cover
Contact Name
Irma Fidora, S.Kep., Ns., M.Kep
Contact Email
irma.fidora@gmail.com
Phone
+628126751654
Journal Mail Official
redaksi.menaramedika@gmail.com
Editorial Address
Jl. By Pass No.9, Aur Birugo Tigo Baleh, Bukittinggi, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Menara Medika
ISSN : 2622657X     EISSN : 27236862     DOI : https://doi.org/10.31869
Core Subject : Health,
Jurnal Menara Medika hanya menerima naskah asli yang belum pernah dipublikasikan baik di jurnal dalam maupun luar negeri. Naskah dapat berupa hasil penelitian, tinjauan pustaka, studi kasus dan konsep pemikiran inovatif yang menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik kesehatan (keperawatan, kebidanan dan administrasi rumah sakit).
Articles 235 Documents
EFEKTIVITAS PEMBERIAN TEH CHAMOMILE TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS TIDUR LANSIA Anni Suciwati; Bunga Tiara Carolin; Novi Azzia Bunga
Menara Medika Vol 5, No 2 (2023): VOL 5 NO 2 MARET 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v5i2.3623

Abstract

Latar Belakang: Kualitas tidur dapat menurun seiring dengan bertambahnya usia manusia. Karena itu sangat rentan bagi lansia untuk mengalami penurunan kualitas tidur. Hal ini disebabkan karena pada fase usia 60 tahun keatas terjadi perubahan bio, psiko, sosial dan spiritual. Pada aspek biologis terjadi kemunduran baik fungsi maupun struktur dalam tubuh yang menyebabkan lansia rentan mengalami berbagai macam penyakit, yang disertai dengan gaya hidup kurang sehat. dapat menjadi faktor penyebab terjadinya penyakit degeneratif. Penanganan non farmakologis termasuk penanganan yang aman, efektif, dan tanpa efek samping seperti terapi komplementer. Pemberian teh chamomile berpengaruh dalam peningkatan kualitas tidur, karena mengandung apigenin yang akan berikatan dengan reseptor benzodiazepine di otak sehingga dapat menangani gangguan kecemasa, depresi, dan gangguan kualitas tidur. Tujuan: mengetahui efektifitas the chamomile terhadap peningkatan kualitas tidur lansia. Metodologi: penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain one group pre test and post test design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 lansia. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner PSQI. Data dianalisis menggunakan deskriptif analitik dan inferential statistik yaitu menggunakan paired t-test  untuk mengetahui perbedaan skor dalam satu kelompok. Hasil: penelitian menunjukkan rata-rata skor kualitas tidur pretest yaitu 7,85 dan posttest 6,80. Hasil uji bivariat didapatkan p value 0.000. Kesimpulan dan saran; menjadi salah satu referensi untuk salah satu pilihan terapi nonfarmakologi untuk mengatasi gangguan tidur 
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU-IBU YANG MEMILIKI BALITA TENTANG ISI PIRINGKU (IPK) Chyka Febria; Mega Ade Nugrahmi
Menara Medika Vol 5, No 2 (2023): VOL 5 NO 2 MARET 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v5i2.4165

Abstract

Pendahuluan: Kejadian stunting di Indonesia di tahun 2013 mencapai 37,2%. Kalau dibandingkan dengan tahun 2010, kejadian stunting 35,6%, artinya terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya, tetapi kalau dilihat dari data RISKESDAS tahun 2018, prevalensi stunting terlihat penurunan sebanyak 30,8%. Hal ini melihatkan di tahun 2018 angka kejadian stunting di Indonesia menurun. Mesksipun adanya penurunan, tetapi persentase ini masih dikategorikan tinggi jika dilihat persentase WHO yang semestinya < 20%.Kejadian stunting di provinsi sumatera barat merupakan urutan ke-17 dari 34 provinsi yang berada di Indonesia ialah sebanyak 36,2%, angka tersebut diatas kejadian nasional ialah 35,3% (KEMENKES RI, 2021).Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan ibu-ibu yang memiliki balita tentang isi piringku (IPK ). Metodologi: Jenis Penelitian menggunakan metoda Quasi Eksperimen dengan design cross sectional. Penelitian ini menggunakan metoda pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu-ibu yang memiliki balita usia 12-36 bulan. Sampel penelitian sebanyak 52 responden dengan teknik pengambilan sampel accidental sampling. Data yang digunakan adalah data primer, instrument penelitian menggunakan kuisioner. Hasil: Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test diperoleh nilai p=0,007 (<0,05), berarti ada pengaruh edukasi terhadap pengetahuan ibu-ibu balita tentang isi piringku (IPK). Kesimpulan: dari penelitian ini ada pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan ibu-ibu balita tentang isi piringku sesuai usia (IPK).
GAMBARAN KINERJA KEUANGAN PADA RUMAH SAKIT TAHUN 2019-2021 Suci Agustin; Elsi Susanti; Erpidawati Erpidawati
Menara Medika Vol 5, No 2 (2023): VOL 5 NO 2 MARET 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v5i2.3847

Abstract

Latar Belakang: Gambaran posisi keuangan dalam satu periode yang biasanya dapat diukur dengan indikator kecukupan modal, likuiditas serta profitabilitas perusahaan merupakan pengertian laporan keuangan. Ditemukan bahwa RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi merupakan rumah sakit rujukan Covid-19 yang berarti akan ada peningkatan atau penurunan dalam kinerja keuangannya. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana kinerja keuangan pada Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi pada tahun 2019-2021. Metodologi: Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2022 menggunakan metode kuantitatif pendekatan deskriptif dengan teknik telaah dokumen. Hasil: yakni rasio likuiditas mengalami peningkatan tiap tahunnya, hasil rasio solvabilitas mengalami penurunan persentase dan hasil rasio rentabilitas mengalami kenaikan akan tetapi rumah sakit mengalami kerugian karena jumlah beban lebih besar daripada pendapatan. Diskusi: Hasil rasio keuangan RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi dapat dikatakan memuaskan, tetapi RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi diharapkan dapat meminimalisirkan beban-beban agar tidak terjadi lagi kerugian atau jumlah beban yang tinggi dibanding jumlah pendapatan. Dan diharapkan RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi dapat memanfaatkan laba, aset dan modalnya sehingga RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi dalam kondisi laba.                  
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MINUMAN JAHE DAN AROMATERAPI PEPPERMINT TERHADAP EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I Rosary Diana Kholifa; Risza Choirunissa; Rini Kundaryanti
Menara Medika Vol 5, No 2 (2023): VOL 5 NO 2 MARET 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v5i2.4176

Abstract

Latar belakang: Pada awal kehamilan, mual dan muntah merupakan gejala yang sering terjadi dan menyebabkan ketidaknyamanan pada ibu hamil. Setiap ibu hamil akan merasakan intensitas mual dan muntah yang berbeda-beda dan dapat diatasi dengan metode farmakologis dan non farmakologis. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman jahe (Zingiber officinale) dan aromaterapi peppermint (Mentha x piperita) terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di PMB N, Tangerang Selatan. Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental pretest-posttest dengan kelompok kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling, sebanyak 30 ibu hamil trimester pertama (0-12 minggu), yang terdiri dari 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar pengukuran dengan menggunakan sistem penilaian (PUQE) -24, lembar observasi, informed consent, minuman jahe (Zingiber officinale) dan aromaterapi peppermint (Mentha x piperita). Untuk menentukan apakah ada perbedaan skor sebelum dan sesudah intervensi, statistik deskriptif dan uji-t berpasangan digunakan dalam analisis data. Perbedaan antara kelompok kemudian diperiksa menggunakan uji-t independen. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata intensitas mual dan muntah sebelum dan sesudah diberikan minuman jahe (Zingiber iffocinale) dan aromaterapi peppermint (Mentha x piperita). Hasil uji t berpasangan didapatkan nilai p-value 0,00 (p<0,05) dan uji independen didapatkan nilai p-value 0,01 (p<0,05). Kesimpulan dan Saran: Minuman jahe dan Aromaterapi peppermint menjadi salah satu alternatif obat nonfarmakologi untuk mengurangi gejala mual muntah dalam kehamilan.
ANALISIS TEKANAN DARAH DAN DIAGNOSIS NADI BERDASARKAN DIFERENSIASI SINDROM PADA PENDERITA HIPERTENSI Kadek Buja Harditya; I Dewa Ayu Agra Darmawati; Ni Luh Putu Lusiana Devi
Menara Medika Vol 5, No 2 (2023): VOL 5 NO 2 MARET 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v5i2.3875

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular terjadi sebagai respon peningkatan peningkatan tekanan perifer. Peningkatan tekanan darah dapat menimbulkan pola dan gejala yang menjadi penentu dalam menegakan diagnosis diferensiasi sindrom pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa tekanan darah dan diagnosis nadi berdasarkan diferensiasi sindrom pada penderita hipertensi esensial. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan one shot case study, sampel penelitian sejumlah 60 responden diambil pada populasi penderita hipertensi dengan teknik purposive sampling. Hasil: Mayoritas responden memiliki hipertensi derajat I (61,7%), diagnosa diferensiasi sindrom menunjukkan liver fire flaring upward (40,0%) dan diagnose nadi wiry pulse (50,0%). Ada korelasi yang bermakna dengan antara tekanan darah terhadap diagnosa diferensiasi sindrom (tekanan sistolik r=0,402, p=0,001
GAMBARAN FUNGSI MANAJEMEN KEPALA RUANGAN DI RUANG RAWAT INAP Vauzyatari Tilawa Suci; Elsi Susanti; Sylvi Nezi Azwita
Menara Medika Vol 5, No 2 (2023): VOL 5 NO 2 MARET 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v5i2.3843

Abstract

Belakang: Manajemen berfungsi untuk memberikan arahan, koordinasi, dan pengendalian yang baik berdasarkan rencana yang sebelumnya telah ditetapkan, fungsi manajemen secara umum ada empat yaitu fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi pengawasan, dan fungsi pengarahan. Empat fungsiini sangat dibutuhkan untuk menetukan apakah fungsi manajemen kepala ruangan terlaksakan atau belum. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran fungsi manajemen kepala ruang di ruang awat inap RSUD Prof. Dr. MA. Hanfiah SM Batusangkar. Metodologi: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel random sempling.Populasi dalam penelitian ini 147 perawat rawat inap dan sampel 45 responden. Hasil: fungsi manajemen kepala ruangan, fungsi perencanaan diperoleh gambaran bahwa dari 45 responden 24 orang (53,3%) menyatakan kurang baik dan 21 orang (46,7%) menyatakan baik, fungsi pengorganisasian kepala ruang diperoleh gambaran bahwa 13 orang (28,9%) menyatakan kurang baik dan 32 orang (71,1%) menyatakan baik, fungsi pengarahan kepala ruangan diperoleh gambaran bahwa 21 orang (46,7%) menyatakan kurang baik dan 24 orang (53,3%) menyatakan baik, fungsi pengawasan kepala ruangan diperoleh gambaran bahwa 32 orang (71,1%) menyatakan kurang baik dan 13 orang (28,9%) menyatakan baik. Diskusi: bahwa fungsi manajemen kepala ruangan di ruang rawat inap masih belum berjalan dengan baik seperti fungsi perencanaan dan pengawasan, untuk fungsi pengorganisasian dan fungsi pengarahan sudah berjalan dengan baik.Saran untuk kepala ruangan agar meningkatkan fungsi manajemen perencanaan dan pengawasan serta mempertahankan fungsi pengorganisasian dan fungsi pengarahan supaya tujuan organisasai nya dapat tercapai.
GAMBARAN KINERJA PERAWAT DAN KEPUASAN PELAYANAN TERHADAP PASIEN Nurul Fadila; Liza Andriani; Hendry Wibowo
Menara Medika Vol 5, No 2 (2023): VOL 5 NO 2 MARET 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v5i2.3856

