cover
Contact Name
M. Fathul Amin
Contact Email
m.fathulamin@unisla.ac.id
Phone
+628563336766
Journal Mail Official
jab@unisla.ac.id
Editorial Address
Jalan Veteran No53A Gedung Utama Kota : Lamongan Propinsi : Jawa Timur Negara : Indonesia Telephone : (0322)-324706
Location
Kab. lamongan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 26851563     EISSN : 27209768     DOI : https://doi.org/10.30736/jab.v3i02
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat, with registered numbers ISSN 2685-1563 (printed) and ISSN 2720-9768 (online), is an open-access scientific journal published by Litbang Pemas - Lamongan Islamic University. Jurnal Abdimas Berdaya aims to publish implementation of the results of research dissemination and application of research in the field of Community Service with the following areas Human development and national competitiveness, Poverty alleviation based on local resources, Management of rural areas and island coasts, Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, Development of island-based technology and local resources, Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, Arts, literature and culture, as well as national integration. Jurnal Abdimas Berdaya is published every six months (March and September).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 149 Documents
“Kepo Mbah Kupis”Kripik Olahan dari Limbah Kulit Pisang Camilan Beraneka Rasa Moh Amiruddin; Moh Rozek; Sulistiyanto Sulistiyanto
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 02 (2019): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v2i02.2

Abstract

KEPO MBAH KUPIS (Kripik Olahan Dari Limbah Kulit Pisang Camilan Beraneka Rasa) adalah satu bentuk kreasi unik dari limbah kulit pisang yang akan di buat menjadi olahan kripik. Pisang adalah salah satu buah yang sangat di gemari oleh masyarakat, tapi di kalangan masyarakat probolinggo belum banyak mengerti manfaat dari kulit pisang itu selain buahnya. Kulit pisang merupakan hasil samping dari pemanfaatan pisang yang dapat dijadikan makanan ringan seperti kripik kulit pisang.Walaupun kulit pisang merupakan hasil samping, namun kandungan gizinya takkalah dari buahnya. Kulit pisang mengandung serat yang cukup tinggi, vitamin C, B, kalsium, protein, dan karbohidrat. Di berbagai tempat sangat mudah untuk menemukan kulit pisang  seperti dari usaha olahan pisang yang kulitnya bisa di manfaatkan lagi menjadi kripik.Untuk itu, kami sebagai mahasiswa mempunyai inovasi baru agar kripik kulit pisang bisa menjadi makanan ringan yang paling ditunggu-tunggu kehadirannya. “KEPO MBAH KUPIS” merupakan keripik pisang dengan berbagai macam rasa untuk menggugah selera masyarakat akan makanan ringan.Selain itu juga didukung dengan kemudahan memasarkan produkdijualke toko kelontong, media online dan Even-even Campus.Kata Kunci: limbah kulit pisang, camilan beraneka rasa
Penyuluhan Hukum Batas Usia Minimal Perkawinan Setelah Putusan MK No. 22/PUU-XV/2017 sebagai Upaya Perlindungan Anak dari Perkawinan dibawah Umur di Desa Dukuhagung Kecamatan Tikung Lamongan Enik Isnaini
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 01 (2020): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v3i01.43

Abstract

Desa Dukuhagung adalah salah satu desa di Kecamatan Tikung Kabupaten Lamongan dengan total jumlah Penduduk 3.146 jiwa terdiri  dengan  luas wilayah 509,80 Ha ( 5,10 Km2). 1762 jiwa berpendididikan SMP /sederajat. Dengan tingkat Pendidikan yang masih dasar pengtahuan hokum tentang Batasan usia minimal perkawinan sangatlah penting untuk itu diperlukan kegiatan penyuluahan hokum di desa dukuhagung kecamatan tikung lamongan sebagai upaya perlindungan hokum anak di wilayah Lamongan ini. Penelitian ini adalah penelitian yuridis normative dengan pendekatan konseptual, pendekatan perundang-undangan diperoleh hasil Analisa bahwa Dengan kegiatan penyuluhan hokum batas usia minimal perkawianan di desa dukuhagung tikung lamongan dapat memberikan informasi kepada masyarakat bahwa bahaya perkawinan di bawah umur dan cita-cita luhur tujuan ideal perkawinan. Menerapkan batas usia minimal perkawinan dapat menjadi salah satu upaya perlindungan anak.
Sosialisasi Kewirausahaan dalam Upaya Peningkatan UMKM Desa Palangan Kecamatan Karangbinangun Kabupaten Lamongan Moh. Muklis Sulaeman
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 01 (2019): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v2i01.34

Abstract

Seiring berkembangnya zaman dunia teknologi semakin berkembang, sehingga UMKM perekonomian masyarakat harus mengikuti alur perkembangan teknologi untuk mempertahankan eksistensi dalam menjalankan bisnis dan usaha, karena Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan. perekonomian Indonesia. UMKM memiliki andil sebesar 85% dalam penyerapan tenaga kerja. Dalam suatu usaha dibutuhkan studi mengenai kelayakan dari usaha tersebut. Namun kenyataannya masyarakat hanya terfokus pada status kerja sebagai karyawan diperusahaan untuk mendapatkan penghasian. Karena itulah pengembangan masyarakat dengan metode sosialisasi penanaman jiwa kewirausahaan dan bisnis online dilakukan untuk membantu memotivasi masyarakat untuk menjalankan usaha mandiri. Pemberdayaan merujuk pada kemampuan seseorang, khususnya kelompok lemah untuk memiiki akses terhadap sumber-sumber produktif yang memungkinkan mereka dapat meningkatkan pendapatannya dan berpartisipasi dalam proses pembangunan serta pengambilan keputusan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Desa Palangan Kecamatan Karangbinangun memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan perekonomian desa melalui UMKM. Faktor pendukung dalam pengembangan masyarakat di bidang ekonomi ini meliputi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah serta partisipasi masyarakan yang cukup tinggi. Sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan modal, sarana dan prasarana.
Pengolahan Limbah Cair Tahu dengan Menggunakan Effective Microorganism Organik (EM4 Organik) Eko Sulistiono
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 01 (2018): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v1i01.30

Abstract

Salah satu industri pangan adalah proses produksi tahu. Limbah cair tahu akan menganggu kelestarian lingkungan jika langsung dibuang. Pengolahan limbah cair tahu antara lain dengan penambahan EM dan fermentasi anaerob. Kedua cara pengolahan tersebut diharapkan dapat menghasilkan produk akhir yang lebih bermanfaat, seperti pupuk/kompos dan biogas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik limbah cair tahu sebelum dan sesudah ditambah EM4. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental serta dilakukan di Laboratorium Tekno Park Universitas Islam Lamongan, sedangkan sampel limbah cair tahu diperoleh dari salah seorang pengrajin tahu di Desa Laren Kec. Laren Kabupaten. Bagian yang di analisis adalah keadaan fisik limbah yang meliputi bau dan warna serta ketahanan hidup ikan saat berada dalam air yang tercemar limbah tahu secara invitro. EM4 organik di buat sendiri menggunakan buah nanas dan gula yang di fermentasi selama 7 hari. Hasil fermentasi tersebut di tuangkan pada air limbah tahu yang kemudian di buang ke perairan. Hasil dari penelitian yang telah di lakukan yaitu warna bau dari limbah cair tahu menjadi berkurang, warna limbah cair tahu menjadi bening serta ketahanan hidup ikan pada perairan yang tercampur limbah tersebut menjadi lebih lama.
Pemanfaatan Sampah Anorganik sebagai Media Pembelajaran IPS Siti Halimatus Sakdiyah; Rahaju Rahaju
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 02 (2019): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v2i02.8

Abstract

Guru-guru di SD Islam Al Hikmah terutama mengaku mengalami kesulitan dalam menerapkan K13, selain harus menghabiskan materi yang sudah ditentukan, harus juga berinovasi dalam proses pembelajaran. Bahan sisa dan bahan lokal merupakan unsur kearifan lokal yang bisa dikembangkan menjadi media pembelajaran sederhana, yang penting sesuai dengan tema.  Hal serupa juga diungkapkan oleh Kepala Sekolah SD Islam Al Hikmah. Pembelajaran  dengan pendekatan inkuiri jarang dilakukan karena keterbatasan sarana dan tidak adanya alat peraga. Penggunakan media dirasa menyita waktu dan tenaga, sehingga enggan dilakukan. Dari hasil wawancara dengan guru terungkap bahwa mereka juga mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan pembelajaran tematik ini.Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan inovasi dan kreativitas guru SD Islam Al Hikmah Gadang Malang, agar dapat merancang dan membuat media pembelajaran. Metode yang dipakai dalam pengabdian masyarakat ini berupa pelatihan, lokakarya dan pendampingan sehingga menghasilkan produk.Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian di SD Islam Al-Hikmah Gadang Malang ini, sebagai berikut : 1) semangat bekerja meningkat, sehingga meningkatkan keaktifan dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. 2) Adanya suasana kerja yang positif antar guru  saat mengajar di kelas dan  lebih percaya diri. 3) Adanya produkmedia pembelajaranyang dibuat oleh peserta. Kata Kunci: sampah anorganik, media pembelajaran
Pendampingan Jama’ah Yasinta dan Pengajian Nurul Hidayah melalui Mauidloh Hasanah untuk Mengubah Mindset Konservatif Warga Desa Jegulo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban Rinwanto Rinwanto; Malia Fransisca
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 02 (2020): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v3i02.61

Abstract

YASINTA dan Pengajian Nurul Hidayah merupakan organisasi keagamaan yang rutin dilakukan oleh warga Desa Jegulo Kecamatan Soko Kabupaten Tuban tiap satu minggu sekali. Mayoritas jama’ah YASINTA dan Pengajian Nurul Hidayah adalah warga Desa Jegulo RT. 14 yang sudah berusia di atas 45 tahun. Hal ini berdampak pada pelaksanaan kegiatan rutin tersebut hanya sebatas melanjutkan aktifitas warisan warga terdahulu, tanpa adanya pemikiran-pemikiran untuk mengadakan kegiatan baru yang inovatif dan inspiratif. Oleh karena itu, peneliti menganggap perlu adanya pendampingan supaya kegiatan rutinan tersebut lebih bermakna. Penelitian pengabdian ini menggunakan metode PRA (Participatory Rural Appraisal) dengan pendekatan mauidloh hasanah. Dalam hal ini, peneliti bekerja sama dengan beberapa pengurus YASINTA dan Pengajian Nurul Hidayah untuk mengagendakan kegiatan yang mampu menambah wawasan keagamaan warga Desa Jegulo dengan mengundang orang yang ahli dalam bidangnya yaitu kyai atau ustadh untuk memberikan taushiyah setiap satu minggu sekali. Hasil dari penelitian pengabdian ini adalah setelah adanya stimulus keagamaan melalui mauidloh hasanah, 75% warga Desa Jegulo mengubah mindsetnya menjadi lebih baik. Warga Desa Jegulo RT. 14 berlomba-lomba dalam kebaikan seperti semangat bergotong royong, bersikap lebih terbuka dan memiliki wawasan yang luas juga modern.
Pelatihan Guru Mata Pelajaran Geografi dalam Persiapan OSN Geografi di Kabupaten Donggala Rahmawati Rahmawati; Iwan Alim Saputra; Muhammad Rusli
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 01 (2020): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v3i01.39

Abstract

Olimpiade Sains Nasional atau yang disingkat dengan OSN memiliki arti penting sebagai ajang prestasi pencapaian mutu pendidikan nasional, dan menjadi referensi bagi upaya-upaya penjaminan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Adapun manfaat dari OSN. Pertama, memotivasi peserta didik dalam belajar ketika melihat teman-teman dan kakak-kakak kelasnya berhasil dalam OSN. Kedua, OSN sebagai benchmark antar daerah, sehingga  dapat melihat sejauh  mana  perkembangan masing-masing daerah dalam meningkatkan mutu dan kualitas pembelajarannya. Ketiga, bila ditemukan ketidakseimbangan peraih juara antar daerah, akan menjadi bahan untuk melakukan upaya peningkatan mutu di daerah yang minim juara OSN. Oleh karena itu, program ini menjadi penting untuk dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kompetensi guru dalam membimbing OSN geografi. Tujuan program pengabdian masyarakat ini, memberikan pelatihan serta pendampingan bagi guru mata pelajaran geografi di Kabupaten Donggala dalam membimbing siswa menghadapi OSN Geografi..
Penanaman Nilai Anti Korupsi melalui Sosialisasi Pendidikan Anti Korupsi di MI Bustanut Thalabah Silviana Nur Faizah; Fuquh Rahmat Shaleh
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 02 (2018): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v1i02.28

Abstract

Budaya anti korupsi di tataran masyarakat perlu ditanamkan sejak dini melalui penanaman nilai-nilai anti korupsi kepada peserta didik yang dapat dimulai pada jenjang pendidikan dasar. Pentingnya penanaman nilai anti korupsi sejak bangku pendiddikan dasar ini merupakan sebuah upaya internaslisasi nilai dalam diri peserta didik sehingga nilai ini nantinya akan dijadikan sebagai pandangan hidup (world view) sejak dini bahwa dengan menerapkan nilai-nilai anti korupsi dalam kehidupan sehari-hari dia telah turut mewujudkan Indonesia “bersih dan anti korupsi”. Terdapat Sembilan nilai anti korupsi yang penting untuk diketahui kemudian diimplementasikan siswa dalam upaya pencegahan korupsi sebagai bentuk amanah dari UU No. 30 Tahun 2002 pasal 13.
Upaya Pemberdayaan Masyarakat melalui Kardus (Kerajinan Daur Ulang Sampah) Plastik di Desa Manyar Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan Retno Dwi Astuti; Agus Setia Budi
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 02 (2018): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v1i02.23

Abstract

Sampah merupakan salah satu masalah yang sering muncul di lingkungan sekitar penduduk, terutama di lingkungan masyarakat yang heterogen. Hal ini dikarenakan minimnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungannya dan adanya sikap yang meremehkan dampak dari sampah itu sendiri. Akibat dari hal tersebut adalah jumlah sampah semakin bertambah, sehingga mencemari lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan suatu cara penanganan terkait dengan permasalahan sampah yang dapat diterapkan sehari-hari oleh masyarakat. Bukan hanya disitu, sungai yang seharusnya berfungsi sebagai aliran air dari suatu daerah ke daerah lain,beralih fungsi menjadi tempat pembuangan sampah. Pengolahan sampah plastik dapat dilakukan oleh semua masyarakat dan dapat menghasilkan hal yang menguntungkan bagi mereka. Mengolah kembali sampah plastik adalah upaya untuk menghindari pencemaran lingkungan oleh limbah plastik. Melalui kreativitas, maka sampah plastik dapat di daur ulang menjadi barang yang berguna kembali. Adanya proses daur ulang ini, selain bertujuan untuk dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat dengan mengolah sampah plastik menjadi kerajinan tangan yang memiliki nilai jual yang tinggi. Permasalahan yang spesifik adalah bahwa mitra PKK di Desa Manyar belum bisa mengolah sampah plastik dengan baik. Padahal jika mereka dapat mengelolah sampah plastik tersebut dengan lebih baik, maka mereka masih bisa mendapatkan nilai ekonomi yang cukup tinggi.
Strategi Pengembangan Pola Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dalam Mengantisipasi Penyakit Berbasis Lingkungan (PBL) Mimatun Nasihah; Istianah Istianah; Anggreani Ayu Saraswati
Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 02 (2019): Jurnal Abdimas Berdaya
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jab.v2i02.3

Abstract

Saat ini pesantren berlomba-lomba memiliki infrastruktur modern, tetapi hanya beberapa pesantren yang menerapkan life-stlye modern. Masih banyak pesantren yang melestarikan kultur tradisional dimana santri di pesantren tersebut dituntut untuk berperilaku sesuai life-style tradisional demi melestarikan kultur tersebut. studi ini dimaksudkan memahami perilaku kesehatan di pesantren, yang berfokuskan tentang bagaimana memahami perilaku pemeliharaan kesehatan santri, memahami perilaku pencarian dan penggunaan sistem pelayanan kesehatan santri, memahami perilaku kesehatan lingkungan, dan rasionalisasi, tindakan sosial terhadap perilaku hidup sehat dan bersih santri di pondok pesantren Ihyaul Ulum Dukun Gresik. Dari hasil studi didapatkan, bahwa respon santri terhadap perilaku kesehatan masih kurang dipandang dari sudut pandang medis modern, karena pesantren memiliki kultur yang berbeda dengan masyarakat diluar pesantren.Hal ini terlihat dari pertama, dalam memelihara kesehatan, santri masih mempertahankan diri dari penyakit dan menjaga kesehatan masih dengan cara yang sederhana. Kedua, dalam usaha memanfaatkan sistem kesehatan, santri mengacu pada pengetahuan kesehatan yang santri pahami.Ketiga, perilaku kesehatan lingkungan santri dipengaruhi erat struktur dan nilai-nilai budaya serta nilai-nilai religi yang ada dipesantren.Keempat, usaha rasionalisasi PHBS, dengan menyesuaikan dengan nilai-nilai kultural dan religi di pesantren guna meningkatkan derajat kesehatan santri. Kata Kunci: Pondok Pesantren, PHBS, PBL

Page 2 of 15 | Total Record : 149