring dengan produk-produk teknologi informasi yang semakin menjamur setiap saat. Seluruh komponen masyarakat seakan wajib belajar dan minimal tahu menggunakan teknologi ini. Setiap permasalahan yang berkembang serta penyajian informasi yang semakin usang mendudukkan komputer sebagai alat yang harus dimasukkan ke dalam sistem informasi Sistem Informasi yang disajikan berbagai bentuk ragamnya, diantaranya adalah mempublikasikannya ke dunia maya (internet). Internet tidak memiliki batas waktu, ruang dan tempat sehingga kapan saja orang dapat mengaksesnya. Kendala yang sering dihadapi dalam pembuatan sistem informasi berbasis web adalah waktu akses yang diperlukan untuk menampilkan isi dari web tersebut. Pembuatan sistem informasi berupa rekapan kegiatan rapat yang tidak menemukan kata mufakat berbasis web ini dirancang dengan menggunakan beberapa aplikasi yang mendukung dan menggunakan beberapa format gambar dan animasi yang nantinya dapat diakses dengan mudah dan cepat.