Abstract

Latar Belakang: Kinerja diartikan sebagai hasil dari usaha seseorang yang dicapai dengan adanya kemampuan dan perbuatan dalam situasi tertentu. Jadi prestasi kerja merupakan hasil keterkaitan antara usaha, kemampuan dan persepsi tugas. Pelayanan adalah semua upaya yang dilakukan perawat sebagai profesi atau profesional untuk memenuhi keinginan pasien dengan jasa yang diberikan. Tujuan: untuk mengetahui Gambaran Kinerja dan Kepuasan Pelayanan Pasien di Rumah Sakit. Metodologi: Penelitian ini dengan menggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Hasil Penelitian: Hasil penelitian ini adalah masih dominan tentang puasnya pasien terhadap kinerja di Ruang Rawat Inap Interne. Namun kurang dari setengah responden tidak puas disebabkan oleh faktor seperti masih adanya kelalaian perawat dalam memberikan tindakan pada pasien. Diskusi: Distribusi frekuensi kinerja perawat menyatakan baik 51,4% dan kurang baik 48,6%. Distribusi frekuensi Kepuasan Pelayanan Pasien menyatakan puas 54,3% dan kurang puas 45,7%. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan masukan dalam memberikan kepuasan pelayanan pasien.
HUBUNGAN AKTIVITAS LANSIA DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM MELAKUKAN AKTIVITAS SEHARI-HARI Yuli Permata Sari; Rista Nora
Menara Medika Vol 5, No 2 (2023): VOL 5 NO 2 MARET 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v5i2.3876

Abstract

Latar Belakang: Lansia merupakan sosok individu yang mengalami kekurangan produktifitas karena keterbatasan fisik yang dimiliki atau terjadinya proses kemunduran yang mereka alami. Dari perubahan tersebut maka beberapa lansia masih dapat mandiri melakukan aktivitas pemenuhan kebutuhan sehari–hari dan banyak juga lansia yang tidak mampu atau terganggu melakukan aktivitasnya. Dalam hal ini kemandirian lansia dipandang penting dalam memenuhi kebutuhan individunya sehingga masih ada lansia yang tidak dapat beraktivitas sehari-hari, seperti pergi ke toilet, berolah raga atau pun yang sifatnya melakukan usaha berwiraswasta dengan sendiri. Jadi tidak semua lansia harus diberikan pertolongan secara fisik namun beberapa lansia perlu diperhatikan dalam memenuhi kemandiriannya dalam melakukan aktivitas sehari hari. Tujuan: untuk mengetahui hubungan aktivitas lansia dengan kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Metodologi: desain Penelitian deskriptif analitik, dilakukan di Kenagarian Kandang Baru Kabupaten Sijunjung. Populasinya lansia sebanyak 125 orang. Pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh lansia yang ada di Kenagarian Kandang Baru. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dikembangkan sendiri dan lembar observasi. Hasil: lebih dari separoh (54,5%) keaktifan lansia pasif, lebih dari separoh (51,2%) lansia tidak mandiri dan hasil uji statistik P < 0,05 didapatkan bahwa terdapat hubungan aktivitas lansia dengan kemandirian lansia dalam melakukan aktivitas sehari-hari di Nagari Kandang Baru. Diskusi: diharapkan bagi keluarga yang memiliki lansia dirumah agar lebih meningkatkan motivasi kepada lansia untuk selalu aktif dan mandiri agar dapat meningkatkan aktivitas serta peningkatan partisipasi, dukungan dari anggota keluarga dalam mengawasi lansia secara optimal, perlunya peningkatan fasilitas dan pelayanan bagi lansia yang tinggal di keluarga.
PENGETAHUAN MASYARAKAT TERKAIT VAKSINASI COVID-19 UNTUK ANAK USIA 12-17 TAHUN Putri Wulandini; Sukarni Sukarni; Yuni Ahadiah
Menara Medika Vol 5, No 2 (2023): VOL 5 NO 2 MARET 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v5i2.4137

