cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 747 Documents
Pemberdayaan Kader Posyandu Bina Sejahtera dalam Pencegahan dan Pengendalian Stunting melalui pendekatan kesehatan Ibu dan Anak di Kelurahan Sungai Lulut Salmarini, Desilestia Dwi; Noval, Noval; Malahayati, Siti; Mayna, Mayna; Ramadhan, Puteri Wulan; Auliyani, Nurul; Fitriah, Sita; Yuniarti, Ainun
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023606

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem caused by a lack of nutrition in the long term, resulting in impaired growth in children. Stunting is also one of the causes of stunted children's height, so that it is lower than children of their age. The prevalence of stunting under-fives in South Kalimantan province based on data from the survey on the nutritional status of Indonesia in 2022 is 24.6% and in the city of Banjarmasin it is 22.4%. It is necessary to empower Posyandu Bina Sejahtera Cadres in the Prevention and Control of Stunting through a maternal and child health approach in Sungai Lulut Village. Some of the activities include increasing the knowledge and skills of cadres through education and training, providing anthropometric kit grants to support Posyandu activities, evaluating the performance of cadres related to education and service to the community by cadres. Activities can be carried out smoothly so that there is an increase in the knowledge of both cadres and the community, the performance of cadres in conducting education and posyandu services is included in the very good category, there is an increase in the quality of implementation of posyandu activities so that it also raises awareness and motivation of the community in participating in posyandu. It is hoped that the activity will continue to create stunting care cadres who can indirectly contribute to efforts to prevent stunting in toddlers. Abstrak: Stunting adalah masalah gizi kronis akibat kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu panjang sehingga mengakibatkan terganggunya pertumbuhan pada anak. Stunting juga menjadi salah satu penyebab tinggi badan anak terhambat, sehingga lebih rendah dibandingkan anak-anak seusianya. Prevalensi balita stunting provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan data hasil survei status gizi Indonesia tahun 2022 sebesar 24,6% dan pada kota Banjarmasin sebesar 22,4%. Perlu dilakukan kegiatan Pemberdayaan Kader Posyandu Bina Sejahtera dalam Pencegahan dan Pengendalian Stunting melalui pendekatan kesehatan Ibu dan Anak di Kelurahan Sungai Lulut. Beberapa kegiatan diantaranya Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader melalui Pendidikan dan pelatihan, pemberian hibah antropometri kit sebagai penunjang kegiatan posyandu, penilaian performa kader terkait edukasi dan pelayanan kepada masyarakat oleh kader. Kegiatan dapat dilaksanakan dengan lancar sehingga terjadi peningkatan pengetahuan baik kader maupun masyarakat, performa kader dalam melakukan edukasi dan pelayanan posyandu termasuk dalam kategori sangat baik, terjadi peningkatan kualitas pelaksanaan kegiatan posyandu sehingga juga menimbulkan kesadaran dan motivasi masyarakat dalam mengikuti posyandu. Kegiatan diharapkan terus berlanjut sehingga tercipta kader peduli stunting yang secara tidak langsung dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan terjadinya stunting pada balita.
Survei Entomologi untuk Identifikasi Kepadatan Larva Aedes Aegypti pada Kelurahan Endemis di Jakarta Timur Aan Aryanti; Dwi Sutiningsih; Nur Endah Wahyuningsih
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024665

Abstract

Jakarta Timur merupakan bagian dari wilayah kota Administrasi di DKI Jakarta dengan kepadatan penduduk paling tinggi dibandingkan wilayah kota/kab lainnya. Setiap tahunnya selalu dilaporkan kasus DBD sehingga Jakarta Timur merupakan wilayah endemis DBD. Tujuan penelitian ini untuk melakukan identifikasi kepadatan vektor di Jakarta Timur melalui survei entomologi yang dilakukan  di Kelurahan Rawa Terate, Cakung, Cijantung dan Kalisari. Metode yang digunakan observasional dengan desain cross sectional. Hasil Penelitian menunjukan bahwa 93,4% larva Aedes aegypti dengan nilai HI 17,25% CI 11,03% dan BI 22,75% berdasarkan hasil perhitungan diperoleh nilai DF 4 sehingga dapat disimpulkan bahwa kepadatan populasi larva di wilayah Jakarta Timur berada pada risiko penularan DBD dengan tingkat risiko sedang.
Peningkatan Pengetahuan dan Pemasangan Metodekontrasepsi Jangka Panjang(MKJP) di Dusun Lembar Barat Desa Lembar Selatan Lombok Barat Fatmasari, Baiq Dika; Aprianti, Nurannisa Fitria; Faizaturrahmi, Eka
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023575

Abstract

Pelayanan   program  Keluarga Berencana pelaksanaannya senantiasa  terintegrasi  dengan kegiatan kelangsungan hidup ibu, bayi dan anak serta penanggulangan masalah Kesehatan dan kesetaraan gender sebagai salah satu upaya pemecahan hak-hak reproduksi kepada masyarakat. Memperhatikan hal-hal tersebut, maka operasional pelaksanaan program KB perlu dikelola secara lebih serius, professional dan berkesinambungan sehingga upaya-upaya tersebut dapat memberikan kepuasan bagi semua pihak baik klien maupun pemberi pelayanan yang pada akhirnya akan meningkatkan kesertaan masyarakat dalam berKB, terhindar dari masalah kesehatan, reproduksi, meningkatkan   kesejahteraan   keluarga. Berdasarkan pendataan yang telah kami laksanakan di Dusun Lembar Barat, diperoleh data bahwa dari 240 PUS, akseptor KB sebanyak 152 orang (62,50%), dimana persentase pengunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang masih rendah yaitu sebanyak 37 orang (15,41%). Hal ini karena kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai Metode Kontrasepsi Jangka Panjang sehingga penggunaannya masih sangat rendah. Berdasarkan masalah tersebut kami melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat Penyuluhan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang pada tanggal 2 Desember 2021 di balai dusun.  Sebanyak 15 orang peserta diberi kuisioner pre tes sebelum penyuluhan, selanjutnya penyampaian materi dengan media lembar balik dan power point dan diakhiri dengan pengisian kuisioner post tes. Terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang setelah kegiatan berlangsung terlihat dari perbedaan nilai rerata kuisioner pre test senilai 55,5% menjadi 98,2% pada saat post test dan adanya pengguna baru MKJP Implan sebanyak 9 orang setelah diberikan penyuluhan.
Sosialisasi dan Pelatihan Sistem Informasi Pendataan dan Penjualan Kue untuk UMKM di Kelurahan Banyu Urip Kota Surabaya Rita Sari; Teguh Herlambang; Ima Kurniastuti; Tri Deviasari Wulan
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024673

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi  menjadi kebutuhan yang semakin penting dalam dunia  bisnis. Salah satu teknologi informasi yang berkembang pesat saat ini  adalah penerapan pendataan dan belanja online, atau perdagangan elektronik. Aplikasi ini memungkinkan pendataan produk dan penjualan berbagai produk secara online, serta dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat, terutama bagi usaha kecil dan menengah yang sering bergelut dengan pendataan dan penjualan produk online. Kecamatan Banyu Urip Surabaya merupakan daerah yang banyak terdapat UMKM, namun sebagian besar UMKM menggunakan cara tradisional dalam mengumpulkan informasi dan menjual produk secara online, terutama menjual berbagai jenis kue. Hal ini tentu saja menyulitkan pendataan dan penjualan produk  kue yang berbeda-beda serta memakan waktu yang lama. Sehubungan dengan itu perlu dilaksanakan suatu layanan publik bertajuk “Sosialisasi dan Pelatihan Sistem Informasi Pendataan dan Penjualan Kue untuk UMKM di Kelurahan Banyu Urip Kota Surabaya” dengan tujuan untuk menghadirkan informasi dan meningkatkan pemanfaatannya. teknologi dalam dunia usaha khususnya bagi UMKM di wilayah tersebut. Layanan ini menggabungkan pendataan dan sistem informasi penjualan kue sehingga UMKM yang berada di Desa Banyu Urip Surabaya dapat memfasilitasi event penjualan berbagai produk kue. Selain itu, layanan ini memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pemilik UMKM di Kelurahan Banyu Urip Surabaya dalam menggunakan sistem informasi pendataan dan penjualan kue agar  dapat memanfaatkannya dengan baik dan maksimal. Dengan bantuan layanan tersebut, UMKM di daerah dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi acara penjualan berbagai produk kue serta mendukung pertumbuhan ekonomi perusahaan di daerah.
Deteksi Dini dan Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil Trimester III di Desa Penyengat Olak Kecamatan Jambi Luar Kota Titik Artika Hindriati; Netti Herawati
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024662

Abstract

Anemia di Indonesia masih merupakan masalah kesehatan yang seringkali dihadapi oleh ibu hamil. Pada tahun 2018 prevalensi anemia sekitar 48,9% dan salah satu penyebab adalah kekurangan atau defisiensi zat besi yang paling sering terjadi selama kehamilan. Faktor risiko pada wanita hamil adalah pola makan yang buruk, rendahnya asupan makanan kaya zat besi, dan adanya masalah pencernaan yang mengganggu penyerapan. Dampak anemia defisiensi besi dapat menyebabkan masalah serius bagi ibu dan bayi. Sebanyak 84,6% anemia pada ibu hamil terjadi pada kelompok umur 15-24 tahun. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk melakukan deteksi dini anemia pada ibu hamil trimester tiga. Sebagai bagian dari tindakan pencegahan, deteksi dini anemia sangat penting pada tingkat individu dan populasi untuk menginformasikan perawatan dan pengobatan pasien serta memandu intervensi kesehatan masyarakat sesuai kebijakan nasional. jumlah sasaran sekitar 20 orang ibu hamil.Rencana kegiatan pada bulan Februari 2023. Hasil kegiatan ini diharapkan kejadian anemia dapat terdeteksi secara dini melalui alat dan tindakan pencegahan berupa pemeriksaan Hb, konseling tentang asupan nutrisi yang beragam dan penegasan untuk patuh mengkonsumsi tablet besi yang telah diberikan. Sehingga ibu hamil dapat mempersiapkan kesehatan sampai melahirkan dan setelah mengikuti kegiatan ini masyarakat /ibu hamil peduli terhadap kehamilannya sehingga risiko perdarahan persalinan dapat teratasi dan aman. Sebagai tindak lanjut akan dirujuk ke program KIA Puskesmas, khusus dalam mempersiapkan persalinan pada ibu hamil diwilayah kerjanya.
Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pembuatan Produk Obat Luka La Ode Alifariki; I Putu Sudayasa; Adius Kusnan; Wa Ode Salma
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024669

Abstract

Dasawisma merupakan program kerja PKK mulai dari pusat sampai ke desa, yang terdiri dari kelompok ibu dari 10 Kepala Keluarga (KK), yang melakukan aktivitas bermanfaat bagi keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan bekerjasama dengan mitra Dasawisma Anggrek dan Dasawisma Asoka yang berlokasi di Desa Langgea Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan. Secara ekonomi, mitra tergolong bukan kelompok ekonomi secara aktif, namun melalui kegiatan PKM ini diharapkan mitra akan mendaptakan peluang untuk dapat menghasilkan pendapatan baru yang dikelola secara berkelompok, sehingga ada manfaat lebih yang bisa dirasakan mitra dengan aktif dalam kegiatan Dasawisma. Tanaman kayu jawa selama ini hanya dimanfaatkan sebatas pembatas lahan atau sebagai tanaman pelindung di kebun. Tanaman ini belum diketahui manfaatnya dalam kesehatan oleh masyarakat setempat. Berdasarkan uraian prioritas masalah yang dihadapi oleh mitra maka, ada beberapa solusi yang ditawarkan dan disepakati dengan pihak mitra yakni pemberian edukasi tentang kayu Jawa, Mempraktikan budidaya tanaman kayu jawa, Membuat produk ekstraksi sederhana kayu jawa, Mengedukasi mitra tentang potensi ekonomis kayu jawa dan manajemen pemasarannya, mengedukasi mengenai perizinannya. Target luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan mitra terkait tanaman kayu jawa, tersedianya lokasi dan budidaya tanaman kayu jawa, tersedianya produk ekstraksi sederhana kayu jawa siap edar, tersedianya izin pemasaran dari produk yang dihasilkan. Rencana kegiatan yang diusulkan antara lain, kegiatan akan dimulai dengan pemberian materi edukasi mengenai Tanaman kayu Jawa. Kegiatan pengabdian ini telah terlaksana dengan jumlah peserta 33 orang yang berasal dari 2 dasa wisma. Ada peningkatan pengetahuan masyarakat setelah pelaksanaan pelatihan pembuatan obat luka dari kayu jawa.
Penyuluhan dan Pemberian Buku Digital Panduan Pelayanan Keluarga Berencana di Masa COVID-19 Pada Wanita Usia Subur Lia Artika Sari; Enny Susilawati; Maini Hernita
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024664

Abstract

Dalam menghadapi wabah bencana non alam COVID-19 ini dilakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk pencegahan penularan COVID-19. Kondisi ini menyebabkan dampak terhadap kelangsungan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk pelayanan KB dan kesehatan reproduksi. Penyebab lain minimmnya penggunaan kontrasepsi yaitu minimnya fasilitas kesehatan dengan alat perlindungan diri yang terstandar COVID-19, menimbulkan kekawatiran pada pasangan usia subur sehingga menunda kunjungan kefasilitas kesehatan untuk berkonsultasi atau menggunakan KB, dan sebagian kecil fasilitas kesehatan khususnya pelayanan kontrasepsi tidak membuka praktek karena belum memiliki sarana untuk mencegah terjadinya penularan COVID-19. Hal ini menyebabkan banyaknya akseptor KB yang drop out, sehingga terjadinya angka kelahiran semakin tinggi/baby boom. Kegiatan pendidikan kesehatan ini diharapkan wanita usia subur mendapatkan informasi mengenai alat kontrasepsi sehingga dapat mencegah angka kehamilan yang tidak direncanakan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dari bulan Januari– Oktober 2023, kegiatan yang akan dilakukan berupa penyuluhan dan pembagian buku digital kepada wanita usia subur di Desa Penyengat Olak Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2023. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah pemberian edukasi kepada masyarakat dan pemberian buku digital panduan pelayanan KB. Hasil menunjukkan bahwa pelaksanaan pengabdian masyarakat ini terdapat peningkatan pengetahuan wanita usia subur setelah diberikan buku digital panduan keluarga berencana masa covid 19, kenaikan pengetahuan sebesar 21%.      
Pengaruh Jus Kurma terhadap Produksi ASI Rachmawati Abdul Hafid; Ulva Ridha; Mariyana Mariyana
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024682

Abstract

ASI mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan bayi serta merupakan makanan pertama dan terbaik yang bersifat alamiah. pemberian kurma sebanyak 100 gram yang setara dengan 314 kalori dan teh herbal Fenugreek pada ibu menyusui dapat berperan sebagai galactogogues sehingga meningkatkan berat badan bayi dalam dua minggu pertama pasca melahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jus kurma terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di BPM Elvina S.ST Kota Batam. Desain Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi experimental design dengan rancangan yang digunakan adalah pretest-posttest one group design. Sampel penelitian sebanyak 37 orang ibu menyusui yang berada Di BPM Elvina, S.STKota Batam. Hasil penelitian dengan uji statistik T-Test menunjukkan bahwa ada pengaruh produksi ASI sebelum dan  sesudah diberikan jus kurma  nilai p= 0,001. Ibu menyusui sesudah diberikan jus kurma lebih baik tingkat produksi ASI-nya dibandingkan sebelum diberikan jus kurma  diperoleh nilai p = 0,001 sehingga p kurang dari 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa pemberian jus kurma mempegaruhi produksi ASI ibu menyusui. Oleh karena itu pemberian jus kurma baik dikonsumsi ibu hamil sampai menyusui.  Perlunya sosialisasi petugas kesehatan pada ibu tentang manfaat mengkonsumsi jus kurma terutama ibu menyusui sehingga ibu tau akan kelebihan mengkonsumsi jus kurma dalam menghasilkan Produksi ASI.
Merancang Pembelajaran Matematika Yang Inovatif Dan Kreatif di SD Iskandar Said Surabaya Sri Hartatik; Nafiah Nafiah; Pance Mariati; Siti Maghfirotun Amin
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024648

Abstract

Banyak siswa sekolah dasar yang menganggap matematika sebagai pembelajaran yang paling sulit dan rumit. Dengan demikian, siswa harus dapat memahami pembelajaran matematika karena  matematika  merupakan  sarana  untuk  memecahkan  masalah  sehari-hari  seperti  halnya  membaca dan menulis. Kesulitan belajar matematika dalam memahami konsep harus diberikan solusi sedini mungkin, kalau tidak siswa  akan menghadapi banyak masalah kedepannya  karena hampir semua bidang studi membutuhkan matematika  yang  tepat. Salah satu faktor penyebab kesulitan belajar adalah motivasi belajar dan minat belajar matematika, rendahnya motivasi dan minat belajar matematika disebabkan karena kurang tepatnnya metode pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran matematika. Setiap konsep atau prinsip dalam matematika yang disajikan dalam bentuk yang konkret akan dapat dipahami dengan baik oleh peserta didik.  Pembelajaran Kontekstual Learning dan matematika realistic merupakan yang dihadirkan ke ruang kelas, diharapkan siswa dapat mengoptimalkan panca inderanya baik penglihatan, pendengaran, penciuman, maupun penginderaan yang lain untuk dapat memahami materi yang sedang dipelajari. Tidak semua guru mampu merancang pembelajaran matematika dengan pendekatan yang seperti itu. Maka melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan dalam merancang pembelajaran matematika kemampuan guru mengalami peningkatan sebesar 60% dari sebelum mengikuti pelatihan ke setelah mengikuti pelatihan.
Perubahan Sosial Orang Banda Neira dalam Konteks Pariwisata Unggul di Banda Paulus Koritelu
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024683

Abstract

Kawasan pulau-pulau Banda bukanlah sebuah Kawasan yang hanya mengingatkan memori kolektif kita tentang kebesaran Banda di Masa Lalu yang berhasil menggemparkan dunia dengan potensi sumber daya alam berupa rempah-rempah yang diincar bangsa Eropa, namun Banda merupakan sebuah kawasan yang dalam perpektif perubahan sosial menempatkan masyarakat Banda Neira seakan berada pada sebuah situasi yang tidak selalu maju dan progresif. Melalui pendekatan motodologi Observasi dan wawancara mendalam terhadap beberapa Informan kunci penelitian ini berhasil menemukan beberapa aspek yang menjadi sebuah kekuatan sekaligus kelemahan yang menjadi bagian tak terpisahkan dari perubahan sosial orang Banda Neira yakni: Perilaku Masyarakat Banda Neira Terhadap Konteks Pariwisata Unggul, Realitas Kebesaran Banda di Masa Lalu versus Banda Yang Jauh Tertinggal di hari ini, Rentang Kendali dan Keterbatasan Transportasi dari dan ke Banda, terbatasnya sarana perhotelan di Banda Neira, serta Lemahnya Good Will Pemerintah Baik pusat maupun daerah untuk mengembalikan kejayaan masa lalu Banda menjadi realitas kehidupan Orang Banda dan Maluku di masa sekarang. Inilah sesungguhnya beberapa hal yang sangat mempengaruhi dan menentukan bagaimana perilaku sosial orang Banda Neira dalam Konteks Pariwisata unggul di kawasan pulau-pulau Banda khususnya di Banda Neira. Ada harapan besar dari orang Banda Neira bahwa kota dan kawasan kediaman mereka akan semakin maju seperti pada masa lalu.