cover
Contact Name
I Made Juniastra, ST.,MT
Contact Email
juniastra@gmail.com
Phone
+6281236329290
Journal Mail Official
vastuwidya@universitasmahendradatta.ac.id
Editorial Address
Jalan Ken Arok No.10-12, Penguyangan, Denpasar-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Vastuwidya
ISSN : 26203448     EISSN : 27235548     DOI : https://doi.org/10.47532/jiv.v3i2
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Scopes: Logistics and Supply Chain Management, Product Design dan Eco Product, Production System, Productivity Industrial System, Quality Management, Quality Engineering, Lean Manufacturing, Ergonomics, Human Factors Engineering, Performance Measurement Systems, Decision Analysis, Strategic Management, Project Management, Reliability, Industrial Human Resource Management, Marketing Management
Articles 143 Documents
ANALISIS STRATEGI GENERIC MICHAEL E PORTER PADA PRODUK HYUNDAI PT. SHINARI PUTRA KENCANA KOTA PADANG Rahmawati, Widya; Eka Putra, Sapta; Putri, Yuliarni
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v7i2.1120

Abstract

PT. Shinari Putra Kencana adalah perusahaan yang memegang merek Hyundai yang memiliki 6 cabanng dealer yaitu Bandung, Bekasi, Lampung, Padang, Medan dan Aceh. Perusahaan yang ada di kota Padang berdiri sejak tahun 2020 yang saat ini dipimpin oleh ibuk Wewen. Hyundai sekarng ini dipegang langsung oleh Korea, ATPMnya sekarang adalah Hyundai Motor Indonesia yang bertempat di Cikarang dan sudah memiliki pabrik yang dapat merakit beberapa tipe kendaraan.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif untuk menghasilkan gambaran data yang akurat. Hasil analisa menunjukkan bahwa pada strategi kepemimpinan harga PT. Shinari Putra Kencana Kota Padang, perusahaan melakukan strategi bersaing  dengan menawarkan harga yang murah dari  pesaing  lain. Memberikan harga yang dapat dijangkau  oleh masyarakat yang ingin memiliki kendaraan. PT. Shinari Putra Kencana Kota Padang juga menekan biaya overhead pada barang dan jasa agar  pembeli tidak beralih ke pesaing lain. Strategi diferensiasi PT. Shinari Putra Kencana Kota Padang menawarkan produk Hyundai yang memiliki biaya perawatan  yang lebih rendah, jasa pelayanan yang lebih baik, perawatan yang tidak memakan waktu lama dan oncderdil yang tidak susah untuk mendapatkannya atau langka , kenyamanan yang lebih besar dalam produk serta  fitur produk dan pelanan yang lebih banyak. Pada strategi fokus. PT. Shinari Putra Kencana Kota Padang fokus pada keunggulan  produk pada beberapa tipe yang dapat membedakan Hyundai dengan pesaing lain seperti fitur-fitur yang ada di dalam mobil (ventilated seat, wireless charger, Air purifier ini mampu membersihkan udara yang ada di dalam kabin dari debu dan kotoran, ruang interior yang luas dan nyaman), desain mobil, dan kenyamanan.
ANALISIS DESAIN REVETMENT BATU ARMOR DALAM PENANGGULANGAN KERUSAKAN PANTAI TEGAL BESAR DI KABUPATEN KLUNGKUNG Diasa, I Wayan; Semarabawa, I Gusti Agung Bagus; Sri Astati Sukawati, Ni Ketut
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v7i1.1012

