cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
pppmsyedza@gmail.com
Phone
+6282384992512
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes SYEDZA Saintika Padang Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
jurnal abdimas saintika
ISSN : 2746797X     EISSN : 27154424     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Abdimas Saintika adalah jurnal scientific yang ditulis dalam bahasa Indonesia diterbitkan setiap Januari dan Agustus, proses submission manuscript dibuka setiap tahun. Submission manuscript dilakukan dengan metode Double Blind Peer Review dan Editorial Review sebelum diterima dan di publikasi. Jurnal Abdimas Saintika hanya menerima manuscript dalam bidang: Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, KB, Kebidanan Komunitas dan Reproduksi) Keperawatan (Keperawatan Anak, Medical Bedah, Jiwa, Gerontik, Komunitas, Gawatdarurat, Maternitas dan Manajemen) Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular, Kesehatan Reproduksi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Publik) Biomedik (Farmako Kinetik dan Farmako Dinamik) Teknologi Laboratorium Medik Managemen Informasi Kesehatan
Articles 369 Documents
BIJI KETUMBAR SEBAGAI ALTERNATIF PENURUN GULA DARAH PADA PASIEN PENDERITA DIABETES MELLITUS Devina Ingrid Anggraini; Atur Semartini
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 2 (2021): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i2.1144

Abstract

Prevalensi diabetes mellitus pada penduduk dewasa Indonesia sebesar 6,9% di tahun 2013, dan melonjak pesat ke angka 8,5% di tahun 2018. Hal tersebut menjadi latar belakang perlunya dilakukan edukasi kepada masyarakat guna menerapkan gaya hidup yang baik dengan berolahraga maupun mengatur makanan yang dikonsumsi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan biji ketumbar (Coriandrum sativum L.) yang mengandung riboflavin, niasin, dan flavonoid sebagai penurun gula darah darah serta menjaga keseimbangan kadar gula darah bagi penderita diabetes mellitus. Selain itu kegiatan ini juga dalam rangka menyebarluaskan informasi kepada masyarakat mengenai bahan alam yang memiliki potensi sebagai penurun gula darah. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten. Peserta kegiatan ini merupakan pasien penderita diabetes mellitus yang bernaung dalam Klub Prolanis Dadi Waras. Kegiatan ini dilakukan secara rutin namun materi edukasi diberikan dengan tema yang berbeda tiap pertemuannya. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan menerapkan seduhan biji ketumbar yang dikonsumsi setiap pagi untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil dan tidak naik. Hasil didapatkan dengan membandingkan kadar gula pasien sebelum dan sesudah mengkonsumsi seduhan biji ketumbar dalam kurun waktu 1 bulan.
PENYULUHAN POLA MAKAN UNTUK MENINGKATKAN SISTEM IMUN LANSIA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS DADOK TUNGGUL HITAM KOTA PADANG Yusti Siana; Sri Nani Jelmila; Yuliza Birman; Mhd Nurhuda
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 2 (2021): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i2.1247

Abstract

Lanjut usia merupakan kelompok rentan terinfeksi covid 19 karena mempunyai peluang mengalamigangguan imunitas. Kondisi ini terutama terjadi pada lanjut usia yang lemah, mengalami obesitaskekurangan gizi dan memiliki penyakit degeneratif. Gangguan kekebalan yang terkait dengan kekurangangizi dapat meningkatkan kerentanan terhadap berbagai macam infeksi termasuk infeksi covid 19.Kekurangan gizi juga memungkinkan infeksi menjadi lebih parah, bahkan berakibat fatal dan berujungkematian. Asupan zat gizi yang baik dapat mendukung respon imun karena zat gizi merupakan salah satufaktor yang menentukan sistem imunitas tubuh. Lanjut usia membutuhkan asupan zat gizi yang cukupagar terhindar dari resiko infeksi covid 19. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untukmeningkatkan pengetahuan masyarakat lanjut usia mengenai pola makan untuk meningkatkan sistemimun di masa pandemi COVID-19. Metode kegiatan adalah penyuluhan dengan ceramah dan tanyajawab. Peserta kegiatan memperlihatkan antusiasnya dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkaitmateri yang diberikan. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan dapat meningkatkan pengetahuanmasyarakat lanjut usia mengenai pola makan untuk meningkatkan sistem imun lansia pada masa pandemicovid.Kata Kunci: covid-19, asupan gizi, lanjut usia, imunitas
MELATIH KOGNITIF MELALUI TERAPI PUZZLE TERHADAP TINGKAT DEMENSIALANSIA DIPANTI SOSIAL TRESNA WERDHA (PSTW) SABAI NAN ALUIH SICINCIN PADANG PARIAMANTAHUN 2021 Nurleny Nurleny; Hidayatul Hasni; Velga Yazia; Meria Kontesa; Ulfa Suryani
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 2 (2021): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i2.1239

Abstract

Demensia merupakan keadaan dimana seseorang mengalami penurunan daya ingat dan dayapikir dan penurunan kemampuan tersebut menimbulkan gangguan terhadap fungsi kehidupansehari-hari, Indonesia diperkirakan terdapat 1,33 juta orang dengan demensia pada tahun 2016,meningkat pada tahun 2030 menjadi 1,894 juta orang dengan demensia, dan tahun 2050menjadi 3,979 juta orang. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Pengaruh Terapi PuzzleTerhadap Tingkat Demensia Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan AluihSicincin.Dampak dari kejadian demensia ini jika tidak ditangani yaitu terjadi perubahanprilaku pada lansia seperti daya ingat menurun, melupakan dirinya sendiri, ada kecendrunganpenurunan merawat diri, memusuhi orang-orang disekitarnya, timbulnya kecemasan karenadirinya sudah tidak menarik lagi, dan sering berkeluyuran pada malam hari sehingga mudahhilang. Dampak demensia juga menyebabkan hilangnya kemampuan lansia untuk mengatasikehidupan sehari-hari.Demensia juga berdampak pada pengiriman dan penerimaan pesan.Dampak pada penerimaan pesan, antara lain : lansia mudah lupa terhadap pesan yang barusaja diterimanya kurang mampu membuat koordinasi dan mengaitkan pesan dengan konteksyang menyertai salah menangkap pesan sulit membuat kesimpulan. Dampak pada pengirimanpesan, antara lain: lansia kurang mampu membuat pesan yang bersifat kompleks, bingungpada saat mengirim pesan, sering terjadi gangguan bicara, pesan yang disampaikan salahKata Kunci :Demensia, Terapi Puzzle, Lansia
Pemanfaatan Lahan Pekarangan Bagi Penerapan Teknologi Aquaponik Mini Untuk Pencegahan Stunting Hildagardis Meliyani Erista Nai; Hiasinta Anatasia Purnawijayanti; Christina Ririn Widianti
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 2 (2021): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i2.1158

Abstract

ABSTRAKAnak-anak yang mengkonsumsi makanan pendamping air susu ibu yang beragam dan didominasi oleh makanan hewani dapat menurunkan risiko kejadian stunting. Sebuah keluarga dapat menyediakan pangan yang beragam dengan  budidaya sayuran dan ikan di pekarangan rumah. Aquaponik adalah teknologi yang bisa digunakan dalam pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya tanaman dan ikan adalah aquaponik. Jumlah balita di RT 05 paling banyak di Pedukuhan Suren Wetan, Canden, Jetis, Bantul. Ada kasus stunting pada balita dan sebagian besar warga termasuk daam tingkat ekonomi mengengah ke bawah. Kegiatan bertujuan untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang aquaponik. Pengetahuan mitra tentang sistem budidaya aquaponik meningkat setelah mendapatkan sosialisasi tentang aquaponik. Perbedaan nilai post-test dan pre-test sebesar 22,73. Dalam kurun waktu kurang lebih 7 minggu, budidaya aquaponik menghasilkan ikan lele sebanyak 2 kg dan 40 pot sayur. Aquaponik yang dibuat di lahan pekarangan keluarga dapat mewujudkan kemandirian mitra dalam menyediakan makanan yang bergizi seperti sayur dan ikan. Kata Kunci: aquaponik, budidaya, ikan, sayur, stunting  ABSTRACT Children who consume complementary feeding that are diverse and dominated by animal foods can reduce the risk of stunting. A family can provide a variety of food by cultivating vegetables and fish in the yard. Aquaponics is a technology that can be used in the use of the yard for the cultivation of vegetables and fishes. The highest number of children under five in RT 05 is Suren Wetan Hamlet, Canden, Jetis, Bantul. There are cases of stunting in children and most of the them belong to the middle to lower economic level. This activity aims to increase knowledge and skills of partners about aquaponics. Partner's knowledge about aquaponics cultivation system increased after getting socialization about aquaponics. The difference between the post-test and pre-test scores is 22.73. In a period of approximately 7 weeks, aquaponic cultivation produces 2 kg of catfish and 40 pots of vegetables. Aquaponics made in the family's yard can realize the independence of partners in providing nutritious food such as vegetables and fish.  Keywords: aquaponics , cultivation, fish, vegetables, stunting
PKM PERAWATAN LUKA PADA PASIEN DM (DIABETES MELITUS) DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS ANDALAS KOTA PADANG Agustika Antoni; Dian Rahmi; Sari Setiarini
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 1 (2021): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i1.1219

