G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Articles
997 Documents
Gambaran Kecemasan Sosial Remaja Akhir
Poetry, Tsulistia;
Tjalla, Awaluddin;
Rahmat Hidayat, Dede
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6270
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan sosial remaja akhir MAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik MAN kelas XI Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Keagamaan. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling berjumlah 60 peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50 orang dalam kategori rendah (83.3%) dan 10 orang dalam kategori tinggi (16.7%), sehingga secara garis besar mayoritas peserta didik MAN kelas XI Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Keagamaan mengalami kecemasan sosial dalam kategori rendah. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh guru BK sebagai asesmen kebutuhan untuk membuat program BK meliputi layanan dasar sebagai upaya pencegahan bagi peserta didik dengan kategori rendah. Sementara, untuk peserta didik dengan kategori tinggi dapat menerapkan layanan responsif sebagai upaya pengentasan masalah agar tidak berlangsung lama dan berdampak buruk pada perkembangan sosial peserta didik. Kata kunci: kecemasan sosial, remaja akhir, kecemasan remaja
Model Conteks, Input, Proses Dan Produk (CIPP) Dalam Evaluasi Bimbingan Dan Konseling: Studi Tinjauan Pustaka
Salsabila Farah Diba;
Uman Suherman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6281
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai literatur tentang model evaluasi Context, input, process dan product (CIPP) yang dapat diterapkan dalam bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan studi kepustakaan (library research) dengan mencari berbagai sumber referensi yang relevan (buku, makalah atau artikel ilmiah) tentang model CIPP dalam evaluasi bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan analisis isi dalam menganalisis data yaitu melakukan analisis terhadap isi dari setiap referensi tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi model Context, input, process dan product (CIPP) menjadi salah satu model evaluasi efektif yang dapat digunakan dalam evaluasi program bimbingan dan konseling karena berfokus pada perbaikan dan peningkatan program bimbingan dan konseling. Penelitian ini meningkatkan kesadaran dan pemahaman pembaca terkhusus guru BK dalam menerapkan model CIPP pada evaluasi program Bimbingan dan Konseling di sekolah. Kata kunci: evaluasi, model CIPP, manajemen bimbingan dan konseling
Perbedaan Adaptabilitas Karir Peserta Didik Pada Kurikulum Merdeka Kelas XI dan Kurikulum 2013 Kelas XII
Kirana, Pingki Puspita;
Nurmawati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6290
Penelitian bertujuan agar peserta didik mampu memenuhi tahap perkembangan sebagai remaja untuk dapat merencanakan karirnya sesuai minat dan bakat yang dimiliki serta mampu beradaptasi pada perubahan yang terjadi baik sebelum tamat sekolah atau ketika akan menempuh perjalanan berikutnya dengan memasuki perguruan tinggi atau dunia kerja. Sehingga peneliti memutuskan untuk melakukan penelitian tentang perbedaan adaptabilitas karir peserta didik pada kurikulum merdeka kelas XI dan kurikulum 2013 kelas XII SMAN 94 JAKARTA. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif deskripti. Populasi penelitian berjumlah 396 dan menggunakan sampel total 80 responden dengan kurikulum merdeka kelas XI 40 responden, dan kurikulum 2013 kelas XII 40 responden. Data dianalisis menggunakan uji T Mann Whitney menujukkan hasil 0,005 < 0,05, bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Dapat diartiartikan sebagai adanya perbedaan atara kelompok dan . Kesimpulannya terdapat perbedaan adaptabilitas karir dengan skor menujukkan kategori sedang untuk dua kelompok tersebut. Kata kunci: adaptabilitas karir, kurikulum, peserta didik
Efektivitas Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Role Playing untuk Meningkatkan Disiplin Belajar Siswa di SMPN 16 Kota Jambi
Melisa Tria Rosantika;
Yulianti;
Yanto
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6293
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas layanan bimbingan kelompok dengan teknik role playing untuk meningkatkan disiplin belajar. Populasi penelitian ini adalah kelas 8 dengan jumlah 323 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 8 orang siswa dari kelas VIII H. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil pretest menunjukkan rata-rata disiplin belajar yang dimiliki siswa berada pada kategori rendah. Pada hasil posstets disiplin belajar menunjukkan bahwa rata-rata skor disiplin belajar siswa berada pada kategori tinggi. disiplin belajar siswa mulai meningkat setelah diberikan perlakuan dimana siswa mulai menunjukkan perilaku yang mencerminkan kedisiplinan. Berdasarkan hasil uji n gain perlakuan yang diberikan terbukti efektif untuk meningkat disiplin belajar siswa. Melalui teknik role playing dalam layanan bimbingan kelompok, siswa tidak hanya belajar untuk lebih disiplin tetapi juga mengembangkan berbagai keterampilan penting yang akan bermanfaat bagi kehidupan akademik dan pribadi mereka Kata kunci: bimbingan kelompok, role playing, disiplin belajar
Nilai-Nilai Tradisi Pantang Larang Melayu Sebagai Proses Pembentukan Karakter Anak
Khairur Rahmah;
Bakhrudin All Habsy;
Najlatun Naqiyah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6297
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai tradisi pantang larang melayu sebagai proses pembentukan karakter. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah literature review dengan membaca dan menelaah berbagai jurnal. Hasil penelitian didapatkan dari jurnal yang sesuai dengan kriteria inklusi: 10 tahun terakhir. Berdasarkan hasil analisis dari jurnal-jurnal tersebut tradisi pantang larang merupakan tradisi masyarakat melayu berisi ungkapan yang bersifat larangan. Tradisi pantang larang digunakan bimbingan konseling sebagai media pembentukan karakter anak. Karakter anak yang terbentuk melalui nilai tradisi pantang larang melayu adalah karakter jujur, adil, disiplin, beretika, sopan santun dan religi. Karakter tersebut dibentuk melalui nilai religi, nilai kesopanan, dan nilai moral. Kata kunci: karakter, nilai-nilai, pantang larang
Peningkatan Kepercayaan Diri Korban Bullying Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Asertive Training
Yula Wardani, Silvia;
Pramudia Trisnani, Rischa
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6299
Bullying memberikan dampak negatif pada kepercayaan diri korban. Layanan konseling kelompok teknik asertive training menjadi salah satu solusi efektif untuk membantu korban bullying meningkatkan kepercayaan diri. Tujuaan penelitian untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri korban bullying dan efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik pelatihan asertif. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling, dimana siswa menjadi korban bullying. Metode pengumpulan data pada penelitian melalui angket kepercayaan diri korban bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, tepatnya penelitian eksperimen. Teknik analisis data menggunakan uji t untuk mengetahui perbedaan sebelum diberi perlakuan dengan konseling kelompok dan setelah diberi perlakuan konseling kelompok dengan teknik latihan asertif. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan skor antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil uji SPSS menggunakan uji t menunjukkan nilai sebesar 0,00. Kesimpulan penelitian adalah layanan konseling kelompok dengan teknik pelatihan asertif efektif meningkatkan rasa percaya diri korban. Kepercayaan diri korban bulllying dapat meningkat setelah mendapatkan layanan konseling kelompok dengan teknik assertive training. Kata kunci: kepercayaan diri, bullying, konseling kelompok, assertive training
Budaya Wor Dalam Pengembangan Resiliensi Perempuan Yang Mengalami Peristiwa Biak Berdarah Tahun 1998
Rumwaropen, Yuliana Miryam;
Prasetya, Berta Esti Ari
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6300
Peristiwa Biak berdarah pada tahun 1998 cukup meninggalkan trauma bukan hanya pada korban namun terhadap perempuan yang mengalami peristiwa Biak berdarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana budaya wor dalam pengembangan resiliensi perempuan yang mengalami peristiwa Biak berdarah pada tahun 1998. Partisipan dalam penelitian ini merupakan perempuan dewasa madya berusia 40-60 tahun yang mengalami peristiwa Biak berdarah pada Tahun 1998. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini menggunakan interpretative phenomenological analysis (IPA) kemudian uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya wor dalam pengembangan resiliensi perempuan yang mengalami peristiwa Biak berdarah mendorong partisipan untuk mampu meregulasi emosi dan bersikap optimis mendukung partisipan untuk resilien. Kata kunci: resiliensi, budaya wor, perempuan
Validasi Instrumen Sikap Optimisme Remaja: Analysis Rasch Model
Salwa Almaliyah;
Ahman
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6310
Optimisme merupakan kecenderungan individu untuk memiliki harapan positif terhadap masa depan, dan meyakini bahwa segala sesuatu akan berjalan menuju kebaikan. Hal ini merupakan sikap mental yang sangat penting dalam perkembangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi instrument sikap optimisme remaja. Instrumen tersebut dikembangkan berdasarkan 4 aspek yang dirumuskan oleh Seligman (2006). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 212 remaja dengan rentang usia 12-18 tahun. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desai penelitian survei. Pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan bantuan Rasch Model dengan aplikasi Winsteps versi 3.73. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrument sikap optimisme remaja menunjukkan validitas dan reliabilitas yang tinggi dengan 27 dari 30 item yang layak digunakan, konsistensi logit yang meningkat, serta nilai alpha Cronbach dan Item Reliability yang sangat baik. Hal tersebut mengindikasikan bahwa instrumen yang dikembangkan akurat dalam mengukur sikap optimisme remaja Kata kunci: optimisme, validitas, reliabilitas
Upaya Guru Bimbingan dan Konseling Terhadap Kematangan Karir Remaja Melalui Bimbingan Karir
Saida Amini Thasfa;
Nurussakinah Daulay
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6314
Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran Guru Bimbingan dan Konseling terhadap karir siswa di sekolah. Guru Bimbingan Konseling memiliki peran krusial dalam kematangan karir siswa. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi upaya Bimbingan Karir oleh Guru BK, 2) menilai efektivitas kinerja Guru BK dan program bimbingan konseling di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif dengan pendekatan Fenomenologis. Subjek penelitian terdiri dari 5 Guru BK yang berasal dari sekolah di Kecamatan Babalan, yaitu SMA Negeri 1 Babalan, SMA Negeri 1 Sei Lepan, SMP Negeri 2 Babalan, dan MAS Al-WASLIYAH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru Bimbingan Konseling memainkan peran penting dalam program bimbingan konseling yang diterapkan dan efektif. Penerapan Teori Donald E. Super dalam bimbingan karir memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa tentang diri mereka, serta informasi yang relevan tentang pilihan karir. Penelitian ini menekankan pentingnya program bimbingan karir yang sistematis dan berkelanjutan di sekolah untuk mendukung kematangan karir remaja. Kata kunci: guru bimbingan dan konseling, kematangan karir, siswa, bimbingan karir
Pelaksanaan Komunikasi Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Dan Tenaga Kependidikan di SMA Cerdas Murni Tembung
Neliwati;
Asril Umar;
Yeni Nasril
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6315
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pelaksanaan komunikasi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru dan tenaga kependidikan di SMA Cerdas Murni Tembung. Fokus utama penelitian ini adalah bagaimana kepala sekolah menerapkan dan mensosialisasikan peraturan-peraturan serta mengembangkan kinerja guru dan tenaga kependidikan melalui kegiatan yang mendukung profesionalitas mereka. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan sebagai responden utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif dari kepala sekolah memainkan peran penting dalam pencapaian kinerja yang optimal. Kepala sekolah yang mampu membangun komunikasi yang baik, memberikan arahan yang jelas, dan memotivasi guru serta tenaga kependidikan berhasil menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan produktif. Selain itu, keberhasilan komunikasi internal yang baik antara kepala sekolah dan stafnya berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan prestasi siswa di bidang akademik dan non-akademik. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peran kepala sekolah dalam manajemen komunikasi untuk meningkatkan kinerja institusi pendidikan secara keseluruhan. Kata kunci: komunikasi, kepala sekolah, kinerja