cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 747 Documents
Upaya Peningkatan Status Kesehatan Ibu Hamil dan Anak di Kelurahan Toronipa Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe Jamaluddin Jamaluddin; La Ode Alifariki; Agussalim Ali; La Rangki; Rahmawati Rahmawati; Sufiah Asri Mulyawati
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024667

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan adalah adanya tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih setelah kehamilan 20 minggu pada wanita yang sebelumnya normotensif, atau kenaikan tekanan sistolik 30 mmHg dan atau tekanan diastolik 15 mmHg di atas nilai normal. Hipertensi pada kehamilan merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas kematian ibu dan janin. Kondiis ini menjadi permasalahan mitra di lokasi KKN, sehingga dianggap perlu untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut. Adapun rencana kegiatan yang akan dilaksanakan berupa screening kesehatan ibu hamil dan pemeriksaan kesehatan jantung bagi anak, pemberian KIE (komunikasi, informasi, dan edukasi), dan pemberian pengobatan sebagai tindaklanjut hasil screening. Pengabdian kesehatan ini rencana akan dilaksanakan di Kecamatan Soropia Kelurahan Toronipa Kabupaten Konawe yang akan dilaksanakan oleh Tim gabungan Dosen dan mahasiswa. Target luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah. Target luaran PKM ini adalah tersedianya data kesehatan ibu hamil dan kesehatan anak serta peningkatan kesehatan ibu dan anak. Pengabdian kepada masyarakat ini sudah dilaksanakan dengan melibatkan anak anak dan masyarakat di Kelurahan Toronipa. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan mulai pemeriksaa kesehatan ibu dan anak, serta pengobatan massal. Simpulan pengabdian ini bahwa ada peningkatan status kesehatan masyarakat dan juga meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan.
Penguatan kader posyandu remaja sebagai upaya peningkatan kapasitas kader Rusmini Rusmini; Desty Emilyani; Theresia Avila Kurnia
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024672

Abstract

Kelompok remaja yang berkualitas memegang peranan penting dalam mencapai kelangsungan serta keberhasilan tujuan pembangunan nasional, sehingga perlu mendapat perhatian yang serius untuk meningkatkan kualitasnya, khususnya dari segi kesehatan. Peran remaja sangatlah penting dalam kemajuan suatu negara, melalui semangat, kerja keras, keuletan dan kegigihannya dalam mencapai segala yang diinginkan. Tujuan dari kegiatan ini adalah Meningkatkan kapasitas kader Posyandu Remaja. Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah kader posyandu remaja. Jenis kegiatannya adalah pengabdian masyarakat berupa edukasi kesehatan melalui ceramah, diskusi dan leaflet, terkait konsep posyandu remaja, konsep kader posyandu remaja, masalah kesehatan remaja dan pelayanan kesehatan remaja di Posyandu Remaja dengan media “Buku Panduan Posyandu Remaja bagi Kader” dan simulasi kegiatan pelayanan kesehatan Posyandu Remaja bersama kader dan remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 6 Mei s/d 20 Mei 2023. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di di Desa Suranadi wilayah kerja puskesmas Suranadi, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat NTB. Kegiatan ini diikuti oleh 20 kader posyandu remaja. Kesimpulan: perlu adanya pelatihan/penguatan Kapasitas dari Kader posyandu remaja, sehingga kader mudah terpapar informasi kesehatan terbaru. Abstract: Qualified adolescent groups play an important role in achieving the continuity and success of national development goals, so it is necessary to get serious attention to improve their quality, especially in terms of health. The role of adolescents is very important in the progress of a country, through their enthusiasm, hard work, tenacity and persistence in achieving everything they want. The purpose of this activity is to increase the capacity of Youth Posyandu cadres. The target of this community service activity is adolescent posyandu cadres. The type of activity is community service in the form of health education through lectures, discussions and leaflets, related to the concept of adolescent posyandu, the concept of adolescent posyandu cadres, adolescent health problems and adolescent health services at the Youth Posyandu with the media "Youth Posyandu Guidebook for Cadres" and simulation of Youth Posyandu health service activities with cadres and adolescents. This community service activity was carried out on 6 May to 20 May 2023. This community service activity was carried out in Suranadi Village, the working area of the Suranadi Health Centre, Narmada District, West Lombok Regency, NTB. This activity was attended by 20 adolescent posyandu cadres. Conclusion: there is a need for training / capacity building of adolescent posyandu cadres, so that cadres are easily exposed to the latest health information.
Edukasi Melalui Video Digital Tentang Simulasi Cara Perawatan Payudara (Breast Care) dan Pijat Oksitosin Untuk Mendukung Keberhasilan Ibu Memberikan ASI Imelda Imelda; Nuraidah Nuraidah; Verawati Pulungan
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024663

Abstract

Salah satu  produksi ASI tidak lancar adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang Perawatan Payudara (Breast Care) dan pijat oksitosin untuk memperlancar pengeluaran ASI di Desa Penyengat Olak Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi sehingga masih banyak ibu memberikan susu formula kepada bayinya.  Mengembangakan kelompok masyarakat yang mandiri di bidang kesehatan melalui edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidang kesehatan sehingga berdaya untuk melakukan perawatan payudara (Breast Care) dan pijat oksitosin dalam persiapan pemberian ASI. Metode pelaksanaan melaui pemberian edukasi kepada masyarakat tentang cara perawatan payudara dan pijat oksitosin melalui video digital. Hasi, pengabdian menunjukkan bahwa ada peningkatan keberhasilan ibu ibu dalam memberikan ASI kepada bayinya serta ibu sasaran diberikan buku saku pedoman  cara perawatan peyudara dan pijat oksitosin. Kesimpulan pengabdian ini adalah bahwa edukasi melalui diveo digital tentang cara perawatan peyudara dan pijat oksitosin efektif dalam meningkatkan keberhasilan ibu memberikan ASI.
Pelatihan Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular Pada Kader Posbindu Di Wilayah Kerja Puskesmas Kapoiala I Putu Sudayasa; La Ode Alifariki; Jamaluddin Jamaluddin; Saida Saida; Sufiah Asri Mulyawati
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024668

Abstract

Secara global, WHO (World Health Organization) memperkirakan penyakit tidak  menular  menyebabkan sekitar  71% dari  jumlah  kematian di  seluruh  dunia. Data tahun  2018 di  Indonesia  menunjukkan  kenaikan prevalensi  penyakit  tidak  menular  seperti  kanker,  stroke,  penyakit  ginjal  kronik,  diabetes  melitus  dan hipertensi dibanding lima  tahun  sebelumnya. Saat  ini  Kementerian  Kesehatan  RI  sudah  melaksanakan program  deteksi  dini  dan  pencegahan  penyakit  tidak  menular  di  masyarakat  dengan  melakukan  kegiatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif bagi individu dan masyarakat melalui Posbindu PTM di sekolah, tempat  kerja,  lapas/rutan,  terminal,  kampung  nelayan. Pelatihan  dilakukan  oleh  tim  FK Universitas Halu Oleo sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dengan peserta berjumlah 15 kader Puskemas Kapoiala, 5 Petugas Puskesmas dan 6 orang dari FK Universitas Halu Oleo. Tujuan pelatihan yaitu peserta mampu melakukan pengelolaan dan pelaksanaan Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM). Materi yang diberikan dengan metoda ceramah, tanya jawab, diskusi, praktek keterampilan  yaitu  memberikan  pengetahuan  tentang  PTM,  Posbindu  PTM,  memberikan  kemampuan  keterampilan dalam memantau faktor risiko PTM serta konseling. Terdapat peningkatan nilai posttest yang signifikan dibanding pretest, yang berarti ada peningkatan pengetahuan dan keterampilan deteksi dini faktor risiko PTM. Kegiatan ini menginiasiasi terbentuknya Posbindu PTM Institusi FK Universitas Halu Oleo
Penerapan Hukum Pidana Materiil terhadap Pelaku Penyertaan Tindak Pidana Korupsi: Studi Kasus Putusan PN Tipikor Banda Aceh Pramono, Agus
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024818

Abstract

Dalam praktek penerapan hukum pidana mengenai kasus korupsi yang melibatkan beberapa orang secara bersama-sama di dalam mewujudkannya biasanya dikaitkan dengan teori “Penyertaan” (Delneeming) khususnya dalam bentuk turut serta melakukan (Medeplegen). Kemudian, dalam praktek peradilan juga masih ada hakim yang membebaskan para terdakwa dari dakwaan penuntut umum dengan dasar tidak terbuktinya bentuk turut serta melakukan (Medeplegen). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan hukum pidana materiil terhadap penyertaan tindak pidana korupsi penggelapan dalam Putusan No 4/Pid.Sus-TPK/2020/PN Bna dan Putusan No 55/Pid.Sus-TPK/2019/PN Bna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum pidana materiil yang di terapkan oleh Majelis Hakim terhadap pelaku penyertaan tindak pidana korupsi penggelapan dengan putusan No 4/Pid.Sus-TPK/2020/PN Bna dan No. 55/Pid.Sus-TPK/2019/PN Bna berdasarkan hasil analisis peneliti para terdakwa telah terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan penyertaan tindak pidana korupsi penggelapan. Menurut analisis peneliti ancaman yang dijatuhkan kepada para terdakwa telah tepat dan sesuai dengan peraturan yang berlaku serta sesuai dengan dakwaan jaksa penuntut umum, alat bukti serta fakta-fakta hukum yang ditemukan di pengadilan.
Sosialisasi Dagusibu pada Kader PKK dan Ibu Rumah Tangga di Kecamatan Tanjung Johor Kota Jambi Muin, Dona; Sofiyetti, Sofiyetti; Sabarudin, Sabarudin
Indonesia Berdaya Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024727

Abstract

Upaya swamedikasi warga dalam menyembuhkan penyakit ringan sangat penting untuk menjadi perhatian, terutama oleh tenaga farmasi. Perihal ini terpaut dalam pencegahan meningkatnya medication error disebabkan kesalahan dalam pengelolaan obat-obatan dalam rumah tangga. Bermacam kasus mengenai obat bisa disebabkan karena warga belum menguasai pengelolaan obat dengan benar. Salah satu upaya pencegahan kesalahan tersebut yaitu edukasi mengenai DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, serta BUang) yang diberikan kepada kader PKK serta Ibu rumah tangga yang merupakan mercusuar pemakaian obat yang benar dalam rumah tangga. Bersumber pada data yang diperoleh, Kader PKK dan Ibu Rumah tangga di Daerah Tanjung Johor Kota Jambi belum sempat memperoleh informasi tentang DAGUSIBU sehingga butuh dilakukan sosialisasi DAGUSIBU. Giat ini diharapkan Kader PKK serta Ibu Rumah Tangga bisa memberikan dan melanjutkan informasi tentang pemakaian serta perlakuan obat yang benar kepada anggota keluarganya dan saudara serta warga di daerah tempat tinggal mereka khususnya warga di daerah Tanjung Johor Kabupaten Jambi. Tata cara yang digunakan dalam aktivitas ini merupakan pengenalan permasalahan, penerapan sosialisasi DAGUSIBU dengan metode penyuluhan, dialog interaktif, serta pambagian buku saku DAGUSIBU, serta poster. Giat sosialisasi tentang DAGUSIBU berjalan dengan lancar. Antusias dari partisipan dalam sosialisasi sangat besar, hal ini terindikasi dengan banyaknya pertanyaan serta komunikasi interaktif antara narasumber serta partisipan. Dengan kegiatan ini diharapkan bisa menunjang keberhasilan upaya pencegahan terjadinya medication error dalam pemakaian obat dalam keluarga serta warga.Abstract: Community self-medication efforts in treating minor illnesses need attention, especially by pharmacists. This is related to the prevention of medication errors due to errors in managing medicines in the household. Various problems related to drugs can be caused by people not understanding drug management properly. One of the efforts to prevent this error is education about DAGUSIBU (Get, Use, Save and Dispose of) which is given to PKK cadres and housewives who are considered to be a beacon of correct drug use in the household. Based on the information obtained, PKK cadres and housewives in the Tanjung Johor Region, Jambi City, have never received information about DAGUSIBU, so it is necessary to socialize about DAGUSIBU. With this activity, it is hoped that PKK Cadres and Housewives can share information about the correct use and handling of drugs to their family members as well as relatives and the community in the area where they live. The methods used in this activity are problem identification, implementation of DAGUSIBU socialization by means of counseling, interactive discussions, and distribution of DAGUSIBU pocket books, and posters. Socialization activities about DAGUSIBU went smoothly. The enthusiasm of the participants who attended the socialization was very high, this was indicated by the many questions and interactive communication between the resource person and the participants. This is expected to support the success of efforts to prevent medication errors in drug use in families and communities. It is also hoped that PKK cadres and housewives can pass on this information to friends, relatives and the surrounding community, especially the people in the Tanjung Johor area, Jambi Regency.
Pelatihan Pembuatan Lilin Aroma Terapi Berbahan Dasar Minyak Jelantah Sebagai Pemberdayaan Kelompok Ibu PKK di Kelurahan Tondo Mutiara Febry Rusela Palawa; Siska K. Sinanang; Marwa Pitrasari; Indriartri Tumanan; Iin Octaviana Hutagaol
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024697

Abstract

Limbah minyak jelantah masih menjadi masalah pencemaran lingkungan di Kelurahan Tondo dengan rata-rata 22,3 ml/minggu dihasilkan per Rumah tangga. Tujuan dari kegiaran ini adalah melatih para ibu PKK dalam melakukan pengelolaan limbah minyak jelantah. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini terdiri dari 4 bagian, yaitu survei lokasi, sosialisasi awal, praktik awal pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah, serta monitoring dan evaluasi. Sejumlah 22 Ibu-ibu PKK terpilih sebagai mitra dalam pengelolaan limbah minyak jelanta di Kelurahan Tondo Kecamatan Mantikulore mengikuti program ini. Kegiatan pelatihan ini terbukti efektif dalam upaya peningkatan pengetahuan ibu-ibu Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga (PKK) mengenai limbah minyak jelanta, dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengedukasi masyarakat. Hal tersebut dapat di lihat dari presentase selama pre-test pengetahuan yaitu 40% kategori baik, 50% cukup, dan 10% kurang. Dan terjadi peningkatan pengetahuan selama post-test dengan kategori baik menjadi 100% pada seluruh ibu-ibu PKK. Di simpulkan bahwa adanya peningkatan pengetahuan setelah di lakukan pelatihan. Peran ibu-ibu PKK dalam pengelolaan limbah minyak jelantah di harapkan di optimalkan dan di terapkan di wilayah kelurahan tondo serta dapat turut mengedukasi keterampilan pengolahan limbah minyak jelantah dalam kehidupan sehari-hari pada masyarakat untuk mengurangi masalah pencemaran limbah minyak jelantah.
Pemantauan DJJ dengan Bantuan Dopler pada Ibu Hamil Ny. “H” umur 22 tahun G1P0A0 Sejak Usia Kehamilan 31 minggu 4 Hari Secara Komprehensif Arini, Arini; Nurasmi, Nurasmi; hutagaol, Iin octaviana
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024880

Abstract

The infant mortality rate in Indonesia reaches 35 per 1000 live births, while neonatal mortality (0-28 days) is 19 per 1000 live births. These figures are much higher compared to neighboring countries. The aim of this study is to provide comprehensive midwifery care by utilizing a Doppler device to monitor the fetal heart rate (FHR) in a pregnant woman, Mrs. "H," aged 22, G1P0A0, from 31 weeks and 4 days of pregnancy. The type of research used is descriptive with a case study approach, specifically describing the results of FHR monitoring from pregnancy until delivery, documenting the examination results. This study was conducted at the Kawatuna Health Center in Palu City from March 4, 2024, to April 26, 2024. Periodic FHR monitoring was performed using a Doppler device. The research methodology included assessment, formulation of diagnoses and midwifery problems, planning, implementation, and evaluation. The results showed that the FHR was within normal limits, ranging from 134 beats per minute to 148 beats per minute. Regular FHR monitoring should be performed by midwives to ensure the fetus is in good condition.
Pembentukan Ibu Siaga Stunting dan Edukasi Isi Piringku Gizi Seimbang Sebagai Pencegahan Stunting Rosmaria Rosmaria; Ika Murtiyarini
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024666

Abstract

Prevalensi stunting mengalami pengingkatan sebesar 5,1% dari tahun 2016 sebesar 25,5% menjadi 30,6% pada tahun 2017. Angka kejadian stunting pada balita di Indonesia masih tinggi berdasarkan hasil riset (RISKESDAS) Republik Indonesia tahun 2018 menunjukkan bahwa sekitar 30,8% balita mengalami stunting. Metode Pengabdian dilakukan dengan penyuluhan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan Tanya jawab serta demonstrasi isi piringku terhadap kelompok sasaran dengan tujuan untuk mencegah terjadinya stunting pada balita, selanjutnya membentuk kelompok ibu siaga stunting di desa penyengat olak. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat meningkatnya pengetahuan kelompok sasaran menjadi pengetahuan baik yaitu kurang baik sebanyak 25 orang (62,5% ) dan pengetahuan baik sebanyak 15 orang, (37,5%) dan setelah diberikan penyuluhan pengetahuan sasaran menjadi meningkat yaitu kategori baik sebanyak 31 orang (77,5%) dan terjadi peningkatan pengetahuan sebanyak 3,18%. Kesimpulan dari kegiatan pengabmas ini adalah Pengetahuan mitra sasaran sebelum diberikan penyuluhan adalah dengan kategori rendah dan  menjadi meningkat setelah diberikan penyuluhan menjadi kategori baik tentang pencegahan stunting di desa penyengat olak Kecamatan Jambi luar kota tahun 2023. Terbentuknya  ibu siaga stunting Pada Keluarga Sebagai Pencegahan Stunting di  Desa Penyengat Olak. Diharapkan kepada ibu hamil, ibu balita dan kader  agar dapat melakukan pencegahan stunting di desa Penyengat Olak.
Penerapan PP Nomor 36/2021 terhadap gaji guru honorer (studi kasus di SDN Klanderan, Plosoklaten, Kediri) Sari, Rizma Dewi Permata; Khayatudin, Khayatudin; Al-Anshori, Huzaimah
Indonesia Berdaya Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024870

Abstract

Penelitian ini terkhusus membahas tentang gaji honorer di SDN Klanderan Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri yang mengandung kesenjangan sosial dengan guru yang berstatus sebagai ASN. Hal tersebut bertentangan dengan PP No. 36/2021. Jenis metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian hukum empiris dan dilakukan melalui observasi lapangan dengan pendekatan sosiologis (social legal reaserch). Hasil penelitian menunjukan bahwa gaji guru honorer di SDN Klanderan Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri yaitu sebesar Rp.150.000,- (lima belas ribu rupiah) perbulan. Pemberian gaji tersebut nyatanya tidak memenuhi kriteria yang telah tercantum dalam Pasal 1 angka 15 UU No. 15/2015 karena seharusnya gaji guru honorer diberikan dengan layak atau paling tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Namun, karena belum terpenuhi, maka PP No. 36/2021 belum terimplementasi dengan baik. Akan tetapi, disisi lain memang ada sekolah yang memang sangat membutuhkan guru tambahan yang membuat kepala sekolah harus mengambil guru tambahan karena banyak mengalami kekosongan, karena jika hanya mengandalkan guru yang pegawai negeri sipil hanya ada beberapa orang dibandingkan dengan jumlah kelas yang ada di SDN Klanderan.Abstract. This research specifically discusses honorary salaries at SDN Klanderan, Plosoklaten District, Kediri Regency, which contains social disparities with teachers who have ASN status. This is contrary to PP no. 36/2021. The type of research method used is empirical legal research and is carried out through field observations with a sociological approach (social legal research). The research results show that the salary of honorary teachers at SDN Klanderan, Plosoklaten District, Kediri Regency is IDR 150,000 (fifteen thousand rupiah) per month. In fact, this salary does not meet the criteria stated in Article 1 point 15 of Law no. 15/2015 because honorary teachers' salaries should be given properly or at least enough to meet living needs. However, because it has not been fulfilled, PP No. 36/2021 has not been implemented properly. However, on the other hand, there are schools that really need additional teachers, which means the principal has to hire additional teachers because there are many vacancies, because if you only rely on teachers who are civil servants, there are only a few people compared to the number of classes at SDN Klanderan.