cover
Contact Name
Dr. Hj. Mujizatullah
Contact Email
jeducandum@gmail.com
Phone
+6281343755509
Journal Mail Official
jeducandum@gmail.com
Editorial Address
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar Jl. AP. Pettarani No. 72 Makassar Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Educandum Jurnal Ilmiah Pendidikan
ISSN : 24771619     EISSN : 26557738     DOI : https://doi.org/10.31969/educandum
Fokus kajian jurnal ini adalah berkaitan dengan penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Lingkup jurnal Lektur Keagamaan meliputi 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Keagamaan
Articles 157 Documents
IMPLEMENTASI STANDAR PEMBELAJARAN KITAB BERBAHASA ARAB DI PESANTREN (STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN MADINATUL ILMI) Badruzzaman Badruzzaman
EDUCANDUM Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v6i1.326

Abstract

Kementerian Agama telah mengaluarkan standarisasi kompetensi pengajian kitab di pesantren sejak tahun 2009. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati implementasi kebijakan itu pada cakupan: kitab yang diajarkan, proses pembelajaran, dan sistem evaluasi. Penelitian memperoleh data dari hasil wawancara mendalam terhadap 5 (lima) orang informan kunci, dan menganalisis data dengan metode analisis kualitatif. Penelitian menemukan bahwa Pondok Pesantren Madinatul Ilmu (PP Madinatul Ilmu) belum mengimplementasikan kebijakan Kementerian Agama tentang standarisasi kompetensi pengajian kitab. Karenanya kegiatan sosialisasi kebijakan Kementerian Agama tentang standarisasi kompetensi pengajian kitab perlu diintensipkan. Selain itu penelitian juga menemukan bahwa sistem Taklim Idahfi (model pembelajaran kitab) di pesantren diselenggarakan secara non formal. penyelenggaraan ini berimplikasi pada penilaian hasil pembelajaran yang cenderung sumatif-evaluasi dilakukan dalam rangka memberikan penambahan pemahaman dan keterampilan santri membaca kitab. Karenanya diperlukan kajian pengembangan merumuskan sistem pembelajaran dan evaluasi yang lebih baku agar penerapan standar kompetensi pengajian kitab dapat optimal.
PEMETAAN KUALITAS MADRASAH ALIYAH DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR Amiruddin Amiruddin
EDUCANDUM Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v6i1.330

Abstract

Tujuan penelitian ini berusaha untuk memotret kondisi objektif Tingkat kualitas madrasah aliyah negeri dan swasta di Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur. Metode Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif eksploratif melalui angket/kuesioner dan pengamatan secara langsung terhadap implementasi delapan (8) SNP (Standar Nasional Pendidikan). Masalah penelitian adalah “Bagaimana Tingkat kualitas Madrasah Aliyah di Kabupaten Kutai terhadap delapan (8) Standar Nasional Pendidikan”. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengedarkan angket/kuesioner kepada informan kunci yang meliputi Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha, dan beberapa pendidik. Selain itu dilakukan pula wawancara, dan penelusuran dokumen administrasi madrasah. Temuan hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas Madrasah Aliyah di Kabupaten Kutai Kartanegara yang berjumlah 16 Madrasah secara umum capaian kualitasnya 75% (kategori tinggi) terhadap Standar Nasional Pendidikan. Secara rinci pencapaian kualitas madrasah untuk tipologi MAN 86% (terkategori sangat tinggi), MAS Non Pesantren yang di kelola oleh yayasan dengan persentase pencapaian 72% (terkategori tinggi) dan MAS Pesantren yang dikelola oleh Pondok Pesantren pencapaian kualitas sebesar 77% (terkategori tinggi).
PENYELENGGARAAN DIKLAT GURU MATA PELAJARAN MADRASAH DI SULAWESI TENGGARA Asnandar Abubakar
EDUCANDUM Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v6i1.331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan guru mata pelajaran madrasah terhadap proses penyelenggaraan diklat dilihat dari aspek materi, widyaiswara, dan metode diklat. Penelitian ini adalah gabungan penelitian kualitatif dan kuantitatif, yang dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Tenggara dengan fokus penelitian pada guru-guru yang telah mengikuti diklat guru mata pelajaran. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui angket/kuisioner dan wawacara. Angket digunakan untuk mengumpulkan data kuantitatif dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan tanggapan guru-guru terhadap penyelenggaraan diklat terkait materi cenderung baik meskipun terdapat tanggapan bahwa isi materi diharapkan ada kebaruan yang berhubungan dengan peningkatan kualitas pembelajaran. Tanggapan guru terkait widyaiswara juga baik, widyaiswara mampu memberikan pembelajaran secara baik dan efektif, guru mengharapkan ada inovasi-inovasi pembelajaran yang esensial. Tanggapan guru terkait metode diklat juga baik, metode diklat harus dibarengi dengan inovasi-inovasi agara pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan efesien, salah metode yang digunakan pada pembelajaran adalah metode kolaborasi, karena mengikutsertakan partisipasi semua peserta diklat.
PANORAMA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (STUDI KASUS DI SEKOLAH LUAR BIASA ABCD DHARMA WANITA HERLANG) Khaerun Nisa
EDUCANDUM Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v6i1.339

Abstract

Setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan, dalam hal ini Pendidikan Agama Islam untuk anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk melihat panorama pembelajaran PAI pada anak berkebutuhan khusus pada SLB ABCD Dharmawanita Herlang, yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran PAI. Dengan menggunakan metode kualitatif, diperoleh bahwa Kurikulum PAI yang digunakan pada SLB ABCD Dharmawanita Herlang mengikuti kurikulum pada sekolah umum, yaitu kurikulum 2013. Metode yang dominan digunakan dalam proses pembelajaran PAI, yaitu metode yang masih bersifat teacher learning centre, seperti metode ceramah dan metode demontrasi. Pembelajaran bersifat individual teaching. Sistem evaluasi tetap menggunakan tiga ranah ; kognitif, afektif dan psikomotorik, meskipun komponen kognitif tidak menjadi acuan utama, namun lebih kepada kemampuan peserta didik mengimplementasikan materi pembelajaran PAI dalam kehidupan sehari-hari. Adapun kendala dalam penyelenggaraan pembelajaran PAI pada SLB ABCD Dharmawanita Herlang adalah pertama kurangnya guru PAI yang memiliki spesifikasi khusus dalam pendidikan luar biasa, kedua belum tersedianya kurikulum PAI yang dirancang khusus untuk anak berkebutuhan khusus, karena selama ini kurikulum PAI yang digunakan umumnya berasal dari sekolah umum yang sedikit mengalami modifikasi dan adaptasi untuk anak berkebutuhan khusus. Ketiga, minimnya ketersediaan buku-buku PAI bagi peserta didik berkebutuhan khusus yang disediakan oleh pihak SLB, khususnya bagi peserta didik tunanetra yang membutuhkan buku braille. Keempat, perlunya guru melakukan pendekatan secara emosional sebab peserta didik yang berkebutuhan khusus memiliki kecenderungan akan lebih nyaman dan lebih mudah berkompromi terhadap instruksi yang disampaikan oleh guru, apabila telah memiliki kedekatan emosial.
BIOGRAFI KH. RUSTAM ARSYAD DI KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH La Mansi
EDUCANDUM Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v6i1.340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyusun biografi KH. Rustam Arsyad di kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah dengan mengemukakan, kehidupan pribadi, latar belakang akademik dan pekerjaan yang dilakukan, aktivitas dalam pembinaan masyarakat, peran yang dimainkan dalam mendidik masyarakat, baik formal maupun non formal. Jasa-jasa Rustam Arsyad berupa hasil karya yang diwariskan kepada masyarakat, Sikap dan pandangan keagamaan yang patut menjadi teladan dan pegangan rnasayarakat, Pandangan dan sikap masyarakat terhadap Rustam Arsyad. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi, jajaran Kementerian Agama dan instansi lain yang berkepentingan sebagai data keagamaan yang dapat dijadikan dasar pertimbangan dalam pengambilan kebijakan pembangunan di bidang agama. Para akademisi, pecinta ilmu, serta pihak-pihak lain sebagai informasi faktual untuk kepentingan pengembangan pengetahuan, Kepustakaan masyarakat sebagai pengayaan khazanah keagamaan yang dapat berguna sebagai acuan moral dan intelektual
DIFERENSIASI NON KATEGORISASI PESERTA DIDIK UPAYA AKTUALISASI PENAJAMAN PEMAHAMAN KEBHINEKAAN DI ERA DISRUPSI Baso Marannu
EDUCANDUM Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v6i1.341

Abstract

Penelitian tentang pemahaman kebhinekaan peserta didik di Madrasah Aliyah ini dilakukan di Kota Ternate menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan studi kasus, peserta didik yang menjadi unit analisis dipilih dari peserta didik MAN 1 Kota Ternate dan MAS Alkhaerat kota Ternate. Hasil penelitian ini menyimpulkan secara umum bahwa Kebhinekaan dikaitkan dengan SARA yang bersumber dari Pengalaman Peserta didik, Literasi Digital peserta didik, Pengetahuan dari Guru mereka, Lingkungan Rumah Tangga, Media Sosial,Literasi Buku yang mereka baca, Teman Sejawat, Alumni-Alumni yang terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler menunjukkan nilai postitf, hal ini karena adanya trauma kejadian yang pernah melanda Maluku Utara pada tahun 2000 an, kerusuhan persoalan SARA yang tidak ingin terulang lagi, walaupun mereka (peserta didik) tidak sempat mengalaminya tapi orang tua mereka selalu mengingatkan agar kejadian tersebut tidak akan terulang lagi. Penelitian ini juga mengungkapkan pentingnya mengembangkan Pemahaman Keragaman Non Kategorisasi peserta didik, Pemahaman Diferensiasi kategori peserta didik dan Pemahaman SARA yang lebih “soft dan membumi” Di Era Disrupsi. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya menggiatkan program-program budaya dan kesenian di Maluku Utara yang dapat mendukung harmonisasi kehidupan peserta didik baik dilingkungan madrasah maupun lingkungan masyarakat, Penggunaan media sosial yang lebih positif untuk menjaga kerukunan antar peserta didik.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM BUDAYA PERNIKAHAN MASYARAKAT KAJANG BULUKUMBA M. Ilham Muchtar; Asniati Asniati
EDUCANDUM Vol 6 No 1 (2020): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v6i1.342

Abstract

Nilai-nilai pendidikan Islam berorientasi pada pembentukan individu yang religius, bermoral dan berbudaya. Nilai-nilai tersebut meliputi tiga nilai pokok, yaitu: nilai i’tiqadiyah, nilai ubudiyah, nilai khuluqiyah. Budaya sebagai salah satu aspek pendidikan juga memiliki nilai-nilai yang disepakati dan tertanam dalam suatu lingkungan masyarakat, yang telah mengakar pada kebiasaan, kepercayaan dan simbol-simbol sebagai acuan perilaku bagi suatu masyarakat. Kajang sebagai salahsatu suku dengan ciri khas dan keunikan budayanya menarik untuk dikaji terkait wujud nilai-nilai pendidikan Islam pada budaya pernikahan di masyarakat Kajang. Dalam pandangan masyarakat Kajang, pernikahan adalah sesuatu yang suci, yang sebisa mungkin hanya dilakukan sekali saja seumur hidup. Orang yang menikah dua kali atau lebih tanpa disebabkan oleh kematian salah satu pihak, baik pihak suami ataupun istri merupakan perbuatan yang tidak terpuji. Budaya pernikahan masyarakat Kajang, tidak terlepas dari perpaduan atau keterkaitan budaya masyarakat pada umumnya di Sulawesi Selatan. Setiap rangkaian kegiatan pernikahan pada masyarakat Kajang sarat makna dan filosofi. Semua mengandung nilai doa dan harapan bagi pasangan yang akan menjalani kehidupan berumah tangga. Meski demikian terdapat beberapa kegiatan yang tidak sejalan dengan syariat Islam. Hal ini adalah dampak dari kepercayaan masyarakat Kajang yang mereka warisi sejak zaman dahulu dari nenek moyang secara turun temurun.
PEMBIASAAN RITUALITAS KOLEKTIF DALAM PEMBENTUKAN SIKAP SOSIAL RELIGIUS ANAK USIA DINI (STUDI KASUS DI TK ISLAM AZ ZAHRA, KEBAYORAN BARU, JAKARTA SELATAN) Athoilah Islamy; Dwi Puji Lestari; Saihu Saihu; Nurul Istiani
EDUCANDUM Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v6i2.402

Abstract

Pembentukan sikap sosial religius bagi anak usia dini di tengah perkembangan media sosial digital yang berkembang merupakan hal yang urgen. Penelitian ini bermaksud untuk menjelaskan strategi praktik ritualitas kolektif dalam pembentukan sikap sosial religius anak usia dini di TK Islam Az Zahra Kebayoran Baru Jakarta Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Terdapat dua kesimpulan besar penelitian ini.Pertama, terdapat beberapa bentuk praktik ritualitas kolektif sebagai media pembentukan karakter sosial religius bagi anak usia dini, antara lain praktik Shalat jamaah, haji, zakat fitrah, infaq dan lain sebagainya. Kedua, pembiasaan praktik ritualitas kolektif memiliki urgensi besar dalam pembentukan sikap sosial religius anak usia dini dalam tiga hal, antara lain perilaku pro sosial, prilaku ritual, dan perilaku religious pro-sosial.
INDEKS INTEGRITAS PESERTA DIDIK PADA JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH DI PROVINSI MALUKU Amiruddin Amiruddin
EDUCANDUM Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v6i2.403

