cover
Contact Name
M. Syaifuddin S.
Contact Email
syaifuddin@stkipjb.ac.id
Phone
+6281456060279
Journal Mail Official
corcysseminar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pattimura III/20 Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Conference on Research and Community Services
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : -     EISSN : 26861259     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
CORCYS merupakan konferensi tahunan bersifat nasional yang diadakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STKIP PGRI Jombang yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk prosiding. Fokus artikel hasil penelitian dan pengabdian yang akan diterbitkan adalah artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakakt bersifat umum yang mencakup; 1) Pendidikan 2) Ekonomi dan Bisnis, 3) Sosial Humaniora, 4) Saintek, 5) Kesehatan, dan 6) Hukum
Articles 544 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR FIQIH KELAS IX-10 MTSN 1 MEDAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION SEMESTER GENAP TA 2018/2019 Satri, .
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya pelaksanaan penelitian tindakan kelas mata pelajaran Fiqih di kelas IX-10 MTsN 1 Medan berawal dari pelaksanaan observasi nilai ulangan harian Fiqih di kelas IX dengan nilai rata-rata kelas adalah 70,31 yang berarti bahwa masih di bawah ketuntasan kriteria minimal (KKM) yaitu sebesar ≥75, maka tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar Fiqih kelas IX-10 melalui model pembelajaran kooperatif tipe group investigation. Penelitian dilakukan pada siswa kelas IX-10 MTs Negeri 1 Medan semester genap 2018/2019 yang berjumlah 44 orang. Desain penelitian yang akan digunakan adalah model Hopkins. Metode Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, post-test, dan wawancara. persentase hasil belajar siswa yang pada kegiatan pra-siklus ke siklus 1 mengalami peningkatan yang awalnya 59,09% menjadi 77,27% dengan hasil perolehan nilai N-gain  sebesar 0,364 yang berarti peningkatan dalam kategori sedang. Kemudian hasil belajar dari siklus 1 mengalami peningkatan  pada siklus 2 yaitu menjadi 84,09% dengan hasil perolehan nilai N-gain sebesar 0,327yang berarti peningkatan dalam kategori sedang.sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar Fiqih siswa kelas IX-10 MTsN 1 Medan  Tahun Ajaran 2018/2019.
PENGEMBANGAN KAMPUNG PELANGI KENDANGSARI SEBAGAI KAMPUNG KREATIF DI SURABAYA Ulfiana, Elida; Sulistyorini, Lilis; Mishbahatul, Eka
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kampung Pelangi Kendangsari merupakan sebuah kampung yang bernuansa warna warni di wilayah kelurahan Kendangsari di Surabaya. Sejak dirintis pada 2018, Kampung Pelangi masih mengalami permasalahan yaitu belum melakukan pengelolaan sampah sehingga permasalahan sampah masih belum teratasi, serta belum adanya pemberdayaan kaum ibu ini masih belum produktif untuk dapat menambah penghasilan keluarga. Keberadaan kaum ibu rumah tangga ini perlu dikembangkan kreatifitas untuk lebih produktif. Tujuan program pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan kreatifitas warga kampung pelangi kendangsari melalui kerjabakti kreatif, pembentukan wirausaha batik shibori, dan meningkatkan perilaku menjaga kebersihan lingkungan melalui pengelolaan Bank Sampah. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat menggunakan lima  tahap  yaitu pembentukan ide kreatif, realisasi ide kreatif, penguatan sistem pendukung, penyediaan ruang basis aktivitas kreatif, dan evaluasi aktivitas kreatif yang dilaksanakan melalui kegiatan KKN PPM.Pada akhir tahap evaluasi dapat dilihat secara langsung bahwa kreatifitas tertuang  dalam mural warna warni, telah terbentuk Bank Sampah Pelangi, serta adanya Wirausaha batik Shibori.
ANALISIS KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIKA SISWA SEKUENSIAL ABSTRAK DAN ACAK ABSTRAK DALAM MENYELESAIKAN SOAL MATEMATIKA Rochaini, Een; Maarif, Safiil
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Representasi merupakan salah satu dari lima standar proses pembelajaran matematika menurut NCTM. Representasi juga termuat secara implisit dalam tujuan pembelajaran matematika di Indonesia. Pada umumnya, setiap siswa memiliki cara dan proses berpikir yang berbeda dalam merepresentasikan suatu masalah. Salah satu hal yang dapat mempengaruhi siswa dalam merepresentasikan sebuah soal ataupun masalah adalah gaya berpikir siswa. Jadi representasi matematika dan gaya berpikir siswa saling berkaitan dan mempengaruhi satu sama lain.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematika siswa yang memiliki gaya berpikir Sekuensial Abstrak, dan Acak Abstrak. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa subjek dengan gaya berpikir sekuensial abstrak memiliki kemampuan representasi verbal dan representasi simbol. Sedangkan subjek dengan gaya berpikir acak abstrak memiliki kemampuan representasi dengan perpaduan antara ketiga jenis representasi yaitu representasi verbal, representasi visual dan representasi simbol.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGANEKONOMI MASYARAKAT MELALUIPENGADAANALATPRODUKSIKUDAPAN DI YAYASAN BAITUSSALAMJABONSIDOARJO Wijayanti, Asri; Maro’ah, Siti; ., Lina
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh Yayasan Baitussalam Jabon Sidoarjo adalah bidang produksi, manajeman usaha dan pemasaran. Hal ini karena hasil produksi kudapan menurun. Menurunnya hasil produksi karena manajeman usaha dan pemasaran yang masih bersifat tradisonal. Minimnya pengetahuan dan ketrampilan, manajeman usaha dan pemasaran serta tidak memadainya alat produksi. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi pembelian alat produksi dan pelatihan managemen dan pemasaran. Hasil yag dicapai adalah pembelian alat produksi kudapan dan pelatihan. Pembelian alat produksi kudapan  terdiri atas mesin pembuat roti, mesin pencetak mie, mesin pengaduk bumbu, alat penggorengan dan kompor. Pelatihan terdiri atas pelatihan pembukuan dan e-market.  Tiga bulan setelah dilakukan proses produksi yang menggunakan alat 5 alat baru, usaha pembuatan kudapan oleh Yayasan Baitussalam Jabon Sidoarjo mengalami peningkatan produksi 100%. Kenaikan produksi berpengaruh pada peningkatan sumber dana  Yayasan Baitussalam Jabon Sidoarjo. Hal ini sangat bermanfaat bagi kelangsungan proses pembelajaran anak anak didik. Rekomendasi yang dihasilkan adalah perlunya peningkatan produksi lanjutan melalui pembelian alat produksi packing dan upaya legatitas HAKI
PENGARUH PROGAM PENDAMPING GIZI TERHADAP POLA ASUH MAKAN DAN STATUS GIZI BALITA Hidayati, Tutik; Sary, Yessy Nur Endah; Hanifah, Iis
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah gizi kurang pada balita masih menjadi masalah kesehatan utama di dunia termasuk negara. Permasalahan gizi secara nasional saat ini adalah balita gizi kurang dan balita gizi buruk. Berdasarkan survey pemantauan status gizi (PSG) di Kabupaten Probolinggo mengalami peningkatan kasus gizi buruk diperoleh angka prevalensi gizi kurang menurut BB/U padatahun 2017sebesar 9,44%, meningkat dibandingkan  tahun 2016 yaitu  terdapat 8,65% balita gizi kurang. Balita dianggap resiko gizi terbesar karena pola pemberian makan yang buruk berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan. Hal tersebut menyebabkan kelompok usia balita terjadi peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas. Berdasarkan studi pendahuluan pada bulan April 2018 didapatkan data bahwa Probolinggo mendapat peringkat kedua untuk daerah gizi kurang di Jawa Timur. Di Tahun 2017 terdapat 130 balita yang mengalami gizi kurang tepatnya di Pesisir Kalibuntu Kabupaten Probolinggo. Penyebab gizi kurang adalah karena pola dan asupan makanan balita yang mengandung gizi kurang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental,yaitu dengan mengukur kenaikan/perbandingan pola asuh makan dan status gizi sebelum dan sesudah progam pendamping gizi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita dengan gizi kurang di Pesisir  Kalibuntu  Kabupaten  Probolinggo  sebanyak  130 orang.  Sampling menggunakan Total Sampling.Sampel adalah seluruh ibu yang mempunyai balita gizi kurang dan gizi burukdi Pesisir Kalibuntu KabupatenProbolinggo sebanyak 130 orang. Pengumpulan Data menggunakan lembar Observasi dan wawancara. Analisis data univariat menggunakan distribusi frekuensi, analisis bivariat menggunakan wilcoxon match paired test dan  analisis multivariate menggunakan regresi logistik  kemudian ditarik kesimpulan. Hasil uji regresi logistik diperoleh besarnya nilai Exp (B) pada analisis regresi logistik pola asuh makan memiliki nilai 85,008 yang berarti bahwa pola asuh makan memiliki peluang 85,008 kali untuk berubah. Sedangkan variabel status gizi memiliki nilai Exp (B) sebesar 3,663, dari hasil tersebut dapat dijelaskan bahwa status gizi memiliki peluang meningkat 3,663 kali.
MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS ASET LOKAL DI DAERAH TERTINGGAL KABUPATEN TRENGGALEK Tranggono, Didiek; Firdaus N, Praja; Trisna P, Andre Yusuf
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Trenggalek merupakan sebuah wilayah yang berada di bagian selatan Provinsi Jawa Timur. Sebagaimana banyak daerah lainnya, karena posisi geografis yang terletak di selatan, Kabupaten Trenggalek termasuk daerah berkembang yang kemajuannya terkesan lambat. Apalagi di beberapa sudut kabupaten, masih terdapat desa-desa tertinggal. Desa Tegaren dulunya adalah desa dengan status IDT (Inpres Desa Tertinggal), yang kemudian sering mendapatkan bantuan dari pemerintah. Sedangkan Desa Winong merupakan tetangga desa Tegaren, juga termasuk dalam desa tertinggal. Sementara itu Desa Tasikmadu di Kecamatan Watulimo adalah prototipe desa pesisir yang masih tergolong tertinggal walaupun terletak di kawasan wisata pesisir. Penelitian yang telah kami lakukan merupakan pengembangan model ABCD (Asset Based Community Development) oleh Christopher Dureau yang fokus pada pemanfaatan aset. Untuk menentukan pengembangan metode ABCD, penelitian ini menggunakan pendekatan campuran (mix method) dengan instrumen wawancara, observasi, dan penyebaran kuisioner. Penelitian ini akan berfokus pada pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di desa tertinggal Kabupaten Trenggalek dengan berfokus pada aset desa. Masalah yang kemudian timbul adalah baik Desa Tasikmadu, Winong, maupun Tegaren adalah tipikal desa yang masih belum memiliki atau belum memaksimalkan aset desa yang mereka miliki. Temuan sementara oleh tim peneliti adalah bahwa pemberdayaan masyarakat desa tertinggal sangat ditopang oleh tingkat pendidikan dan sistem lembaga kepemimpinan yang kuat
ANALISIS FAKTOR BUDAYA,SOSIAL,PRIBADI, DAN PSIKOLOGI DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN DI BRAVO SWALAYAN JOMBANG Sari, Dwi Novita; Effrisanti, Yulia
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan swalayan di Jombang semakin ketat, baik untuk swalayan kecil maupun swalayan besar. Hal ini menyebabkan banyak swalayan terutama swalayan besar sepi pengunjung. Namun Bravo Swalayan tetap memiliki banyak pengunjung. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor mana (faktor budaya sosial,pribadi,dan psikologi) yang mempengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian di bravo swalayan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik analisis data menggunakan analisis faktor (analisis jalur). Jumlah responden sebanyak 100 orang,  dipilih secara kebetulan (accidental sampling). Hasil penelitian menunjukkan terdapat 2 faktor yang berpengaruh yaitu faktor psikologis dan faktor sosial. Dengan demikian bisa disimpulkan faktor yang dominan mempengaruhi konsumen untuk berbelanja di Bravo Swalayan adalah faktor psikologis yang terdiri dari faktor persepsi dan gaya hidup, serta faktor sosial yang terdiri dari faktor sub budaya dan kelompok referensi. Bravo swalayan diharapkan lebih memperhatikan faktor persepsi, gaya hidup, sub budaya dan kelompok referensi untuk bisa mempertahankan atau meningkatkan jumlah konsumen
EFEKTIVITAS SCAFFOLDING METAKOGNITIF PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI MTs AL MA’ARIF BRUDU SUMOBITO JOMBANG Rozak, Abd.; ., Amrulloh
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembelajaran memerlukan peran guru dalam membantu, menuntun, membimbing, dan mengarahkan siswa agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Pemberian bantuan (scaffolding) berupa instruksi pada aspek metakognitif diharapkan dapat memberikan dampak pada proses dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas scaffolding metakognitif pada pembelajaran matematika siswa kelas VIII di MTS Al Ma’arif Brudu Sumobito Jombang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode quasi eksperiman. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dan angket respon siswa, sedangkan data dianalisis menggunakan uji t sampel bebas.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran scaffolding metakognitif memberikan dampak terhadap hasil belajar, hal ini ditunjukkan dengan adanya perbedaan rata-rata hasil belajar yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen (pembelajaran dengan scaffolding metakognitif), selain itu adanya respon positif siswa terhadap pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran scaffolding metakognitif memberikan dampak proses pembelajaran, hal ini ditunjukkan dengan adanya respon positif siswa terhadap pembelajaran meskipun belum memberikan dampak secara signifikan terhadap hasil belajar siswa.         _______________________________________________________________Kata Kunci: scaffolding metakognitif, pembelajaran matematika, hasil belajar
SURVEI TINGKAT PENGETAHUAN BAHAYA MEROKOK SISWA KELAS XI SMA SEDERAJAT KECAMATAN NGORO KABUPATEN JOMBANG Saputro, Arnaz Anggoro
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor - faktor yang melatar belakangi remaja merokok antara lain coba-coba, ikut-ikut, kesepian, melihat orang tuanya merokok, iseng, lambang kedewasaan, mencari jati diri, pengaruh lingkungan.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat pengetahuan tentang bahaya merokok pada siswa kelas XI SMA, SMK, MA swasta di wilayah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang Tahun Pelajaran 2019/2020. Pada penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode survei. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 258 siswa. Teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling. Pengambilan data menggunakan angket dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan presentase. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan bahaya merokok siswa kelas XI SMA, Sederajat Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang mayoritas dalam kategori tinggi yaitu sebesar 76,3 % sebanyak 197 siswa. sisanya sebesar 13,5 % sebanyak 35 siswa termasuk dalam kategori sangat tinggi, sebesar 9,6 % sebanyak 25 siswa termasuk dalam kategori rendah dan sebesar 0,3 % sebanyak 1 anak termasuk dalam kategori sangat rendah
PENGGUNAAN PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK DALAM PENINGKATAN KONSENTRASI PADA ANAK TUNAGRAHITA DI SEKOLAH LUAR BIASA C AUTIS KEDUNGKANDANG KOTA MALANG Susanti, Nanik; Harningtyas, Sismala
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 1, No 1 (2019): Prosiding Conference on Research and Community Services)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah penduduk Indonesia yang mengalami disabilitas sebesar 8,3 persen dari total populasi. Dari jumlah tersebut sekitar 402.817 anak penyandang tunagrahita. Tunagrahita ringan yaitu mereka yang termasuk ke dalam kelompok dengan kecerdasan dan adaptasi sosialnya terhambat. Tingkat kecerdasan IQ anak tunagrahita ringan berkisar 50-70, yang mana mereka mempunyai kemampuan untuk berkembang dalam pelajaran akademik dan penyesuaian sosial. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penggunaan permainan tradisional engklek dalam peningkatan konsentrasi pada anak tunagrahita ringan. Desain penelitian ini yang digunakan adalah one group pre-post test. Populasinya adalah dalam anak dengan tunagrahita, sampelnya adalah anak tunagrahita ringan sesuai kriteria inklusi dengan teknik sampling purposive sampling sejumlah 20 responden. Tempat penelitian ini dilakukan di SLB C,AUTIS Kedungkandang Kota Malang. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi untuk melihat pengaruh penggunaan permainan tradisional engklek. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisa data didapatkan nilai p < 0.001 dengan CI 95%, yang artinya ada pengaruh peningkatan konsentrasi anak tunagrahita ringan melalui permainan tradisional engklek. Diharapkan dalam mata pelajaran pendidikan jasmani olah raga dan kesehatan, permainan engklek dapat digunakan untuk kegiatan rutinitas anak tunagrahita ringan sehingga dapat meningkatkan konsentrasi dalam pelajaran akademik.

Page 7 of 55 | Total Record : 544