cover
Contact Name
Dr. Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M
Contact Email
dewamangku.undiksha@gmail.com
Phone
+6282242137685
Journal Mail Official
dewamangku.undiksha@gmail.com
Editorial Address
Ganesha Civic Education Journal (GANCEJ) Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha Jalan Udayana No. 11 Singaraja - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
GANESHA CIVIC EDUCATION JOURNAL
ISSN : 27147967     EISSN : 27228304     DOI : https://doi.org/10.23887
Core Subject : Education,
Ganesha Civic Education Journal jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran . Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 2 kali setahun.
Articles 212 Documents
ANALISIS PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL TERHADAP HASIL PEMBELAJARAN PPKN DI SMK NEGERI 1 BRONDONG Permadi, Muhammad Bayu
Ganesha Civic Education Journal Vol. 6 No. 2 (2024): October, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v6i2.4975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui media apa saja yang digunakan dalam melaksanakan proses pembelajaran di kelas X SMK Negeri 1 Brondong, 2) mengetahui proses pembelajaran daring dan konvensional, dan 3) mengetahui perbedaan signifikan pada hasil belajar PPKn antara siswa menggunakan pembelajaran berbasis daring dengan siswa yang menggunakan pembelajaran berbasis kovensional. Dalam penelitian ini, rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan tes. Tahapan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian ini adalah, 1) aplikasi-aplikasi yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran PPKn adalah Google Classroom, Zoom, Whatsapp, dan Youtube. 2) proses pembelajaran PPKn daring dan konvensional memiliki beberapa tahap, dimulai dengan membuka pembelajaran hingga pemberian tugas. 3) berdasarkan uji-T, didapatkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,020. Dengan demikian, maka terdapat perbedaan hasil belajar PPKn siswa pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Rata-rata hasil kelas eksperimen juga lebih tinggi daripada kelas kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran digital lebih baik daripada pembelajaran konvensional. Implikasinya adalah perlunya program pelatihan berkelanjutan bagi guru untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran PPKN, termasuk pengembangan modul digital, pengelolaan kelas virtual, dan evaluasi hasil belajar secara digital.
PENINGKATAN PENGETAHUAN WAWASAN NUSANTARA UNTUK MENINGKATKAN SEMANGAT NASIONALISME Deo, Frieza; Trisiana, Anita; Wibowo, Nandha Jastin; Harjanto, Wahyu; Rifqi, Ahmad
Ganesha Civic Education Journal Vol. 6 No. 2 (2024): October, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v6i2.4976

Abstract

Wawasan Nusantara telah berkembang menjadi topik utama pembicaraan dan permasalahan akhir-akhir ini, krisis yang terjadi memaksa sektor pendidikan untuk memompa peningkatan pengetahuan wawasan nusantara untuk meningkatkan Nasionalisme, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dapat dilakukan untuk dapat meningkatkan pengetahuan Wawasan Nusantara dalam rangka meningkatkan semangat nasionalisme. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang bisa dilakukan untuk dapat meningkatkan pengetahuan Wawasan Nusantara adalah dengan 1) Gerakan Cinta Produk Dalam Negeri: Menggalakkan gerakan untuk mencintai dan menggunakan produk dalam negeri sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian nasional dan identitas bangsa; 2) Pagelaran Seni dan Budaya Daerah: Mendukung dan mengadakan berbagai pagelaran seni dan budaya daerah untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi muda dan masyarakat luas; dan 3) Kegiatan Sosial dan Pengabdian Masyarakat: Melibatkan masyarakat, terutama pemuda, dalam kegiatan sosial yang membangun empati dan kesadaran akan pentingnya gotong royong serta persatuan dalam keberagaman. Implikasi penelitian adalah mampu meningkatkan semangat nasionalisme yang tidak hanya emosional, tetapi juga berbasis pada pemahaman mendalam. Nasionalisme yang didasari pengetahuan akan lebih rasional dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah. Masyarakat akan lebih memahami mengapa persatuan itu penting dan bagaimana keragaman adalah kekuatan, bukan kelemahan.
TRADISI MALE SEBAGAI STRATEGI MODERASI BERAGAMA (ISLAM DAN HINDU) DI DESA LOLOAN KECAMATAN NEGARA KABUPATEN JEMBRANA BALI Maulana, Rizki; Sanjaya, Dewa Bagus; Sujana, I Putu Windu Mertha
Ganesha Civic Education Journal Vol. 6 No. 2 (2024): October, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v6i2.4977

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengkaji urgensi tradisi male dapat mempersatukan umat (Islam dan Hindu) di Desa Loloan. 2) mengkaji prosesi dan sarana prasarana dalam pelaksanaan tradisi male di Desa Loloan. 3) mengkaji tradisi male dari perspektif hukum Islam. 4) mengkaji strategi penguatan moderasi beragama melalui tradisi male untuk umat (Islam dan Hindu) di Desa Loloan. 5) mengkaji nilai-nilai yang menjadi titik temu toleransi umat (Islam dan Hindu) pada tradisi male di Desa Loloan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif metode deskriptif. Hasil penelitian: 1) urgensi tradisi male dapat mempersatukan umat (Islam dan Hindu) di desa Loloan dapat dilihat dari praktik sosial masyarakat yang saling bergandeng tangan memeriahkan tradisi. 2) sarana tradisi ini adalah pajegan, telur, batang pohon pisang, dan bambu. Sedangkan prasarananya diselenggarakan di luar atau di dalam masjid/mushalla. Hukum Islam memandang tradisi male sebagai sesuatu yang diperbolehkan selama tidak mengarah kepada sesuatu yang dilarang agama. 4) strategi penguatan moderasi beragama berbasis tradisi male dapat diterapkan di sekolah dan juga masyarakat umum. 5) terdapat nilai- nilai luhur yang tersemat pada tradisi male seperti nilai religius, nilai etika, nilai estetika, dan nilai sosial. Implikasinya tradisi Male dapat dijadikan contoh konkret untuk pendidikan toleransi di masyarakat, mulai dari tingkat keluarga hingga lembaga pendidikan.
PERAN UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAKARTA (UPNVJ) DALAM MELAKSANAKAN KESADARAN BELA NEGARA GUNA MENANGKAL PAHAM RADIKALISME Anggoro, Teguh
Ganesha Civic Education Journal Vol. 6 No. 2 (2024): October, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v6i2.4979

Abstract

Masuknya paham radikalisme pada beberapa perguruan tinggi di tanah air, membuat setiap kampus harus bekerja keras untuk menghalaunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dari Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta (UPNVJ) dalam melaksanakan kesadaran bela negara guna menangkal paham radikalisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Focus Group Disscussion, Wawancara, Dokumentasi, dan Studi Pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam rangka menangkal paham radikalisme UPNVJ melakukannya melalui pembelajaran secara Intra Kurikuler, Ko Kurikuler dan Ektra Kurikuler. Kegiatan Bela Negara melalui Intra Kurikulaer, Ko Kurikuler dan Ektra Kurikuler yang dilakukan oleh UPNVJ merupakan langkah dalam menangkal paham radikalisme yang masuk ke perguruan tinggi. Implikasi penelitian ini diharpkan mampu menjadi pemicu untuk mengembangkan atau memperkuat pusat studi/riset yang fokus pada isu bela negara dan deradikalisasi, tidak hanya di UPN "Veteran" Jakarta tetapi juga di kampus-kampus lain.
TANTANGAN DAN STRATEGI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI TENAGA PENDIDIK SENIOR DALAM IMPLEMENTASIAN KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH PENGGERAK SMA NEGERI 3 SINGARAJA Adiningsih, Ni Komang Ayu Trianita; Yudana, I Made; Landrawan, I Wayan
Ganesha Civic Education Journal Vol. 6 No. 2 (2024): October, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v6i2.4980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1). Implementasi kurikulum merdeka di sekolah penggerak SMA Negeri 3 Siangaraja, (2). Tantangan dari Implementasi kurikulum merdeka di sekolah penggerak SMA Negeri 3 Singaraja, serta (3) Evaluasi dan strategi impelementasi kurikulum merdeka oleh tenaga pendidik senior di sekolah penggerak SMA Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Implementasi kurikulum merdeka di sekolah penggerak SMA Negeri 3 Singaraja, mengacu pada profil pelajar pancasila dengan pembelajaran berbasis digitalisasi; (2). Tantangan yang dihadapi dalam implementasi kurikulum merdeka, yaitu dari segi pemanfaatan teknologi dalam proses pendidikan; (3) Dalam menghadapi tantangan yang dialami oleh tenaga pendidik senior dalam implementasi kurikulum merdeka, semua warga sekolah, tidak hanya guru saja, tentu harus mengambil peran dalam menghadapi tantangan tersebut, guna dapat membantu tenaga pendidik senior dalam meningkatkan kompetensi yang dimiliki berkaitan dengan pemanfaatan teknologi digital. Implikasinya dapat menjadi dasar untuk merancang program pelatihan dan pengembangan profesional yang lebih spesifik dan sesuai dengan kebutuhan nyata tenaga pendidik senior, terutama dalam pemanfaatan teknologi dan pembelajaran berdiferensiasi.
STRATEGI YANG RELEVAN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN JENJANG SEKOLAH DASAR Afifah, Kiki Rizkiatul; Mukhlis, Nurul Awaliyah
Ganesha Civic Education Journal Vol. 6 No. 2 (2024): October, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v6i2.4981

