cover
Contact Name
Febri Arif Cahyo Wibowo
Contact Email
febriarif14@umm.ac.id
Phone
+6282257852386
Journal Mail Official
febriarif14@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang Universitas Muhammadiyah Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Forest Science Avicennia
ISSN : 27227928     EISSN : 26228505     DOI : https://doi.org/10.22219
Core Subject : Agriculture,
Journal of Forest Science Avicennia fokus pada semua bidang tentang kehutanan (Manajemen Hutan, Budidaya Hutan, Konservasi Sumber Daya Hutan dan Teknologi Hasil Hutan). Jurnal yang sesuai untuk publikasi akan dilakukan proses review.
Articles 110 Documents
Pendugaan Cadangan Karbon pada Ruang Terbuka Hijau Kota Mataram Ahmad, Zamhur; Aji, Irwan Mahakam Lesmono; Anwar, Hairil
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 6 No. 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v6i2.23140

Abstract

Jumlah karbon yang tersimpan di permukaan tanah dalam bentuk biomassa tanaman, sisa-sisa tanaman yang mati atau di dalam tanah dalam bentuk bahan organik tanah. Informasi mengenai cadangan karbon pada RTH penting diketahui untuk mengetahui potensi cadangan karbon yang tersimpan pada vegetasi. Setiap vegetasi menyimpan karbon dengan jumlah yang berbeda, tergantung kemampuannya dalam menyerap karbon yang ada di udara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui cadangan karbon tersimpan di Ruang Terbuka Hijau Kota Mataram dan untuk mengetahui skenario pendugaan cadangan karbon tersimpan di Ruang Terbuka Hijau Kota Mataram. Penelitian ini dilakukan di Ruang Terbuka Hijau Kota Mataram dengan menggunakan metode purposive sampling dan sensus. Analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif, analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan total karbon tersimpan sebesar 4238,31 ton/tahun dengan total biomassa tersimpan sebesar 9017,66 ton/tahun.
Studi Daya Dukung Ekowisata Air Terjun Begiham di Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat: Carryng Capacity Studies of Ecotourism Begiham Waterfall In Sanggau Distric West Kalimantan Yunita Kristin; Adijaya, Mardan; Wira Hadinata, Fitra
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 7 No. 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v7i1.24058

Abstract

This research was carried out from May -July 2022, using a survey method and descriptive analysis of the Tourism Suitability Index (IKW) analysis. Primary data was collected by direct measurement as well as interviews and filling out questionnaires. Activities that can be done in this area include playing in the water, looking at the scenery and camping. The magnitude of the value of the Begiham waterfall tourism suitability index, is the activity of playing in water the IKW value of 2.86 means that tourism is very suitable for sitting and activities seeing the sights with an IKW value of 2.22 means that tourism suitability is appropriate and camping activities with an IKW value of 2.2 means that tourism suitability is appropriate.While the value of the Area Carrying Capacity in the Begiham waterfall is 115 people/day for playing in the water, seeing the sights and camping. Begiham waterfall is very suitable for ecotourism purposes with a carrying capacity that is still being developed further, in this area you can do camping activities and enjoy the wild nature.
Analisis Peran Pemangku Kepentingan dan Pendapatan Pokdarwis Langgar Pusaka dalam Pengelolaan Wisata Bukit Pal Jepang Desa Sapit Kabupaten Lombok Timur Zain, Syarif Hidayatullah; Andi Chairil Ichsan; Eni Hidayati
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 6 No. 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v6i2.25201

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19, wisata alam menjadi salah satu sektor yang berpeluang untuk mendukung ekonomi masyarakat karena wisata alam memberikan keleluasaan untuk tetap menerapkan physical distancing dengan wisatawan lainnya. Salah satu wisata alam yang dibuka pada masa pandemi Covid-19 yaitu wisata alam Bukit Pal Jepang di Lombok Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa peran pemangku kepentingan dalam pengelolaan wisata alam Bukit Pal Jepang dan menghitung pendapatan Pokdarwis Langgar Pusaka pada masa pandemi Covid-19 yaitu tahun 2020 dan 2021. Sebanyak 39 responden dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling yang terdiri dari 30 (tiga puluh) pengurus dan anggota Pokdarwis Langgar Pusaka dan 9 (sembilan) responden dari pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan pengaruh dan kepentingannya, pemangku kepentingan dikelompokkan menjadi 4 yaitu Pemain Kunci (Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan Rinjani Timur), Subyek (Pokdarwis Langgar Pusaka), Pendukung (Pemerintah Desa Sapit), dan Pengikut Lain (Kelompok HKM Blok Dupe, Kelompok Tani Bukit Tinggi, Puskesmas Suela, Polsek Suela dan lembaga adat). Pendapatan bersih yang diperoleh kelompok Pokdarwis Langgar Pusaka pada tahun 2020 sebesar Rp32.126.500 dan pada tahun 2021 sebesar Rp16.184.000.
Sifat Fisika Dan Mekanika Papan Semen Partikel Dari Limbah Kertas Hvs Juliadi, Erwin; Anwar, Hairil; Webliana, Kornelia
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 6 No. 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v6i2.25207

Abstract

Penumpukan sampah menjadi permasalahan walaupun bisa didaur ulang namun pemanfaatannya masih belum optimal. Bisa dilihat pada pemanfaatan limbah kertas yang didaur ulang dimana masih belum optimal. Salah satu upaya alternatif dalam memanfaatkan limbah tersebut yaitu dengan memanfaatkannya sebagai bahan pembuatan papan partikel. Dapat diketahui kandungan lignoselulosa pada kertas hvs sebesar 90% sehingga sangat bagus dalam membantu proses perekatan bahan baku menjadi papan partikel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara semen sebagai perekat dengan serat kertas dalam pembuatan papan partikel serta mengetahui sifat fisika dan mekanika papan partikel. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang dibuat dengan rancangan acak lengap (RAL). Pembuatan contoh uji dan pengujian dilakukan mengikuti SNI 03-2105-2006. Perbandingan komposisi serat dan semen pada contoh uji papan partikel yang digunakan berupa 1:3, 1:4, 1:5. Dapat diketahui bahwa nilai kerapatan, kadar air, pengembangan tebal dan MoR telah memenuhi standar SNI 03-2105-2006, sedangakan pada nilai MoE tidak memenuhi standar. Dari hasil Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pengaruh interaksi perlakuan perbandingan semen dengan serat kertas dan tekanan kempa tidak berpengaruh nyata terhadap nilai sifat fisika dan mekanika papan semen partikel dari limbah kertas HVS.
KONTRIBUSI HUTAN KEMASYARAKATAN TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DI NAGARI INDUDUR KABUPATEN SOLOK Ramadani, Ega; Qomar, Nurul; Andriani, Yulia
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 6 No. 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v6i2.26408

Abstract

Salah satu hutan yang telah memiliki izin pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (HKm) di Sumatera Barat adalah Hutan Kemasyarakatan Nagari Indudur Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok. Areal HKm yang dikelola oleh masyarakat Nagari Indudur meliputi kawasan hutan lindung. Program tersebut dimaksudkan agar pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama agar hutan yang ada tetap lestari dan dapat memenuhi fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pengusahaan HKm terhadap pendapatan masyarakat Nagari Indudur Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumen. Informan dipilih secara purposive, yakni masyarakat yang melakukan pengusahaan HKm, seperti: ketua, sekretaris, bendahara serta anggota kelompok tani hutan menggunakan teknik accidental. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendapatan total KTH Nagari Indudur per tahun sebesar Rp.1.262.820.000 atau rata-rata sebesar Rp.28.700.455/anggota/tahun yang bersumber dari pertanian, pengusahaan HKm, non pertanian, dan lain-lain. Sektor pertanian menyumbang pendapatan terbesar karena sumber mata pencaharian masyarakat Nagari Indudur sebagian besar merupakan petani. Pengusahaan HKm berkontribusi terhadap pendapatan KTH Nagari Indudur per tahun sebesar 31,41% atau sebesar Rp.396.650.000. Komoditi kemiri menyumbang pendapatan terbesar di KTH Nagari Indudur karena merupakan komoditi unggulan yang dapat dipanen 2-3 kali dalam setahun dan pemasarannya yang mudah. Kata kunci : Hutan Kemasyarakatan Nagari Indudur, Pendapatan, Kontribusi.
Komposisi dan Struktur Tegakan di RPH Temutung KPH Ropang Kabupaten Sumbawa Maaruf, Caesario Agustiandi; Idris, Muhamad Husni; Aji, Irwan Mahakam Lesmono
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 6 No. 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v6i2.26543

Abstract

Degradasi hutan di Indonesia, yang menyebabkan penyusutan luas tutupan hutan, memotivasi pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL). Kegiatan RHL bermaksud untuk memulihkan hutan dan lahan agar dapat berfungsi secara normal dan lestari sebagai sistem penyangga kehidupan. Pentingnya data yang mendukung dan strategi pemilihan jenis tanaman yang tepat menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan RHL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi dan struktur tegakan di kawasan hutan RPH Temutung, KPH Ropang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Luas areal lokasi penelitian ini adalah 281,4 ha dengan intensitas sampling 1% sehingga diperoleh 70 plot pengamatan. Pengambilan data dilakukan menggunakan plot berukuran 20 x 20 m dan 200 x 150 m. Data yang dikumpulkan meliputi jenis vegetasi, jumlah pohon, tingkat pertumbuhan, diameter pohon, tinggi pohon, dan luas tajuk pohon. Hasil dari penelitian ini ditemukan sebanyak 41 jenis, 39 marga, dan 20 suku. Jenis dengan INP tertinggi pada tingkat pohon yaitu Tectona grandis (43,07%), pada tingkat tiang yaitu Tectona grandis (55,07%), pada tingkat pancang yaitu Psidium guajava (66,52%), dan  tingkat semai yaitu Eupatorium odoratum (57,31%). Indeks Keanekaragaman kawasan hutan RPH Temutung termasuk dalam kategori sedang.  Indeks Kemerataan vegetasi tingkat pertumbuhan semai dan pancang rentan terhadap gangguan. Indeks Kekayaan jenis rendah menuju sedang. Indeks Dominansi menunjukkan terdapat jenis yang dominan pada setiap tingkat pertumbuhan. Struktur tegakan hutan RPH Temutung secara horizontal dan vertikal dinyatakan normal dan masih memiliki regenerasi yang baik, sedangkan pola persebaran profil tegakan vegetasi yang berada di kawasan hutan produksi terbatas RPH Temutung tersebar secara acak, sedangkan pada kawasan hutan lindung tersebar secara bergerombol.
Kualitas Air Sumur Berdasarkan Lebar Jalur Hijau Mangrove Kelurahan Sedau Destiana, Destiana; Azahra, Siva Devi; Lestariningsih, Siti Puji
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 6 No. 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v6i2.27309

Abstract

Biodiversitas vegetasi mangrove dan Lebar Jalur Hijau (LJH) mangrove memiliki peran yang sangat besar dalam memfilter air laut yang masuk kedaratan, dengan sistem perakaran yang kompleks dan lebar jalur hijau yang besar salinitas air laut yang tinggi dapat mengalami penurunan sehingga kemudian dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui kualitas air sumur berdasarkan lebar jalur hijau yang ada di Kelurahan Sedau Kota Singkawang. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan penentuan titik secara purposive: stasiun 1 (mangrove LJH besar) dan stasiun 2 (mangrove yang memiliki LJH kecil), setiap stasiun dibuat titik-titik pengambilan sampel air sumur untuk kemudian dianalisis kandungan salinitas, pH air, suhu air, DO, TDS, tingkat kesadahan, dan kandungan nitrat. Secara umum dari tujuh parameter yang diamati hanya suhu dan nitrit yang menunjukkan nilai dibawah baku mutu air layak konsumsi yang telah ditetapkan Asiahoki77 terus berinovasi untuk memberikan pengalaman bermain yang terbaik bagi para penggunanya. Dengan antarmuka yang user-friendly dan fitur-fitur canggih, Asiahoki77 berhasil menarik perhatian banyak pemain dari berbagai kalangan. Dengan reputasi yang terus meningkat, tidak mengherankan jika Asiahoki77 menjadi pilihan utama bagi para pecinta judi online di Asia dan sekitarnya. oleh pemerintah sedangkan parameter pH, suhu, oksigen terlarut, TDS, dan kesadahan air sumur menunjukkan bahwa air tersebut layak dikonsumsi. Secara umum berdasarkan hasil yang ada air minum di wilayah tersebut masih aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat sekitar.
Trans Papuan Highway Construction and Honey Eater Bird (Macgregoria pulchra) Population Hartatik , Sri Een; Nisaa’, Ratri Ma'rifatun; Witasari, Lita; Fardhani, Indra; Widyati, Enny
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 6 No. 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v6i2.29631

Abstract

Lorentz National Park has a high degree of endemism; however, it is vulnerable to extinction. One of the most attractive birds is MacGregor’s Giant Honeyeater (Isap Madu Elok, Indonesian Language) that nested on the Dacryocarpus compactus tree. However, either the birds or the trees has very little information. On the other hand, they are impacted by the massive local development. Trans Papuan Highway Project crossing the Lorentz National Park area threat to the sustainability of habitat and population of that bird. This mini review highlights several impacts of road construction on the population of Isap Madu Elok bird in LNP: the habitat fragmentation; the potentially increasing human disturbance due to open access; and lastly the mitigation strategy for minimizing the impact.
Estimasi Stok Karbon pada Ekosistem Mangrove di Pulau Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan, Bangka Belitung: Estimated Carbon Stock in the Mangrove Ecosystem on Lepar Pongok Island, South Bangka Regency, Bangka Belitung Okto Supratman; Henri, Henri; Farhaby, Arthur Muhammad; Supratman, Okto
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 7 No. 1 (2024): FEBRUARI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v7i1.29661

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan salah satu lahan basah pesisir yang berperan penting dalam siklus karbon global terutama karena kapasitas penyimpanan karbonnya yang tinggi. Estimasi penyimpanan karbon menjadi penting sehingga penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi mengenai cadangan karbon pada ekosistem hutan mangrove di Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan. Metode pengambilan vegetasi dan biomassa dilakukan secara systematic sampling method dan pengukuran biomassa pohon mangrove mati mengacu pada SNI (7724:2011), sedangkan pengambilan sampel substrat dilakukan dengan metode komposit yang selanjutnya dianalisis kandungan karbon menggunakan metode Loss of Ignition (LOI). Hasil penelitian terdapat sebanyak 11 spesies mangrove pada keempat stasiun dengan Rhizophora apiculata dan Sonneratia alba yang selalu ada pada setiap stasiun kecuali pada stasiun IV. Kerapatan rata-rata ekosistem mangrove di Pulau Lepar masuk dalam kriteria kerapatan sangat padat (1.689,75 ind/ha). Nilai rata-rata aboveground biomass sebesar 87,55 ton/ha dan stok karbonnya sebesar 41,15 ton/ha, dan yang tertinggi pada stasiun IV sebesar 182,88 ton/ha untuk aboveground biomass dan 85,95 ton/ha untuk stok karbon sedangkan terendah pada stasiun II yaitu 30,90 ton/ha untuk aboveground biomass dan 14,52 stok karbonnya. Potensi stok karbon yang ada dapat dijadikan upaya pentingnya konservasi dan restorasi ekosistem mangrove dalam menghadapi mitigasi perubahan iklim.
Persepsi Masyarakat terhadap Jasa Lingkungan Berbasis Hutan; Studi Kasus Hutan Pinus Precet, Kabupaten Malang, Jawa Timur Anestiningarum; Nugroho, Prasetyo
Journal of Forest Science Avicennia Vol. 6 No. 2 (2023): AGUSTUS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/avicennia.v6i2.30037

Abstract

Ekosistem hutan memiliki peran strategis dalam menyediakan ragam jasa lingkungan berbasis hutan bagi masyarakat luas. Keberagaman jasa lingkungan berbasis hutan diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga mampu meningkatkan dukungan masyarakat terhadap perlindungan hutan. Meskipun demikian, dukungan tersebut sangat dipengaruhi oleh persepsi mereka terhadap manfaat hutan. Untuk mengetahui ragam jaslinghut yang diterima masyarakat, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat lokal terhadap jaslinghut Hutan Pinus Precet, Jawa Timur. Survey kuisioner secara tatap muka dilakukan untuk menilai ragam jaslinghut dan jaslinghut yang paling dirasakan oleh masyarakat Desa Sumbersuko dan Babadan. Survey menghasilkan 131 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat penyangga Hutan Pinus Precet memiliki persepsi yang beragam terhadap jaslinghut yang mereka terima. Kemampuan hutan dalam menyediakan air bersih dan hasil hutan bukan kayu (getah pinus dan kopi) merupakan jenis jasa lingkungan berbasis hutan kategori penyedia (provisioning services) yang paling dirasakan oleh masyarakat. Masyarakat menilai bahwa Hutan Pinus Precet mampu mencegah bencana alam (longsor dan erosi), memperbaiki kualitas udara, serta kuantitas dan kualitas air (regulating and supporting services). Lebih lanjut, Hutan Pinus Precet dinilai memiliki daya tarik sebagai tempat rekreasi/refreshing/wisata (cultural services). Penelitian ini mengindikasikan bahwa Hutan Pinus Precet memiliki potensi jaslinghut yang beragam, dan temuan ini dapat digunakan sebagai dasar dalam mengembangkan strategi optimalisasi pengelolaan sumber daya hutan.

Page 10 of 11 | Total Record : 110