cover
Contact Name
M. Syaifuddin S.
Contact Email
syaifuddin@stkipjb.ac.id
Phone
+6281456060279
Journal Mail Official
corcysseminar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pattimura III/20 Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Conference on Research and Community Services
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : -     EISSN : 26861259     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
CORCYS merupakan konferensi tahunan bersifat nasional yang diadakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STKIP PGRI Jombang yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk prosiding. Fokus artikel hasil penelitian dan pengabdian yang akan diterbitkan adalah artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakakt bersifat umum yang mencakup; 1) Pendidikan 2) Ekonomi dan Bisnis, 3) Sosial Humaniora, 4) Saintek, 5) Kesehatan, dan 6) Hukum
Articles 544 Documents
KEUNGGULAN TEMPE SUBSTITUSI ANEKA SAYUR PADA KANDUNGAN VITAMIN A, VITAMIN C, SERAT DAN ANTIOKSIDAN SEBAGAI UPAYA MEMENUHI KEBUTUHAN GIZI SEIMBANG Susiani, Sebastiana
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Vitamin dan mineral adalah salah satu dari kebutuhan pokok yang harus dipenuhi sebagai syarat pemenuhan gizi seimbang. Kekurangan vitamin dan mineral dalam menu sehari-hari dapat berdampak pada keaadaan yang disebut “lapar gizi” . “Lapar gizi” tidak menimbulkan dampak dalam jangka dekat, tetapi dalam jangka panjang dapat  mengakibatkan anemia, osteopororis dan menurunnya kekebalan tubuh. Tujuan dari tulisan ini adalah memberi inspirasi bagi pembaca bahwa untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral tidak harus mengkonsumsi sayur dalam bentuk yang lazim seperti sop, oseng oseng, sayur bening dan sebagainya. Kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dari kacang-kacangan. Tempe merupakan salah satu bahan pangan yang terbuat dari kedelai melalui proses fermentasi. Dari bahan dasar dan proses fermentasi tersebut, tempe merupakan makanan yang berkualitas karena mengandung nutrisi lengkap yaitu protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral dan juga antikosidan. Salah satu kekurangan tempe adalah  kandungan vitaminnya, vitamin pada tempe hanya vitamin B, karena hal tersebut  penulis ingin menambahkan vitamin dan mineral dari sayur yang biasa dikonsumsi sehari-hari seperti buncis, wortel dan cabai. Supaya tambahan sayur cukup bermakna, penulis mencampurkan 40% sayur dengan 60% keledai yang sudah diberi  ragi, kemudian tempe hasil fermentasi tersebut diujikan kandungan protein, serat, vitamin A, vitamin C dan antioksidan, Hasil uji laboratorium menunjukkan tempe yang disubstitusi dengan cabai, wortel dan buncis meningkat kendungan vitamin A dari 0,39 mg/100 gr sampai  16,78 mg/100 gr, vitamin C meningkat dari 48,73 mg/100 gr sampai  189,92 mg/100gr, serat meningkat dari 2,7% sampai 9,5%, antioksidan meningkat dari 29,84% sampai 73,83%. Dengan meningkatnya kandungan vitamin, antioksidan dan serat pada tempe yang disubtitusi dengan wortel, cabai dan buncis maka tempe substitusi tersebut merupakan makanan yang unggul. Sinergisme protein, vitamin dan mineral dapat  meningkatkan metabolisme tubuh. Antioksidan dapat menangkal senyawa radikal bebas, dan serat dapat mengurangi kolesterol serta mencegah kanker usus.  Dari uji responden yang dilakukan penulis, tempe sayur hasil penelitian penulis dapat diterima oleh responden dengan alasan rasa sayur yang ada di dalam tempe tidak terasa, walaupun tekstur sayur masih bisa dirasakan oleh responden. Dari hasil penelitian tersebut penulis sangat berharap bahwa produk tempe substitusi sayur dapat dikembangkan lebih sempurna dengan beberapa inovasi baru yang lain
G-MATH : ALAT PERAGA MANIPULATIF BERNUANSA BUDAYA LOKAL UNTUK KONSEP KELILING BANGUN DATAR Setyani, Setiyani; Tarmidzi, Tarmidzi; Ferdianto, Ferry
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kreativitas seorang guru SD terutama pelajaran matematika sangat diperukan untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan mudah dipahami siswa. Membuat alat peraga manipulatif merupakan salah satu bentuk kreativitas guru yang dapat dilakukan. G-Math atau gapura matematika dapat digunakan sebagai alat peraga manipulatif yang mudah dan murah. Dikatakan mudah karena dalam proses pembuatannya sederhana dan tidak memerlukan waktu yang lama. Dikatakan murah karena G-Math hanya terbuat dari plastik kresek, bambu dan lem aci. Tujuan Kegiatan pengabdian ini adalah implementasi G-Math yang merupakan salah satu dari beberapa alat peraga manipulatif yang telah dibuat oleh guru pada tahap sebelumnya. Implementasi dilakukan terhadap 47 siswa kelas VI. Instrumen yang digunakan adalah tes dan respons siswa terhadap G-Math. Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa penggunaan G-Math mempermudah siswa dalam memahami konsep keliling bangun datar, memperkaya pengetahuan siswa tentang gapura, dan membuat suasana pembelajaran lebih interaktif. sSecara keseluruhan dari hasil angket diperoleh respons positif siswa sebesar 86% termasuk interpretasi sangat kuat. Pelatihan dan implementasi  alat peraga manipulatif yang dilakukan, dirasakan hasil dan manfaatnya oleh guru-guru SDN II Kedungjaya. Diharapkan pengabdian tentang alat peraga ini berlanjut pada mata pelajaran lain
PENERAPAN BCM (BERMAIN CERITA MENYANYI) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SANTRI Bahtiar, Yuyun
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi dan belajar adalah dua hal yang saling mempengaruhi. Belajar tanpa motivasi tidak akan mencapai keberhasilan. Motivasi mempunyai peranan penting, sebab motivasi memberikan stimulus kepada peserta didik dalam belajar, sehingga mengakibatkan peserta didik akan semangat dan merasa senang belajar. Berdasarkan pada hal tersebut, maka dirumuskan masalah yaitu (1) Bagaimana konsep BCM dalam pembelajaran (2) Bagaimana penerapan BCM di Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula Widang Tuban? (3) Bagaimana dampak penerapan BCM terhadap motivasi belajar santri? Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. BCM merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar santri di Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula Widang, Tuban. Dalam BCM Ustadz/Ustadzah harus memperhatikan beberapa hal agar BCM yang dibawakan mampu menarik perhatian para santri. Dengan perhatian yang cukup baik dari para santri, maka pesan moral yang disampaikan Ustadz/Ustadzah akan mudah diserap oleh setiap Santri.
PELATIHAN DAN PEMANFAATAN e-commerce UNTUK PEMASARAN PRODUK UMKM DESA TALES KECAMATAN NGADILUWIH, KABUPETEN KEDIRI Evasari, Aprilia Dian; Utomo, Yudo Bismo; Ambarwati, Diana
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan  pengabdian   kepada  masyarakat  ini  melibatkan  satu  Mitra  yaitu Kelompok UMKM “KIRANA”. Mitra ini bertempat di Desa Tales, Kecamatan Ngadiluwih,  Kabupaten  Kediri.  Kelompok  ini  memiliki  aneka  usaha,  antara lain  aneka  kuliner  dan  kerajinan.  Permasalahan  yang  diangkat  adalah peningkatan  pelayanan  penjualan,  pemasaran,  pemesanan  produk  dari konsumen dan peningkatan manajemen (organizer) pemesanan produk dengan implementasi  teknologi  informasi.  Solusi  yang  ditawarkan  adalah  pembuatan aplikasi  e-commerce  dibuat  berbasis  teknologi  web.  Tujuan  dari  pelaksanaan pengabdian  kepada  masyarakat  ini  adalah  untuk  menerapkan  e-commerce terhadap  penjualan  anekaproduk  UMKM  yang  ada  di  Desa  Tales  dengan maksud  mengenalkan  dan  meningkatkan  omset  penjualannya,  sedangkan metode  yang  digunakan  adalah  dengan  menggunakan  metode  parsitipatif, penyuluhan,  pendampingan  dan  pelatihan.  Hasil  yang  diperoleh  dari pelaksanaan  pengabdian  kepada  masyarakat  ini  yaitu  dengan  adanya  bantuan pelatihan  dan  aplikasi  e-commerce  dapat  meningkatkan  motivasi  bagi  mitra untuk  melaksanakan  pemasaran  terhadap  produknya  supaya  omsetnya meningkat.
KEAKTIFAN KADER POSYANDU DALAM PENYULUHAN KEPADA SASARAN DAN MEMPERSIAPKAN PERSALINAN AMAN DAPAT MENCEGAH KEMATIAN NEONATAL Widayati, Agustina
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih tergolong tinggi walaupun secara nasional sudah mengalami penurunan. Upaya pemerintah dalam percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir melalui Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) masih belum diterapkan secara optimal. P4K akan berjalan dengan baik jika peran aktif tidak hanya dari bidan, tetapi juga dari ibu, suami, keluarga, masyarakat dan kader posyandu.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keaktifan kader posyandu dalam penyuluhan kepada sasaran dan mempersiapkan persalinan aman sehingga dapat mencegah kematian neonatal. Rancang bangun yang digunakan adalahrestrospective study dengan populasi seluruh kader posyandu.Teknik sampling menggunakan purposive sampling dan diperoleh sampel 66 kader posyandu yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan chi square test.Hasil penelitian menginformasikan bahwa sebagian besarkader posyandukurang berperan aktif dalam memberikan penyuluhan kepada sasaran dan dalam mempersiapkan persalinan yang aman.Sehingga ada pengaruh peran aktif kader posyandu dalam memberikan penyuluhan kepada sasarandan mempersiapkan persalinan aman terhadap kematian neonatal.
APLIKASI MEDIA TABLETOP DISASTER EXERCISE (TDE) UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN DALAM MENGHADAPI BENCANA Addiarto, Widya; Yunita, Rizka
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada saat ini bencana sering melanda negara berkembang khususnya Indonesia. Kondisi ini terjadi karena tingkat kesadaran masyarakat terhadap kondisi bencana masih termasuk dalam kategori rendah. Hal tersebut disebabkan oleh kurangnya pendidikan kebencaan di masyarakat saat ini. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat yaitu dimulai melalui pendidikan bencana di kampus dimana sasarannya adalah mahasiswa sehingga harapannya mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmunya dimasyarakat. Pendidikan bencana di kampus membutuhkan media yang menarik dan efektif untuk digunakan, salah satunya adalah media tabletop disaster exercise (TDE). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas media tabletop disaster exercise dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa keperawatan dalam menghadapi bencana. Penelitian ini menggunakan metode pra experimen dengan pendekatan one group pre post test design. Populasi adalah mahasiswa tingkat IV STIKes Hafshawaty Pesantren Zainul Hasan sejumlah 60 responden. Teknik sampling memakai simple random sampling sehingga jumlah sampel yang digunakan sebanyak 52 responden. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai ρ value sebesar 0,000 menunjukkan bahwa terdapat pengaruh tabletop disaster exercise untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa keperawatan dalam menghadapi bencana.
BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) SEBAGAI FAKTOR RISIKO UTAMA YANG BERHUBUNGAN DENGAN STUNTING PADA ANAK BALITA USIA 24-59 BULAN DI DESA SUKOREJO KECAMATAN GURAH KABUPATEN KEDIRI Mustofa, Linda Andri; Wahyuningsih, Putri Amalia
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan kegagalanpertumbuhanakibatakumulasiketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama mulaidarikehamilansampaidenganusia 24 bulan dan menjadi permasalahan gizi global terutama di negara miskin dan berkembang. Indonesia mendudukiperingkatkelimadiduniaangkakejadianstunting.Pravelensibalitastunting  diKabupaten Kediri sebesar 26,1%.Stunting berkontribusi terhadap morbiditas bayi dan balita. TujuanPenelitianiniuntukmencariHubunganriwayat BBLR dengankejadianstuntingpadaanakbalitausia 24-59 bulan di desasukorejo.Desainpenelitian yang digunakananalitikkorelasionaldenganpendekatankohortretrospektif.Dalam penelitian ini variabel independentriwayat BBLR danvariabel dependent kejadian stunting. Populasiseluruhbalitausia 24-59 sebanyak 106 dengan tekhnik simpel random sampling.Besarsampel 52 responden, dilaksanakantanggal 28-30 Juli 2020 di DesaSukorejo. Instrument yang digunakan data sekunderlaporankomunitas, dandianalisisdenganuji chi square.Hasilpenelitiandidapatkansejumlah 45 (84,6%) memiliki riwayat BBLR didapatkanriwayat BBLR 6 respondenmengalamistunting. Analisis dengan Uji Chi Square diketahui ρvalue = 0,042< α 0,05 ada Hubunganriwayat BBLR dengankejadianstuntingpadaanakbalitausia 24-59 bulan di DesaSukorejoKecamatanGurahKabupatenKediri.Stuntingmerupakan kegagalanpertumbuhanakibatakumulasiketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama mulaidarikehamilansampaidenganusia 24 bulan.BBLR Merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan stunting. BLR adalah prediktor kuat dari ketiga indeks kekurangan gizi. Intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak selama tahun-tahun awal harus mempertimbangkan faktor-faktor pemicu BBLR
PERAN GURU DALAM PENGUATAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMP NEGERI 4 JOMBANG Reza Oliviana Putri; Rr. Agung Kesna Mahatmaharti; Siyono .
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru merupakan pendidik profesional  yang memiliki peran yang sangat penting dengan tugas utama mendidik atau orang yang memberikan ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Seorang guru diharapkan mampu memberikan penguatan karakter tanggung jawab peserta didik karena karakter tanggung jawab memiliki peranan penting dalam upaya meningkatkan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, karena dengan adanya tanggung jawab akan lebih dewasa dalam kegiatan pembelajaran. Selain itu dengan tanggung jawab dapat memecahkan masalah dan menumbuhkan percaya diri. Tujuan dari penelitian ini adalah : 1) Agar peserta didik dapat bertanggung jawab yang ia lakukan, 2) Menumbuhkan percaya diri, 3) Dapat memecahkan masalah. Upaya penguatan karakter tanggung jawab dalam pembelajaran terutama mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan adalah upaya yang dilakukan guru secara bertahap, baik di dalam kelas maupun di luar kelas untuk mencapai tujuan yaitu karakter tanggung jawab. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif  kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data di analisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, Pengecekan keabsahan temuan data  dilakukan dengan triangulasi. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh hasil bahwa kegiatan yang efektif dalam penguatan karakter tanggung jawab peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dilakukan melalui kegiatan pembiasaan, keteladanan, serta pengondisian lingkungan sekolah yang meliputi tata tertib, kegiatan rutin dan pengondisian fasilitas sekolah
PENGARUH LATAR BELAKANG KELUARGA, TINGKAT SOSIAL DAN PENGALAMAN TERHADAP KEAKTIFAN KADER POSYANDU Rohmatin, Homsiatur; Narsih, Umi; Widayati, Agustina
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu peranan kader posyandu adalah sebagai agen perubahan dalam mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Ketidakaktifan kader posyandu memberikan kontribusi pada terhambatnya upaya penurunan AKI dan AKB. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh latar belakang keluarga, tingkat sosial dan pengalaman terhadap keaktifan kader posyandu. Rancang bangun penelitian adalah crossectional. Variabel independen adalah latar belakang keluarga, tingkat sosial dan pengalaman. Variabel dependen adalah keaktifan kader posyandu. Populasi yang digunakan seluruh kader posyandu di wilayah Puskesmas Kraksaan Probolinggo sebesar 370 orang. Teknik sampling menggunakan random sampling, diperoleh sampel sebesar 192 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat. Hasil penelitian menginformasikan bahwa sebagian besar kader posyandu tidak aktif dalam kegiatan posyandu serta mempunyai latar belakang keluarga yang tidak mendukung, tingkat sosial sedang serta pengalaman yang cukup. Ada pengaruh yanglatar belakang keluarga, tingkat sosial dan pengalaman terhadap keaktifan kader posyandu
PEMBELAJARAN MATAKULIAH PENGKAJIAN PUISI DENGAN MEDIA JCROSS:CROSSWORDS DI IKIP BUDI UTOMO MALANG Yunita Anas Sriwulandari; Artifa Sorraya
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran dalam dunia pendidikan yaitu aktivitas yang biasa dilakukan di lembaga formal seperti instansi yang terikat dengan aturan-aturan di dalamnya seperti Perguruan Tinggi. Pendidikan berisi pendidik dan orang yang dididik. Dalam pendidikan terdapat pembelajaran yang diterapkan dengan bantuan media sebagai penghubung pembelajaran. Pembelajaran Matakuliah pengkajian puisi adalah menganalisis puisi dari karya-karya penulis terkenal akan tetapi, sebelum menganalisis puisi, mahasiswa dikenalkan dengan media Jcross:Crosswords, dalam menganalisis juga terdapat quis untuk mengingat kembali teori dan sedikit memancing analisis secara tidak langsung pada mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang. Media Jcross:Crosswords (teka-teki silang) diterapkan pada matakuliah pengkajian puisi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang diadaptasi dari Sugiyono. Materi dalam matakuliah tersebut diantaranya adalah unsur fisik dan unsur batin. Berdasarkan hasil pembelajaran menggunakan media Jcross:Crosswords, menghasilkan pembelajaran yang menyenangkan dan siap diimplementasikan menggunakan matakuliah lainnya

Page 8 of 55 | Total Record : 544