cover
Contact Name
Erpin Harahap
Contact Email
erpinharahap@umt.ac.id
Phone
+6281316371691
Journal Mail Official
erpinharahap@umt.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis kemerdekaan 1/33 cikokol kota tangerang-Banten 15118
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan
ISSN : 19790074     EISSN : 25805940     DOI : https://doi.org/10.31000/rf
Rausyan Fikr adalah jurnal yang didirikan dari tahun 2008 oleh fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Tangerang Banten. jurnal rausyan fikr memuat penelitian-penelitian di bidang Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Perbankan Syariah
Articles 192 Documents
KECERDASAN SOSIAL BERBASIS AL-QUR’AN Mohammad Aman
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 17, No 2 (2021): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v17i2.4198

Abstract

Abstrak:Penelitian ini merupakan penelitaian kepustakaan dan bersifat deskriptif analitik. Penelitian ini menemukan bahwa kecerdasan sosial berbasis al-Qur’an adalah kemampuan seseorang dalam menahan diri disegala situasi, ia memiliki rasa hormat, rasa empati, kasih sayang, tenggang rasa, kemurahan hati, kebaikan, keadilan, integritas, altruisme, dan kejujuran dengan senantiasa mewujudkan kesehatan jiwa, sehingga dapat melahirkan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat kelak. Kecerdasan sosial berbasis al-Qur’an memiliki tiga konsep dasar, yaitu kecerdasan sosial terkait intelektualitas, kecerdasan sosial terkait sejarah, dan kecerdasan sosial terkait keyakinan. Kecerdasan sosial berbasis al-Qur’an sangat berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang, karena sesungguhnya ia telah memiliki kemampuan untuk mencapai kematangannya dengan kesadaran berpikir dan bertindak, sehingga memudahkannya dalam beradaptasi dan melakukan kerjasama dengan sesama, guna menjalankan perannya sebagai makhluk sosial untuk menjalin hubungan dengan lingkungan sosialnya.
INOVASI PENDIDIKAN DAN PENGGUNAAN VIDEO PEMBELAJARAN BAGI GURU DALAM MENGHADAPI ERA DIGITAL zaharah zaharah; Kiriloba GI; Ratna wati; Ibnu Sina
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 18, No 1 (2022): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v18i1.6050

Abstract

ABSTRACKTujuan  dari kajian  ini adalah  untuk  membahas dan mengkaji  hal-hal apa saja yang telah dipersiapkan oleh pemerintah atau steak holder  didalam mempersiapkan era digitalisasi di bidang pendidikan , Adanya inovasi pendidikan  sangat berguna dan bermamfaat bagi dunia pendidikan khususnya dalam pembelajaran, salah satu inovasi adalah penggunaan video pembelajaran. Tulisan ini bertujuan mengkaji permasalahan atas perubahan paradigma pembelajaran yang disebabkan oleh perkembangan teknologi dalam pendidikan di era digital dan memberikan solusi bagi guru guna meningkatkan mutu pembelajaran. Kajian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan kajian pustaka, dengan cara menelusuri sumber referensi terkini dan terpercaya dan yang ada kaitannya dengan tema kajian serta ditelaah secara utuh dan mendalam. Media yang dapat dikembangkan oleh guru adalah media video. Penerapan media video dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan keberhasilan guru dalam menyampaikan materi, memperkuat apresiasi siswa dan memudahkan pengembangan materi terhadap apa yang diajarkan. Harapan dari kajian ini adalah akan menghasilkan tenaga pendidikan atau  guru yang dapat merancang pembuatan video pembelajaran dimana video merupakan media yang cocok untuk berbagai ilmu pembelajaran, video sangat penting dalam pembelajaran karena video dengan durasi yang hanya beberapa menit mampu memberikan keluwesan, terlebih  bagi tenaga pendidik yang dapat mengarahkan pembelajaran secara langsung pada kebutuhan peserta didik , ini juga salah satu inovasi  yang dihadirkan oleh dunia pendidikan, dan para Generasi Milenial  siap dalam menghadapi era digitalisasi .
UPAYA GURU MENGATASI PROBLEMATIKA SISWA DALAM PEMBELAJARAN PAI SECARA DARING DI SMP NEGERI 15 TANGERANG SELATAN ali mubin; Muhammad Farhan
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 18, No 1 (2022): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v18i1.6062

Abstract

ABSTRAK Dalam pembelajaran online Kesulitan belajar siswa adalah hal yang harus diperhatikan karena siswa akan jenuh apabila guru menyampaikan materi yang sulit dipahami oleh para siswa pada saat pembelajaran daring berlangsung. Saat itulah guru harus berupaya untuk mengatasi kesulitan belajar siswa, baik menyampaikan materi yang diajarkan, dan menggunakan media pendukung seperti power point, menggunakan video sebagai penambahan materi dan memberikan interaksi lebih kepada para peserta didik.
ANALISIS PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MASA PANDEMI COVID - 19 KELAS X DI SMK TRIMULIA JAKARTA Diah Mutiara; Ibnu Miskawaih; Abdul Basyit
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 18, No 1 (2022): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v18i1.5977

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakanngi oleh pandemi covid-19 yang menimbulkan perubahan di bidang pendidikan. Penelitian bertujuan menganalisa dan mendapatkan jawaban: 1) Untuk mengetahui solusi yang dilakukan guru pendidikan agama Islam dalam menghadapi kendala proses pembelajaran di masa pandemi Covid-19. 2) Untuk mengetahui proses pembelajaran pendidikan agama Islam di masa pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Terdapat solusi bagi guru Pendidikan Agama Islam dalam menghadapi kendala dengan bekerja sama dan komunikasi dengan baik agar terlaksanakanya pembelajaran di masa pandemi covid-19. 2) Guru diberikan pelatihan-pelatihan oleh pihak sekolah untuk meningkatkan mutu pembelajaran jarak jauh. 3) Proses pembelajaran jarak jauh terdapat dua sisi positif dan negative. Positifnya guru dan peserta didik memahami teknologi, waktu dan tempat fleksibel, pembelajaran dapat diakses kapanpun dan dimanpun. Negatifnya guru sulit menanamkan nilai karakter dan etika, akses internet terbatas, interaksi sosial berkurang, serta kurangnya pemahaman dan pengawasan dalam pembelajaran.
PENGARUH EMOTIONAL QUOTIENT TERHADAP HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK SISWA KELAS VIII DI MTS AL HUSNA KOTA TANGERANG ahmad fauzi; Khilda Tuzzahro
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 18, No 1 (2022): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v18i1.6012

Abstract

ABSTRACTThis thesis discusses the influence of emotional quotient on the learning outcomes of moral aqidah students of class VIII MTS Al Husna. The purpose of this study was to find out 1) the description of the emotional quotient of class VIII students at MTS Al Husna, 2) the learning outcomes of class VIII morals at MTS Al Husna, 3) to examine the effect of emotional quotient on the learning outcomes of class VIII students at MTS Al Husna. This type of research is descriptive quantitative research, the approach used in this study is a quantitative approach. This research was conducted at MTS Al Husna, Tangerang city. The population in this study were all students of class VIII MTS Al Husna totaling 44 people, while the research sample used was class VIII students of MTS Al Husna. The independent variable in this study is emotional quotient, while learning outcomes are the dependent variable. The research instrument used a questionnaire scale. The data analysis technique used is descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis with simple regression analysis techniques. The results of the descriptive analysis showed that the emotional quotient of class VIII students at MTS Al Husna obtained an average score of 45.31 while the learning outcomes of class VIII students at MTS Al Husna obtained an average value of 44.43. The results of the inferential analysis show that the regression equation is obtained = 7.106 + 0.824X from the significant test results obtained a significant value of 0.00 where the significant value is > 0.05 (0.00 > 0.05), thus H_0 is rejected and H_a is accepted. The conclusion of this study is that there is an influence of emotional quotient on the learning outcomes of students' moral aqidah grade VIII at MTS Al Husna.
PEMIKIRAN HAMKA TENTANG PENDIDIKAN ISLAM DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMP MUHAMMADIYAH IV KOTA TANGERANG Sah lani; Muh Turizal Husein; Fathi Halimi; Ibnu Asqolani
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 18, No 1 (2022): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v18i1.6068

Abstract

ABSTRAKHal terpenting dalam pendidikan adalah menanamkan nilai-nilai spiritual kepada siswa-siswi. Pemikiran Hamka Tentang Pendidikan Islam Dan Relevansinya Terhadap Peroses Belajar Mengajar Di SMP Muhammadiyah IV Kota Tangerang. Penelitian menunjukan pemikiran Hamka, menekankan aspek nilai Islam di dalam proses belajar mengajar. Bahwa pendidikan bukan hanya sekedar mempelajari ilmu pengetahuan dunia semata. Tetapi yang paling terpenting adalah Ilmu agama, karena pendidikan itu semata-mata hanyalah mencari keridhaan Allah SWT. Pemikiran pendidikan Islam menurut Hamka adalah, (a) mengetahui keutaman ilmu, (b) memiliki niat yang kuat dalam menuntut ilmu, (c) memilih guru dan teman yang baik di dalam menuntut ilmu, (d) men-agungkan ilmu dan ulama, (e) tekun dan kontinue di dalam menuntut ilmu, (f) mematuhi tata tertib di dalam menuntut ilmu, (g) tawakal, (h) memanfaatkan waktu yang ada untuk mendapatkan ilmu, (i) mencari faidah ilmu yang di pelajarinya.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KEPEMIMPINAN SMA AL-MUSLIM BEKASI JAWA BARAT Evaluasi Penelitian Menggunakan CIPP Daniel L. Stufflebeam Siti Mugi Rahayu; Abdul Rahman Ghani
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 18, No 1 (2022): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v18i1.5976

Abstract

ABSTRACTThis research aimed to evaluate leadership program at Senior High School Al Muslim in Bekasi. The evaluation model used was CIPP (Context, Input, Process, Product). The study found that the leadership program has been suitable to the policy of school foundation. However, regarding 2013 curriculum, the school needs to make leadership a separate subject. Based on teacher qualification, there is no special requirement to be a leadership teacher. The leadership teacher is appointed by the school foundation and considered to have competence in teaching leadership. In implementation, students need to be given chances to practice leadership skills; therefore, the teacher should use various but appropriate teaching methods. Leadership teachers should develop various scoring techniques to better find students’ skill. The study also found that leadership is important for students, alumni, and parents. Alumni stated that they got benefits from the leadership program.
PERAN GURU AQIDAH AKHLAK DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN SISWA KELAS VII DI MTS PONDOK PESANTREN DAARUL MUTTAQIEN 1 Zulkifli Zulkifli; Andreyan Syahputra; Sri Damayanti
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 18, No 1 (2022): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v18i1.6060

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini di latar belakangi oleh: peran guru aqidah akhlak dalam mebentuk kepribadian siswa kelas VII Di MTS Pondok Pesantren Daarul Muttaqien 1. Dalam hal ini peran guru aqidah akhlak merupakan bagian terpenting dalam proses pembentukan kepribadian dan karakter bagi siswa. Dan oleh karena itu melalui peran guru aqidah akhlak bertujuan untuk setiap siswa memiliki kepribadian yang berakhlakul karimah guna sebagai dampak yang baik bagi kehidupan setiap manusia. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui peran guru Aqidah Akhlak dalam membentuk kepribadian siswa kelas VII di MTS Pondok Pesantren Daarul Muttaqien 1; 2) Mengetahui faktor pendukung dan penghambat serta solusi guru Aqidah Akhlak dalam membentuk kepribadian siswa kelas VII di MTS Pondok Pesantren Daarul Muttaqien 1. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Pada Peran guru Aqidah Akhlak dalam membentuk kepribadian siswa kelas VII di MTS Pondok Pesantren Daarul Muttaqien, memiliki peran penting karena peran guru aqidah akhlak bukan hanya sebagai pengajar, namun juga sebagai pembimbing dan pengarah, peran guru aqidah akhlak juga bertujuan untuk membentuk kepribadian setiap siswa agar setiap siswa dapat memiliki akhlakul karimah dan juga sesuai pada moto dari Pondok Pesantren Daarul Muttaqien yaitu unggul dalam bidang Iman, Ilmu, maupun Akhlak; 2) Terdapat beberpa faktor penghambat yang di alami guru aqidah akhlak dalam membentuk kepribadian siswa. Namun semua itu dapat diatasi juga dengan beberapa faktor yang ditemukan yang dapat mendukung peran guru aqidah akhlak dalam membentuk kepribadian siswa.
PENGARUH METODE PROBLEM SOLVING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS XI DI SMK AL HIKMAH CURUG KABUPATEN TANGERANG Dila Rosdiana Sofya; Ahmad Haromaini; Faiz Fikri Al Fahmi
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 18, No 1 (2022): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v18i1.6051

Abstract

ABSTRAK  Metode Problem Solving Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas XI Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di  SMK Al-Hikmah Curug Kabupaten Tangerang. Dengan jumlah populasi sebanyak 114 siswa/siswi dan sampel nya 66  dan pada tingkat 0,01 dan 0,05 untuk uji dua pihak. Pendidikan Agama dalam sekolah itu sangat penting, tetapi juga harus menggunakan metode yang tepat agar penyampaian suatu materi memberikan kesan yang bermakna. Saya menggunakan Metode problem solving bukan hanya sekedar metode pembelajaran tetapi juga merupakan suatu metode berpikir, sebab dalam problem solving dapat menggunakan metode-metode lainnya dimulai dengan mencari data sampai kepada menarik kesimpulan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dan menggunakan rumus Product Moment, dan pendekatan kuantitatif dengan melalui Skala Likerts, dari hasil perhitungan diperoleh hasil sebagai berikut Hal ini diperkuat dalam didapatnya hasil dengan tingkat kesalahan 5% ( 0,05 ) diperoleh dari hasil thitung 17,56 sementara  ttabel 2,000 atau  (thitng 17,56 > ttabel 2,000). Maupun pada taraf signifikan dengan tingkat kesalahan  1% (0,01) diperoleh dari hasil thitung 17,56 sementara ttabel 2,660 atau (thitung 17,56 > ttabel 2,660). Dan hasil penelitian dari perhitungan koefisien determinasi dapat diketahui pengaruh metode problem solving terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam   terdapat 82,8%  pengaruh yang sangat kuat dan selebihnya 17,8%  dipengaruhi faktor lain. Dengan demikian Ho yang menyatakan tidak ada pengaruh metode problem solving terhadap motivasi belajar siswa mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas XI SMK Al-Hikmah Curug Kabupaten Tangerang di tolak dan demikian Ha diterima.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENETAPKAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL MELALUI WORKSHOP DI SMA NEGERI 12 TANGERANG Wowo Permana
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 18, No 1 (2022): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v18i1.6013

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this study was to improve the ability of teachers in setting minimum completeness criteria through a workshop at SMA Negeri 12 Tangerang. The research was conducted in two cycles. In each cycle through 4 stages of planning, implementation, observation and reflection. The research subjects were teachers at SMA Negeri 12 Tangerang. And the object of this school action research is the teacher's ability to set minimum completeness criteria. The results showed that the teacher's ability to set minimum completeness criteria through coaching in the form of a workshop at SMA Negeri 12 Tangerang from the beginning of the cycle was only 5%, in the first cycle it became 83.75% and in the second cycle it reached an average of 93.25%, and reached an average of 93.25%. The minimum target that has been set is 85%, meaning that 85% of teachers have been effective in setting Minimum Completeness Criteria. Thus, it can be concluded that through the workshop, teachers can improve the ability of teachers in setting Minimum Completeness Criteria at SMA Negeri 12 Tangerang.