cover
Contact Name
Dr. Elsina Titaley, M.Si
Contact Email
komunitas.jurnalsosiologi@gmail.com
Phone
+6281224821150
Journal Mail Official
komunitas.jurnalsosiologi@gmail.com
Editorial Address
Lantai I, Kampus FISIP Universitas Pattimura Jalan Ir. M. Putuhena - Poka, Ambon e-mail: komunitas.jurnalsosiologi@gmail.com
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Komunitas: Jurnal Ilmu Sosiologi
Published by Universitas Pattimura
Jurnal komunitas sebagai jurnal ilmu Sosiologi online diterbitkan oleh Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pattimura. Komunitas dalam ilmu sosiologi memiliki arti sebagai sekumpulan orang berada pada lingkungan yang sama, saling mengenal dan saling sepenanggungan. Berkaitan dengan itu, Komunitas dalam jurnal online ini, mengandung makna kumpulan Sosiolog yang mempunyai rasa sepenanggungan bertanggungjawab secara akademik dalam mengembangkan ilmu sosiologi melalui penulisan-penulisan ilmiah sesuai dengan perkembangan masyarakat. Jurnal Komunitas diterbitkan pada bulan Mei 2020 dan waktu penerbitan berkala 2 (dua) kali satu tahun pada bulan Mei dan Oktober. Artikel yang diterima dan akan diterbitkan berkaitan dengan ilmu sosiologi.
Articles 62 Documents
PERAN PEREMPUAN PEDAGANG BUAH LOKAL DI PASAR MARDIKA KOTA AMBON Dilyanti Salmanu; Junianita F Sopamena; Massie TF Tuhumury
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/komunitasvol6issue1page44-52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perempuan pedagang buah lokal di Pasar Mardika Kota Ambon. Populasi penelitian ini adalah perempuan pedagang buah lokal di Pasar Mardika yang berjumlah 34 orang. Sampel ditentukan secara sengaja sebanyak 10 pedagang perempuan buah lokal di Pasar Mardika. Pendekatan penelitian ini adalah studi kasus yang dipaparkan secara deskriptif kualitatif, yaitu sebuah pendekatan terhadap sesuatu perilaku, fenomena, peristiwa, masalah atau keadaan tertentu yang menjadi object penyelidikan yang hasil temuannya berupa uraian kalimat bermakna yang menjelaskan pemahaman mengenai peran perempuan pedagang buah lokal di Pasar Mardika. Hasil penelitian menyimpukan bahwa, Adapun motivasi perempuan bekerja adalah untuk menambah penghasilan guna menutupi kebutuhan-kebutuhan yang belum terpenuhi. Akan tetapi hal ini tampaknya bukan satu-satunya solusi tepat. Disatu sisi memang pendapatan rumah tangga meningkat, tetapi disisi lain kebutuhanpun semakin bertambah pula. Akibatnya perempuan harus melakukan beberapa strategi untuk mengelola keuangan rumah tangga, baik itu dengan cara mengendalikan tingkat pengeluaran rumah tangga, memanfaatkan pendapatan untuk menabung dan investasi untuk memenuhi kebutuhan yang akan datang, atau jika terpaksa memanfaatkan jaringan social untuk menambal sulam kebutuhan rumahtangga. Kata Kunci: peran, perempuan, pedagang buah lokal, studi kasus, pasar mardika
STRATEGI NAFKAH RUMAHTANGGA PETANI DI DESA WAIMUSI KECAMATAN SERAM UTARA TIMUR KOBI KABUPATEN MALUKU TENGAH Rani Rahmawati; August E Pattiselanno; Noviar Flasiana Wenno
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/komunitasvol6issue1page17-32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi nafkah rumahtangga petani yang berhubungan dengan modal rumahtangga. Penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan bagaimana sektor pertanian dan non pertanian dapat mempengaruhi strategi nafkah dan pendapatan rumahtangga di Desa Waimusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif mengunakan metode wawancara, pengamatan dan pemanfaatan dokumen. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa modal rumahtangga yang dimanfaatkan petani di Desa Waimusi sangat mempengaruhi aktivitas rumahtangga petani di desa tersebut. Berdasarkan tiga bentuk aspek strategi nafkah petani di Desa Waimusi menggunakan sektor on-farm, off-farm dan non-farm sebagai sumber nafkahnya. Jumlah sumbangan terhadap usaha pertanian padi sawah relatif lebih rendah dibandingkan sektor pertanian lain ataupun jasa lainnya. Kata Kunci: strategi nafkah, rumahtangga, petani, padi sawah, sektor pertanian
GEBA DALAM KEHIDUPAN ORANG BURU Fransina Matakena; Jouverd Fendli Frans; Clementina O Rumlus
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/komunitasvol6issue1page53-61

