cover
Contact Name
Taufik Agung Pranowo
Contact Email
taufikagung@upy.ac.id
Phone
+6287719079467
Journal Mail Official
gcounsbkupy@upy.ac.id
Editorial Address
gcounsbkupy@upy.ac.id
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25416782     EISSN : 25806467     DOI : https://doi.org/10.31316/g.couns.v4
Core Subject : Science, Education,
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 997 Documents
Pengaruh Psychological Well-Being Dan Perceived Social Support Terhadap Loneliness Pada Mahasiswa Perantau Wijaya, Aulia Putri Pratiwi; Fahrul Rozi
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6325

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh perceived social support yang dirasakan dan psychological well-being terhadap loneliness pada mahasiswa perantau. Alat ukur yang digunakan adalah Ryff's Psychological Well-Being Scale, UCLA Loneliness Scale short 8 (ULS-8), dan The Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa perceived social support dan psychological well-being secara simultan maupun individual memiliki pengaruh negatif terhadap loneliness. Ditemukan pula bahwa 25,3% varians loneliness dapat dijelaskan oleh perceived social support dan psychological well-being. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa perantau yang loneliness memerlukan perceived social support untuk meningkatkan psychological well-being mereka. Kata kunci: kesejahteraan psikologis, dukungan sosial, kesepian, mahasiswa perantau
Importance of Basic Psychological Needs Satisfaction in Higher Education: A Systematic Literature Review Hutomo, Bijak Aditia; Kurniawati, Farida
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6326

Abstract

This systematic literature review analyzes previous studies on basic psychological needs satisfaction in higher education. Five international databases were used in this study, including EBSCOHost, Science Direct, Scopus, Springer, and Taylor & Francis, to gather publications from 2019 to 2023 with a quantitative approach, whether cross-sectional, longitudinal, or experimental. Out of the initial 561 articles, 27 passed the screening process, which used the population, intervention, comparison, and outcome (PICO) model to create inclusion criteria. The writing guideline of this research follows The Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis (PRISMA). Results of the study showed a positive relationship between basic psychological needs satisfaction and motivation, well-being, student engagement, and academic achievement. The importance of basic psychological needs satisfaction in higher education can initiate collaboration among institutions, lecturers, and college students, leading to improved motivation, well-being, engagement, and academic outcomes. Keywords: self-determination theory, basic psychological needs, higher education, motivation, academic achievement
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Melalui Teknik Self Control Terhadap Penanggulangan Perilaku Hedonisme Pada Mahasiswa BKPI UIN Sumatera Utara Halimah Musfira; Sri Wahyuni
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-control dalam menanggulangi perilaku hedonisme pada mahasiswa BKPI UIN Sumatera Utara angkatan 2020. Sampel penelitian terdiri dari 25 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Skala Perilaku Hedonisme yang dikembangkan oleh peneliti. Hasil analisis data menggunakan paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada tingkat perilaku hedonisme antara sebelum dan sesudah pemberian layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-control t (24) = 12,81, p < 0,001). Perhitungan effect size menggunakan Cohen's d menunjukkan nilai d = 2,56, yang termasuk dalam kategori efek sangat besar. Temuan ini mengimplikasikan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik self-control dapat menjadi intervensi yang efektif untuk menanggulangi perilaku hedonisme pada mahasiswa. Kata kunci: bimbingan kelompok, self-control, perilaku hedonisme, mahasiswa
Hubungan Keluarga Broken Home Dengan Perilaku Sosial Siswa Yang Menyimpang Pada Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Soraya, Kamila; Lubis , Saiful Akhyar
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.6352

Abstract

Perilaku sosial remaja sangat dipengaruhi oleh perlakuan dan arahan orang tuanya, serta pemberdayaan dan panutan mereka tentang cara berperilaku. Penelitian ini didorong untuk mengetahui apakah keluarga yang berantakan memiliki hubungan dengan pendekatan sosial yang merosot terhadap tindakan siswa dan pekerjaan organisasi koordinasi individu di MAN 3 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa di MAN 3 Medan. Sampel dipilih dengan kriteria 1) siswa yang berasal dari keluarga yang berantakan, dan 2) siswa yang memiliki catatan membimbing masalah keluarga. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala perilaku sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di MAN 3 Kota Medan keluarga broken home memiliki hubungan terhadap perilaku sosial siswa yang menyimpang pada siswa MAN 3 Kota Medan. Maka di butuhkan layanan bimbingan dan konseling dalam membantu siswa untuk menghadapi masalah keluarga dengan tujuan agar siswa tidak melakukan perilaku sosial yang menyimpang di sekolah. Kata kunci: keluarga broken home, prilaku sosial, siswa SMA
Validitas Inventori Resiliensi Akademik Siswa Sekolah Menengah Atas dengan Pendekatan Rasch Model Salsabila Farah Diba; Ahman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6354

Abstract

Resiliensi akademik dimaknai sebagai kemampuan bertahan siswa dalam keadaaan sulit, mampu mengatasi kesulitan, bangkit dari keterpurukan serta dapat beradaptasi secara positif terhadap tekanan dan tuntutan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan serta menvalidasi inventori resiliensi akademik bagi siswa SMA. Proses pengembangan instrument meliputi studi literatur, konsultasi dengan pakar Bimbingan dan Konseling, serta uji coba. Responden penelitian ini sebanyak 238 siswa dari 5 SMA yang berada di pulau Sumatera. Inventori pada penelitian ini terdiri dari 56 pernyatan dengan 4 aspek yaitu, confidence, control, composure, commitment. Analisis data dengan pendekatan Rasch model menggunakan uji ketepatan skala, tingkat kesesuaian item, uji dimensionalitas dan reliabilitas item. Hasil menunjukan inventori memiliki validitas kontruk dan reliabilitas yang baik, sehingga dapat mengukur aspek resiliensi akademik. Penelitian ini memberikan kontribusi pada bidang pendidikan, bimbingan dan konseling serta psikologi yang nantinya dapat membantu dalam memberikan pelayanan kepada siswa agar dapat berkembang secara optimal. Kata kunci: resiliensi akademik, rasch model, validitas
Hubungan Penerimaan Diri dan Regulasi Emosi Terhadap Psychological Well Being Caregiver Lansia Putri, Yasmine Angelita Sulaiman; Mariyati, Lely Ika
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6359

Abstract

Proses dari mengasuh orang lain atau yang disebut dengan caregiving seringkali menimbulkan stressor yang dapat berpengaruh kepada well-beingi dari caregiver tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterkaitan antara penerimaan diri dan regulasi emosi terhadap psychological well being caregiver lansia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan jumlah populasi sebanyak 170 caregiver yang selanjutnya dikumpulkan dengan metode sampling jenuh sehingga seluruh anggota populasi menjadi sampel penelitian.  Pengumpulan data menggunakan skala penerimaan diri, skala ERQ dan skala psychological well being. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara penerimaan diri dan regulasi emosi dengan PWB yang signifikan. Hasil uji F penerimaan diri dan regulasi emosi memberikan dampak yang signifikan terhadap psychological well being dengan sumbangan efektif sebesar 87,2 %. Implikasi dari penelitian ini adalah pemberian pemahaman terkait penerimaan diri dan juga regulasi emosi kepada sampel penelitian, dengan tujuan untuk meningkatkan psychological well-being yang dimiliki. Kata kunci: penerimaan diri, regulasi emosi, psychological well being, caregiver lansia
Pengembangan Manajemen Bimbingan dan Konseling Berbasis Web Pada Sekolah Menengah Atas (SMA) Pandiangan, Kartini Tarida Lusiana; Nasrun; Eka Daryanto
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangakan layanan Manajemen BK berbasis web yang valid, praktis, dan efektif guna membantu dan meningkatkan kinerja guru di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan jenis model ADDIE dan melibatkan 30 siswa sebagai sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan kuesioner yang sudah divalidasi oleh ahli. Hasil penelitian ditemukan: 1) produk yang dihasilkan adalah aplikasi manajemen BK berbasis web yang dikembangkan sudah sangat valid, 2) hasil uji praktis menunjukkan nilai rata-rata 4,62 dengan kategori sangat, 3) hasil uji efektifitas berdasarkan nilai Cohen's adalah (56,97 - 33,43) / 1,357 = 0,78 yang dikategorikan efektif digunakan di SMA. Dengan demikian, produk yang dikembangkan berupa web manajemen BK ini dapat digunakan oleh guru untuk membantu dan memudahkan  mengolah dan mengakses data-data sekolah siswa. Kata kunci: manajemen, bimbingan dan konseling, berbasis web 
Melihat Pengaruh dari Social Endorsement Cues (SECs) dalam 10 Tahun Terakhir: Systematic Literature Review Satya, Muhammad Reza; Muluk, Hamdi
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6386

Abstract

Pengguna media sosial mengalami peningkatan dalam 10 tahun terakhir yang disertai dengan manfaat dan bahaya yang ditimbulkan. Salah satu faktor yang memengaruhi cara orang menilai kebenaran informasi di media sosial adalah pandangan tentang dukungan sosial atau dikenal dengan istilah social endorsement cues (SECs). Peneliti melakukan systematic literature review (SLR) mengenai pengaruh SECs pada penelitian eksperimen. Peneliti menemukan bahwa bentuk SECs semakin beragam seperti rating, label peringatan atau cek fakta, jenis komentar, dan persentase kecocokan dengan suatu produk. SLR ini juga menemukan beberapa variabel potensial yang dapat menjadi moderator seperti rasa percaya, persepsi terhadap media sosial, keberpihakan politik, dan tingkat partisipasi politik. Penelitian ini berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman individu mengenai bagaimana pengaruh SECs terhadap perilaku konsumen dan interaksi sosial di platform digital serta membantu memahami tren dan perubahan individu dalam merespon dukungan sosial. Penelitian selanjutnya sebaiknya mempertimbangkan peran dari variabel yang berpotensi memberikan dampak yang lebih kuat terhadap pengaruh SECs. Kata kunci: media sosial, social endorsement cues, label peringatan
Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Melalui Supervisi Di Madrasah Ibtidaiyah Neliwati; Maulidah Hasnah Anas; Ade Lestari
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6388

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang peran kepala madrasah di MIS Ainnurrahman dalam meningkatkan kinerja guru melalui pengambilan keputusan, komunikasi interpersonal, dan supervisi. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Fokus penelitian adalah bagaimana kepala sekolah mengambil keputusan, membangun komunikasi yang efektif, dan melakukan supervisi yang memadai. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dan kebijakan pengambilan keputusan yang tepat berdampak positif pada peningkatan kinerja guru di MIS Ainnurrahman. Komunikasi yang baik antara kepala sekolah dan guru terbukti sebagai strategi penting dalam mencapai tujuan pendidikan dan meningkatkan kinerja guru. Selain itu, supervisi yang dilakukan secara rutin menjadi sarana untuk mendiskusikan masalah-masalah pembelajaran yang terkait dengan peningkatan kinerja guru, sehingga tujuan pendidikan dapat dicapai secara optimal dan menjadi tanggung jawab bersama. Kata Kunci: kepemimpinan, kepala madrasah, kinerja guru
Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Self efficacy Dengan Quarter Life Crisis pada Mahasiswa di Usia Dewasa Sandaputri, Yasmin Tyasty; Mariyati, Lely Ika
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6422

Abstract

Fenomena Quarter Life Crisis terjadi pada mahasiswi di Sidoarjo ditunjukkan paling dominan yaitu membandingkan diri sendiri dengan orang lain, permasalahan yang dihadapi semakin menantang, dan memiliki emosi yang labil. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan Self Efficacy dengan Quarter Life Crisis. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif korelasional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah mahasiswi aktif usia dewasa. Responden dalam penelitian ini berjumlah 334 mahasiswa yang selanjutnya dikumpulkan dengan menggunakan quota sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah Skala dukungan sosial, Skala Self Efficacy, dan Skala Quarter Life Crisis. Analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial dan self efficacy dengan quarter life crisis dengan nilai p<.001. Implikasi dari penelitian ini adalah rekomendasi bagi mahasiswa putri agar mendapatkan dukungan sosial serta edukasi mengenai self efficacy untuk meminimalisir quarter life crisis. Kata kunci: dukungan sosial, self efficacy, quarter life crisis, mahasiswa

Page 87 of 100 | Total Record : 997


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 5 No. 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2016): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue