cover
Contact Name
Taufik Agung Pranowo
Contact Email
taufikagung@upy.ac.id
Phone
+6287719079467
Journal Mail Official
gcounsbkupy@upy.ac.id
Editorial Address
gcounsbkupy@upy.ac.id
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25416782     EISSN : 25806467     DOI : https://doi.org/10.31316/g.couns.v4
Core Subject : Science, Education,
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,040 Documents
Integrasi Nilai Sumang Gayo Dalam Bimbingan Kelompok Teknik Biblioedukasi untuk Mengelola Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa SMP Mahara Pinte Nate; IM Hambali; Nur Hidayah
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v9i1.6701

Abstract

Keterampilan komunikasi interpersonal adalah kecakapan individu dalam membangun hubungannya baik dengan orang lain melalui proses komunikasi, baik komunikasi verbal maupun non verbal. Namun kenyataannya masih banyak individu yang memiliki keterampilan komunikasi interpersonal belum optimal. Keterampilan komunikasi interpersonal bukan merupakan bawaan dari lahir, sehingga  perlu dilatih dan dikembangkan, salah satunya melalui layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini mengkaji layanan bimbingan kelompok berpadukan teknik biblioedukasi dan  nilai sumang gayo. Penelitian ini menggunakan metode literature riview menggunakan PRISMA model. Hasil yang didapat berupa 14 artikel yang relevan dari 43 artikel yang diidentifikasi terkait bimbingan kelompok, teknik biblioedukasi, nilai sumang gayo dan keterampilan komunikasi interpersonal. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji kesesuaian layanan bimbingan kelompok teknik biblioedukasi berbasis sumang gayo untuk mengelola keterampilan komunikasi interpersonal siswa. Hasil penelitian menyebutkan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik biblioedukasi bermuatan nilai sumang gayo dipandang tepat dalam membimbing siswa dalam mengelola keterampilan komunikasi interpersonalnya agar lebih optimal. Kata kunci: bimbingan kelompok, biblioedukasi, sumang gayo, keterampilan komunikasi interpersonal
Kontribusi Intensitas Penggunaan Media Sosial, Moral Disengagement, dan Deindividuasi Terhadap Perilaku Cyberbullying pada Remaja Meydiningrum; Adi Atmoko; M. Ramli
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6708

Abstract

Perilaku cyberbullying merupakan masalah serius dalam pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji kontribusi intensitas penggunaan media sosial, moral disengagement, dan deindividuasi terhadap perilaku cyberbullying. Metode menggunakan kuantitatif dengan pendekatan korelasional, melibatkan 78 subjek berusia 15-17 tahun yang melakukan perilaku cyberbullying tinggi. Data dikumpulkan melalui empat skala terkait. Analisis data secara deskriptif serta regresi linear berganda. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan intensitas penggunaan media sosial, moral disengagement, dan deindividuasi memiliki hubungan positif dan signifikan dengan perilaku cyberbullying (sig.F (4,496) = 0.000 < 0.05). Ketiga faktor ini berkontribusi sebesar 51,5% terhadap perilaku cyberbullying. Penelitian ini mendukung pengembangan layanan bimbingan dan konseling dengan layanan preventif untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai risiko cyberbullying serta layanan kuratif untuk menurunkan perilaku tersebut serta meningkatkan empati. Kerjasama antara sekolah, keluarga, dan pembuat kebijakan sangat penting untuk menciptakan lingkungan digital yang lebih aman. Kata kunci: intensitas penggunaan media sosial, moral disengagement, deindividuasi, perilaku cyberbullying, remaja
Profil Kecenderungan Fear of Missing Out (FoMO) Pada Siswa Sekolah Menengah Atas Wahyuningtyas, Indah; IM Hambali; Muslihati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6764

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan sosial media yang memunculkan kecenderungan Fear of Missing Out (FoMO) pada remaja. Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) adalah perasaan cemas atau khawatir ketika seseorang merasa melewatkan informasi yang menyenangkan dalam kehidupan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecenderungan Fear of Missing Out (FoMO) pada siswa SMA. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang melibatkan 226 siswa sebagai responden dengan menggunakan skala On-FoMO, kemudian data di analisis dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 11,06% berada pada kategori tinggi, 56,64% berada pada kategori sedang, dan 32,30% berada pada kategori rendah. Siswa yang memiliki kecenderungan Fear of Missing Out (FoMO) dengan kategori tinggi perlu mendapatkan perhatian khusus dari konselor sekolah agar tidak semakin parah. Sehingga diperlukan intervensi Bimbingan dan Konseling yang tepat pada siswa SMA dengan kecenderungan Fear of Missing Out (FoMO) berkategori tinggi. Kata kunci: fear of missing out (fomo), media sosial, siswa SMA
Hubungan Regulasi Emosi Dengan Penerimaan Diri Pada Remaja Yang Mengalami Body Shaming Andriana, Priskila Rossi; Heru Astikasari Setya Murti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6775

Abstract

Pengalaman body shaming kerap dialami remaja yang lekat dengan perubahan fisik dan emosional yang berdampak pada penurunan penerimaan diri. Regulasi emosi berperan penting mengontrol reaksi emosional remaja terhadap pengalaman body shaming. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan regulasi emosi dengan penerimaan diri pada remaja yang mengalami body shaming. Sampel penelitian ini adalah remaja yang mendapatkan body shaming dalam 2 tahun terakhir, berusia 13-21 tahun, dan berdomisili di Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 134 responden. Pengumpulan data menggunakan Skala Penerimaan Diri dan Skala Regulasi Emosi dengan teknik purposive sampling. Metode analisis menggunakan Spearman Rho’ diperoleh nilai r sebesar 0,656 dengan sig = 0,000 (p<0,01) yang berarti hipotesis diterima atau terdapat hubungan positif dan signifikan dimana peningkatan atau penurunan regulasi emosi maka diikuti dengan peningkatan atau penurunan penerimaan diri pada remaja yang mengalami body shaming. Dengan demikian, regulasi emosi dapat mengatasi emosi yang dirasakan sehingga membantu remaja menerima diri dalam menghadapi perlakuan body shaming. Kata kunci: regulasi emosi, penerimaan diri, body shaming, remaja
Konseling Kelompok Pendekatan Behavioral Dengan Teknik Modeling Untuk Meningkatkan Kedisiplinan Belajar Siswa Sekolah Menengah Pertama Ahmad Irfan Nurul Chairi; Kurniawan, Drajat Edy; Hartuti; Anita Dwi Safitri; Agung Slamet Kusmanto; Susilo Adi Pratomo
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6782

Abstract

Akar permasalahan siswa yang kurang disiplin dalam belajar adalah siswa lebih suka bermain dengan teman-temannya yang tidak berada di sekolah, hingga larut malam. Untuk itu diperlukan layanan konseling individu yang benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan konseling kelompok pendekatan behavioral dengan teknik modelling dalam mengubah perilaku kurang disiplin belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Tepus. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan menggunakan satu kelompok eksperimen yang diberi perlakuan. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Tepus. Sementara itu teknik sampling yang digunakan yaitu teknik sampling purposive dengan memilih siswa yang memiliki tingkat kedisiplinan belajar yang rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling kelompok pendekatan behavioral dengan teknik modeling efektif untuk mengubah perilaku kurang disiplin belajar siswa. Dampaknya yaitu siswa menjadi lebih disiplin dalam melaksanakan aktifitas pembelajaran di sekolah. Kata kunci: terapi perilaku, teknik pemodelan, disiplin, pembelajaran siswa
Gambaran Evektifitas Cognitive Behavior Therapy Untuk Mengurangi Stres Akademik Pada Peserta Didik Di Sekolah Menengah Pertama Halim, Suprianto Baen; Awaluddin Tjalla; Susi Fitri
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6783

Abstract

Kesulitan-kesulitan yang dialami oleh peserta didik akan dipersepsi sebagai beban yang melebihi batas kemampuan peserta didik dan akan berdampak stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas bimbingan cognitive-behavior therapy untuk mengurangi stres akademik pada peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental design karena adanya manipulasi perubah bebas yang berupa perlakuan atau treatment. Hasil studi pendahuluan terhadap 30 peserta didik didapatkan 83,3% peserta didik yang mengalami stres akademik tinggi, 16,7% rendah. Subjek penelitiannya adalah peserta didik yang berada pada kategori stres akademik tinggi yaitu sebanyak 20 orang yang kemudian diberi perlakuan atau tritmen untuk mengukur keefektifan sebelum data didapatkan 83,3<8,35 artinya ada perbedaan atau perubahan peserta didik ketika diberikan tritmen bimbingan cognitive-behavior therapy sehingga dapat diartikan bahwa berhasil menyelesaikan satu masalah yaitu mengurangi stres akademik di SMP Negeri 8 palopo.  Kata Kunci: bimbingan cognitive behavior therapy, stres akademik, peserta didik
Kecerdasan Emosi dan Resiliensi Akademik Sebagai Prediktor Prestasi Akademik Mahasiswa Fadli Rahman; Elfandrian Putra; Elis Yulia Ningsih
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6859

Abstract

Dalam konteks pendidikan tinggi di Indonesia, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) menjadi indikator utama dalam menilai keberhasilan akademik. Namun, tidak semua mahasiswa mampu mencapai prestasi akademik yang memuaskan, meskipun memiliki potensi yang memadai.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosi dan resiliensi akademik sebagai prediktor prestasi akademik pada mahasiswa Sarjana di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling, dan teknik analisis data regresi logistik ordinal. Sampel penelitian terdiri dari 425 mahasiswa dari berbagai program studi yang berpartisipasi secara sukarela. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, resiliensi akademik merupakan prediktor signifikan terhadap prestasi akademik dengan koefisien resiliensi akademik (0.050) dan kecerdasan emosi (-0.032) terhadap prestasi akademik. Pengembangan kecerdasan emosi dan resiliensi akademik harus seimbang untuk meningkatkan prestasi akademik agar tidak terlalu fokus pada aspek emosional dan interpersonal hingga mengabaikan pencapaian akademik. Kata kunci:  kecerdasan emosi, resiliensi akademik, prestasi akademik, mahasiswa
Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Terhadap Konsep Diri Peserta Didik SMP Indy Rahma Aulia; Dwi Dasalinda; Eka Heriyani; Haning Tri Widiastuti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6875

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang muncul pada peserta didik yang berkaitan dengan konsep diri. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dalam meningkatkan konsep diri peserta didik  di  SMPN  9  Tambun  Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pra-eksperimen model one group pre-test post-test. Berdasarkan analisis statistik didapatkan nilai sig. sebesar 0.001 untuk mendapatkan titik ‘t’ dengan taraf signifikansi 5%. df=8-1=7, t0=5,33 dan tt= 2,36. Berdasarkan hasil uji analisis membuktikan bahwa Konseling Kelompok berpengaruh signifikan dalam meningkatkan konsep diri peserta didik di SMPN 9 Tambun Selatan. Penelitian ini penting dilakukan untuk meningkatkan konsep diri peserta didik, karena konsep diri positif mampu memberikan dampak baik dalam bidang akademik maupun sosial. Kata kunci: konseling kelompok, konsep diri, peserta didik
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Melestarikan Budaya Lokal Moloku Kie Raha pada Pendidikan Anak Usia Dini Taib, Bahran; Winda Oktaviani; Budi Rahardjo
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6891

Abstract

Globalisasi mengancam pelestarian budaya lokal, sehingga penting untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam pendidikan anak usia dini. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan dan memahami proses pengimplementasian Kurikulum Merdeka melalui projek penguatan pelajar Pancasila (P5) di PAUD dalam upaya melestarikan budaya lokal Moloku Kie Raha. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, guru, dan wali kelas untuk menggambarkan praktik pengajaran budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Pembina 7 berhasil mengintegrasikan berbagai aspek budaya lokal Moloku Kie Raha, seperti, bahasa daerah tenate, tarian lalyon, makanan kebong, dan sejarah kesultanan Ternate ke dalam pembelajran Kurikulum Merdeka. Kurikulum Merdeka dapat menjadi strategi efektif untuk melestarikan budaya lokal dan meningkatkan efektivitas pembelajaran. Dengan integrasi kearifan lokal, Kurikulum Merdeka dapat membantu melestarikan dan memperkuat identitas budaya lokal, serta meningkatkan kesadaran dan rasa bangga akan warisan budaya Masyarakat. Kata Kunci: kurikulum merdeka, budaya lokal, moloku kie raha
Bagaimana Hubungan Antara Self-Awareness Dengan Self-Concealment Generasi Z? Studi Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Astuti, Budi; Rachmawati, Indriyana; Mumpuni, Sesya Dias
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6900

Abstract

Penelitian ini menyelidiki hubungan antara kesadaran diri dan penyembunyian diri di kalangan mahasiswa Generasi Z. Dengan menggunakan metodologi penelitian korelasional, studi ini meneliti data dari 156 peserta menggunakan analisis korelasi bivariat. Korelasi positif yang kuat antara kesadaran diri dan penyembunyian diri terlihat jelas dalam data, seperti yang ditunjukkan oleh koefisien korelasi Pearson sebesar 0,360 (p <0,01). Hal ini mengimplikasikan bahwa terdapat korelasi positif antara kesadaran diri dan penyembunyian diri, serta korelasi negatif. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang dinamika psikologis Generasi Z, menyoroti interaksi yang kompleks antara kedua variabel ini dan menunjukkan implikasi potensial untuk kesehatan mental dan program pendidikan yang ditargetkan untuk demografi ini. Kata kunci: self-concealment, self-awareness, convenience, mahasiswa

Page 90 of 104 | Total Record : 1040


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 03 (2026): July 2026 Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 5 No. 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2016): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue