cover
Contact Name
Viar Agastya Saputra
Contact Email
jp2m.sv@ugm.ac.id
Phone
+6285729547161
Journal Mail Official
jp2m.sv@ugm.ac.id
Editorial Address
Jl. Yacaranda Sekip Unit I, Caturtunggal, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat
ISSN : 26209608     EISSN : 26209594     DOI : -
The purpose of this journal is to disseminate ideas and results of research conducted by universities, especially UGM, which can be applied in the community. JP2M generally focuses on several issues as follows: 1. Community empowerment training in food security, energy, economy, health, local culture, creative economy 2. Application of technology engineering 3. Education for sustainable development
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020): NOVEMBER 2020" : 10 Documents clear
Pendampingan Optimalisasi Pekarangan Dengan Konsep Smart Agriculture Alia Bihrajihant Raya; Mesalia Kriska; Dody Kastono; Nurul Trya Wulandari; M. Puji Tri Septijono; Valentina Dwi Suci Handayani; Agus Dwi Nugroho
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.48887

Abstract

The main problems of the community in the Poncosari Village are they do not know how to optimally the local potentials and do not know the development of information technology. The aims of this activity are to optimize the potential of the garden in Poncosari Village for agricultural activities and the empowerment of farmer women groups in Poncosari Village in managing smart agriculture. This activity was carried out in Poncosari Village, Srandakan Subdistrict, Bantul Regency in March until August 2019. The method used was a Focus Group Discussion, counseling, training and assistance, demonstration plot, and evaluation and monitoring. The results of this activity show that most people have started to cultivate their gardens with vegetables. The Poncosari Village community also began to recognize and actively use the Desa Apps to consult farming and marketing issues.
Tax Reporting Assistance based on Law No. 23 of 2018 for Small and Medium Enterprises (SMEs) for Business Sustainability in Yogyakarta Hilda Octavana Siregar; Faridiah Aghadiati Fajri
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.49493

Abstract

Ordering in fulfilling tax obligations is one measure of the sustainability of a business. But, rules of taxation complexcity and fast changing resulting avoid it specially for small medium enterprises. This community services aim to adding tax ordering for small medium enterprises for fulfilling tax obligations. Rules No 12 Year 2018 is one of the laws that is used as a guideline for SME taxation. The method used is socialization and mentoring of tax report preparation. Through this method, SMEs can fulfill obligations and improve business networks so that they can achieve business sustainability.  The results obtained from this service are an increase in understanding and ability in the preparation of tax reports as outlined in the rubric. The results achieved can be beneficial for SME entrepreneurs and have a positive impact.
Workshop Upgrading Kemampuan Mengajar Guru Bahasa Asing SMA/SMK/MA Se-Kabupaten Sampang: Sebuah Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Yohana Ika Harnita Sari; Endang Soelistiyowati; Tri Nuraniwati; Agnes Siwi Purwaning Tyas; Nabilla Kusuma Vardhani; Wahyu Handayani Setyaningsih; Wury Dwiwardani; Ummul Hasanah; Arismoyo Damar Pambudi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.51088