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif, dengan menggunakan pendekatan survey untuk mengukur indeks integritas peserta didik pada jenjang pendidikan menengah (SMA/MA), pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada peserta didik. Masalah penelitian ini adalah “Seberapa besar Indeks Integritas Peserta Didik. Indikator yang digunakan untuk mengukur tingkat integritas peserta didik meliputi dimensi integritas kejujuran, tanggungjawab, toleransi, dan cinta tanah air. Lokasi penelitian dilakukan pada 6 Kabupaten/Kota di Provinsi Maluku dengan jumlah sampel sekolah sebanyak 160 yang terdiri dari jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 12 sekolah, dan jenjang Madrasah Aliyah sebanyak 4 madrasah. Unit observasi sampel adalah peserta didik, dimana setiap sekolah terlebih dahulu dilakukan listing atau pendaftaran nama-nama peserta didik kelas 11. Dari daftar listing tersebut akan diurutkan berdasarkan banyaknya siswa kelas 11 di masing-masing sekolah, dan selanjutnya ditarik sampel 10 peserta didik secara sistematik sampling. Berdasarkan hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa secara umum tingkat integritas peserta didik terhadap 4 dimensi integritas yang menjadi tolok ukur yaitu; kejujuran, kemandirian, cinta tanah air, dan tanggungjawab berada pada kategori “sangat tinggi” dengan nilai agregat 80.23. Dimensi integritas cinta tanah air menempati posisi paling tinggi tingkat integritasnya, yaitu 94.3 (sangat tinggi), selanjutnya integritas terhadap dimensi toleransi menempati urutan kedua dengan skor 79.6 (sangat tinggi), sedangkan untuk integritas pada dimensi tanggung jawab dan kejujuran masih pada kategori tinggi dengan skor 74.6 dan 72.4.
PENERAPAN TEKNIK STRESS INOCULATION TRAINING UNTUK MENGATASI KECEMASAN BERKOMUNIKASI DI DEPAN UMUM PADA SISWA DI SMP NEGERI 20 MAKASSAR Erwan Erwan
EDUCANDUM Vol 6 No 2 (2020): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v6i2.404

Abstract

Penelitian ini menelaah penerapan Teknik Stress Inoculation Training untuk mengatasi kecemasan berkomunikasi di depan umum pada siswa di SMP Negeri 20 Makassar. Penelitian bertujuan untuk (1) untuk mengetahui gambaran pelaksanaan teknik Stress Inoculation Training dalam mengatasi kecemasan berkomunikasi didepan umum siswa (2) untuk mengetahui tingkat kecemasan siswa dalam berkomunikasi sebelum dan setelah diberikan perlakuan berupa teknik Stress Inoculation Training (3) untuk mengetahui penerapan teknik Stress Inoculation Training dalam mengatasi kecemasan berkomunikasi siswa didepan umum. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang bersifat eksperimen dengan 10 subjek penelitian di SMP Negeri 20 Makassar. Pengumpulan data dengan menggunakan angket dan pedoman observasi, sedangkan teknik analisis data adalah analisis statistik deskriptif dan uji pada penelitian ini dengan menggunakan wilcoxon signed ranks test (Z). Hasil penelitian dalam penelitian ini diperoleh yaitu : (1) Pelaksanaan teknik Stress Inoculation Training untuk mengatasi kecemasan berkomunikasi siswa di depan umum dilaksanakan dalam 3 fase melalui tahapan pelaksanaan yaitu: (a) tahap konseptualisasi dengan menggunakan teknik restrukturisasi kognitif, (b) tahap mendapatkan keterampilan baru dan tindakannya (coping skills) dengan menggunakan teknik relaksasi guided imagery, dan (c) tahap aplikasi dan tindak lanjut dengan menggunakan teknik modeling diri sendiri, (2) Tingkat kecemasan berkomunikasi di depan umum siswa sebelum diberikan perlakuan berupa penerapan teknik stress inoculation training berada pada kategori sangat tinggi dan menunjukkan penurunan setelah diberikan perlakuan yaitu berada pada kategori sedang, (3) penerapan teknik stress inoculation training dapat mengurangi kecemasan siswa dalam berkomunikasi di depan umum.

Page 6 of 16 | Total Record : 157