Abstract

Interaksi yang baik dalam kehidupan masyarakat diperlukan untuk membangun hubungan dengan sesama dalam bingkai kehidupan manusia, yang saling menghargai dan mendukung dalam budaya yang berbeda. Masyarakat Buru dengan sapaan Geba yang selalu dilakukan oleh masyarakat ini pada saat berpapasan dengan sesama mereka. Sapaan Geba mengandung arti salam atau ucapan yang memberi makna yang berarti bagi masyarakat Buru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan menyangkut asumsi dan juga tindakan daam melakukan suatu kejadian, temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Geba adalah satu budaya yang dilakukan oleh orang Buru sejak dulu kala hingga saat ini dengan sapaan Geba maka orang megetahui bahwa ada ikatan serta hubungan yang baik dengan sesama masyarakat Buru dalam membangun kehidupan yang baik, Geba merupakan salam dan hormat bagi sesama masyarakat Buru dan kembali dibalas dengan Gam-do yang memiliki arti bagaimana, sehingga percakapan akan dilanjutkan setelah sapaan itu dilakukan. Kata kunci : kebudayaan, sapaan Geba, kekerabatan
PERAN INSTITUSI LOKAL DAN NASIONAL DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DI NEGERI LATURAKE, PULAU SERAM - MALUKU Christwyn R. Alfons; Hermien L. Soselisa
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/komunitasvol6issue1page1-16

Abstract

Peranan institusi atau kelembagaan dalam pengelolaan sumber daya alam di Pulau Seram terlihat pada praktik-praktik implementasi kebijakan. Institusi dimaksud baik adat, nasional (pemerintah) dan agama. Situasi demikian memperlihatkan bentuk tanggungjawab lembaga-lembaga sosial terhadap eksistensi sumber daya alam berkelanjutan bagi keberlangsungan hidup masyarakat adat di wilayah tersebut. Metode yang dilakukan masing-masing institusi sesuai aturan dan/atau ritual khusus, dimana terlihat secara langsung melalui mekanisme dan penempatan tanda-tanda larangan dalam rangka pengelolaan sumber daya alam sekitar. Fokus perhatian pada pola hubungan institusi terhadap pengelolaan sumber daya alam pada masyarakat adat Desa Laturake Kecamatan Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat. Dengan fokus ini, penelitian bertujuan menemukan praktik-praktik kebijakan pengelolaan sumber daya alam di Taniwel, baik yang masih dilakukan, maupun yang pernah ada. Metode pengumpulan data yang dipergunakan mencakup observasi dan wawancara.
DINAMIKA INTERAKSI SOSIAL DI RUMAH KOPI KOTA AMBON Pieter Hendra Manuputty; Dominggus E. B. Saija; Nathalia Debby Makaruku
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 6 No 1 (2023): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/komunitasvol6issue1page33-43

Abstract

Rumah kopi merupakan salah satu bentuk dari ruang sosial yang saat ini dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat untuk bertemu dan berinteraksi. Realitas yang terjadi di Kota Ambon saat ini ialah rumah kopi menjadi salah satu ruang sosial yang setiap hari selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat dari berbagai mcam kalangan ataupun profesi seperti politisi, akademisi, aparatur birokrasi (PNS), wartawan, pengusaha, aktifis bahkan sampai dengan tukang ojek, dan supir. Kekehadiran masyarakat dari berbagai macam profesi ini selain untuk menikmati secangkir kopi namun juga didasari oleh tujuan dan kepentingan yang berbeda. Kehadiran mereka di rumah kopi juga sudah menjadi suatu kebiasaan atau rutinitas yang harus dilakukan setiap hari. Kebiasaan tersebut dapat terlihat dari tingginya frekwensi atau intensitas kunjungan ke rumah kopi dimana dalam satu hari bisa terjadi 1-3 kali kunjungan. Aktifitas dan dinamika interaksi yang terjadi di rumah kopi antar sesama pengunjung yang berasal dari berbagai macam profesi mengakibatkan munculnya berbagai macam isu atau masalah yang menjadi topik pembicaraan mereka (pengunjung). Kebiasaan mengunjungi rumah kopi dengan intensitas yang tinggi dan juga dinamika interaksi yang terjadi di rumah kopi secara tidak langsung mengakibatkan terbentuknya hubungan atau jaringan sosial yang baru antar sesama pengunjung rumah kopi yang berasal dari berbagai macam profesi. Terbentuknya jaringan sosial yang baru di rumah kopi didasari oleh tujuan atau kepentingan yang menjadi kebutuhan individu maupun kelompok yang adalah pengunjung rumah kopi. Kata Kunci: Rumah Kopi (ruang Sosial), Interaksi, Jaringan Sosial
Perubahan Sosial Tradisi Hari Obor Pattimura Di Negeri Tuhaha Dan Siri-sori Amalatu, Kecamatan Saparua Timur, Kabupaten Maluku Tengah (Dalam Periode 2020-2022) Wailissa, Ari Fisal; Watloly, Aholiab; Matakena, Fransina
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/komunitasvol6issue2page62-73

Abstract

Social changes in the Pattimura torch day tradition have been going on since 1979. The changes that occurred were caused by the conflict between the people of Tuhaha and Siri-sori Amalatu Village, which occurred in 1978. It does not stop there the conflict that occurred in 1999 in Ambon, the conflict between Batu Mera and Soya in 2012 the government in this case took over to change the form of the tradition so that it brought considerable influence. In 2020, due to the COVID-19 pandemic, a decision from the Government and Kings throughout Saparua, in 2020 the Pattimura torch day tradition was not carried out. In 2021 and 2022, Pattimura's torch day has changed to the location of the torch fire custom, the location of the torch fire cultivation channel, the location of the torch fire burning, and the role of the people of Siri-sori Amalatu Village as traditional children in the Pattimura torch day tradition. Which is caused by covid, conflict, diffusion/spread of new understandings, and the will of the Government. As a result of this change in this tradition, the values contained in the tradition began to deteriorate which had a negative impact on the social relations of the people of Tuhaha and Siri-sori Amalatu Village. Keywords: Tradition, Change, Social, Impact.
Pengaruh Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Kualitas Hubungan Sosial dalam Keluarga Chatlina, Chiara Belva; Mulyana, Aji; Amalia, Mia
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 7 No 1 (2024): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/komunitasvol7issue1page19-38

Abstract

Abstrak Penelitian ini membahas tentang pengaruh teknologi informasi dan komunikasi (TIK) terhadap kualitas hubungan sosial dalam keluarga, serta dampaknya terhadap interaksi sosial dan pola perilaku anak. Penelitian ini menyoroti bagaimana penggunaan gadget dan teknologi canggih dapat mempengaruhi interaksi sosial dalam keluarga, terutama antara orang tua dan anak, serta dampak positif dan negatif dari penggunaan TIK dalam keluarga. Penelitian ini juga bertujuan untuk menyoroti pentingnya memperhatikan literasi digital dan dampak negatif TIK dalam penggunaannya di keluarga. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian telaah Pustaka. Metode telaah pustaka adalah suatu pendekatan penelitian yang menggunakan sumber-sumber tertulis, seperti jurnal, artikel ilmiah, buku, dan dokumen lainnya, untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyimpulkan informasi tentang topik yang diteliti. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam keluarga memiliki dampak yang kompleks dan juga memberikan peningkatan literasi digital di kalangan orang tua dan anak-anak. Orang tua perlu diberikan pemahaman yang lebih baik tentang pengaruh TIK terhadap kualitas hubungan sosial dalam keluarga, sementara anak-anak perlu diberikan edukasi tentang penggunaan teknologi yang sehat dan bertanggung jawab. Selain itu, perlu adanya kerjasama antara pihak sekolah dan keluarga untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang literasi digital kepada anak-anak. Dengan demikian, upaya untuk meningkatkan literasi digital, memberikan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan teknologi yang sehat, serta memperkuat interaksi sosial langsung dalam keluarga. Kata Kunci: Perkembangan; Pengaruh; Teknologi; Keluarga. Abstract This research discusses the influence of information and communication technology (ICT) on the quality of social relationships in the family, as well as its impact on children's social interactions and behavior patterns. This research highlights how the use of gadgets and advanced technology can affect social interactions in the family, especially between parents and children, as well as the positive and negative impacts of ICT use in the family. This research also aims to highlight the importance of paying attention to digital literacy and the negative impact of ICT in its use in the family. The method used in this research is the literature review research method. The literature review method is a research approach that uses written sources, such as journals, scientific articles, books, and other documents, to collect, analyze, and conclude information on the topic under study. The results show that the use of information and communication technology (ICT) in the family has a complex impact and also provides an increase in digital literacy among parents and children. Parents need to be given a better understanding of the influence of ICT on the quality of social relationships in the family, while children need to be educated about the healthy and responsible use of technology. In addition, there needs to be cooperation between schools and families to provide children with a better understanding of digital literacy. Thus, efforts to improve digital literacy, provide a better understanding of the healthy use of technology, as well as strengthen direct social interaction within the family. Keywords: Development; Influence; Technology; Family.
Fenomena Tawuran Antar Pelajar Sebagai Bentuk Penyimpangan Sosial Pada Kalangan Remaja di Cianjur Hidayat, Cep; Amalia, Mia; Mulyana, Aji
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 7 No 1 (2024): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/komunitasvol7issue1page50-61

Abstract

Abstrak Masa remaja adalah masa peralihan, dimana pola kehidupan remaja mengalami perubahan, meliputi tata cara bertingkah laku, bergaul, cara berpikir dan berbagai pola kehidupan lainnya yang menjadi ciri khas remaja, Hal yang menjadi kekhawatiran adalah remaja tidak mampu mengendalikan diri sehingga lepas kontrol dan terjerumus pada perilaku menyimpang, Tawuran adalah salah bentuk penyimpangan sosial yang ada di Indonesia khususnya di Cianjur. Metode kualitatif dengan analisis sumber-sumber dan studi literatur digunakan untuk mengumpulkan informasi dan memberikan pemahaman yang mendalam tentang faktor- faktor dan dampak fenomena tawuran remaja. Kata Kunci: Kenakalan remaja, Penyimpangan sosial, Remaja Abstract Adolescence is a transitional period, where teenagers' life patterns experience changes, including ways of behaving, socializing, ways of thinking and various other life patterns that are characteristic of teenagers. The thing that is worrying is that teenagers are not able to control themselves so they lose control and fall into Deviant behavior, brawls are a form of social deviance in Indonesia, especially in Cianjur. Qualitative methods with analysis of sources and literature studies were used to collect information and provide an in-depth understanding of the factors and impacts of the youth brawl phenomenon. Keywords: Juvenile delinquency; social deviance; teenagers
Partisipasi Masyarakat dalam Penyelenggaraan Bank Sampah Ambon Hijau (Studi Sosiologi Pada Komunitas Green Moluccas) Mourent, Frida; Pariela, Tonny D.; Saija, Dominggus E. B.
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/komunitasvol6issue2page86-101

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis bagaimana partisipasi masyarakat di dalam penyeleggaraan Bank Sampah, menganalisis tentang mengapa masyarakat ikut berpartisipasi di dalam penyelenggaraan pengelolaan sampah di Bank Sampah Ambon Hijau, dan juga menganalisis tentang bagaimana keberlanjutan sistem perlibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pengelolaan sampah di Bank Sampah Ambon Hijau. Penelitian ini dilaksanakan di Bank Sampah Ambon Hijau dibawah naungan Komunitas Green Moluccas, Negeri Passo Kecamatan Baguala Kota Ambon. Pengambilan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap sejumlah informan yang dianggap terlibat secara langsung maupun tidak langsung dengan Bank Sampah Ambon Hijau yang berada dibawah naungan Komunitas Green Moluccas, Negeri Passo Kecamatan Baguala Kota Ambon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat masyarakat yang melakukan partisipasi di Bank Sampah Ambon Hijau, dan alasan masyarakat disana melakukan partisipasi di Bank Sampah tersebut adalah karena masyarakat merasa diuntungkan dalam hal keuangan karena jika masyarakat menjadi nasabah di Bank Sampah Ambon Hijau mereka akan mendapakan imbalan dalam bentuk Tabungan uang yang dapat dicairkan atau diuangkan dan bisa diambil dalam jangka waktu tertentu. Alasan lain mengapa masyarakat itu berpartisipasi dalam pengelolaan sampah di Bank Sampah ialah karena masyarakat merasa bahwa jika mereka berpartisipasi dalam pengelolaan sampah tersebut mereka merasakan dampak yang baik berupa kebersihan lingkungan yang terjaga dan terawat. Hal tersebut dapat dilihat dari kebersihan lingkungan yang terjadi di lingkungan sekitar lokasi Bank Sampah Ambon Hijau. Pada penelitian kali ini juga menunjukan bahwa keberlanjutan sistem perlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah itu diupayakan dengan cara edukasi dan sosialisasi yang dilakukan kepada seluruh masyarakat baik kepada anak-anak sampai dengan orang dewasa agar terciptanya keberlanjutan sistem pengelolaan sampah yang baik, sehat, bersih, dan layak bagi masa depan.
Persepsi Masyarakat Terhadap Perkawinan Muka Eptukar di Desa Persiapan Wagrahi, Pulau Buru - Maluku Wamese, Narges; Soselisa, Hermien L.
KOMUNITAS: Jurnal Ilmu Sosiologi Vol 6 No 2 (2023): KOMUNITAS: JURNAL ILMU SOSIOLOGI
Publisher : Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/komunitasvol6issue2page62-73

Abstract

Perkawinan Muka Eptukar (Kawin tukar) merupakan tradisi adat yang telah ada sejak para leluhur. Hal ini berlaku untuk 24 marga di Pulau Buru. Adat perkawinan Muka Eptukar (Kawin tukar) adalah perkawinan yang dilakukan berdasarkan kesepakatan keluarga serta tokoh adat. Proses perkawinan ini tidaklah melewati masa saling mengenal diantara calon pasangan suami isteri, namun atas kesepakatan kedua pihak keluarga. Perkembangan tradisi perkawinan tersebut hingga masa sekarang ini masih dijalankan oleh sebagian masyarakat adat setempat, tetapi perkembangan zaman esensi dasar nilai telah mengalami perubahan. Sesungguhnya dorongan masyarakat untuk melakukan tradisi perkawinan adat dimaksud. Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap perkawinan Muka Eptukar. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Waigrahi Kecamatan Fenaleisela Kabupaten Buru. Teknik pengumpulan data diambil melalui lembar observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis secara deskriptif kualitatif.