cover
Contact Name
Taufik Agung Pranowo
Contact Email
taufikagung@upy.ac.id
Phone
+6287719079467
Journal Mail Official
gcounsbkupy@upy.ac.id
Editorial Address
gcounsbkupy@upy.ac.id
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25416782     EISSN : 25806467     DOI : https://doi.org/10.31316/g.couns.v4
Core Subject : Science, Education,
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 997 Documents
Hubungan Kepercayaan Diri Dengan Kecemasan Berbicara Pada Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Tirta, Olivia Aldora Maria; Ambarwati, Krismi Diah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6533

Abstract

Mahasiswa dituntut untuk memiliki berbagai kompetensi, salah satunya adalah mahir berbicara di depan umum. Kemampuan ini seringkali terhambat oleh kecemasan berbicara yang muncul dan dapat dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan negatif antara kepercayaan diri dengan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa Teknik Mesin. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik sampling insidental. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 100 orang dari beberapa universitas di Indonesia dengan beberapa kriteria tertentu. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan skala kepercayaan diri untuk mahasiswa dan skala PRCA-24. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik uji korelasi Spearman Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri menjadi salah satu faktor rendahnya kecemasan berbicara di depan umum yang dialami oleh mahasiswa Teknik Mesin. Kata kunci: kepercayaan diri, kecemasan berbicara di depan umum, mahasiswa, teknik mesin
Strategi Guru Dalam Pelaksanaan Bimbingan Dan Konseling Pada Anak Autis Di SLB TKLB Negeri Ternate Fatoni Achmad; Yulia Novita Sari; Dhanang Suwidagdho; Nurlian Doofa; Mulyanti Muin
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6568

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui strategi guru dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling anak autis di SLB TKLB Negeri Ternate. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Subjek penelitian yaitu guru yang mengajar anak autis di SLB TKLB Negeri Ternate. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Strategi guru di SLB TKLB Negeri Ternate dalam membantu anak autis mengatasi kesulitan belajar dilakukan melalui identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Tahap identifikasi kebutuhan, menyoroti pentingnya penyediaan ruang dan fasilitas belajar khusus serta penyesuaian pembelajaran berdasarkan kemampuan dan kebutuhan anak. Perencanaan kegiatan bimbingan dan konseling menekankan pendekatan individual dan interaktif, memperhatikan minat dan kondisi emosional anak. Pelaksanaan bimbingan dan konseling melibatkan penyesuaian pembelajaran dengan kemampuan anak serta kerjasama dengan orang tua untuk latihan di rumah. Penilaian dilakukan melalui metode kreatif seperti permainan dan pengulangan materi untuk mengevaluasi perkembangan dan pemahaman anak.
Adaptasi dan Standarisasi Multidimensional Aptitude Battery-II (Performa Tes) Sebagai Tes Intelegensi Bagi Siswa SMA Menggunakan Analisis RASCH Model Dewang Sulistiana; Juntika Nurihsan; Nandang Rusmana
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6593

Abstract

Multidimensional Aptitude Battery-II (MAB-II) adalah salah satu tes yang telah digunakan secara luas untuk menilai kemampuan intelektual. Penelitian ini bertuuan untuk menguji efektivitas Multidimensional Aptitude Battery-II yang telah diadaptasi sebagai tes kecerdasan untuk siswa SMA, SMK dan MA. Penelitian ini menggunakan desain metode campuran dengan menggabungkan elemen utama dari tiga metode penelitian secara hierarki dan berkesinambungan, yaitu penelitian eksploratif, deskriptif-verifikatif, dan pengembangan. Penelitian dilakukan di beberapa SMA, SMK dan MA di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, dengan subjek penelitian siswa kelas X, XI dan XII yang dipilih menggunakan teknik probability sampling, yaitu stratifield random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Multidimensional Aptitude Battery-II. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara empiris, Multidimensional Aptitude Battery-II layak digunakan sebagai alat ukur kecerdasan untuk siswa SMA, SMK dan MA di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya berdasarkan uji empiri menggunakan analisis Rasch Model dengan sampel yang telah ditentukan. Kata kunci: multidimensional aptitude battery-II, intelegensi, RASCH model
Keefektifan Konseling Kelompok Rational Emotive Behavior (REB) Berbasis Ayat Al-Qur’an Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Waktu Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA Hartoyo, Saiful; M. Ramli; Diniy Hidayatur Rahman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6608