Abstract

Diperkirakan, jumlah penduduk berusia di atas  65 tahun akan meningkat dari 524 juta pada tahun 2010 menjadi 1,5 milyar pada tahun 2050, sehingga untuk pertama kalinya populasi penduduk lansia akan melebihi penduduk usia di bawah 15 tahun. Salah satu efek dari penuaan adalah meningkatnya angka kejadian penyakit tidak menular (PTM). Penyakit tidak menular sangat erat kaitannya dengan proses degenerasi dan penuaan. Dengan bertambahnya umur, fungsi fisiologis mengalami penurunan akibat proses degeneratif, sehingga PTM banyak muncul pada usia lanjut. Pada kelompok umur di atas 55 tahun, penyakit kardiovaskular telah menjadi penyebab kematian terbesar. (Pusat Data dan Informasi, 2014). Penyakit DM merupakan penyakit penyebab kematian nomor enam di Indonesia. Berdasarkan hasil Riskesdas tahun 2013. Secara epidemiologi, diperkirakan bahwa pada tahun 2030 prevalensi penyakit DM di Indonesia mencapai 21,3 juta orang (Diabetes Care, 2004). Penyakit DM merupakan masalah yang serius dan berdampak terhadap produktifitas. Sekitar 1126 orang lansia di kelurahan air pacah ada sekitar 26 % bermasalah dengan kesehatanya seperti menderita penyakit tidak menular. Kebanyakan keluarga tidak mampu merawat lansia di rumah dengan menderita penyakit tidak menular seperti penyakit kardiovaskuler, diabetes mellitus dan penyakit lainnya. Keluarga merupakan orang terdekat dari penderita yang bisa dihandalkan dalam perawatan sampai akhir hayat hidupnya. Berdasarkan hasil pengabdian dapat dilihat dari 10 orang masyarakat di Puskesmas Andalas Kota Padang, sebanyak 5 orang (55%) masih dikategorikan kurang pengetahuannya tentang perawatan luka pada pasien DM (diabetes melitus). Setelah dilakukan penyuluhan sebanyak 3 orang (30 %) yang masih kurang pengetahuannya. Maka dapat disimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan masyarakat di Puskesmas Andalas Padang sebesar (50%) setelah dilakukan penyuluhan. Sekitar 7 orang (85%) masyarakat memiliki pengetahuan baik tentang perawatan luka pada pasien DM (diabetes melitus)dengan nilai 60-100.
SOSIALISASI DAN EDUKASI UPAYA PENINGKATAN IMUNITAS TUBUH DIMASA PANDEMI COVID-19 DENGAN KONSUMSI MINUMAN HERBAL LEMON DAN MADUPADA MASYARAKAT DI KELURAHAN LEGOK Mila Triana Sari; Haflin Haflin
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 2 (2021): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i2.1244