Abstract

Pantai Tegal Besar berlokasi di Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, merupakan salah satu pantai di Bali yang mengalami abrasi cukup parah akibat gempuran gelombang. Di lokasi studi bangunan-bangunan yang ada seperti vila-vila dan pura sudah sangat dekat dengan laut sehingga hampir tidak ada sempadan pantai. Pada lokasi studi sudah terdapat revetment dengan batu armor sepanjang 230 m untuk mencegah atau mengurangi abrasi yang lebih parah. Tujuan dari studi ini ialah untuk menentukan desain bangungan batu armor pada penanggulangan kerusakan Pantai Tegal Besar,sesuai data yang ada pada pantai tersebut.Penelitian ini dilakukan dengan mengolah data angin dan peramalan gelombang, analisis kala ulang gelombang rencana, analisis pasang surut, dan analisis refraksi/defraksi yang menggunakan data sekunder diperoleh dari BMKG Bali, Balai Wilayah Sungai Bali Penida (BWS-BP) dan konsultan perencana. Selanjutnya hasil analisis digunakan untuk perhitungan perencanaan desain revetment batu armor.Hasil analisa menunjukkan bahwa abrasi di Pantai Tegal Besar disebabkan oleh gelombang yang cukup tinggi yaitu kala ulang 25 tahun sebesar 3,679 m dan menyusur pantai. Gelombang ini menyebabkan terjadinya perpindahan sedimen menyusur pantai, sehingga direncanakan bangunan revetment dengan lapis batu armor untuk mencegah kemunduran garis pantai di lokasi tersebut. Adapun hasil analisis desain revetment lapis batu armor yang didapat yaitu : tinggi revetment adalah 5,20 m dari LWL dengan sudut kemiringan bangunan 1:2, lapisan utama digunakan batu andesite dengan berat 1500 kg dengan tebal 1,8 m, lapisan kedua menggunakan batu andesite dengan berat 375 kg dengan tebal 1,2 m, lapisan pengisi digunakan batu andesite dan geotextile dengan berat 15 kg dengan tebal 2,2 m, lebar puncak 1,97 m dengan elevasi puncak 5,2 m, tinggi toe protection 1,8 m dengan panjang 3,0 m dan total panjang revetment rencana 750 m.
MODEL PERMINTAAN PARKIR PADA FASILITAS KESEHATAN DI KOTA ENDE A. S, Thomas Aquino Aquino; Trombine, Paulus A
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v7i2.1126

Abstract

Kota Ende merupakan sebuah kota sejarah yang yang letaknya sangat strategis berada di tengah pulau Flores. Sebagai kota yang sedang berkembang, Ende cukup ramai dengan berbagai aktifitas pelayanan masyakatnya. Aktivitas kegiatan uang kompleks dan tingkat perherakan yang cukup tinggi tentu harus ditunjang dengan fasilitas prasarana transportasi yang memadai. Termasuk diantaranya pelayanan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas tentu membutuhkan fasilitas parkir yang memadai untuk mendukung kwalitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model persamaan matematis permintaan parkir kendaraan bermotor yang ada pada fasilitas kesehatan rumah sakit dan puskesmas, dan juga menganalisis estimasi ketersediaan kebutuhan ruang parkir. Data yang diperlukan meliputi volume kendaraan masuk dan keluar di rumah sakit dan puskesma, data jumlah dokter, paramedis, pegawai non medis, jumlah tempat tidur serta jumlah ruangan yang tersedia.Hasil analisis menyimpulkan bahwa model permintaan parkir untuk kendaraan roda empat menghasilkan persamaan :  Y = -3,306 + 2,426.X1 dengan R square = 0,999. Hal ini berarti dengan adanya 1 orang dokter akan mengakibatkan bertambahnya 1,276 petak tempat parkir. Sedangkan model parkir untuk sepeda motor menghasilkan persamaan  Y = 4,193 + 2,876.X4 dengan R square = 0,999 yang berarti estimasi parkirnya dapat dinyatakan dengan bertambahnya 1 tempat tidur akan menghasilkan 3,014 petak tempat parkir.
PENGELOLAAN INVENTORI DALAM SUPPLY CHAIN MANAGEMENT Decy Arwini, Ni Putu
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v7i1.1022

Abstract

Pengelolaan inventori memiliki peranan yang sangat penting bagi keberlangsungan kegiatan perusahaan, karena inventori mempengaruhi kegiatan produksi perusahaan dan merupakan harta lancar perusahaan. Inventori harus ada karena akan menetukan tingkat pelayanan yang mampu diberikan perusahaan kepada konsumennya, namun tidak boleh berlebihan karena akan berkaitan dengan biaya simpan inventori dan kemungkinan inventori tersebut akan rusak, hilang atau kadaluwarsa. Berdasarkan bentuknya, inventori dapat diklasifikasikan menjadi bahan baku, barang setengah jadi dan produk jadi. Berdasarkan fungsinya, inventori bisa dibedakan menjadi Pipeline/transit inventory,cycle stock, persediaan pengaman (safety stock), dan anticipation stock. Menurut (Waters, 2003), total biaya menyimpan inventori biasanya mencapai sekitar 25% dari nilai inventori tersebut dalam setahun. Jumlah ini merupakan sebuah angka yang sangat besar sehingga sangat diupayakan untuk diturunkan, namun bukan berarti harus meniadakan jumlah inventori. Inventori tetap harus ada karena ini berkaitan dengan service level perusahaan, yang harus dilakukan adalah bagaimana mengelola biaya-biaya yang digunakan untuk inventori tersebut. Biaya dalam mengelola inventori ini dapat diklasifikasikan sebagai biaya unit (unit cost), biaya pemesanan (ordering cost), biaya penyimpanan, dan biaya kekurangan (shortage cost). Biaya penyimpanan itu sendiri terdiri dari biaya modal, biaya layanan persediaan, biaya ruang penyimpanan, dan biaya resiko persediaan. Salah satu keputusan penting dalam manajemen inventori adalah ukuran pemesanan karena kan memberikan pengaruh pada frekuensi pemesanan dan rata-rata inventori yang akan disimpan oleh perusahaan. Salah satu model sederhana yang biasa digunakan dalam pemesanan inventori adalah metode Economic Order Quantity. Model ini mempertimbangkan dua hal penting yaitu biaya pesan dan biaya simpan
MODEL PENGARUH SEPEDA MOTOR TERHADAP ARUS JENUH DAN TINGKAT KEBERHASILAN RUANG HENTI KHUSUS DI JALAN PAHLAWAN KOTA TABANAN, BALI Kariyana, I Made; Suda Nurjani, Ni Putu
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v8i1.1243

Abstract

Permasalahan transportasi sering terjadi di kota-kota besar, termasuk kemacetan tundaan dan lainnya yang disebabkan meningkatnya aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi. Hal ini menuntut peningkatan sarana transportasi yang berdampak pada menurunnya kinerja jalan dan persimpangan, terutama di Kota Tabanan, Bali. Metode penelitian yang dipergunakan adalah metode regresi linier sederhana agar memperoleh arus jenuh kendaraan pada pendekat simpang dan model regresi arus jenuh pada kaki simpang. Hasil penelitian menunjukkan model pengaruh sepeda motor terhadap arus jenuh di Simpang Barat Pendekat Timur dengan persamaan: Y = 101,080 + 19,639X (R² = 0,735). berarti jika volume kendaraan sepeda motor meningkat, nilai arus jenuh juga meningkat. Pengaruh sepeda motor terhadap arus jenuh adalah 73,50%, dan 27,50% dipengaruhi oleh faktor lain. Simpang Timur Pendekat Barat, model yang diperoleh adalah: Y = 135,277 + 19,402X (R² = 0,651). Peningkatan volume sepeda motor juga meningkatkan arus jenuh, dengan pengaruh sebesar 65,10% dan 35,90% dipengaruhi oleh faktor lain. Tingkat keberhasilan RHK pada Simpang Barat Pendekat Timur adalah 73,3%, dan pada Simpang Timur Pendekat Barat adalah 66,6%, keduanya termasuk kategori cukup berhasil diterapkan.
PERANAN GUDANG (WAREHOUSE) DALAM KEGIATAN LOGISTIK INDONESIA Decy Arwini, Ni Putu; Kresna Suputra, I Putu
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v8i1.1252

Abstract

Dalam kegiatan logistik Indonesia, gudang memiliki peranan penting sebagai tempat penyimpanan sementara. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh  World Bank dan LPEM FEUI, biaya logistik di Indonesia bisa mencapai 20% dari harga jual produk. Hal ini menunjukkan bahwa tingginya harga produk di Indonesia  disebabkan oleh biaya produksi, penyimpanan dan distribusi yang tinggi.  Penyimpanan produk sebenarnya adalah hal yang seharusnya bisa dikurangi karena saat produk dalam masa penyimpanan, artinya perusahaan masih  mengeluarkan biaya bagi produk yang sedang disimpan digudang seperti biaya untuk keamanan, akomodasi,  karyawan dan lain sebagainya. Secara umum, gudang berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang namun hal ini bisa dikatagorikan lagi berdasarkan jenis produk maupun permintaan konsumen.  Jenis gudangpun ada bermacam-macam, karena setiap produk memiliki spesifikasi masing-masing terhadap gudang yang dibutuhkannya.  Dalam pemilihan apakah akan membeli atau menyewa gudang, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan antara lain lokasi, kapasitas, teknologi, keamanan dan biaya gudang itu sendiri. Metode penyimpanan barang dalam gudangpun ada berbagai macam, tergantung dari  jenis barang yang disimpan dan fasilitas yang tersedia di gudang tersebut.  Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa gudang memiliki peran signifikan dalam kegiatan logistik Indonesia. Memperkecil biaya penyimpanan akan mampu mengurangi tingginya nilai jual produk kepada konsumen .
MODEL TERINTEGRASI MEWUJUDKAN SUSTAINABLE TOURISM DI BALI BERBASIS PADA PELESTARIAN BUDAYA DAN DIGITAL MARKETING Agus Mahendra, I Made; Ardani, Wayan; Ari Sudiartini, Ni Wayan; Hignasari, L. Virginayoga
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v8i1.1244

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun sebuah model terintegrasi untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan di Bali, dengan mengeksplorasi pengaruh pemerintah pusat, pemerintah daerah, desa adat, pemberdayaan masyarakat, badan usaha milik negara (BUMN) perusahaan swasta, kearifan lokal, Sad Kerthi, dan digital marketing terhadap pelestarian budaya Bali dan pariwisata berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature review (SLR). Hasil penelitian ini menunjukkan pemerintah berperan dalam promosi baik pada tingkat internasional dan nasional, menyusun dan menerapkan kebijakan regulasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, infrastruktur, perlindungan situs dan budaya serta pemberian insentif. Desa Adat merupakan landasan dalam pembentukan karakter dan jati diri masyarakat. Pariwisata berbasis masyarakat bertujuan untuk melibatkan masyarakat dalam pengembangan pariwisata untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat saat ini dan di masa yang akan datang. BUMN dan perusahaan swasta dapat membantu pengembangan pariwisata dalam bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, khususnya dalam pelestarian budaya. Selain itu, digital marketing merupakan cara yang sangat efektif untuk promosi pariwisata untuk terwujudnya pariwisata berkelanjutan.  Melalui penerapan enam prinsip yang tercantum dalam Sad Kerthi, masyarakat Bali dapat memelihara tradisi, ritual, dan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan secara turun-temurun, yang sangat relevan dengan unsur-unsur penting dalam mewujudkan sustainable tourism di Bali.
MANAJEMEN PROYEK KONSTRUKSI PENATAAN SENTRA KULINER DAN TOILET UMUM DI TAMAN KOTA DENPASAR Juniastra, I Made
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v8i1.1253

Abstract

Denpasar sebagai kota budaya memiliki Taman Kota Denpasar yang asri yang lebih dikenal masyarakat sebagai Taman Lumintang.Taman kota Denpasar menjadi pusat rekreasi dan olahraga bagi masyarakat di Kota Denpasar. Taman yang hijau dan luas di sisi sungai di pusat permukiman dan perkantoran dan di pinggir jalan arteri primer jalan Gatot Subroto Timur menyebabkan aktivitas di taman kota menjadi sangat ramai. Demikian juga keberadaan lapangan umum di sebelah selatan, Art Centre Darma Negara Alaya di sebelah barat, dan Pura Lokanatha di sudut timur laut menegaskan keberadaan taman kota menjadi pusat orientasi kawasan. Sentra Kuliner dan Toilet umum menjadi perhatian bagi Pemerintah agar tidak mengganggu keasrian taman kota. Sesuai perencanaan sentra kuliner dan toilet umum diletakkan di lantai bawah (basement) dan lantai atas berupa pelat beton menjadi bersih dan terbuka untuk dijadikan lapangan dan taman hijau. Proyek pembangunan Sentra Kuliner dan Toilet Umum memiliki tantangan tersendiri berdasarkan site exsisting di lereng dan terletak di tikungan sungai dengan debit air yang besar. Manajemen Proyek Konstruksi mutlak harus diterapkan agar terwujud bangunan dengan Biaya, Mutu, dan Waktu yang sesuai dengan perencanaan dan harapan. Hal-hal dalam pelaksanaan konstruksi tentu tidak bisa sama persis sesuai dengan perencanaan karena sesuai dengan kondisi site yang mungkin berbeda dari perkiraan semula, oleh karena itu koordinasi antara Kontraktor Pelaksana, Konsultan Perencana, dan Dinas terkait tentang perubahan-perubahan desain dan adendum yang terjadi dilapangan mutlak dilakukan secara berkelanjutan untuk kebaikan proyek.
PENERAPAN MANAJEMEN PROYEK PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN RUMAH TINGGAL Utami Nilawati, Ni Ketut; Eka Dharsika, I Gde; Laksmi Maswari, Ketut
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v8i1.1246

