cover
Contact Name
Winda Dwi Hudhana
Contact Email
windasruri@gmail.com
Phone
+6285728565000
Journal Mail Official
linguarima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles 685 Documents
PENDIDIKAN BAHASA KHUSUS DAN LITERASI SOSIAL SEBAGAI PILAR KEADILAN INKLUSIF MENUJU INDONESIA EMAS 2045 Yulian Dinihari; Mardi Panjaitan; Martua Ferry Siburian
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.14185

Abstract

Visi Indonesia emas 2045 menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang inklusif, adil, dan berkelanjutan. Dalam kerangka tersebut, pendidikan bahasa khusus memegang peran strategis sebagai salah satu pilar keadilan inklusif di sektor pendidikan. Artikel ini bertujuan mengkaji peran pendidikan bahasa khusus dalam membentuk sistem pendidikan nasional yang responsif terhadap keberagaman dan kebutuhan peserta didik. Melalui pendekatan kualitatif berbasis kajian literatur dan analisis kebijakan, artikel ini membahas berbagai tantangan serta strategi implementasi pendidikan inklusif di Indonesia. Selain itu, artikel ini menyoroti urgensi penguatan literasi sosial sebagai bagian integral dari proses pembelajaran yang mengedepankan prinsip kesetaraan dan pemberdayaan peserta didik berkebutuhan khusus. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan Indonesia dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada sinergi antara kebijakan yang inklusif, kapasitas tenaga pendidik, ketersediaan sarana dan prasarana, penguatan literasi sosial, serta perubahan paradigma masyarakat terhadap penyandang disabilitas. Oleh karena itu, pendidikan bahasa khusus perlu ditempatkan sebagai pilar utama dalam membentuk generasi emas yang adil, inklusif, dan berdaya saing global. Kata kunci: bahasa khusus, literasi sosial, inklusif 
TREN PENELITIAN NARATOLOGI DALAM PENGEMBANGAN LITERASI DI INDONESIA:STUDI LITERATUR REVIU Rendy Pribadi; Yulian Dinihari; Ajeng Dinar Wisesa Wardhani; Retna Ningsih
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i2.14233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tren penelitian naratologi dalam pengembangan literasi di Indonesia melalui studi literatur sistematis terhadap 64 artikel ilmiah dari jurnal terindeks SINTA 1 dan 2 pada periode 2020–2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif dengan pendekatan analisis konten naratif, diklasifikasikan ke dalam empat aspek utama: jenis penelitian, subjek kajian, metode pengumpulan data, dan jenis analisis. Hasil studi menunjukkan bahwa pendekatan kualitatif mendominasi secara signifikan, dengan fokus utama pada eksplorasi struktur cerita, makna tersirat, serta konteks ideologis dalam teks. Teks karya sastra masih menjadi objek utama, namun terdapat perluasan subjek ke arah media baru seperti pidato, percakapan, transliterasi video, dan teks graffiti. Metode wawancara dan studi dokumen merupakan teknik pengumpulan data yang paling banyak digunakan, sedangkan analisis naratif dan tematik menjadi pendekatan analitis paling dominan. Temuan ini memperlihatkan arah perkembangan naratologi di Indonesia ke pendekatan interdisipliner dan pascaklasik yang lebih reflektif. Studi ini menyimpulkan bahwa naratologi memiliki potensi besar dalam mendukung pengembangan literasi kritis, baik dalam konteks pendidikan formal maupun dalam budaya literasi masyarakat secara luas. Kata Kunci: Naratologi, Literasi, Literatur Reviu
PENGGUNAAN VARIASI BAHASA G SEBAGAI KODE RAHASIA PADA KELOMPOK REMAJA GENERASI Z : KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Joni Iskandar Iskandar; Emawati Emawati Emawati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025): Lingua
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.14696

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan variasi bahasa G sebagai bentuk kode rahasia di kalangan remaja Generasi Z di Kota Palembang. Kajian ini difokuskan pada pola pembentukan kosakata dan faktor sosial yang melatarbelakangi penggunaannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa G digunakan oleh remaja untuk menjaga privasi percakapan, membentuk identitas kelompok, serta memperkuat solidaritas sosial. Pola linguistik bahasa G dibentuk melalui penyisipan fonem [g] disertai vokal pada setiap suku kata. Bahasa G merupakan wujud kreativitas linguistik yang berkembang di lingkungan sosial remaja sebagai respon terhadap kebutuhan akan ruang komunikasi yang eksklusif.
PENGGUNAAN KODE BAHASA DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS : SEBUAH KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Tri Pujiati; Nisrinatus Zahiyah; Dede Rosyadi ZA; Bima Kurniawan
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025): Lingua
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.14854

Abstract

Kode bahasa sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, khususnya dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Penggunaan kode bahasa menjadi permasalahan utama yang menarik untuk diteliti karena tidak semua penutur maupun petutur memahami penggunaan kode bahasa yang berbeda, hal ini juga ditemukan selama kegiatan pembelajaran di sekolah menengah atas di Bangkalan, Madura. Penggunaan kode bahasa dapat diteleti dengan pendekatan kajian Sosiolinguistik untuk melihat penggunaan kode bahasa dalam kehidupan masyarakat. Penelitan dengan desain dekriptif kualitatif ini dilakukan untuk melihat penggunaan kode bahasa yanng terjadi di sekolah menengah atas di Bangkalan, Madura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kode bahasa yang terjadi selama proses pembelajaran di kelas dilakukan untuk tujuan komunikasi berbahasa, khususnya dalam menyampaikan pesan kepada lawan bicara selama proses belajar mengajar. Penggunaan kode bahasa berupa peralihan bahasa dari bahasa Indonesia ke bahasa Madura atau pencampuran bahasa Indonesia dan Madura pada saat menjelaskan materi di kelas dilakukan sebagai upaya untuk memberikan pemahaman terhadap materi pembelajaran di kelas. Hasil penelitian ini memberikan implementasi bahwa penggunaan kode bahasa berupa bilingualisme dalam kegiatan pembelajaran dapat digunakan untuk tujuan pembelajaran di kelas sehingga komunikasi dapat berjalan dengan baik.  
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI KONTEMPORER MELALUI TEKNIK PEMBELAJARAN KATA KUNCI DI KELAS X SMK PGRI 2 CIANJUR Mega Afriyanti Hermawan
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025): Lingua
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.15177

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana teknik pembelajaran kata kunci memengaruhi perolehan keterampilan menulis puisi baru (kontemporer) siswa kelas X. Rendahnya kemampuan siswa dalam mengartikulasikan konsep secara kreatif dalam latihan menulis puisi menjadi dasar penelitian ini. Metode eksperimen, pendekatan kuantitatif dengan desain kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dengan instrumen pretes-postes digunakan sebagai metodologi penelitian. Seluruh siswa kelas X di sebuah SMK di Cianjur menjadi populasi penelitian, dan dua kelas yang dipilih secara acak menjadi sampel. Tes menulis puisi dan lembar observasi keterlibatan siswa digunakan sebagai alat penelitian. Uji-t digunakan untuk mengevaluasi data guna mengidentifikasi perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Temuan menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis puisi orisinal telah meningkat secara signifikan. Rendahnya kemampuan siswa dalam mengartikulasikan konsep secara kreatif dalam latihan menulis puisi menjadi dasar penelitian ini. Alat penelitian yang digunakan adalah tes menulis puisi dan lembar observasi keterlibatan siswa. Uji-t digunakan untuk mengevaluasi data guna mengidentifikasi perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kata kunci: menulis, puisi baru, hasil belajar
DOMINASI RAS KULIT PUTIH DI AMERIKA DALAM BERITA BBC: KAJIAN ANALISIS WACANA VAN LEEUWEN Zaqia Nur Anisa
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025): Lingua
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.15178

Abstract

Fungsi bahasa tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai bentuk praktik sosial dalam analisis wacana kritis. Produksi wacana memiliki keterkaitan yang erat dengan struktur sosial dan pemahaman kontekstual. Theo Van Leeuwen mengeksplorasi bagaimana aktor sosial direpresentasikan dalam pemberitaan melalui strategi eksklusi dan inklusi. Penelitian ini menganalisis wacana berita BBC yang mengungkap subordinasi dan penghapusan kelompok tertentu oleh pihak yang berkuasa. Tujuannya adalah untuk mengungkap pola-pola wacana yang membangun dominasi dan membentuk paradigma negatif. Dengan menafsirkan makna dalam wacana, penelitian ini membantu pembaca memahami dominasi rasial komunitas kulit putih terhadap komunitas kulit hitam di Amerika Serikat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi terhadap wacana tertulis dan kutipan langsung. Analisis mengidentifikasi dua bentuk eksklusi dan sembilan bentuk inklusi yang berkaitan dengan isu rasisme dan memilih. Strategi eksklusi meliputi penekanan dan latar belakang, sedangkan strategi inklusi meliputi penerimaan, objektivasi, kategorisasi, diferensiasi, indeterminasi, asimilasi, abstraksi, penghilangan, dan determinasi. Temuan ini menyoroti bagaimana media wacana berperan penting dalam membentuk persepsi publik melalui representasi aktor sosial—baik dengan menonjolkan maupun keinginan kelompok tertentu—serta memperkuat dinamika kekuasaan rasial di Amerika Serikat.
TINDAK TUTUR DIREKTIF BAHASA MELAYU JAMBI DI DESA SUKA DAMAI KECAMATAN MANDIANGIN KABUPATEN SAROLANGUN Andini Utami
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025): Lingua
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.15200

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur direktif bahasa melayu jambi di desa suka damai kecamatan mandiangin kabupaten sarolangun. Dalam penelitian ini peneliti membatasi fokus hanya pada satu keluarga inti dan jaringan disekitarnya, keputusan ini diambil karena penelitian di masyarakat secara umum cenderung terlalu luas. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah satu keluarga dan lingkungan interaksi disekitarnya seperti percakapan antara tetangga dan kegiatan sosial sedangkan data dalam penelitian ini berupa tuturan yang terdiri dari tindak tutur memerintah, menyuruh, meminta, memohon, mengundang dan menasihati. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah metode observasi, teknik rekam, teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data penelitian ini adalah 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan. Secara keseluruhan, tindak tutur direktif di desa suka damai menunjukkan hasil percakapan yang sangat beragam, adapun dampak positifnya ialah bahwa hampir semua mayoritas masyarakat tersebut menggunakan bahasa yang akhirannya “e” seperti contohnya nak kemane, iye, ape, pegila, ngape hal dan lain sebagainya.Kata Kunci: tindak tutur direktif, bahasa melayu jambi, masyarakat suka damai.
KRITIK SASTRA FEMINISME PADA CERPEN “MENGAPA TOKOH KITA INGIN MENJADI BAOA?” KARYA RADJA SINAGA: FEMINISME MARXIS Shafa Idha Nabila; Lutfiyah Zahra Salsabilah; Alin Ambarwati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025): Lingua
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.15253

Abstract

AbstrakFenome dalam cerpen “Mengapa Tokoh Kita Ingin Menjadi Baoa?” karya Radja Sinaga mengarah pada ketidakadilan yang dialami tokoh-tokoh perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam terkait bentuk-bentuk diskriminasi dan ketidakadilan terhadap perempuan dalam cerpen tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah feminisme Marxis dengan menganalisis bentuk diskriminasi, budaya patriarki, dan tekanan sosial yang dialami tokoh-tokoh perempuan. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk menemukan dan menguraikan data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen dengan melihat dan menganalisis objek serta data-data pendukung seperti penelitian terdahulu dan data terkait teori yang akan digunakan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan, diantaranya bentuk diskriminasi, budaya patriarki, dan tekanan sosial. Bentuk diskriminasi tercermin melalui perlakuan tidak adil, memosisikan Mama sebagai perempuan merugikan akibat tidak dapat memberikan anak laki-laki. Budaya patriarki ditunjukkan pada ketidakadilan yang dialami Mama saat Bapak selalu menuntut lebih. Tekanan sosial ditemukan ketika Mama dituntun untuk segera menikah, dan Mama disalahkan ketika pernikahan tersebut tidak menghasilkan anak laki-laki. Kebermanfaatan penelitian ini terletak pada memahami secara mendalam terkait bentuk-bentuk diskriminasi dan ketidakadilan yang dialami perempuan.Kata Kunci: Budaya Patriarki, Cerpen, Feminisme Marxis
REPRESENTASI TRAUMA DAN MEKANISME PERTAHANAN DIRI TOKOH NORA DALAM NOVEL SECOND HOPE KARYA FLARA DEVIANA Shaniama Syah Putri
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 1 (2026): Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v15i1.15684

Abstract

Penelitian  ini bertujuan untuk mengkaji  trauma yang dialami oleh tokoh Nora dan bentuk mekanisme pertahanan diri atas trauma yang didapat tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud. Data yang ditemukan berupa kutipan, narasi, dan monolog yang didapat dari objek utama penelitian yaitu novel Second Hope karya Flara Deviana. Teknik  pengumpulan  data  dilakukan melalui teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nora mengalami beberapa bentuk trauma yaitu trauma fisik, trauma psikis dan trauma situasional yang terbentuk dari akumulasi emosional sejak  kecil, seperti kehilangan sosok ibu, pengabaian emosional, kekerasan dalam rumah tangga, serta tekanan sosial dari lingkungan terdekatnya. Trauma tersebut tercermin melalui dua dinamika kepribadian yaitu id dan ego, namun tidak terlihat melalui superego. Terdapat lima mekanisme pertahanan diri tokoh Nora yaitu represi, rasionalisasi, sublimasi, proyeksi, dan penyangkalan. Mekanisme pertahanan diri tersebut merupakan reaksi dari konflik batin berupa trauma yang dialami Nora.Kata Kunci: trauma, mekanisme pertahanan diri, Sigmund Freud, second hope
Representasi Toxic Family Terhadap Pemenuhan Hierarki Kebutuhan Tokoh Alie dalam Novel Rumah Untuk Alie Nadia Natla; Kurnia Rachmawati; Dicky Rachmat Pauji
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 15 No. 2 (2026): Lingua Rima
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jt22pg78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pemenuhan dan kegagalan pemenuhan hierarki kebutuhan manusia yang dialami tokoh Alie dalam lingkungan toxic family serta mendeskripsikan dampak dari terpenuhi dan tidak terpenuhinya setiap tingkat hierarki kebutuhan manusia terhadap trauma psikologis tokoh Alie yang hidup dalam tekanan toxic family. Penelitian menggunakan model kualitatif yang bersifat deskriptif menggunakan data berupa kutipan monolog, dialog, dan narasi dalam novel Rumah Untuk Alie karya Lenn Liu. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat. Analisis data mencakup pengambilan data, pengolahan data, penganalisisan data, dan penyimpulan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan tokoh Alie mencapai kebutuhan fisiologisnya tidak membuat dirinya dapat memenuhi kebutuhan yang berada pada tingkatan lebih tinggi, bahkan menghancurkan kesempatannya untuk menjangkau pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri sebagai kebutuhan paling tinggi dalam hierarki. Kegagalan tersebut menyebabkan tokoh Alie mengalami trauma mendalam dan perasaan tidak ternilai di mata keluarga, hal ini dikarenakan lingkungan keluarganya yang toxic menghambat dirinya untuk mengembangkan pertumbuhan psikologisnya secara sehat.