cover
Contact Name
Taufik Agung Pranowo
Contact Email
taufikagung@upy.ac.id
Phone
+6287719079467
Journal Mail Official
gcounsbkupy@upy.ac.id
Editorial Address
gcounsbkupy@upy.ac.id
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25416782     EISSN : 25806467     DOI : https://doi.org/10.31316/g.couns.v4
Core Subject : Science, Education,
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 997 Documents
Hubungan Social Comparison Dengan Body Dissatisfaction Pada Dewasa Awal Pengguna Instagram Meilany Putri Lestari; Heru Astikasari Setya Murti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7102

Abstract

Perkembangan media sosial terutama Instagram, mendorong individu untuk membandingkan diri serta memunculkan standar ideal yang sulit dicapai, sehingga perbandingan sosial menyebabkan ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan perbandingan sosial dan ketidakpuasan tubuh pada dewasa awal pengguna Instagram. Menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain korelasional yang melibatkan 224 partisipan, dipilih melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan Iowa-Netherlands Comparison Orientation Measure (INCOM), reliabilitas 0,950 dan Body Shape Questionnaire (BSQ-34), reliabilitas 0,871. Hasilnya, semakin tinggi tingkat perbandingan sosial yang dilakukan individu, semakin tinggi pula tingkat ketidakpuasan tubuh yang dirasakan. Sehingga uji hipotesis dalam penelitian ini diterima, diharapkan individu dapat lebih memahami dampak perbandingan sosial terhadap ketidakpuasan tubuh, yang dapat berpotensi dalam mempengaruhi cara pandang terhadap diri sendiri maupun orang lain.  Kata Kunci: perbandingan sosial, ketidakpuasan tubuh, dewasa awal, pengguna instagram
Pengaruh Self Acceptance Terhadap Self Confidence Pada Wanita Dewasa Awal Yang Mengalami Body Shaming Dhea Nur Ardila; Seffria; Elis Yulia Ningsih
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7111

Abstract

Standar kecantikan di masyarakat membuat wanita merasa kurang percaya diri, karena sering dibandingkan dengan kriteria yang ada. Hal ini mengakibatkan individu sulit menerima bentuk tubuh mereka dan berusaha mengubahnya agar sesuai dengan standar yang ada. Penelitian sebelumnya menunjukan bahwa wanita dewasa awal dengan tingkat penerimaan diri yang tinggi cenderung memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self acceptance terhadap self confidence pada Wanita dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode convenience sampling. Populasi penelitian terdiri dari 110 wanita berusia 18–25 tahun, pernah mengalami body shaming, dan tinggal di Jabodetabek. Penyebaran kuesioner menggunakan google form yang berisi 30 item menggunakan skala likert 1 sampai 5. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara penerimaan diri dan kepercayaan diri. Kontribusi penelitian ini yaitu pentingnya penerimaan diri sebagai salah satu faktor kunci dalam membangun kepercayaan diri, khususnya pada wanita dewasa awal yang mengalami body shaming. Kata Kunci: self acceptance, self confidence, dewasa awal, body shaming
Nutrition Counseling and Stunting Prevention in Toddlers: A Systematic Literature Review Solikin, Asep; setiawan, Muhammad Andi; Putra, Andi Riswandi Buana
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7115

Abstract

Stunting in children is a serious global nutrition issue that long-term impacts health and development. This study aims to analyze the role of nutrition counseling in preventing stunting through a systematic review of 162 articles from databases such as PubMed, Google Scholar, Semantic Scholar, and Scopus, with 16 articles meeting the criteria for further analysis using NVivo and Biblioshiny. The results show that nutrition counseling can improve nutritional knowledge and child growth, although its effectiveness varies across studies. Some research, such as Nadimin et al. (2021) and Christian et al. (2020), indicates that while counseling does not directly reduce the prevalence of stunting, it does raise parental awareness about healthy feeding practices. In conclusion, a comprehensive approach is needed, including family involvement and improved access to healthcare services. Further research is recommended to broaden the scope and explore the long-term impact of these interventions. Keywords: counseling, nutrition, stunting, toddlers, systematic literature review
Teknik Sinemaedukasi Berbasis Structure Learning Approach (SLA) Dalam Bimbingan Kelompok Untuk Mengembangkan Perilaku Asertif Siswa SMP Fahira, Ihza Chaidarotul; Arbin Janu Setiyowati; Im Hambali
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7117

