cover
Contact Name
Dinar Pratama
Contact Email
sustainablejurnal@gmail.com
Phone
+6285266038611
Journal Mail Official
sustainablejurnal@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.lp2msasbabel.ac.id/index.php/sus/about/editorialTeam
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Sustainable: Jurnal Kajian Mutu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26550695     DOI : https://doi.org/10.32923
Core Subject : Education, Social,
Sustainable Journal is a high-quality open-access peer-reviewed research journal that is published by the Quality Assurance of Bangka Belitung State Islamic Institute (LPM - IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung). Sustainable Journal is providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about the quality of education written by researchers, academicians, professionals, and practitioners.
Articles 291 Documents
Mengembangkan Kreativitas dan Keaktifan Peserta Didik di Sekolah Melalui Model Pembelajaran Learning Sycle 5E Etika Vestia; Miftahul Djanah; Farizan Fahmi; Suci Handayani; Runi Fazalani
Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Vol 5 No 1 (2022): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v5i1.3043

Abstract

Model pembelajaran Learning Sycle 5E menjadi salah satu alat ampuh bagi pendidik untuk mengajar di sekolah. Dalam model tersebut terdapat model pembelajaran yang inovatif dalam rangka meningkatkan kualitas baik proses maupun hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu bagaimanakah cara model pembelajaran Learning Sycle 5E dalam mengembangkan keaktifan dan kreatifitas peserta didik, tujuan dalam penelitian ini yaitu selain untuk memenuhi tugas ujian tengah semester (UTS), juga untuk mendeskripsikan model pembelajaran Learning Sycle 5E dalam mengembangkan kreatifitas dan keaktifan peserta didik serta untuk diamalkan dalam metode belajar mengajar di sekolah. Berdasarkan analisis tersebut diketahui bahwa dalam model pembelajaran learning sycle 5E ada lima tahap untuk mengembangkan kreatifitas dan keaktifan siswa di sekolah, antara lain : tahap engine, tahap explore, tahap explain, tahap elaborate (extend), dan tahap evaluate.
Madrasah dan Mobilitas Sosial Abdullah Idi; Yulia Tri Samiha; Romadhon Romadhon
Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Vol 5 No 1 (2022): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v5i1.3053

Abstract

Madrasah sebagai salah satu Lembaga Pendidikan senantiasa mengalami perubahan sesaat setelah masyarakat berubah atau sebaliknya, perubahan pada sistem pendidikan seharusnya membawa perbaikan di dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Sejarah menunjukkan kaitan dan hubungan yang erat antara pendidikan di satu pihak dan keadaan sosial kemasyarakatan dipihak lain. Dari padanya kita belajar bahwa corak masyarakat pada satu kurun waktu tertentu, sangat ditentukan oleh sistem pendidikan yang dilaksanakannya. Dan sebaliknya, sistem pendidikan sosial sangat dipengaruhi oleh corak dan keadaan masyarakat yang membentuknya. Kelihatannya kaitannya antar sistem pendidikan dan keadaan masyarakat yang mendukung sistem tadi merupakan suatu dilema yang cenderung bersifat statis, karena keduanya saling mempengaruhi. Hal itu disebabkan, di satu sisi pendidikan menciptakan kekuatan-kekuatan pendorong untuk mencapai kemajuan dan di sisi lain, masyarakat adalah kekuatan yang menentukan peradaban dan pengetahuan serta memberi corak dan menentukan arah perkembangan dan kemajuannya sendiri. Tinggi tingkat Pendidikan seseorang, maka semakin tinggi pula tingkat pendapatan yang diterima, sehingga mendorong terjadinya mobilitas sosial naik (upward social mobility). Pendidikan yang dimaksudkan di sini ialah pendidikan formal yang berkualitas. Melalui pendidikan, seseorang dapat memperoleh ijazah yang merupakan syarat penting untuk mendapatkan pekerjaan tertentu. Idealnya, semakin tinggi pendidikan seseorang, maka semakin besar harapannya memperoleh pekerjaan dan status yang lebih baik dalam masyarakat. Melalui Pendidikan orang dari golongan rendah dapat meningkat ke golongan yang lebih tinggi. Sudah menjadi fitrah bagi seluruh umat manusia untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik melalui penghasilan yang lebih tinggi. Hal tersebut merupakan pendorong masyarakat untuk melakukan mobilitas social demi tercapainya kesejahterahan hidup.
Transformasi Pembelajaran Sastra berbasis Kearifan Lokal di Era Revolusi Industri 4.0 Pasca Pandemi Agita Misriani; Rio Kurniawan; Shesilia Cintari
Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Vol 5 No 2 (2022): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v5i1.3036

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji proses transformasi pembelajaran sastra berbasis kearifan lokal di era Revolusi Industri 4.0 pasca pandemi. Pembelajaran sastra berbasis kearifan lokal yang sebelumnya hanya berdasarkan sumber dan bahan ajar yang diberikan secara sederhana dan monoton, kini di era pasca pandemi dan revolusi industri 4.0, semua pembelajaran harus selalu berbasis IT. Pembelajaran sastra di era Revolusi Industri juga bertepatan dengan pandemi Covid-19 yang mengharuskan masyarakat mengandalkan teknologi. Dalam pembelajaran, pengoperasiannya kini didukung oleh IT. Dalam hal ini, sistem pembelajaran sastra berbasis kearifan lokal telah berubah secara signifikan. Penggunaan daya komputasi, media dan data yang tidak terbatas hasil dari perkembangan teknologi era Revolusi Industri 4.0 telah menjadikan mereka sebagai sistem kendali atau tulang punggung dalam beberapa aspek keilmuan, khususnya dalam bidang sastra dan pembelajaran. Pembelajaran sastra berbasis kearifan lokal mengalami perubahan, lebih menitik beratkan pada media berbasis teknologi di era Revolusi Industri 4.0. Misalnya, genre sastra digital yang kini bermunculan merupakan inovasi dalam proses pembelajaran sastra berbasis kearifan lokal. Perubahan ini ditelaah dan dipandang sebagai perubahan dan inovasi pembelajaran sastra berbasis kearifan lokal di era Revolusi Industri 4.0 pasca pandemi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yang mengkaji fenomena transformatif pembelajaran sastra pasca pandemi. Berbagai media digunakan sebagai subjek penelitian yang dapat memberikan informasi yang diinginkan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan yang terakumulasi dalam berbagai penelitian yang ada yang dapat dijadikan sebagai sumber referensi pembelajaran.
Pendidikan dalam Mengatasi Problematika Masyarakat Perspektif Sosiologi Pendidikan Islam Muhammad Komarudin; Dedi Arianto; Abdullah Idi; Yulia Tri Samiha
Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Vol 5 No 1 (2022): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v5i1.3082

Abstract

Antara Pendidikan dan perkembangan masyarakat tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Sekolah dan masyarakat memiliki hubungan yang lebih erat dalam mencapai tujuan sekolah atau Pendidikan dengan efektif dan efesien. Sekolah juga harus menunjang proses pencapaian tujuan atau pemenuhan kebutuhan masyarakat, khususnya kebutuhan Pendidikan. Anatara sekolah dan masyarakat perlu dibina dan dikembangkan suatu hubungan yang harmonis. Pada dasarnya setiap sekolah mendidik anak agar menjadi anggota masyarakat yang berguna, namun pada kenyataanya Pendidikan di sekolah sering kurang relavan dengan kehidupan masyarakat. Kurikulum banyak hanya berpusat pada bidang studi yang tersusun secara logis dan sistematis yang tidak nyata hubungannya dengan kehidupan sehari-hari anak didik. Selanjutnya apa yang terjadi apa yang di pelajari anak didik tampaknya hanya memenuhi kepentingan sekolah untuk ujian, bukan untuk membantu totalitas anak didik agar hidup lebih efekif dalam masyarakat.
Penerapan Metode MDLC Pada Media Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Gunawan Gunawan; Intan Mayla Faiza; Nugroho Adhi Santoso; Rifki Dwi Kurniawan
Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Vol 5 No 1 (2022): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v5i1.3100

