cover
Contact Name
Pitri Yandri
Contact Email
p.yandri@gmail.com
Phone
+6221-74303930
Journal Mail Official
jurnalintervensikomunitas@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. H Juanda No. 77, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten 15419
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Intervensi Komunitas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2714691X     DOI : 1032546
Jurnal Intervensi Komunitas adalah jurnal yang dikhususkan bagi artikel ilmiah hasil pengabdian masyarakat. Artikel ilmiah yang diterbitkan mencakup seluruh bidang pengabdian masyarakat, baik ekonomi, manajemen, sosial, humaniora, dan teknologi. Terbit dua kali dalam satu tahun, April-September dan Oktober-Maret. Setiap terbitan terdiri dari sepuluh artikel.E-ISSN: 2714-691X
Articles 60 Documents
Pembentukan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa Melalui Praktik Usaha Langsung di Era Covid-19 Novfitri Landong Namora Sihombing; Herlini Herlini
Intervensi Komunitas Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/ik.v2i2.820

Abstract

Pandemic COVID-19 mengakibatkan banyak pabrik di daerah Tangerang dan sekitarnya terpaksa harus mengurangi jumlah karyawan dan banyak yang ditutup. Hal ini juga berdampak pada sebagian besar mahasiswa yang kuliah dan bekerja. Banyak dari mereka yang akhirnya terpaksa menunda kuliahnya dan malah memutuskan untuk berhenti kuliah karena tidak lagi memiliki penghasilan. Kewirausahaan, merupakan mata kuliah yang mengajarkan kepada mahasiswa agar bisa berusaha mandiri tidak bergantung pada orang lain. Dari 28 (dua puluh delapan) mahasiswa dibagi menjadi 7 (tujuh) kelompok masing-masing kelompok 4 (empat) orang. Modal usaha didapatkan secara patungan (bermitra). Kegiatan ini dievaluasi seminggu sekali masing-masing perwakilan kelompok mengirimkan laporan perolehan laba pada minggu sebelumnya selama 12 (dua belas) kali periode laporan. Setelah melaksanakan kegiatan praktek usaha langsung ini terbukti bahwa para mahasiswa mampu melanjutkan kehidupan (survive) dengan berwirausaha secara mandiri di era COVID-19 ini dengan perolehan laba yang cukup signifikan.
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Dengan Menggunakan Aplikasi SI APIK Pada UMKM Yumniati Agustina; Sri Setia Ningsih; Henny Mulyati
Intervensi Komunitas Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/ik.v2i2.871

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang penting dalam pertumbuhan perekonomian nasional. Seiring dengan perkembangannya terdapat kebutuhan pelaporan keuangan yang sulit dipenuhi karena keterbatasan sumber daya manusia. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pencatatan transaksi keuangan dengan mengoperasikan aplikasi SI APIK berbasis Android yang dikeluarkan Bank Indonesia bekerjasama dengan IAI untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi para pelaku usaha UMKM di Indonesia. Sebagian peserta pelatihan ini, yaitu dari PINBAS MUI, HIPMIKIMDO, LPP HIPMIKIMDO, SME Community, dan Batik Sakera masih sulit memahami pencatatan secara manual. Penyelenggaraan pelatihan melalui Webinar Daring dengan Aplikasi Zoom memberikan pelatihan pencatatan transaksi keuangan yang disajikan dalam bentuk ceramah, tanya jawab, studi kasus dan demonstrasi yang dipandu instruktur mendemonstrasikan secara detail langkah demi langkah mulai dari melakukan instalasi, inisialisasi data usaha, input data saldo awal, input transaksi, hingga pembuatan laporan keuangan. Para peserta mengikuti proses tersebut langsung pada perangkat android masing-masing. Hasil dari kegiatan pelatihan ini berdasarkan hasil pre-test dan post-test tentang gambaran umum aplikasi SI APIK menurut uji statistik dengan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan atas kemampuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini mampu meningkatkan pengetahuan peserta dalam menyusun laporan keuangannya menggunakan aplikasi SI APIK. Hasil survey kepuasan peserta terhadap pelatihan ini sudah memuaskan. Secara rata-rata 63 persen menilai baik dan 35 persen menilai baik sekali.
Meningkatkan Partisipasi Wirausaha Pemuda Melalui Pelatihan dan Pembentukan Komunitas Wirausaha Pelajar (Wirapelajar) di Ciseeng, Kabupaten Bogor Tito Siswanto; Gusneli Gusneli
Intervensi Komunitas Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/ik.v2i2.891

Abstract

Kreativitas merupakan sumber yang penting dari kekuatan persaingan, karena lingkungan sangat cepat berubah mengikuti perkembangan. Selain dari upaya-upaya pendidikan dan pelatihan, setiap individu juga membutuhkan komunitas yang baik dan mampu mendorong untuk menjadi wirausahawan. Dengan pembentukan komunitas, akan terjadi meningkatkan wawasan dan pengetahuan anggota komunitas. Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Ciseeng yang merupakan salah satu kecamatan yang terdapat di Kabupaten Bogor. Kegiatan ini berupa pelatihan yang diiringi dengan pembentukan Komunitas Wirausaha Pelajar (Wirapelajar), dimana seluruh peserta yang tergabung dapat meningkatkan minatnya dalam berwirausaha yang berkelanjutan. Secara umum, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi pemuda di Kecamata Ciseeng dalam berwirausaha melalui pelatihan dan pembentukan Komunitas Wirapelajar. Metode pendekatan yang digunakan dalam melaksanakan program ini yaitu ceramah, diskusi, simulasi, dan praktek. Kegiatan yang telah dilaksanakan, diketahui terjadi peningkatan minat dan niat pemuda terhadap dunia kewirausahaan. Dengan dilakukan pelatihan secara efektif dan berkelanjutan, memacu dan melekatkan semangat berwirausaha ke dalam diri pemuda. Selain itu, dukungan lain dalam bentuk komunitas diharapkan dapat menjaga keberlanjutan program yang akan berdampak pada terciptanya keterhubungan antara peserta satu dengan yang lain, bisnis satu dengan bisnis yang lainnya, sehingga dapat melakukan percepatan dalam terciptanya wirausaha muda baru.
Workshop Kiat Menulis Naskah Cerita pada Film Animasi di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan Widodo Widodo; Yoga Rararsto Putra; Annisa Inggar Novianti
Intervensi Komunitas Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/ik.v2i2.893

Abstract

Menulis adalah suatu kegiatan mengungkapkan gagasan, pikiran, pengalaman dan pengetahuan ke dalam bentuk catatan dengan menggunakan aksara, lambang atau simbol yang dibuat secara sistematis sehingga dapat dengan mudah dipahami oleh orang lain. Kegiatan PKM menulis cerita animasi bagi peserta didik di sekolah menjadikan hal yang sangat penting. Hal ini dapat mendukung suatu kegiatan PKM pada menulis cerita animasi di sekolah SMKN 3 Kota Tangerang Selatan. Pelaksanaan PKM menulis cerita animasi dilaksanakan secara langsung dengan mematuhi protokol kesehatan. Kegiatan PKM ini berlangsung selama satu hari yang terdiri dari peserta didik di SMKN 3 Kota Tangerang Selatan. Hasil dari kegiatan PKM ini memberikan pemahaman bagi peserta didik dalam menulis cerita animasi.
Pelatihan Pembukuan Ringkas Berbasis Sistem Tata Buku Tunggal pada BUMDes “Jenalas Sejahtera” Sragen, Jawa Tengah Salman Faris Insani; Yoto Widodo; Betty Gama; Henny Sri Kusumawati
Intervensi Komunitas Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/ik.v2i2.905

Abstract

BUMDes “Jenalas Sejahtera” merupakan BUMDes yang berlokasi di Desa Jenalas, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen. Bidang usaha yang dilaksanakan diantaranya: pengelolaan air sawah, usaha simpan pinjam, pelayanan jasa keuangan tarik tunai, serta selepan padi. Berdasarkan hasil wawancara, diperoleh informasi bahwa pihak pengelola BUMDes “Jenalas Sejahtera” belum melakukan penyusunan laporan keuangan dengan baik sesuai standar akuntansi yang berlaku. Pembukuan yang dilakukan setiap terjadi transaksi, hanya sebatas mencatat kas masuk dan kas keluar tanpa memperhatikan kaidah akuntansi. Hal ini disebabkan karena pengelola BUMDes tidak memiliki latar belakang pendidikan akuntansi dan belum pernah memperoleh pelatihan penyusunan laporan keuangan sebelumnya. Akibatnya, Laporan keuangan yang dihasilkan masih berupa laporan pemasukan dan pengeluaran sederhana yang belum dikonsolidasikan, sehingga pihak-pihak yang berkepentingan dengan BUMDes tidak dapat memperoleh laporan keuangan secara utuh. Menyikapi kondisi tersebut, tim PKM Univet Bantara menindaklanjuti dengan melakukan pelatihan praktek pembukuan ringkas berbasis sistem tata buku tunggal. Untuk menjawab permasalahan, tim PKM menyelenggarakan kegiatan pelatihan dalam lima tahap: sosialisasi manfaat pembuatan laporan keuangan sesuai standar akuntansi, pencatatan transaksi bisnis, pembukuan berdasarkan catatan transaksi bisnis, penyusunan laporan laba/rugi, serta penyusunan laporan neraca. Berdasarkan evaluasi, diketahui pada masing-masing tahapan kegiatan skor posttest mengalami peningkatan ≥ 25 % dibandingkan skor pretest. Hasil ini menunjukkan mitra pengabdian mengalami peningkatan pengetahuan dan ketrampilan sesuai harapan. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan ini dinyatakan berhasil.
Edukasi Pencegahan Stunting melalui Program KKN KLB 46 Universitas Mulawarman di Desa Mulupan, Muara Bengkal, Kutai Timur, Indonesia Rudy Agung Nugroho; Anton Rahmadi; Islamiati Islamiati; Aprilya Mustari; Muhammad Erwhyn Salim; Eno Framita; Prima Hidayat; Idwan Jul Ulum; Blegur Megaria Ismawati
Intervensi Komunitas Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/ik.v2i2.906

Abstract

Desa Mulupan, kecamatan Muara Bengkal, Kutai Timur, Indonesia merupakan wilayah dengan penduduk kurang lebih 580 jiwa, sebagian besar sebagai nelayan dan karyawan swasta kelapa sawit. Desa tersebut tidak mempunyai kejadian stunting, namun pemerintah desa menjalankan program edukasi pencegahan stunting bagi warganya. Adanya kejadian pandemi di Indonesia, membuat program tersebut susah dan lambat dilaksanakan. Dengan adanya program pengabdian kepada masyarakat Kuliah Kerja Nyata Kejadian Luar biasa (KKN KLB) universitas Mulawarman, kegiatan edukasi stunting ini dilaksanakan. Tujuan Program Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk melakukan langkah-langkah nyata dalam mencegah stunting di desa Mulupan. Program dilaksanakan di Desa Mulupan pada tanggal 08 Juli-18 Agustus 2020 dengan metode (1) diskusi secara daring via zoom dan WhatsApp antara mahasiswa dan perwakilan pihak desa dan (2) edukasi dalam bentuk video, poster, banner dan stiker. Dalam pelaksanaannya telah dibuat video edukasi dan disebarkan melalui media sosial dan dalam bentuk media cetak berupa (poster, banner, dan stiker) yang diserahkan ke pihak desa. Secara umum, program edukasi stunting dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, meskipun dalam kondisi pandemi.
Edukasi Penularan Covid 19 Pada Masyarakat Dengan Agregat Keluarga Balita Ispa di Kec. Praya Barat Kab. Lombok Tengah Baiq Nurainun Apriani Idris; Baiq Nurul Hidayati; Dian Istiana; Harlina Putri Rusianan; Ilham Ilham; Indah Wasliah; Irwan Hadi; Maelina Ariyanti; Sabi’ah Khairi; Supriyadi Supriyadi; Zaenal Arifin; Zulkahfi Zulkahfi
Intervensi Komunitas Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/ik.v2i2.907

Abstract

Coronavirus Disease 19 (COVID-19) merupakan penyakit yang disebabkan oleh Novel Coronavirus (2019-nCoV) atau yang kini dinamakan SARS-CoV-2. Penambahan dan penyebaran kasus COVID-19 secara global berlangsung cukup cepat terutama pada anak-anak.tingginya angka kematian covid 19 pada balita di NTB disebabkan karena rendahnya pengetahuan keluarga dan masyarakat tentang penularan covid 19 terutama pada balita yang mempunyai Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah Meningkatkan pengetahuan Masyarakat terhadap penularan covid 19 terutama pada keluarga balita dengan inspeksi saluran pernapasan atas (ISPA).Metode Kegiatan yang dilakukan berupa Pengkajian Kasus Keluarga dengan balita ISPA di Kec Praya Barat. Melakukan Edukasi Penularan Covid 19 pada masyarakat terutama pada keluarga dengan balita ISPA. Mengajarkan cara cuti tangan, pengunaan masker dan menjaga jarak. Membiming menerpakan protokol kesehatan dan melakukan tindaklnjut ke kepala desa untuk menerapkan kegiatan tersebut. Hasil dari pengabdain didapatkan peningkatan kepatuhan protokol kesehatan pada masyarkat, peningkatan pemahaman keluarga dengan balita sehat tentang penularan covid 19 dan adanya tindak lanjut dengan pihak terkait dalam menindaklanjut hasil pengabdain kepada masyarakat yang telah dilakukan. Diharpakan peranserta tokoh agama, tokoh masyarakt dan remaja dalam peningkatan pemahaman masyarakat tentang penularan covid 19 terutama pada keluarga balita ISPA.
Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Dari Botol Bekas Menjadi Benda Pakai Rumah Tangga Untuk UKM Binaan Pemerintah Kota Bekasi Atridia Wilastrina; Resky Annisa Damayanti; Susy Irma Adisurya; Asih Retno Dewanti
Intervensi Komunitas Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/ik.v2i2.908

Abstract

Mendaur ulang adalah pengolahan sampah atau sisa produk limbah menjadi produk baru yang dapat dipakai lagi secara layak dengan salah satu tujuannya untuk melestarikan lingkungan. Pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilakukan dimasa pandemi ini memilih obyek limbah rumah tangga berupa pemanfaatan botol bekas air mineral menjadi benda pakai rumah tangga sebagai alat kebersihan yaitu sapu. Pemahaman dan pengetahuan masyarakat yang kurang tentang cara mengolah sisa material tersebut, menjadikan benda bekas menjadi barang yang kurang berguna sehingga banyak yang dibuang dan tidak dimanfaatkan serta dapat sekaligus mengurangi limbah plastik. Kegiatan PkM ini memberikan penyuluhan kepada masyarakat umum khususnya untuk ibu-ibu pelaku UKM agar dapat memiliki ketrampilan baru mengolah limbah rumah tangga menjadi barang baru yang lebih bermanfaat untuk masyarakat sekitar dan dapat mempunyai fungsi sebagai bahan yang berguna dalam menjaga kebersihan lingkungan di masa pandemi Covid-19. Metode penyuluhan yang dilakukan adalah kualitatif bersifat deskriptif yang berguna untuk menghimpun, memilah, menganalisis dan mengevaluasi data dan informasi yang diperoleh. Melalui PkM diperoleh hasil bahwa sampah rumah tangga berupa botol bekas air mineral dapat diolah menjadi benda pakai rumah tangga, yang fungsional dan mempunyai nilai jual seperti sapu.
Program Pendampingan Desainer: Mengubah Limbah Industri Tenun Menjadi Lampu Meja Berorientasi Ekspor Gihon Nugrahadi; Ariani Ariani; Atridia Wilastrina
Intervensi Komunitas Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/ik.v2i2.909

Abstract

Program pendampingan desainer atau dikenal juga dengan program Designer Dispatch Service (DDS) merupakan salah satu program yang berfokus pada pengembangan desain produk untuk Usaha Kecil Menengah Indonesia (UKM) dalam bentuk pembuatan prototipe baru. Desain yang menjadi kunci diferensiasi produk dan perkembangan ekspor masih belum dikenal di kalangan UKM di Indonesia. Tenun songket dari Sumatera Barat terkenal dengan warna dan dekorasinya yang indah dengan kualitas hasil karya yang sangat baik. Penggunaan mesin tenun modern membuat produksi tenun lebih besar dibandingkan dengan menggunakan alat tenun tradisional. Salah satu dampak penggunaan mesin modern adalah menghasilkan limbah tepi kain yang saat ini tidak dimanfaatkan sebagai produk yang memiliki nilai ekonomis. Oleh karena itu, program pendampingan ini dilakukan di Perusahaan Jembatan Merah, sebuah perusahaan tekstil di Sawahlunto, Sumatera Barat. Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para pengusaha tenun di Perusahaan Jembatan Merah agar dapat mengelola dan memanfaatkan limbah dari industri tenun menjadi produk yang bernilai ekonomis tinggi. Program ini tidak hanya fokus pada pendampingan tetapi juga mencakup kegiatan pelatihan yang dilaksanakan dengan menggunakan beberapa metode seperti survey lokasi, analisis kapasitas masyarakat, pemberian penyuluhan dan pelatihan terkait kesadaran pengelolaan dan pengolahan sampah tenun songket, serta penyiapan beberapa desain alternatif lampu meja sederhana. Tahap pengembangan desain dimulai dari pengembangan ide, sketsa desain, pemilihan desain, produksi gambar kerja, identifikasi bahan dan terakhir dilanjutkan ke pemodelan. Terkait integrasi iptek dalam program pendampingan ini, teknologi dan pengetahuan sederhana dimasukkan ke dalam kegiatan pelatihan. Diharapkan hasil akhir dari program pendampingan ini akan berkembang unit bisnis baru dari pengolahan limbah tenun menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis, fungsional, estetis dan ramah lingkungan. Program pendampingan ini akan menghasilkan prototipe lampu meja yang berfungsi sebagai elemen penerangan dan interior.
Pengembangan Kapasitas dan Pendampingan PT Pertamina Hulu Mahakam dalam Pemberdayaan Pengrajin Dayak di Desa Budaya Sungai Bawang Galih Puja Satrio; Suprapti Suprapti; Asih Soenarih; Ranu Wijaya
Intervensi Komunitas Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32546/ik.v2i2.1004

Abstract

Desa Budaya Sungai Bawang dengan mayoritas penduduknya berasal dari sub- suku Dayak Kenyah, terletak di Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai Kartanegara. Desa ini ditetapkan sebagai desa definitif berstatus desa budaya pada tahun 2008, diharapkan mampu menjaga kelestarian dan keaslian budaya Dayak serta mendukung pembangunan pariwisata daerah Kutai Kartanegara dengan letaknya yang strategis karena berdekatan dengan Bandara Internasional APT Pranoto Samarinda. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produksi minyak dan gas, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) melakukan operasi di wilayah Delta Mahakam, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. PHM melaksanakan komitmen dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan di mana desa ini masuk ke dalam Ring II wilayah program pengembangan masyarakatnya. Berangkat dari pemetaan isu strategis di Desa Sungai Bawang, PHM berkomitmen menjalankan Program Pengembangan Desa Budaya Sungai Bawang (ProBudSuBa) untuk menggali dan mengoptimalkan potensi kebudayaan Dayak Kenyah di wilayah tersebut. Salah satu fokus dari program tersebut adalah pengembangan kapasitas dan pendampingan pengrajin. Dalam pemberdayaan masyarakat pengrajin di desa tersebut, PHM melakukan 6 tahapan untuk mencapai tujuan bersama, menciptakan kemandirian para pengrajin dengan bersinergi dengan para pemangku kepentinga. Tahapan tersebut diantaranya pemetaan isu strategis, pemetaan potensi kerajinan, perencanaan strategis, pengembangan kapasitas pengrajin, pendampingan pengrajin, serta monitoring dan evaluasi. Skema pemberdayaan ini telah mampu meningkatkan kapasitas pengrajin dalam memproduksi kerajinan dengan standar kualitas yang baik. Program ini juga mampu mendorong inisiatif para pengrajin, membentuk kelompok untuk mengembangkan usaha kerajinan yang dijalankan masyarakat.