jurnal abdimas saintika
Jurnal Abdimas Saintika adalah jurnal scientific yang ditulis dalam bahasa Indonesia diterbitkan setiap Januari dan Agustus, proses submission manuscript dibuka setiap tahun. Submission manuscript dilakukan dengan metode Double Blind Peer Review dan Editorial Review sebelum diterima dan di publikasi. Jurnal Abdimas Saintika hanya menerima manuscript dalam bidang: Kebidanan (Kehamilan, Persalinan, Nifas, Bayi Baru Lahir, KB, Kebidanan Komunitas dan Reproduksi) Keperawatan (Keperawatan Anak, Medical Bedah, Jiwa, Gerontik, Komunitas, Gawatdarurat, Maternitas dan Manajemen) Ilmu Kesehatan Masyarakat (Epidemiologi Penyakit Menular dan Tidak Menular, Kesehatan Reproduksi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kebijakan Publik) Biomedik (Farmako Kinetik dan Farmako Dinamik) Teknologi Laboratorium Medik Managemen Informasi Kesehatan
Articles
369 Documents
Pengaruh Daun Binahong (Anredera cordifolia) Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya
Ibrahim Ibrahim;
Ratna Indah Sari Dewi;
Dwi Putri Utami
Jurnal Abdimas Saintika Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jas.v1i1.475
Hipertensi adalah tekanan darah diatas 140/90 mmHg. Prevalensi Sumatera Barat 2013, 25,8% dan Padang 2017, sebanyak 9,587 orang. Puskesmas Lubuk Buaya pada 2017 sebanyak 599 orang. Penderita Hipertensi harus mengendalikan tekanan darah secara non farmakologi juga seperti minum air rebusan daun binahong (Anredera cordifolia). Daun binahong (Anredera cordifolia) merupakan tanaman herbal yang mengandung nitrit oksidan dan saponin untuk menstabilkan aliran darah yang membawa nutrisi ketiap jaringan sel dan menurunkan kadar kolesterol, mempunyai sifat sebagai antioksidan, antivirus, antikarsinogenik dan manipulator fermentasi lumen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh daun binahong (Anredera cordifolia) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Jenis penelitian ini adalah quasi experimen dengan rancangan two group posttest with control design. Penelitian telah dilakukan pada tanggal 10 - 16 September 2018. Populasi semua penderita hipertensi, dan sampel sebanyak 16 orang dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan menilai sesudah pemberian air rebusan daun binahong (Anredera cordifolia) selama 7 hari. Data diolah secara komputerisasi dengan analisa univariat dan analisa bivariat dengan uji statistik t-independen. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tekanan darah sistolik dan distolik posttest kontrol adalah 152,00 mmHg dan 99,88 mmHg. Rata-rata tekanan darah sistolik dan distolik posttest intervensi adalah adalah 134,25 mmHg dan 91,62 mmHg. Hasil uji statistik didapatkan p Value ≤ 0,005 berarti ada pengaruh daun binahong (Anredera cordifolia) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh daun binahong (Anredera cordifolia) terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Harapannya penderita hipertensi agar dapat menggunakan terapi air rebusan daun binahong (Anredera cordifolia) sebagai alternatif untuk mengobati hipertensi.
PENINGKATAN KESEHATAN BAYI DENGAN PIJAT BAYI PADA IBU-IBU YANG MEMILIKI BAYI DI POSYANDU PAGANG DALAM RW VIII DI KELURAHAN KURAO PAGANG
Rifka Putri Andayani;
Mitayani Mitayani;
Viki Yusri
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 2 (2020): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jas.v2i2.856
Pijat bayi adalah suatu metode terapi komplementer yang sudah turun temurun dilakukan dan menjadi tradisi di masyarakat. Pijat bayi memiliki beberapa manfaat pada bayi. salah satu manfaatnya yaitu dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi, meningkatkan relaksasi dan dapat meningkatkan kualitas tidur bayi. Masyarakat masih belum terpapar untuk membawa bayi dan anak mereka untuk ke spa bayi karena biaya yang relatif mahal. Melalui program pengabdian masyarakat ini dilakukan upaya promotif dan preventif dengan Pijat Bayi yang diberikan kepada ibu-ibu untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 25 November 2019 di RW VIII Kelurahan Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo Padang. Jumlah ibu-ibu yang hadir saat kegiatan pengabdian masyarakat adalah 10 orang ibu-ibu yang memiliki bayi di RW VIII Kelurahan Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo Padang. Ibu-ibu mampu menjelaskan kembali cara manfaat dari pijat bayi, kapan harus dilakukan pijat bayi dan 80% ibu-ibu antusias dalam melakukan tanya jawab selama kegiatan berlangsung.