Abstract

Remaja awal, dengan rentang usia 13-15 tahun, setara dengan usia siswa SMP. Pada tahap ini, mereka sering mengalami gejolak emosi yang labil, membuat mereka cemas akan penolakan dari teman sebayanya. Penting bagi remaja awal untuk mengembangkan perilaku asertif, yang memungkinkan mereka mengekspresikan perasaan tanpa menyakiti orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sinemaedukasi berbasis Structure Learning Approach (SLA) dalam bimbingan kelompok untuk meningkatkan perilaku asertif siswa SMP. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui database Google Scholar dan ScienceDirect, ditemukan 12 artikel yang dikaji lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinemaedukasi efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang perilaku asertif. Pendekatan SLA yang terstruktur membantu siswa mengembangkan perilaku ini secara bertahap, sementara bimbingan kelompok memungkinkan mereka belajar bersama secara mendalam. Metode ini dapat membantu konselor menciptakan lingkungan yang mendukung komunikasi yang baik dan asertif. Kata kunci: bimbingan kelompok, sinemaedukasi, structure learning approach
Hubungan Self-Esteem Dan Minat Belajar dengan Kematangan Karir Siswa DI SMK Zulfahriansyah Harahap; Salamiah Sari Dewi; Amanah Surbakti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7126

Abstract

Lembaga pendidikan formal yang berperan dalam membentuk karir dan mengembangkan kemampuan siswa sebagai persiapan untuk masa depan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan self-estem, minat belajar dengan kematangan karir siswa. Metode  menggunakan kuantitatif populasi 493 dan sampel 100 siswa. Alat ukur yang dipakai yaitu skala. Analisis data dengan Regresi Berganda. Berdasarkan hasil yaitu (1) Signifikan 0,712 dengan p= 0,000 < 0,050 (self-esteem dengan kematangan karir ). (2) hubungan  positif  nilai koefisien (rxy)= 0,937 dengan p= 0,000 < 0,050 (antara minat belajar dengan kematangan karir). (3) Berdasarkan hasil analisis, diketahui terdapat hubungan positif yang signifikan antara self-esteem dan minat belajar dengan kematangan karir. Sehingga adanya hubungan positif yang signifikan antara self-esteem dengan kematangan karir, Adanya hubungan  positif yang signifikan antara minat belajar dengan kematangan karir. Apabila self esteem dan minat belajar tidak baik maka akan berdampak pada karir di masa depan. Kata kunci: kematangan karir, self–esteem, minat belajar
Hubungan Body Image Dengan Self-Esteem Pada Ibu Yang Bergabung Dalam Komunitas Beauty Influencer Mulyanto, Angeline Meisya; Rahayu, Maria Nugraheni Mardi
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7142

Abstract

Saat ini banyak ibu yang menjadikan beauty influencer sebagai pekerjaan tetap maupun hanya sebagai pekerjaan sampingan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara body image dengan self-esteem pada ibu yang bergabung dalam komunitas beauty influencer. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan mengisi kuesioner dan diisi oleh 225 ibu yang bergabung dalam komunitas beauty influencer. Alat ukur yang digunakan adalah Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire-Appearance Scales (MBSRQ-AS) untuk mengukur body image dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) untuk mengukur self-esteem. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif antara body image dengan self-esteem (r) = 0,306 dengan signifikansi 0.000 (p < 0,05). Artinya semakin positif body image yang dimiliki maka akan semakin tinggi self-esteem seorang ibu. Penelitian ini menunjukkan bahwa para ibu yang bergabung dalam komunitas beauty influencer akan memiliki peningkatan kesadaran diri terkait penampilan diri. Hal ini mendorong mereka untuk lebih peduli dengan kesehatan dan perawatan diri. Kata kunci: body image, self-esteem, ibu, beauty influencer
Smartphone Distraction dan Driving Behavior Pada Driver Ojek Online Muhammad Alvin Septiandy; Jusuf Tjahjo Purnomo
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7144

Abstract

Perilaku mengemudi yang berisiko dapat berakibat pada kondisi yang membahayakan seperti kecelakaan lalu lintas. Salah satu faktor yang menyebabkan kecelakaan di jalan adalah perilaku mengemudi ojek online yang lebih fokus pada smartphone dari pada ke jalan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan smartphone distraction terhadap driving behavior pada driver ojek online. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang diambil sebanyak 129 yang merupakan driver ojek online di Salatiga. Pengumpulan data menggunakan skala smartphone distraction dan skala driving behavior. Analisis data kuantitatif meliputi uji korelasi  product moment. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hasil korelasi positif sebesar 0,537 dengan sig=0,000 (p<0,005) yang dapat diartikan bahwa terdapat hubungan positif antara smartphone distraction dengan driving behavior pada driver ojek online. Dampak dari penelitian ini memberikan gambaran agar driver ojek online tidak fokus pada smartphone saat berkendara, karena membahayakan konsentrasi berkendara. Kata kunci: distraksi ponsel, perilaku mengemudi, pengemudi ojek online
Keefektifan Bimbingan Kelompok Teknik Sinemaedukasi untuk Mengembangkan Kesadaran Sosial Siswa Reguler Terhadap Siswa Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusi Hasanah, Binti Uswatun; IM Hambali; Arbin Janu Setiyowati
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7150

Abstract

Bimbingan kelompok teknik sinemaedukasi merupakan salah satu layanan dalam bimbingan dan konseling yang berorientasi pada perkembangan siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keefektifan bimbingan kelompok teknik sinemaedukasi untuk mengembangkan kesadaran sosial siswa reguler terhadap siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain quasi eksperimen dengan nonequivalent control group. Pengumpulan data menggunakan skala kesadaran sosial. Hasil analisis data menunjukkan perbedaan signifikansi antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang didukung oleh hasil uji hipotesis berupa uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon kelompok eksperimen 0.012 < 0.05 dan kelompok kontrol 0.011 < 0.05 sehingga hipotesis diterima. Pada hasil uji Mann Whitney menunjukkan 0.002 < 0.05 yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan tingkat kesadaran sosial kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian ini memberikan kontribusi hasil bimbingan kelompok teknik sinemaedukasi efektif mengembangkan kesadaran sosial siswa reguler terhadap siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Kata kunci: kesadaran sosial, teknik sinemaedukasi, bimbingan kelompok
Hubungan Antara Kematangan Emosi Dengan Pemaafan Pada Remaja Korban Cyberbullying Di Media Sosial Aruperes, Angelia; Enjang Wahyuningrum
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7151

Abstract

Korban cyberbullying cenderung mengalami berbagai permasalahan psikologis, seperti depresi, kecemasan hingga bunuh diri. Salah satu respon terhadap kejadian cyberbullying ini adalah pemaafan. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kematangan emosi dengan pemaafan pada remaja korban cyberbullying di media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis korelasi, sebanyak 218 orang yang menjadi partisipan penelitian ini, yang termasuk sebagai remaja akhir korban cyberbullying di media sosial. Alat ukur yang digunakan adalah Bolton Forgiveness Scale (BFS) untuk mengukur tingkat pemaafan dan Skala Kematangan Emosi (EMS) untuk tingkat kematangan emosi. Hasil penelitian menunjukkan nilai r = 0,150 dengan signifikansi 0,027 (p<0,05), yang berarti bahwa kematangan emosi memiliki hubungan yang signifikan terhadap pemaafan. Dampak dari penelitian ini sebagai strategi bagi remaja serta memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai kematangan emosi dengan pemaafan baik dalam situasi cyberbullying maupun tidak dan membantu melepaskan diri dari dampak negatif cyberbullying di media sosial. Kata kunci: kematangan emosi, pemaafan, remaja, korban cyberbullying, media sosial
Pengaruh Loneliness Terhadap Kecenderungan Selingkuh Pada Hubungan Pacaran Jarak Jauh Monintja, Gloria Kumaat; Dewita Karema Sarajar
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7152

Abstract

Masa dewasa awal merupakan periode transisi dari remaja ke dewasa. Pada tahap ini, individu mulai menjalin hubungan romantis dengan lawan jenis. Terdapat dua jenis hubungan pacaran berdasarkan jarak: hubungan pacaran lokal (proximal relationship) dan hubungan pacaran jarak jauh (long distance relationship). Dalam hubungan jarak jauh, pasangan sering kali mengalami kesepian karena jarak yang memisahkan mereka dan ketidakpastian waktu pertemuan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh loneliness terhadap kecenderungan selingkuh pada hubungan pacaran jarak jauh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Alat ukur yang digunakan adalah Loneliness Scale Version 3 untuk mengukur tingkat kesepian dan Intentions Towards Infidelity Scale (ITIS) untuk mengukur kecenderungan berselingkuh. Hasil penelitian menunjukkan nilai F = 6.929 dengan signifikansi 0,010 (p<0,05), artinya kesepian berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan berselingkuh. Penelitian ini mengimplikasi pentingnya hubungan emosional dan sosial dengan pasangan hubungan jarak jauh, sehingga kecenderungan berselingkuhnya rendah. Kata kunci: kesepian, kecenderungan berselingkuh, remaja, hubungan jarak jauh

Page 92 of 100 | Total Record : 997


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 5 No. 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2016): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue