cover
Contact Name
Taufik Agung Pranowo
Contact Email
taufikagung@upy.ac.id
Phone
+6287719079467
Journal Mail Official
gcounsbkupy@upy.ac.id
Editorial Address
gcounsbkupy@upy.ac.id
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 25416782     EISSN : 25806467     DOI : https://doi.org/10.31316/g.couns.v4
Core Subject : Science, Education,
Diterbitkan sebagai media publikasi hasil penelitian dan karya ilmiah dalam bidang ilmu Bimbingan dan Konseling sebagai upaya meningkatkan dan mengimplementasikan teori serta praktik layanan Bimbingan dan Konseling. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling merupakan rujukan media publikasi ini untuk menyebar luaskan hasil karya ilmiah dalam bidang bimbingan dan konseling khususnya dan bidang psikologi pendidikan pada umumnya. G-COUNS: Jurnal Bimbingan dan Konseling terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Desember dan Juli.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 997 Documents
Peran Guru BK Dalam Meningkatkan Kedisiplinan ABK Di SLBN Autis Sumatera Utara Ella Salsabila; Ahmad Syarqawi
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.6986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penting Guru BK bagi anak berkebutuhan khusus dalam membentuk kedisiplinan melalui pelaksanaan bimbingan dan konseling di SLBN Autis Sumatera Utara. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan Guru BK yang memiliki siswa berkebutuhan khusus, menggunakan teknik snowball sampling. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian bahwa Guru BK (Bimbingan dan Konseling) memiliki peran sangat penting dalam mengidentifikasi dan memahami masalah kedisiplinan pada anak berkebutuhan khusus (ABK). Strategi yang diterapkan oleh guru untuk meningkatkan kedisiplinan siswa ABK meliputi penggunaan pendekatan audiovisual (vidio dan gambar) dan komunikasi yang jelas. Secara keseluruhan, program kedisiplinan yang diterapkan di SLBN Autis Sumatera Utara memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan kedisiplinan, kemandirian, dan keteraturan siswa ABK. Peran aktif Guru BK dan kolaborasi dengan orang tua sangat penting dalam mencapai hasil. Kata kunci: peran Guru BK, kedisiplinan ABK, SLBN autis sumatera utara
Pengaruh Penerapan Bimbingan Konseling Behavioral Terhadap Kedisiplinan Siswa Madrasah Aliyah Harahap, Khairunnisa; Sri Wahyuni
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7000

Abstract

Kedisiplinan siswa menjadi bagian yang penting dalam pelaksanaan kegiatan siswa dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah. Berdasarkan permasalahan di atas, penulis menerapkan bimbingan konseling behavioral terhadap kedisiplinan siswa di MAS YPKS Padangsidimpuan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui apakah terdapat pengarauh yang signifikan antara penerapan bimbingan konseling behavioral terhadap kedisiplinan siswa/i di MAS YPKS Padangsidimpuan. Metode penelitian menggunakan kuasi experimental (one group pretest posttest design). Sampel sebanyak 12 siswa/i yang diambil secara purposive sampling teknik. Instrumen yang digunakan adalah angket kedisipilinan yang sudah di uji validitas dan reabilitasnya. Hasil pair sample t-test menunjukkan nilai Sig.(2-tailed) lebih kecil dari 0.05 (0.039<0.05). Artinya, terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan bimbingan konseling behavioral terhadap kedisiplinan siswa/i di MAS YPKS Padangsidimpuan. Dengan membuktikan efektivitas bimbingan konseling behavioral terhadap peningkatan kedisiplinan siswa, studi ini menyediakan landasan penting bagi pengembangan program bimbingan yang lebih baik di sekolah-sekolah. Kata kunci: siswa MAS YPKS, bimbingan konseling behavioral, kedisiplinan siswa
Gambaran Resiliensi Akademik Siswa SMA dan Implikasinya Terhadap Intervensi Bimbingan dan Konseling Lani Cahyani; Eka Wahyuni; Happi Karlina Marjo
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7006

Abstract

Permasalahan yang sering dialami siswa di sekolah yaitu ketidakmampuan siswa untuk bertahan dalam kondisi suatu tekanan diantaranya tekanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat resiliensi akademik siswa SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Sampel yang diambil dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Jumlah sampelnya sebanyak 162 siswa. Data dikumpulkan melalui instrument Academic Resilience Scale (ARS-30) dan teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat resiliensi akademik siswa SMA yaitu 89 siswa (54, 94%) berada pada tingkat resiliensi akademik tinggi dan 73 siswa (45,06%) berada pada tingkat resiliensi akademik rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa SMA memiliki tingkat resiliensi akademik tinggi. Untuk siswa yang memiliki resiliensi akademik rendah diperlukan upaya dari guru Bimbingan dan Konseling. Salah satu intervensi yang efektif yaitu Mindfulness-Based Stress Reduction (MBSR) dengan ini diharapkan memberikan pondasi yang kuat bagi siswa untuk memiliki resiliensi akademik. Kata kunci: resiliensi akademik, siswa SMA, bimbingan dan konseling, MBSR
Gambaran Stres Akademik Siswa Baru Sekolah Boarding Serta Implikasinya Terhadap Bimbingan Dan Konseling: - Dwika Sukma Dewi; Eka Wahyuni; Dede Rahmat Hidayat
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7010

Abstract

Sekolah boarding merupakan salah satu sistem pendidikan dimana setiap siswa menetap di suatu asrama sebagai suatu bagian dalam proses akademik. Sumber stres utama pada pelajar remaja berkaitan dengan permasalahan akademik. Beberapa studi telah dilakukan untuk mengungkap keterkaitan antara stres akademik dan kesehatan mental remaja sangat erat kaitannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres akademik siswa baru di sekolah boarding. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik baru kelas X sekolah boarding. Dalam penelitian ini sampel diambil dengan menggunakan teknik Sampling Jenuh.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran tingkat stres akademik siswa baru di sekolah boarding berada pada kategori tinggi. Dengan demikian hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh guru BK sebagai asesmen kebutuhan untuk membuat program BK meliputi layanan dasar sebagai upaya pencegahan bagi peserta didik dengan konseling kelompok menggunakan intervensi MBSR (Mindfulness Based Stres Reduction). Kata kunci: stres akademik, sekolah boarding, bimbingan dan konseling, MBSR
Gambaran Kesejahteraan Psikologis Siswa Kelas Besar Sekolah Dasar dan Implikasinya Terhadap Program Mindfulness Berbasis Sekolah Artati, Kristina Betty; Eka Wahyuni; Susi Fitri
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7044

Abstract

Pendidikan saat ini perlu memprioritaskan kesejahteraan psikologis para siswanya, karena adanya tekanan akademis dan sosial yang seringkali dirasa berat bagi para siswa yang berdampak pada perkembangan holistik dan kinerja di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesejahteran psikologis siswa kelas besar sekolah dasar dan implikasinya terhadap program mindfulness berbasis sekolah. Pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Pengambilan sampel dengan teknik sampling jenuh, sehingga subyeknya berjumlah 213 siswa. Data dikumpulkan melalui instrument The Stirling Children’s Wellbeing Scale (SCWBS), teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ditemukan 27,70% atau 59 siswa memiliki kondisi kesejahteraan psikologis tinggi dan 72,30% atau 154  memiliki kondisi kesejahteraan psikologis rendah. Oleh karena itu diperlukan upaya sekolah bekerjasama dengan konselor sekolah untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa. Salah satu program intervensi yang efektif yang dapat digunakan yaitu program Mindfulness berbasis sekolah. Kata kunci: kesejahteraan psikologis, siswa kelas besar, program mindfulness berbasis sekolah
Penyesuaian Akademik Mahasiswa: Peran Orientasi Tujuan dan Optimisme Sabrina Rachmatiana; Diah Rahayu; Nanik Handayani
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7049

Abstract

Seiring bertambahnya usia, mahasiswa diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan perguruan tinggi melalui pencapaian akademik mereka, tetapi banyak mahasiswa yang tidak melakukannya dan malah merasa tertekan oleh tuntutan yang mereka hadapi. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran orientasi tujuan dan optimisme terhadap penyesuaian akademik, menggunakan metode kuantitatif regresi berganda. Sampel terdiri dari 63 mahasiswa Universitas X Samarinda. peneliti menggunakan teknik simple random sampling untuk mengambil data. Skala yang terpakai, penyesuaian akademik yang terdiri dari 31 aitem valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0,886, skala orientasi tujuan yang memiliki 28 aitem valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0,707, dan skala optimisme yang terdiri dari 21 aitem valid dengan nilai reliabilitas sebesar 0,772. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari orientasi tujuan dan optimisme terhadap penyesuaian akademik, dengan keterlibatan pengaruh sebesar 15%. Implikasi praktisnya adalah orientasi tujuan tidak begitu berpengaruh terhadap penyesuaian akademik mahasiswa, tetapi optimisme memiliki peran besar dalam proses penyesuaian akademik. Kata Kunci: penyesuaian akademik, orientasi tujuan, optimisme
Keefektifan Bimbingan Kelompok Teknok Biblioedukasi Bermuatan Nilai-Nilai Budaya Hasthlaku Untuk Mengembangkan Empati Bystander Bullying Siswa SMP Alna Aulia Nabilla; Diniy Hidayatur Rahman; Nur Eva
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7074

Abstract

Empati adalah kapasitas afektif dalam memahami perasaan orang lain disertai kemampuan kognitif untuk memahami perspektif orang lain serta kemampuan mengkomunikasikan perasaan dan pemahamannya secara empatik terhadap orang lain baik dengan verbal maupun non verbal. Dalam terjadinya tindakan perundungan yang berperan tidak hanya pelaku dan korban saja, melainkan ada bystander dalam kejadian bullying. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan bimbingan kelompok dengan teknik biblioedukasi bermuatan nilai-nilai budaya hasthalaku untuk mengembangkan empati bystander bullying siswa Madrasah Tsanawiyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian quasi experimental dengan nonequivalent control group design. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan Hasil uji Wilcoxon pada kelompok eksperimen yaitu sebesar 0,027 < 0.05 dan pada kelompok kontrol sebesar 0.028 < 0.05. Penggunaan biblioedukasi bermuatan nilai-nilai budaya Hasthalaku membantu mengkonstruksi kognisi individu dalam memahami dirinya sendiri dengan bantuan informasi yang di dapat dalam bahan bacaan dan teks menarik dari nilai budaya Hasthalaku. Kata kunci: bimbingan kelompok, teknik bibilioedukasi, empati. nilai budaya hasthalaku
Pengaruh Intensitas Penggunaan Media Sosial dan Kontrol Diri Terhadap Pembelian Impulsif: indonesia Narwastu, Gadis Gloria; Ayunda Ramadhani
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7084

Abstract

Meningkatnya penggunaan media sosial dikalangan masyarakat tanpa adanya kontrol diri dapat berpotensi memicu perilaku pembelian impulsif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas penggunaan media sosial dan kontrol diri terhadap pembelian impulsif pada mahasiswa FEB Universitas Mulawarman. Subjek penelitian adalah 76 mahasiswa FEB Universitas Mulawarman yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui skala pembelian impulsif, intensitas penggunaan media sosial, dan kontrol diri, lalu dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh intensitas penggunaan media sosial dan kontrol diri terhadap pembelian impulsif dengan kontribusi pengaruh sebesar 22.8%. artinya penggunaan media sosial yang lebih aktif cenderung melakukan pembelian impulsif. Sebaliknya, kontrol diri tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pembelian impulsif. Temuan ini menunjukkan pentingnya kesadaran pengguna akan dampak pembelian impulsif, terutama dikalangan pengguna aktif, edukasi mengenai pengelolaan perilaku belanja juga di perlukan agar konsumen dapat membuat keputusan yang lebih bijak. Kata kunci: intensitas penggunaan media sosial, kontrol diri, pembelian impulsif
Hubungan Antara Dukungan Sosial Dengan Penyesuaian Diri Pada Mahasiswa Nesya Natasya; Maria Nugraheni Mardi Rahayu
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7089

Abstract

Dukungan sosial memegang peranan penting dalam meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa, terutama bagi mereka yang merantau. Penelitian bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dukungan sosial dan penyesuaian diri mahasiswa dalam berbagai aspek, seperti akademik, sosial, personal-emosional, dan kelekatan dengan institusi di kalangan mahasiswa rantau yang tinggal di asrama. Sebanyak 166 mahasiswa menjadi responden dalam penelitian ini, yang menggunakan teknik snowball sampling. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional, dengan pengukuran melalui kuesioner Student Adaptation to College Questionnaire dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara dukungan sosial dan penyesuaian akademik (r = 0,211, p = 0,003) serta penyesuaian sosial (r = 0,455, p = 0,000). Namun, tidak ditemukan hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian personal-emosional (r = -0,036, p = 0,321) dan kelekatan dengan institusi (r = 0,166, p = 0,068). Dukungan sosial yang baik membantu mahasiswa meraih keberhasilan dalam menghadapi tantangan di perantauan. Kata kunci: dukungan sosial, penyesuaian akademik, penyesuaian sosial, penyesuaian personal emosional, kelekatan dengan instansi
Uncovering Pet Attachment: Dampaknya Pada Kesehatan Mental Mahasiswa Virgil, Benedikta Angela Evani; Heru Astikasari Setya Murti
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/g-couns.v9i2.7099

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena pet attachment di kalangan mahasiswa, seiring dengan meningkatnya kepemilikan hewan peliharaan yang dipicu oleh popularitas media sosial. Data menunjukkan bahwa 67% responden di Indonesia memiliki hewan peliharaan, dan hubungan emosional berkontribusi memberikan dukungan kesehatan mental signifikan. Tujuan penelitian adalah memahami dampak pet attachment terhadap kesehatan mental mahasiswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi dan wawancara dengan mahasiswa pemilik anjing atau kucing di Kota Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterikatan dengan hewan peliharaan dapat meningkatkan rasa tanggung jawab, empati, dan dukungan sosial, serta mengurangi stres. Temuan baru mencakup rasa emosional dari perawatan hewan, risiko kehilangan, dan beban finansial. Penelitian ini menyoroti kompleksitas hubungan mahasiswa dengan hewan peliharaan, di mana dampak positif dan negatif saling terkait. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya pemahaman tentang pet attachment sebagai sumber dukungan emosional dan perlunya kebijakan untuk membantu mahasiswa mengelola tanggung jawab ini.Kata kunci: pet attachment, kesehatan mental, mahasiswa

Page 91 of 100 | Total Record : 997


Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 02 (2026): April 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 10 No. 01 (2026): January 2026, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 3 (2025): Agustus 2025. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 2 (2025): April 2025, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 9 No. 1 (2024): Desember 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 03: Agustus 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 02: April 2023, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 7 No. 01: Desember 2022, G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 2 (2022): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 6 No. 1 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 5 No. 1 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 2 (2020): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 1 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 2 (2019): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 3, No 1 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 2 (2018): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2, No 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 2 No. 1 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 2 (2017): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2016): G-Couns Jurnal Bimbingan dan Konseling More Issue