TIPA LANSIA SEHAT, MANDIRI DAN BAHAGIA TANPA STRESS
Veolina Irman;
Helena Patricia
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 1 (2020): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jas.v2i1.569
Bertambahnya usia, struktur dan fungsi sitem tubuh manusia berubah, baik itu fisik, mental, sosial dan emosional. Hal ini akan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan di usia lanjut. Psikologis penuaan yang berhasil dicerminkan pada kemampuan individu lansia beradaptasi terhadap kehidupan fisik, sosial dan emosional serta mencapai kebahagiaan, kedamaian dan kepuasan hidup. Karena perubahan dalam pola hidup tidak dapat dihindari sepanjang hidup, individu harus memperlihatkan kemampuan untuk kembali bersemangat.Lansia yang sakit akan mengancam kemandirian dan kualitas hidup dengan membebani kemampuan melakukan perawatan personal dan tugas sehari-hari. Oleh sebab itu perlu untuk diberikannya penyuluhan kesehatan dengan topik “Lansia sehat, mandiri dan bahagia tanpa stress” agar diharapkan lansia mampu mempertahankan kemandirian dan kualitas hidup untuk mencapai kesejahteraan lansia.
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM PROGRAM “SELF CARE MANAGEMENT” PENDERITA DIABETES MELITUS
Weni Sartiwi;
Indah Komala Sari
Jurnal Abdimas Saintika Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jas.v1i1.466
Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit kronik yang angka kejadiannya terus meningkatdari tahun ke tahun. Berdasarkan pola pertambahan penduduk seperti saat ini,diperkirakan pada tahun 2020 nanti akan ada sejumlah 178 juta penduduk berusia diatas 20 tahun dan dengan asumsi prevalensi DM sebesar 4,6% akan didapatkan 8,2 jutapasien diabetes. American Diabetes Association melaporkan pada tahun 2013 angkaprevalensi diabetes di Amerika Serikat adalah 8. 3 % dari total populasi. Suatu angkayang luar biasa dan merupakan tantangan bagi tenaga kesehatan khususnyaperawat.Solusi dari permasalahan ini adalah meningkatkan pengetahuan kaderkesehatan dalam program selfc care management pada penederita diabetes melitus.Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Andalas dengan jumlah kader yang hadir sebanyak16, peserta berperan aktif dalam kegiatan, selama kegiatan berlangsung peserta dapatmengikuti dengan baik, tidak ada peserta yang meninggalkan tempat selama kegiatanberlangsung. Kegiatan penyuluhan diakhiri dengan sesi tanya jawab dimana responkader cukup baik terlihat dari beberapa pertanyaan yang disampaikan kepada pemateri.Saran yang diharapkan kader bisa mensosialisasikan kepada penderita diabetes melitus.
PENYULUHAN PEMBERIAN KECAP MANIS DAN AIR JERUK UPAYA MEREDAKAN BATUK DAN MELEGAKAN TENGGOROKAN PADA ANAK DI PUSKESMAS NANGGALO PADANG
Velga Yazia;
Hidayatul Hasni;
Nurleny Nurleny;
Martina Wisdayanti
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 2 (2020): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jas.v2i2.839
Penyakit batuk, pilek, dan demam ,merupakan bentuk dari ISPA yang paling sering menyerang pada balita. ISPA adalah proses inflamasi yang disebabkan oleh virus, bakteri, atipikal (mikro plasma) atau substansi asing yang melibatkan suatu atau semua bagian saluran pernafasan. Infeksi saluran pernafasan akut ini menyebabkan empat dari 15 juta perkiraan kematian pada anak berusia dibawah 5 tahun pada setiap tanhunnya, sebanyak dua pertiga kematian tersebut adalah bayi. Insiden menurut kelompok umur Balita diperkirakan 0,29 episode per anak/tahun di negara berkembang dan 0,05 episode per anak/tahun di negara maju. Episode batuk-pilek pada Balita di Indonesia diperkirakan 2-3 kali per tahun. Masalah yang biasanya terjadi yaitu ketidakefektifan bersihan jalan napas. Bersihan jalan napas merupakan hal yang penting karena jalan napas merupakan jalan utama untuk melakukan proses sirkulasi udara dalam tubuh sehingga dalam mempertahankan kelangsungan metabolisme sel diperlukan fungsi respirasi yang adekuat. Apabila bersihan jalan napas tidak dipertahankan maka pasien akan mengalami sumbatan pada jalan napas sehingga terjadi ketidakefektifan bersihan jalan napas. Jeruk nipis banyak dipakai sebagai salah satu bahan obat herbal karena buah ini mengandung minyak atsiri dan berbagai zat yang bisa melemaskan otot-otot pada saluran pernafasan. Larutan jeruk nipis dan kecap ini dapat meredakan gejala penyerta dan bisa dikombinasikan dengan madu untuk meredakan batuk, karena rasa manis pada madu bisa memicu produksi air liur dan lendir untuk melembabkan tenggorokan. Kegiatan dari pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga untuk meredakan batuk dan melegakan tenggorokan di Puskesmas Nanggalo Padang. Metode yang digunakan dengan ceramah dan demonstrasi secara daring . Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan peserta sangat aktif mendengarkan dan mendemonstrasikan pemberian kecap manis dan jeruk nipis
PKM Pembuatan Sistem Pengolahan Air Limbah Sederhana dan Pegelolaan Limbah Cair Tahu dengan Metode Fotodegradasi
Gusliani Eka Putri;
Wiya Elsa Fitri;
Inge Angelia;
Oktariyani Dasril;
Edison ,
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 1 (2020): Mei Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jas.v2i1.544
Natural Tofu Business has been established since 1999. The Natural Tofu Business already has a Waste Water Treatment System( WWTS) but it was not in accordance with the standards. This condition can have a negative impact on the environment because the natural tofu business was located near to the river. Purpose of community service to improve knowledge about liquid waste management, training to design WWTS that was good and training in the management of liquid waste with photodegradation techniques. The methods used are lectures, discussions, questions and answers, and demonstrations (practice). The results from these community service activities were increased respondents' knowledge about tofu liquid waste, forming a good WWTS consisting of 4 wastewater storage tanks. Photodegradation techniques can reduce of Biological Oxygen Demand (BOD), Chemical Oxygen Demand (COD) and Total Suspended Solid (TSS) of tofu liquid waste after photocatalysts were added for 2 and 4 hours with sunlight irradiation so that liquid waste was safely disposed of in the river. This photodegradation technique was proven effective in decomposing liquid waste that needs to be developed in the future.
PENGENALAN DINI PENYAKIT DEGENERATIF
Nova Fridalni;
Guslinda -;
Aida Minropa;
Febriyanti -;
Vivi Syofia Sapardi
Jurnal Abdimas Saintika Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jas.v1i1.483
Secara alamiah, sel tubuh juga mengalami penurunan dalam fungsinya akibat proses penuaan. Dalam proses tersebut seseorang akan dapat terkena berbagai penyakit kronik seperti penyakit kardiovaskuler, obesitas dan diabetes melitus. Dari hasil wawancara dengan kader, disampaikan oleh kader posyandu di Kelurahan Kurao Pagang Kecamatan Nanggalo kepada tim pengabdian bahwa banyak warga yang telah menderita penyakit seperti diabetes mellitus, stroke dan gagal ginjal dan merasa cemas terhadap anak cucunya yang bisa juga terkena penyakit yang sama. Untuk mencegah penyakit degeneratif semakin meningkat terutama di usia yang lebih muda sangat diperlukan pengetahuan dalam mengenali tanda dan gejala penyakit ini lebih awal dan memperbaiki pola dan gaya hidup. Dalam hal ini perlu dilakukan peningkatan pengetahuan masyarakat mulai dari usia muda dan meningkatkan kesadaran untuk mengenali lebih dini tanda dan gejala penyakit degeneratif serta melakukan pemeriksaan kesehatan yaitu tekanan darah dan gula darah sebagai deteksi dini gangguan kesehatan yang dapat memicu terjadinya penyakit degeneratif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 25 Nopember 2019 di Kelurahan Kurao Pagang. Jumlah peserta sebanyak 20 orang, dengan rincian rentang usia 20 – 84 tahun, peserta yang hadir 16 orang (80%) perempuan, 3 orang (15%) peserta memiliki riwayat penyakit diabetes mellitus, dan 4 orang (20%) peserta mempunyai riwayat hipertensi serta ada 4 orang (20%) peserta memiliki riwayat keluarga dengan penyakit diabetes mellitus dan hipertensi. 8 orang (40%) didapatkan hasil pengukuran tekanan darahnya lebih dari 140/90 mmHg dan 7 orang (35 %) peserta didapatkan hasil pengukuran kadar gula darah > 110gr/dL serta semua peserta mendapatkan pendidikan kesehatan tentang pengenalan dini penyakit degeneratif.
PENYULUHAN DETEKSI DINI KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIAMAN KOTA PARIAMAN
Dini Qurrata Ayuni;
Waldi Rahman;
Ramaita Ramaita
Jurnal Abdimas Saintika Vol 2, No 2 (2020): November Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jas.v2i2.814
Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti dan dipandang sebagai penyebab utama kematian diseluruh dunia. Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan, pada tahun 2015 diperkirakan ada 9 juta orang yang meninggal karena kanker dan tahun 2030 diperkirakan ada 11,4 juta kematian karena kanker. World Health Organization (WHO) mengungkapkan terjadi peningkatan jumlah penderita kanker setiap tahunnya hingga mencapai 6,25 juta orang dan dua pertiganya berasal dari negara berkembang termasuk Indonesia. (KEMENKES RI, 2017) Penyakit yang bisa menyebabkan kematian ini masih merupakan ancaman bagi kesejahteraan dan kesehatan manusia secara umum, masih tingginya insiden kanker serviks diindonesia disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya kurangnya pengetahuan dan informasi tentang deteksi dini kanker serviks. Puskesmas Pariaman merupakan salah satu wilayah kerja yang ada di kota pariaman yang paling tinggi kejadian kanker serviks pada wanita usia subur ( WUS ). Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan di Puskesmas Pariaman berjalan dengan lancar mulai dari persiapan,pelaksanaan dan tahap evaluasi, semua Wus antusias dalam mengikuti kegiatan ini yang mana terlihat dari banyaknya pertanyaan – pertanyaan yang mereka ajukan. Kegiatan ini efektif dilakukan dalam meningkatkan pengetahuan Wus dimana sebelum dan sesudah mendapatkan penyuluhan dilihat dari hasil kuesioner pre dan post tes meningkat sekitar 45%.
PENYULUHAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) MENCUCI TANGAN
Novita Amri
Jurnal Abdimas Saintika Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jas.v1i1.649
Tangan adalah media utama penularan kuman-kuman penyebab penyakit yang diakibatkan kurangnya kebiasaan cuci tangan. Anak-anak merupakan penderita tertinggi dari penyakit diare dan penyakit pernafasan, hingga tidak jarang berujung pada kematian. Sabun telah sampai hampir ke seluruh rumah di Indonesia, namun hanya sekitar 3% yang menggunakan sabun setiap tahun. Rata-rata 100.000 anak di Indonesia meninggal dunia karena diare. Angka kematian anak di Indonesia mencapai 32 per 1.000 kelahiran hidup. Angka kematian tersebut hampir 19% disebabkan karena diare. Perilaku masyarakat Indonesia terhadap 5 waktu penting cuci tangan pakai sabun (CTPS) dapat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan mampu demonstrasi latihan hand hygiene pada. Dampak dari pengetahuan dan pemahaman yang kurang tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan mencuci tangan menjadi salah satu faktor penyebab tingginya kasus penyebaran penyakit menular seperti diare, DBD, kecacingan dan lain-lain. Manfaat dari mengenalkan PHBS sejak dini akan berpengaruh terhadap perilaku anak yaitu membangun kesadaran sehat pada anak. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan secara langsung kepada masyarakat umum dan anak-anak khususnya dengan proses pembelajaran bermain sambil belajar. Hasil yang diperoleh adalah kegiatan penyuluhan dan pelatihan berjalan dengan baik dan peserta aktif mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan sampai selesai. Penyuluhan dan pelatihan dilakukan dengan interaktif antara narasumber dengan peserta pelatihan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat dapat berjalan dengan baik dan lancar. Peserta antusias dan dapat bekerjasama dengan baik.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PERAWATAN ANAK AUTISME DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB)
Veolina Irman;
Fenny Fernando
Jurnal Abdimas Saintika Vol 1, No 1 (2019): Jurnal Abdimas Saintika
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30633/jas.v1i1.471
Autis atau Autistic Spectrum Disorder (ASD) adalah gangguan perkembangan dan perilakuyang ditandai dengan ketidakmampuan pada komunikasi sosial, interaksi, keterbatasan dalampemenuhan kebutuhan sehari-sehari, pola perilaku berulang, aktivitas dan interest (AmericanPsychiatric Association dalam Russel, 2016). Tujuan pengabdian ini adalah untukmenambah pengetahuan orangtua dalam merawat anak autis di rumah. Kegiatanpengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan melalui penyuluhan yang diberikankepada sebanyak 15 orang orang tua anak yang bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB)Yayasan Pengembangan Potensi Anak (YPPA) Andalas Padang. Diharapakan melalui kegiatanini diharapkan dapat memberikan banyak manfaat untuk masyarakat dan orang tua.