cover
Contact Name
Wiku Aji Sugiri
Contact Email
wikusugiri@uin-malang.ac.id
Phone
+6282257057944
Journal Mail Official
journal.preschool@uin-malang.ac.id
Editorial Address
Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Jalan Gajayana 50 Malang 65144, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 27153622     DOI : -
Preschool: Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini published twice a year since October 2019. This journal is published by the Department of Early Childhood Studies, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Indonesia. We invite scientists, scholars, researchers, as well as professionals in the field of early childhood education to publish their researches in our journal. Preschool: Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini is a study about the results of research in the areas of early childhood education. The focus and scope of this journal are (a) Early Childhood Learning and Development. (b) Media for Early Childhood Learning. (c) Caring in Early Childhood. (d) Instructional Technology in Early Childhood Studies. (e) Stimulation of Early Childhood Development. (f) Problems in Early Childhood. (g) Assessment and Evaluation of Early Childhood Development. (h) Management of Organizing Early Childhood Education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 70 Documents
Pengembangan Media Video Animasi Berbasis Aplikasi Canva Terhadap Kemampuan Menyimak Anak Usia 4-5 Tahun Dytarisma Dewantari
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2025): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v7i1.23062

Abstract

Kemampuan Bahasa merupakan faktor penting untuk kehidupan manusia sebagai makhluk sosial. Karena bahasa merupakan sarana komunikasi dalam mengutarakan pemikiran dalam diri seseorang baik diucapkan secara lisan ataupun tulisan. Dalam kemampuan berbahasa terdapat empat segi keterampilan, yaitu menyimak (listening), berbicara (speaking) dan menulis (writing)”. Dari keempat keterampilan bahasa diatas, keterampilan menyimak masih tergolong rendah hal tersebut disebabkan oleh media pembelajaran yang menjadi pendukung. Hal tersebut membuktikan bahwa kemampuan menyimak perlunya perhatian dalam memberikan stimulus. Penelitian ini bertujuan untuk membuat produk berbentuk video pembelajaran berbasis aplikasi canva yang digunakan dalam membantu meningkatkan kemampuan menyimak anak. Penelitian ini menggunakan jenis data berupa RD dengan model ADDIE.  Metode analisis data dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menyatakan penggunaan video animasi berbasi canva untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak dapat berjalan dengan kualifikasi yang sangat baik dan hal tersebut didasarkan oleh hasil penilaian oleh para ahli, yaitu ahli media, ahli materi, ahli Bahasa dan anak usia 4-5 tahun. Selain itu media video animasi tersebut dapat digunakan sebagai media belajar yang lebih variatif sehingga dapat mengubah proses pembelajaran menjadi lebih memotivasi, menarik dan memberikan pengalaman belajar yang baru untuk anak. Kata kunci: Video animasi pembelajaran, kemampuan menyimak, anak usia dini
Upaya Guru dan Orang Tua dalam Menstimulasi Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Pria Dita Anis Wari
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2026): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v7i2.39575

Abstract

Abstrak: Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) merupakan upaya upayas dalam membentuk karakter anak sejak usia dini melalui pembiasaan positif yang mencakup aspek religius, kesehatan, kemandirian, dan sosial. Namun, implementasi program ini di jenjang pendidikan anak usia dini masih menghadapi tantangan, terutama terkait konsistensi pembiasaan, pengaruh lingkungan keluarga, serta penggunaan gawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya guru dalam mengatasi tantangan implementasi 7KAIH di sekolah, upaya orang tua dalam mendukung pembiasaan di rumah, serta bentuk kerjasama guru dan orang tua dalam menanamkan tujuh kebiasaan secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan menganalisis artikel jurnal relevan yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir melalui teknik analisis isi. Adapun dalam melaksanakan proses analisis isi artikel berbantuan Artificial Intellegence (AI) tepatnya yaitu elicit, notebook LM dan ChatGpt . Hasil kajian menunjukkan bahwa guru menerapkan pembiasaan terstruktur melalui rutinitas harian, keteladanan, metode multisensori, dan integrasi nilai dalam pembelajaran. Orang tua berperan melalui keteladanan, pembentukan rutinitas positif, dan pengawasan penggunaan gawai. Kerjasama guru dan orang tua menjadi kunci keberhasilan implementasi 7KAIH secara konsisten dan berkelanjutan.Kata kunci: Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat; Sosial Emosional AUD
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS MENGENAL POLA ABCD-ABCD DENGAN KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA ANAK USIA DINI Salma Zahra Fauziyah; Teti Ratnasih; Zaenal Muftie
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2025): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v7i1.23497

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara aktivitas mengenal pola abcd-abcd dan kecerdasan logika matematika, terlihat bahwa anak masih perlu dibimbing dalam mengenali, menyusun, mengingat pola, dan memikirkan pola selanjutnya, serta dalam memecahkan masalah, juga menyelesaikan tugas yang diberikanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Aktivitas mengenal pola abcd-abcd, (2) Kecerdasan logika matematika anak usia dini; dan (3) Hubungan antara aktivitas mengenal pola abcd-abcd dengan kecerdasan logika matematika di Kelompok B1 RA Persis 3 Cikutra Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasional, dengan subjek penelitian sebanyak 13 anak yang terdiri dari 10 laki-laki dan 3 perempuan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, unjuk kerja, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari aktivitas mengenal pola abcd-abcd memperoleh nilai rata-rata 77 dengan interpretasi baik dan hasil kecerdasan logika matematika memperoleh nilai rata-rata 74,3 dengan interpretasi baik pula. Adapun hubungan antara aktivitas mengenal pola abcd-abcd dengan kecerdasan logika matematika anak usia dini memperoleh angka korelasi sebesar 0,75 yang memiliki tingkat hubungan kuat. Selanjutnya hasil dari koefisien determinasi diperoleh sebesar 56% kontribusi yang diberikan kepada kecerdasan logika matematika dalam aktivitas mengenal pola abcd-abcd.
PERAN PENGASUHAN RESPONSIF ORANG TUA DALAM MENUMBUHKAN EMPATI ANAK USIA DINI Siti Nurmala; Esya Anesty Mashudi
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2026): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v7i2.39631

Abstract

Perkembangan sosial dan emosional merupakan aspek fundamental dalam pendidikan anak usia dini karena menjadi dasar bagi kemampuan anak dalam berinteraksi,mengelola emosi, serta membangun hubungan sosial yang positif. Salah satu kemampuan sosial-emosional yang penting dikembangkan sejak dini adalah empati. Empati tidak berkembang secara alami, melainkan dipengaruhi oleh kualitas interaksi anak dengan lingkungan terdekatnya, terutama keluarga. Orang tua sebagai figur pengasuh utama memiliki peran strategi dalam menumbuhkan empati anak melalui pola pengasuhan yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pengasuhan responsif orang tua dalam menumbuhkan empati anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi Pustaka (library study ) terhadap berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan, seperti buku dan artikel jurnal nasional maupun internasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengasuhan responsif, yang ditandai dengan kepekaan terhadap kebutuhan emosional anak, respon yang cepat dan tepat, kehangatan interaksi, serta konsistensi pola pengasuhan, berperan penting dalam mendukung perkembangan emosi dan empati anak. Pengasuhan secara responsif juga mendorong munculnya perilaku prososial, seperti berbagi, menolong, dan peduli terhadap orang lain. Dengan demikian, pengasuhan orang tua yang responsif mempunyai kontribusi yang signifikan dalam membentuk kemampuan empati anak usia dini sebagai dasar perkembangan sosial-emosional pada tahap selanjutnya.
Penanaman Nilai Moral dan Agama Anak Usia Dini Melalui Pembiasaan Berdoa di Tk Islam Smart Kids Sabrina Ulya Queen Angelly; Febri Fitri Handayani; Naili Rohmah
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2025): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v7i1.34729

Abstract

Penanaman nilai moral dan agama pada anak perlu dilakukan sejak usia dini. Usia dini sering disebut sebagai golden age atau usia emas yang mana pada usia ini aspek-aspek perkembangan anak berkembang pesat, salah satunya perkembangan moral dan agamanya. Anak-anak yang sudah ditanamkan nilai moral dan agamanya sejak dini, maka anak memiliki bekal keagamaan dalam menjalankan semua aktivitasnya. Melalui pembiasaan dapat membantu anak lebih mudah mengembangkan moral agamanya, salah satunya dengan pembiasaan berdoa. Hal ini dilakukan juga oleh TK Islam Smart Kids yang beralamat diPerum Depot Palan V No C24 Karangjati RT01/RW07, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Penelitian ini dilakukan di TK Islam Smart Kids dengan informan dua guru dari TK A dan TK B. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa pembiasaan berdoa di TK Islam Smart Kids berdampak pada berkembangnya moral dan agama anak, diantaranya : (1) anak mengenal tuhannya sejak dini, (2) berdoa adalah cara berkomunikasi langsung dengan tuhannya, (3) anak juga paham bahwa dengan berdoa merupakan wujud syukur kepada tuhan atas apa yang telah diberikan oleh tuhan.
Kompetensi Pedagogik Guru dalam Menghadapi Anak dengan Keterlambatan Bicara pada Anak Usia 4-5 Tahun Intan Kharisma Andy
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2026): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v7i2.40767

Abstract

This study aims to describe teachers’ pedagogical competence in dealing with children aged 4–5 years who experience speech delay at PAUD Anak Ceria Surabaya. The research focuses on five aspects of pedagogical competence: understanding children’s characteristics, curriculum development, implementation of educative learning activities, communication with children, and assessment and evaluation of children’s development. A qualitative approach with a case study design was employed. The research subjects consisted of three early childhood teachers who directly handled children with speech delay. Data were collected through non-participant observation, semi-structured interviews, and documentation. Data analysis followed an interactive model involving data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and technique triangulation.The findings indicate that teachers demonstrate strong pedagogical competence in understanding the characteristics of children with speech delay through observation of nonverbal responses, expressions, and learning engagement. Teachers are able to design flexible and adaptive learning activities, apply play-based learning approaches, use alternative communication strategies, and conduct continuous developmental assessments. However, the development of more individualized written curriculum planning still requires improvement. This study concludes that flexible and responsive pedagogical competence plays a crucial role in creating inclusive and meaningful learning experiences for children with speech delay.
Sinergi Pendidik dan Orang Tua dalam Penerapan Pendidikan Islam Humanis dalam Lingkungan Plural di RA Anak Emas Denpasar Bali Ichsaningtyas Jayeng Noorsy; Dwi Inggi Adiarti; I'anatul Inayah; Indrawati Burhan Lokuwaka; Dimas Setiaji Prabowo
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2025): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v7i1.36125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sinergi antara pendidik dan orang tua dalam penerapan pendidikan Islam humanis pada lingkungan plural di RA Anak Emas Denpasar. Pendidikan Islam humanis mengedepankan nilai kemanusiaan, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman budaya serta agama. Sinergi ini diwujudkan melalui komunikasi yang efektif, kerja sama aktif, dan peran bersama dalam menguatkan nilai-nilai tersebut dalam proses pembelajaran dan pembentukan karakter anak. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan rancangan studi deskriptif yang mencakup tiga teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang intensif antara pendidik dan orang tua mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan kondusif, mendukung perkembangan akademik, moral, dan sosial anak, serta menanamkan sikap saling menghargai dan membangun keharmonisan hidup di lingkungan masyarakat yang beragam.
Pengaruh Gaji terhadap Psychological Well-Being Guru PAUD di Kota Semarang dengan Mediator Kepuasan Kerja Ananda Putri Nurrohmah; Sri Kurnianingsih
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2026): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v7i2.41866

Abstract

Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan dan pembelajaran anak, namun banyak guru PAUD di Indonesia masih menerima gaji yang jauh di bawah UMR sehingga berpotensi mempengaruhi kepuasan kerja dan Psychological Well-Being (PWB). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaji terhadap psychological well-being guru PAUD dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediator di Kota Semarang. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan pada penelitian ini dengan 187 partisipan guru PAUD yang mengajar di lima kecamatan di Kota Semarang. Instrumen yang digunakan adalah skala kepuasan kerja guru dan skala PWB yang telah melalui uji coba. Analisis data dilakukan dengan analisis mediasi menggunakan modul medmod dan metode bootstrapping menggunakan perangkat lunak Jamovi versi 2.3.26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh tidak langsung antara gaji dan PWB melalui kepuasan kerja signifikan (p = 0.017), sedangkan pengaruh langsung gaji terhadap PWB tidak signifikan (p = 0.914). Hal ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja memediasi secara penuh (full mediation) hubungan antara gaji dan PWB guru PAUD. Oleh karena itu, upaya peningkatan kesejahteraan guru PAUD perlu memperhatikan aspek finansial sekaligus faktor psikologis yang berkaitan dengan kepuasan dalam pengalaman kerja.
Pengaruh Pendidikan Seksual Sejak Dini terhadap Kemampuan Anak Usia 1-6 Tahun dalam Menjaga Diri dan Mengenal Konsep Tubuh Naya Rahmawati; Mahrun Nisa; Dilla Nurhaliza Fatimah; Novaryska Damayanti; Meysa Damayanthi Hidayat; Natasya Salsabila Hamdani; Nisvi Sabrina
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 1 (2025): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v7i1.38057

Abstract

Pendidikan seksual sejak dini berperan penting dalam membentuk pemahaman konsep tubuh dan kemampuan perlindungan diri anak usia 1–6 tahun. Anak pada tahap ini rentan mengalami kebingungan terkait batasan tubuh, kesulitan mengenali sentuhan tidak aman, hingga ketidakmampuan merespons situasi berisiko apabila tidak dibekali pengetahuan dasar tentang tubuh dan keamanan diri. Pemahaman tubuh yang tepat menjadi fondasi bagi perkembangan rasa aman, kesadaran diri, serta pembentukan perilaku protektif pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan seksual sejak dini terhadap kemampuan anak dalam menjaga diri dan mengenal konsep tubuh melalui penelitian sistematis berbagai penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan penelusuran literatur pada berbagai database, seleksi artikel berdasarkan kriteria inklusi–eksklusi, serta analisis tematik untuk mengidentifikasi pola temuan. Sebanyak 20 artikel dianalisis dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seksual yang disampaikan melalui media visual, cerita, permainan peran, dan aktivitas berbasis pengalaman terbukti meningkatkan pemahaman anak mengenai area tubuh pribadi, batasan sentuhan, serta keterampilan perlindungan diri seperti menolak, menghindar, dan melapor kepada orang dewasa tepercaya. Pendidikan seksual yang konsisten dan sesuai perkembangan anak mampu memperkuat rasa aman, kepercayaan diri, dan perilaku protektif.
Peran Media Musik terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini (Studi Literature Review) Siti Aisyah Ayu Kinanti
Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 2 (2026): Preschool : Jurnal Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/pres.v7i2.42069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media musik terhadap perkembangan bahasa anak usia dini melalui studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah. Media musik yang dianalisis meliputi puisi lagu, metode bernyanyi, gerak dan lagu, audio visual, serta permainan edukatif berbasis musik. Hasil kajian menunjukkan bahwa media musik memiliki peran penting dalam meningkatkan perkembangan bahasa anak pada beberapa aspek, yaitu penguasaan kosakata, kemampuan berbicara, aspek fonologis, serta minat belajar bahasa. Penggunaan media musik membantu anak dalam memperkaya kosakata melalui pengulangan lirik dan pengalaman belajar yang menyenangkan. Selain itu, media musik juga meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui latihan artikulasi, keberanian berkomunikasi, dan interaksi sosial. Dari aspek fonologis, musik membantu anak mengenali ritme, intonasi, dan pola bunyi bahasa. Selain itu, media musik juga mampu meningkatkan minat belajar anak karena menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif. Dengan demikian, media musik dapat dijadikan sebagai salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam menstimulasi perkembangan bahasa anak usia dini secara menyeluruh.