Intervensi Komunitas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Jurnal Intervensi Komunitas adalah jurnal yang dikhususkan bagi artikel ilmiah hasil pengabdian masyarakat. Artikel ilmiah yang diterbitkan mencakup seluruh bidang pengabdian masyarakat, baik ekonomi, manajemen, sosial, humaniora, dan teknologi. Terbit dua kali dalam satu tahun, April-September dan Oktober-Maret. Setiap terbitan terdiri dari sepuluh artikel.E-ISSN: 2714-691X
Articles
60 Documents
Sehat dan Cermat di Masa Pandemi Covid-19 Dengan Menggunakan Metode Jarimatika
Elise Natalia;
Sinta Amalia;
Dede Kurniasari;
Blandina Eli;
Areta Pramestia;
Wehelmina Tulang
Intervensi Komunitas Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32546/ik.v3i2.1534
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu tugas pokok dan sarana bagi dosen untuk berkontribusi pada masyarakat. Salah satu elemen masyarakat adalah Yayasan Dompet Yatim dan Dhuafa bertempat di Jalan Surya Kencana Raya Blok A9 RT 12/22 Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan yang memiliki anak binaan yang bersekolah mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai dengan Sekolah Menengah Pertama. Pada masa pandemi Covid019, anak-anak binaan di panti asuhan melaksanakan pembelajaran secara online, yang mengharuskan anak-anak belajar secara mandiri.Pada masa pandemi Covid-19, anak-anak binaan di panti asuhan diharuskan mengetahui pemahaman tentang Covid-19 diantaranya tentang pencegahan dan gejala Covid-19 yang baik dan benar, sehingga dapat terjaga dan terhindar dari Covid-19. Sehingga solusi yang ditawarkan adalah memberikan edukasi tentang gejala Covid-19 dan edukasi tentang pencegahan Covid-19 seperti mengajarkan cara membuat handsanitizer dan cara penggunaannya secara benar.Selain itu edukasi tentang materi matematika mengenai Jarimatika yang diharapkan dapat membantu anak-anak untuk lebih gampang dan cepat dalam berhitung hanya dengan menggunakan jari-jari tangan. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka langsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat ditempat pengabdian kepada masyarakat tersebut.
Pengembangan Kegiatan Pemasaran Usaha Rempeyek Melalui Perbaikan Media Sosial dan Kemasan Produk
Michelle Angelina Jonathan;
Christabella Vivian;
Patrick Nagamu;
Samuel Andrew Putrajaya;
Novira da Silva
Intervensi Komunitas Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32546/ik.v3i2.1535
Program Community Development 2021 diselenggarakan oleh Universitas Prasetiya Mulya selama bulan Februari-Juni 2021. Tujuan program ini adalah mengembangkan pelaku UMKM di desa Kuningan, Jawa Barat sebagai mitra usaha kelompok mahasiswa. Mitra usaha tim peneliti bernama Ibu Triyani Ismaniar yang memiliki usaha makanan ringan rempeyek dengan merek usaha Siwang. Permasalahan yang dihadapi mitra usaha adalah belum maksimalnya penggunaan sosial media Instagram untuk memasarkan produk. Permasalahan terkait produksi adalah perlengkapan produksi yang sudah tidak berfungsi dengan baik dan kendala kemasan produk untuk pengiriman luar kota. Tim peneliti melakukan pendampingan secara daring karena peraturan pembatasan sosial pandemi Covid-19. Upaya pendampingan pada kegiatan pemasaran dilakukan dengan memberikan pelatihan membuat desain feeds Instagram, pembuatan akun Tokopedia, dan penggunaan aplikasi Canva untuk desain media sosial yang menarik. Upaya peningkatan kapasitas mitra pada kegiatan produksi dilakukan dengan perbaikan kemasan menggunakan kardus untuk kemasan luar kota, serta perbaikan tampilan logo dan stiker. Kegiatan pengembangan mitra ini telah berhasil meningkatkan jumlah insight di media sosial Instagram Siwang dan pembaharuan tampilanfeeds Instagram. Hasil dari aspek produksi yaitu desain logo dan stiker baru untuk kemasan serta penggunaan boxdanbubblewrap untuk kemasan.
Pemberdayaan Usaha Kecil Sambal Oncang Dapur Umi – Kab.Kuningan, Jawa Barat Melalui Program Community Development
Anthony Jaya;
Darrell Jesse Gunawan;
Giand Dzaki Ginandjar;
Sherry Veronica;
Vivianti Kwee;
Danang Yudha Prakasa
Intervensi Komunitas Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32546/ik.v3i2.1539
Community Development merupakan program Kuliah Kerja Nyata berbasis kewirausahaan bagi mahasiswa-mahasiswi semester enam Universitas Prasetiya Mulya yang dilaksanakan setiap tahun. Pada tahun 2020, program ini bekerja sama dengan kabupaten Cianjur dan Kuningan sebagai bentuk pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat luas dalam mengembangkan usaha UMKM. Sambal puruluk adalah sambal khas Kuningan yang terbuat dari oncang (bawang daun) yang tumbuh di gunung Ciremai. Kata puruluk sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti tabur. Sambal tabur oncang merupakan salah satu produk mitra di desa Cisantana yang dikelola oleh Bapak Budi Hartoni. Hambatan terbesar yang dialami oleh mitra adalah produksi yang tidak stabil karena biaya bahan baku yang fluktuatif. Solusi yang diberikan yaitu melakukan penghitungan ulang terhadap harga pokok produksi dan merubah kemasan produk dari kuantitas isi dan desain. Melalui metode analisa sensitivitas harga bahan baku, mitra dapat mengetahui kapan produksi dapat berjalan dan kapan harus berhenti sementara karena fluktuasi harga sehingga operasional usaha dapat berjalan secara lebih stabil.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Melintasi Pandemi Covid-19 di Desa Kolelet, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang
Ipah Ema Jumiati;
Khaerul Tamimi;
Maria Marchelia Buiney;
Mayfa Ika Mawarni;
Yushita Dewi
Intervensi Komunitas Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32546/ik.v3i2.1541
Desa Kolelet merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Desa ini memiliki 2 dusun, yaitu dusun 1 (satu) dan dusun 2 (dua). Sebagian besar masyarakat desa Kolelet bekerja di sektor pertanian, yaitu sebagai petani. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pertanian memegang peranan penting dalam bidang ekonomi masyarakat. Namun, di tengah pandemi Covid-19 yang ditengarai menimbulkan ancaman krisis pangan, sehingga perlu adanya upaya pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi rumah tangga melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan. Tujuan dari pengabdian ini yaitu untuk memberdayakan masyarakat desa dalam mengoptimalkan potensi lahan pekarangan dengan menanam komoditas yang dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Apabila masyarakat dapat memanfaatkan lahan pekarangan semaksimal mungkin, maka dapat berpengaruh terhadap pendapatan yang semakin bertambah akibat prospek lahan pekarangan rumah masyarakat yang besar. Untuk itu masyarakat desa Kolelet perlu untuk memberdayakan sumber daya manusia yang ada, serta perlu adanya dukungan dari pemerintah setempat melalui bantuan pupuk bersubsidi dan alat-alat pertanian guna meringankan pengeluaran masyarakat. Selain itu, masyarakat juga perlu untuk memanfaatkan teknologi yang sudah berkembang agar dapat menemukan eksperimen baru dalam mendukung tercipatnya ketahanan pangan yang cukup untuk melintasi pandemi Covid-19.
Penguatan Kapasitas Masyarakat Nelayan Melalui Pemberdayaan Pertanian Lahan Sempit Pasca Pembangunan Kampung Nelayan Tambak Rejo
Evi Kristiawati
Intervensi Komunitas Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32546/ik.v3i2.1543
Kampung Tambak Rejo merupakan salah satu kampung pesisir yang terletak di Kelurahan Tanjung Mas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Kampung ini sering mengalami banjir rob. Sehingga dilakukan normalisasi banjir kanal timur. Adanya hal itu, masyarakat Tambak Rejo dibangunkan kampung nelayan berupa rumah deret. Akan tetapi, cuaca di area kampung sangat panas mengingat itu dulunya lahan kosong kali Banger. Oleh karenaitumasyarakat mulai melakukan penguatan kapasitas di bidang pertanian lahan sempit. Strategi penguatan kapasitas dalam bidang pertanian diantaranya membentuk kelompok tani, berkolaborasi dengan lembaga-lembaga luar dan berpartisipasi dalam pelatihan di bidang pertanian. Terakhir peran pemberdayaan dalam bidang pertanian diantaranya melakukan pelatihan menanam bibit sayuran, menanam bibit tanaman obat herbal, dan pembuatan kompos dari sampah organik. Dengan adanya penguatan kapasitas melalui pemberdayaan diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat.
Penerapan Strategi Pemasaran dan Promosi terhadap Usaha Mikro W&A Laundry Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Cianjur Jawa Barat
Fransisca Fransisca;
Yeselia Salim;
Vianca Felian Kurniawan;
Gracella Sulystio;
Metta Jayanti
Intervensi Komunitas Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32546/ik.v3i2.1544
Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia telah memberi dampak yang negatif bagi perekonomian negara, termasuk Indonesia. Salah satu sektor yang terdampak dari adanya pandemi Covid-19 ini adalah sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program Community Development yang diadakan oleh Universitas Prasetiya Mulya merupakan Program Pengabdian kepada Masyarakat yang melibatkan mahasiswa dari berbagai jurusan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan khususnya daerah Kabupaten Cianjur dan sekitarnya yang sedang terdampak Covid-19 ini. Kegiatan ini dibagi menjadi tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pendampingan intensif dan tahap pendampingan lanjutan. Semua kegiatan dilakukan secara daring melalui media zoom. Salah satu pelaku usaha mikro yang berlokasi di daerah Cianjur dan termasuk usaha yang terdampak Covid-19 yaitu W&A Laundry. W&A Laundry menjadi mitra dalam kegiatan ini. W&A laundry mengalami penurunan jumlah pendapatan dan jumlah pelanggan secara drastis selama pandemi. Hasil wawancara pada tahap persiapan menunjukan bahwa mitra memerlukan strategi pemasaran dan promosi yang tepat untuk meningkatkan jumlah pendapatan dan pelanggan baru. Adapun beberapa upaya yang dilakukan termasuk memperbarui media promosi, menyebarkan media promosi ke tempat yang lebih ramai dan yang belum pernah dijangkau sebelumnya, menerapkan strategi promosi yang lebih tepat sasaran, serta mendaftarkan usaha W&A laundry di Google dan Google Maps. Hasilnya, penerapan strategi pemasaran tersebut membuahkan hasil yang positif karena terbukti dapat meningkatkan jumlah pendapatan dan pelanggan baru dari usaha W&A laundry.
CommunicativeCompetence Bahasa Inggris Bagi Perekam Medis Dan Informasi Kesehatan (PMIK)
Sali Setiatin;
Wahyu Trimastuti;
Santy Christinawati
Intervensi Komunitas Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32546/ik.v3i2.1545
Mempelajari Bahasa Inggris merupakan modal penting bagi para tenaga kesehatan terutama bagi para Perekam Medis dan Informasi Kesehatan (PMIK) untuk menjawab berbagai tantangan dalam dunia profesi mereka. Peran instruktur tentunya sangat penting demi memfasilitasi mereka memperoleh keterampilan Bahasa Inggris yang memadai. Perekam Medis yang saat ini bertugas diharapkan dapat menguasai Bahasa Inggris. Mengingat cukup banyak catatan medis yang ada saat ini untuk menggunakan Bahasa Inggris, di tambah lagi permasalahan tenaga Perekam Medis mengalami kesulitan dalam berbicara Bahasa Inggris pada saat menghadapi pasien atau tamu asing yang akan melakukan tahapan pendaftaran. Tujuan yang ingin dicapai dalam pengabdian kepada masyarakat (PKM) adalah tercipta kegiatan belajar mengajar yang menyenangkan dan menarik berdasarkan kemampuan para tenaga kesehatan (Perawat dan PMIK) dalam meningkatkan keterampilan berbicara (speaking) dan menulis (writing). Metode yang digunakan adalah ceramah, dan roleplay untuk meningkatkan keterampilan Bahasa Inggris. Pelaksanaan pengabdian ini lebih difokuskan pada kegiatan daring melalui zoommeeting dalam kondisi dan situasi pandemi COVID-19. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah meningkatnya keterampilan speaking, minat bagi para PMIK dalam mempelajari Bahasa Inggris serta menyadari pentingnya penguasaan Bahasa Inggris untuk meningkatkan keahlian dan kompetensi mereka. Setelah pengabdian ini selesai, diharapkan para tenaga medis dapat mengaplikasikan keterampilannya dalam berkomunikasi baik dengan pasien yang berkewarganegaraan asing atau tamu dari lembaga kesehatan dunia.
Pemberdayaan Anak dan Remaja di Rumah Singgah Yatim Piatu dan DhuafaBaiturrahmat Nusantara Cikarang Timur, Bekasi
Purwanto Purwanto
Intervensi Komunitas Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32546/ik.v3i2.1546
Kemampuan generasi muda saat ini dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan jaman. Penguasaan bahasa asing sebagai salah satu faktor penunjang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan bantuan kepada anak-anak dan remaja di rumah singgah yang mengalami kesulitan mengakses pembelajaran bahasa asing, menambah keragaman berbahasa, ketrampilan dan kesadaran pentingnya edukasi. Pembelajaran yang sederhana tetapi memiliki dampak positif bagi kehidupannya di masa yang akan datang. Peningkatkan minat belajar lewat buku dengan konsep funlearningjuga dibutuhkan. Program pembagian buku pelajaran bahasa Inggris dan goodiebagyang dilaksanakan oleh mahasiswa PresidentUniversitydi Komunitas Peduli Cikarang dan Yayasan Baiturrahmat Nusantara sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Metode pelaksanaan diawali melalui penentuan ide, diskusi, pembentukan panitia, kerja sama dengan Center forLanguageandCulture, pengumpulan donasi, pencetakan buku dan penditribusian. Sebanyak 100 buku telah dibagikan ke 50 anak berada di jenjang TK-SD dan 50 lainnya di jenjang SMP-SMA.Implikasi sosialisasi sejenis ini akan menyadarkan betapa pentingnya edukasi bagi kehidupan para remaja kelak.
Membudayakan Disiplin Akuntansi Keuangan Berbasis SAK-EMKM Melalui Aplikasi SI-APIK Pada UMKM Heiko Food Tangerang Selatan
Ratih Qadarti Anjilni;
Effriyanti Effriyanti;
Listiya Ike Purnomo;
Harry Barli
Intervensi Komunitas Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32546/ik.v3i2.1547
Kegiatan PKM ini membahas mengenai permasalahan, solusi dan dampak terhadap situasi yang dirasakan UMKM program Scaleup binaan Rumah Pemberdayaan Masyarakat (RPM) Tangerang Selatan yaitu Rumah produksi cokelat Heichoco ibu Hesti Widyo Asih. Sulitnya memahami laporan keuangan yang berdasarkan pada pedoman atau standar yang berlaku, menjadikan pelaku UMKM Heichoco, melakukan pencatatan hanya sebatas pada data keungan tidak sampai kepda laporan keuangan, sementara aporan keuangan yang sesuai SAK-EMKM harus dimiliki guna pengambilan keputusan pada bisnisnya. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk mensosialisasikan SAK-EMKM dan mengaplikasikan standar tersebut pada laporan keuangan pelaku UKM dengan cara yang mudah dipahami, yaitu menggunakan aplikasi SI APIK rakitan Bank Indonesia. UKM ScaleUp yang mengikuti ini sejumlah 1 peserta dengan waktu pengajaran selama 3 bulan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Penyuluhan, Bimbingan secara bertahap, Diskusi, Pendampingan. Hasil dari kegiatan ini Heiko Food memiliki laporna keuangan yang sesuai SAK-EMKM dan terampil dalam menerapkan pencatatan keuangan yang berdasarkan SAK-EMKM.
Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat dalam Peningkatan Produksi Emping Home Industri Karya Sejahtera
Taufik Rahman;
Erwin Maulana Tarigan;
Ahmad Nalhadi;
Fikri Habibi;
Dadi Cahyadi;
Wahyu Oktri Widyarto;
Supriyadi Supriyadi
Intervensi Komunitas Vol 3 No 2 (2022)
Publisher : ITB Ahmad Dahlan Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32546/ik.v3i2.1548
Emping merupakan salah satu produk unggulan daerah Banten. Home Industri Karya Sejahtera merupakan usaha rumahan yang didukung badan usaha milik desa di daerah Pandeglang. Sistem produksi dilakukan saat ini masih bersifat tradisional sehingga dapat menyebabkan tingkat keluhan rasa sakit pada pekerja yang berdampak produksi emping tidak maksimal. Program pengabdian ini bertujuan untuk merancang alat bantu proses produksi emping sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan menurunkan tingkat risiko yang terjadi. Perancangan alat bantu berdasarkan masukan dan tingkat keluhan di masing-masing proses pembuatan emping. Berdasarkan hasil kuesioner dan perhitungan level risiko diperoleh bahwa proses pemipihan mempunyai level risiko yang paling tinggi dibandingkan proses lainnya. Proses pemipihan dengan posisi jongkok dan menggunakan satu tangan menyebabkan pekerja cepat mengalami kelelahan. Program pengabdian ini merancang dan mengimplementasikan proses pemipihan emping dengan proses yang baru. Keunggulan produk pemipihan ini adalah sistem kerja tidak menggunakan tangan sebagai alat utama, tetapi menggunakan kaki untuk menekan alat pemukul. Sistem ini lebih efektif karena tenaga yang dikeluarkan lebih sedikit dan proses bisa lebih cepat. Penggunaan alat pemipih ini mampu meningkatkan produksi sebesar produksi sebesar 23% dibandingkan dengan menggunakan sistem konvensional.