Abstract

Rumah tinggal sebagai tempat tinggal atau hunian bagi individu atau keluarga berfungsi sebagai tempat berlindung, berkumpul, beristirahat, dan melakukan berbagai kegiatan sehari-hari. Rumah tinggal dapat berbentuk sederhana atau kompleks, tergantung pada kebutuhan dan keinginan penghuni serta anggaran yang tersedia.Pembangunan rumah tinggal adalah proses konstruksi atau pembangunan sebuah rumah yang digunakan sebagai tempat tinggal. Proses ini mencakup berbagai tahapan mulai dari perencanaan, desain, pemilihan bahan bangunan, hingga pelaksanaan pembangunan fisik rumah. Pembangunan rumah tinggal bertujuan untuk menciptakan sebuah hunian yang nyaman, aman, dan sesuai dengan kebutuhan serta keinginan pemilik rumah.Manajemen Proyek sangat penting dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, karena maju mundurnya suatu pekerjaan ditentukan oleh mutu manajemennya. Oleh karena itu penerapan azas manajemen yang baik merupakan suatu hal yang mutlak untuk mencapai tujuan pekerjaan secara efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan sebagai data sekunder dan observasi sebagai data primer dengan menganalisis penerapan manajemen proyek pada Pekerjaan Pembangunan Rumah Tinggal dengan menganalisis aspek manajemen proyek yang terdiri atas aspek perencanaan, pengorganisasian, pengendalian dan penyelesaian.Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana penerapan manajemen proyek pada pembangunan rumah tinggal. Manajemen proyek didefinisikan sebagai suatu bentuk atau cara dalam proses pembangunan industri konstruksi dimana tahapan perancangan, perencanaan dan pelaksanaan  sebagai suatu kesatuan sistem membangun.
SISTEM MONITORING PROTEKSI ARUS LEBIH MENGGUNAKAN SENSOR PZEM-004T BERBASIS MIKROKONTROLER DAN INTERNET OF THINGS Sumerta Yasa, I Made; Surya Lesmana, Arbiansyah; Sugirianta, Ida Bagus Ketut; Parti, I Ketut
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mahendradatta Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/jiv.v8i1.1203

Abstract

Abstract - In the current millennial era, electrical energy remains a fundamental need to sustain human activities. But on the other hand, electrical energy can also be dangerous if it is not equipped with a protection system in its application. The protection system is one of the systems in the electric power system that aims to anticipate as well as secure the possibility of disturbances occurring in the electric power system.This research is a design of an overcurrent protection monitoring system using a current transformer (PZEM-004T sensor) based on a microcontroller and the Internet of Things. This system consists of an Arduino AT-Mega 328 microcontroller, a PZEM-004T sensor, a relay module, a NodeMCU ESP8266 WiFi module, mySql as a database server and Google web browser software as an application to access monitoring websites for protection systems on the internet. The research method used is the quantitative research method and experimental metthod. Tests carried out by measuring the PZEM-004T sensor, testing system reliability and monitoring system performance on the website. Where are the results from testing the PZEM-004T sensor and the data displayed on the website has an error percentage of approximately 6.4%. In testing the protection system with 3 different current protection set point values, the average circuit breaking time was 171.6 milliseconds.