cover
Contact Name
Dr. Dewa Gede Sudika Mangku, S.H., LL.M
Contact Email
dewamangku.undiksha@gmail.com
Phone
+6282242137685
Journal Mail Official
dewamangku.undiksha@gmail.com
Editorial Address
Ganesha Civic Education Journal (GANCEJ) Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha Jalan Udayana No. 11 Singaraja - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
GANESHA CIVIC EDUCATION JOURNAL
ISSN : 27147967     EISSN : 27228304     DOI : https://doi.org/10.23887
Core Subject : Education,
Ganesha Civic Education Journal jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran . Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 2 kali setahun.
Articles 212 Documents
PERANAN SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEPEMIMPINAN MELALUI ORGANISASI OSIS DI SMP NEGERI 3 SAWAN, KABUPATEN BULELENG, BALI Sumerta, Gusti Putu; Yudana, I Made; Landrawan, I Wayan
Ganesha Civic Education Journal Vol. 7 No. 1 (2025): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v7i1.5003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui Peran Organisasi OSIS dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan di SMP Negeri 3 Sawan, (2) Mengetahui Tantangan Yang Dihadapi Oleh Sekolah Dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Melalui Organisasi OSIS Di SMP Negeri 3 Sawan, (3) Mengetahui Upaya yang dilakukan Sekolah dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Melalui Organisasi OSIS di SMP Negeri 3 Sawan. Penelitian ini berlokasi di SMP Negeri 3 Sawan, Kabupaten Buleleng-Bali, metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif dengan penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai istrumen pengumpulan data, dalam pengolahan data penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, display data, dan kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian adalah (1) Organisasi OSIS di SMP Negeri 3 Sawan memiliki peranan yang penting dalam membentuk karakter kepemimpinan siswa melalui program kerja yang dijalankan dalam organisasi OSIS. (2) Dalam pembentukan karakter kepemimpinan melalui organisasi OSIS di SMP Negeri 3 Sawan ini, terdapat tantangan yang dihadapi yaitu faktor internal dan juga faktor eksternal. (3) Upaya Sekolah dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan Melalui Organisasi OSIS di SMP Negeri 3 Sawan terdiri dari dua program utama yang tercakup dalam program kerja wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. Program pertama adalah pemilihan atau peremajaan organisasi OSIS di SMP Negeri 3 Sawan, dan Program kedua adalah pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan melatih keterampilan kepada pengurus organisasi OSIS di SMP Negeri 3 Sawan.
TEORI PEMBELAJARAN YANG RELEVAN DENGAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN MADRASAH IBTIDAIYAH Firdausi, Aulia Kaffah; Marina, Weni; Mansyuri, Arif
Ganesha Civic Education Journal Vol. 7 No. 1 (2025): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v7i1.5004

Abstract

PKn merupakan pendidikan yang memberikan pengajaran yang berfokus pada pembentukan karakter peserta didik sehingga mampu berperan dan memiliki rasa tanggung jawab sebagai warga negara sesuai dengan ketentuan Pancasila dan UUD 1945. Namun, selama ini pelajaran PKn cenderung kurang mendapatkan perhatian baik dari guru maupun peserta didiknya. Bahkan pelajaran PKn dianggap sebagai pelajaran yang membosankan. Apabila hal ini terus dibiarkan maka peran fungsional dari PKn dalam menanamkan nilai, moral, norma dan membentuk jati diri serta perilaku peserta didik tidak akan bisa terwujud sebagaimana mestinya. Sehingga menjadi penting bagi seorang guru untuk memiliki pengetahuan mengenai teori-teori belajar apa saja yang relevan dan dapat diterapkan dalam pembelajaran PKn guna mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Teori belajar yang relevan diterapkan dalam pembelajaran PKn MI, yaitu: teori belajar behaviorisme, konstruktivisme, kognitivisme dan humanisme.
STRATEGI PENANGANAN PERILAKU MENYIMPANG SISWA TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SAWAN Sujana, I Putu Windu Mertha; Hasanah, Esther; Sari, Ketut Siti Amerta
Ganesha Civic Education Journal Vol. 7 No. 1 (2025): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v7i1.5006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor penyebab; (2) minat belajar; dan (3) strategi penanganan perilau menyimpang siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, penelitian kualitatif melibatkan pengumpulan data berbagai sumber seperti wawancara, observasi, dokumen dan rekaman. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata Pelajaran PPKn dan guru agama hindu di SMP Negeri 1 Sawan. Metode pengumpulan data penelitian ini menggunakan instrument observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) faktor penyebab perilaku menyimpang yaitu melalui faktor eksternal (keluarga, masyarakat dan juga sekolah) dan internal (diri sendiri); (2) secara umum minat belajar siswa yang melakukan perilaku menyimpang sudah pasti menurun, dalam penurunan minat belajar siswa lebih banyak siswa yang mengalami penurunan minat belajar dari faktor keluarga dan lingkungan; (3) strategi yang dapat dilakukan untuk menangani perilaku menyimpang yang dilakukan oleh siswa untuk meningkatkan minat belajar yaitu dengan cara melakukan pendekatan terlebih dahulu kepada siswa yang mengalami penurunan minat belajar akibat perilaku menyimpang dan guru harus lebih kreatif didalam kelas dengan menggunakan metode pembelajaran berbasis game agar siswa tidak bosan dan pembelajaran tidak monoton.
MASALAH DALAM KETIDAKTAATAN KESADARAN MEMBAYAR PAJAK Satriya, Restu Resky
Ganesha Civic Education Journal Vol. 7 No. 1 (2025): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v7i1.5007

Abstract

Tingkat kepatuhan pajak dinegara kita tampaknya belum dapat dibanggakan. Kesadaran untuk melakukan serangkaian proses pembayaran pajak belum sepenuhnya melekat pada diri wajib pajak. Rendahnya kesadaran pajak tersebut pada akhirnya berimbas pada rendahnya tingkat kepatuhan pajak wajib pajak. Salah satu pemicu yang menjadikan ketidaksadaran untuk berpajak tersebut “membudaya” justru disebabkan oleh adanya sikap sebagian aparat pajak di lapangan yang menyalahgunakan kewenangan mereka. Hal itulah yang memperburuk citra aparat pajak dan membuat wajib pajak tidak merasa bangga berstatus sebagai wajib pajak. Disisi lain, penegakan hukum terhadap aparat-aparat tersebut masih sangat lemah, sehingga kepercayaan wajib pajak pun sulit dibangun. Lingkaran yang tercipta antara ketidakpatuhan pajak wajib pajak dengan sikap aparat pajak yang tidak sesuai aturan main harus segera diputus. Salah satu kuncinya adalah dengan menyelenggarakan penegakan hukum terhadap aparat pajak secara konsisten. Suatu peraturan dapat dikatakan ideal dalam segi keadilan bagi masing-masing pihak jika ancaman sanksi yang ada mengikat seluruh pihak yang berkepentingan. untuk membayar pajak dan telah melaporkan semua penghasilannya tanpa ada yang disembunyikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. kesadaran wajib pajak menyatakan penilaian positif masyarakat wajib pajak terhadap pelaksanaan fungsi negara oleh pemerintah akan menggerakan masyarakat untuk mematuhi kewajibannya untuk membayar pajak.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP NEGERI 4 SINGARAJA PADA MATA PELAJARAN PPKN Maharani, I Dewa Ayu Indah; Suastika, I Nengah; Pertiwi, Ni Ketut Santya Isana
Ganesha Civic Education Journal Vol. 7 No. 1 (2025): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v7i1.5008

Abstract

Penelitialn inli bertuljuan untulk meningkatkan halsil belaljar silswa kelalls VIII Hatta SMP Negerli 4 Singaraja melallui Model Pembelajaran Project Based Learning dalam pembelajaran PPKn. Metode yalng dilgunakan pada penelitian ini adalah penelitialn tindalkan kelals (PTlK) yalng dilalkukan dallam dula tindakan. Sulbjek penelitialn ini adallah 32 silswa kelas VIII Hatta SMlP Negerli 4 Singaraja. Hlasil belaljar silswa dinillai pada ketiga ralnah yaitu, pengetahuan (kognlitif), sikap (afekltif), daln keterampilaln. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan mengevaluasi hasil belajar siswa pada ranah pengetahuan, sikap dan keterampilan. Data dianalisis secara deskriptif (kualitatif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam dua kali siklus tindakan telah terjadi peningkatan hasil belajar secara signifikan dari ketiga ranah yakni, pengetahuan, sikap dan keterampilan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran PPKn.
PENERAPAN SISTEM PEMBELAJARAN KEWARGANEGARAAN SEUMUR HIDUP Thanggestyo, Vionie Noventia
Ganesha Civic Education Journal Vol. 7 No. 1 (2025): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v7i1.5009

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya permasalahan yang timbul akhir-akhir ini akibat kualitas pemahaman akan esensi pembelajaran kewarganegaraan yang minim dari masyarakat, terutama bagi mereka yang sudah tidak lagi menerima pendidikan kewarganegaraan secara formal. Saat ini muncul berbagai permasalahan yang mencerminkan pudarnya rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap Negara Indonesia, yang menjadi tujuan diberikannya pendidikan kewarganegaraan. Seperti contohnya, ketidakpatuhan akan hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia serta kurangnya partisipasi dalam kontestasi nasional seperti pemilihan umum. Penelitian ini bertujuan untuk mencetuskan sistem pembelajaran kewarganegaraan sedemikian sehingga menimbulkan rasa cinta tanah air pada tiap warga Indonesia seumur hidupnya. Penelitian yang dimaksudkan untuk menganalisis sebab-sebab munculnya permasalahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang berkaitan dengan pudarnya rasa cinta tanah air ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan tersebut. Data berupa signifikansi, urgensi, dan pendapat mengenai efektivitas penerapan sistem ini diperoleh dari pengajuan angket berupa survey dengan target responden segala kalangan umur yang sedang atau pernah mendapatkan pendidikan kewarganegaraan.
PENINGKATAN WAWASAN KEBANGSAAN UNTUK MEMBENTUK ADAB DAN MENGATASI KRISIS KEDIRIAN PUBLIK MELALUI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Irawan, Anang Dony
Ganesha Civic Education Journal Vol. 7 No. 1 (2025): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v7i1.5010

Abstract

Indonesia merupakan negara yang sangat menghargai tentang adab publik sesama manusia, namun dalam pengimplementasiannya sering berbanding terbalik dengan apa yang diharapkan. Kewarganegaraan memiliki peran strategis dalam penguatan kecerdasan kewarganegaraan di Indonesia dimana didalam pembelejarannya terkandung bahasan tentang adab publik di masyarakat, kecerdasan kewarganegaraan yaitu kemampuan individu untuk berperan aktif menjadi warga negara atau masyarakat dalam suatu sistem kehidupan yang kompleks berdasarkan identitas normatif masing-masing individu. Kecerdasan kewarganegaraan harus diimbangi dengan adab public yang baik agar menjadi tonggak keberlanjutan nasional. Tujuannya yaitu untuk menjadikan para warga negara Indonesia lebih cerdas dalam berfikir maupun berperilaku bagi diri sendiri, orang lain, maupun untuk negara. Dalam mencapai target keberhasilan kecerdasan kewarganegaraan, perlu adanya langkah-langkah untuk mewujudkannya, seperti melalui metode pembelajaran controversial issues, metode pembelajaran project citizen, dan membangun budaya literasi. Dari pengimplementasian metode tersebut dapat dilakukan melalui pembelajaran kewarganegaraan berdasarkan Pancasila, karena Pancasila sendiri menjadi landasan atau pedoman dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dengan demikian, dapat ditarik kesimpulan bahwa Pendidikan kewarganegaraan sangat memiliki kontribusi bagi kecerdasan kewarganegaan khususnya implementasi adab publik di masyarakat. Jurnal ini mengangkat tentang kecerdasan kewarganegaraan khususnya adab publik pada bidang Pendidikan kewarganegaraan. Dalam penelitian ini digunakan metode eksploratif kualitatif. Didapatkan hasil bahwa adab publik di Indonesia mengalami dekadensi seiring menerjangnya globalisasi ke berbagai aspek kehidupan. Hal ini membuat terjadinya krisis kedirian publik, yang berhubungan dengan jati diri bangsa Indonesia dan identitas nasional.
EKSISTENSI OSIS SMK NEGERI 2 TABANAN DALAM MEWUJUDKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Dewi, Ni Komang Putri Cintya; Sujana, I Putu Windu Mertha; Suastika, I Nengah
Ganesha Civic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5133

