cover
Contact Name
Irma Fidora, S.Kep., Ns., M.Kep
Contact Email
irma.fidora@gmail.com
Phone
+628126751654
Journal Mail Official
redaksi.menaramedika@gmail.com
Editorial Address
Jl. By Pass No.9, Aur Birugo Tigo Baleh, Bukittinggi, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Menara Medika
ISSN : 2622657X     EISSN : 27236862     DOI : https://doi.org/10.31869
Core Subject : Health,
Jurnal Menara Medika hanya menerima naskah asli yang belum pernah dipublikasikan baik di jurnal dalam maupun luar negeri. Naskah dapat berupa hasil penelitian, tinjauan pustaka, studi kasus dan konsep pemikiran inovatif yang menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik kesehatan (keperawatan, kebidanan dan administrasi rumah sakit).
Articles 235 Documents
AANALISIS FAKTOR RISIKO PENYEBAB PENULARAN COVID-19 PADA TENAGA KESEHATAN DI JAKARTA SELATAN Yenny Aulya; Evania Sale Gegu; Retno Widowati
Menara Medika Vol 6, No 1 (2023): VOL 6 NO 1 SEPTEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i1.4662

Abstract

Pendahuluan: Coronavirus disease 2019 (COVID-19 ) yaitu penyakit menular yang diakibatkan oleh virus Sars-Cov-2 yang penyebarannya dari manusia ke  manusia melalui droplet yang keluar dari batuk dan bersin. Tenaga kesehatan merupakan profesi yang secara langsung melakukan interaksi dengan pasien yang terkonfirmasi COVID-19  sehingga sangat rentan terpapar bahkan tertular penyakit infeksi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko penyebab penularan COVID-19  pada tenaga kesehatan di Jakarta Selatan. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang tenaga kesehatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan hasil bahwa yaitu ketepatan pemakaian APD p-value 0,0610,05, cuci tangan pakai sabun p-value 0,1410,05, kontak erat p-value 0,0000,05, pengetahuan p-value 0,0840,05, komorbid p-value 0,4150,05 dan beban kerja p-value 0,0010,05. Kesimpulan dan Saran: Diketahui faktor risiko yang berhubungan signifikan dengan penularan COVID-19  pada tenaga kesehatan yaitu kontak erat dan beban kerja, sedangkan faktor risiko yang tidak berhubungan yaitu ketepatan pemakaian APD, cuci tangan pakai sabun, pengetahuan dan komorbid. Diharapkan upaya tenaga kesehatan untuk tetap teliti dan mematuhi prosedur dalam menerapkan protokol kesehatan saat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat agar tidak tertular virus COVID-19 .
PERBANDINGAN NYERI PERSALINAN PADA IBU YANG MENDAPATKAN PIJAT OKSITOSIN DENGAN PIJAT ENDORPHIN Rini Kundaryanti; Evi Rizkiyani; Jenny Anna Siauta
Menara Medika Vol 6, No 1 (2023): VOL 6 NO 1 SEPTEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i1.4695

Abstract

Latar belakang: Nyeri persalinan menjadi masalah dalam proses persalinan. Salah satu cara menurunkan nyeri persalinan yaitu pijat oksitosin dan pijat endorphin. Berdasarkan data dari RSUD ‘T’ Jakarta Selatan pada tahun 2022 ditemukan 38% pasien Atas Permintaan Sendiri (APS) meminta untuk tindakan operasi SC dikarenakan nyeri saat proses persalinan. Tujuan: Mengetahui perbandingan nyeri persalinan pada ibu bersalin yang mendapatkan pijat oksitosin dengan pijat endorphin. Metode: Quasy experiment dengan rancangan pretest-posttest with control group design. Sampel dalam penelitian adalah inpartu kala 1 fase aktif sebanyak 30 responden. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test  yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian: Nyeri persalinan sebelum dan sesudah pemberian pijat oksitosin mengalami penurunan dengan selisih nilai mean 4,40 nyeri persalinan sebelum dan sesudah pemberian pijat endorphin mengalami penurunan dengan selisih nilai mean sebesar 3,06. Adapun hasil dependen t-test pijat oksitosin (p value 0,00) dan pijat endorphin (p value 0,00). Dan hasil independen t-test  dengan p value 0,006. Kesimpulan dan Saran: Pijat oksitosin lebih efektif mengurangi nyeri persalinan daripada pijat endorphin. Diharapkan bidan dapat memberikan terapi komplementer  pijat oksitosin sebagai salah satu upaya mengurangi nyeri persalinan pada ibu bersalin. 
PENGARUH SOSIALISASI TERHADAP KESIAPAN MAHASISWA KESEHATAN DALAM PEMBELAJARAN INTERPROFFESIONAL EDUCATION (IPE) Khalidatul Khair Anwar; Hesti Wulandari; Yustiari Yustiari; Syahrianti Syahrianti; Hasmia Naningsih
Menara Medika Vol 6, No 1 (2023): VOL 6 NO 1 SEPTEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i1.4693

