cover
Contact Name
Arnold Christian Hendrik
Contact Email
arnold_hendrik@yahoo.cp.id
Phone
+6281339185757
Journal Mail Official
indigenousbiologiukaw@gmail.com
Editorial Address
Jalan adi sutjipto, Oesapa, Kupang
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Indigenous Biologi
ISSN : 26144816     EISSN : 26569787     DOI : https://doi.org/10.33323/indigenous
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Indigenous Biologi (JIB) adalah jurnal menggunakan double blind peer review dan akses terbuka yang menerbitkan penelitian penting dan penting dari semua bidang bidang biosciences seperti keanekaragaman hayati, biosistematik, ekologi, fisiologi, perilaku, genetika dan bioteknologi. Meliputi semua bentuk kehidupan, mulai dari mikroba, jamur, tumbuhan, hewan, dan manusia, termasuk virus.
Articles 103 Documents
KARAKTERISTIK HABITAT BUNGA BANGKAI (Amorphophallus titanum (Becc.) Becc. DI EKOWISTA BATU KATAK, TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER, SUMATRA UTARA Tiara, Resa; Suwardi, Adi B.; Pandia, Ekariana S.
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 7 No 3 (2024): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v7i3.613

Abstract

Bunga bangkai (Amorphophallus titanum (Becc.) Becc.) merupakan salah satu jenis tumbuhan endemik yang ditemukan di TNGL dengan status terancam (endangered) berdasarkan IUCN. Disamping itu, (Amorphophallus titanum (Becc.) Becc.) juga telah masuk daftar tumbuhan di lindungi di Indonesia berdasarkan peraturan kementerian lingkungan hidup dan kehutanan republik Indonesi sejak 2018. Populasi bunga bangkai (Amorphophallus titanum (Becc.) Becc.) di alam telah mengalami penurunan pada beberapa tahun terakhir akibat deforestasi dan kerusakan habitat terutama aktivitas alih fungsi lahan hutan menjadi lahan pertanian, perkebunan, dan pemukiman. Tujuannya adalah untuk mendukung upaya konservasi berkelanjutan di Kawasan Ekowisata Batu Katak, Taman Nasional Gunung Leuser Sumatra Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksplorasi dan menggunakan modeling distribusi geografis maxent. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 12 individu Amorphophallus titanum, dan setelah di lakukan permodelan maxent menunjukkan bahwasannya faktor lingkungan yang paling berpengaruh ialah suhu rata rata kuartal terbasah dengan nilai ambang batas 15-20 oC Kata kunci : Amorphophallus titanum, karakteristik , Distribusi Geografis
ISOLASI JAMUR SELULOLITIK PADA DAUN MANGROVE Avicennia marina (Forsk) DI PANTAI NOELBAKI djami, herlenci
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 5 No 3 (2022): Indigenous Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v5i3.297

Abstract

Endophytic fungi are fungi that grow on plant tissues as in leaves, stem dan root of the Avicennia marina mangrove plant. This research is a follow-up study that tested the cellulase enzyme. Study uses an experimental method with two study uses an experimental method. The data analysis was presented in a qualitative descriptive manner,which included macroscopic and microscopic characteristics as well as quantitative data of endophytic fungi that produce extracellular enzymes assay of cellulase enzyme activity on PDA media enriched with 1% Carboxy Methyl Cellulose (CMC) with the pug agar method. The results of the isolation of endophytic fungi from A.marina leaves amounted to 12 isolates and after being identified there were genus Aspergillus sp, Penicellium sp, genus Trichoderma sp, genus Mucor sp and genus Neuscytalidium sp.The results of the extracellular cellulase enzyme test on PDA media enriched with CMC (1%), indicator congo red (0.1%) and 1 M Nacl solution, there were 6 isolate indicator congo red (0.1%) and 1 M Nacl solution, of the clear one around the isolates and the producing fungi. Cellulase enzymes are from the genus Aspergillus sp, Trichoderma sp and Neuscytalidium sp.
ANALISIS POPULASI IKAN BELANAK (Mugil Cephalus) DI SUNGAI BESITANG KABUPATEN LANGKAT Balqis, Nur; Atmaja, Teuku Hadi Wibowo; Mawardi, Abdul R
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 8 No 1 (2025): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v8i1.690

Abstract

Sungai Besitang merupakan salah satu sungai yang terletak di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Kawasan sekitar hulu dan hilir sungai memiliki pemukiman dan industri. Sungai Besitang juga menjadi habitat berbagai spesies ikan belana k (Mugil cephalus), salah satu spesies yang ditangkap oleh nelayan sebagai sumber mata pencaharian, baik untuk konsumsi pribadi maupun untuk dipasarkan di pasar tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis populasi ikan belanak di Sungai Besitang, Kabupaten Langkat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel menggunakan metode observasi dan eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan alat tangkap jaring. Sampel diambil dari tiga lokasi, yaitu: lokasi pertama di kawasan hulu, lokasi kedua di kawasan perindustrian, dan lokasi ketiga di kawasan pemukiman. Sampel yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengetahui populasi ikan belanak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi ikan belanak di Sungai Besitang, Kabupaten Langkat, dengan nilai 1,13, menunjukkan kriteria rendah.
Agrobacterium tumefaciens SEBAGAI AGEN REKAYASA GENETIKA: MEKANISME, KEUNGGULAN DAN TANTANGAN DALAM TRANSFORMASI GENETIK TANAMAN Khatimah, Khusnul; Muthmainnah, Thiara Adzkia; Hala, Yusminah
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 8 No 1 (2025): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v8i1.710

Abstract

Agrobacterium tumefaciens merupakan bakteri tanah Gram-negatif yang dikenal sebagai agen rekayasa genetika alami karena kemampuannya mentransfer DNA ke dalam sel tanaman. Kemampuan ini dimediasi oleh plasmid Ti yang memungkinkan integrasi DNA asing secara stabil ke dalam genom tanaman inang. Bakteri ini telah banyak dimanfaatkan dalam bioteknologi pertanian untuk menghasilkan tanaman transgenik dengan sifat unggul, seperti ketahanan terhadap hama, penyakit dan cekaman lingkungan. Keunggulan A. tumefaciens terletak pada efisiensi transformasi yang tinggi, spesifisitas terhadap tanaman tertentu serta stabilitas ekspresi gen yang baik. Meskipun demikian, terdapat beberapa tantangan dalam penggunaannya seperti keterbatasan jangkauan inang dan tingkat keberhasilan transformasi yang bervariasi antar spesies tanaman. Untuk mengatasi kendala tersebut, berbagai strategi telah dikembangkan termasuk penggunaan super-Agrobacterium, rekayasa plasmid Ti dan pendekatan biologi sintetis. Dengan perkembangan teknologi bioteknologi, pemanfaatan A. tumefaciens di masa depan diharapkan semakin luas dan berkontribusi dalam pengembangan varietas tanaman unggul yang lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan serta mendukung ketahanan pangan global.
STUDI BIODEGRADASI LIMBAH CAIR KELAPA SAWIT: IDENTIFIKASI DAN UJI KEMAMPUAN BAKTERI INDIGENOUS DOMINAN DALAM MENDEGRADASI LEMAK Nur Siammukaromah, Jamalika Bunga; Hujjatusnaini, Noor; Septiana, Nurul
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 8 No 1 (2025): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v8i1.716

Abstract

Perkebunan kelapa sawit adalah komoditas ekspor bidang pertanian terbesar di indonesia yang mengolah limbahnya sendiri. LCPKS mengandung senyawa organik tidak ramah lingkungan sehingga harus di olah dengan benar agar keberadaannya tidak merugikan lingkungan dan makhluk hidup lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi ragam mikroorganisme di dalam LCPKS dan memanfaatkan bahan organik TKKS sebagai suplementasi alami bakteri dalam teknik bioremediasi sederhana. Metode yang digunakan adalah eksperimen dalam skala laboratorium dengan mengkarakterisasi bakteri indigen di dalam LCPKS kemudian mengukur laju degradasi dan pertumbuhannya setelah disuplementasi dengan TKKS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 koloni bakteri dominan yang memiliki daya lipolitik koloni bakteri dapat ditingkatkan dengan suplementasi bahan organik TKKS, dimana hasil analisis menggunakan One Way Anova (Tukey HSD) menunjukkan perbedaan signifikan K3 dibandingkan dengan K3 dan K5 dengan p-value 0,026 dan 0,030.
EKSPLORASI TANAMAN OBAT DI DESA MUARA JAMBI: SUMBER DAYA ALAM UNTUK PEMBELAJARAN BIOLOGI Widyaningsih, Puji Rizky; Asra, Revis; Wicaksana, Ervan J
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 8 No 1 (2025): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v8i1.722

Abstract

Proses perkembangan zaman berpotensi untuk menghilangkan pengetahuan tradisional yang dimiliki masyarakat seperti pemanfaatan dan budaya kelestarian tanaman obat. Ancaman ini muncul akibat rusaknya habitat dan kurangnya upaya budidaya tanaman obat. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pendekatan yang efektif dengan memanfaatkan data tentang tanaman obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji, menggali dan menghubungkan konsep keanekaragaman hayati yang merupakan bagian dari materi biologi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, observasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan model Spradley. Pengujian keabsahan data dilakukan dengan cara member check. Hasil penelitian menunjukan terdapat 15 spesies tanaman obat yang biasa digunakan oleh masyarakat Desa Muara Jambi. Tanaman tersebut dapat mengatasi beberapa kategori jenis penyakit seperti demam, masalah pencernaan dan pernapasan serta mengatasi hipertensi dan diabetes. Tanaman obat memiliki hubungan yang erat dengan materi keanekaragaman hayati karena keduanya saling mendukung dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kesehatan manusia.
METIL TESTOSTERON TERHADAP NISBAH KELAMIN IKAN NILA (Oreochromis niloticus, GIFT) DI PUSAT BALAI BENIH IKAN GLENO TIMOR LESTE Salvador, Mateus; Gusmao, Lucio F.
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 8 No 1 (2025): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v8i1.620

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan konsentrasi peremdaman hormon metil testosteron terhadap nisbah kelamin ikan nila Oreochromis niloticus, GIFT). Penelitian dilaksanakan di Balai Benih ikan nila GIFT (Genetically Improvement Farmed Tilapia) Dusun Desa Talimoro, Timor Leste. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental/percobaan. Rancangan penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL). Hasil persentase jenis kelamin jantan yang terbentuk diantaranya, pada perlakuan P1 sebesar 88,3%, perlakuan P2 sebesar 95%, P3 sebesar 86,7%. Perlakuan yang tidak menggunakan hormon (kontrol) P0 persentase jenis kelamin ikan jantan lebih rendah yaitu 68,3%. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa teknik pengalihan kelamin (sex reversal) ke arah kelamin jantan berhasil dilakukan dengan menggunakan hormon metil testosteron melalui perendaman dengan konsentrasi yang berbeda. Perlakuan (P2) dengan pemberian konsentrasi hormon 10 mg/4 liter air cukup efektif untuk memproduksi populasi jantan dengan tingkat keberhasilan mencapai 95%. Kemudian diikuti oleh perlakuan (P1) sebesar 88,3% dan perlakuan (P3) sebesar 86,7 % walaupun berdasarkan uji BNT taraf 5% di antara ketiganya tidak beda nyata.
PROFIL SENYAWA POLAR DAN SEMI POLAR DAUN TEMBELEKAN (LANTANA CAMARA) ASAL PULAU TIMOR Kapitan, Origenes Boy Kapitan; Kusumawardhani, Dina T.; Nitti, Fidelis; Kedjo, Gervasia Y
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 7 No 3 (2024): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v7i3.567

Abstract

Tembelekan (Lantana camara) is a shrub widely distributed in tropical regions, including the island of Timor. The arid and semi-arid tropical climate of Timor is believed to accumulate specific active chemical compounds different from other regions. Tembelekan leaves are processed into crude drugs and extracted using ethanol and ethyl acetate solvents. The preparation of ethanol and ethyl acetate extracts is carried out through the maceration method. The active chemical components of the ethanol and ethyl acetate extracts are characterized using FTIR and GC-MS. FTIR results indicate that the majority of functional groups present are similar due to the polar nature of the extracted compounds, with only a few differing functional groups between the two plant leaf extracts. GC-MS analysis reveals that the active chemical compounds in the ethanol extract of tembelekan leaves include hexadecanoic acid, phytol, 9,12,15-octadecatrienoic acid, 4,4-dimethyl-3-(3-methyl-3-buten-1-yliden)-2-methylidenbicyclo[4.1.0]heptane, and retinol. The active chemical compounds in the ethyl acetate extract of tembelekan leaves include tetradecanoic acid, 9,12,15-octadecatrienoic acid, squalene, 4,4-dimethyl-3-(3-methyl-3-buten-1-yliden)-2-methylidenbicyclo[4.1.0]heptane, and tricyclo[4.3.0.0(7,9)non-3-ene,2,2,5,5,8,8-hexamethyl-(1.alpha.,6.beta.,7.alpha.,9.alpha.). Metabolite secondary analysis of the plant using GC-MS shows that compounds in L. camara are dominated by derivatives of plant fatty acids (lipids) as an adaptation to the growing environment.
STUDI KEBIASAAN MAKANAN (FOOD HABITS) PADA BEBERAPA IKAN DI WADUK IR. H. DJUANDA JATILUHUR, JAWA BARAT Ariska, Desi; Suryandari, Astri; Kurniawati, Heny; Kusmaningrum, Elizabeth N
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 8 No 2 (2025): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v8i2.731

Abstract

Waduk Ir. H. Djuanda Jatiluhur merupakan bendungan yang memiliki kategori jenis ikan introduksi dan ikan asli. Tujuan penelitian, untuk mengkaji kebiasaan makanan serta cakupan relung trofik. Analisis data kebiasaan makanan ikan menggunakan indeks dominansi makanan, perhitungan tingkat trofik dan luas relung. Hasil peneiltian menunjukkan bahwa menurut kebiasaan makanannya terdapat 2 kelompok, yaitu (1) Ikan herbivora terdiri dari patin (Pangasianodon hypophthalamus) dengan nilai tingkat trofik 2,16 luas relung 1,66; ikan mas (Cyprinus Carpio) dengan nilai tingkat trofik 2,20 luas relung 1,47; ikan nila (oreochromis niloticus) dengan nilai tingkat trofik 2,02 luas relung 1,02; Oscar (Astronotus ocellatus) dengan nilai tingkat trofik 2,17 luas relung 1,25; oskar hitam (Astronotus ocellatus) dengan nilai tingkat trofik 2,04 luas relung 1,05; corencang (Cyclocheilichthys apogon) dengan nilai tingkat trofik 2,00 luas relung 1; (2) Ikan karnivora terdiri dari, peacock bass (Cichla ocellaris) dengan tingkat trofik 4,00 luas relung 1; kebogerang (Mystus nigriceps) dengan tingkat trofik 3,28 luas relung 1,37.
MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH MENGGUNAKAN BOOKLET DAN LKS KAHOOT UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII Tammar, Jeli Dembi; Ina, Anita Tamu; Tamaela, Kevin Andrea
INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI Vol 8 No 2 (2025): INDIGENOUS BIOLOGI : JURNAL PENDIDIKAN DAN SAINS BIOLOGI
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Kristen Artha Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33323/indigenous.v8i2.729

Abstract

Hasil belajar merupakan suatu proses pembentukan karakater melalui proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengukur hasil belajar siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Umalulu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match menggunakan media booklet dan Lembar Kerja Siswa (LKS) kahoot. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa. Pada tahap prasiklus, 4 siswa mencapai ketuntasan belajar, sementara 23 siswa tidak tuntas. Setelah penerapan model pembelajaran Make A Match pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 18 siswa dan pada siklus II terjadi peningkatan menjadi menjadi 24 siswa. Sementara itu, keaktifan siswa juga mengalami peningkatan. Pada prasiklus, 6 siswa yang menunjukkan keaktifan belajar. Siklus I ada peningkatan menjadi 17 siswa. Siklus II, seluruh siswa menunjukkan keaktifan dalam pembelajaran. oleh karena itu penerapan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan booklet dilengkapi LKS kahoot dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas VIII SMP Negeri 2 Umalulu.

Page 10 of 11 | Total Record : 103