Abstract

Di era globalisasi ini, kemajuan teknologi berkembang dengan sangat cepat sehingga memberikan dampak yang signifikan pada semua bagian kehidupan. Pendidikan adalah salah satu bidang dimana teknologi memiliki pengaruh. Peningkatan teknologi dalam pendidikan memungkinkan pengalaman belajar yang lebih menarik dan kreatif, termasuk bahan ajar. Namun, kurangnya media pembelajaran di kelas membuat siswa kurang mampu menyerap informasi IPA, dan siswa cepat bosan. Metode MDLC merupakan salah satu metode yang digunakan dalam pengembangan ataupun pembuatan aplikasi. Menggunakan pendekatan pemrograman berorientasi objek yaitu UML (Unified Modeling Language) sebagai alat bantu perancangan dan Microsoft Visio sebagai alat merancang. Dengan perancangan aplikasi media pembelajaran IPA ini diharapkan siswa mendapat media baru yang nantinya akan menjadi media pembelajaran yang lebih menarik, edukatif dan interaktif.
Pengaruh Pemberian Reward dan Pelaksanaan Punishment Terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Muhammad Muhammad; Banta Karollah; Syarifah Mauli Masyithah
Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Vol 5 No 1 (2022): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v5i1.3103

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian reward, dan pelaksanaan punishment terhadap Kinerja pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya. Lokasi Penelitian dilakukan di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya, dengan populasi 83 orang PNS. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh. Dalam penelitian ini jumlah sampel adalah 83 orang, artinya keseluruhan populasi dijadikan sampel atau disebut penelitian sensus atau sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel reward (X1) diperoleh nilai thitung sebesar 2,313, Sedangkan variable punishment (X2) diperoleh nilai thitung. Sebesar 2,491. Sehingga menunjukkan bahwa ttabel > t cari = 1,99006, dengan demikian terima Ha tolak Ho. Untuk uji simultan F sebesar 6,345, > Fcari 3,11. Serta besarnya pengaruh koefisien determinasi (R2) sebesar 73,70% dimana kinerja pegawai dipengaruhi oleh reward (X1), dan punishment (X2). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa variable pemberian reward (X1) menjelaskan bahwa semakin baik reward yang dirasakan oleh para pegawai maka semakin tinggi pula kinerja pegawai. Sedangkan variable pelaksanaan punishment (X2) memperlihatkan bahwa pelaksanaan punishment secara tepat kepada pegawai yang melakukan kesalahan maka akan meningkatkan kesadaran para pegawai untuk tidak mengulangi kesalahan yang dilakukan sehingga kinerja pera pegawai akan semakin meningkat.
Pengaruh Media Google Classroom Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Terhadap Prestasi Belajar Siswa Farida Isroani
Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Vol 5 No 2 (2022): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v5i1.3113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media google classroom terhadap prestasi belajar siswa. Adapun instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik angket sebagai instrumen pengumpulan data primer. Sedangkan analisis data menggunakan teknik persentase dan teknik product moment untuk data kuantitatif. Dari hasil data kuisioner diketahui bahwa penggunaan media Google Classroom termasuk dalam kategori kurang baik, mulai dari pedoman baku 36% - 55% karena persentase baik hanya 53%, sedangkan persentase buruk adalah 47%. Prestasi belajar siswa dinyatakan sangat baik, karena berdasarkan hasil distribusi frekuensi variabel Y, 80% kategori nilai sangat baik, 10% kategori nilai Baik, 0% kategori sedang. kategori nilai, dan 10% berada pada kategori skor buruk. Pada hasil analisis data statistik, indeks korelasi “r” Product Moment (rxy) adalah -0,141 dan nilai tabel “r” product moment dengan df 28, taraf signifikansi 5% adalah 0,361 dan 1% taraf signifikansi 0,463, nilai hasil rxy lebih kecil dari nilai tabel “r” product moment. Jadi Ho diterima, sedangkan Ha ditolak.
Strategi Lembaga Pendidikan Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Di Masa Pandemi Covid-19 Di Era Digital Farida Isroani
Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Vol 5 No 1 (2022): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v5i1.3126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk strategi Lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas guru di masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk strategi Lembaga pendidikan dalam meningkatkan kualitas guru di masa pandemi dengan adanya program yang dibuat oleh kepala sekolah yakni progam teacher school. Tujuan dari pelaksanaan program tersebut adalah untuk meningkatkan kualitas guru baik dimasa normal ataupun dimasa pandemi covid-19. Bentuk kegiatan tersebut adalah microteaching dan bedah buku. Kegiatan tersebut berdampak baik bagi kualitas guru dilembaga sekolah terbukti dari adanya peningkatan kualitas guru baik secara kepribadian, pengetahuan ataupun social masing-masing guru yang berdampak pula bagi proses pembelajaran yang diberikan oleh guru dimasa pandemic covid-19 ini.
Implementasi Model Pembelajaran Inkuiri dalam Mengembangkan Keaktifan Peserta Didik Kelas X SMA Al-Hananiyah Syafruddin Rais; Sudirman Sudirman; Nora Listantia; Intan Kusuma Wardani; Aswin Saputra
Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Vol 5 No 1 (2022): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v5i1.3161

Abstract

Dalam penelitian ini dikembangkan model pembelajaran yang mengajak peserta didik untuk aktif mengajukan pertanyaan. Pertanyaan yang dikonstruk kemudian diajukan adalah pertanyaan yang diperkuat atau dilengkapi argumen. Salah satu model pembelajaran yang memfasilitasi pebelajar mengajukan pertanyaan adalah Model Inkuiri. Model pembelajaran inkuiri menjadi salah satu model pembelajaran yang memiliki pengaruh besar bagi pendidik untuk mengimplementasikannya disekolah. Dalam model inkuiri ini merupakan model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan keaktifan peserta didik sehingga proses belajar menjadi lebih efektif. Peserta didik akan lebih aktif dalam proses belajar, karena pembelajaran lebih berfokus pada peserta didik. Bagaimana penerapan model pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan keaktifan peserta didik? Adapun tujuan penelitian ini, selain untuk memenuhi tugas ujuan tengah semester (UTS), yaitu untuk mendeskripsikan model pembelajaran inkuiri dalam mengembangkan keaktifan peserta didik, serta dapat di aplikasikan dalam proses belajar mengajar.
Pandemi Period Implementation of Google Classroom Media Into Islamic Religious Education Subjects Asyari Fuad
Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan Vol 5 No 1 (2022): Sustainable
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32923/kjmp.v5i1.3129

Abstract

This study aims to (1) reveal PAI learning through Google Classroom media in the midst of the Covid-19 pandemic, (2) find out the supporting and inhibiting factors for PAI learning through Google Classroom media in the midst of the Covid-19 pandemic, (3) school solutions and efforts and stakeholders to achieve PAI learning goals through Google Classroom media in the midst of the Covid-19 pandemic. The researcher used descriptive qualitative method. Research data obtained through in-depth interviews, observation, and documentation. The informants in this study were theprincipal, the head of the curriculum, PAI teachers, homeroom teachers, class X students and guardians of students. Researchers used data analysis techniques, including data reduction, data presentation, drawing conclusions and checking the validity of the data. The results showed that, (1) PAI learning management in the evaluation of psychomotor aspects has not been implemented, (2) learning supporting factors, namely the existence workshops oflearning Google Classroom, strong signals and internet quotas, students having smartphones, and guardians of students being able to monitor and control students. learn while at home. Meanwhile, the inhibiting factors for learning are bad signals due to natural conditions and the concentration of students is easily disturbed, (3) the application of combined PAI learning, namely 50% face-to-face and 100% online requires good synergy between students, teachers, families and communities. in order to achieve PAI learning objectives in the midst of the Covid-19 pandemic.

Page 11 of 30 | Total Record : 291