Abstract

Pendahuluan: Interprofessional Education (IPE) berpotensi menjadi media kolaborasi antarprofesional kesehatan dengan menanamkan pengetahuan dan keterampilan dasar antarprofesi dalam masa pendidikan untuk menghadapi interprofesional collaboration (IPC). Implementasi IPE membutuhkan kesiapan mahasiswa untuk menjalankan hal tersebut. Pemberian informasi atau sosialisasi terkait IPE menjadi penting untuk memberi kesiapan kepada mahasiswa. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sosialisasi terhadap kesiapan mahasiswa kesehatan dalam pembelajaran IPE. Metode: Penelitian ini adalah penelitian quasi experimental dengan desain one group pre and posttest. Sampel penelitian adalah 84 orang mahasiswa dari 4 jurusan (Keperawatan, Kebidanan, Gizi, dan Teknologi Laboratorium Medis) Poltekkes Kemenkes Kendari dengan masing-masing 21 orang setiap jurusan. Sampel diberikan sosialisasi dengan menggunakan modul dan dilakukan pengukuran kesiapan menggunakan kuesionel RIPLS. Hasil: uji Wilcoxon menunjukkan nilai p (0,001) 0,05 yang berarti ada pengaruh pemberian sosialisasi terhadap kesiapan mahasiswa kesehatan dalam pembelajaran IPE. Kesimpulan dan saran: Kesiapan mahasiswa mengalami perubahan atau peningkatan setelah diberikan sosialisasi. Disarankan sosialisasi IPE dapat dijadikan sebagai agenda rutin pada mahasiswa baru agar mahasiswa kesehatan siap dalam IPC. 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI USIA 12 BULAN Evi Ratna Dewi; Sri Dinengsih
Menara Medika Vol 6, No 1 (2023): VOL 6 NO 1 SEPTEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i1.4691

Abstract

Pendahuluan: Upaya program imunisasi merupakan salah satu program pemerintah dalam upaya untuk mencegah penyakit melalui pemberian kekebalan tubuh. Dasar utama pelayanan kesehatan bidang preventif merupakan perioritas utama, dengan melakukan imunisasi terhadap seorang bayi atau balita tidak hanya memberikan perlindungan pada anak lainnya, karena terjadi tingkat imunitas umum yang meningkat dan mengurangi penyebaran infeksi. Imunisasi dasar lengkap merupakan pemberian imunisasi awal kepada bayi untuk mencapai kadar kekebalan diatas ambang perlindungan. Penyebab utama rendahnya pencapaian imunisasi dasar lengkap tersebut adalah rendahnya akses pelayanan, tingginya angka drop out. Tujuan: untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan dengan kelengkapan imunisasi pada bayi usia 12 bulan. Metode: Penelitian dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan total  sampling yaitu seluruh ibu yang memiliki bayi usia 12 bulan sebanyak 66 orang. Instrument berupa kuesioner dengan model pertanyaan tertutup. Kuesioner ini telah di uji validitas dan reliabilitas dengan hasil uji dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: terdapat hubungan anatar variabel pengetahuan dengan nilai p-value sebesar 0,001, variabel budaya dengan nilai p-value sebesar 0,008, variabel motivasi dengan nilai p-value sebesar 0,02 dan variabel dukungan keluarga dengan nilai p-value sebesar 0,007 terhadap kelengkapan imunisasi dasar lengkap. Kesimpulan dan Saran: variabel pengetahuan,budaya,motivasi dan dukungan keluarga memiliki hubungan dengan kelengkapan imunisasi dasar lengkap. Diharapkan masyarakat khususnya ibu bayi berperan aktif mengikuti kegiatan kelas ibu balita sehingga .pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar lengkap semakin baik.
ANALISIS FAKTOR PEMANFAATAN METODE IVA-TES UNTUK DETEKSI DINI KANKER CERVIK PADA WANITA USIA SUBUR Sri Dinengsih; Fina Nur Afiani
Menara Medika Vol 6, No 1 (2023): VOL 6 NO 1 SEPTEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i1.4679

Abstract

Pendahuluan: Kanker servik merupakan suatu jenis kanker yang terjadi pada daerah leher rahim, yaitu bagian rahim yang terletak dibawah yang membuka ke arah lubang vagina. Kanker ini disebabkan oleh inveksi Human Papilloma Virus (HPV). Sekitar 490.000 wanita di seluruh dunia di diagnose menderita kanker servik dan 240.000 kasus kematian wanita akibat kanker servik dan 807 kasus terjadi di negara berkembang. Tujuan; Penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan dengan pemanfaatan metode IVA Tes untuk deteksi dini kanker servik pada wanita usia subur (WUS). Metode: Penelitian dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian menggunakan accidental sampling yaitu WUS yang melakukan kunjungan ke puskesmas sebanyak 48 orang. Instrument kuesioner telah di uji validitas dan reliabilitas dengan hasil uji dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: terdapat hubungan anatara variabel peran bidan dengan nilai p-value sebesar 0,005, variabel motivasi dengan nilai p-value sebesar 0,002 dan variabel dukungan keluarga dengan nilai p-value sebesar 0,004 terhadap pemanfaatan metode IVA Tes untuk deteksi dini kanker servik pada WUS. Kesimpulan dan saran: peran bidan, motivasi, dan dukungan keluarga memiliki hubungan dengan pemanfaatan metode IVA Tes untuk deteksi dini kanker servik pada WUS. Diharapkan puskesmas melibatkan keluarga dalam melakukan pendidikan kesehatan tentang metode IVA test sehinga dengan pengetahuan yang baik dapat memotivasi ibu untuk memanfaatkan pelayanan IVA test.
POLUSI UDARA DAN PENYAKIT KARDIOVASKULAR: TINJAUAN PUSTAKA Sidhi Laksono; Nadia Afiyani
Menara Medika Vol 6, No 1 (2023): VOL 6 NO 1 SEPTEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i1.4696

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan data dari organisasi kesehatan dunia (WHO) 99% populasi dunia hidup dan menghirup udara dengan paparan polusi yang melebihi batas aman menurut pedoman WHO. Polusi udara dapat berdampak buruk pada kesehatan terutama pada sistem kardiovaskular. Berbagai penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, gagal jantung, penyakit jantung koroner, aritmia, thrombosis vena, serta permasalahan pada sistem serebrovaskular seperti stroke diketahui berhubungan dengan paparan polusi udara sehari-hari. Metode: studi ini merupakan sebuah literature review. Penelusuran literatur menggunakan database dari pubmed dan google scholar. Didapatkan 35 jurnal dalam bahasa inggris. Hasil dan kesimpulan: paparan polusi udara dapat berdampak buruk pada kesehatan terutama pada sistem kardiovaskular, baik paparan jangka pendek maupun paparan jangka panjang. Berbagai penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, gagal jantung, penyakit jantung koroner, aritmia, thrombosis vena, serta permasalahan pada sistem serebrovaskular seperti stroke diketahui berhubungan dengan paparan polusi udara sehari-hari. Diperlukan upaya yang bersinergis antar negara dan mencangkup setiap lapisan masyarakat untuk menurunkan paparan polusi udara.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP PREMENOPAUSE Anni Suciawati; Sri Dinengsih; Baiti Yani
Menara Medika Vol 6, No 1 (2023): VOL 6 NO 1 SEPTEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i1.4678

Abstract

Pendahuluan: wanita premenopause akan mengalami masalah dari ketidakteraturan siklus haid, gejolak panas biasa dikeluhkan gerah pada leher sampai wajah, keringat malam, vagina kering/kesat, insomnia (sulit tidur), kencing tidak teratur, penurunan gairah seksual. World Health Organization (WHO) memperkirakan pada tahun 2030 ada sekitar 1,2 miliar perempuan yang berusia di atas 50 tahun meningkat sekitar 3%. Tujuan Penelitian : Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup Premenopause di Desa Bangun Negara Kecamatan Pesisir Selatan Provinsi Lampung Tahun 2023. Metode Penelitian : Desain penelitian menggunakan Cross Sectional. Populasi sebanyak 114 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling yang artinya seluruh populasi dijadikan sampel. Analisa data Univariat dan Bivariat. Hasil Penelitian : yang mengalami kualitas hidup baik sebanyak 74 (65%) sedangkan yang kualitas hidup kurang baik sebanyak 40 (35%). Hasil uji statistik ada hubungan yang signifikan antara status pernikahan (P = 0,002), pendidikan (P =0,001), pekerjaan (P = 0,001), jumlah anak (P = 0,015) dan dukungan keluarga (P = 0,000) dengan kualitas hidup premenopause. Kesimpulan dan Saran : Ada hubungan yang signifikan antara status pernikahan, pendidikan, pekerjaan, jumlah anak dan dukungan keluarga dengan kualitas hidup Premenopause di Desa Bangun Negara Kecamatan Pesisir Selatan Provinsi Lampung Tahun 2023. Di sarankan bagi wanita Premenopause dengan melakukan jalan pagi bersama, senam dan olah raga ringan,  medikal chek-up serta memperhatikan kebutuhan gizi dan nutrisi yang seimbang 
HUBUNGAN SERVICE RECOVERY TERHADAP KEPUASAN PASIEN PADA RAWAT JALAN POLIKLINIK SARAF Erpidawati Erpidawati; Rista Nora; Gevin Maulana
Menara Medika Vol 6, No 1 (2023): VOL 6 NO 1 SEPTEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i1.4687

Abstract

Pendahuluan Pada penelitian ini terdapat permasalahan pemulihan pelayanan di RSPAD TK IV Bukittinggi sehingga pasien disana tidak merasakan kepuasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan Service Recovery dengan Poliklinik Neurologi Rawat Jalan di Rumah Sakit Tentara TK IV Bukittinggi. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 20 pasien dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 pasien yang berkunjung ke Poliklinik Neurologi, metode penelitian menggunakan Teknik analisis univariat dan bivariat. Hasil: hasil penelitian terhadap 20 pasien yang berkunjung ke Poliklinik Neurologi Rumah Sakit Tentara TK IV Bukittinggi, didapatkan 7 pasien (35,0%) responden dengan kategori Low Service Recovery, dan sisanya 1 pasien (50,0%) termasuk kategori Low Service Recovery. Responden dengan Service Recovery Tinggi. , sebanyak 12 responden, 2 orang (50,0%) berkategori Kurang Puas dan sisanya 10 orang (33,3%) berkategori puas. Kesimpulan dan Saran: hubungan kepuasan pasien dengan pemulihan pelayanan di Rumah Sakit Tentara TK IV Bukittinggi tergolong puas, sedangkan pemulihan pelayanan di Rumah Sakit Tentara TK IV Bukittinggi tergolong rendah.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PEMERIKSAAN INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT (IVA) Nis'atul Khoiroh; Johanes C. Mose; Sri Endah Rahayuningsih; Hesteria Friska Armyna Subratha
Menara Medika Vol 6, No 1 (2023): VOL 6 NO 1 SEPTEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i1.4705

Abstract

Pendahuluan: Kanker serviks merupakan salah satu masalah utama pada kesehatan perempuan di dunia. Cakupan deteksi dini (pemeriksaan IVA) yang rendah merupakan salah satu alasan makin berkembangnya kanker serviks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pemeriksaan IVA. Metodologi: Rancangan penelitian observasional analitik dengan desain case control. Pengambilan subjek penelitian menggunakan teknik quota sampling diperoleh 154 responden. Instrumen yang digunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariabel serta bivariabel (uji Chi-Square atau Fisher Exact apabila syarat uji Chi-Square tidak terpenuhi dan OR IK 95%). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa WUS yang tidak melakukan pemeriksaan IVA memiliki pengetahuan kurang sebanyak 47 orang (61,0%) sedangkan yang melakukan pemeriksaan IVA sebanyak 1 orang (1,3%). Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan nilai p 0,001 yang menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan perilaku pemeriksaan IVA (p 0,05) dengan nilai OR 119,07 (IK 95% 15,71-902,32). Kesimpulan dan Saran: Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pemeriksaan IVA. WUS yang memiliki pengetahuan kurang berisiko 119,07 kali untuk tidak melakukan pemeriksaan IVA dibandingkan WUS yang memiliki pengetahuan baik (IK 95% 15,71 - 902,32).
STATUS GINGIVA PADA IBU HAMIL DI POSYANDU KABUPATEN SOLOK Eriyati Eriyati; Ika Ifitri
Menara Medika Vol 6, No 1 (2023): VOL 6 NO 1 SEPTEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i1.4685

Abstract

Pendahuluan: Masalah kesehatan gigi dan mulut meningkat dari tahun 2007, 2013 dan 2018, salah satunya adalah masalah kesehatan gingiva.Peradangan gingiva (gingivitis) dapat terjadi pada setiap orang, termasuk ibu hamil.Kejadian ini merupakan respon inflamasi berlebihan dari gingiva terhadap dental plak, serta perubahan hormonal pada ibu hamil yaitu, perubahan hormon estrogen dan progesteron.Tujuan:penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran status gingiva pada ibu hamil di Posyandu Jorong Galanggang Tangah Selayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif.Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Posyandu Jorong Galanggang Tangah Selayo dengan populasi berjumlah 42 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara teknik sampling jenuh yaitu sebanyak 42 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan langsung terhadap responden.Analisis data secara analisis univariat.Hasil penelitian: menunjukkan bahwa status gingiva ibu hamil di Posyandu Jorong Galanggang Tangah Selayo kriteria sehat 0%, peradangan ringan 56,9% (24 orang), peradangan sedang sebesar 38% (16 orang) dan peradangan berat sebesar 4,8% (2 orang). Kesimpulan dan saran:  status gingiva pada ibu hamil di Posyandu Jorong Galanggang Tangah Selayo tahun 2023 paling banyak terjadi peradangan ringan. Lebih memperhatikan kebersihan gigi dan mulut serta mengkonsumsi makanan bergizi seimbangdan  memeriksakan kesehatan gigi dan mulut ke tenaga kesehatan gigi  mulut 1x3 bulan.