cover
Contact Name
Fadhila Muhammad Libasut Taqwa
Contact Email
fadhila.muhammad@uika-bogor.ac.id
Phone
+62251-8380993
Journal Mail Official
komposit.journal@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
Gedung Ir. Prijono Hardjosentono Universitas Ibn Khaldun Bogor Jl. KH. Sholeh Iskandar km. 2 Kedung Badak Tanah Sareal Bogor
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Komposit : Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik Sipil
ISSN : 35132615     EISSN : 2655934X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil adalah jurnal yang mempublikasikan hasil-hasil penelitian, ulasan ilmiah, teori dan aplikasi serta informasi lain di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, dan sains (IPTekS), terutama teknik sipil, lingkungan, dan perencanaan wilayah-kota.Jurnal Komposit terbit dua kali dalam setahun. Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil is a journal that publishes research results, scientific reviews, theory and applications as well as other information in the fields of science, technology and science (IPTekS), especially civil engineering, environment, and urban planning. Jurnal komposit issued biannually. Articles to be published in the Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil are compiled from articles prepared by the author(s) and sent to the editorial board of Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Departement of Civil Engineering, Faculty of Engineering and Science, Universitas Ibn Khaldun Bogor. Articles should be written in English or Bahasa Indonesia. Research scope in general is civil engineering and environmental engineering study.
Articles 208 Documents
STUDI PENINGKATAN KONEKTIVITAS PEMUKIMAN BOGOR NIRWANA RESIDENCE BERBASIS JABODETABEK RESIDENCE CONNECTION Setiawan, Deni; Murtejo, Tedy
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v4i1.3759

Abstract

Abstrak: Pengembangan transportasi kawasan akan berpengaruh terhadap lalu lintas di sekitar kawasan tersebut. Analisis dampak lingkungan lalu lintas dipergunakan untuk memprediksi apakah infrastuktur transportasi di dalam daerah pengaruh pembangunan dapat melayani lalu lintas yang ada (existing) ditambah dengan lalu lintas yang dibangkitkan atau ditarik oleh pembangunan kawasan baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan potensi demand Penumpang JRC (Jabodetabek Residence Connection) dan kinerja ruas jalan dengan adanya rencana pelayanan JRC di perumahan Bogor Nirwana Residence. Hasil studi menujukkan bahwa jumlah pergerakan 406.239 orang. Pada tahun 2020, pengguna JRC diprediksikan sebanyak 121.871 hingga 284.367 orang per tahun. Tingkat pelayanan jalan di tahun 2016 adalah sebesar 0,29 dan tergolong kategori A di hari kerja dan berubah menjadi kategori D di akhir pekan. Pada tahun 2020, tingkat pelayanan diprediksi sebesar 1.63 dengan tingkat pelayanan F, dengan demikian diperlukan manajemen lalu lintas terpadu berbasis JRC di Kawasan BNR agar kondisi tersebut tidak terjadi. Kata Kunci: pengembangan transportasi, daerah pengaruh, tingkat pelayanan jalan, Jabodetabek Residence Connection.Abstract: The development of regional transportation will affect traffic around the area. Traffic environmental impact analysis is used to predict whether the transportation infrastructure within the area of development influence can serve existing traffic coupled with the traffic generated or attracted by the development of a new area. The purpose of this research is to get the potential demand for JRC (Jabodetabek Residence Connection) Passengers and the performance of road sections with the JRC service plan in Perumahan Nirwana Residence Bogor. The study results showed that the number of movements was 406,239 people. In 2020, the number of JRC users is predicted to be 121,871 to 284,367 people. The level of road service in 2016 was 0.29 and was classified as category A on weekdays and changed to category D on weekends. In 2020, the service level is predicted to be 1.63 with the service level F, thus integrated JRC-based traffic management is needed in the BNR area so that this condition does not occur.Keywords: transportation development, area of influence, road service level, Jabodetabek Residence Connection.
Analisa Kondisi Jaringan Irigasi (Studi Kasus: Daerah Irigasi Way Kandis Lampung) Oktarina, Devi; Kusuma, Alan Mei
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v5i1.4045

Abstract

Abstrak: Penurunan kondisi dan fungsi jaringan irigasi yang dapat menyebabkan tidak lancarnya penyaluran air di daerah irigasi. Ketidaklancaran penyaluran air dapat disebabkan beberapa hal diantaranya sedimentasi, tumbuhnya gulma, korosi pada pintu air serta kebocoron pada dinding-dinging saluran. Penelitian dilaksanakan terhadap kondisi sarana dan prasarana jaringan irigasi dengan menggunakan data primer yang didapat dari lapangan di Daerah Irigasi (DI) Way Kandis Lampung, dengan panjang saluran sebesar 6420,84 m. Penilaian kondisi sarana dan prasarana jaringan irigasi eksisting mempergunakan pedoman pada Peraturan Menteri PUPR. Berdasarkan hasil penellitian yang telah dilakukan, fungsi saluran irigasi adalah sebesar 50%, dengan Indeks Kondisi Saluran dan Bangunan sebesar 2,5. Sehingga rekomendasi tindakan yang dapat dilakukan adalah berupa perbaikan sedang. Kata Kunci: jaringan irigasi; Daerah Irigasi (DI)' Indeks Kondisi Saluran dan Bangunan.Abstract: The decline in conditions and function of irrigation networks can cause restrictions on the distribution of water. Disfluencies of channeling water can be attributed to sedimentations, growing of weeds, corrosion in the floodgates, and leakage on the channel. The research was carried out on the condition of irrigation network facilities and infrastructure using primary data obtained from the field in the Way Kandis Irrigation Area, Lampung, with a channel length of 6420.84 m. Assessment of the conditions of existing irrigation network facilities and infrastructure uses guidelines in the Ministerial Regulation. PUPR. Based on the results of the research that has been carried out, the function of the irrigation canal is 50%, with a Channel and Building Condition Index of 2.5. So that the recommendations for action can be taken care of in the form of moderate improvements.Keywords: irrigation network; irrigation area; channel, and the building condition index.
Studi Pengembangan Jalan Rigid Pavement, pada Ruas Jalan Arzimar, Kota Bogor Budiawan, Teddy; Lutfi, Muhamad; Rulhendri, Rulhendri
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v5i1.4754

Abstract

ABSTRAKJalan merupakan prasarana transportasi darat yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk melakukan mobilitas keseharian. Kondisi Jalan Arzimar sekarang ini mengalami kerusakan di beberapa titik diantaranya kerusakan jalan yang berlubang akibat limpahan air dari saluran drainase yang tidak berfungsi dengan baik, keretakan jalan dan pengelupasan lapisan aspal. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendapatkan gambaran kondisi eksisting kerusakan jalan dan tebal rencana perkerasan kaku yang sesuai dengan kondisi lalu lintas yang ada. Analisis perkerasan kaku jalan menggunakan standar Metode NAASRA (National Association of Australian State Road Authorities), serta perhitungan anggaran biaya menggunakan Harga Satuan Pekerjaan Kota Bogor tahun 2019. Berdasarkan hasil analisis diperoleh perkerasan kaku dengan tebal plat 20 cm, tulangan memanjang D12-250 mm dan tulangan melintang D16-710 mm. Dowel atau Ruji yang dipakai dengan diameter 25 mm, panjang 450 mm, dan jarak 300 mm. Tie bar dengan diameter 16 mm, panjang 600 mm dan jarak 250 mm. Biaya yang dibutuhkan untuk kegiatan pelaksanaan peningkatan jalan beton ini adalah sebesar Rp 2.245.923.015,00.Kata Kunci: perencanaan perkerasan, tebal perkerasan kaku, metode NAASRA 1979, data lalu lintas harian. ABSTRACTRoads are the most widely used land transportation infrastructure for people to carry out their daily mobility. The condition of Arzimar Road is currently experiencing damage at several points including potholes due to overflow of water from drainage channels that are not functioning properly, asphalt cracking, and peeling. This study aims to obtain a description of the existing road damage conditions and the thickness of the rigid pavement plan, following existing traffic conditions. Analysis of rigid pavement using the standard method of NAASRA road (National Association of Australian State Road Authorities), and budget estimation using work unit price. Based on the results obtained by analysis of rigid pavement with a plate thickness of 20 cm, D12-250 mm, and a longitudinal reinforcement transverse reinforcement D16-710 mm. The estimated cost for pavement at Arzimar road is Rp 2.245.923.015,00.  Keywords: pavement planning, rigid pavement thickness, NAASRA 1979 method, daily traffic counting.
EVALUASI BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE MANAGEMENT (Studi Kasus: Ruko Damara Village, Kel. Ciparigi, Kota Bogor) Hayati, Noor Ida; Lugi, Dede
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v4i2.3760