Abstract

Pandemi Covid-19 masih berlangsung sampai saat ini dengan proses penyebaran penyakit yang sangatcepat. Orang-orang dari segala jenis usia sangat rentan terhadap infeksi Covid-19 terutama orangdengan kondisi imunitas rendah. Upaya yang dapat dilakukan masyarakat untuk mampu bertahanpada masa pandemi Covid-19 ini adalah menerapkan protokol kesehatan, melaksanakan vaksinasiserta meningkatkan imunitas tubuh. Peningkatan imunitas tubuh dapat dilakukan denganmengkonsumsi makanan sehat dan minuman herbal yaitu lemon dan madu. Minuman herbal lemondan madu kaya dengan vitamin c, antioksidan, anti-inflamasi serta detoksifikasi yang membantumembersihkan tubuh dan meningkatkan kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terinfeksi Covid-19.Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Kelurahan Legok, Kota Jambi, pada tanggal 03 Juli 2021 yangdimulai dari jam 14.00 – 15.30, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan imunitas tubuhdengan minuman herbal lemon dan madu pada masyarakat Kelurahan Legok. Pelaksanaan kegiatanpengabdian ini diawali dengan koordinasi dengan RW dan RT 28 Kelurahan Legok sebagai tempatsasaran pengabdian, kemudian tim PKM menyiapkan media sosialisasi dan edukasi, alat serta bahanyang digunakan untuk pembuatan minuman herbal, selanjutnya dilakukan kegiatan sosialisasi danedukasi tentang upaya peningkatan imunitas tubuh dengan minuman herbal, serta pemberianMinuman herbal lemon dan madu pada masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh 26 orang masyarakattermasuk ketua RT 28 dan tokoh masyarakat, dan tim pengabmas Stikes Baiturrahim.Hasil kegiatanmasyarakat RT 28 Kelurahan Legok mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai, dengan semangatdan aktif, serta meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan masyarakat tentang cara meningkatkanimunitas tubuh dengan minuman herbal madu dan lemon, serta dapat menerapkan untuk membuat danmengkonsumsi minuman herbal lemon dan madu dalam kehidupan sehari-hari sebagai upayapencegahan penularan Covid-19.Kata Kunci :SosialisasiEdukasi Masyarakat,Imunitas tubuh, Minuman herbal, Madu Lemon
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN DAN GIZI IBU HAMIL DENGAN PENDEKATANCONTINUITY OF CAREDI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGGALO PADANG Zulferi Zulferi; Edmon Edmon
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 2 (2021): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i2.1238

Abstract

Salahsatu fase dalam kehidupan manusia yang berhubungan erat dengan kejadian stunting dan penyakitdegenerative di masa datang adalah kondisi ibu saat hamil. Kondisi ini sangat rawan dan berisiko untukmemunculkan kejadian penyakit degenerativedan stunting pada anak nantinya, dan malah dapatmenyebabkan kondisi ibu yang fatal yaitu perdarahan pasca persalinan yang berujung dengan kematian,serta berpotensi untuk melahirkan bayi kurang gizi seperti kejadian berat badan lahir rendah denganberbagai resikonya. Tujuan Kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan dngizi mencakup sejak hamil sampai anak lahir berusia 1000 hari kehidupan. Kegiatan pengabdian kepadamasyarakat dilakukan oleh dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Padang bersama mahasiswa dan petugaspuskesmas (bidan dan ahli gizi) yang dilaksanakan 3 Agustus sampai 5 September 2019, bertempat diwilayahpuskesmas Nanggalo kota Padang. Metode yang digunakanadalah penyuluhan, pelatihan dan diskusi,demonstrasi, dan layanan konsultasi gizi, sasaran kegiatan adalah ibu hamil trimester II dan III sebayak16 orang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil sesudah dilakukanpendampingan nilai p = 0,028 (< 0,05) yang artinya terdapat pengaruh pendampingan menggunakancontinuity of care terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan dan gizi. Kesimpulan:ibu hamil memahami tentang perawatan kesehatan dan bayinya dan tersedianya model simulasi, bukumodul serta leflet tentang asuhan gizi ibu hamil dan asuhan gizi bayi.Kata Kunci : Continuty Of Care, Pengetahuan, Gizi
EDUKASI MENCUCI TANGAN YANG BAIK DAN BENAR UNTUK MENCEGAH DIARE DI MASA PANDEMI COVID-19 Hapipah Hapipah; Istianah Istianah; Zaenal Arifin
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 2 (2021): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i2.1147

Abstract

Penyakit diare merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia, hal ini disebabkan karena masih tingginya angka kesakitan diare di Indonesia dari tahun ke tahun. Kurangnya kesadaran masyarakat mengenai pencegahan terjadinya penyakit diare berasal dari pengetahuan tentang diare yang masih rendah. Salah satu cara pencegahan diare adalah dengan mencuci tangan. Hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan adalah dengan memberikan penyuluhan kesehatan tentang cara mencuci tangan. Pengabdian kepada masyarakat ini  bertujuan untuk memberikan edukasi mencuci tangan yang baik dan benar untuk mencegah diare di masa pandemi covid-19. Kegiatan ini diikuti oleh pasien rawat jalan di puskesmas Kediri Lombok Barat dengan menggunakan media laptop, LCD, poster dan leaflet. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan sikap yang positif dari peserta dengan memperhatikan setiap penjelasan tim pengabdian kepada masyarakat serta antusias dalam mempraktekkan langkah-langkah mencuci tangan. Semua peserta bersedia untuk menerapkan semua materi yang didapatkan pada kegiatan penyuluhan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Perlu dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan secara berkelanjutan untuk memberikan informasi yang adekuat sehingga terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat dalam bidang kesehatan.
SOSIALISASI PENTINGNYA VAKSINASI COVID-19 PADA MAHASISWA STIKES SYEDZA SAINTIKA Ika Yulia Darma; Meldafia Idaman; Silvi Zaimy
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 2 (2021): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i2.1215

Abstract

Kasus covid pada remaja sangatlah banyak, Berbagai negara melaporkan peningkatan kasus COVID-19 di kelompok anak-anak. Malaysia sebagai contoh melaporkan per tanggal 31 Mei 2021 sudah ada lebih dari 80.000 kasus COVID-19 pada anak baru lahir sampai 17 tahun. Sebagian masyarakat mungkin sering mendengar pemberitaan terkait pengembangan vaksin sebagai salah satu solusi untuk menanggulangi pandemi COVID-19.Namun, sebagian masyarakat Indonesia mungkin masih belum memahami mengenai efektivitas vaksin .  Permasalahan  yang  dihadapi  oleh  mahasiswa stikes syedza saintika  akibat pandemic   covid-19,   Rendahnya pengetahuan mahasiswa tentang Pentingnya Vaksinasi Covid 19, Rendahnya partisipasi mahasiswa dalam mengikuti vaksinasi Covid-19, dan kurangnya media informasi mengenai vaksinasi Covid-19 pada remaja. Kegiatan diawali dengan pemberian pre test untuk melihat tingkat pengetahuan mahasiswa mengenai vaksin, kemudian pemberian edukasi mengenai vaksinasi Covid-19. Pelaksanaan sosialisasi kesehatan dilaksanakan dengan memberikan edukasi terkait pentingnya vaksinasi Covid 19 bagi remaja , pemutaran video tentang bahaya Covid-19 dan diakhiri dengan post test untuk mengukur peningkatan pengetahuannya. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan vaksinasi covid 19 kerjasama lintas sektor dengan Puskesmas Air tawar dan Dinas Kesehatan Kota Padang. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah rendahnya pengetahuan mahasiswa pada pre-test sebesar  71 % sedangkan post test sebesar 11% , kemudian dari hasil pre test dari 51 mahasiswa didapatkan hasil 4 orang yang sudah vaksinasi, setelah dilakukan pemberian edukasi tentang pentingnya vaksinasi didapatkan 48 orang yang sudah melakukan vaksinasi covid 19. Dapat disimpulkan penyuluhan kesehatan/ sosialisasi dengan metode pemberian edukasi terbukti dapat meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi remaja/ mahasiswa Stikes Syeda Saintika. Disarankan pengelolaan vaksinasi untuk lebih gencar memberikan pemahaman dan edukasi pada masyarakat sekitarnya.
PENILAIAN STATUS GIZI DAN EDUKASI GIZI SEIMBANG PADA PEREMPUAN DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS ANAK AIR KOTA PADANG Dita Hasni; Budi Yulhasfi Febrianto; Sri Nani Jelmila; Naufal Jihad Alfalah
Jurnal Abdimas Saintika Vol 3, No 2 (2021): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jas.v3i2.1240

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit silentkiller yang menyebabkan prevalensi mortalitas tertinggi didunia, Penyakit ini akan menyebabkan kerusakan pada organ target sehingga dapatmengganggu atau berpengaruh terhadap kelangsungan hidupnya. Faktor risiko yang dapatmenyebabkan hipertensi adalah obesitas. Obesitas adalah keadaan tubuh mengalami kelebihandeposit lemak yang ditandai dengan peningkatan Indeks Massa Tubuh (IMT) ≥ 30 Kg/m2.Adanya masalah ini menimbulkan sikap melakukan kegiatan Penilaian status gizi dan edukasigizi seimbang pada perempuan dengan hipertensi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaranpasien terkait status gizi nya. Kegiatan ini dilaksanakan di puskesmas anak air, kota Padang,Pada tanggal 28 Agustus 2021, selama kurang lebih 2 jam. Hasil kegiatan memberikaninformasi secara umum bahwa sebagian besar peserta belum mengetahui bagaimana menilaistatus gizi nya dan kaitan antara status gizi nya dengan penyakit hipertensi yang diderita nya.Kata Kunci:Hipertensi, obesitas, status gizi