Abstract

Latar belakang: Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia dalam menangani masalah Covid-19. Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya. Pemerintah indonesia telah resmi memberikan vaksin Covid-19 kepada anak-anak usia 12-17 tahun dengan jenis Vaksin Sinovac karena sudah teruji klinis pada fase pertama dan fase kedua pada anak usia 3-17 tahun di Zanhuang, China. Tujuan:  untuk mengetahui gambaran pengetahuan orang tua tentang vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun . Metode penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk melihat gambaran secara objektif.  . Populasi pada penelitian ini adalah semua orang tua anak usia 12-17 tahun di MTs Roudlotul Hidayah, Kab. Kampar  berjumlah  239 murid dan jumlah sampel yang digunakan adalah 150 orang. Dan penelitian ini menggunakan instrument penelitian kuesioner dengan 20 pertanyaan. Pengumpulan data ini dilakukan dengan kuesioner multiple choice question di MTS Roudlotul Hidayah. Hasil penelitian mendapatkan bahwa pengetahuan orang tua tentang vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 12-17 tahun di MTS Roudlotul Hidayah umumnya masih kurang dengan persentase 54%, kemudian pengetahuan cukup dengan persentase 36% dan pengetahuan baik dengan persentase 10%. Saran: puskesmas lebih gencar dalam pemberian informasi dalam bertugas dalam pemberian vaksin dan dapat meningkatkan pengetahuan dan kepercayaan masyarakat tentang vaksin Covid-19 untuk anak usia 12-17 tahun melalui informasi-informasi yang diperoleh dari tenaga medis setempat atau sumber informasi resmi yang dipercaya.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN KECEMASAN TERHADAP PEMILIHAN TEMPAT PERSALINAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Lilis Sriyati Munthe; Sri Dinengsih
Menara Medika Vol 6, No 1 (2023): VOL 6 NO 1 SEPTEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i1.4690

Abstract

Pendahuluan: Pandemi COVID-19 era new normal, pelayanan kesehatan harus tetap berjalan secara optimal, aman bagi pasien dan bidan dengan berbagai penyesuaian berdasarkan panduan penanganan COVID-19 atau protokol Kesehatan pada ibu yang akan melakukan persalinan Jumlah persalinan mengalami penurunan sebesar 30% pada Puskesmas Pondok Gede Bekasi. Tujuan: mengetahui hubungan pengetahuan dan kecemasan terhadap tempat pemilihan persalinan di masa pandemi COVID-19. Metode: Metode cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling berjumlah 60 responden yang sesuai dengan kriteria. Waktu penelitian pada bulan Juli 2021 di UPTD Puskesmas Pondok Gede Kota Bekasi dengan instrumen kuesioner. Analisis univariat dan bivariat dilakukan dengan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis univariat diketahui Ibu hamil dengan pengetahuan baik 91,7%. Ibu hamil dengan kecemasan 63,3%. Hasil analisis bivariate diketahui tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan pemilihan tempat persalinan pada masa pandemi (nilai p value = 0,30), dan terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan pemilihan tempat persalinan pada masa pandemi (nilai p value = 0,01). Kesimpulan dan Saran: tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan pemilihan tempat persalinan pada masa pandemi, dan ada hubungan antara kecemasan dengan pemilihan tempat persalinan pada masa pandemi. Diharapkan tenaga kesehatan mengadakan penyuluhan tentang dapat meningkatkan pengetahuannya tetang pandemi covid 19 dan menurunkan kecemasan persalinan pada masa pandemi covid 19 agar dapat membantu pemerintah dalam pengembangan program kesehatan terutama program Kesehatan Ibu dan Anak.