Abstract

Penguasaan bahasa asing merupakan salah satu kunci dalam memenangkan persaingan di era globalisasi ini. Oleh karenanya, pembelajaran bahasa asing khususnya di tingkat pendidikan menengah/kejuruan perlu diupayakan agar memiliki kondisi yang ideal agar outcome pembelajaran dapat tercapai sehingga lulusannya lebih berdaya saing. Dalam kenyataannya, di banyak daerah di Indonesia belum memiliki kondisi yang ideal untuk pembelajaran bahasa, tidak terkecuali di Kabupaten Sampang, Jawa Timur yang indeks pendidikannya masih rendah. Kompetensi pedagogis, mindset, dan motivasi pengajar menjadi hal yang krusial dalam penentuan keberhasilan pembelajaran bahasa di daerah tersebut. Oleh karenanya, pelatihan untuk peningkatan kemampuan mengajar guru bahasa asing menjadi jalan keluar yang tepat untuk meminimalisir dampak negatif dari kurangnya penguasaan kompetensi guru secara pedagogis. Penelitian ini bertujuan untuk  mendeskripsikan tahapan R&D dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang berjudul “Workshop Upgrading Kemampuan Mengajar Guru Bahasa Asing (Bahasa Inggris dan Lainnya) SMA/SMK/MA Se-Kabupaten Sampang” yang diselenggarakan pada tanggal 17-19 September 2019. Secara umum, tahapan R&D yang dilaksanakan selama bulan Mei-Oktober 2019 tersebut diadaptasi dari siklus R&D yang dikembangkan oleh Borg & Gall (2003), yaitu (1) pengumpulan informasi dan penelitian, (2) perencanaan, (3) mengembangkan produk,  (4) diseminasi 1 dan implementasi , (5) evaluasi, dan (6) diseminasi 2.
PEMBUATAN PROFIL DESA GERBOSARI Laksmi Yustika Devi; Wahyu Hidayati
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.51195

Abstract

Profil desa dan kelurahan diperlukan untuk mengetahui gambaran potensi dan tingkat perkembangan desa dan kelurahan yang akurat, komprehensif dan integral seperti dinyatakan dalam Permendagri Nomor 12 Tahun 2007. Profil desa dan kelurahan merupakan gambaran menyeluruh tentang karakter desa dan kelurahan yang meliputi data dasar keluarga, potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, kelembagaan, prasarana dan sarana serta perkembangan kemajuan dan permasalahan yang dihadapi desa dan kelurahan. Profil desa dan kelurahan harus dapat berfungsi sebagai sumber informasi potensi desa dan kelurahan. Oleh karena itu, data profil haruslah tersedia, lengkap dan akuntabel. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Vokasi Tahun 2019, Departemen Ekonomika dan Bisnis SV UGM berusaha membantu Desa Gerbosari yang terletak di Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo dalam upaya pembuatan profil desa. Berdasarkan identifikasi permasalahan, profil Desa Gerbosari terbaru telah memuat beberapa data dan informasi seperti yang dipersyaratkan dalam Permendagri Nomor 12 Tahun 2007, terutama untuk data potensi sumber daya alam. Namun, data yang lain seperti data dasar keluarga, sumber daya manusia, kelembagaan, prasarana dan sarana serta perkembangan kemajuan dan permasalahan yang dihadapi desa dan kelurahan masih belum lengkap. Oleh karena itu, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah: 1) melakukan pembuatan profil Desa Gerbosari yang memuat data potensi desa secara lengkap dan 2) menyajikan data profil desa yang dapat diakses baik dalam versi cetak maupun elektronik. Luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah dokumen profil desa dan video profil desa. Evaluasi dari kegiatan ini dilakukan secara langsung pada saat kegiatan pembuatan profil. Pembuatan profil desa dilakukan dengan feedback secara kontinu oleh Perangkat Desa Gerbosari. Kata Kunci: profil desa, kelengkapan data, potensi, perencanaan, pembangunan
Pendampingan Pengelolaan Keuangan Badan Usaha Milik Desa, Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo Ihda Arifin Faiz; Faiz Zamzami; Dina Natasari; Rizky Wulandari
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.51199

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan pengelolaan keuangan dan tata kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Binangun Mandiri Desa Sidoharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. Bidang usaha yang dijalankan oleh BUMDes adalah jasa keuangan dan perdagangan alat tulis kantor. Metode pengabdian yang digunakan adalah melalui pelatihan dan pendampingan selama periode waktu pengabdian yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan desa, termasuk perangkat desa dan masyarakat luas. Program pengabdian ini dapat meningkatkan kapasitas dan kemampuan sumber daya manusia pengelola pada aspek keuangan BUMDes. Pengelolaan BUMDes yang baik merupakan salah satu aspek penting penguatan kemandirian masyarakat desa dengan berpijak pada pemanfaatan potensi lokal dalam upaya untuk memecahkan permasalahan masyarakat, terutama aspek perekonomian. Dari tiga indikator tata kelola BUMDes yang baik tampak bahwa BUMDes Binangun Mandiri Sidoharjo memiliki pengelolaan yang baik dengan didukung aspek struktural, finansial dan sosial yang baik. Keberadaan program pengabdian ini memperkuat aspek tata kelola keuangan yang ada.
Pemberdayaan Kader JUMANTIK Cilik Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit DBD di SDN 2 Samigaluh Desa Sidoharjo Kecamatan Samigaluh Nia Fararid Askar; M Syaraji; Marko Ferdinan Salim; Dian Budi Santoso; Angga Eko Pramono
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.51200

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Salah satu penyebab DBD adalah habitat vektor DBD yaitu sanitasi lingkungan dengan tersedianya tempat perindukan bagi nyamuk betina pada bejana yang berisi air jernih. Adanya faktor-faktor tersebut maka dilakukan upaya pencegahan salah satunya dengan pembentukan kader JUMANTIK cilik. Pencegahan DBD tidak hanya dilakukan oleh kalangan dewasa saja, namun dibutuhkan pemberdayaan sejak dini pada siswa sekolah dasar. Sebagai suatu institusi pendidikan, sekolah mempunyai peranan dan kedudukan strategis dalam upaya promosi kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberdayakan kader JUMANTIK cilik sebagai upaya pencegahan penyakit DBD sejak dini. Kegiatan ini dilaksanakan pada siswa kelas 4, 5 dan 6 berjumlah 31 siswa di SDN 2 Samigaluh desa Sidoharjo kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. Metode dalam kegiatan ini adalah pretest diawal kegiatan, lalu pemberian promosi kesehatan tentang DBD dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), setelah itu dilakukan posttest dan pada akhir kegiatan dilakukan pemilihan kader JUMANTIK cilik sebanyak 6 siswa. Simpulan dari kegiatan ini adalah Promosi kesehatan di sekolah melalui kegiatan pemberdayaan kader JUMANTIK cilik sebagai upaya pencegahan penyakit DBD dapat membantu meningkatkan kesehatan siswa, guru, karyawan, keluarga serta masyarakat sekitar, sehingga proses belajar mengajar berlangsung lebih produktif.
STRATEGI PENGEMBANGAN TAMAN EDUKASI PERTANIAN DI DESA GERBOSARI KECAMATAN SAMIGALUH KABUPATEN KULON PROGO Yuni Andari; Nur Aini Yuniyarti
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.51217

Abstract

Desa Gerbosari secara administrasi terletak di wilayah Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo Provinsi DIY. Desa Gerbosari memiliki potensi alam dan pertanian yang dapat dikembangkan menjadi potensi wisata berbasis alam dan agro, namun permasalahan yang dihadapi desa ini adalah ketersediaan sarana dan prasarana fisik maupun non fisik yang belum memadai yang dapat menunjang program desa wisata tersebut. Salah satu kegiatan yang dapat menunjuang program pengembangan desa wisata di Desa Gerbosari yaitu pembuatan taman edukasi pertanian, namun kurangnya pengetahuan dan keterampilan pengelola wisata dan pemerintah desa dalam pembuatan taman edukasi menjadi salah satu masalah yang dihadapi. Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan dan pendampingan pembuatan taman edukasi pertanian dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola wisata dan anggota masyarakat dalam pembuatan taman edukasi pertanian. Khalayak sasaran dari kegiatan ini adalah anggota kelompok PKK Desa Gerbosari. Pelatihan diberikan oleh tenaga ahli yang disediakan oleh tim pengabdian SV UGM. Kegiatan pelatihan melibatkan kelompok masyarakat dan institusi Desa Gerbosari, serta Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan pelatihan tersebut telah menambah pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok PKK sebagai salah satu pengelola desa wisata dalam hal pembuatan taman edukasi pertanian.
Potensi Sumber Air Tanah Menggunakan Geolistrik Sebagai Solusi Penanganan Kekeringan Di Desa Hargorejo Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta Devi Oktaviana Latif; Heru Budi Utomo; Hotma Prawoto; Sindu Nuranto; Suwardo Suwardo; Iman Haryanto; Agus Kurniawan; Lava Himawan; Amalia Ula Hazhiyah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.51221

Abstract

Kekeringan dan banjir merupakan dua kejadian alam yang mengancam negara-negara yang beriklim tropis seperti indonesia. Kabupaten Kulonprogo merupakan salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta yang berpotensi terhadap kekeringan. Kabupaten Kulonprogo mempunyai topografi yang bervariasi dari dataran hingga pegunungan sehingga potensi akan bencana kekeringannya tinggi. Data kekeringan pada tahun 2015 oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo mengatakan kekeringan di wilayahnya semakin meluas dengan merujuk data BPBD Kulon Progo, terdapat 200 titik kekeringan. Titik ini tersebar di 6 kecamatan, yakni Kecamatan Kokap, Girimulyo, Kalibawang, Samigaluh dan sebagian Pengasih dan Sentolo, lalu di Panjatan dan Lendah. Sementara pada bulan November 2018 informasi Kemarau panjang terjadi Desa Hargorejo, Kokap. Warga yang tinggal di perbukitan ini terpaksa menempuh ratusan meter demi memperoleh air bersih dari sumur-sumur yang belum kering. Dari data 2015 – 2018 menunjukkan penanganan, pencegahan dan penanggulangan kekeringan di desa Hargorejo berlangsung sangat lamban sehingga menjadi masalah berkepanjangan yang tidak terselesaikan dan terus berulang.Penyelesaian permasalahan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada mencari dan memetakan potensi atau sumber air menggunakan alat geolistrik yang terdapat di dusun sangkrek Desa Hargorejo, serta memberikan solusi alternatif membuat sumur bor yang akan mengisi zona aquifer.
PENERAPAN PEMELIHARAAN SEMI-INTENSIF SEBAGAI SALAH SATU USAHA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS AYAM BURAS DI DESA JANTEN, TEMON, KULON PROGO Naela Wanda Yusria Dalimunthe; Alfarisa Nururrozi; Dhasia Ramandani; Nurulia Hidayah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.51225

Abstract

Abstrak  Kegiatan pengabdian pada periode ini bertujuan untuk mengintroduksikan teknik pemeliharaan ayam buras yang berorientasi agrobisnis. Pada tahapan awal, kegiatan dimulai dengan penyuluhan (sosialisasi) untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan manajemen pemeliharaan ayam kampung buras, aspek nutrisi, perkawinan, perkandangan, penyakit, vaksinasi, dan sanitasi kandang. Tahapan kedua meliputi pendampingan secara aktif dalam peningkatan keterampilan masyarakat dalam budidaya praktis, dengan pendekatan praktek lapangan secara partisipatif. Selanjutnya, masyarakat sasaran membuat kandang demplot sebagai percontohan di lokasi kegiatan. Tahapan realisasi dilakukan dengan praktek pemeliharaan ayam buras selama 2 bulan. Masyarakat sasaran dibekali bibit ayam, peralatan kandang, pakan, dan obat-obatan untuk memulai kegiatan pemeliharaan.  Program sosialisasi telah dilakukan secara bertahap, sehingga memudahkan masyarakat untuk memahami manajemen pemeliharaan ayam buras dengan konsep agrobisnis yang menerapkan good farming practice meliputi aspek nutrisi, brooding, perkandangan, penyakit, vaksinasi, reproduksi dan sanitasi kandang. Tahapan pembuatan demplot kandang budidaya ayam sebagai gambaran kandang dan metode pemeliharaan yang baik. Tahapan pembuatan kandang ini mengedepankan aspek pastisipatif dari masyarakat. Metode pemeliharaan yang disasar bersifat semi intensif. Sebagai bagian dari motivasi kepada masyarakat, tim juga telah memberikan bantuan anakan ayam (DOC) sejumlah 1000 ekor yang dibagikan merata kepada masyarakat. Metode pemeliharaan semi-intensif sangat efektif digunakan untuk budidaya ayam buras bagi masyarakat Desa Janten, Temon, Kulon Progo.   Kata kunci : ayam buras, Semi-intensif, Produktivitas AbstractThe service activity carried out aims to introduce agribusiness-oriented domestic chicken maintenance techniques to the community. In the initial stages, efforts were made to increase public knowledge and awareness about integrated agribusiness such as: nutrition, artificial insemination, housing, disease, vaccination, and sanitary enclosures. The second stage involves the target community to make a demonstration plot as a pilot at the location. The realization stage was carried out with the practice of raising domestic poultry for 2 months. The target community is equipped with chickens, cage equipment, food, and medicine to start maintenance activities. These socialization programs were introducing the agribusiness system that applies good farming practice such as: nutrition, brooding, housing, vaccination, reproduction and sanitation enclosures. The stages of making chicken cage demonstration plots were carried out in one of the community houses as a pilot. It is hoped that this demonstration plot can provide a pretty good picture of the stable and maintenance methods. The team has also provided 1000 heads of day old chicken (DOC) with the targeted maintenance methods are semi-intensive. This semi-intensive maintenance method is very effective to be used for the cultivation of free-range chicken. For the people of Janten Village, Temon, Kulon Progo.
Pengenalan Metode Tanam SRI (System Rice of Intensification) dengan Teknologi untuk Peningkatan Produktifitas dan Ramah Lingkungan Bayu Dwi Apri Nugroho; Chusnul Arif; Nur Aini Iswati Hasana; Rizki Maftukhah; Fadila Suryandika; Umi Hapsari; Badi’atun Nihayah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.55636

Abstract

Pengembangan pertanian di lahan iklim kering dengan metode budidaya SRI (System of Rice Intensification) dengan teknologi sederhana dinilai efektif untuk dapat meningkatkan produktifitas lahan. Tujuan dari pengenalan metode tanam SRI dengan penerapan teknologi yaitu memberikan ilmu dan pengetahuan kepada petani terkait metode budidaya pertanian dengan menggunaakan teknologi dalam mengambil keputusan kepada petani dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas pertanian serta dapat mengaplikasikan pertanian yang ramah lingungan. Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Kambaniru dan Wukukalara, Kec. Kambera, Kab. Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur pada bulan Juli 2018-Juli 2019. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini (1) Potensi untuk scaling up dan replikasi dari kegiatan ini untuk merubah paradigma (membawa perubahan secara luas). Hal ini terkait dengan resiko budidaya pertanian terhadap perubahan iklim yang terjadi saat ini maupun di masa mendatang (2) Bentuk transfer pengetahuan dan teknologi kepada penerima manfaat (3) Terwujudnya keselarasan dengan kebijakan nasional dan provinsi (4) Tercapainya efektifitas dan efisiensi (kelayakan ekonomi dan kewajaran finansial, serta efektifitas kegiatan). Kegiatan demplot budidaya padi SRI mampu memberi percontohan kepada Kelompok Tani di Desa Kambaniru dan Desa Wukukalara tentang budidaya padi yang ramah lingkungan yang berupa penghematan air dan penurunan gas emisi rumah kaca, serta memiliki produktivitas yang cukup tinggi yaitu sebesar 6.25 ton/ha.

Page 1 of 1 | Total Record : 10