Abstract

Abstrak: Kontraktor seringkali mengalami kesulitan atau kendala-kendala saat menjalankan proyek, seperti ketersediaan bahan baku, ketersediaan tenaga kerja, faktor cuaca dsb. Oleh karena itu, perusahaan selaku pelaksana proyek harus mampu mengadakan pengendalian yang tepat agar dalam pelaksanaan kegiatan proyek dapat diselesaikan tepat waktu dengan biaya yang sesuai dengan rencana. Metode earned value dapat diguankan untuk mengetahui adanya penyimpangan varians biaya dan varians jadwal secara terpadu. Berdasarkan hasil penelitian dan perhitungan dengan menggunakan metode earned value pada proyek ruko Damara Village, dapat disimpulkan pada bulan Juni varian biaya sebesar Rp -621.705 dan varians jadwal sebesar Rp 2.482.070, untuk index kinerja sebesar 0,94 dan index kinerja jadwal sebesar 1,32. Sedangkan untuk bulan Juli varian biaya sebesar Rp -9.433.536 dan varians jadwal Rp -5.329.146 dengan index kinerja biaya sebesar 0,82 dan index kinerja jadwal sebesar 0,89 sehingga proyek pembangunan ruko bernilai negatif, artinya pelaksanaan proyek belum berjalan baik. Pada bulan Agustus varians biaya sebesar Rp 4.293.035 dan varians jadwal sebesar Rp -338.926, untuk index kinerja sebesar 1,16 dan index kinerja jadwal sebesar 0,99 mengalami kenaikan dikarenakan penambahan tenaga kerja dan sebagai akselerasi setelah masa libur kerja saat hari raya di bulan Juli 2017.Kata Kunci: pengendalian biaya, varian biaya, varian jadwal, metode earned value.Abstract: Contractors often experience difficulties or obstacles when carrying out projects, such as availability of raw materials, availability of labor, weather factors, etc. Therefore, as operators, developers must be able to carry out proper control so that the implementation of project activities can be completed on time at a cost according to plan. The earned value method can be used to find out the deviation of cost variance and schedule variance in an integrated manner. Based on the results of research and calculations using the earned value method on the Ruko Damara Village project, it can be concluded that in June the cost variant was IDR -621,705 and the schedule variance was IDR 2,482,070, for a performance index of 0.94 and a schedule performance index of 1.32. Whereas for July the cost variant was IDR -9,433,536 and the schedule variance was IDR -5,329,146 with a cost performance index of 0.82 and a schedule performance index of 0.89 so that the project index was negative, meaning that the project implementation was not going well. In August the cost variance was Rp.4,293,035 and the schedule variance was Rp.338,926, for the performance index of 1.16 and the schedule performance index of 0.99, an increase was due to the addition of labor and as an acceleration after the working holiday during holidays at July 2017.Keywords: cost management, cost variance, schedule variance, earned value method.
Evaluasi Pengelolaan Limbah Rumah Sakit (Studi Kasus: Rumah Sakit X di Kab. Tasikmalaya) Salman, Nurcholis; Aryanti, Dini; Taqwa, Fadhila Muhammad Libasut
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v5i1.4262

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan lingkungan hidup di Rumah Sakit X yang terletak di Kab. Tasikmalaya, Prov. Jawa Barat. Evaluasi yang dilakukan meliputi kajian rona lingkungan, sumber dampak dan besaran dampak lingkungan, pola pengelolaan limbah (baik limbah medis, non-medis dan limbah cair), keterkaitan antara komponen kegiatan dan dampak yang dihasilkan, aspek ketaatan hukum atas dampak lingkungan dan upaya penanggulangan dampak. Berdasarkan studi yang telah dilakukan, pengelolaan lingkungan hidup, khususnya pengelolaan limbah dan pemantauan dampak lingkungan akibat limbah di RS X, Kab. Tasikmalaya telah tertata dan terlaksana dengan baik. Kata kunci: evaluasi pengelolaan lingkungan hidup, rona lingkungan, dampak lingkungan, limbah, upaya pengelolaan dampak.
Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal di Perumahan Griya Prima Sriwijaya dan Perumahan Deyhan Abadi, Kota Palembang Salman, Nurcholis; Taqwa, Fadhila Muhammad Libasut; Lutfi, Muhamad
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v5i2.6294

Abstract

ABSTRAK Sebagai upaya peningkatan kualitas hidup dan lingkungan di kawasan permukiman Kota Palembang, dilakukan upaya berupa pengembangan sistem sanitasi melalui program pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal, yang berlokasi di Perumahan Griya Prima Sriwijaya dan Perumahan Deyhan Abadi, Kota Palembang. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk merencanakan perangkat IPAL komunal yang efisien dan handal, serta mudah dalam pengoperasian dan perawatannya. Tahapan perencanaan yang dilakukan meliputi pengukuran topografi area perumahan dan penampang melintang sungai, kajian proyeksi timbulan air limbah dan kapasitas IPAL komunal dengan teknologi Anaerobic Baffled Reactor (ABR), termasuk di dalamnya desain sistem perpipaan, desain bak penampungan limbah, desain bak pengendapan awal, desain bak anaerob, desain bak aerob, desain bak pengendapan akhir dan desain bak resapan. Mengingat bahwa kedua perumahan memiliki karakter dan volume timbulan limbah yang tidak berbeda, maka dimensi IPAL komunal yang direncanakan adalah sama besar, dengan kapasitas 200 m3/hari. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, dimensi bak penampungan limbah, bak pengendapan awal, bak anaerob, bak aerob, dan bak pengendapan akhir berturut – turut adalah sebesar 40 m3, 70 m3, 45 m3, 25 m3, dan 40 m3.Kata kunci: Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal, Anaerobic Baffled Reactor (ABR), system sanitasi perkotaan.ABSTRACTAs an effort to improve the quality of life and the environment in the residential area of Palembang City, efforts have been made to develop a sanitation system through the Communal Wastewater Treatment Plant (WWTP) construction program, which is located at Griya Prima Sriwijaya Housing and Deyhan Abadi Housing, Palembang City. The research was conducted with the aim of planning an efficient and reliable communal WWTP device, as well as being easy to operate and maintain. The planning stages carried out include measuring the topography of residential areas and river cross sections, studies of projected wastewater generation and the capacity of communal WWTPs with Anaerobic Baffled Reactor (ABR) technology, including the design of the piping system, the design of the waste collection tank, the design of the initial settling basin, the design of the piping system, anaerobic tank design, aerobic tank design, final sedimentation basin design and absorption tank design. Considering that the two housing estates have similar characteristics and volumes of waste generation, the dimensions of the planned communal WWTPs are the same, with a capacity of 200 m3/day. Based on the calculations that have been carried out, the dimensions of the waste collection tank, initial settling basin, anaerobic tank, aerobic tank, and final sedimentation tank are 40 m3, 70 m3, 45 m3, 25 m3, and 40 m3 respectively.Keywords: Wastewater Treatment Plant (WWTP) Communal, Anaerobic Baffled Reactor (ABR), urban sanitation system.
Penggunaan BIM untuk Meningkatkan Keselamatan Kebakaran pada Bangunan Gedung Tinggi Nugroho, Paulus Setyo; Latief, Yusuf; Mulyono, Bagjo; Zaman, Alvian Amaly Fasha Najmu
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v6i1.6738

Abstract

ABSTRAKBangunan gedung tinggi menjadi pilihan utama di kota-kota besar di dunia karena harga lahan yang sangat mahal dan adanya kebutuhan untuk fungsi perkantoran, tempat tinggal, hotel, dan berbagai fungsi lainnya. Selain memberikan manfaat yang besar, bangunan gedung tinggi juga ada konsekuensi berupa meningkatnya risiko kebakaran pada bangunan. Kebakaran pada bangunan gedung tinggi dapat menimbulkan korban jiwa dan material. Untuk mengatasinya dibutuhkan strategi keselamatan terhadap bahaya kebakaran yang terintegrasi dan efisien. Saat ini, pendekatan keselamatan dilakukan dengan merancang, menerapkan dan memelihara sistem proteksi kebakaran menggunakan cara-cara tradisional.  Building Information Modelling (BIM) merupakan proses pemodelan gedung yang awalnya berbasis model 3D dan telah dikembangkan sampai 7D yang menyediakan informasi dan alat yang membantu proses perencanaan dan perancangan lebih efisien dan efektif dalam proses konstruksi. BIM pada awal kemunculannya berfungsi  untuk membantu fungsi perancangan, pembangunan dan pengoperasian gedung. Walaupun belum banyak dilakukan, saat ini mulai dikembangkan  fungsi BIM untuk membantu meningkatkan keselamatan kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk memperluas peran BIM untuk keperluan fire safety pada bangunan gedung bertingkat tinggi dengan pendekatan potensi pemanfaatan pada tahap pra konstruksi, konstruksi dan paska konstruksi, serta mengidentifikasi peralatan dan pekerjaan yang berhubungan dengan fire safety yang mendukung peningkatan keselamatan kebakaran pada bangunan gedung tinggi. Metode yang dilakukan yaitu metode kualitatif deskriptif yaitu dengan kajian literatur dan validasi pakar dengan cara wawancara.  Hasil yang didapat berupa proyeksi ideal penggunaan BIM untuk meningkatkan keselamatan kebakaran pada bangunan gedung tinggi. Hasil proyeksinya divalidasi oleh ahli BIM dan fire safety.Kata Kunci: BIM, keselamatan kebakaran, bangunan gedung bertingkat tinggiABSTRACTHigh rise building has been the main choice in big cities across the world as land price is significantly expensive and the needs for office, residence, hotel and many others are increasing. While high rise building provides great benefits, it also has negative consequence with regard to increasing risks of fire in building. High rise building fire could cause fatalities and losses. To overcome it, an integrated and efficient fire safety strategy is required. To date, the approaches for safety are design, implementation and maintenance of fire protection system from the stage of pre-construction, construction and post-construction using traditional methods. Building Information Modelling (BIM) is a process of modelling a building that initially is based on 3D and it has been enhanced to 7D that provides information and tools to help planning and designing in construction process to be more efficient and effective.  At its initial emerge, BIM were used to help planning, construction and operational of buildings. Recently, BIM has also been employed to improve fire safety. This study aims to extend the application of BIM on fire safety in high rise building using the approach of utilizing its potency from the pre-construction, construction and post-construction stage, as well as identifying equipment's and works related to fire safety that support fire safety enhancement on high rise buildings. The method implemented was qualitative descriptive that performed using literature review and expert validation through in-depth interview. The result is an ideal projection of BIM implementation to heighten fire safety on high rise buildings. The projection was validated using BIM and fire safety experts.Key words: building information modelling (BIM), fire safety, high-rise building
Perencanaan Bangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah Rumah Sakit Arthono, Andri; Hartanto, Edi
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v5i2.6282

Abstract

ABSTRAKTingginya kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan dewasa ini, menyebabkan banyak rumah sakit melakukan penambahan fasilitas pelayanan kesehatan seperti fasilitas rawat inap, poliklinik, klinik spesialis dan sebagainya. Penambahan fasilitas pelayanan berarti akan menambah jumlah limbah cair yang dihasilkan oleh rumah sakit. Air limbah sebagai salah satu jenis limbah yang dihasilkan oleh rumah sakit, merupakan jenis limbah yang harus dikelola terlebih dahulu sebelum dibuang kesaluran air. Salah satu metode yang dipergunakan adalah dengan menggunakan metode pengolahan air limbah dengan menggunakan lumpur aktif, dipilihnya metode ini dikarenakan biaya operasional yang murah, mudah dalam perawatan, tidak banyak peralatan yang dipergunakan, lumpur yang dihasilkan masih dapat dimanfaatkan dan dapat diterapkan pada lahan yang tidak terlalu luas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dimensi dari instalasi pengolahan air limbah untuk rumah sakit type B dan apakah kadar kandungan BOD dan TSS yang yang dipeoleh dari air buangan masih dalam batas yang diperbolehkan, dimana dari hasil perhitungan yang sudah dilakukan diperoleh bahwa hasil kandungan BOD dan TSS yang yang dipeoleh dari air buangan masih dalam batas yang diperbolehkan, dimana suspended solid pada bak final sedimentasi adalah sebesar 68,4 mg/l < 100mg/l (batas baku) dan untuk Biochemical Oxygen Demand pada bak final sedimentasi adalah sebesar 3,6mg/l < 75 mg/l (batas baku)Kata Kunci: Metode lumpur aktif, Fasilitas sanitasi, BOD, TSS ABSTRACTToday's high demand for health services has caused many hospitals to add health service facilities such as inpatient facilities, polyclinics, specialist clinics and so on. The addition of service facilities means that it will increase the amount of liquid waste produced by the hospital. Wastewater as one of the types of waste produced by hospitals, is a type of waste that must be managed first before being discharged into waterways. One of the methods used is to use wastewater treatment methods using activated sludge, this method was chosen due to low operating costs, easy maintenance, not much equipment used, the resulting sludge can still be utilized and can be applied to land that is not too large. The purpose of this study was to determine the dimensions of the wastewater treatment plant for type B hospitals and whether the levels of BOD and TSS content obtained from wastewater were still within the permissible limits, where from the results of calculations that have been carried out it was found that the results of BOD and TSS content TSS obtained from wastewater is still within the permissible limits, where suspended solids in the final sedimentation tank are 68.4 mg/l < 100mg/l (standard limit) and for Biochemical Oxygen Demand in the final sedimentation tank it is 3.6 mg. /l < 75 mg/l (standard limit)Keywords: Activated sludge method, sanitation facilities, BOD, TSS
Perhitungan Kapasitas Pengaliran Kali Cipinang dari Kelurahan Kebon Pala sampai dengan Banjir Kanal Timur dalam Pengendalian Banjir Sukiyoto, Sukiyoto; Manurung, Edison Hatoguan; Situmorang, Nisata Sari
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v6i1.6696

Abstract

ABSTRAK Masalah banjir yang terjadi didaerah perkotaan khususnya Jakarta sudah menjadi suatu hal yang biasa dan sudah menjadi agenda setiap musim penghujan tiba. Penelitian dilakukan dari daerah Kebon Pala sampai dengan Banjir Kanal Timur, yaitu daerah yang dilalui kali Cipinang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perhitungan curah hujan pada periode ulang, perhitungan kapasitas pengaliran alur sungai, dan perencanaan ulang dimensi alur sungai yang menjadi salah satu upanya untuk pengendalian banjir. Metode rata-rata aljabar menjadi alternatif perhitungan data curah hujan yang kemudian dilakukan perhitungan distribusi dengan pengujian kesesuaian distribusi yaitu Chi-Kuadrat. Perhitungan debit banjir dengan menggunakan Metode HSS Nakayasu dan perhitungan kapasitas pengaliran menggunakan perhitungan manual dengan rumus Manning. Penelitian ini difokuskan pada kemampuan atau kapasitas pengaliran alur sungai untuk mngalirkan debit banjir pada periode ulang.Kata kunci: Pengendalian Banjir, Sungai Cipinang, Kapasitas Pengaliran Sungai, Distibusi Frekuensi.ABSTRACTThe problem of flooding in urban areas, especially Jakarta, has become a common thing and has become an agenda every rainy season arrives. The research was conducted from the Kebon Pala area to the East Flood Canal, which is the area that the Cipinang river passes through. This study uses quantitative methods. This study aims to identify the calculation of rainfall in the return period, the calculation of the capacity of the river channel flow, and the redesign of the river channel dimensions which is one of the efforts for flood control. The algebraic average method is used as an alternative to calculating the rainfall data, which is then testing the suitability of the distribution. Calculation of flood discharge using the Nakayasu HSS's method and calculation of drainage capacity using manual calculations with the Manning's formula. This research focuses on the ability or capacity of the river channel to flow flood discharge in the return period. Based on the results of the study, it is known that the existing dimensions of the Kebon Pala river channel with a width of 15 m and a river channel depth of 1.2 m are only able to drain a flood discharge of 76.074 m³/second. With the trial and error method on the dimensions of the planned river, the width is 18 m and the depth is 2.1 m with the flow rate of 192.498 m³/second.Keywords: Flood management, Cipinang river, river capacity, distribution of frequency.
Perencanaan Perkerasan Lentur Jalan Raya Menggunakan Metode Analisa Komponen SNI 1732-1989-F Ruas Jalan Raya Mulya Sari Kecamatan Pamanukan Sampai Kecamatan Binong Kabupaten Subang Propinsi Jawa Barat Arthono, Andri; Permana, Vicky Ade
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v6i1.6740

Abstract

ABSTRAKWilayah kabupaten Subang merupakan daerah dengan potensi kawasan pertanian dan pariwisata serta didukung oleh pelabuhan internasional Patimban, memiliki jalan yang kurang memadai, ditandai dengan banyaknya jalan yang rusak dan tidak memiliki saluran drainase yang baik serta tidak sedikit jalan yang menggunakan perkerasan seadanya padahal dari hasil pengamatan langsung jumlah penduduk dan lalu lintas kendaraan di wilayah ini cukup padat. Penggunaan Metode Analisa Konponen atau SNI 1732-1989-F, menjadi pilihan dikarenakan sesuai dengan kondisi dari daerah yang akan dirancang. Adapun beberapa data yang dipergunakan dalam perancangan menggunakan metode ini adalah yaitu data Curah Hujan, Data Pertumbuhan Lalu Lintas, dan Data Klasifikasi Jalan. Sedang data primer penelitian ini adalah data yang diambil berdasarkan hasil uji laboratorium dengan cara pengamatan langsung, yaitu Data Daya Dukung Tanah (DDT), Data Lalu – Lintas Harian Rata – Rata, dan Data Persentase Kendaraan Berat. Dari hasil perhitungan untuk ruas jalan arteri yang menghubungkan Jalan Raya Mulya Sari Kecamatan Pamanukan sampai Kecamatan Binong Kabupaten Subang Propinsi Jawa Barat sepanjang 11 km, diperoleh tebal perkerasan untuk lapis permukaan laston setebal 10 cm, lapis pondasi atas laston atas setebal 20 cm dan lapis pondasi bawah Sirtu/Pirun kelas A setebal 3 cmKata Kunci: Metode Analisa Komponen, SNI 1732-1989-F, Daya Dukung Tanah, laston ABSTRACTThe Subang district area is a potential area for agriculture and tourism and also supports the Patimban Seaport. The use of the Component Analysis Method or SNI 1732-1989-F, is an option because it is in accordance with the conditions of the area to be designed. The data used in the design using this method are Rainfall Data, Traffic Growth Data, and Road Classification Data. While the primary data of this study is data taken based on the results of laboratory tests by direct observation, namely the Soil Carrying Capacity Data (DDT), Average Daily Traffic Data, and Heavy Vehicle Percentage Data. From the calculation results for arterial roads that Connecting Jalan Raya Mulya Sari, Pamanukan District to Binong District, Subang Regency, West Java Province along 11 km, obtained a pavement thickness for the asphalt concrete (AC/WC) surface layer with a thickness of 10 cm, the upper foundation layer of the upper laston as thick as 20 cm and the sub-base of Sirtu/Pirun class A with a thickness of 3 cm.Keywords: Component Analysis Method, SNI 1732-1989-F, Soil Bearing Capacity, Asphalt Concrete (AC/WC) surface layer

Page 6 of 21 | Total Record : 208