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya eksistensi OSIS dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila ditengah merosostnya karakter yang dialami siswa sebagai salah satu bentuk dari 6 masalah bangsa dalam membangun karakter. Maka tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui kegiatan OSIS; (2) Internalisasi Profil Pelajar Pancasila pada kegiatan OSIS; (3) mengetahui tantangan dan hambatan OSIS dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila; (4) mengetahui strategi yang dilakukan OSIS dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Metode penelitian yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, yang mengambil lokasi penelitian di SMK Negeri 2 Tabanan, dengan penentuan subyek penelitian secara purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) OSIS SMK Negeri 2 Tabanan periode 2021/2022 telah aktif dalam menjalankan berbagai kegiatan, seperti kegiatan revitalisasi, rintisan hingga unggulan yang ditangani oleh 10 sekretaris bidang; (2) OSIS telah menginternalisasikan Profil Pelajar Pancasila pada setiap kegiatannya, beberapa diantaranya: kegiatan Pameran Kewirausahaan dan Kreativitas Siswa menginternalisasikan dimensi kreatif, bernalar kritis, gotong royong; kegiatan LDK menginternalisasikan dimensi mandiri; kegiatan Pemilihan Ketua OSIS yang menginternalisasikan dimensi berkebhinekaan global; (3) Hambatan dalam mewujdukan Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan OSIS yakni pendanaan yang sulit pasca pandemi, sementara tantangan pengurus OSIS belum mampu berkegiatan secara mandiri melainkan masih membutuhkan bimbingan dari pembina OSIS; (4) Strategi yang dilakukan OSIS dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yakni mengumpulkan aspirasi siswa melalui MPK terkait saran kegiatan, guna menarik minat siswa dalam berpartsipasi dan seluruh kegiatan mengedepankan Olah Pikir, Olah Rasa, Olah Raga
PENERAPAN MODEL LESSON STUDY UNTUK MENIGKATKAN CRITICAL THINKING DAN COLLABORATION PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PKN DI SMK NEGERI 2 TABANAN Cahyadi, I Made Riyan; Sanjaya, Dewa Bagus; Sunu, I Gusti Ketut Arya
Ganesha Civic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5134

Abstract

Secara umum penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui peningkatan kemampuan critical thinking peserta didik setelah dilaksanakan model lesson study di SMK Negeri 2 Tabanan, (2) Mengetahui peningkatan kemampuan colaboration peserta didik setelah dilaksanakan model lesson study di SMK Negeri 2 Tabanan, dan (3) Mengatahui hambatan yang dialami dalam melaksanakan model lesson study di SMK Negeri 2 Tabanan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai alat untuk mengumpulkan data. Lokasi penelitian ini bertempat di SMK Negeri 2 Tabanan, Kecamatan Marga, Provinsi Bali. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah kelas X SMK Negeri 2 Tabanan dan objek penelitian yakni 86 peserta didik yang terdiri dari kelas X Jasa Boga 5 yang berjumlah 42 peserta didik dan kelas X Akuntansi yang berjumlah 44 peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan materi “Penerapan Pancasila dalam Konteks Berbangsa”. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Terjadi peningkatan kemampuan critical thinking pada peserta didik setelah dilaksanakan model lesson study dibandingkan dengan pertemuan pada open class pertama, (2) Terjadi peningkatkan kemampuan collaboration peserta didik secara signifikan setelah dilaksanakan model lesson study dibandingkan dengan pertemuan pada saat open class yang pertama, dan (3) Hambatan yang dialami penulis yakni dalam hal sarana dan prasarana yakni tidak semua peserta didik mempunyai akses jaringan ke internet serta penulis juga mengalami sedikit kendala dalam hal pengamatan di kelas karena kelas yang diteliti tergolong kelas “gemuk” yang terdiri lebih dari 40 peserta didik.
VALIDITAS MODUL BERBASIS FLIPBOOK DALAM MENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS X Sari, Ni Made Widya; Sujana, I Putu Windu Mertha; Sanjaya, Dewa Bagus
Ganesha Civic Education Journal Vol. 5 No. 1 (2023): April, Ganesha Civic Education Journal
Publisher : Program Studi PPKn Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/gancej.v5i1.5135

Abstract

Menurut Marc Prensky (dalam Majir, 2020) generasi yang terlahir di era serba modern disebut dengan digital native. Oleh karena itu, sudah semestinya proses pendidikan di Indonesia dilakukan secara optimal dengan mengintegrasikan teknologi digital dalam kegiatan pembelajaran. Pendidikan Pancasila sebagai mata pelajaran wajib dan penting dalam mewariskan system nilai dan filsafat bangsa Indonesia haruslah diajarkan dengan optimal melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu media yang bisa dimanfaatkan guru Pendidikan Pancasila dalam pembelajaran di abad 21 yaitu melalui modul berbasis flipbook. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas atau kelayakan modul berbasis flipbook. Penelitian ini adalah jenis penelitian Research and Development. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 orang ahli yang merupakan dosen prodi PPKn dan PTI di Undiksha, guru Pendidikan Pancasila dan 36 siswa kelas X RPL di SMK Negeri 2 Tabanan. Hasil penelitian ini adalah sebesar 84% modul digital dinilai layak untuk digunakan.