cover
Contact Name
Dr. Hj. Mujizatullah
Contact Email
jeducandum@gmail.com
Phone
+6281343755509
Journal Mail Official
jeducandum@gmail.com
Editorial Address
Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar Jl. AP. Pettarani No. 72 Makassar Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Educandum Jurnal Ilmiah Pendidikan
ISSN : 24771619     EISSN : 26557738     DOI : https://doi.org/10.31969/educandum
Fokus kajian jurnal ini adalah berkaitan dengan penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Lingkup jurnal Lektur Keagamaan meliputi 1. Pendidikan Agama 2. Pendidikan Keagamaan
Articles 157 Documents
TINGKAT KESADARAN SISWA MA KELAS XI TERHADAP BAHAYA ASAP ROKOK MELALUI PELAKSANAAN PERAKTIKUM SEDERHANA PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN Nurlaeliana, Nurlaeliana; Satriani, Satriani; Herlina, Herlina
EDUCANDUM Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v10i1.1403

Abstract

Perilaku merokok yang terjadi dikalangan remaja, salah satu penyebabnya adalah karena belum atau kurangnya pengetahuan terkait dampak merokok bagi kesehatan. Tingkat pengetahuan dan kesadaran yang baik akan bahaya merokok dapat berakibat pada keinginan seseorang dalam menghindari atapun berhenti dari kebiasaan perilaku merokok. Dalam lingkup sekolah, salah satu yang dibutuhkan peserta didik adalah sosialisasi bahaya rokok melalui kegiatan praktikum sehingga membantu peserta didik untuk mendapatkan pengalaman belajar yang lebih nyata. Praktikum dengan judul “Uji Bahaya Asap Rokok terhadap Paru-Paru” dapat menjadi wadah untuk sosialisasi terkait bahaya merokok terhadap kesehatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran siswa terhadap bahaya asap rokok melalui pelaksanaan peraktikum sederhana pada materi sistem pernapasan. Lokasi penelitian dilakukan di MA BI Islami Kab. Bone. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua anggota pupulasi dengan jumlah 23 siswa (teknik sampling jenuh). Desain penelitian ini adalah cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner terstruktur dan observasi pelaksanaan praktikum. Penelitian ini terdiri atas teknik analisis statistic desktiptif dan statistic inferensial menggunakan analisis regresi. Persentase skor tertinggi yaitu 0,43% berada pada kategori baik yang menandakan bahwa secara umum peserta didik kelas XI MA BI Islami memiliki tingkat kesadaran bahaya asap rokok yang baik. Ketika seseorang memiliki pengetahuan yang baik, hal tesebut akan mengantarkan kepada tingkat pemahaman sampai kepada tingkat kesadaran seseorang terhadap baik buruknya kebiasaan yang dilakukan.
POTRET MODERASI BERAGAMA DI SMAN 4 WAJO DALAM BINGKAI KEARIFAN LOKAL BUDAYA (Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge) amda, hasnawati wati; Cibuanti, Cibuanti
EDUCANDUM Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v10i1.1404

Abstract

SMAN 4 Wajo berada di tengah-tengah masyarakat Maningpajo, yang penduduk aslinya terdiri dari dua keyakinan yang sangat berpengaruh yaitu ummat Islam dan ummat Pallautang, hal ini dapat memicu terjadinya pemahaman yang ekstri dan sikap intoleransi, seperti perkelahian antar pelajar yang akhirnya melibatkan pergerakan massa dari dua keyakinan yaitu umat Islam dan ummat Pallautan. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah yang pertama untuk mengetahui langkah-langkah penerapan moderasi beragama di SMAN 4 Wajo, yang kedua untuk mengetahui cara-cara melestarikan nilai-nilai kearifan lokal budaya sipakatau, sipakalebbi dan sipakaingge di SMAN 4 Wajo, yang ketiga untuk mengetahui apakah kearifan lokal budaya sipakatau sipakalebbi dan sipakaingge dapat membina moderasi beragama di SMAN 4 wajo. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif fenomenologi yang data-datanya diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Data ditemukan melalui data tulisan, lisan dan informan serta observasi dari perilaku-perilaku yang diamati. Hasil penelitian menunjjukkan bahwa moderasi beragama di SMAN 4 Wajo dapat terjalin dengan baik dengan menanamkan nilai-nilai agama dan budaya sejak dini kepada peseta didik sehingga tertanam dalam kepribadian . Penerapkan kearifan lokal budaya sipakatau, sipakalebbi dan sipakainge diterapkan di SMAN 4 Wajo melalui kegiatan pembiasaan beragama dan pembelajaran mata pelajaran Mulok Bahasa Daerah . Budaya sipakatau, sipakalebbi dan sipakainge dapat menciptakan kerukunan antar ummat beragama di SMAN 4 Wajo dibuktikan dengan meningkatnya toleransi antar ummat beragama, berkurangnya gesekan-gesekan sosial yang mengakibatkan tauran pelajar antar ummat beragama, dan tingginya kepekaan sosial sehingga bisa saling memahami perbedaan
EVALUASI PROGRAM WIRAUSAHA MERDEKA PADA MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA DENGAN MODEL CIPP putra, syawal kurnia; akbar, muhammad nur; Mania, Sitti
EDUCANDUM Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v10i1.1440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aspek context, input, process, dan product pada program wirausaha merdeka MBKM di Universitas Muhammadiyah Makassar. Desain penelitian ini ialah penelitian evaluasi dengan model CIPP dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan model Miles dan Hubermann, dengan pengabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini yakni 1) aspek Context, adanya keselarasan antara pedoman program MBKM yang dibuat oleh kemendikbud dan buku panduan program wirausaha merdeka di Universitas Muhammadiyah Makassar; 2) aspek input, adanya pengetahuan awal mahasiswa hampir semua sama atau bisa dikatakan mereka paham mengenai program wirausaha merdeka tersebut; 3) aspek process, program wirausaha merdeka tergolong pada kategori cukup dan perlu diperbaiki guna pelaksanaan program mahasiswa wirausaha merdeka yang lebih baik; 4) aspek product, mahasiswa yang mengikuti program wirausaha merdeka tersebut mengalami peningkatan dalam kedua aspek keterampilan, baik itu keterampilan interpersonal maupun teknis. Serta pemahaman mereka terkait berwirausaha sudah cukup baik Meskipun begitu, beberapa peserta menghadapi hambatan karena usaha yang mereka mulai tidak memiliki kelanjutan yang memuaskan.
INOVASI PEMBELAJARAN SAINS INTEGRASI NILAI-NILAI MULTIKULTURAL: UPAYA MENINGKATKAN EFIKASI DIRI PESERTA DIDIK MADRASAH ALIYAH Suyuti, Mardiana; syamsuriah, syamsuriah
EDUCANDUM Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v10i1.1443

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi inovasi pembelajaran sains 12 terintegrasi nilai-nilai multikutural untuk meningkatkan efikasi diri peserta 12 didik di Madrasah Aliyah yang berkualitas memenuhi kriteria kevalidan, 12 kepraktisan dan keefektifan. Metode penelitian yang digunakan adalah 12 penelitian dan pengembangan berdasarkan model Plomp dengan tahapan: 12 (1) investigasi awal, (2) perancangan, (3) realisasi,(4) evaluasi dan revisi, 12 (5) implementasi. Uji coba produk dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri 3 12 Kota Makassar diikuti oleh 30 peserta didik dan guru yang tergabung 12 dalam komunitas pendidik sains. Instrumen yang digunakan terdiri dari 12 angket validasi, angket respon peserta didik, dan angket efikasi diri peserta 12 didik pada pembelajaran sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran sains 12 integrasi nilai-nilai multikultural dinyatakan valid, praktis dan efektif meningkatkan efikasi diri sains peserta didik. Penelitian ini menyarankan 12 agar perhatian khusus diberikan pada pengembangan perangkat 12 pembelajaran di Madrasah Aliyah dengan mengintegrasikan nilai-nilai 12 multikultural guna meningkatkan rasa percaya diri peserta didik yang 12 12 erat kaitannya dengan hasil belajar.
PENGINTEGRASIAN MODERASI BERAGAMA YANG BERAGAM DALAM PEMBELAJARAN SENI BUDAYA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI MADRASAH ALIYAH NEGERI PANGKEP Pelu, Hanafi; subair, muh. tasbih; Iskandar, Amaluddin
EDUCANDUM Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v10i1.1445

Abstract

Budaya mengacu pada tradisi atau prinsip-prinsip dasar suatu komunitas, dan mencakup informasi, kepercayaan, seni, hukum, konvensi, kemampuan, dan kebiasaan para anggotanya, serta perilaku sosial, institusi, dan norma-norma yang ada di dalam masyarakat manusia. Budaya sering diasumsikan berasal atau berasal dari suatu wilayah atau lokasi tertentu. Artikel ini menjelaskan bagaimana pembelajaran Seni dan Budaya diintegrasikan dengan Moderasi Beragama berbasis Kearifan Lokal di Madrasah Aliyah Negeri Pangkep. Karya ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Sementara itu, penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Pembelajaran Seni dan Budaya di Madrasah dapat ditingkatkan dengan memasukkan moderasi berbasis kearifan lokal. Guru harus menggunakan Aliyah Negeri Pangkep untuk menanamkan kecintaan pada kearifan lokal pada siswa mereka dan membantu mereka mengembangkan sifat-sifat karakter positif yang konsisten dengan sifat-sifat mulia dari kearifan. Hal ini akan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa. mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan apa pun yang terjadi di luar madrasah setempat. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis kearifan lokal: 1) Membuat daftar komponen potensi kehebatan lokal; 2) Mengkaji lingkungan internal dan eksternal sekolah; dan 3) Mengidentifikasi jenis-jenis keunggulan lokal dengan menciptakan madrasah yang akan menerapkan pembelajaran berbasis kearifan lokal.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM KURIKULUM NASIONAL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN BULLYING DI LINGKUNGAN SEKOLAH/MADRASAH Mallewai, S.Pd,M.Pd, Dr.Istiati Hatma
EDUCANDUM Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31969/educandum.v10i1.1454

Abstract

Bullying merupakan permasalahan serius di sekolah/madrasah yang dapat berdampak negatif bagi korban, pelaku, dan seluruh civitas sekolah/madrasah. Upaya pencegahan bullying perlu dilakukan secara komprehensif, salah satunya dengan implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam kurikulum nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam upaya mencegah bullying di sekolah/madrasah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan fokus pada analisis dokumen kurikulum nasional serta tinjauan literatur terkait pencegahan bullying dan implementasi nilai-nilai Penguatan Proyek Profil Pelajar Pancasila Dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5P2RA) dalam kurikulum nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana kurikulum nasional mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dan bagaimana implementasinya dapat menjadi strategi pencegahan bullying di lingkungan sekolah/madrasah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru madrasah, pengawas PAI/madrasah, dan kepala madrasah. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai moderasi beragama di sekolah/madrasah dalam kegiatan P5P2RA memiliki efek positif dalam upaya mencegah bullying. Nilai-nilai moderasi beragama seperti toleransi, saling menghormati, dan menghargai perbedaan diajarkan kepada peserta didik melalui berbagai program dan kegiatan di sekolah/madrasah. Implementasi nilai-nilai moderasi beragama ini telah meningkatkan kesadaran peserta didik tentang pentingnya toleransi dan saling menghormati, serta mengurangi potensi terjadinya bullying di sekolah/madrasah. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang peran nilai-nilai moderasi beragama dalam pencegahan bullying di lingkungan madrasah dan memberikan rekomendasi untuk memperkuat implementasi nilai-nilai tersebut sebagai bagian dari strategi pencegahan bullying yang holistik.
ANALISIS KEBIJAKAN UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN DALAM MENANAMKAN NILAI- NILAI PENDIDIKAN ISLAM DI KAMPUS Khaerudin, Khaerudin; Azka, Ibnu; Siregar, Nursaima Putri
EDUCANDUM Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Educandum
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan Universitas AhmadDahlan (UAD) Yogyakarta dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan Islam dilingkungan kampus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denganmetode studi kasus untuk memahami implementasi kebijakan dan dampaknyaterhadap mahasiswa. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi,dan dokumentasi kebijakan-kebijakan terkait. Hasil penelitian menunjukkanbahwa UAD telah mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan Islam ke dalamkurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, serta lingkungan kampus yang kondusif.Kebijakan ini mencakup pengajaran mata kuliah yang berbasis nilai-nilaiIslam, pelaksanaan kegiatan keagamaan secara rutin, dan penerapan disiplinyang sesuai dengan ajaran Islam. Ditemukan pula bahwa kebijakan ini berhasilmembentuk karakter mahasiswa yang religius dan berintegritas tinggi. Namun,terdapat beberapa tantangan dalam pelaksanaannya, seperti resistensi darisebagian kecil mahasiswa dan keterbatasan sumber daya. Penelitian inimenyimpulkan bahwa kebijakan UAD dalam menanamkan nilai-nilaipendidikan Islam telah memberikan kontribusi positif terhadap pengembangankarakter mahasiswa, meskipun masih diperlukan upaya lebih lanjut untukmengatasi hambatan yang ada. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensibagi institusi pendidikan tinggi lainnya dalam mengimplementasikanpendidikan berbasis nilai-nilai Islam.