Abstract

Berbagai permasalahan kenakalan remaja yang terjadi di Indonesia perlu untuk diantisipasi, yaitu dimulai dari jenjang Sekolah Dasar. Pendidikan Kewarganegaraan dijadikan sebagai wahana psikologis-pedagogis utama. Tujuan penelitian adalah mampu menganalisis strategi yang relevan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research), yaitu dengan mengumpulkan data-data penelitian melalui buku-buku, jurnal, surat kabar, majalah, berita elektronik, maupun sumber-sumber pustaka yang lain untuk mendukung kelengkapan data-data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang relevan dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar adalah role playing. strategi ini dianggap siswa dapat memahami konsep Pendidikan Kewarganegaraan melalui pengalaman langsung yang didapatnya saat bermain peran. Diharapkan role playing dapat memacu minat dan motivasi siswa, sehingga meningkatkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan. Implikasi Penelitian ini dapat menjadi landasan bagi penelitian-penelitian selanjutnya di bidang pendidikan kewarganegaraan. Misalnya, studi lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas strategi yang direkomendasikan di berbagai konteks sekolah, mengukur dampak jangka panjangnya pada siswa, atau mengadaptasi strategi tersebut untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
PERAN ORANG TUA TERHADAP PENGUATAN NILAI-NILAI KARAKTER SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN CIVICS DISPOSITION PESERTA DIDIK Gandara, Yoga; Lavan, Yohana Oktaviani; Zulkifli, Zulkifli
Ganesha Civic Education Journal Vol. 7 No. 1 (2025): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v7i1.4983

Abstract

Permasalahan mengenai pembentukan karakter anak di masa Pandemi COVID-19 sangatlah penting, di tengah kondisi ini harus ada penanganan strategis untuk memulihkan dunia pendidikan. Orang tua memiliki peran yang penting untuk mewujudkan keberhasilan pembelajaran juga perubahan perilaku siswa. Perlunya peran utama orang tua saat Pembelajaran Jarak Jauh dalam menciptakan karakter anak yaitu membimbing atau sebagai panutan utama bagi anak-anaknya. Orang tua wajib berhubungan secara interaktif dengan sekolah dan masyarakat untuk mengembangkan pola pendidikan yang menekankan nilai-nilai karakter di saat Pandemi COVID-19 saat ini. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi literatur dan analisis wacana dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah library research. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk meningkatkan kesadaran orang tua terhadap penguatan nilai-nilai karakter sebagai upaya meningkatkan watak kewarganegaraan anak selama pembelajaran daring atau jarak jauh di masa pandemic COVID-19.
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK DIGITAL BERBASIS TRI HITA KARANA UNTUK MENANAMKAN SIKAP BEKERJA SAMA DAN BERGOTONG ROYONG Divayanti, Ni Putu Nilam; Sanjaya, Dewa Bagus; Sujana, I Putu Windu Mertha
Ganesha Civic Education Journal Vol. 7 No. 1 (2025): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v7i1.4988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media komik digital berbasis tri hita karana untuk menanamkan sikap bekerja sama dan bergotong royong siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Sawan yang teruji validitasnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan Model 4D yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (disseminate). Subjek dalam penelitian ini adalah media komik digitital berbasis tri hita karana sedangkan objek dalam penelitian ini yaitu validitas dan respon siswa terhadap media komik digital berbasis tri hita karana untuk menanamkan sikap bekerja sama dan bergotong royong siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Sawan. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode kuisioner dan instrumen rating scale berupa lembar penilaian yang melibatkan 2 orang ahli materi, 2 orang ahli media, dan 2 orang praktisi untuk mengetahui validitas media komik digital berbasis tri hita karana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) prototipe media komik digital berbasis tri hita karana melalui beberapa tahapan sesuai dengan prosedur dalam model 4D yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development), dan penyebaran (disseminate). (2) Validitas media yang melibatkan ahli materi dan ahli media, data analisis secara deskriptif kuantitatif, persentase skor validitas media komik digital berbasis tri hita karana dari ahli materi sebesar 86%, ahli media sebesar 98%, dan praktisi/guru sebesar 98%, secara keseluruhan validitas media komik digital berbasis tri hita karana yaitu sebesar 94% yang berada pada rentangan skor 90-100% dan memperoleh kualifikasi sangat baik. (3) Untuk respon siswa terhadap media komik digital berbasis tri hita karana, melibatkan 12 orang siswa kelas VII, persentase skor dari respon siswa yaitu sebesar 96,1% dengan kualifikasi sangat baik.
ANALISIS PENGARUH KEBIJAKAN PENDIDIKAN ANTI KORUPSI PADA PENDIDIKAN TINGGI DI INDONESIA Hafiidh, Muhammad; Anshori, Isa
Ganesha Civic Education Journal Vol. 7 No. 1 (2025): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v7i1.5001

Abstract

Pemerintah Indonesia terus berupaya keras memerangi korupsi dengan berbagai cara. KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sebagai lembaga independen yang secara khusus menangani kasus korupsi, serta melakukan pencegahan dari tindak korupsi. Tapi di sisi lain, usaha aksi yang dilakukan KPK membutuhkan banyak biaya. Belum lagi jika dihitung dari dampak yang ditimbulkan bagi kehidupan masyarakat dan negara. Seperti yang kita ketahui, upaya penghematan biaya yang paling efektif dan hemat biaya untuk memberantas korupsi adalah tindakan pencegahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kebijakan antikorupsi dalam pendidikan tinggi dan menganalisis pengaruh kebijakan pendidikan antikorupsi di perguruan tinggi. Melawan korupsi adalah tanggung jawab semua komponen negara. Jika hanya salah satu pihak saja maka upaya pemberantasan korupsi akan lemah dan bisa menjadi penghambat bagi upaya untuk pencegahan dan melawan korupsi. Salah satu upaya pencegahan korupsi berawal dari peran penting perguruan tinggi sebagai institusi yang akan menciptakan karakter individu. Hasil evaluasi pengaruh dari kebijakan pemberantasan korupsi di perguruan tinggi dapat dikatakan efektif karena semua indikator efektivitas terdapat dalam kebijakan pendidikan anti korupsi di pendidikan tinggi.
KESENJANGAN MORAL IN DOCUMENT DAN MORAL IN ACTION: PRAKTIK PENDIDIKAN MORAL PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE CABANG MALANG Nugroho, Prasetyo Adi
Ganesha Civic Education Journal Vol. 7 No. 1 (2025): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v7i1.5002

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis praktik pendidikan moral dalam organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Proses pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data merujuk Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi. Untuk memastikan kredibiltas data, peneliti menggunakan member cek dan peningkatan ketekunan serta penambahan literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa Persaudaraan Setia Hati Terate merupakan lembaga sosial yang menjalankan peran Pendidikan Moral secara visioner, idealis dan praktis. Pendidikan moral in document tertuang pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PSHT. Pendidikan moral dilaksanakan dengan dua tipe, yaitu reflektif thinking dan tindakan otoritatif. Secara praktis pendidikan moral di Persaudaan Setia Hati Terate berada pada front stage dalam drama turgi sosial, sebagai tindakan adaptif terhadap sosial order. Sehingga secara empiris, tindakan moral praktis anggota PSHT adalah imperative hypotheses problematic. Pendidikan moral pada Persaudaraan Setia Hati Terate memerlukan waktu dan penanganan inventif untuk menumbuhkan kesadaran moral.