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efekktivitas konseling kelompok rational emotive behavior (REB)  dengan teknik dispute Irrational Beliefs (DIBS) berbasis ayat Al Qur’an untuk meningkatkan kedisiplinan waktu siswa di SMAN3 Probolinggo. Perspektif perilaku emosional rasional (REB) dengan memperkuat ayat-ayat Alquran. Sasaran penelitian SMAN 3 Probolinggo class XI dengan delapan kelas paralel sejumlah 275 siswa. Desain penelitian adalah quasi-eksperimen, dengan kelompok eksperimen dan Kontrol disusun oleh peneliti mengacu pada teori kedisiplinan waktu Corey dikembangkan oleh peneliti sesuai dengan konteks kedisiplinan waktu siswa perspektif REBT (empat pandangan Irrational Belief dari Elis): 1) Low Frustration Tolerance, 2) Catastrophising, 3) Demandingnes, dan 4) Self Depreciation. Instrumen penelitian ini menggunakan skala kedisiplinan waktu. Berdasarkan uji Wilcoxon didapatkan bahwa nilai sig. 0,043 dan hasil uji mann whitney adalah sig. 0.138. hasil analisis tersebut didapatkan teknik dispute Irrational Beliefs (DIBS) berbasis ayat Al Qur’an efektif untuk meningkatkan disiplin waktu siswa SMAN 3 Probolinggo. Kata kunci: REBT, konseling kelompok, Al-Quran, kedisiplinan waktu
Kerasnya Hidup Ditengah Keluarga Broken Home Perceraian: Pengaruh Religiositas Terhadap Psychological Distress Pada Remaja Pirade, Victoria Jeanet; Huwae, Arthur
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiositas terhadap psychological distress pada remaja keluarga broken home perceraian. Metode yang digunakan dalam penelitian kuantitatif dengan desain analisis regresi. Partisipan dalam penelitian ini sebanyakl 141 remaja broken home yang diambil menggunakan teknik snow ball sampling. Pengukuran menggunakan The Centrality of Religiosity Scale (CRS) (α=0,901) dan Kessler Psychological Distress Scale (α=0,909). Metode yang digunakan dalam analisis data penelitian menggunakan metode statistik regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiositas tidak berpengaruh terhadap psychological distress (t = 1,197  dan sig. = 0,233). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat faktor lain yang memengaruhi psychological distress remaja dari keluarga broken home. Implikasi dalam penelitian ini adalah perlu adanya tindakan yang dapat meningkatkan religiositas remaja dari keluarga broken home, supaya remaja broken home memiliki keseimbangan dalam pendidikan dan kehidupannya sehingga dapat menurunkan psychological distress yang dialaminya. Penelitian yang akan datang diharapkan dapat merancang cara menurunkan psychological distress pada remaja broken home dari keluarga yang bercerai. Kata kunci: religiositas, remaja, broken home, psychological distress, indonesia
Gambaran Penerimaan Diri Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) Remaja di Yayasan Pelita Ilmu Asyafa Ainaya Safira; Hilya Aini Nurridha; Ghozali
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6656

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan yang dihadapi ODHA remaja dalam menerima kondisinya, yang diperburuk oleh stigma sosial dan diskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan diri orang dengan HIV/AIDS (ODHA) remaja di Yayasan Pelita Ilmu. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Partisipan yang terlibat sebanyak satu orang sesuai kriteria penelitian, yang merupakan remaja akhir usia 18 tahun yang mengidap HIV/AIDS. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dan studi kepustakaan. Untuk memastikan kredibilitas, peneliti menggunakan triangulasi sumber dengan melibatkan pengurus yayasan, konselor, dan keluarga ODHA sebagai informan untuk memverifikasi hasil wawancara. Untuk uji keabsahan data, peneliti menggunakan teknik member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek memiliki tingkat pemahaman diri yang cukup baik meskipun belum sepenuhnya dapat menerima dirinya. Penerimaan diri yang positif memberikan dampak yang signifikan terhadap kemampuan individu dalam mengelola diri dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Kata kunci: penerimaan diri, ODHA, remaja
Layanan Bimbingan Kelompok Dalam Mengembangkan Self-Awareness Siswa di Sekolah Inklusi Hasanah, Binti Uswatun; IM Hambali; Arbin Janu Setiyowati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6696

Abstract

Kesadaran diri (self-awareness) merupakan pemahaman akan diri sendiri yang berkaitan dengan emosi, kekuatan, kelemahan, kebutuhan, dorongan, nilai dan tujuan hidup. Kesadaran diri di sekolah inklusi merupakan salah satu keterampilan akan kesadaran bahwa mengenal diri sendiri dapat berdampak pada interaksi sosial. Kesadaran diri (self-awareness) di sekolah inklusi memainkan peran penting untuk meminimalisir problematika yang ada pada lingkup inklusif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji layanan bimbingan kelompok dalam mengembangkan self-awareness siswa di sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Literatur didapatkan dengan jumlah 86 dari 62 jurnal nasional dan 24 jurnal internasional yang dikumpulkan, kemudian dihasilkan 10 jurnal yang dipilih melalui model PRISMA. Hasil dari kajian literatur ini adalah layanan bimbingan kelompok mampu untuk mengembangkan self-awareness siswa di sekolah inklusi. Penelitian ini memiliki dampak guna menjadi landasan ilmiah serta dapat memberikan kontribusi sebagai literatur dalam mengembangkan serta menguji keefektifan layanan bimbingan kelompok untuk mengembangkan sel-awareness siswa di sekolah inklusi. Kata kunci: bimbingan kelompok, self-awareness, sekolah inklusi
Integrasi Nilai Sumang Gayo Dalam Bimbingan Kelompok Teknik Biblioedukasi untuk Mengelola Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa SMP Mahara Pinte Nate; IM Hambali; Nur Hidayah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6701

Abstract

Keterampilan komunikasi interpersonal adalah kecakapan individu dalam membangun hubungannya baik dengan orang lain melalui proses komunikasi, baik komunikasi verbal maupun non verbal. Namun kenyataannya masih banyak individu yang memiliki keterampilan komunikasi interpersonal belum optimal. Keterampilan komunikasi interpersonal bukan merupakan bawaan dari lahir, sehingga  perlu dilatih dan dikembangkan, salah satunya melalui layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini mengkaji layanan bimbingan kelompok berpadukan teknik biblioedukasi dan  nilai sumang gayo. Penelitian ini menggunakan metode literature riview menggunakan PRISMA model. Hasil yang didapat berupa 14 artikel yang relevan dari 43 artikel yang diidentifikasi terkait bimbingan kelompok, teknik biblioedukasi, nilai sumang gayo dan keterampilan komunikasi interpersonal. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji kesesuaian layanan bimbingan kelompok teknik biblioedukasi berbasis sumang gayo untuk mengelola keterampilan komunikasi interpersonal siswa. Hasil penelitian menyebutkan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik biblioedukasi bermuatan nilai sumang gayo dipandang tepat dalam membimbing siswa dalam mengelola keterampilan komunikasi interpersonalnya agar lebih optimal. Kata kunci: bimbingan kelompok, biblioedukasi, sumang gayo, keterampilan komunikasi interpersonal
Kontribusi Intensitas Penggunaan Media Sosial, Moral Disengagement, dan Deindividuasi Terhadap Perilaku Cyberbullying pada Remaja Meydiningrum; Adi Atmoko; M. Ramli
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6708

Abstract

Perilaku cyberbullying merupakan masalah serius dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji kontribusi intensitas penggunaan media sosial, moral disengagement, dan deindividuasi terhadap perilaku cyberbullying. Metode menggunakan kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 78 subjek berusia 15-17 tahun yang melakukan perilaku cyberbullying tinggi. Data dikumpulkan melalui empat skala terkait. Analisis data secara deskriptif serta regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan intensitas penggunaan media sosial, moral disengagement, dan deindividuasi memiliki hubungan positif dan signifikan dengan perilaku cyberbullying (sig.F (4,496) = 0.000 < 0.05). Ketiga faktor ini berkontribusi sebesar 51,5% terhadap perilaku cyberbullying. Penelitian ini mendukung pengembangan layanan bimbingan dan konseling dengan layanan preventif untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai risiko cyberbullying serta layanan kuratif untuk menurunkan perilaku tersebut serta meningkatkan empati. Kerjasama antara sekolah, keluarga, dan pembuat kebijakan sangat penting untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman. Kata kunci: intensitas penggunaan media sosial, moral disengagement, deindividuasi, perilaku cyberbullying, remaja
Profil Kecenderungan Fear of Missing Out (FoMO) Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Wahyuningtyas, Indah; IM Hambali; Muslihati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6764

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan sosial media yang memunculkan kecenderungan Fear of Missing Out (FoMO) pada remaja. Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) adalah perasaan cemas atau khawatir ketika seseorang merasa melewatkan informasi yang menyenangkan dalam kehidupan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan Fear of Missing Out (FoMO) pada siswa SMA. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang melibatkan 226 siswa sebagai responden dengan menggunakan skala On-FoMO, kemudian data di analisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 11,06% berada pada kategori tinggi, 56,64% berada pada kategori sedang, dan 32,30% berada pada kategori rendah. Siswa yang memiliki kecenderungan Fear of Missing Out (FoMO) dengan kategori tinggi perlu mendapatkan perhatian khusus dari konselor sekolah agar tidak semakin parah. Sehingga diperlukan intervensi Bimbingan dan Konseling yang tepat pada siswa SMA dengan kecenderungan Fear of Missing Out (FoMO) berkategori tinggi. Kata kunci: fear of missing out (fomo), media sosial, siswa SMA

Page 89 of 100 | Total Record : 997


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 5 No. 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2016): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue