Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat merupakan jurnal elektronik maupun cetak. Junal ini berisi hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang merupakan hilirisasi dari hasil penelitian diberbagai macam bidang ilmu diantaranya Agama, Pertanian, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, Teknologi Informasi, Komputasi dan Kesehatan. Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat dikelola dan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura, Jurnal ini akan diterbitkan dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Mei dan November dengan e-ISSN : 2722-6131 dan p-ISSN : 2722-614X. Terbitan Berkala Ilmiah ini merupakan publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dengan cakupan bidang: 1. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal 2. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal 3. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM 4. Pengembangan teknologi 5. Kesehatan, gizi, penyakit tropis, dan obat-obatan herbal, Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial
Articles
177 Documents
Pendampingan Masyarakat Di Desa Panditan Dalam Memanfaatkan Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Bokashi
Maylina Ilhami Khurniyati;
Anis Nurhayati;
Pinctada Putri Pamungkas;
Abd Rohim;
Yunita Khilyatun Nisak
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.1.11-16
Usaha Peternakan sapi di Kabupaten Pasuruan semakin pesat perkembangannya, salah satunya di desa panditan. Limbah peternakan merupakan produk dari usaha peternakan, yang keberadaannya tidak dikehendaki sehingga harus dibuang. Limbah peternakan terdiri dari banyak jenis sesuai ternak yang menghasilkannya. Usaha budidaya ternak (sapi) menghasilkan limbah berupa kotoran ternak (feces, urine), sisa pakan ternak seperti potongan rumput, jerami, dedaunan, dedak, konsentrat dan sejenisnya. Setiap harinya, seekor sapi menghasilkan kotoran 10-15 kg. Permasalahan dari kurangnya pemanfaatan limbah kotoran sapi dapat dilihat dari banyaknya limbah yang hanya dibuang ke sungai, dibakar, atau di biarkan menggunung. Dari permasalahan tersebut dilakukan pengolahan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik bokashi. Selain dapat meminimalisir dampak akibat limbah kotoran sapi, pupuk organik bokashi menjadikan nilai tambah karena memiliki nilai ekonomis serta mendukung kegiatan pertanian untuk mengembalikan kesuburan lahan di desa Panditan. Berangkat dari rasa keperdulian dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat maka team dosen Program Studi Teknologi Hasil Petanian ITSNU Pasuruan mengadakan program pembinaan dan pelatihan pembuatan pupuk bokashi. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah dan praktek pembuatan pupuk bokashi. Hasil dari program ini adalah animo yang ditunjukkan oleh masyarakat pada saat kegiatan pembinaan berlangsung memperlihatkan ketertarikan yang tinggi terhadap kegiatan pembuatan pupuk bokashi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di desa Panditan.
Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa Namar Kabupaten Maluku Tenggara Melalui Diversifikasi Olahan Ikan Tongkol
Mirna Zena Tuarita;
Maria Kristina Ohoiwutun;
Selfia Martha Nara;
Saul Abraham Serpara;
Nini Munirah Renur
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.1.1-10
Perairan di desa Namar memiliki potensi yang kaya akan sumber daya berbagai jenis ikan pelagis dan demersal seperti ikan kakap, kerapu, tongkol, layang dan teri juga hasil laut lainnya yaitu abalon, teripang, kerang, kepiting. Pada saat musim tertentu nelayan yang memiliki bagan akan mendapatkan hasil yang cukup melimpah. Selain dijual ke pasar sebagian hasil yang tidak laku ataupun tidak bisa ditampung karena keterbatasan peralatan untuk mengawetkan ikan. Kurangnya pengetahuan dan ketrampilan bagi nelayan khususnya ibu-ibu mengakibatkan potensi yang melimpah ini belum bisa dimanfaatkan dengan tepat untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Untuk menjawab permasalahan-permasalahan tersebut maka tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan IbM yakni pelatihan diversifikasi olahan ikan tongkol untuk dibuat menjadi nugget ikan, abon ikan, dan pizza ikan tongkol. Metode pelaksanaan kegiatan antara lain penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan sebagian besar peserta pelatihan di atas 60 %.
Penyuluhan Pengembangan Agroindustri Hasil Laut Pada Kelompok Sadar Wisata Pantai Mutiara, Kabupaten Trenggalek
Arief Rahmawan;
Wendianing Putri Luketsi;
Agustin Rani Nurfadila
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.1.40-47
Potensi perikanan di Pantai Mutiara sangat besar. Ketersediaan ikan yang cukup banyak dan kontinyu diperlukan suatu diversifikasi olahan hasil perikanan berbahan baku ikan. Beberapa olahan hasil perikanan yang potensial dan belum ada di sekitar kawasan wisata pantai di Desa Tasikmadu adalah sate lilit dan otak-otak ikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pedagang warung yang sekaligus anggota Pokdarwis Pantai Mutiara dalam memanfaatkan sumberdaya laut sekaligus memberikan keterampilan yang dapat digunakan untuk memanfaatkan peluang dari pengembangan wisata Pantai Mutiara. Kegiatan dilakukan melalui 3 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan dengan melakukan kordinasi dengan Pokdarwis Pantai Mutiara dan melakukan diskusi dengan calon peserta terkait waktu pelaksanaan dan lokasi pelatihan. Tahap pelaksanaan yaitu pelaksanaan pelatihan terdiri dari pemaparan materi dan praktek pengolahan produk perikanan secara partisipatif. Tahap evaluasi dilakukan melalui diskusi dan tanya jawab dengan peserta setelah pelatihan selesai dilaksanakan. Peserta antusias dan aktif berpartisipasi selama pelatihan dilakukan serta merasa puas dengan produk yang dihasilkan.
PELATIHAN TRIK CEPAT BERKOMUNIKASI BAHASA ARAB UNTUK MENCIPTAKAN KAMPUNG SANTRI DI KAWASAN KI AGENG GRIBIG KEDUNGKANDANG MALANG
Nur Hasan;
Moh. Muslim
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.1.89-96
Abstrak Berkomunikasi Bahasa arab tidak akan tercapai dengan baik tanpa adanya trik jitu dalam pembelajaran percakapan bahasa arab, maka dibutuhkan trik-trik khusus dalam mempercepat komunikasi bahasa arab. Kampung Ki Ageng gribig kedungkandang malang merupakan kampung yang berada di area pemakaman tokoh penyebar islam pertama di malang. Untuk menjadi kampung santri masyarakatnya memerlukan kemampuan berkomunikasi bahasa arab yang baik. Tujuan pengabdian ini adalah menjadikan masyarakat kampung gribig memiliki kemampuan berkomunikasi bahasa arab sederhana dengan baik dengan diberikan pelatihan dan pendampingan terkait trik khusus berkomunikasi cepat dalam bahasa arab bagi masyarakat sekitar. Metode yang dipergunakan adalah metode PRA (Participatory Rural Appraisal) yaitu dengan melakukan pendekatan pemberdayaan dan peningkatan partisipasi masyarakat, yang tekanannya pada keterlibatan masyarakat dalam keseluruhan kegiatan. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat kampung ki ageng gribig dapat berkomunikasi Bahasa arab sederhana dengan lancar walaupun masih terdapat kesulitan dalam pengungkapan kalimat. Kata Kunci: Pelatihan, trik cepat, komunikasi bahasa arab
Payment Gateway Implementation on Pandansili Tourism, Bareng, Jombang
Lukman Hakim;
Galuh Nuril Lathifah;
Nanda Zaqia Oktavi
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.1.121-129
Pandansili is one of the many tourism villages in Jombang district, located in the village of Ngampungan, Bareng sub-district. In all this time, the payment method is still done manually. To make it easier, so that there are no queues and to reduce direct interactions during the Pandemic, an effective and efficient payment system is needed. From these considerations above, IAIN Kediri took the initiative to design a ticket purchase service system by utilizing a payment gateway, using a marketplace payment method. The development method used in this service is socialization and training which is carried out in a participatory manner with the residents and Pandansili crew. The result of this activity is the QRIS account to facilitate an online payments. Although its use has not been optimal, the crew has recognized its benefits to gradually improve.
Instrumental Norm Approach pada Pemilih Pemula sebagai Penegakan Demokrasi Pemilih Pemula sebagai Penegakan Demokrasi di Ruang Siber Menjelang Pemilu 2024 di Depok
Citraresmi Widoretno Putri;
Aji Lukman Ibrahim;
Taufiqqurohman Syahuri
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.1.113-120
Penulis melakukan 2 penelitian yang kemudian ditulis dalam bookchapter Bela Negara Norma, Internalisasi Nilai Bela Negara dan Penegakan Hukum yang berjudul “Aktualisasi Nilai Pancasila Menyongsong Era Society 5.0 Sebagai Upaya Bela Negara Era Society 5.0" dan “Study of Law and Democracy on Lex Semper dabit Remedium During the Pandemic 2020 in Banten Province”. Semakin canggih teknologi hal ini berbanding lurus dengan semakin canggihnya penyebar hoaks dimana dilihat dari tren sumber penyerapan informasi masyarakat bahwa media sosial merupakan sarana yang paling diminati. Akan tetapi muncul masalah Ketika melihat data penyebaran hoax di media sosial yang kemudian faktor penghambat masyarakat memilih dan memilah kebutuhan dasar informasi bagi masyarakat apalagi menjelang pemilihan umum serentak tahun 2024 terutama kalangan pelajar sebagai pemilih pemula yang meruapakan bagian dari Generasi Z. menggunakan metode Community as Asset to Action diharapkan pelajar mampu mendukung Tujuan SDGs ke 16 yaitu mendukung masyarakat yang damai dan inklusif untuk pembangunan berkelanjutan, menyediakan akses terhadap keadilan bagi semua dan membangun institusi – institusi yang efektif, akuntabel dan inklusif di semua level dengan target memperkuat institusi nasional yang terkait untuk pengembangan kapasitan pada semua level untuk mencegah kekerasan dan memerangi terorisme serta kejahatan terutama di dunia siber menjelang pemilu 2024
Implementasi Kurikulum Merdeka di SDN Pademawu Timur 4 Melalui In House Training (IHT)
Supardi Supardi
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.2.131-137
Upaya pemerintah dalam percepatan proses transformasi pendidikan di Indonesia ke arah yang lebih baik dengan menerapkan kurikulum merdeka. Dalam implementasinya tentu perlu dipahami oleh guru sebagai pemeran utama pelaksana kurikulum. Pelaksanaan In House Training (IHT) Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) sangat dibutuhkan bagi sekolah penggerak kurikulum merdeka di Kabupaten Pamekasan, khususnya SDN Pademawu Timur 4. Pelaksanaan kegiatan melalui empat tahap yakni: 1) sosialisasi dan workshop, 2) pendampingan penyusunan perangkat ajar, 3) penerapan perangkat ajar yang telah disusun, dan 4) evaluasi kegiatan. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengisi instrumen evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkah bahwa terdapat peningkatan pengetahuan guru sebesar 78%, guru dapat menyusun dan menerapkan perangkat ajar 75%. Secara umum kegiatan IHT berhasil dalam menerapkan kurikulum merdeka di sekolah SDN Pademawu Timur 4.
Program Pemberdayaan Program Mengajar Desa Untuk Siswa-Siswi Rw 04 Desa Suko Dan Sekitarnya Guna Mengingkatkan Daya Saing Global
Sharhani Qisthinaningtyas
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.2.160-165
Pandemi menyebabkan mobilitas kegiatan masyarakat berkurang. Sekolah dari tingkat SD sampai dengan universitas dilakukan secara daring. Peserta didik mudah merasa jenuh dalam proses pembelajaran dan susah memahami materi yang diajarkan. Para guru juga mendapat kesulitan dalam mengajar peserta didik dengan adanya berbagai macam hambatan. Tujuan program Mengajar Desa adalah melakukan pendampingan belajar untuk anak-anak SD di wilayah RW 04 Desa Suko dengan pemantapan materi yang sebelumnya telah diajarkan oleh guru di sekolah masing masing. Kontribusi program ini merupakan pengadaan pendampingan belajar diluar jam sekolah siswa siswi. Program ini menemukan bahwa dengan pendampingan belajar diluar waktu sekolah, siswa siswi dapat lebih memahami materi pembelajaran dan meminimalisir rasa jenuh dalam proses belajar. The pandemic causes the mobility of community activities decreased. Schools from elementary to university levels are conducted online. Students easily feel bored in the learning process and find it difficult to understand the material being taught. Teachers also have difficulty in teaching students with various kinds of obstacles. The aim of the Teaching Village program is to provide learning assistance for elementary school children in the RW 04 Suko Village area by strengthening the material previously taught by teachers in their respective schools. The contribution of this program is the provision of learning assistance outside of school hours for students. This program found that with learning assistance outside of school time, students could better understand the learning material and minimize boredom in the learning process.
Penguatan Pemahaman Ilmu Tajwid: Upaya Meningkatkan Kualitas Membaca Al-Qur’an Santri Di Musholla Ustadz Samhadi Desa Larangan Dalam Pamekasan
Fithriyah Rahmawati;
Aida Shofia;
Hilda Amelia Musleh;
Maulidatul Mukarromah;
Naili Zulfa Wafira
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.2.166-173
Penguatan pemahaman ilmu Tajwid sangatlah penting untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an. Hal tersebut merupakan salah satu dasar seseorang yang ingin memperindah bacaannya, memperbaiki makhrajnya, dan melafadzkan al-quran sebagaimana hak-hak hurufnya. Dalam hal ini, proses belajar Al-Quran di Musholla Ustaz Samhadi di Desa Larangan Dalam dilakukan dengan sistem tradisional/ sorokan. Namun demikian, penguasaan ilmu tajwid masih belum maksimal. Hal inilah yang mendasari tim fasilitator Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Fakultas Tarbiyah IAIN Madura posko 31 untuk melakukan pendampingan. Pendampingan ini merupakan salah satu bentuk Community Service Program dimana fasilitator melakukan pelayanan dan pendampingan terhadap suatu komunitas, yaitu santri Ustaz Samhadi di Desa Larangan Dalam Kecamatan Larangan Pamekasan dalam rangka meningkatkan penguasaan ilmu tajwid santri agar kualitas bacaan Al-Qur’an semakin baik. Setelah dilaksanakan proses dampingan, terdapat peningkatan penguasaan ilmu tajwid objek dampingan. Hal ini tentunya akan berdampak pada kualitas mereka dalam membaca Al-Qur’an.
Pengenalan Pemeriksaan Berbasis Nucleic Acid Amplification Tests (NAATs) Di Sekolah Kesehatan
Miftahul Mushlih;
Puspitasari Puspitasari;
Andika Aliviameyta
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.2.153-159
Perkembangan pemeriksaan terbaru banyak mengarah dengan memanfaatkan kode unik dan spesifik yang ada di DNA. Pemeriksaan ini dikenal luas dengan nukleic acid amplification tests (NAATs). Kesenjangan pendidikan antara perkembangan teknologi dengan penerapan di sekolah memunculkan suatu masalah tersendiri. Tujuan dari kegiatan ini untuk melakukan pengenalan dan workshop secara langsung metode NAATs oleh Prodi teknologi laboratorium medis (TLM), UMSIDA kepada SMK Mitra Sehat Sidoarjo. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu penjajakan untuk mengetahui tingkat implementasi pengenalan NAATs di sekolah, Pengenalan dasar teori pemeriksaan, dan Workshop secara langsung, yaitu siswa diajak untuk melakukan praktikum secara langsung pada kasus identifikasi Toxoplasma gondii. Selain dengan melatih keahlian siswa, kemampuan siswa juga diukur melalui pretest dan posttest. Berdasarkan analisis yang dilakukan terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan siswa dalam mengenal dan melakukan pemeriksaan NAATs.