cover
Contact Name
Taufik Agung Pranowo
Contact Email
taufikagung@upy.ac.id
Phone
+6287719079467
Journal Mail Official
gcounsbkupy@upy.ac.id
Editorial Address
gcounsbkupy@upy.ac.id
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25416782     EISSN : 25806467     DOI : https://doi.org/10.31316/g.couns.v4
Core Subject : Science, Education,
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,040 Documents
Gambaran Psychological Well-Being Pada Caregiver Yang Merawat Pasien Stroke Elisabeth Dian Kurnia Tantami; Krismi Diah Ambarwati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6514

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai Psychological well-being yang diperlukan caregiver pasien Stroke untuk menghadapi tantangan dan menjalani hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran psychological well-being pada caregiver yang merawat pasien Stroke. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis. Subjek dalam penelitian ini berjumlah tiga orang caregiver lansia yang merawat suaminya yang sakit Stroke selama 10-15 tahun melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa caregiver memiliki penerimaan diri yang baik, memiliki hubungan yang positif dengan orang lain, mampu hidup mandiri, memiliki penguasaan lingkungan yang baik, memiliki tujuan hidup yang jelas dan dapat memaknai hidupnya, mampu mengembangkan keterampilannya dalam merawat suaminya, serta menampilkan aspek spiritualitas yang berkaitan dengan tercapainya psychological well-being yang baik. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman tentang gambaran psychological well being pada caregiver pasien Stroke. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya. Kata kunci: psychological well-being, caregiver, lansia
Pengaruh Mindfulness dan Religiusitas Terhadap Meningkatnya Tingkat Depresi Pada Remaja Muslim di Kota Kuningan Mochamad Khalam Khahardika Attamimi; Fahrul Rozi; Muhammad Abdul Halim Sani
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6521

Abstract

Remaja merupakan proses transisi usia dari anak menuju dewasa yang seringkali dihubungkan dengan perilaku negatif sehingga tidak sedikit remaja rentan mengalami kondisi emosi tidak stabil yang dapat mengakibatkan mengalami gangguan depresi. Depresi merupakan gangguan afektif yang dapat berimplikasi terhadap kondisi fisik, psikis, ataupun sosial seseorang. Sebanyak 6,1% jumlah populasi di Indonesia pada kelompok usia 15 tahun keatas terindikasi menderita gangguan mental. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh antara mindfulness, dan religiusitas terhadap depresi remaja akhir beragama muslim di Kota Kuningan. Pada penelitian ini metode yang dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik accidental sampling. Hasil menyebutkan bahwa mindfulness dan religiusitas berpengaruh simultan terhadap tingkat depresi pada remaja muslim di kota Kuningan. Maka remaja muslim di kota Kuningan yang memiliki tingkat mindfulness, religiusitas tinggi akan terhindar dari depresi. Penelitan ini dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam upaya pencegahan dan penanganan depresi pada remaja, meningkatkan kualitas hidup mereka melalui peningkatan mindfulness dan religiusitas. Kata kunci: mindfulness, religiusitas, depresi, remaja, muslim
The Influence of Humility and Forgiveness on Bullying Behavior in Islamic Student Gina Islamiyati; Abu Bakar Fahmi; M. Abdul Halim Sani
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6532

Abstract

Islamic boarding schools use a disciplinary system designed to make students accountable for their behavior. On the other hand, certain supervisors, also known as mudabbir or mudabbirah, could abuse it in order to threaten or exact revenge on students. Strict regulations and insufficient oversight create a climate that encourages bullying. Elliott's (2010) humility scale, McCullough et al TRIM-18 scale (adapted by Agung (2015)), and Shaw et al.'s (2013) bullying scale (FBS) were among the measurement instruments used. According to regression analysis, forgiveness greatly decreased bullying (p = 0.033), whereas humility did not significantly reduce bullying (p = 0.431). The entire regression model's lack of significance (p = 0.088) implies that differences in bullying behavior may not be significantly impacted by attitudes toward humility and forgiveness. This study investigates the relationship between bullying among Islamic boarding school students and attitudes of humility and forgiveness. Keywords: bullying, humility, forgiveness, islamic boarding school
Hubungan Kepercayaan Diri Dengan Kecemasan Berbicara Pada Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Tirta, Olivia Aldora Maria; Ambarwati, Krismi Diah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6533

Abstract

Mahasiswa dituntut untuk memiliki berbagai kompetensi, salah satunya adalah mahir berbicara di depan umum. Kemampuan ini seringkali terhambat oleh kecemasan berbicara yang muncul dan dapat dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan negatif antara kepercayaan diri dengan kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa Teknik Mesin. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik sampling insidental. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 100 orang dari beberapa universitas di Indonesia dengan beberapa kriteria tertentu. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan skala kepercayaan diri untuk mahasiswa dan skala PRCA-24. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik uji korelasi Spearman Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan diri menjadi salah satu faktor rendahnya kecemasan berbicara di depan umum yang dialami oleh mahasiswa Teknik Mesin. Kata kunci: kepercayaan diri, kecemasan berbicara di depan umum, mahasiswa, teknik mesin
Strategi Guru Dalam Pelaksanaan Bimbingan Dan Konseling Pada Anak Autis Di SLB TKLB Negeri Ternate Fatoni Achmad; Yulia Novita Sari; Dhanang Suwidagdho; Nurlian Doofa; Mulyanti Muin
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6568

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui strategi guru dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling anak autis di SLB TKLB Negeri Ternate. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Subjek penelitian yaitu guru yang mengajar anak autis di SLB TKLB Negeri Ternate. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Strategi guru di SLB TKLB Negeri Ternate dalam membantu anak autis mengatasi kesulitan belajar dilakukan melalui identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Tahap identifikasi kebutuhan, menyoroti pentingnya penyediaan ruang dan fasilitas belajar khusus serta penyesuaian pembelajaran berdasarkan kemampuan dan kebutuhan anak. Perencanaan kegiatan bimbingan dan konseling menekankan pendekatan individual dan interaktif, memperhatikan minat dan kondisi emosional anak. Pelaksanaan bimbingan dan konseling melibatkan penyesuaian pembelajaran dengan kemampuan anak serta kerjasama dengan orang tua untuk latihan di rumah. Penilaian dilakukan melalui metode kreatif seperti permainan dan pengulangan materi untuk mengevaluasi perkembangan dan pemahaman anak.
Adaptasi dan Standarisasi Multidimensional Aptitude Battery-II (Performa Tes) Sebagai Tes Intelegensi Bagi Siswa SMA Menggunakan Analisis RASCH Model Dewang Sulistiana; Juntika Nurihsan; Nandang Rusmana
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6593

Abstract

Multidimensional Aptitude Battery-II (MAB-II) adalah salah satu tes yang telah digunakan secara luas untuk menilai kemampuan intelektual. Penelitian ini bertuuan untuk menguji efektivitas Multidimensional Aptitude Battery-II yang telah diadaptasi sebagai tes kecerdasan untuk siswa SMA, SMK dan MA. Penelitian ini menggunakan desain metode campuran dengan menggabungkan elemen utama dari tiga metode penelitian secara hierarki dan berkesinambungan, yaitu penelitian eksploratif, deskriptif-verifikatif, dan pengembangan. Penelitian dilakukan di beberapa SMA, SMK dan MA di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, dengan subjek penelitian siswa kelas X, XI dan XII yang dipilih menggunakan teknik probability sampling, yaitu stratifield random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Multidimensional Aptitude Battery-II. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara empiris, Multidimensional Aptitude Battery-II layak digunakan sebagai alat ukur kecerdasan untuk siswa SMA, SMK dan MA di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya berdasarkan uji empiri menggunakan analisis Rasch Model dengan sampel yang telah ditentukan. Kata kunci: multidimensional aptitude battery-II, intelegensi, RASCH model
Keefektifan Konseling Kelompok Rational Emotive Behavior (REB) Berbasis Ayat Al-Qur’an Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Waktu Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA Hartoyo, Saiful; M. Ramli; Diniy Hidayatur Rahman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6608

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efekktivitas konseling kelompok rational emotive behavior (REB)  dengan teknik dispute Irrational Beliefs (DIBS) berbasis ayat Al Qur’an untuk meningkatkan kedisiplinan waktu siswa di SMAN3 Probolinggo. Perspektif perilaku emosional rasional (REB) dengan memperkuat ayat-ayat Alquran. Sasaran penelitian SMAN 3 Probolinggo class XI dengan delapan kelas paralel sejumlah 275 siswa. Desain penelitian adalah quasi-eksperimen, dengan kelompok eksperimen dan Kontrol disusun oleh peneliti mengacu pada teori kedisiplinan waktu Corey dikembangkan oleh peneliti sesuai dengan konteks kedisiplinan waktu siswa perspektif REBT (empat pandangan Irrational Belief dari Elis): 1) Low Frustration Tolerance, 2) Catastrophising, 3) Demandingnes, dan 4) Self Depreciation. Instrumen penelitian ini menggunakan skala kedisiplinan waktu. Berdasarkan uji Wilcoxon didapatkan bahwa nilai sig. 0,043 dan hasil uji mann whitney adalah sig. 0.138. hasil analisis tersebut didapatkan teknik dispute Irrational Beliefs (DIBS) berbasis ayat Al Qur’an efektif untuk meningkatkan disiplin waktu siswa SMAN 3 Probolinggo. Kata kunci: REBT, konseling kelompok, Al-Quran, kedisiplinan waktu
Kerasnya Hidup Ditengah Keluarga Broken Home Perceraian: Pengaruh Religiositas Terhadap Psychological Distress Pada Remaja Pirade, Victoria Jeanet; Huwae, Arthur
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiositas terhadap psychological distress pada remaja keluarga broken home perceraian. Metode yang digunakan dalam penelitian kuantitatif dengan desain analisis regresi. Partisipan dalam penelitian ini sebanyakl 141 remaja broken home yang diambil menggunakan teknik snow ball sampling. Pengukuran menggunakan The Centrality of Religiosity Scale (CRS) (α=0,901) dan Kessler Psychological Distress Scale (α=0,909). Metode yang digunakan dalam analisis data penelitian menggunakan metode statistik regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiositas tidak berpengaruh terhadap psychological distress (t = 1,197  dan sig. = 0,233). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat faktor lain yang memengaruhi psychological distress remaja dari keluarga broken home. Implikasi dalam penelitian ini adalah perlu adanya tindakan yang dapat meningkatkan religiositas remaja dari keluarga broken home, supaya remaja broken home memiliki keseimbangan dalam pendidikan dan kehidupannya sehingga dapat menurunkan psychological distress yang dialaminya. Penelitian yang akan datang diharapkan dapat merancang cara menurunkan psychological distress pada remaja broken home dari keluarga yang bercerai. Kata kunci: religiositas, remaja, broken home, psychological distress, indonesia
Gambaran Penerimaan Diri Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) Remaja di Yayasan Pelita Ilmu Asyafa Ainaya Safira; Hilya Aini Nurridha; Ghozali
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6656

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tantangan yang dihadapi ODHA remaja dalam menerima kondisinya, yang diperburuk oleh stigma sosial dan diskriminasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan diri orang dengan HIV/AIDS (ODHA) remaja di Yayasan Pelita Ilmu. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Partisipan yang terlibat sebanyak satu orang sesuai kriteria penelitian, yang merupakan remaja akhir usia 18 tahun yang mengidap HIV/AIDS. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dan studi kepustakaan. Untuk memastikan kredibilitas, peneliti menggunakan triangulasi sumber dengan melibatkan pengurus yayasan, konselor, dan keluarga ODHA sebagai informan untuk memverifikasi hasil wawancara. Untuk uji keabsahan data, peneliti menggunakan teknik member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek memiliki tingkat pemahaman diri yang cukup baik meskipun belum sepenuhnya dapat menerima dirinya. Penerimaan diri yang positif memberikan dampak yang signifikan terhadap kemampuan individu dalam mengelola diri dan berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Kata kunci: penerimaan diri, ODHA, remaja
Layanan Bimbingan Kelompok Dalam Mengembangkan Self-Awareness Siswa di Sekolah Inklusi Hasanah, Binti Uswatun; IM Hambali; Arbin Janu Setiyowati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6696

Abstract

Kesadaran diri (self-awareness) merupakan pemahaman akan diri sendiri yang berkaitan dengan emosi, kekuatan, kelemahan, kebutuhan, dorongan, nilai dan tujuan hidup. Kesadaran diri di sekolah inklusi merupakan salah satu keterampilan akan kesadaran bahwa mengenal diri sendiri dapat berdampak pada interaksi sosial. Kesadaran diri (self-awareness) di sekolah inklusi memainkan peran penting untuk meminimalisir problematika yang ada pada lingkup inklusif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji layanan bimbingan kelompok dalam mengembangkan self-awareness siswa di sekolah inklusi. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Literatur didapatkan dengan jumlah 86 dari 62 jurnal nasional dan 24 jurnal internasional yang dikumpulkan, kemudian dihasilkan 10 jurnal yang dipilih melalui model PRISMA. Hasil dari kajian literatur ini adalah layanan bimbingan kelompok mampu untuk mengembangkan self-awareness siswa di sekolah inklusi. Penelitian ini memiliki dampak guna menjadi landasan ilmiah serta dapat memberikan kontribusi sebagai literatur dalam mengembangkan serta menguji keefektifan layanan bimbingan kelompok untuk mengembangkan sel-awareness siswa di sekolah inklusi. Kata kunci: bimbingan kelompok, self-awareness, sekolah inklusi

Page 89 of 104 | Total Record : 1040


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 03 (2026): July 2026 Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 5 No. 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2016): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue